Anda di halaman 1dari 11

Modul 2 RAGAM RAMBATAN

2.1 Pendahuluan Pada materi sebelumnya telah ditunjukkan bahwa terdapat kanal antara pemancar dan penerima dalam sistem komunikasi. Dalam kanal tersebut sinyal dibangkitkan atau dipancarkan dan diproses oleh pemancar lalu disampaikan melalui medium dalam hal ini kanal ke penerima. Pada komunikasi radio, kanal merupakan penyederhanaan secara fisik ruang antara antenna pemancar dan penerima dan bagaimana perilaku dalam medium tersebut. Pada modul ini akan dibahas mengenai dari propagasi gelombang dalam hal ini propagasi gelombang yang berasal dari antenna pemancar menuju ke antenna penerima. frekuensi yang digunakan memainkan peranan penting dalam metode atau cara propagasi serta juga melihat keberadaan dan permukaan bumi. Terdapat 3 metode dalam propagasi ionisasi dari atmosfer atau metode line of sight(dengan garis lurus) yakni ground wave, sky wave dan space wave. Semua ini sebahagian besara tergantung dari frekuensi yang digunakan oleh system tersebut. Di samping itu akan dibahas beberapa aspek dalam propagasi microwave antara lain superrefraction, penyebaran tropospheric dan efek dari ionosfer pada gelombang yang sedang berjalan. Pada permukaan bumi, gelombang elektromagnetik merambat dengan cara tidak hanya tergantung pada propertiesnya sendiri tetapi juga tergantung pada lingkungan itu sendiri. Pada dasarnya gelombang bergerak secara garis lurus namun lekukan bumi dan atmosfirnya mengubah arah geraknya. Kecuali apda keadaan tertentu yang tidak biasa, frekeunsi di atas HF biasanya bergeral garis lurus (kecuali untuk pembiasan berhubungan dengan kepadatan atmosfer) Gelombang berpropagasi pada frekuensi di atas HF dinamakan space wave. Ini kadang disebut Tropospheric waves, jika bergerak pada troposfer, bagian dari atmosfer yang paling dekat dengan bumi. Frekuensi dibawah HF bergerak mengikuti lekukan bumi, kadang tepat di sekitar bola bumi. Pada propagasi ini dekatnya dari

Sinyal yang diarahkan ke langit dan akan dating lembali setelah pemantulan. Untuk mencapai ke penerima pada bagian lain dari bumi. kembali ke bumi melewati kaki langit. merupakan satu dari dua hal diluar propagasi secara horizontal. dan kemiringan akan lebih besar dan kenaikan sudut kemiringan menyebabkan arus pendek yang lebih besar dari komponen medan listrik dari gelombang dan oleh karena itu mengalami penurunan kekuatan medan listrik.kemungkinan sebuah kombinasi dari difraksi dan sebuah jenis efek waveguide yang menggunakan permukaan bumi dan layer ionisasi yang paling bawah sebagai 2 dinding dari waveguide. Sebagiamana gelombang merambat pada bumi. Semua sinyal radio broadcast yang dterima berpropagasi pada surface wave Gelombang pada range HF. cara lain pada surface wave yang mengalami attenuasi karena kemiringan pembiasan. Ini disebut dengan ground wave atau surface wave sebagaimana mereka sebut. gelombang . Sebuah gelombang mempengaruhi arus pada ground pada apa yang dilewatinya dan kemudian hilang beberapa energy akibat penyerapan. apakah pada frekuensi di atas atau di bawahnya dipantulkan dengan ionisasi layer dari atmosfer dan disebut dengan sky wave. gelombang secara berangsur-angsur mengalami digantikan oleh pembiasan yang mengarah ke bawah dari bagian atas dari sebagaimana yang ditunjukkan pada agambar 2.1. Secepatnya. gelombang ini dipantulkan ke ground dan lapisan ionosfer beberapa kali. harus dipolarisasikan secara vertical untuk menghindari arus pendek dari komponen listrik. Propagasi yang dilakukan bukan surface atau sky wave melainkan space wave atau ruang hampa udara atau mungkin saja di bulan.2 Ground (Surface) Wave Ground wave sepanjang permukaan bumi. 2. Dan baru-baru ini dikembangkan propagasi yang melewati horizon adalah tropospheric scatter dan komunikasi satelit stationary yang akan diSelanjutnya akan dibahas 5 metode perambatan yang telah dikemukakan sebelumnya. pada jarak tertentu dari antenna. Ini energy Terdapat gelombangn.

