Anda di halaman 1dari 8

BAB IV RENCANA BIAYA REKLAMASI

Kegiatan reklamasi pada daerah bekas tambang merupakan suatu keharusan yang harus dilaksanakan oleh industri pertambangan. Untuk melakukan kegiatan reklamsi ini harus pula di dukung oleh modal yang cukup untuk membiayainya. Pada dasarnya beban biaya kegiatan reklamasi daerah penambangan menjadi tanggug jawab pemegang izin pertambangan sesuai dengan petunjuk dari departemen pertambangan dan energi. Pembiayaan kegiatan reklamasi dapat dikelompokkan menjadi dua bagian yaitu :

4.1. Biaya Reklamasi Langsung Biaya reklamasi langsung adalah segala biaya yang digunakan untuk menangani reklamasi dimana segala kegiatan yang dilakukan berhubungan langsung dengan reklamasi. Beberapa kegiatan yang membutuhkan biaya langsung yaitu :

4.1.1. Pembongkaran Fasilitas Tambang Untuk pembongkaran fasilitas tambang seperti bagunan, jalan dilakukan dengan menggunakan alat mekanis dan beberapa karyawan. Jenis alat berat/mekanis yang digunakan adalah back hoe dan bulldozer, alat-alat mekanis ini dapat diperoleh dengan sistem sewa. Pembongkaran fasilitas tambang pada daerah X membutuhkan waktu 14 hari. Dengan kebutuhan alat mekanis 2 buah back hoe dan 2 buah bulldozer. Karyawan yang dibutuhkan sebanyak 8 orang (4 orang operator untuk alat berat dan 4 orang sebagai pembantu operator). Sewa untuk sebuah bulldozer adalah Rp. 500.000/jam. Sedangkan untuk back hoe adalah Rp. 550.000/jam. Sewa untuk setiap operator Rp.85.000/hari, sedangkan untuk pembantu operator Rp. 50.000/hari. Dengan waktu kerja dalam sehari adalah 8 jam. Pembiayaan untuk fasilitas tambang secara lebih jelas dapat dilihat pada tabel 4.1.

[ Reklamasi / Rehabilitasi Pasca Tambang ]

Page 27

Tabel 4.1. Biaya pembongkaran fasilitas tambang NO 1 2 3 4 KEBUTUHAN 2 buah Bulldozer 2 buah Back Hoe 4 operator 4 pembantu operator Total biaya BIAYA /14 HARI Rp. 56.000.000,Rp. 61.600.000,Rp. Rp. 4.760.000,2.800.000,-

RP. 125.160.000,-

4.1.2. Penataan Kegunaan Lahan Penataan kegunaan lahan merupakan salah satu kegiatan reklamasi yang membutuhkan biaya yang cukup besar. Komponen pada penataan kegunaan lahan yang memerlukan biaya antara lain : Sewa alat-alat berat dan mekanis Jenis dan jumlah alat berat yang digunakan pada kegiatan ini adalah 4 buah back hoe, 4 buah bulldozer dan 8 buah truck. Alat berat ini di peroleh melalui system sewa, dengan harga sewa untuk sebuah back hoe = Rp. 550. 000/jam, harga sewa bulldozer = Rp. 500.000/jam, dan harga sewa sebuah truck = Rp. 350.000/jam. Biaya untuk sewa seluruh alat-alat berat dan mekanis ini dapat dilihat pada tabel 4.2.

Tabel 4.2. Biaya sewa alat-alat berat dan mekanis untuk kegiatan penataan kegunaan lahan pada daerah X NO JENIS DAN JUMLAH ALAT BERAT / MEKANIS 1 2 3 4 buah Bulldozer 4 buah Back Hoe 8 buah truck Total biaya SEWA /JAM Rp. 2.000.000,Rp. 2.200.000,Rp. 2.800.000,Rp. 7.000.000,-

[ Reklamasi / Rehabilitasi Pasca Tambang ]

Page 28

Karyawan Kegiatan penataan kegunaan lahan pada daerah X membutuhkan karyawan/pekerja. Karyawan yang dibutuhkan merupakan operator dan pembantu operator dari alat berat. Jadi banyaknya karyawan yang dibutuhkan adalah ; - 4 orang karyawan untuk operator back hoe, - 4 orang karyawan untuk pembantu operator back hoe, - 4 orang karyawan untuk operator bulldozer, - 4 orang karyawan untuk pembantu operator bulldozer, - 8 orang karyawan untuk operator truck, - 8 orang karyawan untuk pembantu operator truck. Jadi jumlah karyawan yang dibutuhkan adalah 32 orang. Upah yang diberikan untuk tiap pekerja/karyawan berbeda-beda sesuai dengan tingkat kesulitan pekerjaannya. Pada tabel 4.3 ditampilkan secara lebih rinci mengenai gaji tiap karyawan.

