Anda di halaman 1dari 8

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 02

Nama Sekolah Kompetensi Keahlian Mata Pelajaran Kelas/Semester Pertemuan keAlokasi Waktu Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator

: SMK Negeri 1 Tasikmalaya : Semua Program Keahlian : Pendidikan Kewarganegaraan : XII/1 : 4 dan 5 : 4 x 45 menit : : :
1.

1.2

Menampilkan Sikap Positif Terhadap Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka Menganalisis kedudukan Pancasila sebagai sumber nilai dan paradigma pembangunan

Pertemuan 4 Menganalisis kedudukan Pancasila sebagai sumber nilai. Pertemuan 5
1.2.1 1.2.2

Menganalisis kedudukan Pancasila sebagai paradigma pembangungan

I. Tujuan Pembelajaran A. Pertemuan 4 Setelah melakukan kajian berbagai literatur dan diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis kedudukan Pancasila sebagai sumber nilai secara cermat dan akurat.

B. Pertemuan 5 Setelah melakukan kajian literatur dan diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis kedudukan Pancasila sebagai paradigma pembangungan secara cermat dan akurat. II. Materi Pembelajaran A. Pertemuan 4 Pancasila sebagai sumber nilai 1. Pengertian nilai 2. Makna nilai-nilai Pancasila 3. Perwujudan Pancasila sebagai sumber nilai B. Pertemuan 5 Pancasila sebagai paradigma pembangunan 1. Pengertian paradigma pembangunan 2. Perwujudan Pancasila sebagai paradigma pembangunan III. Nilai-nilai Karakter Bangsa yang Dibentuk 1. Religius 2. Kejujuran 3. Rasa ingin tahu 4. Semangat kebangsaan 5. Cinta tanah air 6. Demokratis 7. Tanggung jawab 8. Kerja sama 9. Kedisiplinan 10. Menghargai prestasi

setiap anggota kelompok kembali ke kelompok ahli.11. Eksplorasi 1) Peserta didik dengan bimbingan guru membentuk kelompok diskusi yang terdiri atas tiga orang anggota dengan memperhatikan prinsip demokrasi dan keseteraan. menanyakan atau menyanggah hasil presentasi kelompok lainnya dengan Durasi 10 Menit 60 Menit . Kegiatan Pembelajaran A. Model dan Metode Pembelajaran A. b. Kelompok lain menyimak. Studi literatur 2. makna nilai-nilai Pancasila. kompetensi yang akan dicapai. Tekun 12.  Kelompok 2 : makna nilai-nilai Pancasila  Kelompok 3 : perwujudan Pancasila sebagai sumber nilai 2) Setelah selesai berdiskusi. 4) Setiap perwakilan kelompok ahli memresentasikan hasil diskusinya. strategi dan metoda pembelajaran serta teknik penilaian yang akan digunakan dalam mempelajari materi Pancasila sebagai sumber nilai. Pertemuan 5 No Langkah-Langkah Pembelajaran 1 Kegiatan Pendahuluan a. 2 Kegiatan Inti a. Penanaman nilai religius Peserta didik berdoa bersama sebelum memulai proses pembelajaran berdasarkan keyakinan masing-masing. b. Diskusi kelompok model jigsaw dan Think Pair Share V. setiap anggota kelompok mempelajari materi yang diterimanya. 3) Dengan penuh ketekunan dan ketelitian. Demikian kelas dibagi menjadi 3 kelompok baru yang berperan sebagai tim ahli yaitu:  Kelompok 1 : Pengertian nilai. Elaborasi 1) Setiap anggota kelompok bergabung dan berdiskusi dengan anggota kelompok lainnya berdasarkan pada materi yang dipelajarinya. Toleransi IV. dan perwujudan Pancasila sebagai sumber nilai. Metode Pembelajaran 1. Model Pembelajaran Cooperatif learning B. Pemusatan perhatian 1) Peserta didik menyimak ulasan guru mengenai materi sebelumnya. setiap anggota kelompok kembali ke kelompok asal dan bergantian memberikan informasi kepada teman satu kelompok tentang materi yang telah dipelajajari dan tiap anggota yang lainnya mendengarkan dengan sungguhsungguh. 2) Setiap anggota kelompok mendapat materi yang berbeda yaitu mengenai pengertian nilai. Diskusi kelas 3. 3) Setelah selesai proses saling menjelaskan di kelompok asal. 2) Peserta didik menyimak penjelasan guru tentang topik.

