Anda di halaman 1dari 16

KATAPENGANTAR PraktikumBiologiSeldiselenggarakandalamrangkamendukungmatakuliahBiologi SelyangdiselenggarakandiJurusanTeknologiPangandanHasilPertanian,FakultasTeknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada.

. Pada awal praktikum, mahasiswa akan mempelajari tentang mikroskop, meliputi bagianbagian mikroskop dan cara menggunakan mikroskop. Dengan menggunakan mikroskop mahasiswa dapat mempelajari berbagai jenis kehidupan, terutama bagianbagian sel. Pengamatan mikroskopik akan dilakukan terhadap komponen selprokariot,seleukariot,seltumbuhan,sertamakromolekul(polisakaridadanlipid).Selain materitersebut,mahasiswaakandibekalidenganpemahamanmengenaimaterigenetikdan proteindenganmempelajarisitusNCBI(NationalCenterforBiotechnologyInformation). Adapunacarayangakandilakukanselamapraktikumadalahsebagaiberikut: I. PengenalanMikroskopdancarapemakaiannya II. PengamatanSelEukariot,SelProkariotdanJaringanTanaman III. Pengamatanmakromolekul:polisakaridadanlipid IV. PengenalangenbankpadasitusNCBI(NationalCenterforBiotechnologyInformation). V. AnalisisEkspresiGen Buku panduan Praktikum Biologi Sel ini masih jauh dari sempurna dan akan selalu direvisipadasetiapkesempatan. Yogyakarta,September2010 TimPengampuMataKuliahPraktikumBiologiSel
H H H H

PanduanPraktikumBiologiSelSemesterITahunAkademik2010/2011

ACARA1.PENGE ENALANMIKROSKOPD DANCARAPE EMAKAIANN NYA A. Tu ujuanprakti ikum 1. Mahasisw . wadapatme engetahuiba agianbagian nmikroskopdanfungsin nya 2. Mahasisw . wadapatme enggunakanmikroskopu untukmengamatiobyek k/preparat. B. Dasarteori Mikroskopm merupakana alatpenting gdalammem mpelajarimi ikrobiologi. Dalamprakt tikum Biolog Sel ini, mahasiswa melakukan pengamata mikroorg gi m an ganisme dan makromo olekul mengg gunakanmik kroskopbias sa,yangbagi ianbagianny yadisajikanpadaGambar1.

Gambar1.Mikroskopbiasadanbagianbagiannya.

*Partsarelist tedinorderfro omtoptobottom,and theirnumbers scorrespondtothoseinfigure1. (Alexanderetal.,2003) t

Pandua anPraktikumB BiologiSelSem mesterITahun nAkademik2010/2011

Pada dasarnya mikroskop mempunyai dua buah lensa. Lensa obyektif yang terletak dekat dengan obyek yang akan diamati dan lensa okuler yang terletak di dekat mata kita. Obyek utama diperbesar oleh lensa obyektif, bayangan yang dihasilkan diubah pada lensa okuler. Perbesaran total merupakan hasil perkalian perbesaran lensa objektif dan lensa okuler(Tabel2).Perbesaranlensaokulerpadamikroskopbiasanyasebesar10x,sedangkan perbesaran lensa objektif bervariasi yaitu 4x, 10x dan 40x. Lensa obyektif yang rendah perbesarannyadigunakanuntukpengamatanawal,melokalisirobyekyangdiinginkan,untuk selanjutnya dipindahkan ke perbesaran yang lebih tinggi. Perbesaran 40x biasanya dipakai untuk pengamatan mikrobia yang lebih besar, misalnya jamur sedangkan perbesaran 100x digunakanuntukbakteri.Untukperbesaranyangtinggidibantudenganminyakimersi. Tabel2.Perbesarantotalmikroskop biasa Kekuatan LensaObjektif LensaOkuler Perbesarantotal Lemah 4x 10x 40x Sedang 10x 100x 10x Kuat 40x 400x 10x Minyakimersi 100x 1000x 10x Dayapisahadalahkemampuansuatuobyektifuntukmemisahkanduabuahtitikyang sangat berdekatan di dalam struktur pada obyek. Daya pisah ini ditentukan oleh panjang gelombang sinar dan apertur numerik (numerical aperture, NA) lensa. Namun demkian karena panjang gelombang sinar biasanya tidak berubah, maka resolusi dari obyek merupakan fungsi NA. Semakin besar NA, semakin kecil resolusi obyek atau obyek yang dapatdilihatjelassecaraterpisahsemakinkecil. Satu faktor sebagai tambahan untuk lensa yang mempengaruhi NA adalah medium yangdilewatisinar.Sepanjangobyekdipisahkandenganudara,makaNAdapatmencapai lebih dari 1,0. Untuk mencapai NA lebih besar lagi, digunakan cairan yang memilik indeks refraksi lebih besar dari udara, misalnya minyak immersi (indeks refraksi 1,5). Dengan penambahan minyak immersi diantara gelas benda dan obyektif, maka sebagian besar pancarancahayadapatmasukkelensaobjektif.Sedangkanjikatanpaminyakimmersi,maka pancarancahayadibiaskansehinggatidaksemuanyamasukkelensaobjektif(Gambar2).

