Anda di halaman 1dari 21

Bumi

adalah planet ketiga dari delapan planet yang berada di tata surya kita. Terbentuk sekitar 4.6 milyar tahun lalu. Terdapat atmosfer dan magnetosfer yang melindungi bumi. Bumi memiliki diameter sepanjang 12.756 kilometer Bumi mempunyai 1 satelit alami yaitu bulan 70,8% permukaan bumi diliputi air

Pemboran

terdalam yang pernah dilakukan adalah sedalam 12 km. Stuktur dalam bumi dapat diketahui dengan mempelajari sifat gelombang gempa bumi, dengan mempelajari waktu tempuh gelombang yang bervariasi dan tidak sesuai dengan perhitungan jarak tempuh dan waktu yang diperlukan.

Bumi

bukan merupakan bulatan homogen, melainkan terdiri dari beberapa lapisan yang konsentris yang memilki densitas yang berbeda. Densitas terbesar berada di pusat dan semakin mengecil menjauhi dari pusat. Dari data kegempaan bumi terbagi menjadi 3 bagian besar yaitu : Kerak Bumi Selubung Bumi Inti Bumi

Lapisan

terluar bumi yang terdiri dari batuan yang lebih ringan dibandingkan dengan batuan selubung di bawahnya. Densitas rata-rata : 2,7 gr/cc Perbedaan ketebalan batuannya tidak merata, yang menyebabkan perbedaan elevasi antara benua dan samudra.
Di daerah pegunungan lebih dari 70 km Di beberapa daerah samudra kurang dari 5 km

Kerak

bumi terbagi menjadi 2 :

Kerak Benua : umumnya terdiri dari batuan

granitik, ketebalan rata-rata 45 km dan berkisar dari 30-70 km. Kaya akan unsur Si dan Al sehingga dikenal dengan lapisan Sial.
Kerak Samudra : terdiri dari batuan basaltik yang

tebalnya 8 km. Kaya akan unsur Si dan Mg sehingga disebut sebagai lapisan Sima.

Terletak

di bawah kerak bumi, terdiri dari batuan dengan ketebalannnya 2885 km. Densitasnya berkisar dari 3.3-5.7 gr/cc. terbesar dari bumi, 82.3% dari volume dan 67.8% dari massa bumi adalah selubung. umum dari selubung bumi adalah material yang bersifat ultramafik, seperti peridotit, dunit, dan batuan lain yang kaya olivin.

Bagian

Komposisi

Selubung

bumi terbagi menjadi 3 bagian :

Selubung bumi bagian atas (upper mantle)

Selubung bumi bagian tengah atau sering disebut

sebagai zona transisi atau peralihan

Selubung bumi bagian bawah (lower mantle)

Terletak

pada kedalaman 2900 km sampai pusat bumi. Terdiri dari campuran unsur-unsur besi(Fe) dan nikel(Ni). Dikenal sebagai lapisan NiFe. Densitasnya berkisar diantara 9.5-14.5 Terdiri dari 2 bagian :
Inti bagian luar Inti bagian dalam

Bidang

Mohorivicic : bidang batas antara lapisan kerak bumi dengan selubung atas. 30 sampai 59 km di bawah permukaan bumi. 10 sampai 12 km dari dasar samudera. Bidang Gutenberg : bidang batas antara selubung dengan inti bumi. terletak pada kedalaman sekitar 2900 km dari permukaan bumi Bidang diskontinuitas Lehman : diantara inti bumi bagian dalam dan luar

Kenaikan 15 0C

rata-rata suhu bumi umumnya

Sedangkan

pada batuan sedimen rata-rata 1 deg celcius per 30 m. Ini disebut sebagai Geothermal Gradient.

Gaya

berat adalah gaya yang bekerja pada suatu elemen massa akibat gaya tarik massa bumi. Gaya ini dipengaruhi oleh beberapa faktor :
Perputaran bumi Topografi Variasi densitas dalam bumi

Gaya

berat ini sangat berperan dalam dinamika bumi, bertindak pada :


Pengaturan isostasi Pemisahan interior bumi Tektonik lempeng Sistem aliran gaya berat (sungai,air tanah,

sirkulasi air di atmosfer, sedimentasi dll.

Kemagnetan

di bumi disebabkan karena Inti bumi yang terdiri dari NiFe, perbedaan sifat fisik inti bumi bagian dalam dan luar serta perputarn bumi. Perbedaan fasa ini menimbulkan proses magneto hydrodinamis.