Anda di halaman 1dari 70

Silabus

Sekolah Kelas/Semester

: ... : XI/1 : Biologi

Standar Kompetensi Penilaian Kegiatan Pembelajaran Indikator Pencapaian Kompetensi Teknik Tes tertulis Pilihan ganda Bentuk Instrumen Mampu menjelaskan struktur sel prokariotik beserta fungsinya. 1. M e n g i d e n t i f i k a s i bagian-bagian sel prokariotik beserta fungsinya. (*) Contoh Instrumen Komponen sel berikut ditemukan pada sel prokariotik, kecuali . . . . a. mitokondria b. ribosom c. dinding sel d. sitoplasma e. membran plasma Sebutkan empat fungsi lisosom! Nilai dan Materi yang Diintegrasikan Pendidikan karakter (*) Kreatif

: 1.

Memahami struktur dan fungsi sel sebagai unit terkecil kehidupan. Alokasi Alat dan Sumber Belajar Waktu 6 x 45 menit

Kompetensi Dasar

Materi Pokok/ Pembelajaran

1.1 Mendeskripsikan komponen kimiawi sel, struktur, dan fungsi sel sebagai unit terkecil kehidupan.

Struktur dan Fungsi Bagian-Bagian Sel

2. M e n g i d e n t i f i k a s i bagian-bagian sel eukariotik beserta fungsinya. 3. M e m b a n d i n g k a n struktur sel prokariotik dengan sel eukariotik. Mampu menjelaskan perbedaan struktur antara sel prokariotik dengan sel eukariotik. Mampu menjelaskan struktur sel tumbuhan beserta fungsinya.

Tes tertulis

Mampu menjelaskan struktur sel eukariotik beserta fungsinya.

Uraian

1. Buku PR Biologi Kelas XI Semester 1, Intan Pariwara, hlm. 16 2. Buku PG PR Biologi Kelas XI Semester 1, Intan Pariwara, hlm. 19

Portofolio Dokumen pekerjaan

Buatlah tabel perbandingan antara struktur sel prokariotik dengan sel eukariotik!

1.2 M e n g i d e n tifikasi organela sel tumbuhan dan hewan.

Perbedaan Sel Hewan dengan Sel Tumbuhan 4. M e n g i d e n t i f i k a s i bagian-bagian sel yang hanya dimiliki sel tumbuhan.

Tes tertulis

Pilihan ganda

Biologi Kelas XI

1. Buku PR Biologi Kelas XI Semester 1, Intan Pariwara, hlm. 711 2. Buku PG PR Biologi Kelas XI Semester 1, Intan Pariwara, hlm. 1017

Organel sel yang menunjukkan ciri khas sel tumbuhan adalah . . . . a. vakuola dan mitokondria b. mesosom dan sentrosom c. plastida dan vakuola d. mitokondria dan mesosom e. plastida dan mitokondria

Penilaian Kegiatan Pembelajaran Indikator Pencapaian Kompetensi Teknik Contoh Instrumen Organel yang hanya dijumpai pada sel hewan adalah . . . . a. mitokondria dan kloroplas b. plastida dan sentrosom c. sentrosom dan sentriol d. kompleks Golgi dan kloroplas e. plastida dan mitokondria 4 x 45 menit Amatilah bagian-bagian sel epitel pada jaringan mukosa mulut dan jaringan epidermis daun adam eva (Rhoeo discolor)! Sebutkan perbedaan di antara keduanya! Identifikasi dan uji petik kerja prosedur Tes tertulis Pilihan ganda Bentuk Instrumen Alokasi Alat dan Sumber Belajar Waktu

2
Nilai dan Materi yang Diintegrasikan 5. M e n g i d e n t i f i k a s i organel-organel sel yang hanya dimiliki sel hewan. Mampu menjelaskan struktur sel hewan beserta fungsinya. 3. Seperangkat alat dan bahan untuk pengamatan sel epitel pada jaringan mukosa mulut dan sel epidermis daun adam eva (Rhoeo discolor). 6. M e n g i d e n t i f i k a s i perbedaan sel hewan dan sel tumbuhan menggunakan mikroskop. Mampu membandingkan struktur sel hewan dan sel tumbuhan beserta fungsinya. Tes unjuk kerja Pendidikan karakter (*) Rasa ingin tahu 7. Menjelaskan pengertian transpor pasif dan transpor aktif. (*) 8. Mengamati proses terjadinya difusi melalui suatu percobaan. Mampu menjelaskan proses terjadinya difusi. Mampu menjelaskan pengertian transpor pasif dan transpor aktif. Tes tertulis Uraian Apa yang Anda ketahui tentang transpor pasif? Berikan contoh peristiwa transpor pasif. Tes unjuk kerja Uji petik kerja prosedur Amati proses difusi pada zat cair (metilen biru) dan zat padat (kristal CuSO4) serta pengaruh suhu terhadap kecepatan difusi pada kedua zat tersebut! Mampu menjelaskan proses terjadinya osmosis. Tes unjuk kerja Uji petik kerja prosedur Amatilah proses osmosis yang terjadi pada telur ayam yang dimasukkan dalam air! 8 x 45 menit 9. Mengamati proses terjadinya osmosis melalui suatu percobaan. 1. Buku PR Biologi Kelas XI Semester 1, Intan Pariwara, hlm. 1224 2. Buku PG PR Biologi Kelas XI Semester 1, Intan Pariwara, hlm. 1834 3. Seperangkat alat dan bahan untuk pengamatan proses terjadinya: a. difusi, b. o s m o s i s , serta c. krenasi dan plasmolisis.

Kompetensi Dasar

Materi Pokok/ Pembelajaran

Silabus

1.3 Membandingkan mekanisme transpor pada membran (difusi, osmosis, transpor aktif, endositosis, eksositosis).

Mekanisme Transpor M e l a l u i Membran

Penilaian Kegiatan Pembelajaran Indikator Pencapaian Kompetensi Teknik Contoh Instrumen Amatilah proses terjadinya krenasi pada sel darah merah dan terjadinya plasmolisis pada sel tumbuhan Rhoeo discolor jika diberi larutan gula 0,3 M! Mengapa pompa NatriumKalium termasuk transpor aktif? Jelaskan mekanismenya! Tes unjuk kerja Uji petik kerja p r o sedur Bentuk Instrumen Alokasi Alat dan Sumber Belajar Waktu

Kompetensi Dasar

Materi Pokok/ Pembelajaran

Nilai dan Materi yang Diintegrasikan 10. Mengamati proses terjadinya krenasi dan plasmolisis melalui suatu percobaan. Mampu menjelaskan proses terjadinya krenasi dan plasmolisis.

11. Menjelaskan mekanisme pompa NatriumKalium pada membran. Tes tertulis

Mampu mendeskripsikan mekanisme transpor pada membran secara transpor aktif (pompa NatriumKalium, endositosis, dan eksositosis).

Uraian

Standar Kompetensi: 2.
Kegiatan Pembelajaran Indikator Pencapaian Kompetensi

Memahami keterkaitan antara struktur dan fungsi jaringan tumbuhan dan hewan, serta penerapannya dalam konteks Salingtemas.
Penilaian Teknik Tes tertulis Bentuk Instrumen Uraian Contoh Instrumen Buatlah tabel perbedaan jaringan meristem dan jaringan dewasa! Alokasi Alat dan Sumber Belajar Waktu Nilai dan Materi yang Diintegrasikan 1. Mengenali perbedaan antara meristem primer dan meristem sekunder. () Mampu membedakan berbagai jaringan (meristem, epidermis, kolenkim, sklerenkim, parenkim, xilem, floem, dan kambium) penyusun organ tumbuhan. Mampu mengidentifikasi jaringan kambium gabus. Pendidikan karakter (*) K e r j a keras (**) R a s a ingin tahu Ekonomi kreatif () Ko m u n i katif () Kreatif

Kompetensi Dasar

Materi Pokok/ Pembelajaran

2.1 M e n g i d e n tifikasi struktur j a r i n g a n tumbuhan dan mengaitkannya dengan fungsinya, menjelaskan sifat totipotensi sebagai dasar kultur jaringan.

Struktur dan F u n g s i Jaringan pada Tumbuhan

10 x 45 menit

Biologi Kelas XI

Tes unjuk kerja

Uji petik kerja prosedur

Amatilah jaringan kambium gabus batang tanaman singkong!

2. Melakukan percobaan untuk mengamati berbagai macam jaringan pada tumbuhan. (*)

1. Buku PR Biologi Kelas XI Semester 1, Intan Pariwara, hlm. 2550 2. Buku PG PR Biologi Kelas XI Semester 1, Intan Pariwara, hlm. 3570 3. Seperangkat alat dan bahan untuk praktikum pengamatan jaring-

Penilaian Kegiatan Pembelajaran Indikator Pencapaian Kompetensi Teknik Contoh Instrumen Perhatikan ciri-ciri jaringan penguat berikut! 1) Tersusun dari sel-sel mati. 2) Tersusun dari sel-sel hidup. 3) Terdapat pada organorgan yang tidak lagi mengalami pertumbuhan dan perkembangan. 4) Dinding selnya mengandung selulosa. 5) Memiliki dinding sel sekunder yang mengandung lignin. Ciri-ciri jaringan sklerenkim ditunjukkan oleh nomor . . . . a. 1), 2), dan 3) b. 1), 3), dan 5) c. 1), 4), dan 5) d. 2), 3), dan 4) e. 3), 4), dan 5) Pilihan ganda Komponen yang bukan penyusun pada gambar di samping adalah . . . . a. trakea b. serabut xilem c. sel pengiring d. trakeal e. trakeid Tes tertulis Mampu mendeskripsikan proses pengangkutan ekstravaskular dan intravaskular. Tes tertulis Uraian Air di dalam tanah diserap oleh rambut-rambut akar dan menuju jaringan. Bagaimanakah mekanisme masuknya air tersebut ke dalam jaringan pengangkut tumbuhan? Tes tertulis Pilihan ganda Bentuk Instrumen Alokasi Alat dan Sumber Belajar Waktu

4
Nilai dan Materi yang Diintegrasikan 3. Mengenali macammacam jaringan pada tumbuhan beserta fungsinya. Mampu mendeskripsikan ciri-ciri masing-masing jaringan tumbuhan beserta fungsinya. an gabus pada tanaman singkong. 4. Seperangkat alat dan bahan untuk praktikum pengamatan jaringan penyusun daun. 4. Menyebutkan unsurunsur penyusun jaringan pengangkut pada tumbuhan. Mampu mengidentifikasi unsur-unsur penyusun jaringan pengangkut. 5. Mengenali adanya pengangkutan ekstravaskular dan intravaskular pada tumbuhan.

Kompetensi Dasar

Materi Pokok/ Pembelajaran

Silabus

Penilaian Kegiatan Pembelajaran Indikator Pencapaian Kompetensi Teknik Contoh Instrumen Perhatikan gambar di bawah! Tes tertulis Uraian Bentuk Instrumen Alokasi Alat dan Sumber Belajar Waktu

Kompetensi Dasar

Materi Pokok/ Pembelajaran

Nilai dan Materi yang Diintegrasikan 6. Mengenali struktur morfologi, sifat, dan fungsi setiap organ tumbuhan. (**) Mampu menunjukkan letak epidermis, korteks, dan stele (silinder pusat).

Berilah keterangan tiaptiap jaringan penyusun organ daun tersebut dan jelaskan fungsi masingmasing jaringan! 7. Mengamati struktur anatomi daun tumbuhan Dicotyledoneae dan Monocotyledoneae. () Tes unjuk kerja Uji petik kerja prosedur Mampu mengidentifikasi struktur akar, batang, dan daun tumbuhan Dicotyledoneae dan Monocotyledoneae. Mampu mendeskripsikan pembentukan lingkaran tahun pada tumbuhan Dicotyledoneae. Tes tertulis Pilihan ganda Buatlah irisan melintang daun jagung (Zea mays) dan daun beringin (Ficus benjamina) Amati jaringanjaringan penyusun daun menggunakan mikroskop!

8. Menjelaskan proses pembentukan lingkaran tahun pada tumbuhan Dicotyledoneae.

Lingkaran tahun pada batang merupakan hasil aktivitas dari . . . . a. kambium b. epidermis c. parenkim d. felogen e. feloderm Tes tertulis Uraian Jelaskan dasar-dasar dilakukannya teknik kultur jaringan pada tumbuhan!

9. Menjelaskan sifat totipotensi sebagai dasar dalam teknik kultur jaringan.

Mampu menggunakan pengetahuan yang diperoleh tentang jaringan pada situasi baru atau pemecahan masalah seperti perbanyakan tumbuhan melalui teknik kultur jaringan.

Biologi Kelas XI

Tes tertulis

Uraian

10. Menjelaskan tahapan-tahapan dalam teknik kultur jaringan.

Mampu mendeskripsikan tahapantahapan dalam teknik kultur jaringan.

Jelaskan tahapan-tahapan dalam teknik kultur jaringan!

Penilaian Kegiatan Pembelajaran Indikator Pencapaian Kompetensi Teknik Contoh Instrumen Sebutkan empat jaringan yang menyusun organ tubuh hewan Vertebrata beserta fungsinya! 10 jp Tes tertulis Uraian Bentuk Instrumen Alokasi Alat dan Sumber Belajar Waktu

6
Nilai dan Materi yang Diintegrasikan 1. Mengetahui macammacam jaringan penyusun tubuh. Mampu menjelaskan macam-macam jaringan penyusun tubuh hewan vertebrata. Mampu mengidentifikasi struktur jaringan epitelium. Identifikasi dan uji praktik kerja prosedur Uraian Jelaskan lima perbedaan otot polos, otot jantung, dan otot lurik dalam bentuk tabel! a. Gambarkan neuron lengkap dengan bagian-bagiannya! b. Jelaskan jenis-jenis neuron berdasarkan fungsinya! Pilihan ganda Organ berikut yang tidak menyusun sistem pencernaan adalah . . . . a. pankreas b. organ usus c. diafragma d. kerongkongan e. lambung Mampu mengidentifikasi jaringanjaringan penyusun organ. Tes tertulis Uraian Sebutkan jaringanjaringan yang menyusun organ usus beserta fungsinya! Amati beberapa macam jaringan epitel menggunakan preparat awetan serta identifikasi struktur setiap macam jaringan epitel tersebut! Tes unjuk kerja Pendidikan karakter (*) K e r j a sama Ekonomi kreatif () Tanggung jawab 2. Mengenali struktur jaringan epitelium pada hewan melalui pengamatan. () 3. Mengenali struktur jaringan otot pada hewan. Mampu mengidentifikasi jenis-jenis jaringan otot. Tes tertulis 1. Buku PR Biologi Kelas XI Semester 1, Intan Pariwara, hlm. 5166 2. Buku PG PR Biologi Kelas XI Semester 1, Intan Pariwara, hlm. 7194 3. Mikroskop 4. Preparat awetan 5. Alat untuk menggambar 4. Mengenali struktur jaringan saraf pada hewan. Mampu mengidentifikasi bagianbagian sel saraf. Tes tertulis Uraian 5. Mengetahui berbagai macam organ dan sistem organ yang menyusun tubuh manusia. Mampu mengidentifikasi organ dalam suatu sistem organ. Tes tertulis 6. Mengenal berbagai macam organ yang menyusun tubuh manusia serta jaringan-jaringan yang menyusun organ tersebut. 7. Membuat gambar/ diagram/skema dari suatu sistem organ. (*) Mampu membuat gambar/diagram/ skema dari suatu sistem organ. Portofolio Dokumen pekerjaan Buatlah gambar suatu jenis organ beserta jaringan-jaringan yang menyusunnya!

Kompetensi Dasar

Materi Pokok/ Pembelajaran

Silabus

2.2 Mendeskripsikan struktur jaringan vertebrata dan mengaitkannya dengan fungsinya.

Struktur dan Fungsi Jaringan Hewan

Standar Kompetensi: 3. Menjelaskan struktur dan fungsi organ manusia dan hewan tertentu, kelainan/penyakit yang mungkin terjadi serta implikasinya pada Salingtemas.
Penilaian Kegiatan Pembelajaran Indikator Pencapaian Kompetensi Teknik Contoh Instrumen Bentuk Instrumen Pilihan ganda 8 jp Perhatikan pernyataanpernyataan berikut. 1) Memberi bentuk tubuh. 2) Sebagai alat gerak aktif. 3) Sebagai alat gerak pasif. 4) Tempat pembentukan sel darah. 5) Menghasilkan gerakan antagonis atau sinergis. Pernyataan yang benar tentang fungsi rangka ditunjukkan oleh nomor . . . . a. 1), 2), dan 3) b. 1), 3), dan 4) c. 2), 3), dan 5) d. 2), 4), dan 5) e. 3), 4), dan 5) Uji petik kerja prosedur Potonglah tulang paha ayam menjadi dua bagian. Amati kekerasan, kelenturan, dan warnanya. Rendamlah tulang tersebut ke dalam HCl selama 1 jam. Catat perubahan yang terjadi! Tes unjuk kerja Tes lisan Uraian Jelaskan urutan proses pembentukan tulang pada manusia! Alokasi Alat dan Sumber Belajar Waktu Nilai dan Materi yang Diintegrasikan Pendidikan karakter (*) Ko m u n i katif Ekonomi kreatif () K e r j a sama Tes tertulis Mampu menjelaskan fungsi sistem gerak (tulang, sendi, dan otot) pada manusia. 1. Menyebutkan fungsi gerak pada manusia.

Kompetensi Dasar

Materi Pokok/ Pembelajaran

3.1 M e n j e l a s k a n keterkaitan antara struktur, fungsi, dan proses serta kelainan/ penyakit yang dapat terjadi pada sistem gerak pada manusia.

Sistem Gerak pada Manusia

1. Buku PR Biologi Kelas XI Semester 1, Intan Pariwara, hlm. 7392 2. Buku PG PR Biologi Kelas XI Semester 1, Intan Pariwara, hlm. 107134 3. Seperangkat alat dan bahan untuk mengamati struktur tulang keras 4. Seperangkat alat dan bahan untuk mengamati mekanisme kontraksi otot

2. Melakukan pengamatan terhadap struktur jaringan penyusun tulang keras.

Mampu mengidentifikasi struktur tulang (tulang keras dan tulang rawan) pada manusia.

3. Menjelaskan urutan proses pembentukan tulang.

Mampu menjelaskan proses yang terjadi pada sistem gerak (tulang dan otot) pada manusia.

Biologi Kelas XI

Penilaian Kegiatan Pembelajaran Indikator Pencapaian Kompetensi Teknik Contoh Instrumen Skeleton aksial dan skeleton apendikular adalah dua kelompok besar rangka penyusun tubuh manusia. Sebutkan tulang-tulang penyusun kedua rangka tersebut! Perhatikan gambar berikut!
X

8
Nilai dan Materi yang Diintegrasikan Bentuk Instrumen Uraian Alokasi Alat dan Sumber Belajar Waktu 4. Menentukan jenisjenis tulang penyusun skeleton aksial. Tes tertulis Mampu mengidentifikasi jenis-jenis tulang penyusun rangka manusia. 5. Menentukan jenis sendi pada manusia berdasarkan gambar yang disajikan. Mampu mengidentifikasi jenis persendian pada sistem gerak manusia. Tes tertulis Pilihan ganda Jenis persendian dan arah gerakan yang dihasilkan oleh bagian yang berkode X adalah ....
Jenis Sendi a. b. c. d. e. sendi putar sendi engsel sendi pelana sendi peluru sendi geser Arah Gerakan memutar ke satu arah ke dua arah kesegalaarah bergeser

Kompetensi Dasar

Materi Pokok/ Pembelajaran

Silabus

6. Mengetahui mekanisme kontraksi otot melalui praktikum. ()

Mampu mengetahui mekanisme kontraksi otot serta faktor yang dapat memengaruhi kontraksi otot.

Tes unjuk kerja

Uji petik kerja prosedur

Sentuhkan kedua ujung otot betis katak dengan sumber listrik selama 3 menit, 2 menit, 1 menit, dan setengah menit! Perhatikan gejala yang timbul pada setiap rangsangan! Mampu mengidentifikasi struktur otot pada manusia. Tes tertulis Uraian Jelaskan perbedaan antara otot jantung, otot lurik, dan otot polos!

7. M e m b a n d i n g k a n struktur otot polos, otot lurik, dan otot jantung menggunakan mikroskop.

Penilaian Kegiatan Pembelajaran Indikator Pencapaian Kompetensi Teknik Contoh Instrumen Perhatikan gambar berikut! Tes tertulis Uraian Bentuk Instrumen Alokasi Alat dan Sumber Belajar Waktu

Kompetensi Dasar

Materi Pokok/ Pembelajaran

Nilai dan Materi yang Diintegrasikan 8. Menentukan jenis gerakan otot antagonis. Mampu mengidentifikasi jenis-jenis gerak pada manusia.

a. Disebut gerak apakah A dan B pada gambar tersebut? b. Jelaskan kedua jenis gerakan tersebut! 9. Mencari informasi tentang macammacam gangguan fisiologis dan mekanik pada tulang. (*) Tes tertulis Uraian Mampu menjelaskan berbagai kelainan yang terjadi pada sistem gerak (tulang, sendi, dan otot). Sebutkan tiga macam gangguan pada tulang belakang yang terjadi akibat kesalahan posisi duduk.

Peredaran Darah pada Manusia

1. Melakukan pengamatan jenis-jenis sel darah pada manusia. Tes unjuk kerja

Mampu mengidentifikasi komponenkomponen penyusun sel darah manusia.

Uji petik kerja prosedur

Amatilah preparat sel darah menggunakan mikroskop kemudian gambar bentuk-bentuk sel darah tersebut! Tes unjuk kerja Uji petik kerja prosedur Tes tertulis Pilihan ganda Tentukan golongan darah seseorang dengan mencampurkan serum dengan darah! Perhatikan bagian-bagian jantung berikut!

8 jp

3.2 M e n j e l a s k a n keterkaitan antara struktur, fungsi, dan proses serta kelainan/ penyakit yang dapat terjadi pada sistem peredaran darah. Pendidikan karakter (*) Jujur Ekonomi kreatif () Ko m u n i katif 2. Menentukan jenis golongan darah. (*) Mampu mengidentifikasi golongan darah seseorang. 3. Mengenal fungsi bagian-bagian jantung. Mampu menjelaskan fungsi bagianbagian jantung.

Biologi Kelas XI

2 4

1. Buku PR Biologi Kelas XI Semester 1, Intan Pariwara, hlm. 93117 2. Buku PG PR Biologi Kelas XI Semester 1, Intan Pariwara, hlm. 135168 3. Seperangkat bahan dan alat praktikum untuk mengamati preparat sel darah 4. Seperangkat bahan dan alat praktikum untuk menen tukan golongan darah seseorang

Penilaian Kegiatan Pembelajaran Indikator Pencapaian Kompetensi Teknik Contoh Instrumen Bentuk Instrumen Bagian yang berfungsi menjaga agar darah yang mengalir ke aorta tidak kembali ke jantung adalah .... a. 1, valvula semilunaris aorta b. 2, valvula trikuspidalis c. 3, valvula bikuspidalis d. 4, valvula semilunaris aorta e. 5, valvula trikuspidalis 4. M e m b a n d i n g k a n perbedaan ketebalan otot ventrikel kanan dan kiri. Tes tertulis Mampu menjelaskan struktur otot ventrikel kanan dan kiri. Pilihan ganda Dinding ventrikel kiri lebih tebal daripada dinding ventrikel kanan karena ventrikel kiri . . . . a. mencegah darah kembali ke jantung b. berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh c. mempunyai otot jantung yang bekerja tidak sadar d. menyuplai darah yang mengandung banyak O2 e. bekerja lebih cepat daripada ventrikel kanan Tes lisan Uraian Ukurlah tekanan darah seseorang dengan menggunakan sphigmomanometer! Mampu menjelaskan struktur dan pembuluh fungsi darah. Tes tertulis Uraian Pembuluh darah dibedakan menjadi tiga yaitu arteri, vena, dan kapiler. Tuliskan perbedaan ketiganya dilihat dari struktur dan fungsinya! Alokasi Alat dan Sumber Belajar Waktu

10
Nilai dan Materi yang Diintegrasikan 5. Sphigmomanometer dan stetoskop untuk mengukur tekanan darah seseorang 5. Mengukur tekanan darah seseorang. Mampu mengukur tekanan darah seseorang. 6. Membedakan pembuluh darah arteri, vena, dan kapiler.

Kompetensi Dasar

Materi Pokok/ Pembelajaran

Silabus

Penilaian Kegiatan Pembelajaran Indikator Pencapaian Kompetensi Teknik Contoh Instrumen Sebutkan tiga penyakit/ gangguan pada jantung! Tes tertulis Uraian Bentuk Instrumen Alokasi Alat dan Sumber Belajar Waktu

Kompetensi Dasar

Materi Pokok/ Pembelajaran

Nilai dan Materi yang Diintegrasikan 7. Menyebutkan berbagai macam penyakit atau kelainan yang berhubungan dengan sistem peredaran darah. Mampu membandingkan struktur, fungsi, dan proses sistem peredaran darah pada hewan. Portofolio Dokumen pekerjaan Buatlah tabel perbedaan sistem peredaran darah terbuka dan tertutup serta berikan contoh beberapa hewan yang memiliki sistem peredaran darah tersebut. a. Mengapa darah serangga tidak berwarna merah? Jelaskan! b. Apa fungsi darah pada serangga? Mampu mengidentifikasi penyakit kelainan dalam sistem peredaran darah.

Peredaran Darah pada Hewan 8. M e m b a n d i n g k a n perbedaan sistem peredaran darah pada berbagai hewan.

9. Membedakan darah hewan dengan manusia.

Mampu mengidentifikasi perbedaan antara sistem peredaran darah pada manusia dengan hewan.

Tes tertulis

Uraian

Biologi Kelas XI

11

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Bab IV Sistem Gerak


Sekolah Kelas/Semester Mata Pelajaran Alokasi Waktu : : : : .......... XI/1 Biologi 8 45 menit Menjelaskan struktur dan fungsi organ manusia dan hewan tertentu, kelainan/ penyakit yang mungkin terjadi, serta implikasinya pada Salingtemas.

Standar Kompetensi : 3. Kompetensi Dasar

: 3.1 Menjelaskan keterkaitan antara struktur, fungsi, dan proses serta kelainan/penyakit yang dapat terjadi pada sistem gerak manusia.

Indikator Pencapaian Kompetensi Mendeskripsikan fungsi rangka pada manusia. Mengidentifikasi jenis-jenis tulang penyusun rangka manusia. Melakukan percobaan pengamatan terhadap struktur jaringan penyusun tulang keras. Mendeskripsikan urutan proses pembentukan tulang. Mengidentifikasi jenis-jenis persendian pada sistem gerak manusia. Melakukan percobaan untuk membandingkan struktur otot polos, otot lurik, dan otot jantung. Mengidentifikasi jenis-jenis gerak pada manusia. Mengidentifikasi berbagai kelainan yang terjadi pada sistem gerak manusia. Mendata berbagai contoh teknologi kedokteran yang berhubungan dengan sistem gerak pada manusia. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu: 1. menjelaskan fungsi rangka pada manusia; 2. menyebutkan jenis-jenis tulang penyusun rangka manusia; 3. menjelaskan struktur tulang (tulang keras dan tulang rawan) pada manusia; 4. menjelaskan urutan proses pembentukan tulang; 5. mengidentifikasi jenis-jenis persendian pada sistem gerak manusia; 6. menjelaskan perbedaan struktur otot polos, otot lurik, dan otot jantung pada manusia; 7. menjelaskan jenis-jenis gerak pada manusia; 8. menjelaskan berbagai kelainan yang terjadi pada sistem gerak manusia; serta 9. menjelaskan salah satu contoh teknologi kedokteran yang berhubungan dengan sistem gerak pada manusia. Nilai pendidikan karakter yang ditanamkan kepada siswa: kreatif dan gemar membaca Materi Pembelajaran Sistem Gerak pada Manusia Metode Pembelajaran 1. Model Pembelajaran a. Cooperative Learning (CL) b. Direct Instruction (DI) Metode a. Tanya jawab b. Diskusi c. Praktikum

2.

Langkah-Langkah Kegiatan Pertemuan Pertama 1. Kegiatan Pendahuluan (10 menit) a. Motivasi Meminta siswa untuk menyebutkan organ-organ penyusun sistem gerak pada manusia.

12

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

b. 2.

Prasyarat pengetahuan Siswa mengetahui organ-organ penyusun sistem gerak pada manusia.

Kegiatan Inti (70 menit) a. Eksplorasi Guru menjelaskan fungsi rangka pada manusia. Guru menjelaskan jenis-jenis tulang penyusun rangka manusia. Guru menjelaskan urutan proses pembentukan tulang. Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok praktikum. b. Elaborasi Siswa melakukan praktikum pengamatan terhadap struktur tulang keras. Siswa bertanya kepada guru tentang hal-hal yang belum diketahui. c. Konfirmasi Guru membahas hasil praktikum secara klasikal. Guru menanyakan kesimpulan dari praktikum tentang struktur tulang keras. Kegiatan Penutup (10 menit) Guru meminta siswa membuat laporan sementara dari hasil praktikumnya. Pertemuan Kedua

3.

1.

2.

Kegiatan Pendahuluan (10 menit) a. Motivasi Meminta siswa untuk menyebutkan peran persendian bagi sistem gerak pada manusia. b. Prasyarat pengetahuan Siswa mengetahui peran persendian bagi sistem gerak pada manusia. Kegiatan Inti (70 menit) a. Eksplorasi Guru menjelaskan jenis-jenis persendian pada sistem gerak manusia. Guru menjelaskan berbagai kelainan yang terjadi pada sistem gerak manusia. b. Elaborasi Siswa bertanya kepada guru tentang hal-hal yang belum diketahui. c. Konfirmasi Guru menjawab pertanyaan siswa tentang hal-hal yang ingin diketahui siswa. Kegiatan Penutup (10 menit) Guru memberi tugas rumah kepada siswa. Guru meminta siswa mencari informasi mengenai macam-macam gangguan fisiologis dan mekanik pada tulang. Pertemuan Ketiga

3.

1.

Kegiatan Pendahuluan (10 menit) a. Motivasi Meminta siswa untuk menyebutkkan jenis-jenis otot pada manusia. b. Prasyarat pengetahuan Siswa mengetahui tentang jenis-jenis otot pada manusia. Kegiatan Inti (70 menit) a. Eksplorasi Guru menjelaskan perbedaan struktur otot polos, otot lurik, dan otot jantung. Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok praktikum. b. Elaborasi Siswa melakukan praktikum percobaan untuk mengamati kontraksi otot lurik. c. Konfirmasi Guru membahas hasil praktikum secara klasikal. Guru menanyakan kesimpulan dari praktikum tentang pengamatan kontraksi otot lurik.

2.

3.

Kegiatan Penutup (10 menit) Guru meminta siswa membuat laporan sementara dari hasil praktikumnya.
Biologi Kelas XI

13

Pertemuan Keempat 1. Kegiatan Pendahuluan (10 menit) a. Motivasi Meminta ke siswa untuk menyebutkan berbagai contoh gerak pada manusia. b. 2. Prasyarat pengetahuan Siswa mengetahui tentang berbagai contoh gerak pada manusia. Eksplorasi Guru menjelaskan jenis-jenis gerak pada manusia. Guru menjelaskan berbagai kelainan yang terjadi pada sistem gerak manusia. Elaborasi Siswa bertanya kepada guru tentang hal-hal yang belum diketahui. Konfirmasi Guru menjawab pertanyaan siswa tentang hal-hal yang ditanyakan siswa.

Kegiatan Inti (70 menit) a.

b. c. 3.

Kegiatan Penutup (10 menit) Guru meminta siswa untuk membuka website di internet tentang mekanisme gerak otot. Guru meminta siswa membuat rangkuman dari materi tersebut

Sumber Belajar 1. Buku PGPR Biologi Kelas XI Semester 1, Intan Pariwara, 2012 2. Buku BSE Panduan Pembelajaran Biologi untuk SMA dan MA Kelas XI, Pusat Perbukuan Depdiknas, 2009 Penilaian Hasil Belajar 1. Teknik Penilaian a. Tes lisan b. Tes tulis c. Tes unjuk kerja Bentuk Instrumen a. Pilihan ganda b. Uraian c. Uji petik kerja prosedur Contoh Instrumen a. Pilihan ganda Jenis persendian dan arah gerakan yang dihasilkan oleh bagian yang berkode X adalah . . . .
Jenis Sendi a. b. c. d. e. Sendi Sendi Sendi Sendi Sendi putar engsel pelana peluru geser Arah Gerakan Gerakan Gerakan Gerakan Gerakan Gerakan memutar ke satu arah ke dua arah ke segala arah bergeser X

2.

3.

b.

Uraian Skeleton aksial dan skeleton apendikuler adalah dua kelompok besar rangka penyusun tubuh manusia. Sebutkan tulang-tulang penyusun kedua rangka tersebut! Uji petik kerja prosedur Potonglah tulang paha ayam menjadi dua bagian. Amati kekerasan, kelenturan, dan warnanya. Rendamlah tulang tersebut ke dalam HCl selama 1 jam. Catat perubahan yang terjadi.

c.

