Anda di halaman 1dari 1

1.

Bone Mass Density Tes kepadatan massa tulang menggunakan sinar X khusus untuk mengukur jumlah kalsium (dalam gram) dan mineral tulang lainnya (yang dikenal dengan kandungan mineral tulang) yang terkumpul dalam bagian tulang. Semakin tinggi kandungan mineral, semakin padat massa tulang, maka semakin kuat tulang dan kemungkinan untuk patah menjadi kecil. Dokter menggunakan tes kepadatan massa tulang untuk mengetahui penyakit atau resiko osteoporosis. Tes kepadatan massa tulang ini direkomendasikan untuk :

Wanita usia 65 tahun atau lebih. Usia 60 dan berisiko osteoporosis.

Semakin tua usia risiko terhadap osteoporosis semakin tinggi karena tulang anda semakin melemah seiring dengan usia. Ras juga membuat perbedaan dimana ras kulit putih atau keturunan asia tenggara memiliki risiko terbesar. 2. Mammografi Mammografi dengan tujuan menyeleksi (screening mammogrphy) digunakan untuk memeriksa payudara pada wanita yang tidak memiliki keluhan pada payudaranya. Tujuan dari mammografi tipe ini adalah untuk mendeteksi dini kanker. Deteksi dini pada kanker yang masih kecil ukurannya dapat menghasilkan pengobatan yang lebih berhasil. Mammografi ini dianjurkan untuk dilakukan setiap satu atau dua tahun pada wanita yang sudah mencapai usia 40 tahun dan setiap tahun pada wanita yang sudah berusia 50 tahun. Mammografi ini juga dapat dilakukan pada wanita dibawah usia 40 tahun apabila wanita itu memiliki riwayat keluarga dengan kanker payudara yang pada kasus ini terdapat riwayat genetik. Mammografi dilakukan setiap tahun hingga pasien sampai umur 70 tahun 3. Pemeriksaan Tanda Vital Pemeriksaan Tanda vital khususnya tekanan darah penting dilakukan untuk memonitor tekanan darah pasien, terlebih didapatkan informasi bahwa ayah pasien menderita hipertensi yang mungkin dapat berpengaruh secara genetis pada pasien.