Gambar2.Gambaranrefraksicahayadenganpenambahanminyakimersi

PanduanPraktikumBiologiSelSemesterITahunAkademik2010/2011

Bagianlaindarimikroskopadalahkondensoryangberfungsimengaturintensitassinar yang masuk ke dalam mikroskop. Lensa kondensor juga mempunyai diafragma yang mengontrol sinar yang masuk dan meninggalkan kondensor. Fungsi diafragma tidak hanya mengontrolsinaryangjatuhpadaobyektetapijugamenjaminagarsinaryangmeninggalkan kondensormemenuhilensaobyektif.Jikadiafragmaterlalubesarbeberapasinartidakakan memenuhi seluruh lensa obyektif dan ini tidak akan ada gunanya. Jika sinar terlalu terang harus diupayakan untuk mereduksi dengan mengubah posisi kondensor atau mengatur diafragma. Morfologimikrobiayangdiamatidenganmikroskopdapatdilakukandenganduacara, pengamatanmikrobiahiduptidakdicatdanmikrobiamatidicat.Pengamatanmikrobiahidup dapat dilakukan dengan menggunakan aquades. Caranya mikrobia ditempatkan pada gelas benda ditetesi dengan aquades kemudian diratakan dan ditutup dengan gelas penutup. Pengamatan obyek yang tidak dicat memerlukan diafragma dari kondensor yang ditutup sebagian agar diperoleh kontras yang cukup antara obyek dan bidang pemandangan. Kekurangan kontras antara mikrobia hidup yang tidak dicat dengan bidang pemandangan dapatdiatasidenganpenggunaanmikroskopfasekontras. Selain mikroskop biasa seperti yang telah dibahas di atas, dikenal pula mikroskop mikroskop yang lain seperti mikrosop ultraviolet, mikroskop fase kontras, dan mikroskop elektron. Mikroskop ultraviolet. Mikroskop ini menggunakan sinar ultraviolet, dilengkapi dengan alat pemotret sebagai alat pengamatannya. Karena sebagai sumber cahaya yang digunakanadalahultraviolet(UV)yangmemilikipanjanggelombanglebihpendekdarisinar biasa,makamikrosopinimemilikidayapisahyangkuat. Mikroskop fase kontras. Mikroskop fase kontras berbeda dengan mikroskop biasa. Miroskopindilengkapidengandiafragmakhususyangmemilikicelahberbentukcincindan lensaobyektifnyadilengkapilempengdifraksi.Padamikroskopbiasaperbedaanindeksbias yang sangat kecil pada obyek tidak dapat terlihat, tetapi dengan adanya lempeng difraksi pada susunan lensa obyektif maka perbedaan indeks bias yang kecil pada obyek dapat terlihatdenganjelas.Halinmemungkinkanpembedaanstrukturdenganjelas. Mikroskop elektron. Daya pisah mikroskop biasa kirakira hanya 0,2 mikron apabila daya pisah yang digunakan adalah maksimum. Pada mikroskop elektron digunakan sinar elektronyangmempunyaipanjanggelombangsangatpendek,yangtergantungpadavoltase yangdipakai.Untukmendapatkansinarelektronyangmempunyai0,005diperlukanvoltase 50.000volt

PanduanPraktikumBiologiSelSemesterITahunAkademik2010/2011

Mikroskopbiasadapatmencapaiperbesarankuranglebih1000kali.Mikroskopbiasa hanya dapat digunakan untuk mengamati ukuran, dan bentuk sel. Informasi mengenai strukturinternalselkurangteramatijikamenggunakanmikroskopbiasa.Gambaranlengkap mengenai struktur internal sel dapat lebih jelas jika diamati menggunakan mikroskop elektron.Perbesaranmenggunakanmikroskopelektrondapatmencapaihingga100.000kali, sehinggadapatdipakaiuntukmelihatmolekulprotein,virus,bakteriophage,strukturbakteri, danlainlain.Gambaranpenggunaanmikroskopbiasadanmikroskopelektrondapatdiamati padaGambar3.

