Anda di halaman 1dari 32

dr. M.

Benny Syarief

Sel merupakan unit materi hidup Sel adalah satuan hidup terkecil yang mandiri dan kehidupan tergantung pada banyak aktifitas kimiawi sel-sel. Besar dan bentuk sel tubuh bervariasi berhubungan dengan fungsi sel yang bersangkutan.

Beberapa fungsi dasar sel adalah :


bertumbuh, bereproduksi dan mentransformasi energi.

Di dalam sel terdapat yang disebut organel yang dikhususkan untuk melaksanakan aktifitas spesifik. Misalnya mitokondria,ribosom Sebuah sel terdiri atas :
Membran plasma (pembungkusnya), sitosol (isinya), serta sejumlah organel didalam sitosol.

nukleus (intisel), retikulum endoplasma, aparatus golgi, lisosom, mitokondria, mikrofilamen dan mikrotubulus.

Semua sel tersusun atas substansi yang disebut protoplasma, suatu substansi berbentuk jeli, buram dan tidak berwarna serta sebagian besar terdiri dari air dan substansi lain dalam larutan. Kata sitoplasma umumnya digunakan untuk mendeskripsikan protoplasma yang membentuk bagian terbesar sel. Sitoplasma mengandung molekul asam ribonukleat (RNA) yang berperan sebagai pembawa pesan yang membawa informasi dari nukleus ke sitoplasma.

Membran plasma terdiri atas dua lapis fosfolipid dengan molekul-molekul protein terbenam diantaranya.
Hidrofobik dalam Hidrofilik luar

Molekul protein dapat membentuk saluran atau carrier untuk mentransfor substansi tertentu menembus membran plasma. Dan juga sebagai tempat pengenalan antar sel dan sebagai reseptor dimana substansi seperti hormon dapat melekat ke sel dan mempengaruhi kemampuan sel tersebut.

Setiap sel memiliki inti kecuali eritrosit matang. Nukleus mengandung nukleoplasma dan dikelilingi membran nukleus, penyaring selektif, Nukleus mengendalikan sel serta seluruh kegiatannya. Tanpa nukleus sel akan mati. Senyawa khas nukleus ialah asam deoksiribonukleat (DNA), yang berisi informasi turunan genetik yang dibutuhkan untuk mempertahankan sel. Informasi genetik tsbt disimpan dalam kromosom

Ada dua jenis retikulum,


RE. Agranuler Mensintesis protein pada otot dan hormon steroid RE. Granular (ribosom) mensintesis protein untuk dikeluarkan. Misalnya menjadi enzim dan hormon.

Aparatus Golgi terdiri atas tumpukan kantung gepeng bermembran. banyak di dalam sel yang mensintesis dan mengekspor protein. Protein itu berpindah dari retikulum endoplasma ke aparatus golgi, tempatnya dibungkus menjadi vesikel sekresi, juga disebut granul sekresi. Vesikel ini bergeser ke membran plasma kemudian dikeluarkan.

Lisosom adalah badan bulat lonjong yang menghasilkan sejumlah enzim pemecah molekul besar di dalam sel menjadi partikel-partikel lebih kecil yang dikeluarkan dari sel berupa produk limbah.

Mitokondria adalah struktur berbentuk sosis dalam sitoplasma: kadang kala disebut sebagai gudang energi sel, karena terlibat dalam proses membentuk ATP (adenosin Trifospat) dalam sel.

Merupakan badan berbentuk batang dekat nukleus dan penting dalam pembelahan sel. Sentrosom dikelilingi struktur seperti benang yang meradiasi dan berisi dua sentriol.

Bagian ini adalah struktur kontraktil dalam sitoplasma yang terlibat dalam gerakan sel dan organel didalam sel, gerakan silia dan mungkin pengorganisasian protein dalam membran plasma. Mereka juga mempertahankan bentuk khas sel

MITOSIS sel-sel somatik MEIOSIS Sel-sel genetalia (sel kelamin)

Sentrosom membelah mejadi dua dan setiap belahan bergerak saling menjauh, walaupun keduanya tetap menyatu oleh struktur seperti benang. Tahap ini disebut profase. Materi nukleus membentuk struktur seperti benang berwarna gelap, yakni kromosom. Ada 46 kromosom di dalam sel manusia, namun jumlah ini berbeda pada spesies yang lain.

Membran nukleus menghilang dan kromosom mengatur dirinya mengelilingi pusat sel. Kromosom menyatu dengan struktur sentrosom berbentuk seperti benang yang pada saat ini berada dikedua ujung sel. Kedua perubahan ini dikenal dengan metafase. Kromosom membelah secara longitudinal menjadi dua bagian yang sama.

Kedua kelompok kromosom bergerak menjauh ke kedua ujung sel dan mengatur posisi mengelilingi sentrosom. Struktur seperti benang yang bergabung dengan sentrosom, sekarang membelah. Kedua perubahan ini disebut anafase. Badan sel menjadi lebih sempit disekeliling pusat. Struktur seperti benang menghilang dan kedua membran nukleus muncul kembali. Proses ini disebut telofase. Sel membelah dan kromosom menghilang ke dalam nukleus. Sel-sel anak kemudian akan bertumbuh dan bereproduksi melalui mitosis.

46 XY

Spermatogonia

46 XY

Spermatosit primer

23 X

23 Y

Spermatosit Sekunder

23 X

23 X

23 Y

23 Y

Spermatid

23 X

23 X

23 Y

23 Y

Spermatozoa

Kromosom berisi suatu rantai materi genetik (DNA) dan gen yang menurunkan karakteristik sel orang tua, sehingga sel anak selalu sama dengan karakteristik sel orang tua. Pada setiap pasangan gen, salah satu gen akan memberikan pengaruh yang lebih kuat daripada gen yang lainnya. Gen yang lebih kuat disebut dominan dan yang lebih lemah disebut resesif. Karakteristik yang diturunkan bergantung kepada dominasi gen.

Gerakan substansi menembus membran sel berlangsung melalui beberapa proses :


Osmosis Difusi pasif Difusi yang difasilitasi Transpor aktif

Perpindahan zat atau molekul dari konsentrasi yang lebih rendah ke konsentrasi yang lebih tinggi melalui suatu membran semipermeabel

Difusi adalah perpindahan zat dari

konsentrasi tinggi ke konsentrasi yang lebih rendah sehingga akhirnya kedua zat tersebut mempunyai konsentrasi yang sama

Proses Difusi oksigen pada paru

Molekul beberapa substansi tidak mampu berdifusi menembus membran sel difusi yang terfasilitasi. Difusi yang difasilitasi hanya dapat terjadi jika konsentrasi substansi diluar sel lebih besar daripada konsentrasi di dalam sel. Namun, terdapat tempat-tempat khusus di membran plasma (pembawa protein) yang dapat ditembus substansi.

Proses ini membutuhkan pembawa khusus dimembran Tetapi berbeda dari transpor yang difasilitasi. Perbedaannya adalah proses ini dapat mengakumulasi substansi tanpa memperhatikan konsentrasi substansi tersebut pada kedua sisi membran plasma dan proses ini memerlukan energi. Suatu contoh yang baik adalah cara sel mengakumulasi kalium (K+) dan mengeluarkan ion natrium (Na+)