14

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

Rubrik:
No. 1. 2. 3. 4. Aspek Kesesuaian kegiatan dengan prosedur Perolehan data Pengolahan data Kesimpulan Total Skor Maksimum 10 15 25 5 50 Skor Perolehan Siswa

________, ________________

Mengetahui Kepala SMA ______________ Guru Mata Pelajaran

......................... _________________________ NIP _____________________

........................ ________________________ NIP ____________________

Biologi Kelas XI

15

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Bab V Sistem Peredaran Darah


Sekolah Kelas/Semester Mata Pelajaran Alokasi Waktu : : : : .......... XI/1 Biologi 8 45 menit

Menjelaskan keterkaitan antara struktur dan fungsi organ manusia dan hewan tertentu, kelainan/penyakit yang mungkin terjadi, serta implikasinya pada Salingtemas. Kompetensi Dasar : 3.1 Menjelaskan keterkaitan antara struktur, fungsi, dan proses serta kelainan/penyakit yang dapat terjadi pada sistem peredaran darah. Indikator Pencapaian Kompetensi Mengidentifikasi komponen-komponen penyusun sel darah. Mengidentifikasi golongan darah seseorang. Menjelaskan bagian-bagian jantung. Menjelaskan struktur otot ventrikel kanan dan kiri. Mengukur tekanan darah seseorang. Menjelaskan struktur dan fungsi pembuluh darah. Mengidentifikasi berbagai penyakit/kelainan yang terjadi pada sistem peredaran darah. Membandingkan struktur, fungsi, dan proses sistem peredaran darah pada hewan. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu: 1. menjelaskan komponen-komponen penyusun sel darah; 2. mendeskripsikan golongan darah seseorang; 3. menjelaskan fungsi bagian-bagian jantung; 4. mendeskripsikan struktur otot ventrikel kanan dan kiri; 5. mengetahui cara mengukur tekanan darah seseorang; 6. membedakan pembuluh darah arteri, vena, dan kapiler; 7. menjelaskan ciri-ciri penyakit atau kelainan pada sistem peredaran darah; serta 8. menjelaskan struktur, fungsi, dan proses sistem peredaran darah pada hewan. Nilai pendidikan karakter yang ditanamkan kepada siswa: peduli sosial dan mandiri Materi Pembelajaran Sistem Peredaran Darah pada Manusia dan Hewan Metode Pembelajaran 1. Model Pembelajaran a. Cooperative Learning (CL) b. Direct Instruction (DI) 2. Metode a. Tanya jawab b. Diskusi c. Praktikum Langkah-Langkah Kegiatan Pertemuan Pertama 1. Kegiatan Pendahuluan (10 menit) a. Motivasi Meminta siswa untuk menjelaskan alasan tes darah bisa digunakan untuk mengetahui adanya penyakit pada seseorang. b. Prasyarat pengetahuan Siswa mengetahui organ-organ penyusun sistem peredaran darah pada manusia. 2. Kegiatan Inti (70 menit) a. Eksplorasi Guru menjelaskan komponen-komponen penyusun darah beserta fungsinya. Guru menjelaskan macam-macam golongan darah. Guru menjelaskan gangguan dan penyakit pada sistem peredaran darah manusia. Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok praktikum.

Standar Kompetensi : 3.

16

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

3.

Elaborasi Sebagian kelompok siswa melakukan praktikum pengamatan sel-sel darah manusia dan sebagian lagi melakukan praktikum pengujian golongan darah. Siswa bertanya kepada guru tentang hal-hal yang belum diketahui. c. Konfirmasi Guru membahas hasil praktikum secara klasikal. Guru menanyakan kesimpulan dari praktikum tentang macam-macam sel darah pada manusia dan golongan darah berdasarkan sistem ABO. Kegiatan Penutup (10 menit) Guru meminta siswa membuat laporan sementara dari hasil praktikumnya. Pertemuan Kedua Kegiatan Pendahuluan (10 menit) a. Motivasi Meminta siswa untuk menyebutkan bagian-bagian jantung. b. Prasyarat pengetahuan Siswa mengetahui organ-organ yang berperan dalam peredaran darah. Kegiatan Inti (70 menit) a. Eksplorasi Guru menjelaskan bagian-bagian jantung serta fungsinya. Guru menjelaskan macam-macam pembuluh darah dan fungsinya Guru menjelaskan berbagai macam kelainan dan penyakit pada sistem peredaran darah. Guru menjelaskan mekanisme peredaran darah pada manusia. Guru membentuk kelompok-kelompok siswa. b. Elaborasi Siswa melakukan praktikum mengukur tekanan darah. c. Konfirmasi Guru membahas hasil praktikum secara klasikal. Guru menanyakan kesimpulan dari praktikum yang telah dilakukan siswa. Kegiatan Penutup (10 menit) Guru meminta siswa membuat laporan tertulis dari hasil praktikum dan memberi tugas rumah kepada siswa untuk mempelajari sistem peredaran darah pada hewan. Pertemuan Ketiga Kegiatan Pendahuluan (10 menit) a. Motivasi Menanyakan kepada siswa tentang sistem peredaran darah pada salah satu jenis hewan. b. Prasyarat pengetahuan Siswa mengetahui sistem peredaran darah manusia. Kegiatan Inti (70 menit) a. Eksplorasi Guru menjelaskan jenis-jenis peredaran darah pada hewan. Guru menjelaskan sistem peredaran darah pada udang, Mollusca, serangga, dan cacing. b. Elaborasi Siswa mengerjakan soal latihan. c. Konfirmasi Guru bersama siswa membahas soal latihan yang sudah dikerjakan siswa. Kegiatan Penutup (10 menit) Guru meminta siswa mempelajari sistem peredaran darah pada hewan Vertebrata. Pertemuan Keempat Kegiatan Pendahuluan (10 menit) a. Motivasi Menanyakan kepada siswa tentang sistem peredaran darah pada ikan. b. Prasyarat pengetahuan Siswa mengetahui alat peredaran darah ikan. Kegiatan Inti (70 menit) a. Eksplorasi Guru menjelaskan sistem peredaran darah pada golongan ikan dan amfibi. Guru menjelaskan sistem peredaran darah pada reptil dan Aves.
Biologi Kelas XI

b.

1.

2.

3.

1.

2.

3.

1.

2.

17

3.

Guru memberi tugas kepada siswa untuk membuat tabel perbedaan sistem peredaran darah pada Vertebrata. b. Elaborasi Siswa membuat tabel perbedaan sistem peredaran darah pada udang, Mollusca, serangga, cacing, dan hewan Vertebrata. c. Konfirmasi Guru bersama siswa membahas tabel yang telah dibuat siswa. Kegiatan Penutup (10 menit) Guru meminta siswa mempelajari materi bab berikutnya.

Sumber Belajar 1. Buku PGPR Biologi Kelas XI Semester 1, Intan Pariwara, 2012 2. Buku BSE Panduan Pembelajaran Biologi untuk SMA dan MA Kelas XI, Pusat Perbukuan Depdiknas, 2009 Penilaian Hasil Belajar 1. Teknik Penilaian a. Tes tertulis b. Tes unjuk kerja c. Portofolio 2. Bentuk Instrumen a. Pilihan ganda b. Uraian c. Uji petik kerja prosedur d. Dokumen pekerjaan 3. Contoh Instrumen a. Pilihan ganda Dinding ventrkel kiri lebih tebal daripada dinding ventrikel kanan karena ventrikel kiri . . . . a. mencegah darah kembali ke jantung b. berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh c. mempunyai otot jantung yang bekerja d. menyuplai darah yang mengandung banyak O2 e. bekerja lebih cepat daripada ventrikel kanan b. Uraian Sebutkan tiga penyakit atau gangguan pada jantung! c. Uji petik kerja prosedur Bebatalah lengan kiri teman Anda menggunakan bebat pada Sphigmomanometer. Carilah posisi darah arteria branchialis, lalu letakkan stetoskop di pembuluh tersebut. Pompalah udara ke dalam pembebat hingga air raksa menunjukkan angka 170 mmHg. Setelah itu, keluarkan udara sedikit demi sedikit dan catat bunyi pertama saat udara dikeluarkan (sistol). Lalu catat bunyi terakhir saat denyut melemah (diastol). Rubrik:
No. 1. 2. 3. 4. Aspek Kesesuaian kegiatan dengan prosedur Perolehan data Pengolahan data Kesimpulan Total Skor Maksimum 10 15 25 5 50 Skor Perolehan Siswa

________, ________________ Mengetahui Kepala SMA ______________

Guru Mata Pelajaran

......................... _________________________ NIP _____________________

........................ ________________________ NIP ____________________

18

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

Bab I Struktur Sel

A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: d Schleiden dan Schwann berpendapat bahwa sel merupakan kesatuan fungsi terkecil makhluk hidup dan merupakan unit struktural terkecil dari makhluk hidup. Robert Hooke merupakan penemu sel pertama kali. Robert Brown merupakan penemu nukleus pertama kali. Felix Durjadin menyatakan bahwa protoplasma sebagai penentu kehidupan sel dan Rudolf Virchow menyatakan teori omnis cellula ex cellulae. 2. Jawaban: b Omnis cellula ex cellulae bermakna setiap sel berasal dari sel yang dikemukakan oleh Rudolf Virchow. J. Purkinye berpendapat bahwa isi suatu sel adalah protoplasma. Max Schultze berpendapat bahwa sel terdiri atas protoplasma dan mengandung sebuah nukleus serta identik pada hewan dan tumbuhan. 3. Jawaban: a Mitokondria hanya dimiliki oleh sel eukariotik. Sementara itu, dinding sel, membran plasma, sitoplasma, dan ribosom dimiliki sel eukariotik maupun sel prokariotik. 4. Jawaban: d Ribosom berfungsi sebagai tempat sintesis protein. Sementara itu, RE berfungsi dalam transportasi zat-zat. Aparatus Golgi berfungsi membentuk lisosom. Mitokondria untuk menghasilkan ATP. Sentrosom berfungsi menghasilkan benangbenang gelendong untuk mengatur gerakan kromosom ke kutub-kutub. 5. Jawaban: c Organel sel yang berperan dalam respirasi sel adalah mitokondria. Mitokondria ditunjuk oleh nomor 3. Adapun nomor 1 yaitu kompleks Golgi, nomor 2 yaitu RE, nomor 4 yaitu nukleolus, dan nomor 5 yaitu nukleus.

6. Jawaban: c Retikulum endoplasma merupakan saluransaluran halus yang tersusun oleh membran dan berbentuk seperti jala. Membran RE merupakan kelanjutan dari membran nukleus hingga ke membran plasma. Retikulum endoplasma ada dua tipe yaitu RE kasar karena mengandung ribosom dan RE halus. Ribosom merupakan tempat sintesis protein. Oleh karena itu, RE kasar berfungsi sebagai alat transportasi hasil sintesis protein ribosom. RE kasar dan RE halus secara bersama-sama berfungsi untuk transportasi molekul-molekul dari bagian sel yang satu ke bagian sel yang lain. 7. Jawaban: b Lisosom berperan untuk mencerna benda asing dan sentrosom adalah organel yang berperan dalam pembelahan sel. Ribosom berperan dalam sintesis protein. Vakuola berfungsi menyimpan pigmen dan minyak asiri. Mitokondria berperan dalam respirasi sel. 8. Jawaban: e Bagian yang ditunjuk nomor 1 ialah bagian protein yang bersifat hidrofilik. Bagian yang ditunjuk nomor 2 adalah bagian kepala membran fosfolipid yang bersifat hidrofilik. Bagian yang ditunjuk nomor 3 adalah bagian ekor membran fosfolipid yang bersifat hidrofobik. Bagian yang ditunjuk nomor 4 adalah bagian protein yang bersifat hidrofobik. 9. Jawaban: b Peroksisom berperan dalam memecah H 2O2 menjadi H2O dan O2. Adapun glioksisom berperan dalam metabolisme asam lemak dan sebagai tempat berlangsungnya siklus glioksilat. Mitokondria berperan sebagai tempat berlangsungnya respirasi sel. Ribosom berperan dalam sintesis protein. Lisosom berperan dalam pencernaan intrasel. 10. Jawaban: a Gambar yang ditunjukan adalah kompleks Golgi yang berfungsi sebagai alat sekresi dan pembentuk lisosom. Adapun transportasi molekul dan menetralkan racun merupakan fungsi retikulum endoplasma, pembentukan ATP dilakukan oleh mitokondria, dan pencernaan intrasel dilakukan oleh lisosom.

Biologi Kelas XI

19

11. Jawaban: b Ciri-ciri lisosom sebagai berikut. 1) Memiliki sistem membran tunggal. 2) Dibentuk oleh kompleks Golgi. 3) Berisi enzim-enzim hidrolitik (lisozim). Adapun nukleus dan mitokondria termasuk organel bermembran ganda. Badan mikro tidak dibentuk oleh kompleks Golgi. Retikulum endoplasma tersusun oleh membran yang berbentuk seperti jala. 12. Jawaban: a Organel yang ditunjuk oleh huruf P adalah inti sel yang berfungsi sebagai pengatur pembelahan sel, pengendali seluruh kegiatan sel, dan pembawa informasi genetik. 13. Jawaban: d Membran plasma terdiri atas lapisan protein dan lapisan lipid (lipoprotein). Lapisan lipid disusun oleh fosfolipid (3), glikolipid (1), dan sterol (4). Lapisan protein membran sel terdiri atas glikoprotein. Lapisan protein membentuk dua macam lapisan yaitu lapisan protein perifer (5) dan integral (2). 14. Jawaban: e 1) Peroksisom berperan dalam oksidasi substrat menghasilkan H2O2 yang selanjutnya dipecah menjadi H2O dan O2. 2) Mitokondria berperan dalam oksidasi makanan, respirasi sel, dehidrogenasi, fosforilasi oksidatif, dan sistem transfer elektron. 3) Kompleks Golgi berfungsi membentuk lisosom. 4) RE kasar berfungsi menyintesis lemak dan kolesterol serta menampung protein yang dihasilkan oleh ribosom. 5) RE halus berfungsi dalam sintesis lemak dan kolesterol. 15. Jawaban: e Secara biologis, sel melakukan segala aktivitas yang dilakukan oleh makhluk hidup. Setiap fungsi sel seperti bernapas, merespons rangsang, dan reproduksi sama dengan yang dilakukan oleh satu individu organisme sebagai satu-kesatuan. Dengan kata lain, kegiatan satu individu organisme merupakan kegiatan tiap-tiap sel yang membentuk organisme tersebut. Itulah fungsi sel sehingga kita dapat mengatakan bahwa sel adalah satuan fungsi makhluk hidup. B. Uraian 1. Pada sel bakteri tidak terdapat membran inti sehingga inti sel berbatasan langsung dengan sitoplasma. Organisme yang memiliki jenis sel seperti ini disebut organisme prokariotik.

2. Sel merupakan bagian terkecil dari makhluk hidup yang masih mampu melakukan proses kehidupan, seperti melakukan respirasi, perombakan, penyusunan, reproduksi melalui pembelahan sel, dan peka terhadap rangasangan. Sel mempunyai bagian-bagian yang lebih kecil seperti mitokondria, retikulum endoplasma, ribosom, nukleus, badan Golgi, dan vakuola. Bagian-bagian sel tersebut memiliki fungsi dan bersatu dalam melakukan satu kesatuan sel untuk saling mendukung dalam suatu fungsi kehidupan. Namun, jika bagian dari sel ini dipisah-pisahkan, bagian tersebut akan mati dan tidak dapat melangsungkan suatu proses kehidupan. 3. Lisosom berfungsi untuk melakukan pencernaan intrasel, autofogi (menghancurkan struktur yang tidak dikehendaki), eksositosis (pembebasan enzim ke luar sel), dan autolisis (menghancurkan diri sendiri). 4. Mitokondria disebut sebagai the power house of cell karena berperan penting dalam penyediaan energi bagi sel. Hal ini karena di dalam mitokondria terjadi proses pembentukan energi melalui oksidasi zat makanan. Adapun reaksi oksidasinya ditulis sebagai berikut.

C6H12O6 + 6O2 6CO2 + 6H2O + energi makanan


oksidasi

5. Struktur mitokondria terdiri atas membran luar dan membran dalam. Membran dalam membentuk tonjolan-tonjolan yang disebut krista berfungsi untuk memperluas bidang penyerapan respirasi. Ruangan dalam mitokondria berisi cairan yang disebut matriks mitokondria. Di dalamnya terdapat enzim pernapasan, DNA, RNA, dan protein. Mitokondria berfungsi sebagai tempat terjadinya respirasi seluler. 6. Gerak Brown adalah gerakan acak partikelpartikel koloid penyusun sitoplasma. Faktor-faktor yang memengaruhi gerak Brown sebagai berikut. a. Muatan listrik, ion bermuatan sama akan tolak-menolak dan ion bermuatan berbeda akan tarik-menarik. b. Suhu, meningkatnya suhu akan meningkatkan gerak molekul terlarut. 7. Organel penghasil energi pada sel prokariotik adalah mesosom. Mesosom merupakan bagian membran plasma yang melekuk ke dalam. Pada membran mesosom terdapat enzim-enzim pernapasan yang berperan dalam reaksi-reaksi oksidasi untuk menghasilkan energi. Adapun organel penghasil energi pada sel eukariotik adalah mitokondria. Mitokondria merupakan tempat berlangsungnya respirasi sel untuk menghasilkan energi berupa ATP.

20

Kunci Jawaban dan Pembahasan

8. Sitoplasma merupakan cairan sel yang berada di luar membran inti. Komponen utama penyusun sitoplasma antara lain cairan seperti gel yang disebut sitosol, substansi genetik simpanan dalam sitoplasma, sitoskeleton yang berfungsi sebagai kerangka sel, dan organel-organel sel. Sementara itu, nukleoplasma merupakan cairan yang terdapat di dalam inti sel. Nukleoplasma mengandung kromatin, granula, dan senyawa kimia kompleks. 9. Ribosom di sitoplasma disebut juga ribosom bebas, berfungsi untuk proses sintesis protein yang akan digunakan untuk kegiatan metabolisme sel itu sendiri. Adapun ribosom yang menempel pada RE berfungsi menyintesis protein untuk disekresikan ke luar sel melalui vesikel RE dan kompleks golgi. 10. Membran plasma dikatakan mempunyai sifat semipermeable karena membran plasma bertugas mengontrol zat-zat yang boleh masuk maupun keluar meninggalkan sel. Membran plasma hanya dapat dilalui molekul-molekul tertentu seperti glukosa, asam amino, gliserol, dan berbagai ion.

Nukleus berfungsi mengatur seluruh kegiatan sel, termasuk proses pembelahan sel. Sementara itu, vakuola berfungsi sebagai tempat penimbunan sisa metabolit sekunder serta mengatur turgiditas sel. Ribosom berperan dalam sintesis protein dan kloroplas berfungsi sebagai tempat berlangsungnya fotosintesis. 4. Jawaban: e
Organel Sel 1. 2. 3. 4. 5. Mitokondria Sentrosom Plastida Dinding sel Vakuola Sel Hewan Ada Ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada Sel Tumbuhan Ada Tidak ada Ada Ada Ada

A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: c Organel sel yang menunjukkan ciri khas sel tumbuhan yaitu plastida dan vakuola. Plastida dan vakuola hanya dimiliki oleh sel tumbuhan. Adapun mesosom terdapat pada sel prokariotik. Mitokondria dapat dijumpai baik pada sel hewan maupun sel tumbuhan. Sentrosom hanya dijumpai pada sel hewan saja. 2. Jawaban: e Grana pada kloroplas dan krista pada mitokondria mempunyai struktur yang berlekuk-lekuk untuk memperluas bidang tempat terjadinya reaksi kimia dalam sel. Adapun untuk melindungi sel dari kerusakan merupakan fungsi dinding sel dan untuk mengontrol metabolisme sel merupakan fungsi inti sel (nukleus). 3. Jawaban: b Dalam proses pembelahan sel pada hewan, organel yang berperan dalam proses tersebut adalah sentrosom dan nukleus. Sentrosom merupakan organel sel yang di dalamnya terdapat sentriol. Ketika terjadi pembelahan sel, bergerak memisahkan diri ke arah kutub yang berlawanan dengan memancarkan benang-benang gelendong pembelahan yang akan menjerat kromosom.

5. Jawaban: c Organel sel yang hanya dijumpai pada sel hewan yaitu sentrosom dan sentriol. Sentrosom merupakan tempat terdapatnya sentriol yang berperan dalam pembelahan sel. Adapun kloroplas merupakan jenis plastida. Plastida yang terdapat pada sel tumbuhan. Kompleks Golgi dan mitokondria terdapat baik pada sel hewan maupun sel tumbuhan. 6. Jawaban: e Bagian yang ditunjuk oleh huruf X adalah mitokondria. Organel ini berfungsi sebagai tempat berlangsungnya respirasi sel untuk menghasilkan energi berupa ATP. Adapun yang berfungsi untuk mengendalikan seluruh kegiatan sel adalah nukleus. Menghancurkan organel sel yang rusak adalah fungsi dari lisosom. Sebagai tempat berlangsungnya fotosintesis adalah kloroplas. Sebagai tempat menyintesis protein adalah ribosom. 7. Jawaban: e 1) Grana merupakan tumpukan dari beberapa tilakoid. 2) Tilakoid berupa lembaran-lembaran yang terbentuk dari membran dalam kloroplas yang melipat ke arah dalam. 3) Noktah merupakan bagian dinding sel tumbuhan yang tidak mengalami penebalan. 4) Stroma merupakan cairan yang terdapat di dalam kloroplas. 8. Jawaban: b Kromoplas yaitu plastida yang mengandung pigmen nonfotosintetik. Kloroplas adalah plastida yang mengandung pigmen fotosintetik. Amiloplas yaitu plastida yang berfungsi menyimpan amilum. Proteoplas yaitu plastida yang berfungsi menyimpan protein. Elailoplas adalah plastida yang berfungsi menyimpan lemak.

Biologi Kelas XI

21

9. Jawaban: a 1) Xantofil ialah pigmen berwarna kuning yang terdapat dalam kromoplas. 2) Karoten ialah pigmen berwarna oranye yang terdapat dalam kromoplas. 3) Fikosianin ialah pigmen berwarna biru yang terdapat dalam kromoplas pada Algae. 4) Klorofil ialah pigmen berwarna hijau yang terdapat dalam kloroplas. 5) Fikoeritrin adalah pigmen berwarna merah yang terdapat dalam kromoplas pada Algae. 10. Jawaban: c Lisosom berfungsi dalam melakukan pencernaan intrasel. Kematian sel-sel yang berada di antara jari tangan pada tahap pembentukan organ saat masa embrio merupakan peristiwa autolisis. Autolisis yaitu penghancuran diri sel dengan membebaskan isi lisosom ke dalam sel. Adapun mitokondria berfungsi sebagai penghasil energi berupa ATP. Inti sel berfunsi sebagai pusat pengendali kegiatan sel. Mikrofilamen berfungsi dalam kontraksi otot, gerak amoeboid, pembelahan sel, mempertahankan bentuk sel, dan mengubah bentuk sel. Sentriol berfungsi membentuk benang-benang spindel dan menarik kromosom menuju ke kutub pada saat pembelahan sel. 11. Jawaban: c Klorofil dibedakan menjadi empat macam berdasarkan panjang gelombang (spektrum warna) yang diserap sebagai berikut. 1) Klorofil a menyerap spektrum warna hijaubiru. 2) Klorofil b menyerap spektrum warna hijaukuning. 3) Klorofil c menyerap spektrum warna hijaucokelat. 4) Klorofil d menyerap spektrum warna hijaumerah. 12. Jawaban: a Ciri-ciri dinding sel primer: dibentuk pada saat membelah, tersusun dari selulosa 925%, hemiselulosa, dan pektin. Ciri-ciri dinding sel sekunder: dibentuk saat dewasa, tersusun dari selulosa 4145%, hemiselulosa, dan lignin. 13. Jawaban: e Fungsi vakuola pada tumbuhan yaitu tempat menyimpan makanan seperti amilum, memasukkan air melalui kloroplas untuk membangun turgiditas sel bersama dinding sel, menyimpan minyak asiri seperti minyak kayu putih dan pepermin, serta tempat penimbunan sisa metabolisme dan metabolit sekunder. Adapun menyintesis lemak dan kolesterol merupakan fungsi retikulum endoplasma.

14. Jawaban: a Jenis plastida yang tidak berwarna antara lain amiloplas, elailoplas, dan proteoplas. Plastida ini tidak mengandung pigmen. Adapun kloroplas mengandung pigmen klorofil dan pigmen fotosintetik lainnya. Kromoplas mengandung pigmen nonfotosintetik merah, oranye, atau kuning. 15. Jawaban: d Turgiditas adalah mempertahankan kekakuan sel. Organel sel yang berperan dalam turgiditas sel adalah dinding sel dan vakuola. Adapun mitokondria berfungsi untuk menghasilkan energi dan kloroplas berfungsi sebagai tempat berlangsungnya fotosintesis. B. Uraian 1. a. 1 = mitokondria 2 = kloroplas 3 = kompleks Golgi 4 = membran plasma 5 = dinding sel 6 = retikulum endoplasma kasar 7 = nukleus 8 = vakuola b. Bagian-bagian sel tumbuhan yang tidak dimiliki sel hewan antara lain vakuola, kloroplas, dan dinding sel. 2. Sel otot betis seorang pelari maraton memerlukan lebih banyak energi daripada sel dari otot betis seorang pemrogram komputer yang jarang berolahraga. Oleh karena energi yang diperlukan lebih banyak maka sel-sel dari otot betis seorang pelari maraton mengandung lebih banyak mitokondria. Hal ini untuk memenuhi kebutuhan energi yang dibutuhkan oleh sel-sel yang bersangkutan. 3. Kloroplas tersusun dari membran luar dan membran dalam. Membran luar berfungsi mengatur keluar masuknya zat. Membran dalam berfungsi membungkus cairan kloroplas yang disebut stroma. Membran dalam melipat ke arah dalam membentuk lembaran-lembaran yang disebut tilakoid. Tilakoidtilakoid membentuk grana. Kloroplas berfungsi sebagai tempat berlangsungnya fotosintesis. 4. Sel hewan memiliki dua sentriol di dalam sentrosom yang berperan dalam pembelahan sel. Pada saat terjadi pembelahan sel, tiap-tiap sentriol memisahkan diri menuju kutub yang berlawanan. Sentriol memancarkan benang-benang gelendong pembelahan yang akan menjerat kromosom. 5. Berdasarkan panjang gelombang warna yang diserap, ada empat macam klorofil sebagai berikut.

22

Kunci Jawaban dan Pembahasan

6.

7.

8.

9.

10.

Klorofil a menyerap spektrum warna hijaubiru. 2) Klorofil b menyerap spektrum warna hijaukuning. 3) Klorofil c menyerap spektrum warna hijaucokelat. 4) Klorofil d menyerap spektrum warna hijaumerah. Pigmen yang terkandung dalam kromoplas sebagai berikut. a. Karoten = pigmen berwarna oranye b. Xantofil = pigmen berwarna kuning 1) Ciri-ciri dinding sel primer: dibentuk pada saat sel membelah, tersusun dari selulosa 925%, hemiselulosa, pektin, dan beberapa senyawa lainnya. 2) Ciri-ciri dinding sel sekunder: dimiliki oleh selsel dewasa, tersusun dari selulosa 4145%, hemiselulosa, dan lignin. Plasmodesmata merupakan penjuluran membran plasma membentuk struktur berupa saluran yang menghubungkan antara dua sel yang saling berdekatan. Plasmodesmata berfungsi sebagai pintu keluar masuknya zat antara satu sel dan sel lain yang berdekatan. Sel fagosit berfungsi menelan dan mencerna partikel atau substansi cairan. Untuk dapat melaksanakan fungsi tersebut, sel ini mengandung banyak lisosom. Lisosom mengandung enzim hidrolitik yang berfungsi mencerna partikel yang telah ditelan oleh sel fagosit. Detoksifikasi merupakan suatu proses eliminasi atau menetralkan racun (toksin) di dalam tubuh. Organ dalam tubuh yang berfungsi mentralkan racun adalah hati. Organel sel yang berperan dalam detoksifikasi pada sel-sel hati yaitu Retikulum Endoplasma. Membran retikulum endoplasma pada sel-sel hati mengandung enzim microsoal hati yaitu cytocrome p450. Enzim inilah yang berperan dalam proses detoksifikasi dalam hati.

1)

2.

3.

4.

5.

6.

7.

A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: d Difusi merupakan perpindahan partikel atau molekul suatu zat dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah. Difusi terjadi secara spontan, molekul akan menyebar ke segala arah sampai tercapai kerapatan yang sama. Contoh, setetes methylene blue di dalam gelas berisi air akan segera menyebar ke seluruh

8.

volume air walaupun tanpa diaduk sampai larutan menjadi berwarna biru homogen. Hal ini berarti molekul methylene blue mengalami difusi dalam air. Jawaban: e Molekul berukuran kecil lebih cepat berdifusi daripada molekul berukuran besar. Misalnya oksigen berdifusi lebih cepat daripada karbon dioksida. Jawaban: c Dalam keadaan ini sel darah merah mengandung pelarut yang konsentrasinya lebih rendah daripada air suling sehingga molekul air suling akan masuk ke dalam sel darah merah. Jika hal itu terjadi terusmenerus, lama-kelamaan sel darah merah akan pecah (hemolisis). Jawaban: e Berdasarkan gambar pada soal cairan dari dalam telur naik ke sedotan karena terjadi perpindahan molekul pelarut dari larutan berkonsentrasi lebih rendah (akuades) ke larutan yang berkonsentrasi tinggi (telur). Mekanisme transpor seperti ini disebut osmosis. Jawaban: d Saat ditetesi larutan garam, sel Rhoeo discolor akan mengalami plasmolisis. Hal ini karena cairan sel bersifat hipotonik, sedangkan larutan garam bersifat hipertonik. Akibatnya, cairan dalam sitoplasma keluar dari sel sehingga volume sitoplasma mengerut. Mengerutnya sitoplasma ini mengakibatkan membran plasma terlepas dari dinding sel. Jawaban: c Ada dua macam transpor melalui membran, yaitu transpor pasif dan aktif. Transpor aktif terdiri dari endositosis dan eksositosis. Endositosis (I) merupakan masuknya senyawa melalui membran dengan cara pembungkusan senyawa dan cairan ekstraseluler dengan pelekukan ke dalam membran. Sementara itu, eksositosis (II) merupakan proses pengeluaran zat dari dalam ke luar sel. Jawaban: a Transpor aktif adalah transpor yang memerlukan energi ATP dan atau ADP, berjalan melawan gradien konsentrasi, dan berdasarkan perbedaan muatan listrik di dalam dan luar sel. Jawaban: a Osmosis berarti perpindahan molekul pelarut (misal air) dari larutan dengan kadar pelarut tinggi (hipotonik) ke larutan dengan kadar pelarut rendah (hipertonik) melalui selaput (membran) semipermeabel. Pada gambar menunjukkan bahwa air berosmosis ke bagian B karena B bersifat hipertonik terhadap A.

Biologi Kelas XI

23

9. Jawaban: a Fagositosis yaitu proses memakan sel atau benda padat. Pinositosis yaitu proses memakan atau meminum zat cair. Eksositosis merupakan proses pengeluaran zat dari dalam sel ke luar sel. Endosmosis yaitu masuknya air ke dalam sel apabila konsentrasi larutan di luar sel lebih rendah. Eksosmosis yaitu keluarnya air dari dalam sel apabila konsentrasi larutan di luar sel lebih tinggi. 10. Jawaban: c Pernyataan yang benar berdasarkan hasil percobaan tersebut sebagai berikut. Gambar 1, normal karena larutan urea dan cairan dalam sel akar bersifat isotonik. Gambar 2, terjadi osmosis air dari larutan urea (hipotonik) ke dalam sel akar sehingga sel turgid. Gambar 3, terjadi plasmolisis karena larutan urea hipertonik terhadap cairan dalam sel akar. B. Uraian 1. Transpor pasif merupakan transpor yang tidak membutuhkan energi. Perpindahan molekul terjadi secara spontan dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah. Contoh dari transpor pasif adalah difusi dan osmosis. Peristiwa difusi adalah perpindahan molekul zat terlarut dari larutan berkonsentrasi tinggi ke larutan berkonsentrasi rendah. Peristiwa osmosis adalah perpindahan molekul zat pelarut, dari larutan berkonsentrasi rendah ke larutan berkonsentrasi tinggi. 2. Faktor-faktor yang memengaruhi proses difusi. a. Suhu, kenaikan suhu mengakibatkan molekulnya lebih cepat bergerak sehingga laju difusi semakin cepat. b. Wujud materi, zat padat akan lebih lambat dalam proses difusi dibandingkan zat cair dan gas. c. Ukuran molekul, molekul yang berukuran besar akan lebih lambat melewati membran daripada molekul yang berukuran kecil. d. Konsentrasi zat, semakin besar gradien konsentrasi antara dua sel maka akan semakin cepat laju difusinya. 3. Larutan NaCI 0,3 M merupakan larutan hipertonis. Sel darah merah akan mengerut apabila berada di dalam cairan hipertonik. Pengerutan sel darah merah inilah yang dinamakan krenasi. 4. Proses eksositosis merupakan proses pengeluaran partikel. Partikel yang dibuang mula-mula diselubungi oleh membran lipid bilayer. Partikel yang telah diselubungi membran menuju ke bagian tepi sel. Selanjutnya, membran yang menyelubungi partikel akan bergabung dengan membran sel sehingga partikel di dalamnya akan dibebaskan keluar.

5. Pompa natrium-kalium termasuk transpor aktif karena pergerakan ion-ion Na+ dan K+ melawan gradien konsentrasi dan memerlukan energi. Ion Na+ dan K+ sangat dibutuhkan oleh tubuh. Namun tubuh lebih membutuhkan ion K+ daripada Na+ sehingga diperlukan lagi pemasukan ion K+ ke dalam sel dan pengeluaran ion Na+. Akibatnya konsentrasi ion K+ di dalam sel tinggi, sedangkan di luar sel rendah. Sebaliknya, konsentrasi Na+ di dalam sel rendah, sedangkan di luar sel tinggi. Pada kondisi demikian, terjadi pergerakan ion-ion yang melawan gradien konsentrasi sehingga terjadi pemasukan ion K+ dan pengeluaran ion Na + . Untuk melawan gradien konsentrasi diperlukan sejumlah energi ATP dengan bantuan protein pada membran plasma.

