Anda di halaman 1dari 10

SmartSmartSmartSmart SolutionSolutionSolutionSolution

SmartSmartSmartSmart SolutionSolutionSolutionSolution TAHUNTAHUNTAHUNTAHUN PELAJARANPELAJARANPELAJARANPELAJARAN

TAHUNTAHUNTAHUNTAHUN PELAJARANPELAJARANPELAJARANPELAJARAN 201201220120122/2012/201/2013/201333

Disusun Per Indikator Kisi-Kisi UN 2013

Disusun Per Indikator Kisi-Kisi UN 2013 Disusun Oleh : PakPakPakPak AnangAnangAnangAnang
Disusun Per Indikator Kisi-Kisi UN 2013 Disusun Oleh : PakPakPakPak AnangAnangAnangAnang
Disusun Per Indikator Kisi-Kisi UN 2013 Disusun Oleh : PakPakPakPak AnangAnangAnangAnang

Disusun Oleh :

PakPakPakPak AnangAnangAnangAnang

2.7.2.7.2.7.2.7.

MenentukanMenentukanMenentukanMenentukan besaranbesaran-besaranbesaran--besaran-besaranbesaranbesaran fisisfisisfisisfisis yangyangyangyang terkaitterkaitterkaitterkait dengandengandengandengan tumbukan,tumbukan,tumbukan,tumbukan, impulsimpulsimpulsimpuls atauatauatauatau hukumhukumhukumhukum kekekalankekekalankekekalankekekalan momentummomentum.momentummomentum

Momentum Impuls 5 6 78 9 6 : ∙ ∆= : 8 Benda memiliki kecepatan
Momentum
Impuls
5 6 78
9 6 : ∙ ∆=
:
8
Benda memiliki kecepatan 8
Gaya : pada benda selama ∆=
HubunganHubunganHubunganHubungan antaraantaraantaraantara
ImpulsImpulsImpulsImpuls dandandandan perubahanperubahanperubahanperubahan MomentumMomentumMomentumMomentum
8 ? 6
8
A B ∆=
@
:
8
6
8
A 7 ∆=
?
@
: ∙ ∆= 6 7(8 ? C 8 @ )
bola menyentuh pemukul 8 D selama ∆= : 8 E 9 6 ∆5 : ∙
bola menyentuh pemukul
8 D
selama ∆=
:
8 E
9 6 ∆5
: ∙ ∆= 6 7 ∙ ∆8
8 D selama ∆= : 8 E 9 6 ∆5 : ∙ ∆= 6 7 ∙
8 D selama ∆= : 8 E 9 6 ∆5 : ∙ ∆= 6 7 ∙

Bimbel UN Fisika SMA Program IPA by Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com)

Halaman 47

TumbukanTumbukanTumbukanTumbukan

Hukum Kekekalan Momentum 8 8 I J A B A B 8 I ′ 8
Hukum Kekekalan Momentum
8
8 I
J
A
B
A
B
8 I ′
8 J ′
A
B
Σ5 6 Σ5 H
7 I 8 I A 7 J 8 J 6 7 I 8 I H A 7 J 8 J ′
Jumlah momentum sebelum dan sesudah tumbukan adalah sama
KoefisienKoefisienKoefisienKoefisien RestitusiRestitusiRestitusiRestitusi
8 M ′ C 8 N ′
L 6 C
.
8 M C 8 N
Tidak Lenting
Lenting Sempurna
L 6 0
L 6 1
6 8 J H
∆8′ 6 C∆8
8 I H
TRIKTRIKTRIKTRIK SUPERKILATSUPERKILATSUPERKILATSUPERKILAT
TRIKTRIKTRIKTRIK SUPERKILATSUPERKILATSUPERKILATSUPERKILAT
Σ5
O
8 H 6
O
(L A 1) C L8
8 IJ H 6
6 Σ7
Lenting Sebagian
0 < L < 1
∆8 H 6 CL ∙ ∆8
TRIKTRIKTRIKTRIK SUPERKILATSUPERKILATSUPERKILATSUPERKILAT
8 H 6
O
(L A 1) C L8
8 H 6 O (L A 1) C L8 Bimbel UN Fisika SMA Program IPA by
8 H 6 O (L A 1) C L8 Bimbel UN Fisika SMA Program IPA by

Bimbel UN Fisika SMA Program IPA by Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com)

Halaman 48

CONTOHCONTOHCONTOHCONTOH SOALSOALSOALSOAL

MenentukanMenentukanMenentukanMenentukan besarbesarbesarbesar momentummomentummomentummomentum S

1. Diantara benda bergerak berikut ini mana yang akan mengalami gaya terbesar bila menumbuk

tembok hingga berhenti?