Tabel 4.3. Gaji karyawan pada kegiatan penataan kegunaan lahan pada daerah X NO 1 2 3 4 5 6 JENIS PEKERJAAN Operator Back Hoe Pembantu operator Back Hoe Operator Bulldozer Pembantu operator Bulldozer Operator Truck Pembantu operator Truck Total biaya GAJI / HARI Rp. 85.000,Rp. 50.000,Rp. 85.000,Rp. 50.000,RP. 85.000,RP. 50.000,RP. 405.000,-

Kegiatan-kegiatan yang dilakukan pada tahap penataan lahan adalah : a. Pengisian kembali lahan bekas tambang, b. Pengaturan permukaan lahan, c. Penebaran tanah pucuk, d. Pengendalian erosi dan pengendalian air.

[ Reklamasi / Rehabilitasi Pasca Tambang ]

Page 29

Dengan tetap memperhatikan jenis kegiatan yang dilakukan, maka untuk kegiatan penataan lahan ini ditargetkan selesai dalam jangka waktu 30 hari, dengan jam kerja 8 jam/hari. Perincian biaya untuk jangka waktu 30 hari ini dapat dilihat pada tabel 4.4.

Tabel 4.4. Biaya operasi selama 30 hari pada kegiatan penataan kegunaan lahan pada daerah X NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 JENIS PEKERJAAN 4 buah Back Hoe 4 buah Bulldozer 8 buah Truck 4 operator Back Hoe 4 pembantu operator Back Hoe 4 operator Bulldozer 4 pembantu operator Bulldozer 8 operator Truck 8 Pembantu operator Truck Total biaya GAJI / HARI Rp. 528.000.000,Rp. 480.000.000,Rp. 672.000.000,Rp. 10.200.000,RP. 6.000.000,RP. 10.200.000,RP. 6.000.000,Rp. 20.400.000,Rp. 12.000.000,Rp. 1.744.800.000,-

4.1.3. Revegetasi Revegetasi pada daerah X adalah dengan penanaman tanaman perkebunan yaitu kelapa sawit. Biaya-biaya yang dibutuhkan untuk revegetasi ini meliputi : Analisis kualitas tanah, Pemupukan, Pengadaan bibit, Penanaman, Pemeliharaan.

[ Reklamasi / Rehabilitasi Pasca Tambang ]

Page 30

Untuk lebih jelasnya aspek aspek tersebut akan dibahas lebih rinci dibawah ini : a. Analisis kualitas tanah Seperti yang telah dijelaskan, analisis kualitas tanah merupakan aspek penting yang harus dilakukan sebelum suatu lahan dapat digunakan. Biaya-biaya yang dibutuhkan pada analisis kualitas tanah mencakup : 1. Penyediaan gypsum untuk perbaikan kondisi tanah seluas 1000 ha. Gypsum yang dibutuhkan sebanyak 5 ton/ha, jadi untuk daerah seluas 1000 ha diperlukan gypsum sebanyak 500 ton, dengan harga gypsum/ton = Rp. 250.000,2. Penyediaan kapur (tepung batu gamping) untuk meningkatkan pH dari tanah. Kapur yang dibutuhkan sebanyak 3 ton/ha, jadi untuk daerah seluas 1000 ha diperlukan kapur sebanyak 300 ton, dengan harga kapur/ton = Rp. 200.000,Besarnya biaya yang dibutuhkan untuk pemenuhan kebutuhan tersebut dijelaskan pada tabel 4.5.

Tabel 4.5. Biaya analisis kualitas tanah pada kegiatan revegetasi pada daerah X NO 1 2 KEBUTUHAN 500 ton gypsum 300 ton kapur (tepung batu gamping) Total biaya BIAYA Rp. 125.000.000,Rp. 60.000.000,Rp. 185.000.000,-

b. Pemupukan Sebelum lahan ditanami bibit kelapa sawit, terlebih dahulu dilakukan pemupukan dengan tujuan untuk menambah kesuburan tanah. Pupuk yang digunakan adalah pupuk kandang sebanyak 61,5 Kg/ha. Jadi untuk pemupukan pada lahan seluas 1000 ha diperlukan pupuk kandang sebanyak 61.500 Kg. harga pupuk kandang Rp. 1500/Kg. Total besarnya biaya yang dibutuhkan untuk kebutuhan pemupukkan dijelaskan pada tabel 4.6.