Gambar3.Pembesaranobjekmikroskopbiasa(atas)danmikroskopelektron(bawah)

PanduanPraktikumBiologiSelSemesterITahunAkademik2010/2011

C. Carakerja 1. Perbesaranlemah a. Lensaobyektif10xditempatkanpadakedudukanseporosdenganlensaokuler b. Tubusditurunkandenganpengaturtubus(sekrupkasar) c. Amati melalui lensa okuler dan aturlah masuknya cahaya ke dalam mikroskop sehingga diperoleh bidang pandang yang paling terang (terangnya merata) dengancaramengaturkedudukancermindanmengaturdiafragmakondensor. d. Preparatdiletakkandimejabenda e. Perlahan lahan naikkan tubus dengan sekrup kasar sehingga diperoleh bayanganobyek.Untukmendapatkanbayanganyangpalingbaiktubusdinaik turunkan dengan hati hati memakai pengatur tubus (sekrup kasar) sehingga diperolehbayanganyangpalingjelas. f. Bagian bagian tertentu dari obyek, dapat ditentukan dengan mengatur kedudukan preparat. Kedudukan preparat dapat diatur dengan menggunakan sekrupsekruppengaturmejapreparat. 2. Perbesaransedang a. Kerjakan seperti pada cara kerja menggunakan mikroskop pada perbesaran lemahsampaidiperolehbayanganyangdikehendaki(cara1sampai6) b. Kemudianlensaobyektif10xdigantilensaobyektif40x(perbesaransedang) c. Cahaya yang masuk ke dalam mikroskop diatur lagi dengan mengatur kedudukankondensor(biasanyadinaikkan)sertamengaturdiafragma d. Untuk mendapatkan bayangan akhir yang baik, tubus diturunkan dengan menggunakanpengaturtubussekruphalus(janganmenggunakansekrupkasar). 3. Perbesarankuatmenggunakanminyakimmersi a. Cara kerja seperti pada perbesaran sedang diulang sampai diperoleh noda bayanganyangpalingjelaspadapenyinaranyangpalingkuat. b. Lensaobyektif40xdigantidenganlensaobyektif100x(perbesarankuat) c. Tetesigelasbendapadabagianyangakandiamatidenganminyakimmersi d. Turunkan tubus hati hati sampai hampir menyentuh gelas benda, sehingga antaralensaobyektifdangelastertutupminyakimmersi e. Naikkan atau turunkan tubus dengan hati hati menggunakan sekrup halus sampaididapatkanbayanganyangjelas. f. Setelah menggunakan minyak immersi bagian lensa obyektif yang terkena minyakimmersi dibersihkan dengan xylol. Xylolditeteskandi atas kertas lensa yang halus, kemudian diulaskan pada bagian yang terkena minyak immersi beberapakali.

PanduanPraktikumBiologiSelSemesterITahunAkademik2010/2011

ACARA2.PENGAMATANSELEUKARIOT,SELPROKARIOTDANJARINGANTANAMAN A.