gelombang akan mengalami penurunan dan mati (lies down and dead). sinyal akan diterima akan menjadi : ………………………………….2. Gambar 2.2) Dimana 120π = impedansi karakteristik dari ruang hampa udara ht = tinggi efektif pada antenna pemancar (ini tindak sama dengan tinggi sebenarnya) hr = tinggi efektif pada antenna penerima I = arus antenna . range frekuensi yang tidak cukup dari pemancar dapat diperbaiki dengan menaikkan power transmisi. Kuat medan ini satuannya volt per meter yang diberikan pada persamaan 2. Dari hal ini menunjukkan bahwa range maksimum dari sebuah transmitter tergantung pada frekuensi dan juga powernya. jika perambatan dengan metode ini dibatasi oleh factor kemiringan.1 Propagasi Ground Wave 2.. Dengan demikan jika pada band VLF.1) Jika sebuah penerima antenna sekarang ditempatkan pada titik ini. Perbaikan ini tidak akan bekerja dekat dengan bagian atas dari range MF.tersebut sebagian ditentukan oleh jenis permukaan ada di posisi ground wave dimana gelombang merambat.(2.1 yakni ………………………………….(2.1 Kuat medan pada sebuah jarak antena Radiasi dari sebuah antenna pada ground wave memberikan kenaikan intensitas medan pada jarak tertentu yang mungkin dapat dihitung dengan menggunakan persamaan Maxwell.

Dengan demikian sudut dari kemiringan merupakan factor penting dalam propagasi jarak jauh dari gelombang. Factor air juga termasuk karena sinyal . gelombang pada range ini dapat bergerak dengan jarak jauh sebelum hilang (tepat disekitar muka bumi jika dipancarkan dengan power yang cocok untuk ditransmisikan). Sekarang ini dengan berkembangnyabeberapa aplikasi yang digunakan untuk mengukur kekuatan berangsur-angsur sehingga fading yang terjadi biasanya terjadi dengan cepat tidak terjadi. Derajat dari kemiringan tergantung dari jarak dari antenna dan dengan demikian hilang dgn cepat pada surface wave pada propagasi HF. Transmisi pada gelombang ini menujukkan sebuah cara yang reliable dari komunikasi jarak jauh Aplikasi yang paling sering dari transmissi jarak jauh VLF adalah komunikasi kapal dan transmisi waktu dan frekuensi.d = jarak dari antenna penerima λ= panjang gelombang Jika jarak antara 2 antena cukup panjang. menjadikannya lebih kecil. penurunan kuat medan yang berkaitan dengan ground dan penyerapan atmosfir yang mengurangi nilai dari tegangan yang diterima. dan akan mengalami attenuasi selama berada pada atmosfer bumi. Kapal mengggunakan alokasi frekuensi VLF dari 10 hingga 110 kHz. power yang tinggi . 2. penyerapan permukaan menjadi kecil.2 Propagasi VLF Jika propagasi pada konduktor yang baik seperti air laut. Dan sebaiknya karena panjang gelombang yang besar dari sinyal VLF. khususnya pada frekuensi dibawah 100 kHz. Jika VLF antena memang tidak efesien.2. Kekuatan sinyal frekuensi rendah berubah pada space wave secara dalam udara terdapat uap air. untuk navigasi radio dan komunikasi mobile maritime. Meskipun rumus di atas mungkin dapat menghitung penurunan kuat sinyal yang dihasilkan namun banyak variable atau factor yang mempengaruhi kekuatan sinyal antara lain salinitas dan daya hambat dari ground dan air.

