Anda di halaman 1dari 5
1. Konsep Ketuhanan dalam Islam adalah “Tauhid”,dan Tauhid itu merupakan inti (pokok) ajaran Islam mempunyai tiga (3) dimensi. a. Terangkan makna Tauhid dalam Islam dan cakupannya yang luas ? b. Sebutkan & jelaskan ketiga dimensi Tauhid dalam islam ! c. Bagaimana hubungan antara ketiga dimensi Tauhid itu ? Jelaskan ! 2. a. Terangkan “pengertian” Iman berdasar Al-Qur-an dan Al-Hadist ,dan jelaskan pula apa “wujud” dari iman ? b. Mengapa dalam sejarah pemikiran manusia tentang Tuhan muncul berbagai paham ketuhanan yang beraneka ragam dan ritus yang berbeda – beda ? Jelaskan ! c. Apa relevansinya dengan diutusnya seorang Rasul pada tiap-tiap umat ?Jelaskan argumentasi anda ! 3. Al-Qur-an secara umum mengelompokkan karakteristik Muttaqien ke dalam lima indikator.Sebutkan dan tuliskan nash Al-Qur-an yang menegaskannya,dan terangkan kelima indikator tersebut ! 4. a. Agama Islam secara garis besar memuat 3 aspek ,sebutkan dam jelaskan secara singkat ketiga agama Islam beserta ruang lingkup (obyek) pembahasannya ! b. Terangkan perbedaan antara Infaq,shadaqah,dan zakat ! 5. Terangkan peranan Iman dan Taqwa dalam menjawab segala problema dan tantangan dalam kehidupan modern. Jawaban 1. a. Tauhid itu adalah keyakinan tentang keesaan Allah yang mencakup :  Allah sebagaiMa’bud ,juga sebagai Dzat yang memilki dan menguasai Langit,Bumi & seisinya.  Allah sebagai Khaliq  Allah sebagai raziq  Allah sebagai Mudabbira  Allah sebagai Dzat yang wajib ditaati  Allah sebagai Hakim  Allah sebagai Wali  Allah sebagai Ghayah b. 1. Tauhid Rububiyah : Allah sebagai Khaliq,Raziq dan Mudabbira 2. Tauhid Mulkiyah : Allah sebagai Hakim,Wali,Ghayah. 3. Tauhid Uluhiyah/Ilahiyah :Allah sebagai Ma’buda c. Hubungan antara ketiga dimensi mempunyai hubungan kemestiaan dan pencakupan.Karena Aqidah Tauhid merupakan keyakinan tentang keesaan Allah yang mencakup dalam ketiga dimensi tersebut. 2. a. Pengertian Iman berdasarkan Al-Qur-an adalah sikap atau atitude yang menunjukkan kecenderungan atau keinginan yang luar biasa terhadap Allah swt.(Al-Baqarah 2:165). Pengertian Iman berdasarkan Al-Hadist Muslim adalah engkau percaya (benarkan dan akui) akan adanya Allah.Para MalaikatNya : perjumpaan denganNya.Para Rasul Nya.dan engkau percaya akan adanya hari berbangkit”.( H.R Bukhori) Pengertian iman Menurut Al-Hadist Iman adalah meyakini dengan hati,mengucapkan dengan lisan dan mengamalkan dengan perbuatan.( H.R Tabrani) Wujud Iman berupa kesiapan dan kesediaan orang yang beriman kepada Allah untuk berkorban dengan jiwa,raga dan hartanya demi wujudkan kemauan yang dituntut Allah SWT kepadanya semata – semata Lillahi Ta,ala. b. Karena pada pemikiran manusia mempunyai pandangan – pandangan yang berbeda sehingga muncul bermacam – macam paham tentang Tuhan.Dan juga paham tentang Tuhan terus mengalami evolusi dimana evolusi ini akan berhenti apabila pada pemikiran manusia itu sudah mencapai batas dari pemikiran manusia tersebut. c. Menurut saya Rasul diutus kepada tiap-tiap umat untuk memberikan sebuah pencerahan atau petunjuk kepada umatnya.Agar umatnya mengetahui sebuah kebenaran yang sebenarnya.Dan juga memberikan petunjuk kepada umatnya untuk menjalankan sebuah perintah Dari Maha kuasa dimana Dia adalah yang mengutus Rasul tersebut. 