Tujuanpraktikum 1. Mahasiswa dapat melakukan pengamatan preparat sel eukariot dan sel prokariot menggunakanmikroskop. 2. Mahasiswa dapat membuat preparat jaringan tanaman dan melakukan pengamatandenganmikroskop. 3. Mahasiswa dapat memahami perbedaan sel eukariot, prokariot dan jaringan tanamandenganmelakukanpengamatanmikroskopis. B. Dasarteori Selmerupakankesatuanstruktural,fungsionaldanherediteryangterkecil.Selterbagi menjadi dua tipe, yaitu prokariot dan eukariot. Perbedaan karakteristik antara kedua sel tersebutadalahkeberadaanmembranyangmenyelubunginukleusmaupunorganellainnya yangmemilikifungsispesifik,sepertimitokondria,retikulumendoplasmik,komplekgolgidan lisosom. Sel eukariot memiliki karakteristik tersebut, sedangkan pada sel prokariot tidak dijumpaiadanyamembraninterior(NelsonandCox,2004). Selprokariotberupasatusel,memilikiukuranyangsangatkecil(diametersel12m) dan memiliki organisasi internal sel yang sederhana. Materi genetik prokariot tidak terselubung membran dan tersebar di sitoplasma sel, disebut sebagai daerah nucleoid. Ribosom pada prokariot juga tersebar diseluruh sitoplasma (Gambar 4). Prokariot dibagi menjadiduakelompokyaituEubakteriadanArkhaebakteria.Eschericiacolimerupakansalah satuspesieseubakteriayangpalingbanyakdipelajariuntukmemahamiselprokariot.(Nelson andCox,2004). Seleukariotmemilikiukuranselyanglebihbesardariselprokariot,yaituberdiameter 5100 m serta memiliki struktur yang lebih komplek (Bolsover et al., 2004). Organisme selainbakteri,mulaidariprotista,fungi,hewanhinggatumbuhantermasukseleukariot.Sel eukariot terdiri dari berbagai struktur yang memiliki fungsi khusus yaitu organel yang terselubungmembran.Organelterbesaryaitunukleusyangberisimaterigenetik(DNA).Pada seltumbuhanterdapatorganelkhususyaituvakuoladankloroplas(Gambar4).

PanduanPraktikumBiologiSelSemesterITahunAkademik2010/2011

(Bols soveretal.,2 2004) Gambar4.S Strukturselp prokariot(at tas)dansele eukariot(ba awah) Padapraktik kuminiakan ndiamatiseleukariot,se elprokariotd danjaringan ntanaman. 1. Selprok kariot a. Lac ctobacillusbu ulgaricus Lac ctobacillus bulgaricus merupakan bakteri a n asam lakta yang ba at anyak digunak kan untuk meningkat tkan nilai gizi dari produkprod duk susu yang terfermentasi.Mikr robiainimem mpunyaiefe ekpositifter rhadapkesehatanantaralain dapat mencegah p m pertumbuha mikrobia pathogen di saluran gastrointes an stinal, mengon ntrolkadark kolesteroldalamserum mdanmengu urangiresiko oterkenaka anker kolon(G Gilliand,1985).
Pandua anPraktikumB BiologiSelSem mesterITahun nAkademik2010/2011 8

2. Seleukariot a. Rhizopussp. Genus rhizopus dicirikan dengan adanya stolon, rhizoid yang berpigmen, dan adanyasporangiofor(Gambar5).

Gambar5.Strukturrhizopus b. Sacharomycescereviceae Sacharomyces cerevicease merupakan salah satu spesies yeast, mikroorganisme eukariot bersel tunggal yang termasuk dalam kingdom Fungi. Sacharomyces cerevicease banyak digunakan dalam fermentasi bakery dan minumanberalkohol.GambaranselSacharomycescereviceasedapatdiamatipada gambar7.

Gambar7.GambaranmikroskopisSaccharomycescereviceae.
A.mikroskopultravioletpada295nm(Svihlaetal.,1964) B.mikroskopTEM(Transmissionelectronmicroscope)(ColuccioandNeiman,2004) C.mikroskopSEM(Scanningelectronmicroscope)(ColuccioandNeiman,2004)

PanduanPraktikumBiologiSelSemesterITahunAkademik2010/2011

3. Seltanaman a. Klorofil Klorofilmerupakanbagianseltanamanyangberfungsiuntukmenyerapenergi matahari dan merubahnya menjadi energi kimia. Klorofil terdapat di kloroplast padaselmesofildaun(Gambar8).

Gambar8.Strukturkloroplastpadadaun b. Jaringanepidermis Jaringanepidermisadalahjaringanyangterdiridaribeberapasel. Karakteryangdimilikiadalahdindingsel,lapisansitoplasma,vakuolasel,daninti (Gambar9).

Gambar9.Jaringanepidermistumbuhan

PanduanPraktikumBiologiSelSemesterITahunAkademik2010/2011

10

C.

D.