sehingga dapat merumuskan kembali jawaban dengan lebih lengkap dan sistematis.Peserta didik dan guru memberikan refleksi terhadap kegiatan yang dilakukan c. Peserta didik mengerjakan tes tertulis bentuk uraian. kompetensi yang akan dicapai. 3) Peserta didik menangggapi informasi yang disampaikan temannya yang sedang presentasi dengan memperhatikan prinsip saling menghargai pendapat.memperhatikan prinsip saling menghargai. Peserta didik melakukan tanya jawab dengan guru mengenai materi sebelumnya melalui permainan lempar bola salju. 2) Dengan penuh percaya diri. b. Pemusatan perhatian 1. peserta didik menyimak klarifikasi guru tentang Pancasila sebagai sumber nilai. Kegiatan Inti a. d. Konfirmasi 1) Dengan penuh perhatian. Elaborasi 1) Peserta didik secara berpasangan mendiskusikan informasi yang telah diperoleh masing-masing. melakukan komunikasi dengan sopan. 2) Dengan didorong rasa ingin tahu. Peserta didik menyimak penjelasan guru tentang topik. c. kejujuran. dan Durasi 10 Menit 2 60 Menit . peserta didik menyimak dan mencatat beberapa pertanyaan guru berkaitan dengan kedudukan Pancasila sebagai paradigma pembangunan. Peserta didik bersama dengan guru menyimpulkan materi yang dipelajari. Eksplorasi 1) Dengan penuh perhatian dan konsentrasi. 2. 20 Menit B. b. berani mengungapkan pendapat. 2) Dengan penuh semangat dan ketelitian. Penanaman nilai religius Peserta didik berdoa bersama sebelum memulai proses pembelajaran berdasarkan keyakinan masing-masing. peserta didik berdasarkan kelompok asalnya membuat laporan hasil diskusi dengan memperhatikan tanggapan dari kelompok lainnya dan penjelasan guru. b. peserta didik menggali informasi dari buku sumber yang dimilikinya untuk menjawab pertanyaanpertanyaan tentang kedudukan Pancasila sebagai paradigma pembangunan. peserta didik secara berpasangan mempresentasikan rumusan jawaban di depan kelas. 3 Kegiatan Akhir a.Peserta didik menyimak penjelasan guru tentang tugas membaca materi tentang Pancasila sebagai paradigma pembangunan untuk pertemuan berikutnya. Pertemuan 3 No 1 Langkah-Langkah Pembelajaran Kegiatan Pendahuluan a. strategi dan metoda pembelajaran serta teknik penilaian yang akan digunakan dalam mempelajari materi Pancasila sebagai paradigma pembangunan.