A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: a Terdapat berbagai teori sel dari berbagai ilmuwan. Schleiden dan Schwan berpendapat setiap tubuh hewan dan tumbuhan tersusun atas sel, sehingga sel merupakan satuan struktural makhluk hidup. Sementara itu, Rudolf Virchow berpendapat bahwa sel berasal dari sel sebelumnya. Max Schultze berpendapat bahwa sel merupakan satuan fungsional makhluk hidup. Sel merupakan satuan hereditas makhluk hidup dikemukakan oleh Robert Brown, Felix Durjadin, dan Johanes Purkinye. 2. Jawaban: e Peroksisom merupakan salah satu tipe badan mikro yang berperan dalam pengubahan lemak menjadi karbohidrat dan penguraian purin dalam sel. Selain itu, peroksisom menghasilkan enzim katalase yang berfungsi menguraikan hidrogen peroksida (H2O2) menjadi air (H2O) dan oksigen (O 2). Adapun mitokondria berperan sebagai tempat respirasi sel, kompleks Golgi berperan dalam transfer zat ke luar sel, ribosom berperan dalam sintesis protein, dan lisosom berperan dalam pencernaan intraseluler. 3. Jawaban: c Sel-sel yang terlibat dalam transpor aktif seperti sel-sel epitel usus memerlukan banyak energi dalam bentuk ATP. Oleh karena itu, dalam sel-sel ini mengandung banyak organel sel penghasil energi (ATP) yaitu mitokondria. Adapun ribosom berperan dalam sintesis protein. Sentrosom berperan dalam pembentukan benang spindel saat pembelahan sel. Lisosom berperan dalam pencernaan intrasel. Retikulum endoplasma berperan dalam tranportasi zat di dalam sel.

24

Kunci Jawaban dan Pembahasan

4. Jawaban: a Bagian yang ditunjuk oleh huruf X adalah retikulum endoplasma kasar. Bagian ini berperan dalam sintesis protein karena ditempeli oleh ribosom. Sintesis protein merupakan proses penggabungan asam amino menjadi rantai polipeptida. Adapun yang berfungsi mentranspor dan mengubah materi adalah badan Golgi. Tempat respirasi aerob di dalam sel merupakan fungsi mitokondria. Menghancurkan organel lain yang tidak berfungsi merupakan tugas dari lisosom. Tempat berlangsungnya proses fotosintesis adalah kloroplas. 5. Jawaban: d Bagian-bagian inti sel yaitu selubung inti sel, kromatin, dan nukleolus. Selubung inti sel merupakan bagian yang memisahkan bagian dalam inti sel yaitu kromatin dan nukleolus dari bagian luarnya. Bagian sel yang terdapat di luar inti sel antara lain sentrosom, mitokondria, kompleks Golgi, dan lisosom. 6. Jawaban: d Leukoplas merupakan tempat menyimpan makanan cadangan berupa karbohidrat, lemak, dan protein. Leukoplas merupakan bagian dari plastida. Sementara itu, nukleus berfungsi mengatur kegiatan sel, sitoplasma berperan dalam reaksi kimia misal metabolisme, dan ribosom berperan dalam sintesis protein. Sitosol merupakan cairan seperti gel yang terdapat di dalam sitoplasma dan berperan dalam glikolisis. 7. Jawaban: b Fungsi vakuola sebagai berikut. 1) Tempat menyimpan zat makanan seperti amilum dan gula. 2) Memasukkan air melalui tonoplas untuk membangun turgiditas sel bersama dinding sel. 3) Menyimpan pigmen. Pada vakuola sel-sel mahkota bunga, terdapat pigmen warna merah, biru, kuning, dan warna lain. 4) Menyimpan minyak asiri seperti minyak kayu putih, pepermin, dan aroma harum pada bunga. 5) Tempat penimbunan sisa metabolisme dan metabolit sekunder seperti Ca-oksalat, tanin, getah karet, dan alkaloid. Adapun leukoplas untuk menyimpan amilum, proteoplas untuk menyimpan protein, dan elaioplas untuk membentuk dan menyimpan lemak. Sitoplasma merupakan cairan sel yang berada di luar membran inti. 8. Jawaban: e Keterangan gambar membran sel sebagai berikut. 1 = bagian ekor membran fosfolipid 2 = bagian kepala membran fosfolipid

9.

10.

11.

12.

3 = glikoprotein 4 = glikolipid 5 = rantai karbohidrat 6 = protein perifer 7 = protein integral Jawaban: c Ribosom berfungsi sebagai tempat sintesis protein. Mitokondria berfungsi sebagai penghasil energi. Lisosom berperan dalam autofagi yaitu menghancurkan struktur yang tidak dikehendaki, misal organel lain yang sudah tidak berfungsi lagi atau rusak. Aparatus Golgi membentuk kantong sekresi untuk membungkus zat yang akan dikeluarkan sel. Jawaban: c Organel sel yang hanya terdapat pada sel hewan dan akan tampak peranannya pada saat pembelahan sel adalah sentriol yang berada di dalam sentrosom. Sentriol ditunjukkan oleh nomor 3. Organela ini terdapat di dekat inti, berperan dalam proses pembelahan sel. Adapun bagian yang ditunjukkan oleh nomor 1 adalah inti sel. Bagian yang ditunjukkan oleh nomor 2 adalah retikulum endoplasma kasar. Organel yang ditunjukkan nomor 4 adalah mitokondria. Bagian yang ditunjukkan oleh nomor 5 adalah sitoplasma. Jawaban: d Fungsi kompleks Golgi sebagai berikut. 1) Tempat sintesis polisakarida seperti mukus, selulosa, hemiselulosa, dan pektin. 2) Membentuk membran plasma. 3) Membentuk kantong sekresi untuk membungkus zat yang akan dikeluarkan sel. 4) Membentuk akrosom pada sperma, kuning telur pada sel telur, dan lisosom. Sementara itu, lisosom berfungsi melakukan pencernaan intrasel. Ribosom berfungsi dalam sintesis protein. Mitokondria berfungsi dalam respirasi sel. Retikulum endoplasma berfungsi menetralkan racun serta menyintesis lemak dan kolesterol. Jawaban: a Autolisis yaitu penghancuran diri sel dengan membebaskan isi lisosom ke dalam sel. Misal terjadi pada saat berudu menginjak dewasa dengan menyerap kembali ekornya. Autofagi adalah menghancurkan struktur yang tidak dikehendaki, misal organel lain yang sudah tidak berfungsi. Eksositosis adalah pembebasan enzim ke luar sel. Pinositosis adalah proses masuknya senyawa yang berupa larutan ke dalam sel. Fagositosis adalah proses masuknya senyawa padat ke dalam sel.

Biologi Kelas XI

25

13. Jawaban: b Retikulum endoplasma kasar ditempeli ribosom sehingga berfungsi dalam sintesis protein. Sementara itu, sebagai alat eksresi merupakan fungsi kompleks Golgi, sebagai alat respirasi merupakan fungsi mitokondria, dan melakukan pencernaan intrasel merupakan fungsi lisosom. 14. Jawaban: c Organel sel tumbuhan yang berperan mengubah energi cahaya menjadi energi kimia (gula) yaitu kloroplas. Kloroplas ditunjukkan oleh nomor 3. Bagian yang ditunjukkan nomor 1 yaitu dinding sel yang berperan dalam pemeliharaan bentuk sel. Nomor 2 yaitu vakuola yang berperan dalam penimbunan senyawa kimia, pembesaran sel, dan keseimbangan cairan. Bagian yang ditunjukkan nomor 4 yaitu nukleus yang berperan sebagai pengendali semua kegiatan sel. Bagian yang ditunjukkan nomor 5 yaitu mitokondria yang berperan dalam pengubahan energi kimia makanan menjadi energi yang siap digunakan (ATP). 15. Jawaban: d Sistem rangka sel atau sitoskeleton tersusun atas tiga jenis serabut yaitu, mikrofilamen, mikrotubulus, dan filamen intermediet. Sementara itu, lisosom berperan dalam pencernaan intrasel, ribosom berperan dalam sintesis protein, retikulum endoplasma berperan dalam transfer molekul ke bagian sel yang lain, dan nukleus berfungsi mengatur kegiatan sel. 16. Jawaban: d Organel sel yang hanya ditemukan pada sel tumbuhan yaitu vakuola dan plastida. Dinding sel hanya terdapat pada sel tumbuhan tetapi bukan merupakan organel sel. Dinding sel merupakan lapisan terluar dari sel tumbuhan. Adapun sentriol hanya ditemukan pada sel hewan. Mitokondria, ribosom, dan retikulum endoplasma dapat ditemukan baik pada sel hewan maupun sel tumbuhan. 17. Jawaban: c Sel tumbuhan berbeda dengan sel hewan. Ciri khas yang dimiliki sel tumbuhan sebagai berikut. 1) Memiliki dinding sel yang tersusun atas zat selulosa yang kuat. 2) Memiliki organel sel yang khas yaitu plastida yang berguna dalam proses fotosintesis. 3) Sifat pertumbuhannya terbuka, artinya dapat mengalami perubahan bentuk dalam proses perkembangannya. 4) Timbunan zat makanan berupa pati. 5) Memiliki vakuola yang besar. 18. Jawaban: e 1) Grana merupakan tumpukan dari beberapa tilakoid.

19.

20.

21.

22.

23.

24.

Tilakoid berupa lembaran-lembaran yang terbentuk dari membran dalam kloroplas yang melipat ke arah dalam. 3) Stroma merupakan cairan yang terdapat di dalam kloroplas. 4) Noktah adalah bagian dinding sel tumbuhan yang tidak mengalami penebalan. Jawaban: a Pada potongan umbi kentang yang dimasukkan ke dalam air akan terjadi proses osmosis, yaitu air dari luar umbi kentang akan masuk ke dalam potongan umbi kentang melalui membran semipermeabel. Jawaban: a Wortel berwarna oranye karena banyak mengandung pigmen karoten. Adapun xantofil mengakibatkan warna kuning kecokelatan, misal pada daun yang tua. Fikoeritrin mengakibatkan warna merah, misal pada ganggang merah. Fikosianin mengakibatkan warna biru, misal pada ganggang biru. Klorofil merupakan pigmen fotosintetik yang mengakibatkan warna hijau, misal pada daun. Jawaban: a Cairan sirop akan bergerak dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi yang lebih rendah dalam air sehingga sirop akan tersebar merata mewarnai air tersebut. Proses yang terjadi adalah difusi. Difusi yaitu perpindahan molekul atau partikel zat terlarut dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi yang lebih rendah. Jawaban: e Osmosis adalah perpindahan molekul pelarut (misal air) melalui membran semipermeabel dari larutan berkonsentrasi rendah (hipotonik) ke larutan berkonsentrasi tinggi (hipertonik). Semakin tinggi konsentrasi larutan NaCl maka semakin banyak air yang ke luar dari sel. Akibatnya, berat kentang semakin berkurang. Jawaban: b Sel hewan yang berada di larutan hipertonis akan mengalami krenasi. Hal ini karena air dalam sel akan berosmosis keluar sel sehingga akan terjadi eksosmosis. Eksosmosis pada sel hewan akan mengakibatkan pengerutan sel (krenasi). Jawaban: a Konsentrasi larutan di luar membran rendah (hipotonik) dan konsentrasi larutan di dalam membran tinggi (hipotonik). Bagian B bersifat hipotonik dan bagian C bersifat hipertonik. Artinya, air akan mengalir dari bagian B ke bagian C. Apabila telah tercapai kesetimbangan konsentrasi maka larutan akan menjadi isotonik dan tidak ada lagi aliran molekul air ke bagian C.

2)

26

Kunci Jawaban dan Pembahasan

25. Jawaban: c Potongan kentang dimasukkan ke dalam gelas beker yang berisi larutan gula dengan konsentrasi tinggi. Setelah beberapa saat, kentang tersebut menyusut dan massanya berkurang. Air dalam sel (kentang) berosmosis ke luar sel. Hal ini terjadi karena konsentrasi larutan di luar sel lebih tinggi daripada konsentrasi larutan di dalam sel sehingga air di dalam sel akan ke luar. Jadi, cairan di dalam sel bersifat hipotonis terhadap larutan gula. 26. Jawaban: d Transpor pasif meliputi osmosis dan difusi. Osmosis merupakan perpindahan molekul pelarut dari larutan berkonsentrasi rendah (hipotonik) ke larutan berkonsentrasi tinggi (hipertonik) melalui membran semipermeabel. Gerakan partikel zat terlarut dari larutan hipertonik ke larutan hipotonik disebut difusi. Pengangkutan lintas membran yang memerlukan ATP disebut transpor aktif. 27. Jawaban: b Terjadinya hemolisis merupakan salah satu peristiwa osmosis karena sel darah merah berada dalam larutan hipotonik sehingga molekul air masuk ke dalam sel. Jika hal ini terjadi terusmenerus lama-kelamaan sel darah merah akan pecah (lisis). 28. Jawaban: d Peristiwa transpor zat dengan ciri-ciri disebutkan pada soal merupakan transpor aktif. Adapun transpor pasif merupakan transpor zat tanpa menggunakan energi sel dan terjadi secara spontan mengikuti gradien konsentrasi. Contoh transpor pasif yaitu difusi, endosmosis, dan eksosmosis. Difusi adalah perpindahan molekul dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah baik melalui membran plasma maupun tidak. Endosmosis terjadi jika konsentrasi larutan dalam sel tinggi sehingga air masuk ke dalam sel. Sedangkan eksosmosis adalah keluarnya air dari dalam sel apabila konsentrasi larutan di luar sel lebih tinggi. 29. Jawaban: b Osmosis merupakan perpindahan molekul pelarut dari larutan berkonsentrasi rendah (hipotonik) ke larutan berkonsentrasi tinggi (hipertonik) melalui membran semipermeabel. Pelarut dalam hal ini air dari larutan Y akan masuk ke dalam umbi kentang sehingga tinggi larutan dalam kentang (X) naik. Hal ini mengakibatkan permukaan larutan Y turun karena sebagian molekul pelarutnya telah mengalir ke dalam umbi kentang.

30. Jawaban: b Endositosis merupakan proses pemasukan zat ke dalam sel. Proses ini melalui fagositosis dan pinositosis. Fagositosis yaitu proses memakan sel atau benda padat, sedangkan pinositosis yaitu proses penyerapan zat cair ke dalam sel. Adapun eksositosis merupakan proses pengeluaran zat dari dalam sel ke luar sel. Eksosmosis yaitu keluarnya air dari dalam sel apabila konsentrasi larutan di luar sel lebih tinggi. B. Uraian 1. Membran sel mempunyai beberapa fungsi sebagai berikut. a. Melindungi isi sel agar tidak keluar meninggalkan sel. b. Mengontrol zat-zat yang boleh masuk maupun keluar meninggalkan sel. c. Sebagai reseptor rangsang dari luar sel. 2. Sifat-sifat fisika pada matriks sitoplasma sebagai berikut. a. Efek Tyndal yaitu kemampuan matriks sitoplasma memantulkan cahaya. b. Gerak Brown yaitu gerak acak (zig zag) partikel koloid penyusun sitoplasma. c. Gerak siklosis yaitu gerak matriks sitoplasma berupa arus melingkar. d. Memiliki tegangan permukaan. e. Elektrolit yaitu memiliki kemampuan menghantarkan arus listrik. 3. Matriks nukleus (nukleoplasma) merupakan cairan nukleus berbentuk gel yang mengandung banyak substasi kimia, seperti ion-ion, protein, enzim, nukleotida, dan benang-benang kromatin yang terdiri atas DNA. Benang-benang kromatin yang memendek, menebal, dan mudah menyerap zat warna saat pembelahan sel disebut kromosom. 4. a. 1 = tilakoid 2 = grana 3 = stroma 4 = membran luar 5 = membran dalam b. Tilakoid (nomor 1) mengandung klorofil yang bertugas menangkap energi cahaya untuk proses fotosintesis. Oleh karena itu, tilakoid berfungsi sebagai tempat terjadinya fotosintesis yaitu pada tahap fotolisis air (reaksi terang). 5. Dinding sel lebih tebal daripada membran plasma. Namun, ada beberapa bagian dinding sel yang tidak mengalami penebalan. Bagian ini membentuk pori (noktah) atau saluran sehingga sitoplasma dapat keluar masuk melewatinya. Saluran ini dinamakan plasmodesmata. Plasmodesmata inilah yang memungkinkan terjadi hantaran impuls dari luar sel ke pusat sel.

Biologi Kelas XI

27

6. Mitokondria memiliki dua jenis membran yaitu membran luar dan membran dalam. Kedua membran ini bersifat kuat, fleksibel, stabil, dan tersusun dari lipoprotein. Membran dalam membentuk tonjolan-tonjolan yang disebut krista. Tonjolan-tonjolan tersebut berfungsi untuk memperluas permukaan agar penyerapan oksigen lebih efektif. Ruangan dalam mitokondria berisi cairan yang disebut matriks mitokondria. Di dalam matriks mitokondria terdapat enzim pernapasan, DNA, RNA, dan protein. 7. Sel tumbuhan muda memiliki banyak vakuola yang berukuran kecil-kecil. Sel tumbuhan akan tumbuh memanjang setelah mendapatkan protoplasma dalam jumlah yang tetap. Air diserap masuk vakuola dalam protoplasma hingga vakuola menggembung serta merentangkan dinding sel. Oleh karena dinding sel mengembang, protoplasma meregang semakin menjauh. Akhirnya, vakuola-vakuola yang berisi zat cair dan banyak jumlahnya itu bergabung sehingga terbentuklah satu vakuola besar yang mengisi hampir seluruh sel. 8. Perendaman ikan asin menggunakan larutan garam berkonsentrasi rendah bertujuan untuk mengurangi rasa asin pada ikan tersebut. Konsentrasi garam dalam tubuh ikan asin lebih tinggi daripada larutan garam maka garam akan berdifusi ke luar dari tubuh ikan menuju larutan garam di sekitarnya. Oleh karena itu, rasa asin pada ikan asin dapat berkurang. 9. Transpor pasif lebih menguntungkan sel karena molekul atau ion dapat diangkut keluar masuk sel tanpa membutuhkan energi. Perpindahan molekul terjadi secara spontan dan mengikuti gradien konsentrasi. Contoh transpor pasif yaitu difusi dan osmosis. 10. a. Kehilangan berat pada potongan kentang terjadi karena kentang berada di larutan hipertonik sehingga cairan dalam kentang berosmosis keluar sel. b. Kehilangan berat pada potongan kentang semakin besar jika direndam dalam larutan gula yang lebih pekat.

Bab II

Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan

A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: e Meristem apikal berperan dalam pertumbuhan dan diferensiasi ujung batang, akar, cabang, daun, dan kuncup bunga. 2. Jawaban: e Gambar 1 adalah jaringan epidermis yang merupakan jaringan pelindung. Gambar 2 adalah jaringan parenkim yang merupakan jaringan dasar. Gambar 3 adalah jaringan sklerenkim yang merupakan jaringan penyokong. Gambar 4 adalah jaringan xilem yang merupakan jaringan pengangkut. 3. Jawaban: b Jaringan meristem memiliki karakteristik selselnya masih aktif membelah, ukuran sel-selnya seragam (homogen) dan berada pada titik tumbuh. Sementara itu, jaringan xilem, jaringan floem, jaringan sklerenkim, dan jaringan epidermis termasuk jaringan dewasa. 4. Jawaban: c Epidermis akar membentuk modifikasi/diferensiasi menjadi rambut akar. Perisikel yang sejajar dengan xilem dapat berubah menjadi meristematis dan membentuk cabang akar. Jaringan kambium ke arah luar membentuk floem dan ke arah dalam membentuk xilem. 5. Jawaban: c Kolenkim merupakan jaringan penyokong pada organ yang masih muda dengan sel-sel yang masih hidup, dinding sel dari selulosa, serta penebalan tidak beraturan. Sementara itu, sklerenkim, merupakan jaringan penyokong pada organ-organ dewasa, dengan sel yang telah mati. Dinding sel sklerenkim tersusun dari lignin, epidermis, parenkim, dan endodermis bukanlah jaringan penyokong. 6. Jawaban: d Prokambium adalah bakal berkas pengangkut. Protoderm merupakan bakal epidermis. Meristem apikal akan membentuk ujung organ tanaman atas dan ujung akar. Tunas samping merupakan bakal tunas yang ada di samping. Meristem dasar akan berkembang menjadi jaringan dasar.

28

Kunci Jawaban dan Pembahasan

7. Jawaban: e Aerenkim merupakan parenkim yang berfungsi untuk menyimpan udara. Biasanya ditemukan pada tumbuhan air yang berfungsi sebagai alat pengapung. Sementara itu, parenkim asimilasi/klorenkim merupakan parenkim yang berfungsi untuk fotosintesis karena mengandung klorofil. Parenkim penimbun berfungsi untuk menyimpan makanan cadangan. Parenkim air berfungsi untuk menyimpan air pada tanaman xerofit, epifit, dan sukulen. 8. Jawaban: b Jaringan penguat terdiri atas kolenkim dan sklerenkim. Ciri-ciri jaringan sklerenkim sebagai berikut. 1) Memiliki dinding sel sekunder yang mengandung lignin. 2) Tersusun dari sel-sel mati. 3) Terdapat pada organ-organ yang tidak lagi mengadakan pertumbuhan dan perkembangan. Sementara itu, tersusun dari sel-sel hidup dan dindnig sel mengandung selulosa merupakan ciriciri kolenkim. 9. Jawaban: d Xilem terdiri atas sel-sel yang mati, sedangkan floem terdiri atas sel-sel yang masih hidup. Xilem berfungsi untuk mengangkut air dan garam mineral, sedangkan floem untuk mengedarkan hasil fotosintesis. Pernyataan nomor 1), 3), dan 4) merupakan persamaan xilem dan floem. Serabut xilem dan serabut floem mempunyai dinding sekunder yang tebal dan berfungsi sebagai penguat. 10. Jawaban: a Pengangkutan ekstravaskular merupakan pengangkutan di luar pembuluh angkut yang terjadi di akar. Sementara itu, pengangkutan intravaskular merupakan pengangkutan zat melalui pembuluh angkut xilem dan floem. B. Uraian 1.
Pembeda Keaktifan membelah Ukuran sel Dinding sel Jaringan Meristem Aktif membelah Relatif kecil Tipis Jaringan Dewasa Tidak ada aktivitas pembelahan sel Relatif lebih besar Mengalami penebalan sesuai dengan fungsinya Besar Ada Sedikit Kadang-kadang sel telah mati

Vakuola Ruang antarsel Sitoplasma Sel

Tidak ada atau sangat kecil Tidak ada Banyak Sel hidup

2. Parenkim terbagi menjadi 5 berdasarkan fungsinya sebagai berikut. a. Parenkim udara (aerenkim) b. Parenkim penyimpan (berfungsi sebagai penyimpan makanan cadangan) c. Parenkim air (untuk menyimpan air pada tanaman xerofit, epifit, dan sukulen) d. Parenkim asimilasi untuk fotosintesis biasanya terdapat pada daun atau batang yang berwarna hijau. e. Parenkim pengangkut yang berperan dalam proses pengangkutan zat dan dapat ditemukan di sekitar floem dan xilem. 3. Gambar tersebut merupakan jaringan floem. Jaringan floem terdiri atas sel-sel tapis, sel pengiring, sel albumin, parenkim floem, dan serabut floem. a. Sel tapis memiliki bentuk seperti tabung dengan ujung yang berlubang-lubang. Sel tapis saling berhubungan dengan sel tapis yang lainnya dengan berlekatan antara dinding ujung sel di bawah atau di atasnya. Deretan sel memanjang ini disebut pembuluh tapis. b. Sel pengiring berupa deretan sel yang hidup dan menyerupai sel-sel parenkim. Sel pengiring berperan dalam transportasi zat makanan. Sel pengiring tidak dijumpai pada tumbuhan Gymnospermae dan Pteridophyta. c. Sel albumin terletak di dekat sel tapis yang merupakan sel parenkim yang mengandung banyak zat albumin. Sel albumin menyusun jari-jari empulur. Sel ini dijumpai pada tanaman Gymnospermae dan memiliki fungsi yang sama dengan sel panjang. d. Parenkim floem, merupakan parenkim yang terletak di bagian buluh tapis, berfungsi sebagai tempat menyimpan cadangan amilum, lemak, dan zat organik lainnya. e. Serabut floem berbentuk panjang dan ujungujungnya saling berhimpitan. Dinding sel serabut floem mengalami penebalan sekunder sehingga berfungsi sebagai penguat floem. 4. a. Kolenkim angular mengalami penebalan pada bagian-bagian sudut dinding sel. b. Kolenkim lamelar mengalami penebalan pada dinding-dinding sel yang tangensial. c. Kolenkim tubular (lakuna) mengalami penebalan dinding pada permukaan yang berhadapan dengan ruang antarsel. 5. Tiga teori yang mendukung konsep pengangkutan air dan mineral dari tanah ke dalam tubuh tumbuhan sebagai berikut.

Biologi Kelas XI

29

a.

b.

c.

Teori Dixon Joly, menyatakan bahwa air naik ke atas karena daun melakukan transpirasi sehingga air tertarik ke atas. Air selalu bergerak dari daerah basah ke daerah kering. Teori tekanan akar, menyatakan bahwa air dan mineral naik ke atas karena adanya tekanan akar akibat adanya perbedaan konsentrasi air dalam air tanah dengan cairan pada saluran xilem. Teori vital, menyatakan bahwa air dari akar dapat naik menuju daun karena adanya selsel hidup, misal sel-sel parenkim dan jari-jari empulur di sekitar xilem.

A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: a Perikambium atau perisikel dapat bersifat meristematis kembali pada pangkal batang yang disetek sehingga tumbuh dan berkembang menjadi akar. Peristiwa ini juga terjadi pada batang tanaman yang dicangkok. 2. Jawaban: c Keterangan gambar: 1 = Epidermis 4 = Xilem 2 = Korteks 5 = Floem 3 = Endodermis 3. Jawaban: a Aktivitas kambium membentuk xilem sekunder akan mengakibatkan terbentuknya lingkaran tahun. Epidermis dan parenkim merupakan jaringan dewasa yang tidak aktif membelah. Felogen merupakan kambium gabus. Felogen ke arah luar membentuk felem dan ke arah dalam membentuk parenkim gabus (feloderm). Felogen, felem, dan feloderm akan membentuk jaringan kulit gabus (periderm). 4. Jawaban: b Makanan cadangan pada tumbuhan disimpan dalam jaringan parenkim. Jaringan parenkim yang berfungsi untuk menyimpan makanan cadangan disebut parenkim penimbun. Sklerenkim dan kolenkim merupakan jaringan penyokong. Epidermis merupakan jaringan pelindung. Palisade merupakan jaringan yang berperan dalam fotosintesis. 5. Jawaban: b Tumbuhan Monocotyledoneae dan Dicotyledoneae memiliki endodermis, contoh padi, mangga, dan bunga merak. Tumbuhan Gymnospermae tidak memiliki endodermis, contoh pakis haji dan melinjo.

6. Jawaban: b Calyx (kelopak bunga) merupakan pembungkus bunga saat kuncup yang umumnya berwarna hijau. Petala merupakan daun mahkota. Corolla merupakan mahkota bunga, receptacle merupakan dasar bunga, dan sepalae merupakan daun kelopak. 7. Jawaban: b Pada bagian dalam dari korteks terdapat endodermis. Sel-sel endodermis mengalami penebalan dinding sel oleh suberin atau gabus sehingga dalam pengamatan mikroskopis, sel-sel endodermis tampak lebih gelap. Kambium terletak di antara xilem dan floem. Parenkim tersebar hampir di seluruh organ tumbuhan. Perisikel terletak di bagian dalam endodermis. Perisikel adalah bagian terluar dari stele. 8. Jawaban: b Pada gambar terlihat rambut-rambut akar yang hanya terdapat pada organ akar. Pada bagian tengah tampak jaringan xilem yang berbentuk seperti bintang dan di sebelah luarnya terdapat jaringan floem. Ciri-ciri tersebut merupakan ciriciri Dicotyledoneae. Pada akar Monocotyledoneae jaringan xilem terletak berselang-seling dengan jaringan floem. 9. Jawaban: e Endokarp merupakan lapisan dalam buah yang mengelilingi biji dan bersifat tebal serta keras. Endokarp pada buah kelapa berupa tempurung kelapa. Eksokarp merupakan kulit terluar buah, ada yang keras dan ada yang lunak. Eksokarp pada buah kelapa berupa bagian yang keras berwarna hijau. Mesokarp merupakan lapisan tengah yang tebal. Pada buah kelapa, mesokarp berupa serabut kelapa. Mesokarp pada beberapa jenis buah disebut sebagai daging buah. Perikarp merupakan bagian-bagian buah yang meliputi eksokarp, mesokarp, dan endokarp. 10. Jawaban: c Meristem interkalar terletak pada pangkal ruas batang dan berperan dalam pemanjangan batang rumput-rumputan Poaceae. Rumput tidak memiliki meristem sekunder, meristem lateral, dan kambium. B. Uraian 1. Jaringan epidermis akar memiliki dinding sel yang tipis sehingga mudah dilewati air. Epidermis akar membentuk derivat rambut-rambut akar yang berfungsi untuk memperluas bidang penyerapan. Jaringan epidermis batang memiliki dinding sel yang tebal dilapisi kutikula, sehingga air atau benda asing tidak dapat masuk melalui epidermis.

30

Kunci Jawaban dan Pembahasan

Derivat epidermis batang adalah lentisel yang berfungsi untuk membantu pertukaran gas-gas dalam tubuh tumbuhan. 2.
Pembeda Empulur Berkas pengangkut Dicotyledoneae Ada, berupa parenkim sentral Tipe kolateral terbuka/ bikolateral, ukuran seragam, dan tersusun dalam lingkaran Ada, berupa deretan parenkim di antara berkas pengangkut Ada, terdiri atas parenkim dan sklerenkim Nyata Terdiri atas beberapa lapis Monocotyledoneae Tidak ada Tipe kolateral tertutup/ konsentris amfivasal, ukuran makin besar ke arah dalam dan tersusun tersebar Tidak ada

Jari-jari empulur Perisikel Endodermis Korteks

Tidak terdiferensiasi Tidak nyata Parenkim berkesinambungan hingga ke tengah batang

3. Bagian yang dihilangkan saat mencangkok batang adalah dari kulit luar hingga lapisan kambium. Jika kambium tidak dibersihkan dengan benar, kambium dapat membentuk floem kembali. Floem dihilangkan agar aliran zat-zat makanan dari daun tidak dapat dialirkan ke bawah sehingga pada sayatan atas akan terjadi penumpukan auksin dan karbohidrat. Adanya penumpukan auksin dan karbohidrat tersebut akan merangsang terbentuknya akar pada batang bagian atas sayatan. 4. a. Epidermis, berfimso melindungi jaringan di dalamnya. b. Stomata, tempat pertukaran gas dan transpirasi. c. Berkas pengangkut, terdiri atas xilem dan floem. Floem berfungsi untuk mengangkut zat hasil fotosintesis dari daun ke seluruh tubuh. Xilem berfungsi untuk mengangkut air dan unsur hara dari akar ke daun. d. Mesofil dibagi menjadi 2 jaringan yaitu palisade dan spons (bunga karang) yang berfungsi sebagai tempat fotosintesis. 5. Dinding sel endodermis mengalami penebalan gabus yang disebut pita kaspari. Adanya penebalan ini mengakibatkan tidak semua bagian endodermis bisa dilalui air. Hanya bagian endodermis yang tidak mengalami penebalan suberin saja yang bisa dilalui air. Sel ini disebut sel penerus. Adanya sel panerus ini memungkinkan air dapat sampai ke silinder pusat. 6. Gambar tersebut merupakan gambar trikoma yang terletak pada permukaan daun. Trikoma merupakan modifikasi dari epidermis. Fungsi trikoma pada daun adalah untuk mengurangi penguapan akibat melindungi dari hewan pengganggu, dan untuk meneruskan rangsang.

7. Lapisan kulit pada biji melinjo sebagai berikut. a. Kulit luar (sarkotesta) Sarkotesta merupakan kulit yang tebal berdaging dan Endotesta berwarna merah/hijau. b. Kulit tengah (sklerotesta) merupakan Sklerotesta lapisan yang keras, kuat, dan berkayu. c. Kulit dalam (endotesta) merupakan lapisan tipis seperti selaput yang melekat pada inti biji. 8. a. Bunga lengkap merupakan bunga yang memiliki perhiasan bunga dan bagian perkembangbiakan yang lengkap. b. Bunga tidak lengkap adalah bunga yang hanya memiliki perhiasan bunga saja atau bunga yang hanya memiliki alat perkembangbiakan saja. c. Bunga sempurna, bunga yang memiliki alat perkembangbiakan jantan dan betina (berumah satu). d. Bunga tidak sempurna, bunga yang hanya memiliki satu jenis alat perkembangbiakan, jantan atau betina saja (berumah dua). 9. Karena buah nangka dan buah pandan terbentuk dari beberapa bakal buah dari beberapa bunga yang terkumpul menjadi satu. 10. Empulur terdiri dari parenkim yang berfungsi sebagai tempat penyimpan makanan cadangan dan sebagai tempat penyimpan sisa metabolisme yang tidak berguna bagi tumbuhan, seperti resin dan tanin.

A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: b Setiap sel tumbuhan memiliki kemampuan untuk beregenerasi menjadi tanaman yang lengkap. Teori ini disebut teori totipotensi. Teori totipotensi mendasari penerapan teknik kultur jaringan. 2. Jawaban: e Sterilisasi pada alat, bahan, dan ruangan bertujuan untuk menghindari kontaminasi mikrobia seperti jamur dan bakteri. 3. Jawaban: e Berdasarkan teori totipotensi, setiap sel tumbuhan mempunyai kemungkinan untuk tumbuh menjadi tanaman yang lengkap. Baik potongan bagian tanaman yang masih muda atau yang sudah dewasa sama-sama bisa tumbuh dan berkembang menjadi tanaman yang lengkap. Jadi, keempat bagian tumbuhan tersebut dapat dijadikan eksplan.