3. Q.S Al – Baqarah (2) : Artinya : Kebajikan itu bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan ke barat ,tetapi kebajikan itu ialah (kebajikan) orang yang beriman kepada Allah,hari Akhir,malaikat – malaikat,kita –kitab,dan nabi – nabi,dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabat,anak yatim,orang – orang miskin,orang – orang yang dalam perjalanan (musafir),peminta –minta,dan untuk memerdekakan hamba sahaya,yang melaksanakan shalat dan menunaikan zakat,orang – orang yang menepati janji apabila berjanji,dan orang yang sabar dalam kemelaratan,penderitaan,dan pada masa peperangan.Mereka itulah orang –orang yang benar,dan mereka itulah orang – orang yang bertaqwa. Indikator :  Memelihara fitrah Iman maksudnya Iman kepada Allah Para Malaikat kitab – kitab dan para Nabi.  Mencintai sesama umat manusia maksudnya kesanggupan mengorbankan harta.  Memelihara ibadah formal maksudnya mendirikan shalat & tunaikan zakat.  Memelihara kehormatan diri maksudnya senantiasa menepati janji.  Memiliki semangat juang yang tinggi maksudnya sikap sabar,tidak mudah putus asa/nglokro dalam hadapi segala musibah. 4. a. 1.Aqidah merupakan keyakinan/keimanan.Ruang lingkup bahasan. Alkanul :  Iman kepada Allah  Iman kepada Malaikat  Iman kepada Kitab  Iman kepada Rasul  Iman kepada Hari Akhir  Iman kepada Qadha baik dan buruk  Ibadah Am(Ibadah Umum) adalah Segala aktifitas – aktifitas manusia yang  Titik tolak Niat Ikhlas  Titik tuju Semata mencari ridha Alla  Awalnya Amal yang shaleh  Ibadah Khas(Mahdah) adalah Ibadah yang macam,cara khusus dan pelaksanaannya sudah ditentukan oleh Alllah dan Rasulnya (Al – Qur’an dan Al – Hadist) Ruang Lingkup/Objek pembahasan : Alkanul Islam :Shalat,Puasa,Zakat,Haji,Tharoh(bersuci) 2.Syariah(Hukum) terbagi 2,yaitu :  Qoidah Ubudiyah (manusia) adalah Tata aturan mana yang mengatur hubungan antara manusia dengan khaliq.  Muamalah adalah Tata aturan illahi yang atur hubungan antara manusia dengan manusia dengan benda. Ruang lingkup/Obyek pembahasan :      Hukum Perniagaan Hukum perkawinan Hukum Warisan/mewaris/warutsan Hukum Perang dan damai Hukum Ichaifal 3.Aqhlaq adalah perilaku baik di bentuk. Ruang lingkup/Objek Pembahasan : Akhlak makhluk manusia : 1.Akhlak individu/pribadi 2.Akhlak keluarga 3.Akhlak sosial 4.Akhlak Lingkungan 5.Akhlak profesi/jabatan b. 1.Infaq adalah membelanjakan harta di jalan Allah swt. 2.Shadaqah adalah bagian dari infaq dan juga bagian dari zakat.Dan jumlah Shadaqah tidak ditentukan. 3.Zakat adalah Jumlah tertentu yang hukumnya wajib dikeluarkan bagi orang Islam dan diterima bagi orang yang berhak menerimanya. 5. Peranan Iman dan Taqwa sangat besar pengaruhnya terhadap problema dan tantangan pada masa kehidupan modern ini.Hal ini disebabkan Iman adalah sikap yang dibutuhkan untuk melindungi dari pengaruh – pengaruh negatif dalam kehidupan modern ini dan juga Taqwa mempunyai pengaruh yang besar juga karena Iman dan Taqwa merupakan suatu sikap yang memiki hubungan yang erat satu sama lain.