[ Reklamasi / Rehabilitasi Pasca Tambang ]

Page 31

Tabel 4.6. Biaya pemupukan pada kegiatan revegetasi pada daerah X KEBUTUHAN 61.500 Kg Pupuk Kandang BIAYA Rp. 92.250.000,-

c. Pengadaan bibit Pengadaan bibit dilakukan dengan cara memesan bibit dari produsen resmi yang ditunjuk oleh pemerintah, bibit yang dipesan ini sebaiknya berumur 1 tahun. Jumlah bibit yang dibutuhkan adalah 121/ha. Jadi untuk lahan seluas 1000 ha diperlukan bibit sebanyak 121.000. harga bibit adalah Rp. 8.500/kantong plastik. Total biaya yang dibutuhkan untuk pengadaan bibit terlihat pada tabel 4.7.

Tabel 4.7. Biaya pengadaan bibit pada kegiatan revegetasi pada daerah X KEBUTUHAN 121.000 bibit kelapa sawit berumur 1 tahun BIAYA Rp. 1.028.500.000,-

d. Penanaman Biaya yang diperlukan untuk kegiatan penanaman kelapa sawit adalah biaya untuk tenaga kerja. Kegiatan penanaman kelapa sawit dapat dibagi menjadi dua tahap yaitu : 1. Membuat lubang Tahap pembuatan lubang memerlukan biaya sebesar Rp. 2500 /lubang. Jadi untuk 121.000 lubang, membuthkan biaya sebesar Rp. 302.500.000,2. Menanam kelapa sawit Tahap menanam kelapa sawit memerlukan biaya sebesar Rp. 3.000,-/pohon. Jadi untuk 121.000 pohon membutuhkan biaya sebesar Rp. 363.000.000,-

[ Reklamasi / Rehabilitasi Pasca Tambang ]

Page 32

e. Pemeliharaan Biaya yang diperlukan untuk pemeliharaan kelapa sawit meliputi: 1. Penyulaman Tahap penyulaman ini memerlukan biaya sebesar Rp.3.000,-/pohon. Biaya yang dibutuhkan tergatung dari banyaknya tanaman yang disulam. Biasanya maksimum 2-3 % dari seluruh bibit yang ditanam. 2. Penyiangan Tahap penyiangan memerlukan biaya sebesar Rp. 3.000,-/pohon. Biaya yang dibutuhkan tergantung dari banyaknya tanaman yang terserang gulma.

4.1.4. Pengendalian Erosi Biaya yang dibutuhkan pada pengendalian erosi terutama digunakan untuk pembuatan teras sebagai penangkap aliran air permukaan. Adapun alat-alat mekanis yang digunakan untuk pembuatan teras adalah back hoe. Jumlah back hoe yang diperlukan adalah 4 buah dengan harga sewa tiap back hoe Rp. 4.400.000/hari. Waktu yang diperlukan untuk pembuatan teras adalah 20 hari. Rincian biaya yang diperlukan untuk pengendalian erosi secara lebih detail pada tabel 4.8.

Tabel 4.8. Biaya pengendalian erosi KEBUTUHAN 4 buah back hoe BIAYA Rp. 352.000.000,-

4.1.5. Pengolahan Limbah/ B3, dan lain-lain Pengelohan limbah B3 pada daerah X difokuskan untuk menanggulangi air asam tambang. Oleh karena itu seluruh biaya yang dikeluarkan digunakan untuk penanggulangan air asam tambang tersebut.

[ Reklamasi / Rehabilitasi Pasca Tambang ]

Page 33

Volume air asam tambang pada daerah X adalah 400.000 m3. Untuk netralisasinya dibutuhkan kapur batu gamping sebanyak 160.000 Kg atau 160 ton. Harga batu gamping Rp. 200.000,-/ton. Rincian biaya untuk penanggulangan air asam tambang ini dapat dilihat pada tabel 4.9.

Tabel 4.9. Biaya pengolahan limbah B3 KEBUTUHAN 160 ton Batu gamping BIAYA Rp. 32.000.000,-

4.2. Biaya Reklamasi Tidak Langsung Biaya reklamasi tidak langsung adalah biaya yang diperlukan untuk kegiatan reklamasi namun tidak berhubungan langsung dengan lahan yang akan direklamasi. Biaya tidak langsung meliputi : Biaya mobilisasi dan demobilisasi alat-alat berat, Biaya perencanaan reklamasi, Biaya administrasi,

Rincian biaya tidak langsung ini dapat dilihat pada tabel berikut ;

Tabel 4.10. Biaya reklamasi tidak langsung JENIS KEGIATAN Mobilisasi dan Demobilisasi Alat Perencanaan Reklamasi Biaya Administrasi BIAYA Rp. 25.000.000,Rp. 35.000.000,Rp. 15.000.000,-

[ Reklamasi / Rehabilitasi Pasca Tambang ]

Page 34