Biologi Kelas XI

31

4. Jawaban: b Penanaman eksplan harus dilakukan pada ruangan tertutup dan telah disterilkan seperti entkas atau laminar air flow. Ruang laboratorium terlalu besar untuk penanaman dan memboroskan tempat dan bahan sterilisasi. 5. Jawaban: d 1) Subkultur : pemindahan eksplan ke media baru. 2) Aklimatisasi : proses penyesuaian atau adaptasi plantlet terhadap kondisi lingkungan yang baru. 3) Inokulasi : penanaman eksplan pada media kultur. 4) Sterilisasi : proses ini bertujuan agar eksplan media dan peralatan bebas dari hama, jamur, bakteri, dan virus. 5) Isolasi : pengambilan sebagian sel, jaringan, atau organ yang akan digunakan sebagai eksplan. 6. Jawaban: b NaClO merupakan bahan kimia yang terdapat pada bahan pemutih. Bahan kimia ini berfungsi membunuh kuman (desinfektan) sehingga dapat digunakan untuk sterilisasi eksplan. Adapun pembuatan media padat biasanya menggunakan bahan agar-agar. Penanaman eksplan dan subkultur membutuhkan media kultur yang berisi unsur mikro dan makro. Aklimatisasi biasanya menggunakan campuran tanah dan pasir yang telah disterilisasi. 7. Jawaban: e Unsur-unsur yang terkandung dalam media kultur jaringan sebagai berikut. 1) Bahan pemadat: agar-agar, gelrite, dan phytagel. 2) Garam-garam anorganik: unsur makro dan mikro. 3) Zat-zat organik: gula, myo-inositol, vitamin, asam amino, dan zat pengatur tumbuh. 4) Substansi organik kompleks: air kelapa, ekstrak buah-buahan, ekstrak yeast, pepton, tripton, dan hidrolisat kasein. 5) Bahan tambahan: arang aktif. 8. Jawaban: b Lingkungan fisik seperti suhu dan cahaya (penyinaran) dalam ruangan tersebut perlu dikontrol untuk mendukung pertumbuhan yang optimal. Proses sterilisasi dan penanaman eksplan juga memerlukan ruangan yang steril, tetapi suhu dan cahaya tidak perlu dikontrol secara ketat. Eksplan yang telah ditanam pada media diletakkan dalam ruangan yang steril dengan pencahayaan dan suhu yang terkontrol. Ruangan yang diguna32

kan untuk membersihkan alat-alat laboratorium dan memindahkan plantlet dari botol kultur tidak mutlak harus steril, tetapi harus bersih. 9. Jawaban: d 2,4-D (2,4-dichlorophenoxyacetic acid) merupakan auksin sintetis yang sering ditambahkan dalam media kultur jaringan. Selain 2,4-D, auksin sintetis yang juga sering digunakan adalah NAA dan IBA. Adapun contoh sitokinin sintetis adalah BAP, sedangkan asam absisat sintetis adalah ABA. Hormon giberelin yang sering digunakan dalam kultur jaringan yaitu GA3. Hormon etilen jarang digunakan dalam kultur jaringan. 10. Jawaban: e Aklimatisasi merupakan kegiatan memindahkan plantlet dari ruangan kultur ke lingkungan yang teduh. Tindakan ini bertujuan untuk mengadaptasikan plantlet dengan lingkungannya yang baru. Plantlet ditanam di polybag dan diletakkan di bawah sungkup agar terlindung dari cahaya matahari langsung. Setelah bibit hasil kultur mampu beradaptasi dengan lingkungan barunya maka sungkup dilepaskan. Plantlet secara perlahan-lahan dipindahkan ke tempat yang langsung terkena cahaya matahari. Pemeliharaan selanjutnya sama dengan bibit yang dihasilkan dari biji. B. Uraian 1. Jaringan tumbuhan merupakan jaringan yang tersusun atas sel-sel yang mempunyai kemampuan totipotensi yaitu tumbuhan mempunyai kemampuan membelah, memanjang, dan berdiferensiasi yang tidak terbatas sehingga jaringan meristem dapat ditumbuhkembangkan menjadi individu baru. 2. Keberhasilan kultur jaringan ditentukan oleh beberapa faktor berikut. a. Eksplan yang digunakan berupa jenis tanaman, jenis jaringan, ukuran eksplan, kondisi tanaman induk, dan musim saat pengambilan eksplan. b. Perbandingan komposisi senyawa kimia dalam media tanam. c. Kondisi lingkungan, misal cahaya, suhu, kelembapan, pH, dan kepadatan media. d. Kondisi kultur dan lingkungan yang steril. 3. Subkultur dilakukan untuk menjamin ketersediaan nutrisi bagi eksplan. Eksplan yang ditanam dalam suatu media akan menggunakan nutrien yang terkandung dalam media tersebut maka nutrien dalam media tersebut semakin lama semakin habis sehingga eksplan perlu dipindahkan ke media yang baru melalui subkultur. Jika tidak dilakukan subkultur, pertumbuhan eksplan akan terhambat atau mati karena kekurangan nutrisi.

Kunci Jawaban dan Pembahasan

4. Beberapa teknik kultur jaringan sebagai berikut. a. Kultur meristem, eksplan yang digunakan berupa jaringan meristem. b. Kultur protoplas, eksplan berupa protoplas. c. Kultur kloroplas, eksplan berupa kloroplas dan biasanya digunakan untuk fusi protoplasma. d. Kultur pollen atau kultur anther, eksplan yang digunakan berupa putik atau benang sari. e. Fusi protoplas, teknik menggabungkan dua protoplas sehingga dihasilkan tanaman dengan sifat yang baru. 5. Tahapan-tahapan yang dilakukan dalam teknik kultur jaringan sebagai berikut. a. Tahapan persiapan dan sterilisasi eksplan Tahap persiapan dilakukan dengan pembuatan media tanam dan sterilisasi alat. Media tanam berupa media agar yang ditambahkan unsur mineral makro, mineral mikro, vitamin, dan zat pengatur tumbuh. Media harus disterilkan menggunakan uap panas bertekanan tertentu dan waktu tertentu agar aseptis. Alat yang digunakan untuk sterilisasi media dan peralatan disebut autoklaf. Selanjutnya dilakukan pengambilan eksplan dari tanaman yang sehat. b. Tahapan inokulasi Pada tahap ini dilakukan penanaman eksplan dalam ruangan tertutup yang telah disterilkan. Eksplan disterilkan menggunakan larutan NaClO dan dipotong-potong kecil kemudian ditanam dalam media tanam. Eksplan dalam media kultur ini kemudian dipelihara di dalam ruangan aseptis yang terkontrol suhu dan pencahayaannya. c. Tahap subkultur Pada tahap ini dilakukan pemindahan eksplan ke dalam media tanam yang baru. Komposisi hormon dalam media tanam yang baru biasanya berbeda dengan komposisi hormon pada media yang digunakan untuk subkultur. d. Tahap aklimatisasi Aklimatisasi dilakukan agar plantlet beradaptasi dengan lingkungannya yang baru. Plantlet ditanam dalam polybag dan diletakkan di tempat yang teduh. Seiring dengan pertumbuhannya, intensitas cahaya yang mengenai tanaman hasil kultur ditambah. Setelah bibit hasil kultur jaringan beradaptasi, bibit ditanam pada lingkungan alamiahnya.

A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: d Ujung akar merupakan bagian akar yang terdiri atas sel-sel yang bersifat meristematis. Sel-selnya mudah rusak apabila terjadi gesekan dengan tanah. Oleh karena itu, pada bagian luar ujung akar terdapat tudung akar atau kaliptra yang akan melindungi bagian tersebut saat akar memanjang menembus tanah. Bagian yang menyerap unsur hara yaitu bulu-bulu akar. Bagian yang mengedarkan hasil fotosintesis adalah jaringan pengangkut. Bagian yang membentuk cabang akar adalah perikambium. Bagian yang memperkuat perakaran adalah jaringan penyokong. 2. Jawaban: d Pada akar tumbuhan Dicotyledoneae, antara korteks dan silinder pusat terdapat endodermis. Jaringan xilem terletak di sebelah dalam kambium. Jaringan floem terletak di sebelah luar kambium. Silinder pusat merupakan bagian terdalam dari batang. 3. Jawaban: b Jaringan penguat/penyokong tumbuhan terdiri atas jaringan sklerenkim dan kolenkim. Jaringan penyokong yang memiliki ciri-ciri di atas adalah kolenkim. Sementara itu, jaringan penyokong berupa sklerenkim tersusun atas sel-sel yang telah mati, penebalan sekunder terjadi di seluruh bagian dinding sel, dan terletak pada jaringan dewasa. 4. Jawaban: b Keterangan gambar: 1 = jaringan epidermis 2 = jaringan palisade 3 = rongga udara 4 = jaringan pengangkut 5 = stomata Jaringan palisade merupakan jaringan pada daun yang mengandung banyak klorofil. Jaringan ini berperan dalam proses fotosintesis. Pada jaringan epidermis, rongga udara, jaringan pengangkut, dan stomata tidak terdapat klorofil sehingga pada bagian tersebut tidak terjadi fotosintesis. 5. Jawaban: c Jaringan yang terlihat pada gambar adalah jaringan xilem. Penyusun jaringan xilem, antara lain unsur trakeal (trakea dan trakeida), serabut xilem, dan parenkim xilem. Sel pengiring terdapat pada floem yang berfungsi untuk mengalirkan zat makanan melalui pembuluh tapis.

Biologi Kelas XI

33

6. Jawaban: d Kambium fasikuler dan kambium gabus merupakan jenis meristem sekunder. Kolenkim dan parenkim termasuk jaringan dewasa. Pada ujung akar terdapat meristem apikal yang merupakan titik tumbuh primer. 7. Jawaban: b
Jenis Tanaman a. b. c. d. e. Keladi Durian Pisang Waru Bakau Jenis Trikoma Trikoma hidatoda Rambut bersisik Kelenjar madu Rambut bercabang Kelenjar garam

8. Jawaban: c Jaringan yang mempunyai ciri-ciri tersebut adalah jaringan epidermis yang berfungsi melindungi tumbuhan dari pengaruh luar. Tempat pertukaran gas merupakan fungsi stomata. Memperkukuh tubuh tumbuhan merupakan fungsi jaringan kolenkim dan sklerenkim. Fotosintesis terjadi pada jaringan palisade dan jaringan bunga karang. Sebagai alat pengangkutan merupakan fungsi jaringan xilem dan floem. 9. Jawaban: e Sklerenkim tersusun atas serabut sklerenkim (serat sklerenkim) dan sklereid (sel-sel batu). Serabut sklerenkim berbentuk panjang dan terletak dalam bentuk untaian atau lingkaran. Sementara itu, sklereid berukuran lebih pendek dan mempunyai bentuk yang tidak beraturan. Tempurung hampir seluruhnya tersusun dari skereid sehingga mempunyai struktur keras. 10. Jawaban: c Dinding sel-sel penyusun endodermis mengalami penebalan dari suberin dan kutin sehingga membentuk seperti pita yang dikenal sebagai pita kaspari. 11. Jawaban: c
Korteks Epidermis Endodemis Stele

12. Jawaban: d Kambium intravasikuler adalah kambium yang terletak di antara xilem dan floem. Nomor 1 = korteks Nomor 2 = xilem Nomor 3 = floem Nomor 4 = kambium intravaskular Nomor 5 = kambium intervaskular

13. Jawaban: a Jaringan penguat atau jaringan penyokong terdiri atas jaringan kolenkim dan jaringan sklerenkim. Jaringan kolenkim merupakan jaringan penguat pada bagian tanaman yang masih muda. Adapun jaringan sklerenkim merupakan jaringan penguat pada bagian tanaman yang sudah dewasa. Jaringan epidermis merupakan jaringan pelindung. Jaringan parenkim merupakan jaringan dasar. Jaringan floem merupakan jaringan pengangkut. 14. Jawaban: e Bagian yang diberi tanda X adalah sklerenkim. Sklerenkim berfungsi untuk menguatkan bagian tumbuhan yang sudah dewasa. Melindungi tumbuhan dari pengaruh luar merupakan fungsi dari epidermis. Menyimpan makanan cadangan adalah fungsi dari parenkim penimbun. Sebagai tempat proses fotosintesis merupakan fungsi jaringan mesofil daun. Mengangkut dan mengedarkan zat-zat makanan dari daun ke seluruh bagian tumbuhan merupakan fungsi floem. 15. Jawaban: d Meskipun kulit kayu disayat melingkar sehingga sebagian batang hanya tersisa kayunya, bagian atas sayatan tetap hidup karena xilem masih tetap ada dan berfungsi dengan baik. Pada bagian sayatan kulit atas akan terlihat ada cairan yang keluar merupakan hasil dari fotosintesis yang diangkut floem tetapi tidak dapat tersalur pada sayatan kulit bawah karena terpotong. 16. Jawaban: b Pada tumbuhan Dicotyledoneae jaringan gabus dibentuk oleh kambium gabus (felogen) yang terletak di bawah epidermis. Felogen terbagi menjadi dua yaitu felem dan feloderm. Felem adalah jaringan gabus yang dibentuk oleh kambium gabus ke arah luar dan feloderm adalah jaringan gabus yang dibentuk oleh kambium gabus ke arah dalam. 17. Jawaban: e Keterangan gambar: 1 = jaringan epidermis, sebagai jaringan pelindung 2 = jaringan palisade, tempat terjadinya fotosintesis 3 = jaringan spons, tempat terjadinya fotosintesis dan tempat menyimpan sementara hasil fotosintesis 4 = jaringan pengangkut, terdiri atas xilem yang mengangkut unsur hara dan air menuju ke daun dan floem yang mengangkut hasil fotosintesis ke seluruh bagian tumbuhan. 5 = sel penutup pada stomata, sebagai tempat pertukaran gas

34

Kunci Jawaban dan Pembahasan

18. Jawaban: e Keterangan gambar: 1 = jaringan epidermis 2 = jaringan floem primer 3 = jaringan floem sekunder 4 = jaringan kambium 5 = jaringan xilem sekunder Jaringan epidermis berfungsi melindungi jaringan di bawahnya. Jaringan floem primer dan floem sekunder berfungsi mengedarkan hasil fotosintesis ke seluruh bagian tumbuhan. Jaringan kambium berfungsi membentuk jaringan floem dan jaringan xilem. Jaringan xilem berfungsi mengangkut air dan unsur hara dari dalam tanah. 19. Jawaban: c Jaringan mesofil pada daun ada dua macam yaitu jaringan palisade dan bunga karang. Jaringan bunga karang tersusun dari sel-sel yang bentuknya beraturan dan susunannya tidak rapat. Akibatnya, jaringan bunga karang memiliki banyak ruang antarsel. Jaringan palisade memiliki sel-sel yang tersusun rapat. Jaringan epidermis, xilem, dan floem bukan jaringan mesofil daun. 20. Jawaban: a Sel-sel epidermis pada biji kapas dapat mengalami modifikasi menjadi serat-serat kapas yang merupakan bahan baku benang. Sel parenkim, kolenkim, sklerenkim, dan meristem tidak dapat mengalami modifikasi menjadi serat. 21. Jawaban: d Batang tumbuhan Monocotyledoneae dan Dicotyledoneae sama-sama memiliki epidermis dan jaringan pengangkut. Pada batang Monocotyledoneae tidak terdapat kambium sedangkan batang Dicotyledoneae terdapat kambium. Letak jaringan pengangkut pada batang Monocotyledoneae tersebar, sedangkan letak jaringan pengangkut pada batang Dicotyledoneae tersusun dalam lingkaran. 22. Jawaban: d Endodermis hanya terdapat pada batang tumbuhan berbiji terbuka dan tumbuhan Dicotyledoneae. Pinus merupakan tumbuhan berbiji terbuka. Pacar air, bayam, dan jeruk adalah tumbuhan Dicotyledoneae. Endodermis tidak terdapat batang tumbuhan Monocotyledoneae, contoh kelapa. 23. Jawaban: d Teori tekanan akar menyatakan bahwa air dan mineral naik ke atas dari akar menuju daun karena faktor tekanan akar. Tekanan akar terjadi jika terdapat perbedaan konsentrasi air dalam tanah dengan cairan pada saluran xilem. Tekanan akar paling tinggi terjadi pada malam hari dan dapat mengakibatkan merembesnya tetes-tetes air dari daun tumbuhan (gutasi) melalui saluran yang disebut hidatoda.

24. Jawaban: d Lateks merupakan salah satu hasil metabolit sekunder yang kemudian disimpan dalam jaringan parenkim. 25. Jawaban: a Bagian yang ditunjuk adalah kutikula yang melapisi permukaan epidermis. Kutikula berfungsi untuk mencegah penguapan air. Bagian yang berfungsi melindungi jaringan di bawahnya adalah epidermis. Bagian yang berfungsi mengangkut unsur hara adalah xilem. Bagian yang berfungsi sebagai tempat pertukaran gas adalah stomata. Bagian yang berfungsi sebagai tempat fotosintesis adalah jaringan palisade dan jaringan spons. 26. Jawaban: b Bagian yang membesar, berdaging lunak, dan berair pada jambu monyet merupakan perkembangan dari tangkai bunga. Buah jambu monyet yang sebenarnya adalah bagian yang berbentuk kecil dan berkulit keras yang sering kita kenal sebagai mete. 27. Jawaban: d Penebalan zat gabus pada dinding endodermis disebut pita kaspari. Penebalan ini tidak dapat dilalui air. Namun, tidak semua sel-sel endodermis mengalami penebalan sehingga air dapat masuk ke stele. Sel-sel yang tidak mengalami penebalan dinamakan sel penerus/sel peresap. 28. Jawaban: c Jaringan kolenkim adalah jaringan penyokong pada tumbuhan yang mengalami penebalan tidak teratur pada dinding selnya. Dinding sel pada jaringan kolenkim mengalami penebalan sekunder oleh selulosa, hemiselulosa, dan pektin. Adapun lignin merupakan zat yang ditemukan pada penebalan dinding sel pada jaringan sklerenkim. 29. Jawaban: b Jaringan penyusun daun terdiri atas epidermis, stomata, berkas pengangkut, dan mesofil. Mesofil daun Monocotyledoneae hanya tersusun dari parenkim spons. Adapun mesofil daun Dicotyledoneae tersusun dari parenkim palisade dan parenkim spons. 30. Jawaban: c Kepala putik merupakan bagian bunga yang berkembang dan ikut membentuk buah manggis. Daun kelopak merupakan bagian bunga yang ikut menyusun pembentukan buah terong. Tangkai putik merupakan bagian bunga yang ikut menyusun pembentukan buah jagung. Tangkai bunga merupakan bagian bunga yang ikut menyusun pembentukan buah jambu monyet. Dasar bunga merupakan bagian bunga yang ikut menyusun pembentukan buah tanaman elo.

Biologi Kelas XI

35

B. Uraian 1. a. Berdasarkan sifatnya, jaringan tumbuhan dibedakan menjadi jaringan meristem (embrional) dan jaringan dewasa. b. Perbedaan jaringan meristem dan jaringan dewasa adalah sebagai berikut.
Pembeda Sifat sel Sel penyusun Jaringan Meristem Aktif membelah Belum mengalami diferensiasi atau spesialisasi fungsi Tipis Kecil/tidak ada Banyak Jaringan Dewasa Tidak aktif membelah Telah mengalami diferensiasi dan spesialisasi fungsi Tebal Besar Sedikit

b.

Bagian nomor 3 dan nomor 6 berwarna merah karena keduanya merupakan jaringan xilem yang berfungsi untuk mengangkut air dan zat terlarut (warna merah) dari akar menuju daun sehingga bagian yang berwarna merah menunjukkan jaringan xilem.
Xilem Sel-sel mati dengan dinding sel yang tebal Trakea Trakeid Serat xilem Parenkim xilem Floem Sel-sel hidup dan selsel mati Unsur tapis Sel pengiring Sel albumin Parenkim floem

6.
Pembeda Sel-sel penyusun Unsur-unsur penyusun

Dinding sel Vakuola Sitoplasma

2. Parenkim berdasarkan bentuknya dibedakan menjadi empat macam berikut. a. Parenkim palisade, berbentuk panjang, tegak dan mengandung kloroplas. Parenkim ini menyusun mesofil daun. b. Parenkim bunga karang, bentuk dan ukuran sel bunga karang tidak teratur dengan ruang antarsel relatif lebih besar. c. Parenkim lipatan, merupakan parenkim yang dinding selnya mengalami lipatan ke arah dalam serta banyak mengandung kloroplas. d. Parenkim bintang, berbentuk seperti bintang dan bersambungan pada ujung-ujungnya. 3. a. Stoma, terdapat pada epidermis daun atau pada batang yang masih muda. Stomata berfungsi sebagai tempat pertukaran gas-gas O2 dan CO2. b. Sel kipas, terdapat pada epidermis daun Poaceae. Sel kipas berfungsi untuk mencegah penguapan yang berlebihan. c. Trikoma, berupa tonjolan atau rambut di antara sel epidermis pada daun, bunga, buah, atau akar. Beberapa fungsi trikoma yaitu sebagai jaringan pelindung (terutama untuk mencegah penguapan berlebihan), sebagai alat pengisap air dan garam-garam mineral, membantu penyebaran biji, sebagai alat ekskresi, dan sebagai alat penerus rangsang dari luar. 4. a. Aerenkim adalah parenkim yang berfungsi untuk menyimpan udara karena mempunyai banyak ruang antarsel. b. Aerenkim terdapat pada batang dan daun tumbuhan hidrofit. 5. a. Warna merah terdapat pada bagian nomor 3 dan nomor 6.

7. Tempurung kelapa memiliki struktur yang sangat keras dan tebal karena mengandung sel sklereid yang berkelompok. Sel sklereid sangat keras karena dinding sel mengalami penebalan sekunder oleh lignin. Sel sklereid termasuk penyusun jaringan penyokong sklerenkim. 8. Stomata Kutikula

Rongga udara Mesofil Xilem Floem


Kutikula

Sklerenkim

Sklerenkim Epidermis bawah

Penampang melintang daun Monocotyledoneae


Epidermis

Mesofil

Xilem Sklerenkim Floem

Struktur daun Monocotyledoneae

Pembeda mesofil Dicotyledoneae , dan Monocotyledoneae adalah pada mesofil daun dan Dicotyledoneae terdapat parenkim palisade dan parenkim spons (jaringan bunga karang), sedangkan pada mesofil daun Monocotyledoneae, hanya berupa jaringan bunga karang atau parenkim spons.

36

Kunci Jawaban dan Pembahasan

9. Perbedaan struktur batang Dicotyledoneae dan Monocotyledoneae.


Pembeda Korteks Dicotyledoneae Terdiri atas beberapa lapis sel parenkim. Terlihat jelas seperti lapisan sel kompak yang bergelombang. Terdiri atas parenkim dan sklerenkim. Berupa deretan parenkim di antara berkas pengangkut. Berupa parenkim sentral tersusun melingkar. Tipe kolateral terbuka/ bikolateral. Monocotyledoneae Parenkim berkesinambungan sampai bagian tengah batang. Tidak tampak.

Endodermis

Perisikel Jari-jari empulur Empulur Berkas pengangkut

Tidak terdiferensiasi. Tidak ada.

Tidak ada. Tipe kolateral tertutup atau konsentris amfivasal.

10. Jaringan-jaringan penyusun silinder pusat pada akar tumbuhan Dicotyledoneae sebagai berikut. a. Perisikel/perikambium Perisikel/perikambium merupakan lapisan terluar dari stele. Perisikel akan tumbuh ke arah luar membentuk cabang akar. b. Berkas pembuluh angkut/vasis Berkas pembuluh angkut/vasis terdiri atas xilem dan floem yang tersusun bersisian menurut arah jari-jari. Pada akar Dicotyledoneae, di antara xilem dan floem terdapat jaringan kambium. c. Empulur Empulur terletak di bagian paling dalam yang terdiri atas parenkim.

Bab III

Struktur dan Fungsi Jaringan pada Hewan Vertebrata

A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: b


Jaringan a. Epitel kubus selapis Letak Kelenjar air liur, retina mata, dinding ovarium, dan saluran dalam nefron ginjal. Kulit, rongga mulut, esofagus, laring, vagina, anus, dan rongga hidung. Dinding dalam lambung, usus, kantong empedu, rahim, saluran pernapasan bagian atas, dan saluran pencernaan. Lapisan konjungtiva, dinding dalam kelopak mata, laring, faring, dan uretra. Rongga hidung dan trakea.

b. c.

Epitel pipih berlapis Epitel silindris selapis

d. e.

Epitel silindris berlapis Epitel berlapis semu

2. Jawaban: a Jaringan epitel transisional terdapat pada kantong kemih, ureter, dan pelvis ginjal. Lambung dan usus halus tersusun dari epitel silindris selapis. Adapun faring dan uretra tersusun dari epitel silindris berlapis. 3. Jawaban: a Ciri-ciri pada soal adalah ciri-ciri jaringan tulang rawan hialin. Tulang rawan elastis mempunyai matriks berwarna keruh kekuningan terdapat pada epiglotis dan daun telinga. Tulang rawan fibrosa gelap keruh terdapat pada ruas-ruas tulang belakang dan persendian. Sementara itu, tulang kompak dan spons termasuk jaringan tulang keras. 4. Jawaban: b Nomor 2 adalah kanal pusat yang di dalamnya berisi pembuluh darah, limfe, dan jaringan saraf. Nomor 1 adalah osteosit. Nomor 3 adalah lakuna. Nomor 4 adalah kanalikuli. 5. Jawaban: c Jaringan yang ditunjukkan oleh huruf c merupakan jaringan penyusun otot jantung yang melakukan fungsi kontraksi periodik. Jenis jaringan yang ditunjukkan oleh huruf a adalah jaringan penyusun otot polos yang menyusun organ-organ dalam, misal organ pencernaan. Jaringan yang ditunjukkan oleh huruf b merupakan jaringan tulang keras yang berfungsi membentuk rangka untuk melindungi organ dalam dan memberi bentuk pada tubuh. Jaringan yang ditunjukkan oleh huruf d merupakan jaringan epitel silindris berlapis yang menyusun saluran tubuh bagian dalam, seperti uretra. Adapun jaringan yang ditunjukkan oleh huruf e merupakan jaringan ikat yang berfungsi menjadi penghubung antarjaringan atau antarorgan. 6. Jawaban: a X adalah leukosit yang berfungsi melawan bibit penyakit. Sementara itu, eritrosit memiliki protein yang disebut hemoglobin yang berfungsi mengikat O2 dan CO2 serta memberikan warna merah pada darah. Trombosit berfungsi melakukan proses pembekuan darah. 7. Jawaban: d Otot polos terdapat pada alat-alat tubuh bagian dalam sehingga disebut juga otot visera. Misal pada pembuluh darah, pembuluh limfa, saluran pencernaan, kandung kemih, dan saluran pernapasan. Sementara itu, otot lurik terdapat pada rangka, lidah, bibir, kelopak mata, dan diafragma. Adapun otot jantung terdapat pada jantung. 8. Jawaban: d Gambar pada soal adalah otot jantung. Ciri-ciri otot jantung sebagai berikut. 1) Bentuk sel silindris atau serabut pendek.

Biologi Kelas XI

37

Mempunyai satu atau dua inti sel. Bekerja di luar kehendak (otot tidak sadar). Kontraksi berlangsung secara otomatis, teratur, tidak pernah lelah, dan bereaksi lambat. 5) Mempunyai diskus interkalaris, yaitu pertemuan dua sel yang tampak gelap jika dilihat menggunakan mikroskop. 9. Jawaban: b Ciri-ciri jaringan otot polos yaitu memiliki inti satu di tengah, sel berbentuk gelendong, dan kerjanya di luar kehendak. Sementara itu, memiliki inti satu di pinggir dan kerja menurut kehendak merupakan ciri-ciri otot lurik. Memiliki sel bergaris dan bercabang merupakan ciri otot jantung. 10. Jawaban: a Dendrit adalah juluran sitoplasma yang berfungsi menerima rangsang dan membawanya ke badan sel saraf. Sementara itu, akson/neurit berfungsi meneruskan rangsang dari badan sel saraf ke sel saraf yang lain. Sel Schwan adalah sel yang mengelilingi akson. Nodus ranvier adalah bagian akson yang tidak tertutup selubung mielin. B. Uraian 1. Jaringan utama penyusun tubuh hewan sebagai berikut. a. Jaringan epitel berfungsi untuk absorpsi, proteksi, dan sebagai kelenjar. b. Jaringan pengikat berfungsi untuk melekatkan suatu jaringan dengan jaringan lain, membungkus organ, mengisi rongga di antara organ, dan menghasilkan imunitas. c. Jaringan otot berfungsi untuk melakukan pergerakan bagian tubuh. d. Jaringan saraf berfungsi untuk menerima dan membawa impuls saraf ke pusat saraf dan sebaliknya. 2. Jaringan epitel memiliki fungsi di dalam tubuh sebagai berikut. a. Melindungi jaringan yang terdapat di bawahnya, misal epitel di permukaan kulit. b. Sebagai pintu gerbang masuk dan keluarnya zat, misal epitel alveolus paru-paru. c. Melaksanakan fungsi sekresi (menghasilkan getah cair), misal epitel kelenjar ludah, tiroid, dan adrenal. d. Melaksanakan fungsi absorpsi, misal epitel jonjot usus. e. Melaksanakan fungsi filtrasi, misal epitel nefron ginjal. f. Melaksanakan fungsi sebagai neuroreseptor (menerima rangsang dari luar), misal epitel di sekitar alat-alat indra.

2) 3) 4)

3. a.

b.

c.

Tulang rawan hialin terdapat pada ujung tulang keras, persendian, dan saluran pernapasan. Matriksnya berwarna putih kebirubiruan dan tersusun dari serabut kolagen halus. Tulang rawan fibrosa terdapat pada ruas-ruas tulang belakang, simfisis pubis, persendian. Matriksnya berwarna gelap dan keruh, serta tersusun serabut kolagen padat dan kasar. Tulang rawan elastis pada epiglotis, daun telinga, dan bronkiolus. Matriksnya berwarna keruh kekuning-kuningan, serta tersusun dari serabut elastis dan serabut kolagen.
Nukleus

4.

Diskus interkalaris

Secara morfologi otot jantung memiliki beberapa sifat yang menyerupai otot rangka maupun otot polos. Serabut otot jantung bercabang-cabang, nukleus di tengah sehingga menyerupai otot polos, serabut berseran lintang sehingga menyerupai otot rangka. Otot jantung berkontraksi secara ritmis, kontinu, tidak dipengaruhi kehendak, tidak pernah lelah, dan bereaksi lambat. 5. a. Neuron sensorik/aferen menyampaikan rangsang dari reseptor ke sistem saraf pusat. b. Neuron asosiasi menyampaikan impuls dari neuron sensorik/interneuron yang lain ke neuron motorik. c. Neuron motorik/eferen menyampaikan impuls dari sistem saraf pusat ke efektor.

A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: d Kumpulan berbagai jaringan yang menjalankan suatu fungsi khusus disebut organ, contoh paruparu, jantung, ginjal dan otak. Ovum bukan termasuk organ tetapi sel. 2. Jawaban: a Keterangan gambar: 1 = jonjot usus, berfungsi memperluas permukaan usus halus yang berpengaruh terhadap proses penyerapan makanan.

38

Kunci Jawaban dan Pembahasan

3.

4.

5.

6.

7.

2 = venula (pembuluh darah balik), berfungsi mengangkut darah yang mengandung banyak CO2. 3 = kelenjar usus, berfungsi menghasilkan getah pencernaan. 4 = pembuluh limfa, berfungsi mengangkut asam lemak dan gliserol. 5 = jaringan otot, berperan dalam gerakan peristaltik. Jawaban: d Organ-organ penyusun sistem transportasi antara lain jantung, pembuluh limfa, dan vena porta hepatika. Sementara itu, paru-paru dan trakea termasuk organ penyusun sistem pernapasan. Jawaban: c Hewan spons merupakan organisme tingkat jaringan sehingga belum memiliki sistem organ. Ubur-ubur (Aurelia sp.) dan cacing gilig meskipun termasuk hewan Invertebrata, tetapi sudah memiliki beberapa sistem organ, misal sistem ekskresi. Adapun ikan dan burung elang merupakan Vertebrata dengan sistem organ kompleks. Jawaban: c Pankreas, usus, kerongkongan, dan lambung merupakan penyusun sistem pencernaan. Sementara itu, diafragma merupakan penyusun sistem pernapasan. Jawaban: b Uretra merupakan saluran yang menyusun sistem organ ekskresi dan reproduksi. Uretra bertugas sebagai saluran keluar urine dari vesica urinaria. Pada sistem reproduksi laki-laki, uretra selain berfungsi sebagai saluran urinaria juga berfungsi sebagai saluran akhir reproduksi yang terdapat di dalam penis. Jawaban: e Organ yang ditunjuk dengan tanda X pada gambar adalah jantung. Jantung termasuk organ yang menyusun sistem transportasi atau peredaran darah. Sementara itu, sistem digesti atau pencernaan tersusun atas mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, dan anus. Sistem respirasi tersusun atas hidung, faring, laring, trakea, bronkus, dan paru-paru. Sistem saraf tersusun atas otak, sumsum tulang belakang, dan ganglion. Sistem reproduksi tersusun dari testis dan ovarium.

8. Jawaban: b
Sistem 1) Integumen 2) Rangka Fungsi Pelindung tubuh. Menggerakkan bagian tubuh dan untuk berpindah, menegakkan tubuh, melindungi organ-organ di dalamnya, tempat melekatnya otot, dan alat gerak pasif. Menerima dan merespons rangsang dari lingkungannya. Menentukan postur tubuh, menyimpan glikogen, dan sebagai alat gerak aktif. Memproduksi hormon-hormon untuk mengatur metabolisme dalam tubuh.