Jakarta Penerbit Erlangga 3. Peserta didik mengerjakan tes tertulis bentuk uraian. Apa yang dimaksud dengan nilai? Menganalisis kedudukan 2. Adapun instrumen penilaiannya sebagai berikut: 1. Tes tertulis Pertemuan Indikator Soal ke4 1.(2006) Pendidikan Kewarganegaraan untuk SMA kelas XII. 3 Kegiatan Akhir a. Konfirmasi 1) Peserta didik menyimak klarifikasi guru tentang Pancasila sebagai paradigma pembangunan. Kemukakan perwujudan Pancasila nilai sebagai sumber nilai! 5 Menganalisis kedudukan Pancasila sebagai paradigma pembangunan 1. 20 Menit VI. Peserta didik menyimak penjelasan guru tentang tugas membaca materi pertemuan berikutnya. c. Kokom Komalasari dan Yusnawan Lubis(2007) Memahami PKN SMK Kelas XII. Persoalan-persoalan tepat tentang nilai dibahas dan dipelajari (skor 5) dalam salah satu cabang filsafat yaitu . Budiyanto. Soal 1 Jawaban Kriteria Penilaian Total Skor 5 Nilai atau dalam kosakata bahasa Inggris Jawaban: disebut value termasuk salah satu bidang  Sangat kajian filsafat. Peserta didik bersama dengan guru menyimpulkan materi yang dipelajari. Apa yang dimaksud dengan paradigma pembangunan? 2. Kemukakan perwujudan Pancasila sebagai paradigma pembangunan! Kriteria Jawaban Pertemuan ke4 No. Infocus b. Kecakapan akademis Penilaian untuk mengukur kecakapan akademis dilakukan melalui tes tertulis dan portofolio. b. Sumber Pembelajaran 1. Media dan Sumber Pembelajaran A.menyampaikannya dengan sopan. Penilaian A. d. Alat. Notebook B. Artikel dari internet atau surat kabar yang relevan VII. 2) Peserta didik menuliskan kembali hasil kajian liraturnya dengan memperhatikan masukan dari guru dan temannya yang lain. Alat Pembelajaran a. Jelaskan makna nilai-nilai Pancasila? Pancasila sebagai sumber 3. Peserta didik dan guru memberikan refleksi terhadap kegiatan yang dilakukan c. Bandung: CV Armico 2. Media Pembelajaran : Slide materi pembelajaran C.

Di dalam Dictionary of Sosciology and Related Sciences dikemukakan bahwa nilai adalah kemampuan yang dipercayai ada dan melekat pada suatu benda untuk memuaskan manusia. secara sederhana nilai dapat diartikan sebagai sesuatu yang dianggap berharga dan berguna bagi kehidupan manusia serta dianggap baik. Nilai Ketuhanan juga memilik arti adanya pengakuan akan kebebasan untuk memeluk agama. b. menghormati kemerdekaan beragama. c. Makna nilai-nilai Pancasila: 1) Nilai Ketuhanan Nilai Ketuhanan Yang Maha Esa mengandung arti adanya pengakuan dan keyakinan bangsa terhadap adanya Tuhan sebagai pancipta alam semesta. Selain itu. Filsafat sering juga diartikan sebagai ilmu tentang nilai-nilai. istilah nilai juga untuk menunjukkan kata kerja yang artinya suatu tindakan kejiawaan tertentu dalam menilai atau melakukan penilaian. Dengan demikian. Nilai Kerakyatan Nilai kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan     Tepat ( skor 4) Kurang tepat (skor 23) Tidak tepat (skor 1) Tidak dijawab (skor 0) 5 . Persatuan Indonesia sekaligus mengakui dan menghargai sepenuhnya terhadapkeanekaragaman yang dimiliki bangsa Indonesia. Nilai Persatuan Nilai persatuan Indonesia mengandung makna usaha ke arah bersatu dalam kebulatan rakyat untuk membina rasa nasionalisme dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Istilah nilai di dalam bidang filsafat dipakai untuk menunjukkan kata benda abstrak yang artinya keberhargaan atau kebaikan.2 filsafat nilai (axiologi. d. Nilai Kemanusiaan Nilai kemanusiaan yang adil dan beradab mengandung arti kesadaran sikap dan perilaku sesuai dengan nilai-nilai moral dalam hidup bersama atas dasar tuntutan hati nurani dengan memperlakukan sesuatu hal sebagaimana mestinya. tidak ada paksaan serta tidakberlaku diskriminatif antarumat beragama. theory of value). Nilai ini menyatakan bangsa Indonesia merupakan bangsa yang religius bukan bangsa yang atheis.