Beberapa layer dari ionosfer mempunyai efek yang spesifik pada propagasi gelombang radio yang akan dibahas selanjutnya .3. Pada gambar 2. Ionisasi ini tetap berlangsung untuk periode waktu yang lama.3 Propagasi Sky Wave – Ionosfer Ionisasi dari bagian tertinggi dari atmosfer bumi memegang peranan pada propagasi gelombang radio. Adapun variasi pada property fisik dari atmosfer antara lain suhu. Ekesperimen yang dilakukan oleh oleh Appleton menunjukkan bahwa atmosfer menerima energi yang cukup dari matahari pada molekulnya untuk dibagi menjadi ion positif dan negatif.3 merupakan 4 layer utama adri ionosfer yakni D. F2 yang urutannya menaik. yang menyerap sejumlah besar pancaran energi dari matahari menjadi panas dan berionisasi.dan kemungkinan tiang antena yang paling tinggi digunakan. kepadatan dan komposisi. F1. yang paling tinggi 387 meter dengan frekeunsi transmisi yang paling 2. 2 layer yang terakhir kombinasi pada malam untuk membentuk satu single layer. Appleton juga menunjukkan bahwa terdapat beberapa layer ionisasi pada tinggi yang berbeda dimana(di bawah kondisi tertentu) dipantulkan kembali ke bumi gelombang yang mempunyai frekuensi tinggi yang akan sebaliknya menuju ke angkasa. E. Sehingga kita dapat menemukan power mempunyai sebuah antena rendah yakni 15 kHz. . 2. yang lebih 1 MW ditransmisikan Seperti contoh yang terdiri dari 13 tiang antena yang sangat station komunikasi Perkapalan US di Nort West Cape (Australia Utara) panjang. khususnya untuk frekuensi tinggi.1 Ionosfer dan efeknya Ionosfer merupakan bagian yang paling tinggi dari atmosfer.

kadang muncul pada layer E. Efek utama dari layer E adalah membantu propagasi surface wave MF dan memantulkan beberapa gelombang HF pada siang hari. Derajat dari ionisasinya tergantung pada ketinggian dari matahari diatas horizon dan dengan demikian akan hilang pada malam hari. Layer F1. Ini juga disebut layer E sporadic. ditunjukkan pada gambar 2. ini sering bertahan pada malam hari juga. Dengan demikian efek utama dari layer F1 adalah untuk menyediakan lebih banyak penyerapan untuk gelombang HF. Ini merupakan paling akhir dari propagasi HF. Dengan . Layer ini meskipun tidak mempunyai bagian yang penting dari propasifat penerimaanyang baik. ketika radiasi tidak lama diterima. dengan ketebalan 25 km. keberadaannya pada ketinggian 70 km dengan rata-rata ketebalan 10 km. Layer Es merupakan sebuah layer tipis dengan kepadatan ionisasi yang sangat tinggi. sedangkan ketebalan pada siang hari kira-kira 20 km. Seperti halnya layer D..2.Gambar 2. keberadaannnya pada ketinggian 180 km pada siang hari dan mengkombinasikan dengan layer F2 pada malam hari. Ini mengrefleksikan beberapa gelombang VLF dan LF dan menyerap gelombang MF dan HF sampai taraf tertentu.2 Layer Ionosfer Layer D merupakan layer yang paling rendah. kebanyakan lewat melalui dipantulan dari layer F2. ini akan hilang pada malam hari. Meskipun beberapa gelombang HF dipantulkan kembali. Layer E merupakan layer berikutnya pada ketinggian 100 km. Ini berkaitan dengan keberadaan matahari (pada malam hari).

Ketinggian dan kepadatan ionisasi sangat bervariasi sebagaimana yang ditunjukkan pada gambar 2. dan ketidakmunculan virtual dari dua layer lain yang akan menyebabkan penyerapan yang tampak pada siang hari. Ini paling penting bahwa layer F berlaku pada malam hari tidak seperti yang lain. ionisasi tidak muncul secepat sinar matahari. Hal ini disebabkan karena layer ini merupakan layer yang paling atas serta ionisasinya paling tinggi dan dengan demikian ionisasinya yang banyak tersebut bisa digunakan pada malam hari atau penggunaan yang luas bagi ionisasinya. Pada kenyataan sebenarnya mekanisme melibatkan pembiasan. Layer ini tergantung pada waktu/jam. Alasan lain adalah bahwa meskipun kepadatan ionisasi tinggi pada layer ini namun kepadatan nyata udara tidak demikian dan dnegan demikian kebanyakan molekul didalamnya diionisasi. Nilai tabrakan molekul ini rendah pada gilirannya berarti bahwa pada layer ini. rata-rata suhu lingkungan dan putaran bintik matahari. Ini biasa diterjemahkan sebagai sebuah kenaikan dalam konduktivitas layer.3.2. Layer F2 merupakan medium refleksi yang paling penting untuk gelombang radio frekuensi tinggi. Alasan terakhir layer ini dipergunakanpada malam bahwa alasan untuk penerimaan HF pada malam hari adalah kombinasi layer F1 dan F2 menjadi satu layer F.2 Mekanisme pemantulan Gelombang elektromagnetik dikembalikan ke bumi oleh satu dari layer dari ionosfer yang muncul untuk dipantulkan. dan dengan demikian reduksi pada kepadatan elekrik atau dielektrik menjadi konstan. sehingga indeks bias dari layer bisa dikurangi. 2. Pada malam tingginya akan turun menjadi 300 km dimana ini merupakan kombinasi dengan layer F1. Terjadi kenaikan kepadatan ionisasi pada gelombang yang mendekati layer yang diberikan pada sebuah sudut.demikian efek penyerapan dari layer ini dan berbagai layer yang lain menjadi double. . Diperkirakan ketebalannya mencapai 200 km dan range tingginya dari 250 hingga 400 km pada siang hari. Dengan demikian gelombang yang masuk secara berkala dibengkokkan lebih jauh dan lebih jauh dari garis normalnya . karena gelombang HF diserap secara ke atas atau ke bawah.