3) Saraf 4) Otot 5) Endokrin

9. Jawaban: b Jaringan epitel silindris berlapis semu berfungsi melindungi jaringan di bawahnya, melakukan sekresi, dan gerakan gas. Epitel kubus berlapis menghasilkan mucus, berperan dalam pergerakan zat melewati permukaan, dan sebagai pelapis saluran sekresi kelenjar. Epitel transisional berfungsi menahan regangan dan tekanan. Sementara itu, epitel kubus selapis berfungsi sebagai pelindung, penghasil lendir, serta melakukan fungsi absorpsi dan sekresi. 10. Jawaban: a Jaringan yang ditunjukkan oleh huruf X merupakan jaringan epitel silindris selapis pada lapisan mukosa usus halus. Jaringan tersebut memiliki fungsi proteksi terhadap jaringan di bawahnya dan absorpsi (penyerapan) zat. B. Uraian 1. Sistem Havers adalah kesatuan sel-sel tulang dan matriks tulang yang mengelilingi suatu pembuluh darah dan saraf yang membentuk suatu sistem. Di dalam sistem Havers terdapat lamela konsentris atau lingkaran-lingkaran yang merupakan kesatuan pembuluh darah dan sel saraf. Selain itu, di dalam lamela konsentris terdapat rongga/cawan tempat sel tulang yang disebut lakuna. Antar lakuna dihubungkan oleh kanal-kanal kecil yang disebut kanalikuli. Kanalikuli berperan dalam menyalurkan kebutuhan nutrisi sel tulang. 2. Tidak, karena fungsi setiap sistem organ dipengaruhi oleh sistem organ yang lain. Semua sistem organ saling bekerja sama dalam membentuk sistem kehidupan pada organisme. Kerusakan atau gangguan pada satu sistem organ akan memengaruhi kerja sistem organ yang lain. Contoh jika sistem peredaran darah terganggu, oksigen dalam darah tidak dapat diangkut dengan baik ke sel-sel tubuh. Akibatnya sistem gerak (otot) dan sistem saraf pun terganggu karena sel-selnya kekurangan oksigen.

Biologi Kelas XI

39

3. Sistem kelenjar endokrin tersusun dari kelenjar pituitari, tiroid, paratiroid, pankreas, adrenal, kelenjar kelamin, dan kelenjar timus. Kelenjar endokrin berfungsi memproduksi hormon untuk mengatur metabolisme dalam tubuh. 4. Usus merupakan salah satu organ dalam sistem pencernaan. Usus tersusun dari beberapa jaringan yaitu jaringan epitel, jaringan ikat, jaringan otot, dan jaringan saraf. Jaringan-jaringan tersebut tergabung untuk melakukan fungsi yang sama yaitu mencerna makanan yang masuk ke usus. Bagian-bagian usus dari luar ke dalam yaitu jaringan ikat serosa untuk menggantungkan usus ke organ lain, jaringan otot polos memanjang, jaringan otot polos melingkar, jaringan ikat longgar, jaringan otot polos mukosa, jaringan ikat longgar mukosa, dan jaringan epitel silindris yang merupakan jaringan terdalam dari rongga usus. Selain itu juga terdapat jaringan saraf dan jaringan darah. 5. Osteomyelitis merupakan penyakit infeksi yang menyerang jaringan tulang karena mikroorganisme terutama Staphylococcus yang mencapai tulang melalui patah tulang terbuka atau gigi karies. Tulang termasuk salah satu organ penyusun sistem rangka. Jadi, jika terserang penyakit osteomyelitis maka sistem rangka akan mengalami gangguan.

A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: a Jaringan penyokong disebut juga jaringan pengikat. Kartilago/tulang rawan, jaringan darah, jaringan limfe, dan jaringan tulang keras (osteon) merupakan jaringan pengikat dengan sifat khusus. Sementara itu, epitel merupakan jaringan penutup permukaan tubuh. 2. Jawaban: b
Jaringan Epitel a. Pipih berlapis b. Pipih selapis c. Kubus berlapis d. Silindris berlapis semu e. Silindris selapis Letak Kulit, rongga mulut, esofagus, anus, dan rongga hidung. Kapsula Bowman, pembuluh darah alveolus, dan ruang jantung. Kelenjar keringat, kelenjar minyak, dan ovarium. Rongga hidung dan trakea. Dinding dalam lambung, usus, rahim, dan saluran pencernaan.

3. Jawaban: b Kelenjar keringat dan kelenjar minyak dilindungi oleh jaringan epitel kubus berlapis. Sementara itu, alveolus dilindungi oleh epitel pipih selapis, trakea dilindungi oleh epitel silindris lapis semu, sedangkan kulit dilindungi oleh epitel pipih berlapis. 4. Jawaban: c Jaringan epitel yang melapisi jonjot usus adalah epitel silindris selapis (c). Epitel pipih selapis (a) merupakan pelapis bagian dalam pembuluh limfe, pembuluh darah, ruang jantung, alveolus paruparu, dan selaput bagian dalam telinga. Epitel kubus selapis (b) terdapat pada epitel permukaan ovarium, retina mata, nefron ginjal, dan kelenjar air liur. Epitel transisional (d) terdapat pada uretra, ureter, dan kantung kemih. Adapun epitel kubus berlapis (e) terdapat pada ovarium, testis, kelenjar minyak, dan kelenjar keringat pada kulit. 5. Jawaban: b Gambar pada soal adalah jaringan epitel kubus selapis dan dapat ditemukan di saluran ginjal. Sementara itu, jaringan epitel silindris selapis terdapat di saluran pencernaan, jaringan epitel pipih lapis banyak terdapat di esofagus, epitel pipih selapis terdapat di alveolus, dan jaringan epitel transisional terdapat di kandung kemih. 6. Jawaban: c Jaringan tulang termasuk jaringan pengikat dengan sifat khusus. Jaringan tulang tersusun dari sel-sel yang diliputi oleh matriks. Jaringan yang membatasi rongga dengan membran dasar yaitu jaringan epiteli. Organ yang berfungsi sebagai alat koordinasi tersusun dari jaringan saraf. 7. Jawaban: b Jaringan yang ditunjukkan oleh nomor 1 adalah jaringan otot polos yang menyusun organ pencernaan, contoh berfungsi melakukan gerak peristaltik pada kerongkongan dan usus besar. Adapun jaringan yang ditunjukkan oleh nomor 2 adalah jaringan otot lurik yang menyusun otot rangka untuk melakukan gerak sadar pada gerakan anggota tubuh. Sementara itu, gerak kontraksi jantung dilakukan oleh jaringan otot jantung. 8. Jawaban: c Jaringan pengikat padat yang serabutnya tersusun teratur disebut fasia, contoh tendon yaitu ujung otot yang melekat pada tulang. Jaringan ikat padat yang serabutnya kurang teratur, contoh ligamen yang berfungsi sebagai penghubung tulang. Ligamen kebanyakan tersusun dari serabut kolagen. Sementara itu, kolagen merupakan serat yang menyusun tulang rawan fibrosa.

40

Kunci Jawaban dan Pembahasan

9. Jawaban: d Ciri-ciri tulang rawan elastis sebagai berikut. 1) Tersusun dari serabut elastis dan kolagen. 2) Matriks berwarna keruh kekuning-kuningan. 3) Letak di epiglotis daun telinga dan bronkiolus. 4) Fungsi memberi fleksibilitas dan sokongan. Sementara itu, matriks berwarna putih kebiruan dan membentuk rangka embrio merupakan ciri kartilago hialin. 10. Jawaban: c
Jaringan 1) Otot 2) Epitel 3) Pengikat 4) Saraf 5) Embrional Fungsi Alat gerak aktif. Proteksi, absorpsi, dan sebagai kelenjar. Mengikat antarjaringan. Merespons rangsang. Merupakan jaringan muda yang selselnya selalu mengadakan pembelahan.

11. Jawaban: b Jaringan pengikat terdiri dari jaringan tulang rawan, jaringan tulang keras, jaringan darah, dan jaringan limfa. Melawan patogen penyebab penyakit merupakan fungsi jaringan darah. Mengangkut cairan jaringan, protein, dan lemak adalah fungsi jaringan limfa. Membantu pergerakan persendian adalah fungsi jaringan kartilago hialin. Sementara itu, melakukan pergerakan tubuh adalah fungsi jaringan otot dan merespons perubahan lingkungan adalah fungsi jaringan saraf. 12. Jawaban: d Jaringan pengikat padat dibedakan menjadi 2 yaitu yang serabutnya tersusun secara teratur berupa fasia dan tendon dan jaringan yang serabutnya kurang teratur misal ligamentum. Sementara itu, jaringan lemak dan jaringan tulang merupakan jaringan pengikat dengan sifat khusus. 13. Jawaban: d Kartilago fibrosa mengandung serabut kolagen yang padat dan kasar sehingga matriksnya berwarna gelap dan keruh. Kartilago fibrosa terdapat pada ruas-ruas tulang belakang, simfisis pubis (gelang pinggang), dan persendian. Sementara itu, kartilago hialin mengandung serabut kolagen yang halus. Kartilago elastis mengandung serabut elastis dan serabut kolagen. Adapun tulang kompak dan tulang spons termasuk dalam jaringan tulang keras yang bersifat keras dan kaku.

14. Jawaban: c 1 = kanal pusat 2 = kanalinuli 3 = osteosit 4 = sistem Havers 5 = lakuna 15. Jawaban: d Gambar tersebut merupakan jaringan ikat longgar yang memiliki ciri-ciri sel-selnya jarang, mengandung matriks berisi cairan lendir yang mengandung serabut kolagen dan serabut elastis dan terdapat di pembuluh darah dan saraf. Selselnya tersimpan dalam rongga Havers dan matriksnya mengalami kalsifikasi merupakan ciriciri jaringan tulang keras. Sementara itu, matriksnya terdiri atas kondrin merupakan ciri jaringan tulang rawan. 16. Jawaban: b Ada tiga macam otot penyusun tubuh Vertebrata, yaitu otot rangka, otot polos, dan otot jantung. Otot polos merupakan otot yang bekerja tidak sadar, tidak mudah lelah, berinti satu, dan banyak ditemukan pada organ-organ dalam, contoh lambung, usus, pembuluh darah, dan paru-paru. Sementara itu, lidah tersusun dari otot lurik. 17. Jawaban: b Usus merupakan organ dalam yang kerjanya tidak sadar karena terdapat otot polos. Usus memiliki jaringan ikat untuk menggantungkan usus ke organ lain dan memiliki jaringan epitel yang berfungsi untuk absorpsi (menyerap) sari makanan. 18. Jawaban: a Ciri-ciri tersebut merupakan ciri otot rangka. Otot rangka berfungsi untuk menggerakkan rangka pada hewan. Jaringan yang berfungsi menggerakkan organ-organ dalam tubuh hewan adalah jaringan otot polos. Jaringan yang berfungsi menerima dan menghantarkan impuls adalah sel-sel saraf. Jaringan yang berfungsi menghubungkan jaringan satu dengan lainnya adalah jaringan ikat. Jaringan yang berfungsi menyimpan cadangan lemak adalah jaringan lemak. 19. Jawaban: d Otot polos dan otot jantung terdapat di organ dalam yang kerjanya tidak dipengaruhi kehendak, sedangkan otot rangka/otot lurik kerjanya sesuai kehendak kita. 20. Jawaban: c Sistem Havers hanya dimiliki oleh jaringan tulang keras (osteon), contoh tulang paha. Sementara itu, daun telinga, tenggorokan, epiglotis, dan hidung tersusun atas jaringan tulang rawan.

Biologi Kelas XI

41

21. Jawaban: c
Sifat 1) Tempat 2) Letak inti 3) Bentuk 4) Seran lintang 5) Kontraksi otot Otot Jantung Jantung di tengah Silindris Ada Tidak sadar Otot Polos Organ dalam di tengah Gelendong Tidak ada Tidak sadar Otot Lurik Rangka di tepi Silindris Ada Disadari

22. Jawaban: c Keterangan gambar: X = dendrit Y = badan sel Z = akson Neuron terdiri atas bagian-bagian berikut. 1) Badan sel saraf yang mengandung inti sel dan neuroplasma. 2) Neurit atau akson berfungsi membawa impuls meninggalkan badan sel saraf. 3) Dendrit berfungsi membawa impuls ke badan sel saraf. 23. Jawaban: c Sinapsis adalah titik temu antara ujung akson satu neuron dengan neuron yang lain. Bagian ini akan melepaskan neurontransmiter untuk meneruskan rangsang ke sel saraf lain. Mielin = selubung pada akson bagian dalam Neurilema = selubung akson bagian luar Dendrit = membawa impuls ke badan saraf Nodus Ranvier = bagian akson yang tidak tertutup selubung mielin 24. Jawaban: d Jaringan epitel transisional terdapat pada kandung kemih. Epitel silindris selapis dijumpai pada saluran oviduk dan dinding usus halus bagian dalam. Epitel kubus berlapis terdapat pada saluran kelenjar keringat, dinding folikel ovarium, dan kelenjar ludah. Adapun epitel kubus selapis terdapat pada permukaan ovarium, kelenjar tiroid, dan tubulus ginjal. 25. Jawaban: e 1) Epitel pipih selapis terdapat pada kapsula Bowman pada ginjal, lapisan dalam pembuluh darah dan limfa, alveolus, ruang jantung, dan sel ekskresi kecil dari kebanyakan kelenjar. 2) Epitel silindris selapis terdapat pada dinding dalam usus, kantong empedu, rahim, saluran pernapasan bagian atas, dan saluran pencernaan.

Epitel kubus selapis terdapat pada kelenjar air liur, retina mata, dinding ovarium, dan saluran dalam nefron ginjal. 4) Epitel silindris berlapis semu terdapat pada rongga hidung dan trakea. 5) Epitel pipih berlapis terdapat pada kulit, rongga mulut, esofagus, laring, vagina, anus, dan rongga hidung. 26. Jawaban: c Sistem saraf tersusun dari organ otak, sumsum tulang belakang, simpul-simpul saraf (ganglion). Sementara itu, tengkorak termasuk organ penyusun sistem rangka. Jantung dan kelenjar limfa termasuk organ penyusun sistem transportasi. 27. Jawaban: c Kumpulan organ yang berfungsi menghasilkan hormon disebut sistem endokrin. Organ yang termasuk sistem endokrin antara lain tiroid, paratiroid, adrenal, pankreas, dan kelenjar kelamin. Sementara itu, jantung termasuk sistem transportasi, ginjal termasuk sistem ekskresi, dan lambung termasuk sistem digesti. 28. Jawaban: c
Jaringan 1) Penis 2) Ovarium 3) Uterus 4) Testis 5) Oviduk Fungsi Alat kopulasi untuk menyalurkan sperma. Menghasilkan sel telur. Tempat pertumbuhan dan perkembangan janin. Menghasilkan sperma. Tempat berlangsungnya fertilisasi.

3)

29. Jawaban: b Kelenjar endokrin adalah kelenjar yang tidak memiliki saluran pengeluaran. Jaringan kelenjar buntu ini tersusun oleh sel-sel khusus yang mampu menghasilkan sekret atau getah cair. Contoh kelenjar endokrin adalah kelenjar tiroid, paratiorid, dan kelenjar adrenal. Sementara itu, kelenjar laktin (susu), kelenjar Liberkuhn, kelenjar keringat, dan kelenjar Brunnet merupakan contoh kelenjar eksokrin karena merupakan kelenjar yang memiliki saluran pengeluaran. 30. Jawaban: c Otot jantung menyusun organ jantung. Jaringan saraf berperan mengirimkan sinyal-sinyal ke seluruh tubuh. Otot rangka berfungsi untuk melakukan gerak aktif. Otot polos merupakan penyusun organ-organ dalam.

42

Kunci Jawaban dan Pembahasan

B. Uraian 1. a. Melekatkan satu jaringan dengan jaringan yang lain. b. Membungkus organ-organ dalam tubuh. c. Mengisi rongga di antara organ-organ tubuh. d. Menghasilkan imunitas. 2. a. Organ yang ditunjuk dengan huruf X adalah usus halus. Pada organ ini terdapat jaringan epitel silindris selapis. b. Fungsi jaringan epitel pada usus halus yaitu menyerap sari-sari makanan dalam proses pencernaan makanan. 3. Komponen penyusun jaringan pengikat terdiri atas matriks dan sel-sel jaringan pengikat. a. Matriks. Matriks tersusun dari serabut-serabut dan bahan dasar. Serabut dibedakan menjadi serabut kolagen, elastin, dan retikular. Bahan dasar terdiri dari asam mukopolisakarida. b. Sel-sel penyusun jaringan pengikat. Beberapa jenis sel yang tertanam dalam matriks antara lain fibroblast, makrofag, sel mast, sel lemak, dan sel darah putih. 4. a. Fasia merupakan jaringan ikat berbentuk lembaran yang menyelimuti otot. b. Fibroblas adalah sel penyusun jaringan ikat longgar yang berfungsi untuk sekresi dan sintesis protein pada serabut. c. Heparin adalah hasil produksi sel mast (sel penyusun jaringan ikat longgar) yang berfungsi untuk mencegah pembekuan darah. d. Ligamen merupakan jaringan ikat yang menjadi penghubung antartulang. 5.
Ciri-Ciri Serabut Kartilago Hialin Serabut kolagen yang halus. Putih kebirubiruan dan tembus cahaya. Ujung tulang keras, cakram epifisis, persendian, dan saluran pernapasan. Memberi kekuatan, menyokong rangka embrionik, menyokong bagian tertentu rangka dewasa, dan membantu pergerakan persendian. Kartilago Fibrosa Serabut kolagen yang padat dan kasar. Gelap dan keruh. Kartilago Elastis Serabut elastis dan serabut kolagen. Keruh kekuningkuningan. Epiglotis, daun telinga, dan bronkiolus.

6. Pankreas merupakan organ yang menyusun sistem pencernaan karena menghasilkan beberapa jenis enzim yang berperan di dalam pencernaan makanan. Pankreas juga merupakan organ yang menyusun sistem endokrin karena menghasilkan hormon insulin dan glukogen. 7. Jaringan adiposa (lemak) tersusun atas sel lemak (adiposit). Terdapat dua jenis sel lemak penyusun jaringan lemak, yaitu sel unilokular dan multilokular. Sel lemak unilokular mengandung satu unit sel lemak dengan ukuran besar dan membentuk jaringan lemak putih. Sementara itu, sel lemak multilokular mengandung banyak unit sel lemak, berukuran kecil, dan membentuk jaringan lemak cokelat. 8. a. Kelenjar eksokrin memiliki saluran untuk mengalirkan sekretnya. Contoh: 1) Kelenjar keringat pada kulit. 2) Kelenjar fundus pada lambung. b. Kelenjar endokrin merupakan kelenjar yang tidak memiliki saluran untuk mengalirkan sekretnya. Contoh: 1) Tiroid 2) Adrenal 3) Kelenjar kelamin 9. a.
Nukleus Akson Nodus Ranvier

Badan sel

Bagian yang bermielin

Dendrit Mielin Akson

Warna matriks Letak

b.

1)

Ruas-ruas tulang belakang, simfisis pubis, dan persendian.

2)

Fungsi

Menyokong dan melindungi bagian di dalamnya.

Memberi fleksibilitas dan sebagai penyokong.

3)

Neuron aferen/sensorik, menyampaikan rangsang dari reseptor ke sistem saraf pusat. Neuron intermedier/interneuron menyampaikan impuls dari neuron sensorik atau interneuron yang lain ke neuron motorik. Neuron motorik/eferen menyampaikan impuls dari sistem sarat pusat ke efektor.

Biologi Kelas XI

43

10.

Ciri-Ciri Bentuk sel Inti sel Aktivitas Kontraksi Letak Diskus interkalaris

Otot Polos Seperti gelendong, bagian tengah besar, dan ujungnya meruncing Satu, di tengah Di luar kehendak (otot tidak sadar) Lambat dan lama, tidak mudah lelah Alat-alat tubuh bagian dalam Tidak ada

Otot Lurik Silindris atau serabut panjang Banyak, di tepi Di bawah kehendak (otot sadar) Cepat, tidak teratur, dan mudah lelah Melekat pada rangka Tidak ada

Otot Jantung Silindris atau serabut pendek Satu atau dua, di tengah Di luar kehendak (otot tidak sadar). Otomatis, teratur, tidak pernah lelah, dan bereaksi lambat Jantung Ada

Latihan Ulangan Tengah Semester


A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: e Retikulum endoplasma merupakan jaringan yang tersusun oleh membran yang berbentuk seperti jala. Terdapat retikulum endoplasma kasar dan retikulum endoplasma halus. Retikulum endoplasma kasar berada lebih dekat dengan nukleus. Sementara itu, retikulum endoplasma halus merupakan tempat menyimpan protein hasil sintesis ribosom untuk ditransportasikan ke kompleks Golgi dan kemudian dikeluarkan dari dalam sel. Adapun kloroplas berfungsi sebagai tempat berlangsungnya proses fotosintesis. Nukleus berfungsi sebagai pusat pengendali kegiatan sel. Lisosom berperan dalam pencernaan intraselular. Mitokondria berperan sebagai tempat berlangsungnya respirasi sel untuk menghasilkan energi. 2. Jawaban: e Zat-zat yang masuk atau keluar sel harus melewati membran plasma yang mengelilingi sel tersebut. Mikrotubul berfungsi untuk mengarahkan gerakangerakan sel, mempertahankan bentuk sel, dan membantu pembentukan sel secara mitosis. Aparatus Golgi berperan dalam sekresi zat dan membentuk membran plasma, akrosom, kuning telur, dan lisosom. Ribosom berperan dalam sintesis protein. Nukleus berfungsi sebagai pusat pengendali sel. 3. Jawaban: c Gambar pada soal adalah kompleks Golgi. Adapun fungsi kompleks Golgi sebagai berikut. 1) Tempat sintesis polisakarida seperti mukus, selulosa, hemiselulosa, dan pektin. 2) Membentuk membran plasma, akrosom pada sperma, kuning telur pada sel telur, dan lisosom. 3) Membentuk kantong sekresi untuk membungkus zat yang akan dikeluarkan sel.

Adapun sel goblet merupakan jenis sel penghasil mukus (lendir). Oleh karena itu, sel goblet mengandung banyak kompleks Golgi untuk menjalankan fungsinya tersebut. 4. Jawaban: d Kloroplas merupakan organel sel yang memiliki sistem membran ganda. Adapun aparatus Golgi, retikulum endoplasma kasar, dan retikulum endoplasma halus memiliki sistem membran tunggal. 5. Jawaban: a Beberapa bagian yang terdapat pada sel tumbuhan (sel bawang), tetapi tidak terdapat pada sel hewan (sel pipi) adalah kloroplas, vakuola, dan dinding sel. 6. Jawaban: d Retikulum endoplasma kasar berfungsi dalam sintesis protein karena mengandung ribosom, sedangkan retikulum endoplasma halus berperan dalam sintesis lipid dan transpor ion-ion Ca2+. Adapun organel kecil yang terdiri atas protein dan RNA serta berfungsi menghasilkan energi untuk sel yaitu mitokondria. Organel terbesar dalam sitoplasma yaitu nukleus. Sistem membran yang kompleks dan membentuk jaringan di sitoplasma yaitu kompleks Golgi. 7. Jawaban: b Ribosom, RE kasar, dan RE halus merupakan organel yang mampu melaksanakan fungsi sintesis. Ribosom berperan dalam sintesis protein. RE kasar berfungsi dalam sintesis protein karena mengandung ribosom. RE halus berperan dalam sintesis lemak dan kolesterol. 8. Jawaban: a Transpor aktif memiliki ciri-ciri sebagai berikut. 1) Terjadi transpor zat melalui membran. 2) Memerlukan energi. 3) Bergerak melawan gradien konsentrasi. 4) Dipengaruhi oleh muatan listrik di dalam dan di luar sel.

44

Kunci Jawaban dan Pembahasan

9. Jawaban: a Berdasarkan hasil percobaan yang dilakukan, pada akhir percobaan pipa usus menggembung. Hal ini karena molekul air dari luar masuk ke dalam pipa usus. Perpindahan molekul air ini diakibatkan oleh perbedaan konsentrasi pada cairan di dalam dan di luar usus. Cairan di dalam usus berkonsentrasi lebih tinggi dari cairan di luar usus sehingga molekul pelarut (air) akan masuk ke dalam usus. Perpindahan molekul pelarut dari larutan berkonsentrasi rendah ke konsentrasi tinggi melalui membran semipermeabel (usus) disebut osmosis. 10. Jawaban: e Membran sel tumbuhan pada kondisi awal lepas dari dinding sel. Setelah dimasukkan ke dalam suatu larutan, isi sel menjadi bertambah sehingga membran sel kembali melekat pada dinding sel. Mengembangnya sel ini dikarenakan molekul pelarut dari luar sel masuk ke dalam sel. Peristiwa ini disebut osmosis. Larutan yang dapat mengakibatkan terjadinya osmosis dari luar sel ke dalam sel adalah air. 11. Jawaban: c Keterangan gambar sebagai berikut. 1 = inti sel berfungsi menyimpan informasi genetik. 2 = mitokondria berperan menghasilkan energi. 3 = kompleks Golgi berfungsi sebagai organel sekretori. 4 = sitoplasma sebagai sumber bahan kimia bagi sel. 5 = retikulum endoplasma kasar sebagai tempat sintesis protein. 12. Jawaban: b Pada percobaan tersebut, gambar 1 menunjukkan bahwa sel darah merah berada pada larutan isotonik. Gambar 2 menunjukkan bahwa sel darah merah mengalami krenasi / mengkerut, berarti sel darah merah berada dalam larutan hipertonik. Gambar 3 tampak bahwa sel darah merah mengembang, berarti sel darah merah berada dalam larutan hipotonik. 13. Jawaban: b Pada percobaan tersebut, mula-mula permukaan air larutan gula 15% dalam irisan wortel sama dengan permukaan larutan gula 5% di luar wortel. Larutan gula 5% hipotonik dibanding larutan gula 15%, sehingga akan terjadi osmosis dari luar wortel ke dalam wortel. Hasil ini ditunjukkan dengan naiknya permukaan larutan gula yang berada dalam wortel.

14. Jawaban: d Rongga sel yang besar sering dijumpai pada jaringan dewasa. Ciri-ciri jaringan meristem terdapat pada pilihan jawaban a, b, c, dan e. Sementara itu, vakuola pada sel-sel penyusun jaringan meristem berukuran kecil. 15. Jawaban: a Jaringan pada tumbuhan yang berfungsi sebagai jaringan dasar adalah jaringan parenkim. Jaringan ini terdapat hampir di seluruh bagian tumbuhan. Jaringan kolenkim dan jaringan sklerenkim merupakan jaringan penyokong. Jaringan epidermis merupakan jaring pelindung. Jaringan meristem merupakan jaringan yang masih aktif membelah dan belum mempunyai fungsi khusus. 16. Jawaban: b Jaringan merupakan sekumpulan sel yang mempunyai struktur yang sama serta memiliki fungsi yang sama pula. Palisade merupakan jaringan karena tersusun dari sel-sel yang mempunyai struktur dan fungsi yang sama. Selsel palisade berbentuk memanjang, mengandung banyak kloroplas, dan tersusun rapat. Sel-sel palisade membentuk jaringan palisade yang berfungsi sebagai tempat fotosintesis. 17. Jawaban: b Trakea merupakan unsur xilem yang sel-selnya berbentuk tabung. Sementara itu, trakeid tersusun dari sel memanjang dengan ujung meruncing serta terdapat noktah-noktah di ujungnya. Sel pengiring dan buluh tapis/sel tapis merupakan unsur floem. Lignin merupakan zat penebalan dinding sel. 18. Jawaban: b Tipe berkas pengangkut yang ditunjuk pada gambar merupakan tipe kolateral tertutup dan berkas pengangkut tersusun menyebar pada batang. Tipe seperti ini dimiliki oleh batang monokotil. 19. Jawaban: c Bagian yang ditunjuk huruf P adalah stomata, yaitu berupa lubang di antara sel-sel epidermis. Pada tumbuhan darat, sebagian besar stomata berada di permukaan bawah daun. Pada tumbuhan yang hidup di air, sebagian besar stomata terdapat pada permukaan atas daun. Bagian yang menyerap cahaya matahari adalah klorofil. 20. Jawaban: c Bagian berlabel P adalah floem. Floem berfungsi mengangkut hasil fotosintesis ke seluruh bagian tumbuhan, termasuk ke akar. Xilem berfungsi mengangkut air dan garam-garam mineral dari dalam tanah ke daun. Makanan pada tubuh tumbuhan disimpan di jaringan parenkim penimbun.

Biologi Kelas XI

45

21. Jawaban: a Bagian yang ditunjuk adalah jaringan xilem. Bagian ini berfungsi sebagai pengangkut air tanah dan garam-garam mineral. Bagian yang berfungsi untuk mengangkut makanan adalah jaringan floem. Bagian yang berfungsi sebagai jaringan pelindung adalah epidermis. Bagian yang berfungsi sebagai jaringan penguat adalah kolenkim dan sklerenkim. 22. Jawaban: e Lapisan lilin membuat kutikula tidak tembus air sehingga dapat melindungi daun dari air hujan atau embun. 23. Jawaban: b Tempurung kelapa bersifat sangat keras dan tebal yang terdiri atas sel batu. Sel batu merupakan unsur pembentuk sklerenkim sehingga berfungsi sebagai jaringan penyokong. Xilem dan floem berfungsi sebagai jaringan pengangkut. Stomata berperan dalam transpirasi dan epidermis merupakan jaringan pelindung yang berada di permukaan suatu organ. 24. Jawaban: c Fungsi berbagai macam jaringan pada daun sebagai berikut. 1) Urat daun: transportasi zat. 2) Mesofil: tempat berlangsungnya fotosintesis. 3) Epidermis: menjaga bentuk daun. 4) Kutikula: mencegah penguapan. 5) Stomata: jalan keluar masuk udara. 25. Jawaban: b Klorenkim merupakan jaringan parenkim yang mengandung klorofil sehingga pada jaringan ini dapat berlangsung fotosintesis. Adapun jaringan penyokong yang terdapat di bawah jaringan epidermis muda yaitu kolenkim. 26. Jawaban: b Bagian yang ditunjuk dengan huruf X adalah kambium vaskular. Kambium vaskular tersusun atas sel-sel hidup yang aktif membelah sehingga pada bagian ini mengalami pertumbuhan sekunder. Dinding selnya tipis dan tidak mengalami penebalan gabus. 27. Jawaban: c Jaringan pada tumbuhan yang merupakan jaringan penyokong adalah jaringan kolenkim dan sklerenkim. Jaringan epidermis merupakan jaringan pelindung. Jaringan xilem merupakan jaringan pengangkut. 28. Jawaban: b Tingkatan organisasi sel dalam organisme adalah sel jaringan organ sistem organ organisme. P melambangkan jaringan. Darah

29.

30.

31.

32.

33.

34.

35.

merupakan jaringan. Sementara itu, usus, vena, lambung, dan hati termasuk organ. Jawaban: c Jaringan pada gambar adalah jaringan epitel. Pada gambar terlihat bahwa sel-sel tersusun rapat dan terdapat rambut kecil hasil modifikasi jaringan tersebut. Jawaban: e Sistem kelenjar buntu (endokrin) terdiri dari kelenjar-kelenjar seperti pituitari, tiroid, paratiroid, pankreas, adrenal, dan kelenjar kelamin. Kelenjarkelenjar tersebut memproduksi hormon-hormon untuk mengatur metabolisme dalam tubuh. Jawaban: b Berdasarkan struktur dan fungsinya ada dua macam jaringan pengikat, yaitu jaringan pengikat biasa dan jaringan pengikat dengan sifat khusus. Jaringan pengikat biasa terdiri atas jaringan pengikat longgar (contoh jaringan lemak) dan jaringan pengikat padat (contoh tendon). Jaringan pengikat dengan sifat khusus terdiri atas jaringan tulang rawan, jaringan tulang keras, jaringan darah, dan jaringan limfa. Jaringan saraf tersusun dari sel-sel saraf (neuron). Otot rangka (otot lurik) merupakan bagian dari jaringan otot. Jawaban: c Pada jaringan tulang dan kartilago sel-selnya menempati lakuna (rongga) yang tersusun secara konsentris. Sementara itu, sel-sel jaringan epitel dan jaringan otot tidak terletak di dalam lakuna. Jawaban: c Tendon dan ligamen tersusun atas jaringan ikat padat teratur. Dinding dalam organ pencernaan dan pembuluh darah tersusun atas jaringan ikat longgar. Dermis kulit dan matriks tulang tersusun atas jaringan ikat padat tidak teratur. Jawaban: c Jaringan yang ditunjukkan oleh huruf P merupakan jaringan pengikat. Jaringan ini mempunyai susunan berupa serat-serat. Jaringan yang ditunjukkan oleh huruf Q merupakan jaringan epitel. Jaringan ini tersusun dari sel-sel yang sangat rapat. Penyusun jaringan epitel ada yang berbentuk pipih dan ada yang berbentuk kubus. Jaringan yang ditunjukkan oleh huruf R merupakan jaringan otot, yaitu otot lurik. Jaringan ini tersusun dari sel-sel otot yang berupa serabut panjang tidak bercabang dan berbentuk silindris. Jawaban: b Tulang pipih berbentuk pipih, contoh tulang tengkorak, tulang dada, tulang belikat. Adapun tulang paha, tulang betis, tulang hasta, dan tulang telapak tangan termasuk tulang pipa. Ruas-ruas tulang belakang termasuk tulang pendek.

