Anda di halaman 1dari 6

ANGGARAN RUMAH TANGGA HIMPUNAN MAHASISWA GEOFISIKA INDONESIA (HMGI)

BAB I KEANGGOTAAN

Pasal 1 1. Anggota HMGI adalah Himpunan Mahasiswa Geofisika Strata 1 (S1) dan Himpunan Mahasiswa Fisika Strata 1 (S1) yang mempunyai bidang studi Geofisika yang ada di Indonesia dan mendaftarkan diri secara tertulis kepada Ketua dan selanjutnya akan disyahkan dalam Musyawarah Nasional. 2. Aturan-aturan mengenai pendaftaran anggota baru ditetapkan oleh Ketua.

Pasal 2 Kewajiban-Kewajiban Anggota 1. Menaati dan melaksanakan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga serta peraturan lain yang ditetapkan dalam Musyawarah Nasional. 2. Membayar uang pangkal dan iuran wajib. 3. Menjaga dan menjunjung tinggi nama baik serta kelangsungan HMGI 4. Berpartisipasi secara aktif dalam setiap kegiatan HMGI

Pasal 3 Hak-Hak Anggota 1. Tiap anggota berhak mendapatkan perlakuan yang adil 2. Tiap anggota mempunyai hak bicara yaitu hak mengajukan dan menolak usul, mengajukan dan menolak pendapat, mengajukan dan menjawab pertanyaan. 3. Tiap anggota mempunyai hak suara yaitu hak memilih dan dipilih. 4. Tiap anggota mempunyai 1 (satu) hak suara. 5. Tiap anggota berhak mendapatkan pembelaan diri atas hukum dalam Musyawarah Nasional.

Pasal 4 1. Setiap anggota akan memberikan peringatan dan kemudian dapat dikenakan sanksi apabila melanggar Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga serta peraturan yang telah ditetapkan dalam Musyawarah Nasional. 2. Peringatan diberikan oleh Ketua (Badan Pengurus Pusat) dengan diketahui oleh Badan Pengurus Wilayah HMGI. 3. Sanksi diberikan oleh Badan Pengurus Pusat dengan sepengetahuan Badan Pengurus Wilayah HMGI. 4. Sanksi dapat berupa : Pemberhentian sementara Pencabutan status keanggotaan

Pasal 5 Status keanggotaan dapat hilang apabila: 1. Mengundurkan diri 2. Himpunannya bubar 3. Tiga kali berturut-turut tidak mengikuti Musyawarah Nasional 4. Diberhentikan berdasrakan keputusan Musyawarah Nasional

BAB II KEPENGURUSAN

Pasal 6 Ketua 1. Ketua dipilih dan ditetapkan dalam Musyawarah Nasional dari calon yang diajukan 2. Tata cara pemilihan Ketua diatur dan ditetapkan dalam Musyawarah Nasional 3. Hak dan Wewenang : Mengesahkan Koordinator Wilayah dalam Musyawarah Nasional Menyusun staf untuk membantu tugas-tugasnya Dalam keadaan mendesak dapat mengambil kebijaksanaan sejauh tidak bertentangan dengan AD/ART dan keputusan Musyawarah Nasional

Menanyakan kebijaksanaan-kebijaksanaan dan meminta lapran Koordinator Wilayah

Membantu aturan-aturan mengenai pendaftaran keanggotaan baru

4. Kewajiban Menjalankan program kerja yang ditetapkan dalam Musyawarah Nasional Memberikan laporan pertanggungjawaban tertulis dalam Musyawarah Nasional Menetapkan aturan-aturan mengenai pendaftaran anggota baru

5. Masa bakti Ketua erakhir Telah habis masa baktinya Himpunannya bubar Diberhentikan dengan alasan tertentu yang ditetapkan dalam Musyawarah Nasional Apabila Ketua wafat