4 Space Wave Space wave biasanya berlaku dengan kemudahan yang baik. jika ini tergantung pada kondisi line of sight (LOS).3 di bawah ini . Utuk lebih detail pada layer ionosfer akan dibahas padam modul 7 nanti. Radio horizon dari antenna dnegan perkiraan yang baik dengan rumus empiris Dimana : dt = jarak dari antenna pemancar ht = tinggi antenna pemancar dibawa ground Rumus yang sama secara alami diaplikasika pada antenna penrima. kecuali pada situasi yang tidak biasa. sinar bias akan menjadi parallel pada layer. Mereka bergerak( lebih atau kurang) secara garis lurus. Dengan demikian total jarak yang diberikan dnegan penambahan sebgaimana yang ditunjukkan pada gambar 8. Beberapa penyerapan telah berlangsung tetapi gelombang telah dikembalikan ke ionosfer (baik pada horizon jika sudut yang tepat dari sudut datang yang digunakan). Cara demikian dilakukan karena panjang gelombangnya terlalu pendek untuk pantulan dari ionosfer dan karena ground wave hilang dekat dengan pemancar berhubungan denga sudut kemiringan 2. akhirnya kemunculan dari layer ionisasi pada sebuah sudut sama dengan sudut masuk.1 Radio horizon Radi0 horizon pada space wave kira-kira 4/3 sejauh pandangan optic.4. Efek menguntungkan ini disebabkan oleh variasi kepadatan dari atmosfer dank arena pembiasan di sekirtar lekukan bumi. space wave juga dibatasi pada propagasinya dengan lekukan dari bumi. Ini kemudian akan dibengkokkan ke bawah. 2. Dengan demikian mereka berpropagasi seperti gelombang elektromagnetik pada ruang kosong.Dari perubahan nilai indeks bias per satuan tinggi (diukur pada gelombang) cukup.

Dari gambar tersebut dibuat kesimpulan menyarankan pantulan dari gumpal pada atmosfer.5 Propagasi Penyebaran Tropospheric Juga dikenall dengan troposcatter atau forward scatter propagation. sedangkan pandangan radio sebesar 60 km. Jika satu dari pemancar ini pemancar UHF dan yang satunya lain adalah penerima UHF dimana energi radio yang cukup akan diarahkan ke antenna penerima untuk menjalin komunikasi diantar keduanya. yang juga sering digunakan dipusatkan pada 900.Gambar 2. 2.1 Properties Sebagaimana yang ditunjukkan pada gambar di bawah. total jarak meningkat hingga 76 km. Ini merupakan hal yang permanen bukann yang sporadic. Frekuensi yang terbaik. Jika penerima antenna adalah 16 meter di atas grond level. yakni bagian yang paling terdekat dari atmosfer(sekitar 15 km dari ground) 2.3 Radio Horison dari space wave Contoh Soal Sebuah perhitungan yang sederhana menunjukkan bahwa sebuah antenna pemancar dengan tinggi 225 m diatas level ground. 2. Jarak yang lebih besar antara antenna mungkin diperoleh dengan menempatkannya di atas gunung tetapi jarak yang lebih besar dari 100 km sangat jarang digunakan dan komunikasi komersial. dan pantulan lain dari layer atmosfer.4 antena directional saling diarahkan sehingga arah kedua antenna tersebut terpotong di bagian tengah di atas horizon. propagasi penyebaran tropospheric merupakan propagasi pada berada diluar wilayah horison untuk sinyal UHF.5. Propagasi ini menggunakan sifat dari troposfer.dan 5000 MHz. Meskipun di sini penyebaran ke . 2000. sama dengan arah penyebaran lampu sorot dengan partikel debu.