46

Kunci Jawaban dan Pembahasan

36. Jawaban: c Bagian sel yang ditunjukkan huruf P adalah sel penghasil mukus. Sel ini berfungsi menyekresi mukus (lendir). 37. Jawaban: d Tulang rawan pada anak-anak berasal dari mesenkim dan mengandung lebih banyak sel-sel tulang rawan. Adapun tulang rawan orang dewasa mengandung lebih banyak matriks dan berasal dari perikondrium. Pada tulang rawan anak-anak maupun dewasa, kondroblas mengeluarkan matriks (kondrin). Lama-kelamaan kondroblas akan terkurung oleh matriksnya sendiri dalam ruangan yang disebut lakuna. Di dalam lakuna terdapat kondroblas yang bersifat tidak aktif dan disebut kondrosit. 38. Jawaban: d Pembuluh darah dan saraf berada dalam saluran Havers. Lakuna adalah rongga yang tersusun secara konsentris dan di dalamnya terdapat osteosit. Lamela adalah zat interseluler yang berkapur dan terdapat di sekeliling sistem Havers. Kanalikuli berfungsi menyalurkan makanan dan mengeluarkan zat sisa. Saluran volkman merupakan saluran yang menghubungkan dua saluran Havers. 39. Jawaban: c Daun telinga, epiglotis, dan laring tersusun atas jaringan tulang rawan elastis. Sementara itu, persendian tersusun atas jaringan tulang rawan hialin dan hubungan antarruas tulang belakang tersusun atas jaringan tulang rawan fibroblas. 40. Jawaban: b Jenis epitel yang ditunjukkan oleh gambar adalah jaringan epitel kubus selapis. Jenis epitel ini ditemui pada dinding ovarium. Lapisan dalam pembuluh darah dan alveolus paru-paru tersusun atas epitel pipih selapis. Dinding dalam rongga hidung tersusun atas epitel silindris bersilia. Dinding dalam lambung tersusun atas epitel silindris selapis. B. Uraian 1. Setiap sel memiliki membran sel, tetapi hanya sel tumbuhan yang memiliki dinding sel. Membran sel bersifat tipis dan elastis, sedangkan dinding sel tebal dan kaku. Struktur membran sel berupa molekul lipid, protein, dan sedikit karbohidrat. adapun dinding sel tersusun dari selulosa. Membran sel dapat berubah bentuk, sedangkan dinding sel memiliki bentuk tetap.

2. Di dalam sel-sel tubuh, oksigen digunakan untuk proses respirasi di dalam mitokondria sel. Semakin banyak oksigen yang digunakan oleh sel tubuh, semakin banyak karbon dioksida yang terbentuk dari proses tersebut. Hal ini mengakibatkan tekanan parsial karbon dioksida dalam sel tubuh lebih tinggi dibandingkan tekanan parsial karbon dioksida dalam pembuluh kapiler sel-sel tubuh. Oleh karenanya karbon dioksida dapat berdifusi dari sel-sel tubuh menuju ke pembuluh kapiler. Dalam kapiler karbon dioksida akan dibawa eritrosit menuju alveolus. Proses ini terjadi karena tekanan parsial karbon dioksida pada pembuluh kapiler lebih tinggi dibandingkan tekanan parsial karbon diokida di alveolus. Dengan demikian, karbon dioksida dapat dikeluarkan dari dalam tubuh melalui ekspirasi. 3.
Pembeda Kolenkim Sklerenkim Jenis sel Lokasi Sel hidup Organ/jaringan yang masih muda Tidak merata Selulosa, pektin, dan hemiselulosa Sel mati Di bagian yang tidak mengalami pertumbuhan lagi Merata Lignin

Penebalan Zat penyusun dinding sel

4. a.

Bagian-bagian yang ditunjuk sebagai berikut. 1 = epidermis atas 2 = jaringan palisade 3 = berkas pengangkut 4 = jaringan bunga karang 5 = epidermis bawah 6 = stomata b. Jaringan yang berfungsi sebagai tempat berlangsungnya fotosintesis yaitu di jaringan palisade (2) dan jaringan bunga karang (4) karena di kedua jaringan ini mengandung klorofil sehingga dapat menangkap energi cahaya untuk diubah menjadi energi kimia. Energi kimia ini diperlukan untuk pembentukan glukosa. 5. Jaringan epidermis lama-kelamaan akan rusak akibat pertumbuhan sekunder yang terjadi pada jaringan bagian dalam sebagai aktivitas dari kambium. Akhirnya epidermis terlepas dari batang dan digantikan oleh jaringan gabus atau kambium gabus (felogen). Felogen dapat dihasilkan oleh epidermis, kolenkim perisikel, atau parenkim floem tergantung spesies tumbuhannya. Selanjutnya, felogen (kambium gabus) mengalami pertumbuhan dan perkembangan membentuk felem (gabus) ke arah luar dan feloderma ke arah dalam.

Biologi Kelas XI

47

6. Cairan tersebut berasal dari akar akibat adanya tekanan akar. Tekanan akar terjadi karena perbedaan konsentrasi air di dalam tanah dengan cairan pada saluran xilem. Konsentrasi air di dalam tanah tinggi sehingga terjadi osmosis. Air dari lingkungan (dalam tanah) masuk ke dalam sel. Tekanan akar mengakibatkan cairan dapat naik ke atas. 7. Salah satu fungsi darah adalah sebagai pertahanan tubuh terhadap berbagai penyakit. Hal ini karena darah mengandung sel-sel darah putih yang dapat melakukan gerakan amoeboid dan bersifat fagosit terhadap bibit penyakit yang masuk ke dalam tubuh. 8.
Hal Bentuk Otot Jantung Silindris atau serabut pendek dan bercabang Satu atau dua terletak di tengah Otot tidak sadar Otomatis, teratur, dan tidak mudah lelah Kontraksi dan relaksasi otot jantung Jantung Otot Lurik Silindris atau serabut panjang Otot Polos Gelendong

Bab IV

Sistem Gerak pada Manusia

Inti Sel

Banyak terletak di tepi Otot sadar Cepat, tidak teratur, dan mudah lelah Menggerakkan rangka tubuh

Satu, terletak di tengah Otot tidak sadar Lambat dan tidak mudah lelah

Aktivitas Kontraksi

Fungsi

Kontraksi dan relaksasi organ dalam Organ dalam

Lokasi

Sistem rangka

Ligamen, berupa jaringan ikat yang mengikat kedua ujung tulang. b. Kapsul sendi, merupakan lapisan serabut yang menyelubungi rongga sendi. c. Ruang sinovial, berisi cairan sinovial yang berfungsi sebagai pelumas. d. Tulang rawan hialin, berfungsi melindungi kedua ujung tulang yang membentuk persendian dari benturan keras. 10. Sel saraf berdasarkan fungsinya dibagi menjadi tiga macam sel saraf yaitu neuron sensorik, neuron motorik, dan neuron konektor. Neuron sensorik berfungsi menghantarkan rangsang dari reseptor (penerima rangsangan) ke otak atau sumsum tulang belakang. Neuron motorik berfungsi menghantarkan impuls dari susunan saraf pusat ke efektor. Neuron konektor/neuron penghubung merupakan penghubung sel saraf yang satu dengan sel saraf yang lain.

9. a.

A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: b Fungsi rangka antara lain memberi bentuk tubuh, sebagai alat gerak pasif, tempat pembentukan sel darah dan penimbunan mineral, melindungi alatalat atau bagian tubuh yang lunak, dan tempat melekatnya otot-otot rangka. Adapun yang berfungsi sebagai alat gerak aktif dan yang mempunyai sistem kerja bersifat antagonis atau sinergis adalah otot. 2. Jawaban: c Tulang-tulang penyusun tengkorak manusia antara lain tulang baji, tulang rahang atas, tulang pelipis, tulang rahang bawah, dan tulang ubunubun. Adapun tulang punggung, tulang kelangkang, dan tulang ekor adalah tulang-tulang penyusun tulang belakang (Vertebrae). Tulang selangka dan tulang belikat merupakan tulang-tulang yang memberi bentuk pada bahu. 3. Jawaban: c Berdasarkan jenisnya tulang dibedakan menjadi 3, yaitu tulang pipa, tulang pipih, dan tulang pendek. Contoh tulang pendek adalah tulang pergelangan kaki dan tulang belakang. Adapun contoh tulang pipa adalah tulang betis dan tulang hasta. Contoh tulang pipih adalah tulang belikat dan tulang dada. 4. Jawaban: d Keterangan gambar: A = membran sinovial B = ruang sinovial (berisi cairan sinovial) C = tulang rawan hialin D = ligamen E = kapsul (lapisan serabut yang menyelubungi rongga sendi) 5. Jawaban: c Sinartrosis merupakan persendian yang tidak memungkinkan adanya pergerakan. Ada dua macam persendian sinartrosis yaitu sinartrosis sinkondrosis dan sinartrosis sinfibrosis. Sinartrosis sinkondrosis merupakan sinartrosis yang tulangnya dihubungkan oleh tulang rawan, contoh hubungan antarruas tulang belakang dan hubungan antara tulang rusuk dengan tulang

48

Kunci Jawaban dan Pembahasan

6.

7.

8.

9.

dada. Sinartrosis sinfibrosis merupakan sinartrosis yang tulangnya dihubungkan oleh jaringan ikat serabut (fibrosa), contoh hubungan antarsendi tulang tengkorak. Sementara itu, amfiartrosis adalah persendian yang dihubungkan oleh tulang rawan (kartilago), jaringan ikat serabut, dan ligamen sehingga memungkinkan terjadinya sedikit gerakan. Diartrosis merupakan persendian yang memungkinkan terjadinya gerak yang sangat bebas. Artikulasi merupakan nama lain dari persendian. Jawaban: a 1) Kondrin merupakan matriks yang dihasilkan oleh kondroblas. 2) Kondroblas merupakan sel-sel tulang rawan muda yang membentuk kondrosit. 3) Kanalikuli merupakan saluran penghubung antara lakuna satu dengan lakuna lainnya. 4) Sistem Havers merupakan struktur yang terbentuk dari sel-sel tulang yang melingkari pembuluh darah dan saraf. Jawaban: d Zat yang terkandung dalam matriks sehingga tulang menjadi keras adalah zat kalsium dan fosfor. Jawaban: b Sendi peluru adalah sendi yang memungkinkan gerakan ke segala arah, contoh persendian pada pangkal lengan. Sendi putar adalah sendi yang memungkinkan gerakan memutar. Sendi geser adalah sendi yang memungkinkan gerakan bergeser. Sendi pelana adalah sendi yang memungkinkan gerakan ke dua arah. Sendi engsel adalah sendi yang memungkinkan gerakan ke satu arah. Jawaban: c 1) Osteoporosis adalah kelainan tulang akibat kekurangan kalsium yang mengakibatkan tulang menjadi keropos/rapuh. 2) Osteomalasia adalah penyakit akibat tubuh kekurangan vitamin D pada orang dewasa yang ditandai kekurangan mineral pada matriks. 3) Osteoartritis adalah gangguan pada sendi akibat menipisnya tulang rawan sehingga 4) TBC tulang adalah infeksi tulang oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. 5) Nekrosis adalah gangguan tulang yang terjadi apabila selaput tulang (periosteum) rusak sehingga bagian tulang tidak memperoleh makanan. Akibatnya, tulang akan mati dan mengering.

10. Jawaban: d Rakitis adalah penyakit karena tulang kekurangan vitamin D. Penyakit karena pengeroposan tulang disebut osteoporosis. Penyakit peradangan sendi disebut artritis. Kerusakan pada selaput sendi disebut nekrosis. Tertariknya ligamen akibat gerakan mendadak akan mengakibatkan terkilir atau keseleo. 11. Jawaban: a Gambar di atas merupakan jenis persendian yang termasuk sendi engsel. Sendi engsel memungkinkan gerakan satu arah. Contoh sendi engsel terdapat pada siku dan lutut. Adapun sendi putar adalah persendian yang memungkinkan gerakan memutar. Sendi pelana memungkinkan gerakan ke dua arah. Sendi peluru memungkinkan gerakan ke segala arah. Sendi geser memungkinkan gerakan bergeser. 12. Jawaban: c Jenis gangguan pada tulang yang ditunjuk pada gambar adalah fraktura (patah tulang). Pada gambar terlihat bagian tulang patah hingga melukai otot atau organ di sekitarnya. Adapun fisura ditandai dengan terjadi retak tulang. Rakitis ditandai dengan kaki melengkung menyerupai huruf X atau O akibat kekurangan vitamin D. Skoliosis ditandai dengan melengkungnya tulang ke kanan atau ke kiri. Osteoporosis ditandai dengan pengeroposan tulang. 13. Jawaban: b Sendi geser memungkinkan gerakan bergeser. Sendi geser terdapat pada persendian antarruasruas tulang belakang. Sendi pelana memungkinkan gerakan ke dua arah. Sendi pelana terdapat pada persendian antara tulang ibu jari dan tulang telapak tangan. Sendi engsel memungkinkan gerakan ke satu arah. Persendian ini terdapat pada siku dan lutut. Sendi peluru terdapat di antara tulang pinggul dan tulang paha. Sendi peluru memungkinkan gerakan ke segala arah. Adapun sendi putar memungkinkan gerakan memutar contoh pada tengkorak dan tulang atlas. 14. Jawaban: b 1) Tulang atlas merupakan tulang leher paling atas yang berhubungan dengan tempurung kepala. 2) Taju pedang merupakan bagian tulang dada paling bawah. 3) Asetabulum merupakan lekukan pada tulang pinggul tempat melekatnya tulang paha. 4) Sakrum merupakan fusi dari lima segmen tulang belakang bagian bawah.

Biologi Kelas XI

49

Foramen magnum merupakan rongga khusus di bagian bawah tempurung kepala sebagai tempat masuk dan keluarnya pembuluh saraf dan darah menuju ke sumsum tulang belakang. 15. Jawaban: c Kesalahan sikap duduk seperti yang ditunjukkan pada gambar dapat mengakibatkan kelainan tulang yang disebut skoliosis. Kelainan ini ditandai dengan tulang belakang melengkung ke kanan atau ke kiri. Adapun kifosis ditandai dengan tulang belakang melengkung ke belakang. Lordosis ditandai dengan tulang belakang melengkung ke depan. Fraktura merupakan gejala patah tulang. Fisura merupakan gejala retak tulang. B. Uraian 1. a. b. Sumsum tulang merah berfungsi sebagai tempat pembentukan sel-sel darah merah. Sumsum tulang kuning berfungsi sebagai tempat pembentukan sel-sel lemak.

5)

b.

c.

5. a. b. c.

Tulang rusuk palsu: berjumlah tiga pasang, bagian ujung depannya melekat pada tulang rusuk di atasnya dan ujung belakangnya melekat pada ruas-ruas tulang belakang. Tulang rusuk melayang berjumlah dua pasang, bagian ujung depan tidak melekat pada tulang mana pun dan bagian ujung belakang melekat pada ruas-ruas tulang belakang. Lordosis: tulang belakang melengkung ke depan. Kifosis: tulang belakang melengkung ke belakang. Skoliosis: tulang belakang melengkung ke kanan atau ke kiri.

2. Berdasarkan jaringan penyusun dan sifat-sifatnya, tulang penyusun rangka dibedakan menjadi tulang rawan dan tulang keras. Perbedaan ciri-ciri tulang rawan dan tulang keras sebagai berikut.
Ciri-Ciri a. Sel-sel penyusun b. Susunan sel Tulang Rawan Kondrosit Tidak teratur Tulang Keras Osteosit Teratur membentuk sistem Havers Senyawa kapur dan fosfat Keras, kuat, dan kaku

c. Kandungan dalam matriks d. Sifat tulang

Kondrin Lentur dan elastis

3. Keterangan gambar: 1 = tulang usus 2 = tulang kemaluan 3 = tulang duduk 4 = foramen obturator 5 = tulang paha 6 = tulang betis 7 = tulang kering 8 = tulang pergelangan kaki 9 = tulang jari kaki Sendi X termasuk sendi peluru, dapat melakukan gerakan ke segala arah. Sendi Y termasuk sendi engsel, dapat melakukan gerakan ke satu arah. 4. a. Tulang rusuk sejati: berjumlah tujuh pasang, bagian ujung depannya melekat pada tulang dada dan bagian ujung belakangnya melekat pada ruas-ruas tulang belakang.

A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: c Otot yang ditunjuk pada gambar adalah otot polos. Ciri-ciri otot polos sebagai berikut. 1) Berbentuk seperti gelendong. 2) Sarkoplasma polos dan homogen. 3) Inti sel berjumlah satu dan terletak di tengah. Otot polos berfungsi memberi gerakan di luar kehendak, seperti mencerna makanan di lambung secara mekanis, menimbulkan kontraksi pada dinding uterus, dan mengatur diameter pembuluh darah. Adapun otot lurik berfungsi untuk menggerakkan rangka. Otot jantung menyusun organ jantung yang berfungsi menimbulkan kontraksi dan relaksasi jantung. 2. Jawaban: b Otot jantung mempunyai struktur yang hampir sama dengan otot lurik. Bedanya serabutnya bercabang-cabang, berinti satu atau dua, dan intinya terletak di tengah. Kerja otot jantung diatur oleh saraf otonom yang reaksinya lambat. Otot jantung menyusun dinding jantung. 3. Jawaban: d Energi untuk kontraksi otot diperoleh dari reaksi berikut.
ATP ADP + energi Rangsang asetilkolin kontraksi otot

Pada fase relaksasi, glikogen dilarutkan menjadi laktasidogen dan diubah menjadi glukosa dan asam laktat. Glukosa ini kemudian dioksidasi untuk menghasilkan energi.

50

Kunci Jawaban dan Pembahasan

4. Jawaban: c Pada gambar ditunjukkan gerakan fleksi atau gerakan membengkokkan (P) dan gerakan ekstensi atau gerakan meluruskan (Q). Abduksi adalah gerakan menjauhi badan. Adduksi adalah gerakan mendekati badan. Supinasi adalah gerakan menengadahkan tangan dan pronasi adalah gerakan menelungkupkan tangan. 5. Jawaban: a 1) Insersio: tendon yang melekat pada tulang yang bergerak saat otot berkontraksi. 2) Origo: tendon yang melekat pada tulang yang tidak bergerak saat otot berkontraksi. 3) Belli/ventrikel: bagian otot di antara dua tendon. 4) Fasia propia: pembungkus yang membungkus kumpulan serabut otot. 6. Jawaban: b 1) Adduksi: gerakan mendekati badan, misal posisi tangan dalam sikap sempurna. 2) Elevasi: gerakan mengangkat ke atas, misal gerakan kepala ke atas (menengadah). 3) Depresi: gerakan menurunkan ke bawah, misal gerakan kepala ke bawah (menunduk). 4) Pronasi: gerakan menelungkupkan tangan. 5) Supinasi: gerakan menengadahkan tangan. 7. Jawaban: a Alat rangka memiliki kombinasi antara aktin dan miosin yang mengakibatkan pola terang dan gelap pada otot tersebut. Setiap unit pola terang dan gelap disebut sarkomer. Bagian yang ditunjuk oleh huruf X dinamakan pita A. Daerah ini merupakan daerah gelap yang mengandung aktin dan miosin. Bagian yang ditunjuk oleh huruf Z dinamakan zona H. Bagian ini merupakan bagian pita A yang hanya mengandung miosin (di bagian tengah). Bagian yang ditunjuk huruf Y dinamakan pita I. Daerah ini merupakan daerah terang yang hanya mengandung aktin. 8. Jawaban: b Dalam keadaan relaksasi terjadi proses penguraian glikogen menjadi laktasidogen yang kemudian juga diubah menjadi glukosa dan asam laktat. Glukosa akan dioksidasi menghasilkan energi serta melepaskan CO2 dan H2O. Adapun saat otot berkontraksi terjadi penguraian kreatin fosfat dan ATP yang menghasilkan energi. 9. Jawaban: e Asam laktat atau asam susu merupakan hasil samping penguraian laktasidogen. Penimbunan asam laktat di dalam otot dapat mengakibatkan kelelahan otot.

10. Jawaban: c 1) Distrofi otot adalah penyakit genetis yang ditandai dengan melemahnya otot hingga terjadi kelumpuhan. 2) Tetanus: kejang otot akibat infeksi bakteri Clostridium tetani. 3) Atrofi otot: penurunan fungsi otot karena otot mengecil atau kehilangan kemampuan berkontraksi. 4) Hipertrofi otot: otot menjadi lebih besar dan lebih kuat karena sering digunakan. 5) Hernia abdominal: gangguan pada otot yang ditandai dengan sobeknya dinding otot usus sehingga usus melorot dan masuk ke rongga perut. B. Uraian 1. Otot disebut sebagai alat gerak aktif karena memiliki kemampuan untuk berkontraksi dan berelaksasi. Jika sedang berkontraksi otot akan memendek (kontraktibilitas) dan jika sedang berelaksasi otot akan memanjang (ektensibilitas). 2.
Hal Lokasi Bentuk Otot Jantung Jantung Otot Lurik Sel rangka Otot Polos Organ dalam

Silindris atau Silindris atau se- Gelendong serabut pen- rabut panjang dek dan berc a b a n g cabang Satu atau dua, Banyak, terletak Inti satu terletak terletak di di tepi di tengah tengah Kontraksi dan Menggerakkan Kontraksi dan relaksasi jan- rangka tubuh relaksasi organ tung dalam Otot tidak sa- Otot sadar dar Otot tidak sadar

Inti sel

Fungsi

Aktivitas Kontraksi

Lambat, ter- Cepat, tidak ter- Lambat, teratur, atur, dan tidak atur, dan mudah dan tidak lelah pernah lelah mudah lelah

3. Pada saat berkontraksi otot membutuhkan energi dan oksigen. Energi diperoleh dari penguraian ATP dan kreatin fosfat yang berlangsung secara anaerob. Oleh karena itu, fase otot pada saat kontraksi disebut juga fase anaerob. Reaksi yang terjadi sebagai berikut. 1) ATP ADP + energi 4) Kreatin fosfat kreatin + fosfat + energi

Biologi Kelas XI

51

4. a. b.

5. 1)

2)

A = adduksi, B = abduksi Adduksi adalah gerakan mendekati badan. Abduksi adalah gerakan menjauhi badan. Contohnya gerak tangan sejajar bahu (abduksi) dan posisi tangan dalam sikap sempurna (adduksi). Otot sinergis: otot yang bekerja secara berpasangan dan saling mendukung untuk menghasilkan suatu gerakan, contoh otot pronator teres dan pronator kuadratus. Apabila keduanya berkontraksi maka telapak tangan akan menelungkup. Otot antagonis: pasangan otot yang melakukan gerak berlawanan, satu otot berkontraksi dan otot lainnya berelaksasi. Contoh otot bisep dan trisep. Apabila otot bisep berkontraksi dan otot trisep berelaksasi maka akan menimbulkan gerak fleksi (membengkokkan lengan bawah).

4.

5.

6. A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: d Tulang rawan pada anak-anak berasal dari mesenkim dan mengandung lebih banyak sel-sel tulang rawan. Adapun tulang rawan orang dewasa mengandung lebih banyak matriks dan berasal dari perikondrium. Pada tulang rawan anak-anak maupun orang dewasa, kondroblas mengeluarkan matriks berupa kondrin. Lama-kelamaan kondroblas akan bersifat tidak aktif dan disebut kondrosit. 2. Jawaban: b (1) = Kanalikuli, struktur yang menghubungkan antara lakuna satu dengan yang lain. (2) = Lakuna, rongga yang tersusun secara konsentris, di dalamnya terdapat osteosit. (3) = Sistem Havers, susunan sel-sel tulang pada tulang keras. (4) = Kanal pusat, berisi pembuluh darah, pembuluh limfa, dan saraf. (5) = Lamela, pita melingkar yang tersusun dari endapan garam mineral. 3. Jawaban: a Menurut bentuknya, tulang dibedakan menjadi tulang pipih, tulang pendek, dan tulang pipa. Bagian A merupakan tulang lengan atas yang memiliki ciri-ciri berbentuk tabung, kedua ujungnya bulat, bagian tengahnya silindris. Tulang lengan atas termasuk tulang pipa. Bagian B adalah tulang belikat yang memiliki ciri-ciri pipih/gepeng. Tulang

7.

8.

belikat termasuk tulang pipih. Bagian C termasuk tulang pergelangan tangan. Tulang ini memiliki ciri pendek dan tidak beraturan. Tulang pergelangan tangan termasuk jenis tulang pendek. Jawaban: d Tulang hidung, tulang trakea, dan ujung tulang rusuk termasuk tulang rawan hialin. Adapun epiglotis dan tulang daun telinga termasuk tulang rawan elastis. Cakram sendi lutut termasuk tulang rawan serat (fibrosa). Jawaban: d 1) Kondrin merupakan matriks yang dihasilkan oleh kondroblas. 2) Kondrosit merupakan kondroblas yang tidak aktif. 3) Osteoblas merupakan sel-sel tulang muda yang membentuk sel tulang (osteosit). 4) Kanalikuli adalah saluran yang menghubungkan antara lakuna satu dengan lakuna lainnya. 5) Saluran Havers merupakan saluran yang terbentuk dari sel-sel tulang yang melingkari pembuluh darah dan saraf. Jawaban: c Gambar di atas adalah gambar tulang dada dan tulang rusuk. Fungsi tulang tersebut adalah membentuk perisai pelindung bagi organ-organ penting yang terdapat di dada. Adapun fungsi tulang belakang (vertebrae) adalah menyangga berat tubuh, memungkinkan manusia melakukan berbagai macam posisi dan gerakan, serta sebagai tempat susunan saraf pusat. Tulang yang berfungsi menyusun alat gerak adalah tulang apendikuler. Jawaban: a Keterangan gambar: 1 = falanges atau tulang jari. 2 = fibula atau tulang betis. 3 = femur atau tulang paha. 4 = tibia atau tulang kering. Jawaban: c 1) Osteosit: sel-sel tulang dewasa. 2) Osteoblas: sel tulang muda yang akan membentuk osteosit. 3) Osteoklas merupakan sel yang berkembang dari monosit dan terdapat di sekitar permukaan tulang. Osteoklas berfungsi untuk perkembangan, pemeliharaan, perawatan, dan perbaikan tulang. 4) Osteon: merupakan nama lain dari tulang keras. 5) Osteoprogenator: derivat mesenkim yang memiliki potensi mitosis yang mampu berdiferensiasi menjadi osteoblas.

52

Kunci Jawaban dan Pembahasan

9. Jawaban: b Tulang rusuk dapat dibedakan menjadi tiga macam sebagai berikut. 1) Tulang rusuk sejati: terdiri atas 7 pasang tulang rusuk, ujung belakangnya melekat pada ruas-ruas tulang belakang, sedangkan ujung depannya melekat pada tulang dada. 2) Tulang rusuk palsu: terdiri atas 3 pasang tulang rusuk,ujung belakangnya melekat pada ruas-ruas tulang belakang, sedangkan ujung depannya melekat pada tulang rusuk sejati. 3) Tulang rusuk melayang: terdiri atas 2 pasang tulang rusuk,ujung belakangnya melekat pada ruas-ruas tulang belakang, sedangkan ujung depannya bebas (tidak melekat pada tulang apa pun). 10. Jawaban: c Urutan proses penulangan (osifikasi) pada tulang pipa sebagai berikut. 1) Pembentukan osteosit dari osteoblas. 2) Osteosit tumbuh melingkar dan membentuk sistem Havers. Di tengah-tenah sistem Havers terdapat saluran dan serabut saraf. 3) Penambahan senyawa kalsium dan fosfat dalam matriks sehingga tulang mengeras. 4) Pada bagian di antara epifisis dan diafisis terbentuk cakra epifisis. Cakra epifisis berupa tulang rawan yang mengandung banyak osteoblas. 5) Osteoklas merusak bagian tengah tulang pipa sehingga terbentuk rongga. Akibatnya, tulang menjadi berongga dan terisi oleh sumsum tulang. 11. Jawaban: b 1) Epifisis: bagian ujung tulang pipa. 2) Cakra epifisis: bagian antara epifisis dan diafisis, dapat tumbuh memanjang. 3) Diafisis: bagian tengah pada tulang pipa. 4) Pembuluh darah. 5) Rongga sumsum tulang. 12. Jawaban: d Inversi merupakan gerak memiringkan (membuka) telapak kaki ke arah dalam. Eversi merupakan gerak memiringkan (membuka) telapak kaki ke arah luar. Elevasi merupakan gerak mengangkat. Depresi merupakan gerak menurunkan. Ekstensi merupakan gerak meluruskan. 13. Jawaban: e Bagian yang dtitunjuk oleh huruf X disebut tulang rawan hialin. Tulang rawan hialin berfungsi melindungi ujung-ujung tulang yang membentuk persendian dari benturan keras. Adapun struktur persendian yang lain adalah ligamen yang

14.

15.

16.

17.

berfungsi mencegah berubahnya posisi tulang dan mengikat bagian luar ujung-ujung tulang yang membentuk persendian. Selain itu, ada pula bagian yang berisi cairan pelumas pada ujung-ujung tulang yang disebut ruang sinovial. Cairan pelumas ini disebut cairan sinovial, sedangkan bagian yang melapisi sendi dan menghubungkan kedua tulang adalah kapsul sendi. Jawaban: a Rangka manusia terbentuk pada akhir bulan kedua atau awal bulan ketiga pada waktu perkembangan embrio. Tulang yang terbentuk mula-mula adalah tulang rawan yang berasal dari jaringan mesenkim. Sesudah kartilago (tulang rawan) terbentuk, rongga di dalamnya akan terisi oleh osteoblas. Pada proses osifikasi, osteoblas akan membentuk osteosit. Sementara itu, kondroblas adalah sel-sel tulang rawan. Sel-sel ini mengeluarkan matriks berupa kondrin. Kondrosit adalah kondroblas yang bersifat tidak aktif. Jawaban: c Jenis gangguan tulang seperti pada gambar disebut lordosis. Kelainan ini ditandai dengan tulang belakang melengkung ke depan. Adapun fisura adalah gejala retak tulang. Kifosis ditandai dengan tulang belakang melengkung ke belakang. Fraktura merupakan gejala patah tulang. Skoliosis ditandai dengan tulang belakang melengkung ke kanan atau ke kiri. Jawaban: b Gambar A menunjukkan sendi peluru yang terdapat pada gelang bahu. Sendi peluru memungkinkan gerak bebas ke semua arah. Gambar B menunjukkan sendi engsel yang terdapat pada lutut. Sendi engsel memungkinkan gerakan berporos satu. Adapun sendi pelana terdapat pada persendian antara ibu jari dan tulang telapak tangan. Sendi ini memungkinkan gerakan ke dua arah. Sendi putar terdapat pada tulang tengkorak dan tulang atlas. Sendi ini memungkinkan gerakan memutar. Sendi kaku terdapat pada persendian tulang betis dan kering. Sendi ini memungkinkan sedikit gerakan. Jawaban: d Pernyataan yang benar mengenai otot sebagai berikut. 1) Otot memanjang saat relaksasi dan memendek saat kontraksi. 2) Ekstensibilitas otot adalah kemampuan otot untuk menjadi lebih panjang dari ukuran semula. 3) Elastisitas otot adalah kemampuan otot untuk kembali ke ukuran semula.

Biologi Kelas XI

53

Kontraktibilitas otot adalah kemampuan otot untuk menjadi lebih pendek dari ukuran otot semula. 18. Jawaban: b
Otot Polos 1) Berbentuk seperti gelendong. 2) Inti sel terletak di tengah. 3) Bekerja lambat dan tidak mudah lelah. 4) Bekerja di luar kehendak (otot tidak sadar) 5) Sarkoplasmanya polos dan homogen. Otot Lurik 1) Berbentuk silindris. 2) Inti sel terletak di tepi. 3) Bekerja cepat, tetapi mudah lelah. 4) Bekerja di bawah kehendak (otot sadar) 5) Sarkoplasmanya memiliki serat lintang.

4)

19. Jawaban: e Gerak fleksi adalah gerak membengkokkan, misal mengangkat lengan bawah. Keadaan otot ketika terjadi gerak fleksi adalah otot bisep berkontraksi dan otot trisep berelaksasi. Adapun kebalikan dari gerak fleksi adalah gerak ekstensi (meluruskan). Keadaan otot saat gerak ini adalah otot bisep berelaksasi dan otot trisep berkontraksi. 20. Jawaban: b Jenis gerakan otot antagonis sebagai berikut. 1) Ekstensi (gerak meluruskan) dan fleksi (gerak membelokkan). 2) Abduksi (gerak menjauhi badan) dan adduksi (gerak mendekati badan). 3) Depresi (gerak menurunkan) dan elevasi (gerak mengangkat). 4) Supinasi (gerak menengadahkan tangan) dan pronasi (gerak menelungkupkan tangan). 21. Jawaban: a Perubahan pada gambar menunjukkan pergerakan lengan saat menekuk. Pada posisi ini otot bisep berkontraksi yang mengakibatkan tangan mengangkat ke atas. Jenis gerakan ini disebut gerak fleksi. Adapun otot trisep berelaksasi. Jika tangan diluruskan kembali maka terjadi gerak ekstensi, pada posisi ini otot trisep berkontraksi dan otot bisep berelaksasi. 22. Jawaban: c 1) Distrofi: penyakit melemahnya otot yang diakibatkan oleh cacat genetis. 2) Atrofi: penurunan fungsi otot karena mengecil atau kehilangan kemampuan berkontraksi. 3) Hipertrofi: otot menjadi lebih besar dan lebih kuat karena sering digunakan/dilatih. 4) Tetanus: kejang otot karena infeksi bakteri Clostridium tetani. 5) Hernia abdominal: dinding otot abdominal sobek dan mengakibatkan usus melorot masuk ke rongga perut.