Alatdanbahan 1. Alat a. Mikroskop b. Pisau/skapelstainless c. Mortirdanstamper d. Ose e. Gelaspreparat f. Penutuppreparat 2. Bahan a. PreparatLactobacillusbulgaricus b. PreparatRhizopussp. c. PreparatSacharomycescereviceae d. Daunbayam(Amaranthussp.) e. Bawangbombay(Alliumcepa) Carakerja 1. Pembuatanpraparatklorofildaridaunbayam a. Daunbawangdipotongtipisataudigerusdenganmortir b. Diambil potongan kecil atau hasil gerusan menggunakan ose dan diletakkan padagelaspreparat c. Ditetesidenganairdanditutupdenganpenutuppreparat d. Diamatipreparatdenganmikroskopamatiklorofilyangberwarnahijau 2. Pembuatanpreparatselepidermispadabawangbombay a. Bawangbombaydikupasdandiristipis b. Irisandiletakkanpadagelaspreparatdiberiairdandiberipenutup c. Diamatiselepidermis

PanduanPraktikumBiologiSelSemesterITahunAkademik2010/2011

11

ACARA3.PENGAMATANMAKROMOLEKUL: POLISAKARIDADANLIPID A. Tujuanpraktikum 1. Mahasiswadapatmembedakangranulapatisegar,patitergelatinisasimaupunpati yangtelahterdegradasiolehenzim. 2. Mahasiswadapatmembedakanglobulalemakpadasususegar,susupasteurisasi, susuUHTdansusufermentasi. B. Dasarteori Biomolekul adalah molekul organik yang pada umumnya terdapat pada sel hidup, seperti makromolekul dan penyusun makromolekul, metabolit dan molekulmolekul yang lain (vitamin, ATP, AMP, urea, dsb). Makromolekul dapat dibagi menjadi 4 kategori, yaitu : protein,asamnukleat,polisakaridadanlipida.Makromolekulseringdisebutsebagaipolimer (kecualilipida)yangtersusundarimonomermonomerdenganberatmolekulyanglebihkecil yangdisebutsebagaibuildingblocks. 1. POLISAKARIDA(CH2O)n Contohpolisakaridaadalahglikogen(penyimpanenergikimiapadatubuh)dan pati(sumberenergipadatanaman)(Gambar10).Molekulglikogenmerupakanpolimer glukosa bercabang dengan ikatan 1,4glikosidik dan 1,6glikosidik pada percabangan. Glikogen sebagai cadangan makanan tubuh tersimpan di dalam sel dengan bentuk terkonsentrasi dan apabila dilihat pada elektron mikrograf setelah pengecatanakannampaksebagaigranulaberwarnahitam. Pati terdiri dari amilosa (polimer glukosa dengan ikatan 1,4glikosidik tanpa percabangan)danamilopektin(polimerglukosadenganikatan1,4glikosidikdan1.6 glikosidik pada percabangan). Granula pati bila diberi Iod akan berwarna biru. Pati yang diberi air dan dipanaskan akan menyerap air dan setelah mencapai suhu dan waktu tertentu maka granula pati akan pecah dan pati mengalami gelatinisasi. Pati yang mengalami gelatinisasi dapat didegradasi menjadi gula sederhana (glukosa, maltosa,maltotriosa,maltotetraosa,oligosakarida,dekstrin)olehenzimamilase.

PanduanPraktikumBiologiSelSemesterITahunAkademik2010/2011

12

(NelsonandCox,2004) Gambar10.Granulapatidangranulaglikogendiamatidenganmikroskopelektron.
(a) Granulapatiberukuranbesarpadakloroplasttunggal(1,0m). (b) Granulaglikogendihepatosit(0,1m).

Tapeadalahprodukmakananterfermentasitradisionalyangberasaldariketela pohonmaupunberasketan.Kulturstarteryangberisisamilolitikfungidanyeastakan memecahpolisakaridamenjadigulasederhanayangdapatdigunakanolehyeastuntuk metabolisme menghasilkan alkohol. Adanya gula sederhana akan menjadikan tape berasamanisdisertaidenganaromaalkohol. 2. LIPID Lemak pada susu sapi berada sebagai suatu emulsi globula berukuran 1 5 mikrondalamsuatufaseberair.Saatsusudihomogenisasiukuransemuaglobulalemak diperkecil menjadi sekitar 1 mikron. Ini akan meningkatkan stabilitas emulsi dan mencegah pemisahan lemak sebagai lapisan krim. Globula lemak tersusun dari trigliserida,denganbagianpalingtidakjenuhberadadipusatglobuladanbagianyang lebih jenuh (bertitik lebur lebih tinggi) di bagian luar. Globula tertutup oleh dua selubung,membranglobula,yangterbuatdarilapisanfosfolipidadanproteindengan gugushidrofobikterorientasikesisidalamdangugushidrofilikterorientasikesisiluar globula. Susu fermentasi / yogurt adalah bahan makanan dari susu hewani yang telah mengalami fermentasi oleh bakteri asam laktat sehingga memiliki kandungan asam yang cukup tinggi, sedikit atau tidak mengandung alkohol sama sekali, mempunyai tekstur semi padat (smooth), kompak serta rasa asam yang menyegarkan (Lampert, 1970).