A. Benda bermassa 40 kg dengan laju 25 m/s

B. Benda bermassa 50 kg dengan laju 15 m/s

C. Benda bermassa 100 kg dengan laju 10 m/s

D.
D.

Benda bermassa 150 kg dengan laju 7 m/s

E. Benda bermassa 200 kg dengan laju 5 m/s

Gaya terbesar disebabkan karena momentum yang paling besar juga.

A. 5 6 40 × 25 6 1.000 kg m/s

B. 5

C. 5 6 100 × 10 6 1.000 kg m/s

D. 5 6 150 × 7 6 1.050 kg m/s

E. 5 6 200 × 5 6 1.000 kg m/s

6 50 × 15 6 750 kg m/s

Jadi gaya terbesar terdapat pada jawaban D

MenentukanMenentukanMenentukanMenentukan besarbesarbesarbesar gayagayagayagaya W

2. Benda 100 gram bergerak dengan laju 5 m/s. Untuk menghentikan laju benda tersebut, gaya

penahan : bekerja selama 0,2 s. Besar gaya : adalah

A. 0,5 N

9 6 ∆5

B. 1,0 N C. 2,5 N
B. 1,0 N
C.
2,5 N

D.

E.

10 N

25 N

: ∆=

6 7 ∆8 7 ∆8

∆=

: 6

: 6 0,1 ∙ (0 C 5)

⇔ : 6 C2,5 N

0,2

MenentukanMenentukanMenentukanMenentukan besarbesarbesarbesar momentummomentummomentummomentum menggunakanmenggunakanmenggunakanmenggunakan hubunganhubunganhubunganhubungan impulsimpulsimpuimpulsls dandandandan peruperuperuperubahanbahanbahanbahan momentummomentummomentummomentum

3. Pada permainan bola kasti, bola bermassa 0,5 kg mula-mula bergerak dengan kecepatan 2 m/s. Kemudian bola tersebut dipukul dengan gaya : berlawanan dengan gerak bola, sehingga kecepatan bola menjadi 6 m/s. Bila bola bersentuhan dengan pemukul selama 0,01 sekon, maka perubahan momentumnya adalah

A. 8 kg m/s

B. 6 kg m/s

C. D. 5 kg m/s 4 kg m/s E. 2 kg m/s
C.
D.
5 kg m/s
4 kg m/s
E. 2 kg m/s

∆5 6 7 ∆8

⇒ ∆5 6 0,5 ∙ `(C6) C 2a (tanda negatif pada (C6) karena bola berbalik arah)

⇔ ∆5 6 0,5 ∙ (C8)

⇔ ∆5 6 C4 kg m/s

4. Sebuah bola voli bermassa 500 gram meluncur dengan kecepatan 10 m/s di atas lantai licin. Setelah mengenai tembok bola berbalik arah dengan kecepatan 6 m/s. Besar perubahan momentum bola adalah

A. 8 N.s B. 6 N.s
A.
8 N.s
B. 6 N.s

C. 4 N.s

D.

E. 1 N.s

2 N.s

∆5 6 7 ∆8

⇒ ∆5 6 0,5 ∙ `(C6) C 10a (tanda negatif pada (C6)karena bola berbalik arah)

⇔ ∆5 6 0,5 ∙ (C16)

⇔ ∆5 6 C8 N. s

5. David Beckham menendang bola yang menuju ke arah kakinya dengan kecepatan 10 m/s. Setelah ditendang dengan gaya sebesar 400 N bola berbalik arah dengan kecepatan 108 km/jam. Jika massa bola 500 gram maka besar impuls pada bola adalah ….

A. 10 Ns B. 20 Ns
A. 10 Ns
B.
20 Ns

C. 30 Ns

D. 40 Ns

E. 50 Ns

9 6 ∆5

9

6 7 ∆8

9 6 0,5 ∙ `(C30) C 10a (tanda negatif pada (C30)karena bola berbalik arah)

9 6 0,5 ∙ (C40)

9 6 C20 Ns

6. Sebuah bola kasti yang massaya 0,10 kg dilempar horizontal ke kanan dengan kecepatan 20 m/s kemudian dipukul sehingga bola berbalik arah dengan kecepatan 30 m/s. Jika kontak bola dan pemukul terjadi selama 0,0001 sekon, maka besar impuls yang diberikan pemukul pada bola adalah

