Anda di halaman 1dari 3

UJI CEMARAN MIKROBA

I. Tujuan Percobaan : Dapat melakukan penetapan jumlah cemaran mikroba yang terdapat pada sediaan farmasi (baik obat, kosmetik, dan bahan baku), makanan serta minuman. II. Alat dan Bahan 2.1 Alat : - Cawan patri - Tabung reaksi - Rak tabung reaksi - Pipet agar 20 ml - Pipet ukur 10 ml dan 1 ml 2.2 Bahan : - Media Nutrient Agar (NA) - Media Potato Dekstrose Agar (PDA) + kloramfenikol 100 mg/1L media - Larutan NaCl 0,9 % b/v - Sampel yang akan diuji (es jeruk III. Prosedur Kerja
Cairkan media pada tangas air, lalu diamkan pada waterbath 45-500C selama 30

menit
Buatlah pengenceran pada sampel (10-1, 10-2, 10-3, dan 10-4), menggunakan NaCl

steril Siapkan 10 cawan petri, dan tandai cawan petri dengan nama media dan tingkat pengenceran : cawan 1-5 (untuk media NA dengan 4 tingkat pengenceran dan 1 kontrol media) dan 6-10 cawan (untuk media PDA dengan 4 tingkat pengenceran dan 1 kontrol media) Pipet masing-masing 1 ml sampel pada cawan petri (sesuai tingkat pengenceran)
Tuangkan agar cair suhu (45-500C) sebanyak 20 ml pada masing-masing cawan

petri yang sudah berisi sampel, dan goyangkan cawan dengan gerakan searah jarum jam (5x) dan berlawanan arah dengan jarum jam (5x).

Biarkan media padat, setelah itu inkubasi pada suhu yang sesuai (Media NA pada

suhu 370C, amati 1-5 hari dan media PDA pada suhu 200C, amati 1-7 hari) Hitung jumlah koloni bakteri, kapang, dan khamir pada setiap lempeng agar. Hitung ALT pada angka kapang dan khamir. IV. Hasil Pengamatan a) Tabel pengamatan bakteri pada cawan petri No 1 2 3 4 5 Faktor Pengenceran P 10-1 P 10-2 P 10-3 P 10-4 Kontrol Jumlah koloni 187 23 2 -

Keterangan : : Tidak ada pertumbuhan bakteri

Perhitungan ALT = (Jumlah koloni antara 30-300) x (Faktor pengenceran) = 187 x 10-1 = 18,7 bakteri/ml b) Tabel pengamatan kapang pada cawan petri No 1 2 3 4 5 Faktor Pengenceran P 10-1 P 10-2 P 10-3 P 10-4 Kontrol Jumlah koloni 70 24 4 9 11

Perhitungan Angka kapang/khamir = (Jumlah koloni Jumlah pada kontrol) x Faktor pengencer = ( 70 11 ) x 10-1 = 5,9 kapang/ml V. Pembahasan VI. Kesimpulan VII. Daftar Pustaka

Anonim, 1994, Farmakope Indonesia , Edisi 4, Departemen Kesehatan RI,

Jakarta.
Anonim, 2008, Bakteri Pseudomonas aeruginosa,

http//www.google.com/bakteri, diakses tanggal 13 November 2008


Anonim, 2008, Bakteri Staphylococcus aureus,

http//www.google.com/bakteri, diakses tanggal 13 November 2008 Anonim, 2005, Menekan Pertumbuhan Pseudomonas aeruginosa, http//www.google.com/kalbe.co.id, diakses tanggal 13 November 2008 Mayasari, Evita, 2006, Pseudomonas aeruginosa; Karakteristik, Infeksi, dan Penanganan, http//library.usu.ac.id, diakses tanggal 13 November 2008
Nicklin, J., Graeme-Cook, K., and Killington, R., 2002, Instant Notes :

Microbiology, Second Edition, BIOS Scientific Publisher, United kingdom.


Pelczar, M. J., dan Chan, E. C. S., 1988, Dasar-dasar Mikrobiologi, Penerbit

Universitas Indonesia, Jakarta.