Anda di halaman 1dari 10

Dosen Muhammad Burhan Amin

Peran Tokoh Masyarakat Untuk Melestarikan Budaya

BERNARDUS ERWIN ARI SAPUTRA NPM : 31412439 KELAS :1ID08

Program Sarjana Teknologi Industri

Mata Kuliah : Ilmu Budaya Dasar Dosen : Muhammad Burhan Amin


Topik Makalah PERAN TOKOH MASYARAKAT UNTUK MELESTARIKAN BUDAYA Kelas : 1-ID08

Tanggal Penyerahan Makalah : 15 Januari 2013 Tanggal Upload Makalah : 16 Januari 2013

PERNYATAAN Dengan ini saya menyatakan bahwa seluruh pekerjaan dalam penyusunan makalah ini saya buat sendiri tanpa meniru atau mengutip dari tim / pihak lain.
Apabila terbukti tidak benar, saya siap menerima konsekuensi untuk mendapat nilai 1/100 untuk mata kuliah ini.

Penyusun
NPM 31412439 Nama Lengkap BERNARDUS ERWIN ARI SAPUTRA Tanda Tangan

Program Sarjana Teknologi Industri UNIVERSITAS GUNADARMA


2

Kata pengantar Puji syukur saya panjatkan kepada Allah SWT Yang telah memberikan rahmat serta karuniaNya Sehingga saya dapat menyelesaikan makalah yang berjudul peran tokoh masyarakat untuk melestarikan kebudayaan. Makalah ini diajukan guna memenuhi tugas mata kuliah Ilmu Budaya Dasar. Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu sehingga makalah ini dapat selesai tepat pada waktunya.yaan sangat sulit sekali Pada masa sekarang untuk melestaikan kebudayaan sangat sulit sekali di karenakan banyak suatu hal yang mengalanginya misalkan kita bicarakan tentang gamelan yaitu alat music kesenian yang berasal dari pulau jawa, generasi muda kita sangat malas sekali untuk melestarikannya, hal itu di karenakan generasi muda kita lebih bnyak memilih untuk mengikuti kebudayaan baru yang bersal dari kebudayaan asing seperti music k-pop yang berasal dari kebudayaan korena. Tokoh masyarakat di Indonesia sangat penting sekali untuk melestarikan kebudayaan Indonesia agar tidak punah di makan oleh waktu dan kebudayaan asing, kebudayaan wajib kita lestarikan dari diri kita masing masing terutama tokoh utama adalh masyarakat penduduk indonesianya sendiri . Maka kini mulailah dari diri kita terlebih dahulu. Penulis sadar makalah ini masih jauh dari sempuma, oleh karena itu saya mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun demi kesempurnaan makalah ini. Akhir kata Saya ucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada pembaca, dan memohon pintu maaf kepada para pembaca bila ada kesalahan baik dalam penulisan kata dan pengertian, karena yang salah datangnya dari saya, dan yang benar datangnya dari Allah SWT, semoga Allah SWT selalu memberikan umatnya petunjuk kejalan yang benar, Amin. Penyusun

DAFTAR ISI Pernyataan.................................................................................................................................... 2 Kata Pengantar.............................................................................................................................. 3 Daftar isi........................................................................................................................................ 4 Bab 1 Pendahuluan ................................................................................................................................. 1. Latar Belakang....................................................................................................................... 5 2. Tujuan.................................................................................................................................... 6 Bab 2 Permasalahan.............................................................................................................................7 1. Kekuatan ............................................................................................................................... 7 2. Kelemahan............................................................................................................................. 7 3. Peluang.................................................................................................................................. 8 4. Tantangan/Hambatan ........................................................................................................... 8 Bab 3 Kesimpulan dan Rekomendasi.............................................................................................................................9 1. Kesimpulan............................................................................................................................ 9 2. Rekomendasi......................................................................................................................... 9 3. Referensi ............................................................................................................................... 10

BAB I PENDAHULUAN

1. Latar Belakang Budaya adalah daya dari budi yang berupa cipta dan rasa, sedangkan kebudayaan adalah hasil dari cipta rasa, karsa, dan rasa tersebut Koentjaraningrat (1976:28). Kebudayaan dimiliki oleh setiap bangsa, oleh karena itu kebudayaan dari setiap bangsa saling berbeda- beda. Meskipun terkadang ada kesamaan seperti halnya rumpun dan rasa. Di jepang antara kebudayaan dan budaya dibedakan berdasarkan pengertiannya. Budaya ialah sesuatu hal yang semiotik, tidak kentara atau bersifat laten artinya keseluruhan hal yang alamiah. Sedangkan kebudayaan hidupnya ialah seluruh cara hidup manusia untuk mempertahankan

artinya, keseluruhan hal yang bukan alamiah yaitu hasil ciptaan manusia.