A. 2 N.s

5 N.s

9 6 ∆5

9 6 7 ∆8

B.
B.

C. 9 6 0,1 ∙ `(C30) C 20a (tanda negatif pada (C30)karena bola berbalik arah)

6 N.s

D. 9 6 0,1 ∙ (C50)

7 N.s

E. 8 N.s

⇔ 9 6 C5 N. s

⇔ D. 9 6 0,1 ∙ (C50) 7 N.s E. 8 N.s ⇔ ⇔ 9 6
⇔ D. 9 6 0,1 ∙ (C50) 7 N.s E. 8 N.s ⇔ ⇔ 9 6

Bimbel UN Fisika SMA Program IPA by Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com)

Halaman 49

7. Sebuah peluru karet berbentuk bola massanya 60 gram ditembakkan horizontal menuju tembok seperti gambar.
7. Sebuah peluru karet berbentuk bola massanya 60 gram ditembakkan
horizontal menuju tembok seperti gambar. Jika bola dipantulkan
dengan laju sama, maka bola menerima impuls sebesar
A. 12 N.s
B.
6 N.s
9
9 6 ∆5
6 7 ∆8
C. 9 6 0,06 ∙ `(C50) C 50a (tanda negatif pada (C50)karena bola berbalik arah, ke kiri)
5 N.s
D. 3 N.s
⇔ 9 6 0,06 ∙ (C100)
E. 2 N.s
⇔ 9 6 C6 N. s
8. Sebuah bola tenis massa 100 gram dilempar ke tembok dengan kelajuan 3 m/s. Setelah
8. Sebuah bola tenis massa 100 gram dilempar ke tembok dengan
kelajuan 3 m/s. Setelah menumbuk tembok, bola tersebut memantul
8 6 3 m/s
seperti tampak pada gambar. Jika kecepatan bola setelah tumbukan
adalah 2 m/s, bola menerima impuls dari tembok sebesar ….
C0,5 Ns
A. 9 6 ∆5
B. 9
C0,8 Ns
8 6 2 m/s
6 7 ∆8
C.
0,5 Ns
9 6 0,1 ∙ `(C2) C 3a (tanda negatif pada (C2)karena bola berbalik arah, ke kiri)

0,6 Ns

D. 9

6 0,1 ∙ (C5)

E. 9 6 C0,5 Ns (besar impuls tetap ditulis positif, tanda negatif menyatakan arah ke kiri)

0,8 Ns

MenentukanMenentukanMenentukanMenentukan besarbesarbesarbesar kecepatankecepatankecepatankecepatan menggunakanmenggunakanmenggunakanmenggunakan hubunganhubunganhubunganhubungan impimpimpimpulsulsulsuls dandandandan perubahanperubahanperubahanperubahan momentummomentummomentummomentum

9. Seorang pemain sofbol memukul sebuah bola sofbol yang dilempar ke arahnya menggunakan

kayu pemukul. Setelah dipukul, bola sofbol bergerak dengan kelajuan 24 m/s ke kiri. Jika massa bola sofbol 0,15 kg dan impuls yang diberikan oleh kayu pemukul pada bola sebesar C6 Ns,

kecepatan bola sebelum dipukul sebesar

A. 8 m/s

9 6 ∆5

9 6 7 ∆8

⇔ C6 6 0,15 ∙ `(C24) C 8 E a (tanda negatif karena arah ke kiri)

6

⇔ C24

⇔ 8 E 6 16 m/s

C

0,15 6

C40

6

C

8 E

8 E

C24

C

8 E 6 C24 A 40

B. 12 m/s C. 16 m/s
B. 12 m/s
C.
16 m/s

D. 20 m/s

24 m/s

E.

10. Sebuah bola yang massanya 100 gram dipukul dengan gaya 25 N dalam waktu 0,1 sekon. Jika mula-mula bola diam, maka kecepatan bola setelah dipukul adalah

A. 10 m/s

B. 15 m/s

C. 20 m/s D. 25 m/s
C. 20 m/s
D.
25 m/s

E. 30 m/s

9 6 ∆5

⇒ : ∆= 6 7 ∆8

⇔ 25 ∙ 0,1 6 0,1 ∙ (8 D C 0) (nol karena benda mula C mula diam)

⇔ 2,5 6 0,1 ∙ 8 D

⇔ 8 D 6

⇔ 8 D 6 25 m/s

2,5

0,1

MenentukanMenentukanMenentukanMenentukan besarbesarbesarbesar kecepatankecepatankecepatankecepatan setelahsetelahsetelahsetelah ttumbukanttumbukanumbukanumbukan menggunakanmenggunakanmenggunmenggunakanakan hukumhukumhukumhukum kekekalankekekalankekekalankekekalan momentummomentummomentummomentum

