Anda di halaman 1dari 15

Teori Kepribadian

-Teori Analisis FaktorLautry Luthfiya Sari Labib -11410109-

Pendahuluan
Ide-ide pokok dari analisis faktor dikemukakan oleh Spearman (1904), Ia berpendapat bahwa jika kita menyelidiki dua tes kemampuan yang saling berhubungan, maka kita bisa berharap menemukan dua macam faktor yang ikut menentukan performans pada dua tes tersebut. Pertama, terdapat faktor umum dan yang kedua terdapat faktor khusus. Analisis faktor memang digunakan secara luas sebagai alat empiris sehari-hari oleh banyak peneliti kontemporer dengan orientasi teoretis yang berbedabeda. Akan tetapi teori Cattell merupakan teori kepribadian yang paling komprehensif dan yang paling tuntas dikembangkan berdasarkan analisis faktor.

Struktur Kepribadian
Struktur Sifat-Sifat (Traits) Trait adalah elemen dasar dari kepribadian yang berperan vital dalam usaha meramalkan tingkah laku. Hal ini tampak definisi kepribadin menurut Cattell. Menurutnya, kepribadian adalah struktur kompleks yang tersusun dalam berbagai kategori yang memungkinkan prediksi tingkah laku seseorang dalam situasi tertentu, mencakup seluruh tingkah laku baik yang konkrit atau yang abstrak.

Cattell melihat kepribadian sebagai suatu struktur sifat-sifat (traits) yang kompleks dan terdiferensiasi, yang motivasinya sebagian besar tergantung pada salah satu gugus dari sifat-sifat ini, yang disebut dynamic traits atau sifat-sifat dinamik.

Ada beberapa cara untuk mengklasifikasikan trait: a) Menurut Kepemilikan Common Unique Traits
Common Trait (Trait Umum) Trait yang dimiliki oleh semua orang, dalam tingkatan-tingkatan tertentu, misal : intelijensi, introversi, gregariousness (suka berteman). Universalitas dilatarbelakangi oleh hereditas manusia yang kurang lebih sama, mereka berada pada kelompok budaya yang sama. Sifat umum dimiliki dalam kadar yang berbeda-beda. Misal : intelijensi, general mental ability. Unique Trait (Trait Khusus) Trait yang dimiliki oleh satu orang saja (bisa juga dimiliki oleh beberapa orang dengan kombinasi antar trait yang berbeda). Dipengaruhi oleh sikap dan minat.

contd
b) Kategori Kedalaman Trait Permukaan (Surface Traits) Merupakan sifat yang tampak, yang menjadi tema umum dari beberapa tingkah laku. Misalnya: remaja yang lincah. Menyenangkan orang lain, dan merencanakan kegiatan yng menarik mungkin dapat dikatakan memiliki trait permukaan yang periang (surface traits cheerfulness).

Trait Sumber (Source Traits) Elemen-elemen dasar yang menjelaskan tingkah laku. Sifat ini tidak dapat disimpulkan langsung dari amatan tingkah laku dan hanya dapat diidentifikasi memakai analisis faktor. Trait sumber ini bisa bersifat konstitusional (dibawa sejak lahir) atau bersifat bentukan lingkungan(environmental mold).

Cattel meneliti sifat sumber dengan mengumpulkan 4000 sifat manusia. Diringkas dengan mengelompokkan sifat yang mirip dan menghilangkan istilah asing dan metaforik menjadi 200 sifat. Diperas lagi menjadi 35 sifat dengan simbol huruf berbeda. 23 sifat populasi normal, 12 sifat populasi berdimensi patologis, ditemukan 16 sifat primer yang satu dengan lainnya saling asing. 16 sifat sumber ini dinamakan 16 Faktor Primer dijadikan dasar untuk mengembangkan instrumen pengukur kerpibadian 7 sifat populasi normal dinamakan Faktor Primer non 16PF

16 Personality Factor (PF) 1. Faktor A (Warmth) 2. Faktor B (Reasoning) 3. Faktor C (Emotional Stability) 4. Faktor E (Dominance) 5. Faktor F (Liveliness) 6. Faktor G (Rule-Consciousness) 7. Faktor H (Social Boldness) 8. Faktor I (Sensitivity)

9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16.