Kebudayaan juga dapat dijelaskan dalam Situmorang (1995:3) adalah sebuah jaringan makna yang dianyam manusia tersebut dalam hidup, dan mereka bergantung pada jaringan-jaringan makna tersebut. Salah satu hasil kebudayaan manusia adalah sastra. Kita kembali berbicara tentang peran tokoh masyarakat untuk melestarikan kebudayaan yang sangat krusial untuk memajukan kembali kebudayaan Indonesia kita saya kasih contoh peran tokoh masyarakat untuk melestarikan kebudayaan kita ini dalam masalah melestarikan kebudayaan reog ponorogo yang pernah di akui oleh Negara Malaysia sebagai kebudayaan mereka semua itu tidak akan terjadi kalau tokoh masyarakat tidak lalay dalam melestarikan kebudayaan kita ini. Tokoh masyarakat seharusnya saling bergotong royong ntuk menjaga kebudayaan kita semuanya bukan hanya menjaga sebisa mungkin kita akui dan kita lestaikan sebaik mungkin pada tokoh masyarat pada kuncinya bukan hanya masyarakat saja yang harus menjaga kebudayaan kiata agar tidak dibajak sam Negara lain tentunya peran pemerintah tidak kalah pentingya untuk melestarikanya . Dimana pemerintah dan tokoh mayarakat yangs ebagai orang yang di lapanganya langsung untuk

melestarikan kebudayaan Indonesia harus bekerja sama untuk menjaga kebudayaan kita agar kita punah ataupun di ambil Negara lain misalkan kebudayaan gotong royong di daerah jawa barat siskamling maupun beronda semua itu adalah kebudayaan yang tidak lepas dari peran masyarakat untuk itu masyarakat harus bisa melestrikanya. Apapun usaha atau upaya untuk melestarikan kebudayaan dari peran pemerintah masyarkat atau tokoh masyarakat harus belalu mendung apa yang di intrusikan oleh pemerintah makan saya katakana sekali lagi kerjasama sanagt dibutuhkan sebagai melestarikan kebudayaan .

TUJUAN Tujuannya adalah Untuk mengetahui upaya-upaya apa saja yang telah dilakukan masyarakat dalam melestarikan budaya kita. Budaya apa saja yang telah dilestarikan oleh masyarakat yaitu misalkan tari bali ,reog ponorogo yang mulai kelihantan keseriusanya untuk dilestarikan maka dari itu tokoh masyarakat dibutuhkan sangat penting dan bekerja ektra keras untuk melestarikanya, tari-tari trasional begitu sangat mempesona sekali Indonesia begitu sangat kaya sekali dengan adanya tari-tari tradisional dan seuanya itu sudah di berhasil di letarikan masyarakat Indonesia kita

BAB II PERMASALAHAN Analisis permasalahan berjudul peran tokoh masyarakat untuk melestarikan kebudayaan. dengan memperhatikan dan mempertimbangkan kondisi lingkungan internal maupun eksternal dilihat dari aspek :

Kekuatan ( Strength ) a.pemikiran masyarakat yang luas. b. Konstitusi Indonesia mengamanatkan pelestarian budaya Sistem pendidikan c. Perkembangan Pendidikan Nasional Indonesia d. Pengakuan Dunia Internasional tentang Budaya Indonesia

Peluang a. b. c. d. Makin tinggi pengertian tokoh masyarakat Mulai berkembangnya budaya baru Solidaritas dan jebersamaan masyarakat yang tinggi Membuat menarik dalam menyampaikan ke masyarakat yang membuat masyarakat melestarikannya.

Kelemahan a. Ruang lingkup tokoh masyarakat sangat kecil untuk melestarikan kebudayaan b. Ketidak pedulian budaya pada generasi baru c. Masuknya kebudayaan asing d. Kurangnya sosialisasi kebudayaan di dalam sebuah masyarakat yang di lakukan oleh tokoh masyarakat

Tantangan / hambatan ( threats ) a. menumbuhkan semangat masyarakat agar dapat melestarikan budayanya. b. Perubahan gaya hidup dan cara pandang yang lebih maju atau modern c. Pengendalian semangat bebas berpendapat d. penyampaian pada masyarakat yang kurang tanggapannya.

BAB III KESIMPULAN DAN REKOMENDASI KESIMPULAN Kita dalam menghadapi permasalahan dalam melestaikan budaya yang ada di Indonesia tidak boleh kendor harus tetap semangat dalam menghadapinya. Dalam melestarikan budaya di butuh pendekatan yang baik terhadap masyarakat sekitar agar terwujud keinginan kita.

REKOMENDASI a. Perkembangan Pendidikan Nasional Indonesia b. Mulai berkembangnya budaya baru c. Masuknya kebudayaan asing d. Perubahan gaya hidup dan cara pandang yang lebih maju atau modern

3.3 .Referensi *http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/20143/4/Chapter%20I.pdf *http://edukasi.kompasiana.com/2012/04/13/peran-masyarakat-dalam-melestarikan-budaya-aslidesaalitta/

10