23. Jawaban: b 1) Abduksi : gerak menjauhi badan. 2) Adduksi : gerak mendekati badan. 3) Depresi : gerak menurunkan. 4) Elevasi : gerak mengangkat. 5) Ekstensi : gerak meluruskan. 6) Fleksi : gerak membengkokkan. 7) Pronasi : gerak menelungkupkan tangan. 8) Supinasi : gerak menengadahkan tangan. 24. Jawaban: e Otot pronator teres dan pronator kuadratus merupakan pasangan otot sinergis. Apabila keduanya berkontraksi, telapak tangan akan menelungkup. 25. Jawaban: d Gambar pada soal adalah otot jantung. Dinamakan otot jantung karena hanya terdapat di jantung. Kontraksi dan relaksasi otot jantung mengakibatkan jantung menguncup dan mengembang untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Adapun otot polos berfungsi menggerakkan zat di sepanjang saluran pencernaan, mengontrol diameter pembuluh darah, dan mengatur gerakan pupil mata. Otot lurik berfungsi menggerakkan rangka tubuh. 26. Jawaban: c Energi pada saat otot berkontraksi diperoleh dari reaksi kimia berikut. Kreatin fosfat + ADP kreatin + ATP ATP ADP + E ADP AMP + E Sementara itu, jika otot berelaksasi terjadi penguraian glukosa dan laktasidogen. 27. Jawaban: a Secara mikroskopis, otot lurik tampak tersusun dari garis-garis gelap dan terang. Penampakan tersebut disebabkan adanya miofibril. Setiap miofibril tersusun atas satuan kontraktil yang disebut sarkomer. Sementara itu, lakuna merupakan rongga yang di dalamnya terdapat sel tulang rawan (kondrosit) atau sel tulang keras (osteosit). Kolagen merupakan kartilago fibrosa yang padat dan keras sehingga matriksnya berwarna gelap dan terang. 28. Jawaban: b Ciri-ciri otot lurik sebagai berikut. 1) Sel penyusunnya berbentuk silindris. 2) Inti sel terletak di tepi. 3) Bekerja cepat, tetapi mudah lelah. 4) Bekerja di bawah kehendak. 5) Setiap sel mempunyai banyak inti. 29. Jawaban: a Persendian yang ditunjuk pada gambar tersebut adalah persendian antara tengkorak dan tulang atlas yang memungkinkan gerakan memutar

54

Kunci Jawaban dan Pembahasan

sehingga disebut sendi putar. Sendi engsel terdapat pada siku dan lutut. Sendi pelana terdapat pada persendian antara tulang ibu jari dan tulang telapak tangan. Sendi peluru terdapat pada persendian antara tulang lengan atas dan gelang bahu. Sendi geser terdapat pada persendian antara ruas-ruas tulang belakang. 30. Jawaban: a Beberapa gangguan pada otot sebagai berikut. 1) Atrofi otot: penurunan fungsi otot karena otot mengecil atau kehilangan kemampuan berkontraksi. 2) Distrofi otot: penyakit melemahnya otot yang diakibatkan karena cacat genetis. 3) Hipertrofi otot: otot menjadi lebih besar dan lebih kuat karena sering digunakan. 4) Hernia abdominal: dinding otot abdominal sobek dan mengakibatkan usus melorot masuk ke rongga perut. 5) Tetanus: kejang otot karena infeksi bakteri Clostridium tetani. B. Uraian 1. a. Tulang pendek, berbentuk seperti kubus atau pendek, dan tidak beraturan. Contoh tulang pergelangan tangan dan kaki. Tulang pipih, bebentuk pipih dan lebar. Contoh tulang tengkorak. Tulang pipa, berbentuk seperti tabung, kedua ujungnya bulat, dan bagian tengahnya silindris. Contoh tulang paha. Skeleton aksial yaitu skeleton yang terletak pada sumbu tubuh. Rangka ini meliputi tengkorak, tulang belakang, tulang dada, serta tulang rusuk. Skeleton apendikuler merupakan skeleton yang menyusun alat gerak manusia. Skeleton apendikuler tersusun dari tungkai atas, tungkai bawah, tulang bahu, serta tulang pinggul. Tungkai atas tersusun dari tulang lengan atas, tulang hasta, tulang pengumpil, dan tulang jari-jari tangan. Pangkal lengan atas berhubungan dengan gelang bahu. Tungkai bawah terdiri atas tulang paha, tulang betis, tulang kering, dan tulang jari-jari kaki. Tungkai bawah berhubungan dengan gelang panggul. 1 = tulang selangka 2 = tulang belikat 3 = tulang lengan 4 = tulang hasta 5 = tulang pengumpil

4.

5.

b. c.

6.

2. a.

7.

b.

8.

3. a.

9.

R = sendi peluru, memungkinkan gerakan ke segala arah. S = sendi engsel, memungkinkan gerakan ke satu arah. a. A = tulang tulang rusuk sejati, berjumlah 7 pasang. Ujung depan melekat pada tulang dada, ujung belakang melekat pada tulang belakang. B = tulang rusuk palsu, berjumlah 3 pasang. Ujung depan melekat pada tulang rusuk di atasnya dan ujung belakang melekat pada tulang belakang. C = tulang rusuk melayang, berjumlah 2 pasang. Ujung depan tidak melekat pada tulang mana pun dan ujung belakang melekat pada tulang belakang. b. Tulang dada dan tulang rusuk berfungsi melindungi bagian-bagian organ tubuh yang vital seperti jantung, paru-paru, dan hati. Gangguan mekanis pada tulang dapat terjadi akibat jatuh atau benturan dengan benda keras (pukulan). Gangguan ini dapat mengakibatkan halhal berikut. a. Fisura: retak tulang. b. Fraktura: patah tulang. c. Memar sendi: selaput sendi rusak. d. Urai sendi: memar sendi yang diikuti lepasnya ujung tulang dari persendian. a. A = pronasi B = supinasi b. Pronasi adalah gerak menelungkupkan tangan, sedangkan supinasi adalah gerak menengadahkan tangan. Kedua gerakan ini merupakan gerakan melingkar satu sumbu sentral sehingga disebut juga rotasi. Dalam otot tersimpan glikogen. Glikogen merupakan bentuk glukosa cadangan dalam otot yang siap diubah menjadi energi atau ATP. Awalnya glikogen dilarutkan menjadi laktasidogen yang selanjutnya diuraikan menjadi glukosa dan asam susu. Glukosa kemudian dioksidasi sehingga menghasilkan energi atau ATP. Tidak. Jumlah dan jenis otot pada atlet binaragawan dan orang biasa sama. Otot binaragawan lebih besar dan kuat dibandingkan dengan orang biasa karena otot tersebut sering digunakan atau dilatih sehingga menjadi lebih kuat dan kekar. Otot binaragawan yang besar tersebut sebenarnya merupakan suatu kelainan yang disebut hipertrofi otot. Pada manula, wanita kehilangan lebih banyak massa tulang daripada pria. Hal ini disebabkan laju berkurangnya massa tulang akan meningkat pesat setelah wanita mengalami menopause.

b.

Biologi Kelas XI

55

Pada masa tersebut, hormon estrogen dalam tubuh wanita akan berkurang, padahal hormon inilah yang merangsang pembentukan tulang baru dalam siklus tulang. Akibatnya, kepadatan tulang berkurang dengan cepat. 10. Tulang rawan anak-anak berasal dari mesenkim dan mengandung lebih banyak kondroblas. Pada orang dewasa, tulang rawan mengandung banyak matriks dan berasal dari perikondrium (selaput tulang rawan) yang mengandung kondroblas.

Bab V

Sistem Peredaran Darah pada Manusia dan Hewan

A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: b Sistem peredaran darah mempunyai tiga komponen utama yaitu darah, jantung, dan pembuluh darah. Adapaun paru-paru merupakan komponen sistem pernapasan dan ginjal merupakan komponen sistem ekskresi. 2. Jawaban: c Beberapa fungsi sistem peredaran darah yaitu mengatur suhu tubuh, mengangkut substansi beracun menuju ginjal, mendistribusikan hormon menuju sel-sel tubuh yang membutuhkan, dan mencegah hilangnya darah melalui mekanisme pembekuan darah. Adapun mengangkut zat sisa metabolisme ke luar tubuh merupakan fungsi sistem ekskresi. 3. Jawaban: d Darah manusia tersusun dari plasma darah kurang lebih 55% dan sel-sel darah kurang lebih 45%. Jadi komponen pada darah yang memiliki jumlah paling banyak adalah plasma darah. Sementara itu, sel-sel darah tersusun dari eritrosit kurang lebih 99% dan sisanya merupakan leukosit dan trombosit. 4. Jawaban: b Globulin merupakan protein dalam darah yang berfungsi sebagai pembentuk antibodi untuk pertahanan tubuh. Adapun untuk menetralkan racun merupakan fungsi antitoksin, proses penggumpalan darah dilakukan oleh fibrin, untuk menjaga keseimbangan osmotik darah merupakan fungsi albumin, dan memacu sifat fagosit pada leukosit merupakan fungsi opimisin.

5. Jawaban: c Sel darah yang berperan dalam proses pembekuan darah adalah trombosit. Ciri-ciri trombosit yaitu tidak berinti, berukuran kecil, bentuk tidak beraturan, dan mempunyai masa hidup sekitar 1012 hari. Adapun sel darah yang dapat hidup berbulan-bulan adalah sel darah putih karena sel darah putih mempunyai inti. Bentuk bikonkaf dimiliki oleh sel darah merah. 6. Jawaban: a Basofil berfungsi mengeluarkan histamin yang mengakibatkan peradangan dan heparin yang berperan dalam pembekuan darah. Sementara itu, eosinofil berperan dalam pertahanan terhadap parasit. Neutrofil berfungsi memusnahkan bakteri dan zat-zat asing yang masuk ke dalam tubuh. Limfosit berfungsi untuk membentuk antibodi. Monosit berperan menjaga kekebalan tubuh dari infeksi. 7. Jawaban: b Jenis sel darah putih yang berperan dalam menjaga kekebalan tubuh dari serangan virus adalah limfosit. Jika tubuh terinfeksi virus, limfosit akan membentuk antibodi. Limfosit yang berfungsi menghasilkan antibodi yaitu limfosit B. Ketika virus menyerang, jumlah limfosit B akan meningkat untuk mengeluarkan antibodi agar virus tidak merusak sel tubuh. Antibodi berfungsi sebagai alat pelacak virus. Ketika antibodi menempel pada virus, sel darah putih yang lainnya dapat menemukan virus dengan mudah dan menghancurkan virus tersebut. 8. Jawaban: b Hemofilia adalah kelainan dalam sistem peredaran darah yang bersifat menurun dan ditandai dengan gejala darah sukar membeku. Sickle-cell merupakan penyakit menurun yang ditandai dengan adanya bentuk sel darah merah yang menyerupai bulan sabit. Leukemia adalah penyakit kanker darah. Koronaria trombosis adalah terbentuknya bekuan darah di dalam arteri koronaria sehingga aliran darah terganggu yang mengakibatkan melemahnya kontraksi otot jantung. 9. Jawaban: a 1) Eritrosit berfungsi mengikat O2 dan diedarkan ke seluruh tubuh serta mengangkut CO2 dari sel tubuh menuju paru-paru. 2) Leukosit berfungsi menghancurkan kuman penyakit, mengangkut lemak dan menghasilkan histamin, serta melumpuhkan kuman penyakit yang berada di luar darah. 3) Trombosit berfungsi dalam proses penggumpalan darah.

56

Kunci Jawaban dan Pembahasan

10.

11.

12.

13.

14.

15.

Limfosit berfungsi membentuk antibodi yang berperan dalam menjaga kekebalan tubuh. Jawaban: e Gambar 1, 2, dan 3 adalah sel darah putih yang plasmanya bergranula.Dalam keadaan normal gambar 1 (neutrofil) terdapat 3.0007.000 butir tiap mm 3 darah. Gambar 2 (eosinofil) terdapat 100400 butir tiap mm3 darah. Gambar 3 (basofil) terdapat 2050 butir tiap mm3 darah. Jika terjadi infeksi di dalam tubuh, maka jumlah leukosit akan bertambah untuk melawan kuman penyakit. Jawaban: e Sumsum tulang merupakan tempat pembentukan trombosit. Hati dan limpa sebagai tempat perombakan eritrosit. Ginjal sebagai organ ekskresi sisa metabolisme. Timus merupakan kelenjar penghasil timosin yang berperan untuk merangsang pembentukan limfosit. Jawaban: e Aliran darah tidak dapat balik karena adanya katup (valvula). Darah keluar dari jantung saat ventrikel berkontraksi. Darah kembali ke jantung memasuki atrium. Aorta adalah arteri terbesar yang keluar dari jantung. Vena adalah pembuluh darah yang menuju jantung. Jawaban: b Otot jantung mempunyai kemampuan untuk berdenyut secara terus-menerus. Pada saat jantung mengembang atau berelaksasi, darah dari vena pulmonaris dan vena kava masuk ke jantung. Periode ini disebut diastol. Pada saat jantung menguncup atau kontraksi, darah dari jantung dipompa ke arteri pulmonaris dan aorta. Periode ini disebut sistol. Jawaban: a Valvula trikuspidalis merupakan katup yang terletak di antara ventrikel kanan dan atrium kanan. Katup ini berfungsi mencegah darah dari ventrikel kanan agar tidak kembali lagi ke atrium kanan. Sementara itu, katup yang mencegah darah dari ventrikel kiri agar tidak kembali lagi ke atrium kiri yaitu valvula bikuspidalis. Jawaban: c
Perbedaan a. b. c. d. e. Bentuk Warna Inti Fungsi Tempat pembentuk Eritrosit Bikonkaf Merah Tidak ada Transpor oksigen Tulang pipa Leukosit Tidak teratur Tidak berwarna Ada Pertahanan tubuh Kelenjar limfe

4)

17.

18.

19.

20.

21.

16. Jawaban: a Keterangan gambar: 1 = valvula semilunaris aorta 2 = septum atrioventrikularis

3 = septum interventrikularis 4 = valvula trikuspidalis 5 = valvula bikuspidalis Pada aorta dan arteri pulmonalis yang berbatasan dengan jantung terdapat valvula semilunaris aorta. Valvula semilunaris yang berfungsi menjaga agar darah yang mengalir ke aorta tidak kembali lagi ke jantung ditunjukkan oleh nomor 1. Jawaban: b Ventrikel kiri mempunyai tekanan paling tinggi karena berperan memompa darah ke seluruh tubuh. Sementara itu, ventrikel kanan hanya memompa darah ke paru-paru sehingga tekanannya lebih rendah. Adapun atrium memompa darah ke ventrikel jadi tekanannya lebih kecil daripada tekanan di ventrikel. Jawaban: d Leukosit dan plasma tidak mengandung hemoglobin. Hanya eritrosit yang mengandung hemoglobin. Adanya hemoglobin ini mengakibatkan darah berwarna merah. Adapun pengaruh dari reaksi antara O2 dengan hemoglobin mengakibatkan darah berwarna merah cerah. Sementara itu, reaksi antara CO2 dan hemoglobin mengakibatkan darah berwarna merah gelap. Jawaban: d Pada saat ventrikel berkontraksi, maka darah dari jantung akan dipompa keluar. Kontraksi ventrikel kiri akan mengakibatkan darah dipompa ke seluruh tubuh. Sementara itu, kontraksi ventrikel kanan mengakibatkan darah dipompa ke paruparu. Apabila ventrikel berelaksasi maka darah dari seluruh tubuh akan masuk ke serambi kanan dan darah dari paru-paru akan masuk ke serambil kiri. Jawaban: b Ventrikel kiri berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh. Tugas ini lebih berat dibanding ventrikel kanan yang hanya bertugas memompa darah ke paru-paru. Oleh karena tugas ventrikel kiri inilah otot-totot jantung bekerja keras untuk melakukan fungsi tersebut sehingga mengakibatkan otot berukuran lebih besar. Akibatnya, dinding ventrikel kiri akan menjadi lebih tebal karena otot-otot penyusunnya lebih besar. Jawaban: e 1) Membentuk sel darah merah dilakukan oleh sumsum tulang belakang. 2) Pertahanan tubuh dilakukan oleh sel darah putih. 3) Penggumpalan darah dilakukan oleh trombosit. 4) Mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh dilakukan oleh eritrosit.

Biologi Kelas XI

57

Mengatur keseimbangan osmosis darah di dalam tubuh merupakan salah satu fungsi plasma darah. 22. Jawaban: a Berikut adalah tabel kandungan aglutinogen (antigen) dan aglutinin dalam darah berdasarkan sistem golongan darah ABO.
Golongan Darah A B AB O Aglutinogen A B A dan B Aglutinin b a a dan b

5)

23. Jawaban: c Dari hasil uji golongan darah dapat diketahui bahwa Siska bergolongan darah O, Ririt bergolongandarah A, Mega bergolongan darah AB, Rosa bergolongan darah B, dan Lukman bergolongan darah A. Jika Ririt membutuhkan transfusi darah maka yang dapat menjadi donor untuk Ririt adalah Siska dan Lukman. Siska bergolongan darah O sehingga siska dapat mendonorkan darahnya kepada golongan darah apapun (donor universal). Meskipun demikian, transfusi darah akan lebih baik dilakukan antargolongan darah yang sejenis saja. 24. Jawaban: d Rano bergolongan darah B, berarti dalam eritrosit darah Rano terdapat antigen B dan dalam plasma darahnya mengandung aglutinin . Rani bergolongan darah A, berarti dalam eritrosit darah Rani terdapat antigen A dan dalam plasma darahnya mengandung aglutinin . Pada transfusi darah, jika golongan darah donor tidak sesuai dengan golongan darah penerima akan terjadi penggumpalan yang disebabkan oleh aglutinin penerima menggumpalkan antigen donor. Jika darah Rano ditransfusikan ke Rani maka aglutinin dalam plasma darah Rani akan menggumpalkan antigen B dalam eritrosit darah Rano. Hal ini akan mengakibatkan terjadinya penggumpalan darah dalam tubuh resipien (Rani). 25. Jawaban: b Orang yang kekurangan leukosit menderita penyakit leukopenia, sedangkan orang yang kelebihan leukosit menderita penyakit leukemia. Hemofilia merupakan penyakit keturunan yang mengakibatkan darah seseorang sukar membeku. Anemia merupakan penyakit kekurangan hemoglobin, Fe, atau eritrosit dalam tubuh. Talasemia merupakan penyakit yang disebabkan oleh adanya gangguan produksi hemoglobin dan eritrosit.

B. Uraian 1. Fungsi sistem peredaran darah bagi manusia sebagai berikut. a. Mengangkut zat makanan dan sisa hasil metabolisme. b. Mengangkut zat buangan dan substansi beracun menuju hati untuk dinetralkan. c. Mengangkut zat buangan dan substansi beracun menuju ginjal untuk dibuang. d. Mendistribusikan hormon dari kelenjar dan organ yang memproduksinya ke sel-sel tubuh yang membutuhkan. e. Mengatur suhu tubuh melalui aliran darah. f. Mencegah hilangnya darah melalui mekanisme pembekuan darah. g. Melindungi tubuh dari bakteri dan virus dengan menyirkulasikan antibodi dan sel darah putih. 2. a. Darah, sebagai medium pengangkut zat makanan, udara, dan zat buangan. b. Jantung, berfungsi memompa darah sehingga dapat beredar ke seluruh tubuh. c. Pembuluh darah, sebagai saluran tempat darah beredar ke seluruh tubuh. 3. Diapedesis adalah kemampuan leukosit melumpuhkan kuman penyakit yang berada di luar darah. Caranya dengan menembus keluar dinding pembuluh kapiler dan masuk ke dalam jaringan yang terserang zat asing tersebut. 4.
Struktur Fungsi Arteri Berukuran lebih kecil dari vena, tetapi lebih kuat elastisitasnya Berukuran paling besar, kurang elastis Berukuran paling kecil tersusun atas sel-sel endotelium Membawa darah keluar dari jantung

Vena

Membawa darah masuk ke jantung Membawa darah ke jaringan

Kapiler

5. Perbedaan pada tiga macam sel darah putih granulosit sebagai berikut.
Sel Darah Putih Granulosit Neutrofil Eosinofil Basofil Sifat Plasma Sel Netral Asam Basa Warna Granula Merah kebiruan Merah Biru

58

Kunci Jawaban dan Pembahasan

6.

Luka

Trombosit pecah

Trombokinase

Protrombin

Ca+ dan Vitamin K

Trombin

Fibrinogen

Fibrin

Luka tertutup

7. Warna merah pada darah disebabkan karena adanya hemoglobin. Tingkat hemoglobin darah dapat berbeda-beda yang dipengaruhi oleh reaksi antara hemoglobin dengan oksigen dan karbon dioksida. Reaksi antara hemoglobin dengan oksigen akan mengakibatkan darah berwarna merah muda/cerah. Sementara itu, reaksi antara hemoglobin dengan karbon dioksida mengakibatkan darah berwarna merah tua/gelap. 8. Lima macam leukosit beserta fungsinya sebagai berikut. a. Eosinofil untuk mengatasi jenis-jenis penyakit karena alergi. b. Neutrofil berfungsi memakan kuman penyakit. c. Basofil berfungsi menghasilkan heparin yang berperan dalam pembekuan darah. d. Monosit berperan dalam fagositosis. e. Limfosit berfungsi mengontrol respon, kekebalan tubuh dan menghasilkan dua antibodi. 9. Beberapa katup yang terdapat di dalam jantung sebagai berikut. a. Katup bikuspidalis: berfungsi mencegah agar darah dari ventrikel kiri tidak mengalir kembali ke atrium kiri. b. Katup trikuspidalis: berfungsi mencegah agar darah dari ventrikel kanan tidak mengalir kembali ke atrium kanan. c. Katup semilunaris aorta: berfungsi mencegah agar darah yang keluar menuju aorta tidak kembali lagi ke ventrikel kiri. d. Katup semilunaris paru-paru: berfungsi mencegah agar darah yang keluar menuju arteri paru-paru tidak kembali lagi ke ventrikel kanan. 10. Darah Vera tidak sesuai dengan darah Reta sehingga akan terjadi penggumpalan. Jika darah Vera ditransfusikan kepada Reta maka aglutinin dalam plasma darah Reta akan merusak aglutinogen A pada eritrosit darah Vera yang ditransfusikan ke dalam tubuh Reta. Akibatnya, akan terjadi penggumpalan darah dalam tubuh Reta.

A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: d Hewan yang memiliki sistem peredarah darah tunggal adalah ikan. Pada sistem ini darah memasuki jantung sebanyak satu kali. Adapun burung, kadal, ular, dan buaya memiliki sistem peredaran darah ganda, karena darah memasuki jantung sebanyak dua kali. 2. Jawaban: a Serangga menggunakan trakea sebagai alat untuk mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh. Ostium merupakan pori-pori yang terdapat di jantung pembuluh. Sinus merupakan tempat beredarnya darah pada siput. Insang merupakan tempat pertukaran gas CO2 dan O2 pada ikan. Lengkung aorta merupakan alat peredaran darah pada cacing tanah. 3. Jawaban: d Sistem peredaran darah terbuka adalah sistem peredaran di mana darah tidak selalu beredar melalui pembuluh darah, tetapi pada saat-saat tertentu langsung menuju ke dalam jaringan tubuh. Contoh pada siput, belalang, laba-laba, dan udang. Adapun sistem peredaran darah pada ikan, bangau, katak, dan salamander termasuk peredaran darah tertutup. 4. Jawaban: b Pernyataan yang benar mengenai peredaran darah serangga sebagai berikut. 1) Darah tidak mengandung hemoglobin sehingga tidak berwarna merah. 2) Darah pada serangga mengandung hemosianin. Darah tersebut disebut hemolimfa. 3) Darah serangga berfungsi untuk mengangkut sari-sari makanan saja sedangkan O 2 diedarkan ke sel-sel tubuh melalui saluran udara (trakea). 5. Jawaban: c Pada bagian I mengandung darah bersih. Pada bagian II dan IV mengandung darah kotor. Pada bagian III mengandung darah campuran. Bagian yang ditunjuk dengan III adalah bilik. Katak hanya memiliki satu bilik sehingga terjadi percampuran antara darah yang mengandung O2 dengan darah yang mengandung CO2 6. Jawaban: b Darah belalang tidak mengandung hemoglobin, tetapi mengandung hemosianin sehingga tidak berfungsi untuk mengangkut O2 dan CO2. Adapun darah cacing tanah, udang, ikan, dan cumi-cumi mengandung hemoglobin.

Biologi Kelas XI

59

7. Jawaban: d Jantung buaya memiliki empat ruang yang belum sempurna sehingga darahnya masih dapat bercampur. Hal ini disebabkan karena antara bilik kanan dan bilik kiri terdapat sekat yang belum sempurna. Khusus pada jantung buaya, pada sekat antara kanan dan kiri terdapat lubang kecil yang disebut foramen panizzae yang berfungsi sebagai berikut. 1) Memungkinkan distribusi oksigen ke alat pencernaan. 2) Memelihara keseimbangan tekanan cairan di dalam jantung pada waktu menyelam. 8. Jawaban: e Pernyataan yang benar mengenai peredaran darah burung yaitu darah pada aorta mengandung banyak O2, darah pada bilik kiri mengandung banyak O2 yang berasal dari vena pulmonalis. Darah pada serambi kanan kaya CO2. Darah pada serambi kiri kaya O 2 yang berasal dari vena pulmonalis. 9. Jawaban: a Ikan mempunyai sistem peredaran darah tunggal dan tertutup, jantungnya terdiri atas dua ruangan. Ikan melepaskan CO2 melalui insang. Adapun katak mempunyai sistem peredaran darah tertutup dan rangkap, jantung katak terdiri atas tiga ruangan. Katak melepaskan CO2 melalui paruparu dan kulit. 10. Jawaban: a Gambar tersebut menunjukkan struktur jantung beruang empat, dua atrium dan dua ventrikel. Antara atrium kanan dan atrium kiri bersekat sempurna. Namun antara ventikel kanan dan ventrikel kiri bersekat tidak sempurna. Akibatnya darah dapat bercampur. Struktur jantung seperti ini dimiliki oleh kelompok hewan reptil seperti buaya dan cecak. Adapun ayam, burung merpati, sapi, dan kambing mempunyai struktur jantung sama seperti manusia. Belalang dan nyamuk mempunyai sistem peredaran darah terbuka melalui sistem trakea. Ikan kakap dan ikan mas mempunyai jantung beruang dua, yaitu satu atrium dan satu ventrikel. B. Uraian 1. Berdasarkan tempat mengalirnya ada dua sistem peredaran darah sebagai berikut. a. Sistem peredaran darah terbuka. Pada sistem ini darah dan cairan lainnya tidak selalu diedarkan melalui pembuluh darah. Darah langsung diedarkan ke dalam rongga-rongga tubuh dan akhirnya kembali lagi ke dalam pembuluh. Contoh udang, siput, dan belalang.

2.

3.

4.

5.

Sistem peredaran darah tertutup. Pada sistem ini darah mengalir ke seluruh jaringan tubuh melalui pembuluh. Contoh cacing tanah, ikan, katak, dan burung. Mollusca memiliki sistem sirkulasi yang terdiri atas jantung dan pembuluh darah sederhana. Jantung terletak di dalam rongga perikardium, terdiri atas atrium dan ventrikel. Sirkulasi darah pada Mollusca diawali dengan darah dipompa dari jantung mengalir melalui sinus menuju jaringan tubuh. Dari jaringan tubuh, darah kembali lagi ke jantung. Darah pada cacing tanah mengandung hemoglobin sehingga berwarna merah. Darah ini berfungsi mengangkut O 2 serta sari-sari makanan ke seluruh tubuh dan mengeluarkan CO2 dari dalam tubuh. Sementara itu, darah pada serangga tidak mengandung hemoglobin, tetapi mengandung hemosianin sehingga darah ini tidak berwarna merah. Darah ini berfungsi mengangkut sari-sari makanan dan tidak mengangkut O2 maupun CO2. Perbedaan sistem peredaran darah katak dan burung sebagai berikut. Katak mempunyai jantung beruang tiga yang terdiri atas dua atrium dan satu ventrikel. Darah yang mengandung oksigen dan darah yang mengandung banyak karbon dioksida masih bercampur di dalam ventrikel. Burung mempunyai jantung beruang empat, yaitu dua atrium dan dua ventrikel. Darah yang mengandung banyak oksigen tidak pernah bercampur dengan darah yang mengandung banyak karbon dioksida karena kedua ventrikel sudah terpisah oleh sekat yang sempurna. Jantung buaya memiliki empat ruang yang belum sempurna sehingga darahnya masih dapat bercampur. Hal ini disebabkan karena antara bilik kanan dan bilik kiri terdapat sekat yang tidak sempurna.

b.

A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: c Fungsi sistem peredaran darah di antaranya mengangkut zat makanan ke seluruh tubuh, mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh, dan mengatur suhu tubuh. Mengeluarkan urine dari dalam tubuh merupakan fungsi dari sistem ekskresi. Menghantarkan rangsang ke organ-organ tubuh merupakan fungsi sistem koordinasi.

60

Kunci Jawaban dan Pembahasan

2. Jawaban: b 1) Albumin berperan dalam mempertahankan keseimbangan air dalam darah dan jaringan, serta mengatur volume darah. 2) Globulin berperan membentuk antibodi untuk kekebalan tubuh. 3) Presipitin berperan mengendapkan antigen. 4) Fibrinogen berperan dalam proses penggumpalan darah. 3. Jawaban: b Monosit merupakan leukosit yang mempunyai inti sel dan dapat bergerak seperti Amoeba dan bersifat fagositosit. Monosit dapat membesar menjadi makrofag. Makrofag merupakan sel fagositik yang berumur panjang. Di dalam monosit tidak dijumpai hemoglobin. 4. Jawaban: c Eritrosit merupakan komponen darah yang berfungsi mengangkut oksigen dan karbon dioksida. Limfosit merupakan komponen darah yang berfungsi membentuk antibodi yang berperan dalam menjaga kekebalan tubuh. Trombosit merupakan komponen darah yang berfungsi dalam proses penggumpalan darah. Leukosit merupakan komponen darah yang berfungsi menghancurkan kuman penyakit, mengangkut lemak, menghasilkan histamin, serta melumpuhkan kuman penyakit yang berada di luar darah. Basofil merupakan komponen darah yang berfungsi mnghasilkan histamin dan heparin. 5. Jawaban: c Albumin berperan dalam mempertahankan keseimbangan air dalam darah dan jaringan serta mengatur volume darah. Albumin juga berperan dalam pembentukan gamoglobin yaitu komponen zat antibodi. Fibrinogen berperan penting dalam pembekuan darah. Lisin adalah antibodi yang berfungsi menguraikan antigen. 6. Jawaban: e 1) Basofil tiap mm 3 darah mengandung 2050 butir. 2) Eosinofil tiap mm 3 darah mengandung 100400 butir. 3) Limfosit tiap mm 3 darah mengandung 1.5003.000 butir. 4) Monosit tiap mm 3 darah mengandung 100700 butir. 5) Neutrofil tiap mm 3 darah mengandung 4.0007.000 butir.

7. Jawaban: c Proses pembekuan darah:


Luka

Trombosit pecah

Trombokinase

Protrombin

Ca+ dan Vitamin K

Trombin

Fibrinogen

Fibrin

Luka tertutup

8. Jawaban: c Aliran darah dalam sistem peredaran darah kecil adalah melalui ventrikel kanan (6) arteri pulmonalis (1) paru-paru (2) vena pulmonalis (3) serambi kiri (7). 9. Jawaban: a Ada tiga macam leukosit granulosit berikut. 1) Basofil dapat menyerap zat warna yang bersifat basa, contoh metilen biru. 2) Eosinofil dapat menyerap zat warna yang bersifat asam, contoh eosin. 3) Neutrofil dapat menyerap zat warna yang bersifat netral. Limfosit dan monosit termasuk leukosit agranulosit. 10. Jawaban: b Bagian darah yang berperan dalam penutup luka adalah fibrinogen dan keping darah (fibrinogen). Ketika terjadi luka, keping darah (trombosit) akan pecah dan mengeluarkan enzim trombokinase. Enzim ini akan mengubah protrombin menjadi trombin dengan bantuan vitamin K dan ion Ca2+. Selanjutnya, trombin akan mengubah fibrinogen menjadi benang-benang fibrin. Benang-benang fibrin ini akan menutupi luka sehingga pendarahan akan terhenti. 11. Jawaban: b Untuk melumpuhkan kuman penyakit yang berada di luar darah, sel darah putih menembus keluar dinding pembuluh kapiler dan masuk ke dalam jaringan yang terserang zat asing. Kemampuan sel darah putih (leukosit) ini disebut diapedesis. Adapun kemampuan sel darah putih untuk memakan bakteri atau kuman disebut fagositosis. 12. Jawaban: a 1) Arteri koronaria: arteri yang berfungsi menyuplai O2 dan makanan ke jantung. 2) Arteri pulmokutaneous: arteri yang mengalir dari paru-paru ke kulit. 3) Arteri pulmonalis: arteri yang membawa CO2 dari jantung ke paru-paru. 4) Arteriola: cabang dari arteri (pembuluh nadi).

Biologi Kelas XI

61

13. Jawaban: a Dalam keadaan normal darah di dalam vena dan arteri tidak mengalami penggumpalan. Hal ini disebabkan dalam darah tersebut tidak terdapat trombin yang dapat mengkatalis perubahan fibrinogen menjadi benang-benang fibrin sehingga mengakibatkan pembekuan darah. Trombin hanya akan terbentuk saat terjadi luka. 14. Jawaban: c Kelainan dalam sistem peredaran darah manusia sebagai berikut. 1) Anemia: gangguan sistem peredaran darah karena kurangnya kadar Hb atau jumlah eristrosit dalam darah. 2) Trombus: tersumbatnya pembuluh darah karena benda yang tidak bergerak. 3) Hemofilia: kelainan darah berupa darah yang sukar membeku. 4) Leukemia: bertambahnya leukosit dalam darah secara tak terkendali. 5) Arteriosklerosis: pengerasan pembuluh nadi karena timbunan atau endapan kapur. 15. Jawaban: d
Perbedaan a. b. c. d. e. Bentuk Perbandingan Nukleus Fungsi Kandungan Sel Darah Merah Sel Darah Putih Bikonkaf 1 Tidak ada Transpor O2 Hemoglobin Tidak teratur 5.000 Ada Pertahanan tubuh Protein

16. Jawaban: c P adalah vena porta hepatika berfungsi membawa darah dari lambung dan usus menuju hati. Q adalah vena hepatika, berfungsi membawa darah dari hati. R adalah arteri hepatika, berfungsi membawa darah dari jantung menuju hati. 17. Jawaban: e Banyaknya eritrosit dipengaruhi oleh hal-hal berikut. 1) Jenis kelamin Seorang laki-laki memiliki eritrosit lebih banyak daripada perempuan. 2) Usia Semakin tua seseorang, semakin berkurang jumlah eritrositnya. 3) Ketinggian tempat tinggal Orang yang hidup di dataran tinggi memiliki jumlah eritrosit lebih banyak daripada orang yang hidup di dataran rendah. 4) Makanan Makanan yang mengangung zat besi akan menambah jumlah eristrosit.