Faktor L (Vigilance) Faktor M (Abstractedness) Faktor N (Privateness) Faktor O (Apprehension) Faktor Q1 (Openness to Change) Faktor Q2 (Self-Reliance) Faktor Q3 (Perfectionism) Faktor Q4 (Tension)

Fakt or

Low score Menarik diri, dingin, kritis, kaku Kurang pandai, berpikir konkret Emosional, cepat kecewa, mudah berubah

High Score Ramah, hangat, easygoing, partisipatif Lebih pandai, cerdas, berpikir abstrak Emosi stabil, matang, realistik, kalem

Mudah percaya, menerima keadaan


Praktis, konvensional, sadar tujuan, logis, khawatir Jujur apa adanya, rendah hati, spontan Tenang-aman, tabah, ulet Kolot Terikat pada kelompok Sembarangan

Curiga, cemburu, menarik diri


Imajinatif, intelektual, kritis, perhatiannya terserap Cerdik, materialis, berpandangan luas Khawatir, merasa berdosa Senang hal baru Mandiri

B C

Sederhana, akomodatif
Teratur, pendiam, serius Bijaksana, tak mengindahkan aturan Pemalu, sensitif terhadap ancaman, raguragu Keras hati, mandiri, realistik

Asertif, agresif, kompetitif, keras kepala


Ceria, antusias

O Q1

F G

Teliti, gigih, tenang dan serius Petualang, suka bersosialisasi

Q2

Q3

Teratur, rapi

Penuh pertimbangan, sensitif, over protected

Q4

Santai

Tegang

contd
c) Kategori Modalitas Ekspresi
Ability Trait (Trait Kemampuan) Menentukan keefektivan seseorang dalam usaha mencapai tujuan. Contoh: kecerdasan.
Fluid intelligence: innate problem-solving ability
Test with culture-fair intelligence test Test with standard intelligence test

Crystallized intelligence: from experience Both are influenced by heredity.

Temperament Trait (Trait Temperamen) Gaya atau irama tingkah laku. Contoh: ketenangan, kegugupan, keberanian, santai, mudah terangsang.

Dynamic Trait (Trait Dinamis) Motivasi atau pendorong tingkah laku Contoh: dorongan, interes, dan ambisi menguasai sesuatu

Sifat-Sifat Dinamis
Dalam sistem Cattell ada 3 macam sifat-sifat dinamik yang penting yakni Sikap, Erg, dan Sentimen. Erg kira-kira serupa dengan dorongan-dorongan biologis, sedangkan sentimen serupa dengan struktur-struktur sikap yang dipelajari,
Sikap Bagi Cattell, sikap adalah variabel dinamik yang menjelma, ungkapan struktur dinamik dasar yang dapat diamati, dari mana erg dan sentimcn serta hubungannya satu sama lain dapat disimpulkan. Intensitas tertentu untuk melakukan serangkaian tindakan terhadap suatu objek. Jadi, saya ingin sekali mengawini seorang wanita" menunjukan suatu intensitas minat("ingin sekali") untuk melakukan suatu tindakan ("kawin") terhadap suatu objek ("seorang wanita").