11. Dua buah benda bermassa sama bergerak pada satu garis lurus saling mendekati seperti pada gambar!

pada satu garis lurus saling mendekati seperti pada gambar! Jika 8 D ′ adalah kecepatan benda

Jika 8 D ′ adalah kecepatan benda (2) setelah tumbukan ke kanan dengan laju 5 m/s, maka besar kecepatan 8 E benda (1) setelah tumbukan adalah

7 m/s

B. 9 m/s

H

A.
A.

Σ5 6 Σ5 H

7 E 8 E A 7 D 8 D 6 7 E 8 E H A 7 D 8 D

H

C. ⇔ 87 A (C10)7 6 78 E H A 57 (tanda negatif karena arah ke kiri)

13 m/s

D. 15 m/s

E. 17 m/s

⇔ C27

6

(8 E H A 5)7

(coret 7)

⇔ 8 E H 6

C2 C 5

⇔ 8 E H 6 C7 m/s (tanda negatif artinya arah ke kiri)

8 E H 6 C7 m/s (tanda negatif artinya arah ke kiri) Bimbel UN Fisika SMA
8 E H 6 C7 m/s (tanda negatif artinya arah ke kiri) Bimbel UN Fisika SMA

Bimbel UN Fisika SMA Program IPA by Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com)

Halaman 50

MenentukanMenentukanMenentukanMenentukan besarbesarbesarbesar kecepatankecepatankecepatankecepatan sebelumsebelumsebelumsebelum tumbukantumbukantumbukantumbukan tidaktidaktidaktidak llllentingentingentingenting

12. Bola A bergerak ke kanan, kemudian bertumbukan dengan bola B yang bergerak ke kiri dengan kecepatan 2 m/s. Kecepatan kedua bola setelah tumbukan sebesar 3 m/s ke kanan. Jika massa

bola A 25 gram dan massa bola B 30 gram, kecepatan bola A sebelum tumbukan adalah

A. 3 m/s

B. 5 m/s

Pada tumbukan tidak lenting:

7 I 8 I A 7 J 8 J 6 (7 I A 7 J ) 8 H

0,0258 I C 0,06 6 0,165

0,0258 I 6 0,0258 I 6

8 I 6

0,165 A 0,06

0,225

0,225

0,025 6 9 m/s

⇔ 0,025 ∙ 8 I A 0,030 ∙ (C2) 6 (0,025 A 0,030) ∙ 3

C. 6 m/s D. 9 m/s E. 18 m/s
C.
6 m/s
D.
9 m/s
E. 18 m/s

m/s

13. Sebutir peluru bermassa 50 gram ditembakkan horizontal dan menumbuk bola boling bermassa 3 kg yang diam. Setelah terjadi tumbukan dengan peluru, bola boling bergerak dengan

kecepatan 0,5 m/s dan peluru tertahan di dalam bola boling. Kecepatan peluru sebelum terjadi tumbukan adalah

A. 16,5 m/s

B. 24,5 m/s

Pada tumbukan tidak lenting:

7 m 8 m A 7 n 8 n 6 `7 m A 7 n a 8 H

⇔ 0,050 ∙ 8 I A 3 ∙ 0

⇔ 0,0508 I

⇔ 8 I

⇔ 8 I 6 30,5

6 (0,050 A 3) ∙ 0,5 (8 n 6 0 karena diam)

6 3,05 ∙ 0,5 (coret 0,05)

6 3,05 ∙ 10

m/s

C. 28,5 m/s D. 30,5 m/s
C. 28,5 m/s
D.
30,5 m/s

E. 40,5 m/s

MenentukanMenentukanMenentukanMenentukan besarbesarbesarbesar kecepatankecepatankecepatankecepatan sesetelahsesetelahtelahtelah tumbukantumbukantumbukantumbukan tidaktidaktidaktidak lentinglentinglentinglenting

14. Sebutir peluru 20 gram bergerak dengan kecepatan 10 m/s arah mendatar menumbuk balok bermassa 60 gram yang sedang diam di atas lantai. Jika peluru tertahan di dalam balok, maka kecepatan balok sekarang adalah