18. Jawaban: e Tempat produksi eritrosit adalah kantong kuning telur, hati, limfa, dan sumsum tulang. Pada beberapa minggu pertama kehidupan embrio dalam kandungan, eritrosit dihasilkan dalam kantong kuning telur. Beberapa bulan kemudian, eritrosit dibentuk dalam hati, limfa, dan kelenjar limfa. Setelah dewasa eritrosit dibentuk dalam sumsum tulang. 19. Jawaban: e Bagian yang ditunjukkan oleh X adalah serambi kiri yang berfungsi menerima darah dari paru-paru. Bagian yang ditunjukkan oleh Y adalah bilik kiri yang berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh. 20. Jawaban: e Sistem peredaran darah ganda terdapat pada hewan yang tergolong amfibi, reptil, dan mamalia. Cecak, ular, dan kadal termasuk reptil. Katak termasuk amfibi. Adapun udang, cumi-cumi, dan serangga mempunyai sistem peredaran darah terbuka. Ikan mempunyai sistem peredaran darah tunggal. 21. Jawaban: b Darah pada serangga tidak mengandung hemoglobin, tetapi mengandung hemosianin. Darah tersebut disebut hemolimfa. Sementara itu, hemocoel merupakan rongga tubuh. 22. Jawaban: e Hal yang harus diperhatikan dalam transfusi darah adalah jenis aglutinogen (antigen) donor dan aglutinin (antibodi) resipien karena aglutinin pada darah resipien dapat menggumpalkan aglutinogen pada darah donor yang tidak sesuai. 23. Jawaban: b Kadar LDL (Low Density Lipoprotein) yang melebihi normal mengakibatkan terjadinya endapan lemak dalam pembuluh darah yang mengakibatkan terjadinya aterosklerosis. LDL adalah indikator lemak jenuh dalam darah. LDL yang tinggi menunjukkan konsumsi yang tinggi terhadap makanan lemak jenuh, misal kolesterol. Sklerosis adalah pengerasan pembuluh darah, dapat terjadi karena endapan lemak (aterosklerosis) dan endapan kalsium (arteriosklerosis). 24. Jawaban: d Eritroblastosis fetalis adalah kelainan akibat rhesus ibu berbeda dengan rhesus bayi. Apabila darah ibu rhesus negatif dan darah bayi yang dikandungnya rhesus positif dapat mengakibatkan eritroblastosis fetalis pada bayi.

62

Kunci Jawaban dan Pembahasan

25. Jawaban: c Tekanan darah tinggi (hipertensi) adalah kondisi di mana tekanan darah terhadap dinding arteri lebih tinggi dibanding tekanan darah normal. Hipertensi berhubungan dengan beberapa kelainan lain misal aterosklerosis. Terjadinya endapan lemak dalam pembuluh darah mengakibatkan tekanan darah dalam dinding arteri lebih tinggi. Adapun hipotensi adalah tekanan darah lebih rendah dibanding tekanan normal. Leukemia (kanker darah) adalah perkembangan sel-sel darah putih tidak normal dan berkembang tidak terkendali. Leukositosis adalah produksi sel-sel darah putih yang melebihi jumlah normal. Embolus adalah darah beku dalam pembuluh darah yang terlepas dan mengikuti aliran darah. 26. Jawaban: e Pada reptil, darah yang mengandung banyak karbon dioksida akan ditampung di sinus venosus. Selanjutnya menuju ke atrium kanan. Darah dari atrium kanan mengalir ke ventrikel dan dilanjutkan ke arteri pulmonalis dan masuk ke paru-paru. 27. Jawaban: a Golongan darah A memiliki aglutinogen A dan aglutinin , sedangkan golongan darah B memiliki aglutinogen B dan aglutinin . Jika golongan darah A didonorkan pada golongan darah B akan terjadi penggumpalan karena bertemunya aglutinogen A dengan aglutinin . 28. Jawaban: b
Golongan Darah A B AB O Aglutinogen A B A dan B Aglutinin dan

B. Uraian 1. Berikut perbedaan antara limfosit T dan limfosit B.


Limfosit T 1. Dibuat di sumsum tulang dimatangkan di Timus. Berperan dalam imunitas selular. Berfungsi menyerang antigen yang berada di dalam sel. Terdapat tiga jenis sel limfosit T yaitu: 1. Limfosit T pembantu (Helper T cells), berfungsi mengatur sistem imun dan mengontrol kualtias sistem imun. 2. Limfosit T pembunuh (Killer T cells), atau limfosit T sitotoksik, menyerang sel tubuh yang terinfeksi oleh patogen. 3. Limfosit B surpressor (Surpressor T cells), berfungsi menurunkan dan menghentikan respon imun jika infeksi berhasil diatasi. Limfosit B Dibuat dan dimatangkan di sumsum tulang (Bone Marrow). Berperan dalam imunitas humoral. Berfungsi menyerang antigen yang berada di cairan antarsel. Terdapat tiga jenis sel limfosit B yaitu: 1. Limfosit B plasma, memproduksi antibodi. 2. Limfosit B pembelah, menghasilkan lmfosit B dalam jumlah banyak dan cepat. 3. Limfosit B memori, menyimpan dan mengikat antigen yang pernah masuk dalam tubuh

2. 3.

4.

29. Jawaban: d Jantung buaya terdiri atas empat ruangan yaitu atrium kiri, atrium kanan, ventrikel kiri, dan ventrikel kanan. Antara ventrikel kiri dan kanan ada sekat yang belum sempurna. Jantung burung terdiri atas empat ruangan dengan sekat sempurna. Jantung belalang berupa jantung pembuluh. Jantung katak terdiri atas tiga ruangan yaitu atrium kiri, atrium kanan, dan ventrikel. 30. Jawaban: d Golongan hewan mamalia (sapi dan kambing) dan Aves (burung nuri) memiliki jantung beruang empat dan bersekat sempurna. Sementara itu, pada buaya antara darah bersih dengan darah kotor masih terjadi percampuran karena antara bilik kanan dan bilik kiri terdapat sekat yang belum sempurna. Jantung katak terdiri atas tiga ruangan yaitu atrium kiri, atrium kanan, dan ventrikel.

2. Kapiler merupakan pembuluh darah arteri yang halus dan berdinding sangat tipis. Pembuluh kapiler berfungsi sebagai penghubung di antara arteri dengan jaringan tubuh. Melalui pembuluh kapiler O2 dan zat makanan berpindah dari darah ke dalam jaringan dan hasil metabolisme berpindah dari jaringan ke dalam darah. 3. a. 1) Sel darah putih granulosit terdiri atas basofil (1), neutrofil (3), dan eosinofil (4). 2) Sel darah putih agranulosit terdiri atas limfosit (5) dan monosit (2). b. Sel darah putih yang jumlahnya paling banyak adalah neutrofil (nomor 3). Sel ini berperan untuk memusnahkan bakteri dan zat-zat asing yang masuk ke tubuh. Adapun sel darah putih yang jumlahnya paling sedikit adalah basofil (nomor 1). Sel ini berperan memberi reaksi alergi dengan mengeluarkan histamin yang mengakibatkan peradangan dan heparin untuk proses pembekuan darah. 4. a. Reta bergolongan darah A, Meka bergolongan darah O, Andri bergolongan darah B, Doni bergolongan darah AB, dab Sona bergolongan darah B.

Biologi Kelas XI

63

5.

6.

7.

8.

9.

10.

Siswa yang dapat mendonorkan darahnya untuk Andri (golongan darah B) yaitu Meka (golongan darah O) dan Sona (golongan darah B). Namun, transfusi darah sebaiknya dilakukan antargolongan darah yang sejenis. Karena peranan ventrikel kiri lebih berat daripada ventrikel kanan yaitu memompa darah ke seluruh tubuh. Sementara itu, ventrikel kanan hanya memompa darah ke paru-paru. a. Nomor 1 = jantung. Nomor 2 = aorta. Nomor 3 = arteri pulmonalis. Nomor 4 = paru-paru. b. Organ nomor 1 adalah organ utama yang berperan dalam menggerakkan aliran darah ke pembuluh-pembuluh darah dengan cara memompa darah ke seluruh tubuh. Alat peredaran darah pada ikan terdiri atas jantung dan sinus venosus. Jantung terdiri atas dua ruangan yaitu atrium dan ventrikel. Jantung terletak di belakang insang, yaitu di dalam rongga perikardium. Sinus venosus adalah struktur penghubung berupa rongga yang menerima darah dari vena dan terbuka di ruang depan jantung. Di antara atrium dan ventrikel terdapat klep untuk menjaga aliran darah tetap searah. Proses peredaran darah bermula dari darah yang mengandung banyak CO2 dari seluruh tubuh kembali ke jantung melalui vena dan berkumpul di sinus venosus kemudian masuk ke atrium, dilanjutkan ke ventrikel dan dipompa menuju insang melewati konus arteriosus. Di insang oksigen diikat dan CO2 dilepaskan, kemudian masuk ke aorta dorsalis dan diedarkan ke seluruh tubuh, lalu kembali ke jantung melalui vena. a. Darah serangga tidak berwarna merah karena tidak mengandung hemoglobin, tetapi mengandung hemosianin. b. Fungsi darah pada serangga untuk mengangkut sari makanan dari usus ke seluruh tubuh. a. Foramen panizzae b. Fungsi foramen panizzae sebagai berikut. 1) Memungkinkan distribusi oksigen yang cukup ke alat pencernaan. 2) Memelihara keseimbangan tekanan cairan di dalam jantung sewaktu buaya menyelam di air. Penyakit atau gangguan pada jantung sebagai berikut. a. Jantung koroner, disebabkan oleh adanya penyumbatan pada arteri kecil di dinding jantung karena terjadi penebalan dinding jantung sebelah dalam. Akibatnya, aliran darah menjadi kurang lancar.

b.

b.

c.

Perikarditis, disebabkan karena radang pada lapisan jantung (perikardium) akibat adanya suatu infeksi. Heart Value Disease, disebabkan oleh rusaknya katup jantung yang berfungsi sebagai pengatur aliran darah yang masuk menuju jantung.

Latihan Ulangan Akhir Semester


A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: e Semua sel eukariotik memiliki membran inti sel (membran nukleus). Dinding sel dan vakuola hanya terdapat pada sel tumbuhan. Flagela merupakan alat gerak sebagian besar anggota Protista. 2. Jawaban: d Struktur yang menjaga bentuk sel tumbuhan agar bentuknya tetap yaitu dinding sel (S). Adapun ribosom (P) berperan dalam sintesis protein, vakuola (Q) berperan menjaga turgiditas sel, inti sel (R) berfungsi sebagai pusat pengaturan sel, dan membran sel (T) berperan sebagai tempat keluar masuk zat dari dan ke dalam sel. 3. Jawaban: d Ekor kecebong secara berangsur-angsur akan hilang karena organ tersebut tidak diperlukan lagi ketika katak sudah dewasa. Sel-sel pada ekor kecebong kemudian menghancurkan diri (autolisis). Penghancuran sel ini dipicu oleh enzim hidrolitik yang dihasilkan oleh lisosom. Oleh karena itu, selama waktu tersebut jumlah lisosom meningkat. 4. Jawaban: a Pada gambar tampak bahwa membran plasma lepas dari dinding sel. Oleh karena itu dapat dipastikan sel tersebut mengalami plasmolisis. 5. Jawaban: c Sentriol berperan membentuk mikrotubul gelendong pada saat pembelahan sel. Nukleus atau inti sel merupakan organel terbesar di dalam sel yang berperan dalam mengatur seluruh aktivitas sel dan terdapat materi genetik di dalamnya. Nukleolus (anak inti) terbentuk pada saat terjadi proses transkripsi (sintesis RNA) di dalam nukleus. Jika proses transkripsi berhenti, nukleolus menghilang atau mengecil. Nukleolus bukan merupakan organel, tetapi merupakan bagian dari inti sel yang berperan sebagai penanda bahwa sel sedang melakukan transkripsi. Mitokondria merupakan organel penghasil energi (ATP) di dalam sel. Sementara itu, ribosom merupakan organel sel yang berperan dalam sintesis protein.

64

Kunci Jawaban dan Pembahasan

6. Jawaban: a Berdasarkan gambar tersebut, larutan Y merupakan larutan hipertonik. Apabila sel tumbuhan dimasukkan ke dalam larutan hipertonik, sel tumbuhan akan kehilangan air dan juga tekanan turgor sehingga sel tersebut akan mengalami osmosis. Cairan dalam sitoplasma keluar dari dalam sel sehingga sitoplasma berkurang. Akibatnya, membran plasma terlepas dari dinding sel. Peristiwa ini disebut plasmolisis. Sebaliknya, ketika sel tersebut dimasukkan ke dalam larutan Z, sel tersebut menggembung. Hal itu berarti larutan Z merupakan larutan hipotonik. Akibatnya sel tersebut akan dimasuki air dalam jumlah banyak yang membuat sel itu menggembung. Peristiwa ini disebut osmosis. Hemolisis adalah kerusakan atau pecahnya sel darah merah akibat rusaknya membran sel darah merah sehingga mengakibatkan pelepasan hemoglobin. Hemolisis terjadi karena sel berada di larutan hipotonik. Krenasi merupakan mengerutnya sel darah merah karena berada di larutan hipertonik. 7. Jawaban: a Berdasarkan gambar, sel otot hewan yang direndam ke dalam larutan P menjadi pecah (lisis). Sel darah merah yang direndam dalam larutan Q tidak mengalami perubahan dan sel bawang yang direndam di dalam larutan R mengalami plasmolisis. Hal ini berarti larutan P bersifat hipotonik karena mengakibatkan sel otot pecah. Larutan Q bersifat isotonik karena tidak mengakibatkan perubahan apapun, dan larutan R bersifat hipertonik karena mengakibatkan sel bawang mengalami plasmolisis. 8. Jawaban: c Mitokondria berbentuk oval (bulat panjang) dan terdiri dari dua lapis membran. Membran luar melapisi bagian luar mitokondria. Sementara membran dalam berlekuk-lekuk membentuk krista. Matriks mitokondria mengandung DNA mitokondria yang menyediakan gen-gen untuk diekspresikan menjadi protein membran dalam. Mitokondria berperan dalam pembentukan energi sel. Nukleus merupakan bagian utama sel yang di dalamnya terdapat kromosom. Kromosom mengendalikan aktivitas sel. Ribosom berperan penting dalam pembentukan protein. Kompleks Golgi berperan dalam sekresi zat ke luar sel dan berperan dalam pembentukan membran plasma, akrosom, kuning telur, serta lisosom. Retikulum endoplasma (RE) berperan dalam transportasi zat di dalam sel. 9. Jawaban: Keterangan gambar: P : kompleks Golgi Q : kloroplas

10.

11.

12.

13.

R : retikulum endoplasma S : vakuola T : dinding sel Kompleks Golgi berperan dalam sekskresi zat ke luar sel. Sementara itu, kloroplas merupakan plastida yang mengandung klorofil sebagai tempat berlangsungnya fotosintesis. Retikulum endoplasma berfungsi sebagai tempat melekatnya ribosom, tempat sintesis lemak, penetralan racun, dan transpor zat di dalam sel. Vakuola berfungsi untuk menyimpan makanan cadangan, pigmen, dan tempat menimbun sisa metabolisme. Jawaban: d Transpor aktif merupakan transpor zat yang memerlukan energi karena melawan gradien konsentrasi. Selain itu, transpor aktif dipengaruhi oleh muatan listrik di dalam dan di luar sel. Adapun transpor pasif merupakan transpor zat tanpa menggunakan energi sel dan terjadi secara spontan mengikuti gradien konsentrasi. Contoh transpor pasif yaitu difusi, endosmosis, dan eksosmosis. Difusi adalah perpindahan molekul terlarut dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah baik melalui membran plasma atau tidak. Endosmosis terjadi jika konsentrasi larutan dalam sel tinggi sehingga air dari luar sel akan masuk ke dalam sel. Sementara itu, eksosmosis yaitu keluarnya air dari dalam sel apabila konsentrasi larutan di luar sel lebih tinggi. Jawaban: d Lenti sel merupakan celah yang terdapat di antara jaringan gabus pada batang, yang berfungsi sebagai jalan masuk dan keluar udara pernapasan. Korteks, floem, dan perisikel serta suberin terletak di sebelah dalam jaringan gabus. Jawaban: c Jaringan yang paling aktif melakukan fotosintesis adalah jaringan parenkim palisade karena mengandung banyak kloroplas. Sementara itu, jumlah kloroplas pada jaringan parenkim spons lebih sedikit dibandingkan jaringan parenkim palisade. Jaringan parenkim spons berperan sebagai penampung sementara hasil fotosintesis dari parenkim palisade. Epidermis merupakan jaringan pelindung, kutikula berperan untuk mengurangi penguapan air, dan stomata merupakan tempat pertukaran gas pada daun. Jawaban: a Bagian yang ditunjuk oleh X adalah pita kaspari. Pita kaspari merupakan bagian endodermis yang mengalami penebalan zat suberin pada dinding selnya. Penebalan tersebut mengakibatkan air tidak dapat melewati pita kaspari.

Biologi Kelas XI

65

14. Jawaban: e Jaringan yang berperan dalam transportasi zat adalah jaringan pengangkut (ditunjukkan oleh nomor 5). Jaringan pengangkut tersusun atas xilem dan floem. Xilem berfungsi mengangkut air dan garam mineral dari dalam tanah, sedangkan floem berfungsi mengedarkan hasil fotosintesis ke seluruh bagian tumbuhan. 15. Jawaban: b Transportasi apoplas merupakan menyusupnya air tanah secara difusi bebas atau transpor pasif melalui semua bagian tidak hidup dari tumbuhan. Transportasi apoplas tidak dapat melalui pita kaspari pada bagian endodermis akar. Pita kaspari terbentuk akibat penebalan dinding sel-sel endodermis oleh suberin sehingga menghalangi air masuk ke dalam xilem. Apoplas dapat terjadi melalui sel-sel endodermis yang tidak mengalami penebalan. Sel tersebut dinamakan sel penerus. 16. Jawaban: d Bagian yang diberi tanda X adalah rambut akar. Rambut akar merupakan hasil modifikasi dari epidermis akar. 17. Jawaban: e Urutan proses pengangkutan air dan garam mineral dari dalam tanah dimulai dari rambut akar (1) epidermis (8) korteks (2) endodermis (7) xilem akar (6) xilem batang (4) xilem daun (3) parenkim mesofil daun (5). 18. Jawaban: c Mukosa usus halus dihasilkan oleh sel-sel penyusun jaringan epitel yang berbentuk tubuler. Sekresi dari sel-sel ini berupa kelenjar eksokrin atau dalam bentuk enzim-enzim pencernaan. 19. Jawaban: d Rangka manusia dapat dibedakan menjadi dua kelompok besar yaitu skeleton aksial dan skeleton apendikuler. Skeleton aksial merupakan skeleton yang menyusun sumbu tubuh yang meliputi tengkorak, ruas-ruas tulang belakang dan tulang ekor, tulang dada, serta tulang rusuk. Skeleton apendikuler merupakan rangka yang menyusun alat-alat gerak, terdiri dari tungkai atas dan tungkai bawah serta tulang-tulang pendukungnya seperti klavikula, belikat, dan tulang duduk. 20. Jawaban: e Selama terjadi penulangan, bagian antara epifisis dan diafisis membentuk cakra epifisis. Cakra epifisis berupa tulang rawan yang mengandung banyak osteoblas. Bagian inilah yang terus mengalami pemanjangan. 21. Jawaban: e Tulang dada dan tulang belakang termasuk rangka aksial yang terletak di sumbu tubuh. Adapun tulang

hasta dan tulang pengumpil merupakan bagian dari tungkai atas, sedangkan tulang selangka merupakan bagian dari gelang bahu. Tungkai atas dan gelang bahu termasuk skeleton apendikuler. 22. Jawaban: a Tulang rawan hialin adalah tulang rawan yang paling banyak terdapat dalam tubuh manusia, terdapat pada sendi gerak sebagai pelicin permukaan tulang dan sendi. Tulang rawan fibrosa mempunyai matriks berisi serabut kolagen sehingga bersifat kuat dan kaku. Tulang rawan fibrosa terdapat pada cakram sendi lutut dan antarruas tulang belakang. Tulang rawan elastis mengandung serabut elastis sehingga bersifat lentur. Tulang rawan ini menyusun daun telinga dan epiglotis. Tulang kompak dan tulang spons merupakan bagian dari tulang keras. 23. Jawaban: c Pasangan organ dan macam jaringan epitel yang menyusunnya sebagai berikut.
Organ a. b. c. d. e. Ruang jantung Retina mata Dinding dalam lambung Kandung kemih Kulit Macam Jaringan Epitelium Epitel Epitel Epitel Epitel Epitel pipih selapis kubus selapis silindris selapis transisional pipih berlapis

24. Jawaban: c Epitel kompleks adalah jaringan epitel yang tersusun oleh beberapa lapisan sel. Contoh pada esofagus, ureter, rongga mulut, dan kelenjar keringat. Sementara itu, alveolus paru-paru, usus, saluran rahim, dan pembuluh darah tersusun atas jaringan epitel simpleks. Epitel simpleks tersusun atas satu lapis sel saja. 25. Jawaban: b 1) Jaringan saraf tersusun atas sel-sel saraf yang mempunyai struktur bercabang-cabang ke berbagai bagian tubuh. Jaringan saraf berfungsi merespons perubahan lingkungan, membawa impuls saraf ke pusat saraf atau sebaliknya, dan bereaksi aktif terhadap rangsang. 2) Jaringan epitel tersusun atas sel-sel yang tersusun rapat dan berfungsi sebagai proteksi jaringan di bawahnya. Bentuk sel-sel jaringan epitel bermacam-macam, yaitu pipih, kubus, dan silindris. 3) Bentuk sel-sel jaringan otot bermacammacam, yaitu seperti gelendong, silindris atau serabut panjang, dan serabut pendek. Jaringan otot berfungsi untuk melakukan pergerakan.

66

Kunci Jawaban dan Pembahasan

26.

27.

28.

29.

30.

Jaringan pengikat tersusun atas sel-sel yang tidak teratur, letak sel-selnya berpencarpencar, dan mengisi rongga di antara organorgan. Jaringan pengikat berfungsi untuk melekatkan suatu jaringan dengan jaringan lain, membungkus organ-organ, dan menghasilkan imunitas. Contoh jaringan pengikat yaitu jaringan tulang dan darah. Jawaban: c Tiap-tiap sel darah merah mengandung 200 juta molekul hemoglobin. Hemoglobin (Hb) merupakan suatu protein yang mengandung senyawa besi hemin. Hemoglobin berfungsi mengikat oksigen dari paru-paru dan mengedarkan ke seluruh tubuh. Jawaban: b X adalah otot trisep, Y adalah otot bisep, A adalah tulang hasta, dan B adalah tulang pengumpil. Untuk mengangkat lengan bawah, otot bisep berkontraksi dan otot trisep berelaksasi sehingga tulang pengumpil (B) terangkat. Pada saat otot trisep berkontraksi dan otot bisep berelaksasi, tulang hasta (A) akan tertarik ke bawah. Jawaban: d 1) Fleksi = gerak membengkokkan 2) Ekstensi = gerak meluruskan 3) Abduksi = gerak menjauhi badan 4) Adduksi = gerak mendekati badan 5) Elevasi = gerak mengangkat 6) Depresi = gerak menurunkan 7) Supinasi = gerak menengadahkan tangan 8) Pronasi = gerak menelungkupkan tangan Jawaban: d 1) Tendon merupakan bagian ujung gabungan beberapa otot. 2) Belli merupakan bagian otot di antara dua tendon. 3) Origo merupakan otot yang melekat pada tulang yang tidak bergerak saat terjadi kontraksi. 4) Insersio merupakan otot yang melekat pada tulang yang bergerak saat terjadi kontraksi. 5) Ligamen merupakan jaringan ikat yang berperan sebagai penghubung antartulang. Jawaban: c Bagian yang ditunjukkan oleh huruf P adalah cairan sinovial. Cairan ini berfungsi seperti layaknya minyak pelumas, yaitu untuk memudahkan pergerakan. Bagian yang ditunjukkan oleh huruf Q adalah kapsul sendi berfungsi memelihara posisi dan stabilitas sendi. Bagian yang ditunjukkan oleh huruf R adalah membran sinovial yang berfungsi menghasilkan cairan sinovial. Bagian yang ditunjukkan oleh huruf S adalah tulang rawan yang berfungsi sebagai bantalan/penyanggah ketika tulang bergerak sehingga dapat menahan goncangan.

4)

31. Jawaban: b Sendi putar adalah sendi yang memungkinkan gerakan memutar, misalnya terdapat pada hubungan antara tulang atlas dengan tulang tengkorak. 32. Jawaban: c Tulang rawan adalah tulang yang mengandung banyak kondroblas, sedangkan tulang keras adalah tulang yang mengandung banyak osteoblas. Bagian tubuh manusia yang dijumpai adanya jaringan tulang rawan adalah daun telinga, hidung, trakea, dan persendian. Sementara itu, tengkorak termasuk tulang keras yang mengandung banyak osteoblas. 33. Jawaban: d Rakitis = kelainan tulang karena kekurangan vitamin D, dicirikan dengan bentuk tulang membentuk huruf O atau X. Fisura = retak tulang Fraktura = patah tulang Osteoporosis = pengeroposan tulang Artitris = peradangan pada sendi. 34. Jawaban: c Amfiartrosis atau sinfibrosis adalah persendian yang dihubungkan oleh tulang rawan, jaringan ikat serabut, dan ligamen sehingga memungkinkan terjadinya sedikit gerakan. Contoh sendi antara tulang betis dan tulang kering. Sinartrosis adalah persendian yang tidak dapat digerakkan. Ada dua tipe sinartrosis sebagai berikut. a. Suture/sinostosis adalah hubungan antartulang yang dihubungkan dengan jaringan ikat serabut padat, contoh pada tengkorak. b. Sinkondrosis adalah persendian oleh tulang rawan (kartilago) hialin, contoh hubungan epifisis dan diafisis pada tulang dewasa. Diartrosis adalah persendian yang memungkinkan gerakan tulang secara leluasa. Misal sendi engsel pada lutut dan siku serta sendi peluru pada pangkal paha dan lengan atas. Artikulasi atau persendian adalah hubungan antartulang. 35. Jawaban: e Jika bilik kiri (ventrikel kiri) berkontraksi maka darah yang mengandung banyak oksigen akan dipompa ke seluruh tubuh. Sebelum diedarkan ke seluruh tubuh, darah dari ventrikel kiri akan melewati pembuluh nadi utama yang disebut aorta. Vena merupakan pembuluh balik yang membawa darah menuju jantung.Atrium kiri menerima darah dari paru-paru. Sementara itu, ventrikel kanan menerima darah dari serambi (atrium) kanan untuk dipompa menuju paru-paru.

Biologi Kelas XI

67

36. Jawaban: b Ciri-ciri pembuluh darah arteri sebagai berikut. 1) Berdinding tebal dan elastis. 2) Berkatup satu, terdapat pada pangkal arteri. 3) Terletak di bagian dalam tubuh. 4) Tekanannya kuat, jika terpotong darah akan memancar. 5) Arah aliran darah ke luar jantung. Sementara itu, terdapat di permukaan tubuh, berdinding tipis, dan kurang elastis merupakan ciriciri pembuluh vena. 37. Jawaban: a Dari paru-paru, darah yang mengandung oksigen dengan konsentrasi tinggi diangkut oleh vena pulmonari menuju atrium kiri. Setelah itu, dari atrium kiri darah dipompa ke ventrikel kiri. Dari ventrikel kiri darah dipompa dengan kuat menuju aorta. Oleh karena itu, tekanan darah di aorta sangat tinggi karena darah akan dialirkan ke seluruh tubuh. 38. Jawaban: d Darah sampel menggumpal setelah ditetesi serum anti-A dan serum anti-B. Hal ini menunjukkan bahwa darah tersebut mengandung aglutinogen A dan B, tetapi tidak mengandung aglutinin dan . 39. Jawaban: e Bagian-bagian jantung yang ditunjuk sebagai berikut. 1 = serambi kanan 2 = serambi kiri 3 = bilik kanan 4 = bilik kiri Bagian jantung yang memiliki dinding otot yang tebal adalah bilik kiri dan bilik kanan. Hal ini terkait dengan tugasnya yang lebih berat yaitu memompa darah ke seluruh tubuh dan ke paru-paru. Serambi kiri dan serambi kanan memiliki dinding otot yang tipis karena hanya bertugas mengalirkan darah ke ventrikel (bilik). 40. Jawaban: d Ateroklerosis merupakan gangguan sistem peredaran darah karena adanya penumpukan kolesterol pada arteri. Arteriosklerosis merupakan gangguan sistem peredaran darah karena adanya penumpukan zat kapur pada arteri. Hipertensi diakibatkan oleh tekanan darah yang tinggi di dalam arteri, sebaliknya hipotensi diakibatkan tekanan darah yang rendah di dalam arteri. Varises merupakan pelebaran pembuluh balik (vena). B. Uraian 1. a. Membran nukleus, berfungsi untuk mengatur pertukaran molekul, mengatur pertukaran ion-ion dalam sitoplasma dan nukleolus

2.

3.

4.

5.

plasma, serta sebagai penghalang masuknya ion-ion tertentu (pada beberapa sel). b. Nukleolus merupakan bagian tengah dari nukleus yang berbentuk padat dan bulat yang bersifat asam. Komposisi nukleus terdiri protein, terutama protein fosfat, tRNA, fosfatase, nukleotida fosfatilase, DNA, dan nukleotida. c. Nukleoplasma merupakan substansi transparan semipadat dan terletak di dalam nukleus. Komposisi tersusun dari asam nukleat (DNA dan RNA) yang merupakan materi genetik, protein, dan garam-garam mineral. Contoh peristiwa difusi dalam kehidupan seharihari sebagai berikut. a. Setetes parfum akan menyebar ke seluruh ruangan. b. Molekul dari sesendok gula akan menyebar ke seluruh volume air di dalam gelas. c. Pada pembuatan sirop, air akan berubah warna sesuai warna cairan sirop. a. Jaringan meristem dijumpai pada bagian tubuh tumbuhan yang masih aktif membelah. b. Berdasarkan letaknya, jaringan meristem dibagi menjadi tiga yaitu meristem interkalar, apikal, dan lateral. Jaringan meristem interkalar terdapat di ruas-ruas batang rumputrumputan. Jaringan meristem apikal terdapat di ujung akar dan ujung batang. Jaringan meristem lateral terdapat pada kambium/ kambium gabus. c. Berdasarkan asal terbentuknya, jaringan meristem dibagi menjadi dua yaitu meristem primer dan meristem sekunder. Meristem primer terdapat pada kuncup ujung batang dan kuncup ujung akar. Meristem sekunder terdapat pada kambium gabus pada Dicotyledonae dan Gymnospermae. Jaringan dewasa dibagi menjadi empat yaitu jaringan pelindung (epidermis dan jaringan gabus), jaringan dasar/pengisi (parenkim), jaringan pengangkut (xilem dan floem), dan jaringan penyokong (sklerenkim dan kolenkim). a. Pelindung atau proteksi jaringan yang berada di bagian dalamnya. Misal jaringan epitel kulit dan selaput rongga mulut. b. Sebagai kelenjar, yaitu jaringan yang menghasilkan sekret. c. Penerima rangsang (reseptor) disebut epitel sensori atau neuroepitelium. d. Pintu gerbang lalu lintas zat, berfungsi melakukan penyerapan zat ke dalam tubuh dan untuk mengeluarkan zat dari dalam tubuh.

68

Kunci Jawaban dan Pembahasan

6. Seseorang yang jarang berolahraga aliran darahnya tidak lancar. Padahal bersamaan aliran darah tersebut, oksigen juga diedarkan ke seluruh bagian tubuh. Oksigen dibutuhkan otot untuk menghasilkan energi melalui pembakaran. Apabila aliran darah tidak lancar, kebutuhan oksigen pada otot pun menjadi kurang. Akibatnya, otot akan terasa kesemutan. 7. Sebelum berolahraga, otot tubuh dalam keadaan kaku sehingga perlu pemanasan untuk melonggarkannya. Hal ini dilakukan agar otot dalam tubuh siap melakukan kegiatan dan menghindari terjadinya cedera. Setelah berolahraga maka perlu pendinginan yang sama pentingnya dengan proses pemanasan. Hal ini diperlukan agar otot yang terdorong keluar saat berolahraga kembali seperti semula. 8. a. P = arteri pulmonalis Q = aorta R = arteri jantung S = ventrikel kanan T = ventrikel kiri b. Karena tekanan darah di ventrikel kiri (T) lebih tinggi daripada di ventrikel kanan (S). Ventrikel kiri bertugas memompa darah ke seluruh tubuh. Sementara itu, ventrikel kanan hanya memompa darah ke paru-paru saja. Oleh karena tekanan di T lebih tinggi maka dindingnya lebih tebal.

c.

9. Eritrosit yang telah tua akan ditelan oleh sel-sel fagosit yang terdapat dalam hati dan limpa. Di dalam hati, hemoglobin diubah menjadi pigmen empedu (bilirubin) yang berwarna kehijauan. Pigmen empedu diekskresikan oleh hati ke dalam empedu. Zat besi dari hemoglobin tidak disekresikan, tetapi digunakan kembali untuk membuat eritrosit baru. 10. Hemoglobin berfungsi mengangkut oksigen ke seluruh tubuh dan mengangkut karbon dioksida dari sel-sel tubuh ke paru-paru. Hemoglobin mengangkut oksigen dalam bentuk oksihemoglobin dan mengikat karbon dioksida dalam bentuk karboksihemoglobin. Reaksi kimia dari peristiwa tersebut sebagai berikut. 1. Hb + O2 HbO2 (oksihemoglobin) 2. Hb + CO2 HbCO2 (karboksihemoglobin)

Biologi Kelas XI

69