6. Apabila Ketua tidak dapat melanjutkan tugasnya, maka akan dijabat sementara oleh koordinator Wilayah pada wilayah dimana Ketua bertempat kedudukan sampai masa jabatannya berakhir

Pasal 7 Badan Pengurus Pusat Badan Pengurus Pusat dipimpin oleh Ketua HMGI dan dibuat oleh staf Ketua yang : 1. Ditunjuk dan diangkat oleh ketua HMGI 2. Membantu Ketua HMGI dalam melaksanakan tugas-tugasnya 3. Bertanggung jawab kepada Ketua HMGI

Pasal 8 Koordinator Wilayah Koordinator wilayah : 1. Anggota HMGI yang dipilih oleh anggota yang sewilayah dalam Musyawarah Nasional 2. Disahkan oleh Ketua dalam Musyawarah Nasioanl 3. Bertanggung jawab kepada Ketua 4. Hak dan Wewenang : Bekerja sama dengan wilayah lain dan menyelenggarakan kegiatan antar wilayah

Menyusun staf untuk membantu tugas-tugasnya

5. Kewajiban : Berperan aktif dalam meningkatkan kerjasama antar anggota di wilayahnya Mengkoordinasikan pengembangan Ilmu Geofisika dan kegiatan antar wilayah Menjaga persatuan dan kesatuan di wilayahnya Mengadakan Musyawarah wilayah

Pasal 9 Badan Pengurus Wilayah Badan Pengurus Wilayah merupakan staf Koordinator Wilayah yang ditunjukkan dan diangkat oleh koordinator wilayah dan bertugas membantu pelaksanaan tugas koordinator wilayah

BAB III PEMBAGIAN WILAYAH Pembagian wilayah HMGI terdiri atas : Wilayah I meliputi Pulau Sumatra, PrpinsiDKI, Propinsi Jawa Barat Wilyah II meliputi Propinsi DIY, Propinsi Jawa Tengah, Propinsi Jawa Timur, Pulau Kalimantan dan Indonesia Timur

BAB IV PERMUSYAWARATAN

Pasal 11 Musyawarh Nasional 1. Musyawarah Nasional merupakan tertinggi dala HMGI 2. Tata tertib Musyawarah Nasional, diatur dalam peraturan tersendiri yang ditentukan dalam Musyawarah Nasional

Pasal 12 Musyawarah Wilayah 1. Musyawarah Wilayah merupakan musyawarah antar anggota dalam wilayahnya 2. Musyawarah Wilayah membahas program kerja HMGI di wilayahnya 3. Tata tertib musyawarah Wilayah diatur oleh anggota wilayah dalam peraturan tersendiri dengan mengacu pada tata tertib Musyawarah Nasional

BAB IV KEUANGAN

Pasal 13 1. Jumlah iuran pangkal tiap anggota ditetapkan sebesar Rp. 50.000,2. Jumlah iuran tiap anggota ditetapkan sebesar Rp.25.000,- per semester 3. Uang pangkal dan iuran anggota diserahkan kepada Ketua 4. Sumber dana HMGI dipergunakan untuk membiayai operasional dan program kerja

BAB VI LOGO DAN ATRIBUT

Pasal 14 Logo 1. Logo HMGI adalah seperti terdapat dibawah ini :

2. Badan yang ada dalam lingkungan HMGI berhak memakai nama dan logo tersebut diatas 3. Penggunaan nama dan logo diluar ayat 2 harus seijin Badan Pengurus Pusat

Pasal 15 Atribut Atribut HMGI terdiri dari : 1. Kop surat resmi bertuliskan Himpunan Mahasiswa Geofisika Indonesia (HMGI) dan alamat sekretariat HMGI dengan lgo HMGI disebelah kiri atas kop surat 2. Stempel resmi HMGI disesuaikan dengan logo HMGI 3. Benda-benda lain yang menggunakan logo dan atau tulisan Himpunan Mahasiswa Geofisika Indonesia (HMGI)