A. 1,0 m/s

B. 1,5 m/s

C. 2,0 m/s D. 2,5 m/s E. 3,0 m/s
C.
2,0 m/s
D.
2,5 m/s
E. 3,0 m/s

cdef ghijdfeklc

8 6 O 6

Σ5

Σ7 6 7 m 8 m A 7 n 8 n

7 m A 7 n

0,020 ∙ 10 A 0,060 ∙ 0

6

0,020 A 0,060

6

0,2

0,08 6 2,5 m/s

15. Sebutir peluru 40 gram bergerak dengan kecepatan 100 m/s arah mendatar menumbuk balok bermassa 960 gram yang diam di atas bidang datar. Jika peluru tertahan di dalam balok maka kecepatan keduanya menjadi

A. 40 m/s

B. 36 m/s

C. 24 m/s

D. 12 m/s E. 4 m/s
D. 12 m/s
E.
4 m/s

cdef ghijdfeklc

8 6 O 6

Σ5

Σ7 6 7 m 8 m A 7 n 8 n

7 m A 7 n

0,040 ∙ 100 A 0,960 ∙ 0

6

0,040 A 0,960

6

4

1 6 4 m/s

16. Dua bola A dan B mula-mula bergerak seperti pada gambar. Kedua bola kemudian bertumbukan tidak lenting sama sekali. Kecepatan bola A dan B setelah tumbukan adalah

A.
A.

0,5 m/s

B. 1,0 m/s

1,5 m/s

cdef ghijdfeklc

C. 6 7 I 8 I A 7 J 8 J

D. 2,0 m/s

E. 2,5 m/s

8

 

6 1 ∙ 2 A 1 ∙ (C1)

6

1

I A 7 J

7

1 A 1

2 6 0,5 m/s

6 1 I A 7 J 7 1 A 1 2 6 0,5 m/s 17. Bola

17. Bola B menumbuk bola A yang sedang diam seperti pada gambar. Jika setelah tumbukan A dan B menyatu, kecepatan bola A dan B adalah

A. 2,0 m/s

B. 1,8 m/s C. 1,5 m/s
B. 1,8 m/s
C.
1,5 m/s

D. 1,0 m/s

E. 0,5 m/s

cdef ghijdfeklc

8

 

6

7 ∙ 2 A 7 ∙ 0

6

37

I A 7 J

7

7 A 7

27 6 1,5 m/s

6 7 I 8 I A 7 J 8 J

7 A 7 2 7 6 1,5 m/s 6 7 I 8 I A 7 J
7 A 7 2 7 6 1,5 m/s 6 7 I 8 I A 7 J
7 A 7 2 7 6 1,5 m/s 6 7 I 8 I A 7 J

Bimbel UN Fisika SMA Program IPA by Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com)

Halaman 51

18.

18. Benda A bermassa 120 gram bergerak ke kanan dengan kecepatan 20 m/s menumbuk bola B

Benda A bermassa 120 gram bergerak ke kanan dengan kecepatan 20 m/s menumbuk bola B bermassa 80 gram yang diam. Tumbukan yang terjadi tidak lenting sama sekali. Kecepatan kedua benda setelah betumbukan adalah

A. 40 m/s

cdef ghijdfeklc

B. 20 m/s C. 12 m/s
B. 20 m/s
C.
12 m/s

D.

E. 6 m/s

11 m/s

8

7 I 8 I A 7 J 8 J

6

7 I A 7 J

0,120 ∙ 20 A 0,080 ∙ 0

6

0,120 A 0,080

6

2,4

0,2

6 12 m/s

19. Sebuah mobil bermassa 800 kg melaju dengan kecepatan 90 km/jam menabrak gerobak bermassa 200 kg yang berhenti di tepi jalan. Setelah tabrakan, gerobak menempel pada mobil dan bergerak dengan laju

A. 5 m/s

B. 10 m/s

C. 15 m/s D. 20 m/s
C. 15 m/s
D.
20 m/s

E. 25 m/s

cdef ghijdfeklc

8

6

7 o 8 o A 7 p 8 p 7 o A 7 p

6

800 ∙ 25 A 200 ∙ 0

800 A 200

20.000

6

1.000

6 20 m/s

MenentukanMenentukanMenentukanMenentukan besarbesarbesarbesar dandandandan araharaharaharah kecepatankecepatankecepatankecepatan sebelumsebelumsebelumsebelum tumbukantumbukantumbukantumbukan tidaktidaktidaktidak lentinglentinglentinglenting

20.