dimana terjadi beberapa kali per menit pada keadaan terburuk dengan kekuatan sinyal maksimum melePropagasi ini bukan berupa titik namun berupa volumebihi 20 dB.depan pada sinyal yang masuk pada volume yang disebar sangat tipis antara 60 dan 90 dB atau satu juta atau satu milyar dari daya yang masuk. 2. Sifat yang kedua adalah fading sangat lambat yang disebabkan oleh variasi kondisi atmosfer sepanjang aliran propagasi. Hal ini disebut dengan Rayleigh fading yang disebabkan oleh propagasi multipath. namun ini membentuk metode yang reliable dalam komunikasi pada daerah horizon. dengan sedikit sinyal yang disebar. Ini tidak mempengaruhi oleh fenomena abnormal yang terjadi pada propagasi sky wave. Oleh karena itu. Pertama bersifat cepat. metode propagasi ini sering dilakukan untuk menyediakan telepon jarak jauh dan jaringan komunikasi yang lain sebagai salah satu alternative pada jaringan microwave.6 Komunikasi Ekstrateresterial . Propagasi ini bukan berupa titik namun berupa volume seringga beberapa aliran propagasi berada dalam volume penyebaran.4 Propagasi penyebaran Tropospheric Meskipun penyebaran dengan metode ini sangat rentang dengan fading. Daya transmisi yang tinggi sangat dibutuhkan Gambar 2. Propagasi ini mengikuti dua bentuk dari fading.

Ini meyebabkan polarisasi gelombang radio untuk berputar sebagaimana dalam melalui ionosfer dan merupakan proses yang kompleks yang melibatkan keberadaan partikel ion dan medan magnet bumi. namun juga berpengaruh pada gelombang yang melaluinya. ketika penyerapan atmosfer diabaikan hingga 14GHz. masalah yang besar akan terjadi. Jika ini tidak dilakukan. dan betul-betul berkembang dnegan cepat.bidang komunikasi melibatkan penggunaan berbagai relay satelit. Seperti contoh sebuah antenna polarisasi secara horizontal tidak akan menerima secara virtual daris ebuah gelombang yang secara horosontal dipolarisasi jika meninggalkan natena tetapi menjadi polarisasi vertical melaluiperputaran pada ionosfer. range frekuensi range yang digunkan dalam Contoh soal : Sebuah antenna yang ditransmisikan pada frekeunsi 1.Paling akhir. Beberapa tahun setelah penggunaan praktis dan posisi orbit satelit pertama kali dideskripsikan dan dihitung. terjadi error pada tracking danterjadi pembelokan gelombang radip sehingga komunikasi menjadi sulit. Jika pembiasan menjadi tidak signifikan pada frekuensi di atas 100 MHz.6. Jika initidak dilakukan. Sebagaimana kepadatan ion berubah-ubah sehingga merupakan efek faraday pada berbagai transmisi tertentu dan ini tidak praktis utnk menghitung lingkupnya dan membuat allowance yang tepat. Problem yang terjadi dalam propagasi transionopheric adalah pengaruh Faraday. . Di sini dua pertimbangan mendikte aplikasinya. yang pertama diluncurkan pada tahun 1957. Perlu diketahui bahwa ini merupakan situasi pemancar broadcasting MF khusus. Berapakah tegnagan yang diterima oleh antena penerima yang jaraknya 40 km dengan tinggi 2 m.1 Propagasi space wave Transionopheric Lapisan ionosfer tidak hanya memungkinkan untuk propagasi HF. Frekuensi yang digunakan di sini dibutuhkan untuk bekerja dengan baik dibawah frekuensi kritis normal untuk meminalkan pembiasan.2 MHz (oelh ground wave) mempunyai sebuah arus antenna sebesar 8 A. 2.