artinya nilai-nilai dasar pancasila secara normative menjadi dasar. dan bernegara. dan untuk rakyat dengan cara musyawarah mufakat melalui lembaga-lembagaperwakilan. sedangkan negara merupakan organisasi atau persekutuan hidup manusia. dijadikannya Pancasila sebagai norma dasar bagi penyusunan norma hukum di Indonesia. nilai Pancasila juga dapat diwujudkan kedalam norma-norma moral (etik). pola yang merupakan sistem berfikir sebagai upaya untuk melaksanakan perubahan yang direncanakan guna mewujudkan citacita kehidupan masyarakat menuju hari esok yang lebih baik. berbangsa. Norma-norma etik tersebut selanjutnya dapat digunakan sebagai pedoman atau acuan dalam bersikap dan bertingkah laku dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Nilai-nilai Pancasila adalah nilai moral. Perwujudan kedudukan Pancasila sebagai sumber nilai dapat dilakukan dengan: a. Pancasila sebagai paradigma. Hal ini sebagai konsekuensi atas pengakuan dan penerimaan bangsa Indonesia atas Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi nasional.3 mengandung makna suatu pemerintahan dari rakyat. e. Hal ini sesuai dengan kenyataan objektif bahwa Pancasila adalah dasar negara Indonesia. kerangka acuan. maka tidak berlebihan apabila Pancasila menjadi landasan dan tolok ukur (3x5x10):1.5 = 100 5 2 Jawaban:  Sangat tepat (skor 5)  Tepat ( skor 4)  Kurang tepat (skor 23)  Tidak tepat (skor 1)  Tidak dijawab (skor 0) 5 . olehrakyat. menjadikan nilai dasar Pancasila sebagai sumber pembentukan norma etik (norma moral) dalam kehidupan bermasyarakat. Nilai Keadilan Nilai Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia mengandung makna sebagai dasar sekaligus tujuan. yaitu tercapainya masyarakat Indonesia yang adil dan makmur secara lahiriah atauun batiniah. b. 5 Nilai maksimal pertemuan 4 5 1 Paradigma pembangunan adalah suatu model. Oleh karena itu. dan tolok ukur segenap aspek pembangunan nasional yang dijalankan di Indonesia.

3 = cukup. Sikap peserta didik yang mencermin perwujudan nilai-nilai karakter kebangsaan selama berlangsungnya proses pembelajaran (penilaian afektif). minimal: 10  Nilai maksimal aspek kerapian/penampilan: 20. 4 = baik. Portofolio Portofolio merupakan bentuk penilaian untuk hasil kerja kelompok peserta didik.penyelenggaraan bernegara termasuk dalam melaksanakan pembangunan. 2 = kurang. 4 = baik. Adapun instrumen penilaiannya sebagai berikut: Kesesuaian materi dengan Tugas Komentar terhadap Materi Kerapian/ Penampilan No 1 2 3 Nama Kelompok Jumlah Keterangan  Nilai maksimal aspek kesesuaian materi: 40. Adapun instrumen penilaiannya adalah sebagai berikut: No 1 2 3 dst Nama Siswa Kejujuran Tanggung jawab Kerja sama Indikator Sikap Menghargai Kedisiplinan Pendapat Teman Ketekunan Toleransi Jumlah Keterangan: Kriteria penilaian untuk setiap indikator adalah nilai 5 = amat baik. minimal: 10  Nilai maksimal aspek komentar: 40. Nilai maksimal pertemuan 5 (2x5x10) = 100 2. 2 = kurang. Kecapakan non-akademis Penilaian kecakapan non-akademis merupakan penilaian terhadap: 1.Adapun instrumen penilaiannya adalah sebagai berikut: Indikator Perilaku yang dinilai No 1 2 3 4 5 6 Dst Nama Siswa Rasional Komunikasi lisan Responsif Kerjasama Pengelolaan emosi Menghargai pendapat teman Jumlah Nilai Keterangan: Kriteria penilaian untuk setiap indikator adalah nilai 5 = amat baik. minimal: 10 B. Perilaku yang ditampilkan ketika presentasi (penilaian psikomotorik). 3 = cukup. dan 1 = sangat kurang 2. dan 1 = sangat kurang .