Bola A bermassa 0,4 kg bergerak dengan laju 6 m/s dan menummbuk bola B bermassa 0,6 kg yang sedang bergerak mendekati bola A dengan laju 8 m/s. Kedua bola tersebut bertumbukan tidak lenting sempurna. Laju bola setelah tumbukan adalah

2,4 m/s searah gerak bola B

B. 2,5 m/s searah gerak bola B

C. 1,4 m/s searah gerak bola B

D. 2,4 m/s searah gerak bola A

E. 2,5 m/s searah gerak bola A

A.
A.

cdef ghijdfeklc

8

6 7 I 8 I A 7 I A

7 J 8 J

7

J

6 0,4 ∙ 6 A 0,6 ∙ (C8) 0,4 A 0,6

2,4 C 4,8

1

6

6 C2,4 m/s

Tanda negatif artinya searah dengan gerak bola B.

21.

Dua troli A dan B masing-masing 1,5 kg bergerak saling mendekat dengan 8 I 6 4 m/s dan 8 J 6 5 m/s seperti pada gambar. Jika kedua troli bertumbukan tidak lenting sama sekali, maka kecepatan kedua troli sesudah bertumbukan adalah

A. 4,5 m/s ke kanan

B. 4,5 m/s ke kiri

C. 1,0 m/s ke kiri 0,5 m/s ke kiri

E. 0,5 m/s ke kanan

kiri C. 1,0 m/s ke kiri 0,5 m/s ke kiri E. 0,5 m/s ke kanan 6

6 C0,5 m/s

cdef ghijdfeklc

8

6 7 I 8 I A 7 J 8 J

7 I A 7 J

D.
D.

6 1,5 ∙ 4 A 1,5 ∙ (C5)

1,5 A 1,5

6

6 C 7,5

6

C1,5

3

3

Tanda negatif artinya arah ke kiri. Menurut kesepakatan, kecepatan positif bila arahnya ke kanan.

MenentukanMenentukanMenentukanMenentukan besarbesarbesarbesar kecepatankecepatankecepatankecepatan sebelumsebelumsebelumsebelum tumbukantumbukantumbukantumbukan lentinglentinglentinglenting sempurnasempurnasempurnasempurna

22. Perhatikan gambar berikut!

8 @ 6 4 m/s

7 I 6 7 J 6 7 diam

A

gambar berikut! 8 @ 6 4 m/s 7 I 6 7 J 6 7 diam A

B

berikut! 8 @ 6 4 m/s 7 I 6 7 J 6 7 diam A B

Bola A bergerak dengan kecepatan 4 m/s. Beberapa saat setelah bergerak, bola A menumbuk

bola B yang diam. Jika tumbukan yang terjadi lenting sempurna dan massa bola A sama dengan

bola B, kecepatan bola A dan B setelah tumbukan adalah

cdef ghijdfeklc

A.
A.

8 I H 6 0 m/s dan 8 J H 6 4 m/s

Σ5

47 A 0

O 6

O(L

8 J H 6 O(L

8 I H 6

6 2; tumbukan lenting sempurna artinya L 6 1

B. 8 I H 6 4 m/s dan 8 J H 6 0 m/s

C. 8 I H 6 4 m/s dan 8 J H 6 4 m/s

D. 8 I H 6 14 m/s dan 8 J H 6 0 m/s

E. 8 I H 6 28 m/s dan 8 J H 6 1 m/s

Σ7 6

27

A 1) C 8 I 6 2(1 A 1) C 4 6 0 m/s

A 1) C 8 J 6 2(1 A 1) C 0 6 4 m/s

SMARTSMARTSMARTSMART SOLUTION:SOLUTION:SOLUTION:SOLUTION:

Jika massa dua benda sama dan tumbukan lenting sempurna maka kecepatan benda saling bertukar!!!!

lenting sempurna maka kecepatan benda salin g bertukar!!!! Bimbel UN Fisika SMA Program IPA by Pak
lenting sempurna maka kecepatan benda salin g bertukar!!!! Bimbel UN Fisika SMA Program IPA by Pak

Bimbel UN Fisika SMA Program IPA by Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com)

Halaman 52

MenentukanMenentukanMenentukanMenentukan besarbesarbesarbesar dandandandan araharaharaharah kecepatankecepatankecepatankecepatan sesetelahsesetelahtelahtelah tumbukantumbukantumbukantumbukan lentinglentinglentinglenting sempurnasempurnasempurnasempurna