PanduanPraktikumBiologiSelSemesterITahunAkademik2010/2011

13

C.

D.

Selama proses pembuatan yogurt, laktosa diubah menjadiasam laktat dengan bantuan mikroorganisme. Asam laktat yang dihasilkan sangat penting dalam pembuatan yogurt, karena selain dapat menurunkan pH susu, asam laktat yang dihasilkan juga berperan dalam menentukan tekstur, bentuk, maupun flavour yogurt (Tamime and Robinson, 1985). Fermentasi karbohidrat akan menghasilkan senyawa yang memberi citarasa pada yogurt antara lain asetaldehid, aseton, diasetil, asam format,asamasetat,danasampropionat. Alatdanbahan 1. Alat b. Mikroskop c. Pisau/skapelstainless d. Beakerglass e. Ose f. Gelaspreparat g. Penutuppreparat 2. Bahan a. Ketelapohon(Manihotesculenta) b. Tapeketela c. Sususapisegar d. SusuUHT e. Susufermentasi/yogurt f. CatIod Carakerja 1. Pembuatanpatidangelatinisasi a. Ketelapohondikupasdandiparut b. Diambil5gparutan,diletakkandalambeakerglassdandiberiair10mL c. Disaringuntukmemisahkanampasdanpatiyanglarutair d. Larutanpatidipanaskanselama2menitsambildiadukaduksampaiterjadi gelatinisasi(mengental) 2. Pembuatanpreparatpatisegar a. Ketelapohon,kentangdikupasdandigoreslembutbagiandalamnyadengan pisau b. Goresannyadiletakkanpadagelaspreparat,ditetesiairdandiberipenutup c. Diamatigranulapatimenggunakanmikroskop d. UntukmemperjelaspengamatantambahkancatIod

PanduanPraktikumBiologiSelSemesterITahunAkademik2010/2011

14

3. Pembuatanpreparatpatitergelatinisasi a. Diambil1osepatiyangtelahtergelatinisasi b. Diletakkanpadagelaspreparat,ditetesiair,dandiberipenutup c. Diamatidenganmikroskop d. UntukmemperjelaspengamatandapatditambahcatIod 4. Pembuatanpreparattapeketela a. Diambil1osetapeketelabagiantengah b. Diletakkanpadagelaspreparat,ditetesiairdandiberipenutup c. Diamatidenganmikroskop:granulapatidankomponenserat. d. UntukmemperjelaspengamatandapatditambahkancatIod 5. Pembuatanpreparatsususegar,susupasteurisasi,susuUHTdansusufermentasi a. Diambil satu tetes susu segar/pasteurisasi/UHT/fermentasi dengan pipet pasteur b. Diletakkanpadagelaspreparatkemudiandiberipenutup c. Diamatidenganmikroskop:globulalemak

PanduanPraktikumBiologiSelSemesterITahunAkademik2010/2011

15

DAFTARPUSTAKA AlexanderS.K.,StereteD.,NilesM.J.,2003,LaboratoryExercisesinOrganismaland MolecularMicrobiology,TheMcGrawHillCompanies,USA. BolsoverS.R.,HyamsJ.S.,SephardE.A.,WhiteH.A.,WiedemannC.G.,2004.CellBiology:a ShortCourse2nded,JohnWilleyandSonInc.,USA. ColuccioA.andNeimanA.M.,2004,Intersporebridges:anewfeatureoftheSaccharomyces cerevisiaesporewall,Microbiology,150:31893196. NelsonD.L.andCoxM.M.,2004,LehningerPrinciplesofBiochemistry4thed,W.H.Feeman, NewYork. Svihla G., Dainko J.L., and Schlenk F., 1964, Ultraviolet Mycroscopy of The Vacuole of SaccharomycesCerevisaeDuringSporulation,JournalofBacteriology88(2):449456

PanduanPraktikumBiologiSelSemesterITahunAkademik2010/2011

16

Beri Nilai