Erg (Kerja/Energi) Secara sangat sederhana, erg adalah suatu sifat sumber yang ditentukan oleh pengaruh konstitusi dan dinamik. Tekanan yang luar biasa pada motivasi ergik mencerminkan keyakinannya bahwa faktorfaktor hereditas tingkah laku telah diremehkan olehh para psikolog Amerika masa kini. Sentimen Sentimen adalah sifat sumber dinamik yang dibentuk oleh lingkungan. Jadi, sentimen sama dengan Erg, kecuali bahwa sentimen adalah akibat pengaruh faktor-faktor pengalaman dan sosio-kultural, bukan faktor-faktor konstitusi. Dari definisi maupun pemakaian konsep sangat sesuai dengan konsep serupa dalam teori McDougall, yang juga disebut sentimen. Dalam pandangan Cattell, sentimen cenderung terorganisasi sekitar objek-objek budaya yang penting, seperti pranataepranata sosial atau tokoh-tokoh. Ke arah mana berbagai konstelasi sikap yang rumit tumbuh dan terfokus selama pcngalaman hidup individu.

Penilaian dengan analisis faktor 1. L-data (Live Record): penilaian dengan cara mengamati / mengobservasi perilaku subjek dalam setting alamiah. 2. Q-data: diperoleh dari jawaban subjek terhadap angket/questionaire 3. T-data: menggunakan test objektif (individu tidak mengetahui aspek yang dinilai)

Dinamika Kepribadian
Kisi-Kisi Dinamika (dynamic traits) saling berhubungan dalam satu pola subsidiation (Cattell meminjam istilah tersebut dari Murray). Hal ini berarti bahwa unsur-unsur terentu bersifat subsider terhadap unsurunsur lainnya, atau berfungsi sebagai sarana bagi tercapainya tujuan dari unsur-unsur lainnya itu. Jalur-jalur yang beraneka ragam dan tumpang tindih antara erg dan sentiman serta sikap-sikap yang diungkapnnya ini merupakan dasar untuk menyimpulkan erg dari sentimen. Diri. Diri (self) merupakan salah satu sentiman, tetapi yang istimewa yang penting, karena hampir semua sikap kurang lebih cenderung mencerminkan sentimen-diri. Dalam beberapa penelitian, sentimensentimen superego dan sentimen diri ideal yang berhubungan tetapi berbeda itu bahkan juga muncul, Cattell dipandang memainkan peranan menentukan dalam rangka integrasi kepribadian, dengan saling menghubungkan pengungkapan dari berbagai erg dan sentimen.

contd
Konflik dan Penyesuaian diri. Cattell telah mengemukakan bahwa suatu cara praktis untuk menyatakan tingkat konflik yang dimunculkan oleh suatu tindakan tertentu terhadap seseorang ialah dengan menggunakan persamaan spesifikasi (specification equation) yang menunjukkan keterlibatan sifat-sifat sumber dinamik orang itu (erg dan sentimen) dalam tindakan tersebut. Misalnya minat pemuda untuk kawin memiliki persamaan spesifikasi erg seks, sifat suka berteman, dan rasa ingin tahuannya; ia berfikir bahwa orang tuanya akan merestui dan hal itu akan berpengaruh baik bagi harga dirinya. Pemecahan teoritis yang dikemukakan Cattell ialah membagi situasi (dan indeks-indeks situasi dari unsur-unsur yang teletak pada persamaan) menjadi dua komponen; komponen pertama menunjukan stimulasi pokok, (focal stimulus), yakni aspek situasi yang direspon secara langsung oleh orang yang bersangkutan, sedangkan komponen lainnya menunjukan kondisi-kondisi latar belakang (background conditions), yang menetukan keadaan organisme pada saat sedang berlangsung. Kondisi-kondisi latar belakang ini memainkan peranan formal modulator-modulator,yang untuk sementara waktu mengubah makna psikologis sesuai secara sistematis, sehingga respon individu bisa berubah.

contd
Hubungan: Subsidiation/subordinate erg sentiment attitude Interrelationship antara erg, sentimen, sikap dynamic lattice Pengaruh Hereditas & Lingkungan 1/3 bagian kepribadian ditentukan faktor hereditas 2/3 bagian kepribadian ditentukan faktor lingkungan