23. Mobil A dan truk B masing-masing bermassa 1.500 kg dan 2.500 kg bergerak saling mendekat. Mobil A bergerak ke kanan dengan kecepatan 24 m/s dan truk B bergerak ke kiri dengan kecepatan 12 m/s. Jika mobil A dan truk B bertabrakan secara lenting sempurna, kecepatan

tiap-tiap kendaraan setelah bertabrakan adalah

A. Mobil A 15 m/s ke kanan dan truk B 21 m/s ke kiri

B. Mobil A 15 m/s ke kiri dan truk B 21 m/s ke kanan

C. Mobil A 21 m/s ke kanan dan truk B 15 m/s ke kiri Mobil A 21 m/s ke kiri dan truk B 15 m/s ke kanan

E. Mobil A 21 m/s ke kanan dan truk B 21 m/s ke kiri

D.
D.

cdef ghijdfeklc

O 6

Σ5

36.000 C 30.000

Σ7 6

4.000

6 1,5; L 6 1

8 I H 6

8 J H 6 O(L A 1) C L8 J 6 1,5(1 A 1) C (C12) 6 15 m/s

Tanda negatif artinya arah ke kiri.

O(L A 1) C L8 I 6 1,5(1 A 1) C 24 6 C21 m/s

24. Dua buah benda massanya masing-masing 10 kg dan 6 kg bergerak dalam bidang datar licin

dengan kecepatan 4 m/s dan 8 m/s dalam arah yang berlawanan. Jika terjadi tumbukan lenting sempurna, maka kecepatan masing-masing benda setelah tumbukan adalah

A.

5 m/s dan 7 m/s searah gerak semula 5 m/s dan 7 m/s berlawanan arah gerak semula

cdef ghijdfeklc

O 6

Σ5

40 C 48

Σ7 6

16

6

B.
B.

C0,5; L 6 1

C. 6 m/s dan 10 m/s searah gerak semula

D. 6 m/s dan 10 m/s berlawanan gerak semula

E. 10 m/s dan 4 m/s berlawanan arah gerak semula

8 I H 6

8 J H 6 O(L A 1) C L8 J 6 (C0,5)(1 A 1) C (C8) 6 7 m/s

Arahnya berlawanan dengan arah gerak semula.

O(L A 1) C L8 I 6 (C0,5)(1 A 1) C 4 6 C5 m/s

25. Dua buah benda massanya masing-masing 4 kg dan 6 kg bergerak dalam bidang datar licin

dengan kecepatan 5 m/s dan 10 m/s dalam arah yang berlawanan. Jika terjadi tumbukan lenting sempurna, maka kecepatan masing-masing benda setelah tumbukan adalah ….

13 m/s dan 2 m/s berlawanan arah gerak semula

B. 13 m/s dan 2 m/s searah gerak semula

C. 10 m/s dan 5 m/s berlawanan arah gerak semula

D. 10 m/s dan 5 m/s searah gerak semula

E. 8 m/s dan 7 m/s berlawanan arah gerak semula

A.
A.

cdef ghijdfeklc

O 6

Σ5

20 C 60

Σ7 6

4 A 6

6 C4; L 6 1

8 I H 6 O(L A 1) C L8 I 6 (C4)(1 A 1) C 5 6 C13 m/s 8 J H 6 O(L A 1) C L8 J 6 (C4)(1 A 1) C (C10) 6 2 m/s Arahnya berlawanan dengan arah gerak semula.

MenyelesaikanMenyelesaikanMenyelesaikanMenyelesaikan permasalahanpermasalahanpermasalahanpermasalahan hubunganhubunganhubunganhubungan antarantarantarantar konsepkonsepkonsepkonsep

26. Sebuah bola dengan massa 500 gram jatuh bebas ke lantai yang keras. Jika bola mengenai lantai dengan kecepatan 10 m/s dan memantul lagi ke atas dengan ketinggian maksimum pantulan setinggi 0,8 meter, maka impuls yang disebabkan oleh tumbukan tersebut adalah ….

A. 2,5 Ns

3,0 Ns

cdef ghijdfeklc

8

@

D

2v

B.
B.

C. ostu 6

4,0 Ns

5,0 Ns

⇒ 8 @ 6 w2v ostu 6 w2 ∙ 10 ∙ 0,8 6 16 6 4 m/s

D. 9 6 ∆y ⇒ 9 6 7 ∆8 6 7(8 ? C 8 @ ) 6 0,5 ∙ (4 C 10) 6 0,5 ∙ (C6) 6 C3 Ns

7,0 Ns

E. Kesepakatan tanda negatif artinya arah ke bawah.

27.

Dua benda A dan B massanya sama. Benda A menumbuk benda B yang diam sehingga kedua benda melekat satu sama lain dan bergerak bersama, (1) Jumlah energi kinetik sebelum dan sesudah tumbukan berbanding 2 : 1 (2) Kecepatan kedua benda sesudah tumbukan sebesar E kali kecepatan benda A mula-mula (3) Momentum benda A sebelum tumbukan 6 2 kali momentum benda B sesudah tumbukan (4) Koefisien restitusi sama dengan nol Pernyataan di atas yang benar adalah

A. (1), (2) dan (3)
B. (1) dan (3)

D

cdef ghijdfeklc

1. Salah, ingat hukum kekekalan energi.

C.
C.

2. Benar, karena kecepatan menjadi setengahnya. 8 IJ 6 zm

3. Salah, ingat hukum kekekalan momentum ya!

6 o { | { Do {

6

E

D

8 I

(2) dan (4)

zo

D. (4)

E. (1), (2), (3) dan (4)

Ini buktinya 5 I ∶ 5 J H 6 7 I 8 I E (27 I )8 I 6 1 1

D

4. Benar, L 6 0 karena benda menjadi satu dan bergerak bersama setelah tumbukan.

benda menjadi satu dan bergerak bersama setelah tumbukan. Bimbel UN Fisika SMA Program IPA by Pak
benda menjadi satu dan bergerak bersama setelah tumbukan. Bimbel UN Fisika SMA Program IPA by Pak

Bimbel UN Fisika SMA Program IPA by Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com)

Halaman 53

28. Sebuah bola jatuh bebas dari ketinggian 100 m di atas lantai. Jika koefisien restitusi antara bola dengan lantai 0,5 maka tinggi pantulan pertama bola tersebut adalah

A. 20 m B. 25 m
A. 20 m
B.
25 m

cdef ghijdfeklc

C. Tinggi pantulan ke n adalah ℎ ~ 6 L D~ ∙ ℎ @

D. Sehingga tinggi pantulan pertama adalah ℎ E 6 0,5 D ∙ 100 6 25 m

50 m

75 m

E. 80 m

29. Pembahasan dan rangkuman SKL selanjutnya akan segera diupload

J

Tunggu selalu di

http://pak-anang.blogspot.com . Makaci J Tunggu selalu di Bimbel UN Fisika SMA Program IPA by Pak Anang
http://pak-anang.blogspot.com . Makaci J Tunggu selalu di Bimbel UN Fisika SMA Program IPA by Pak Anang

Bimbel UN Fisika SMA Program IPA by Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com)

Halaman 54

PEMBAHASANPEMBAHASANPEMBAHASANPEMBAHASAN SOALSOALSOALSOAL UNUNUNUN FISIKAFISIKAFISIKAFISIKA SMASMASMASMA 2012201220122012

1. Bola bermassa 20 gram dilempar dengan kecepatan v 1 = 4 m.s 1 ke kiri. Setelah membentur tembok memantul dengan kecepatan v 2 = 2 m.s 1 ke kanan. Besar impuls yang dihasilkan adalah

A. 0,24 N.s B. 0,12 N.s C. 0,08 N.s
A. 0,24 N.s
B.
0,12 N.s
C. 0,08 N.s

D. 0,06 N.s

E. 0,04 N.s

TRIKTRIKTRIKTRIK SUPERKILAT:SUPERKILAT:SUPERKILAT:SUPERKILAT:

Diket: 7 6 20 g 6 0,02 kg; 8 E 6 C4 ms ÄE ; 8 D 6 2 ms ÄE

9

6 ∆5

6 7(8 D C 8 E )

6

0,02 . `2 C (C4)a

6

0,02 . 6

6

0,12 N

6 0,02 . `2 C (C4)a 6 0,02 . 6 6 0,12 N J ika adik-adik

Jika adik-adik butuh ’bocoran’ butir soal Ujian Nasional tahun 2013, maka adik-adik bisa download di http://pak-anang.blogspot.com/2012/11/prediksi-soal-un-fisika-sma-2013.html. Semua soal tersebut disusun sesuai kisi-kisi SKL UN tahun 2013 yang dikeluarkan secara resmi oleh BSNP tanggal 20November 2012 yang lalu.

Kisi-kisi SKL UN SMA tahun 2013 untuk versi lengkap semua mata pelajaran bisa adik-adik lihat di

http://pak-anang.blogspot.com/2012/11/kisi-kisi-skl-un-2013.html.

Terimakasih,

Pak Anang.

11 / kisi-kisi-skl-un-2013.html . Terimakasih, Pak Anang. Bimbel UN Fisika SMA Program IPA by Pak Anang
11 / kisi-kisi-skl-un-2013.html . Terimakasih, Pak Anang. Bimbel UN Fisika SMA Program IPA by Pak Anang

Bimbel UN Fisika SMA Program IPA by Pak Anang (http://pak-anang.blogspot.com)

Halaman 55