Anda di halaman 1dari 38

Presentator

Pembimbing

Causes of neonatal death


Kel. bawaan 14%
BKB/BBLR 10%
Lain2 5%

Infeksi 42%

Asfiksia Trauma 29%

Sumber: WHO, Perinatal mortality, A list of available information, 1996.

BBLR
Bayi baru lahir yang berat badan lahirnya pada saat kelahiran < 2500 gram

bayi cukup bulan (BCB) : Bayi lebih bulan 37-42 mgg (BLB) : bayi dengan BBLR : masa kehamilan prematuritas mulai 42 mgg atau murni dan lebih dismaturitas

Bayi kurang bulan (BKB) : < 37 mgg

Bayi baru lahir

BBLR
Prematuritas murni

Masa gestasi <37 mgg (BKB-SMK)

Dismaturitas

Bayi lahir dengan berat badan kurang dari bb seharusnya untuk masa gestasi

BBLR : batasan BB
BBLR : antara 1500 2500 gram

BBLSR : antara 10001500 gram

BBLASR : bayi dengan berat lahir kurang dari 1000 gram

Intrauterine growth chart


4400 4000

LARGE FOR DATE Birth weight (grams)


3600 3200 2800 2400 2000 1600 1200 800 400 31 33 35 37 39

90th percentile

APPROPRIATE FOR DATE

10th percentile SMALL FOR DATE

PRETERM

TERM
42

POST-TERM
44 45

Gestation (weeks)

ETIOLOGI
Prematuritas murni
Faktor ibu Faktor janin

ETIOLOGI
Dismaturitas Gangguan suplai makanan pd janin

Keadaan medik

PATOGENESIS
Prematuritas murni
Keadaan medis
Ketidakmam puan uterus untuk mempertahan kan janin

kontraksi efektif pada uterus sblm mencapai umur cukup bulan Pelepasan
plasenta

PATOGENESIS
Respon janin normal thdp

Dismaturitas : Kehilangan nutrisi/O2 Keadaan medik > Perlu persalinan cepat Resiko malnutrisi dan sirkulasi dan hipoksia yg terus insufisiensi karena menerus plasenta, pertumbuhan dan Lingkungan intrauterin perkembangan berpotensi merugikan janin/kes.umum dan nutrisi ibu

Penilaian Umur Kehamilan


Semua neonatus harus tercantum usia kehamilannya saat masuk. Dinilai dengan menggunakan kriteria fisik dan neurologis dari Ballard

Gejala klinis Dismaturitas


(tanda wasting) - Stadium pertama - Stadium kedua - Stadium ketiga

Prematuritas murni - Tulang rawan telinga belum terbentuk. - Masih terdapat lanugo. - Refleks masih lemah. - Alat kelamin luar; perempuan: labium mayus belum menutup labium minus; laki-laki: belum terjadi penurunan testis & kulit testis rata.

Identifikasi
Prematur

HPHT

Ciri-ciri fisik

Kulit tipis dan transparan Nodul payudara Genitalia Garis telapak kaki Tulang rawan dan rekoil telinga

Prematur
Breast nodule Preterm Term

Preterm

Term

Prematur
Male genitalia
Preterm Preterm Term Term

Prematur
Female genitalia
Preterm Term

Prematur
Sole creases

Preterm

Term

Prematur
Ear Cartilage

Preterm

Term

BBLR prematur murni

Identifikasi
KMK/ IUGR < P10 kurva pertumbuhan intra uterin Karakteristik fisik
Tampak tua Kulit terlihat longgar Jaringan subkutan tipis Kepala > 3 cm dari dada

Identification: SFD / IUGR


2.1 Kg - IUGR 3.2 Kg - AFD

PENATALAKSANAAN

medikamentosa

Diatetik

Penatalaksanaan
ATUR SUHU membersihkan cairan tubuh bayi, dibedung, letakkan dibawah lampu/ inkubator CEGAH SIANOSIS pemberian O2 saturasi dpt dipertahankan N CEGAH INFEKSI PEMBERIAN VITAMIN K INTAKE HARUS TERJAMIN

Menjaga kehangatan di RS

Skin-to skin method Warm room, fire or electric heater Warmly wrapped
Radiant warmer

Heated water-filled mattress

Air-heated Incubator

Nutritional problem of preterm infant

Greater morbidity NEC

Organ immaturit y
Gavage feeding Motility & absorption

Greater nutritional requirement and IWL

Smaller nutritional reserve

Pemberian asupan terbaik adalah


Menyusui Menyusui Menyusui
Untuk bayi Cukup Bulan & Prematur!

LBW: Feeding
Gavage feeding

LBW: Feeding
Katori-spoon feeding

Jumlah cairan yang dibutuhkan bayi (ml/kgbb/hari)


berat 1 60 2 80 Umur (hari) 3 100

> 1500 gram < 1500 gram

4 120

5 150

80

100

120

140

150

Saat dirawat

Monitoring

Preparat besi sebagai suplemen mulai diberikan pada usia 2 minggu

Bila diperlukan terapi untuk penyulit

Saat dirawat

Monitoring

Ukur BB, PB, LK Tingkatkan jumlah ASI sesuai dgn peningkatan BB

Pantau berat badan bayi scr periodik

Setelah pulang

Monitoring

Ukur BB, PB, LK Tes perkembangan : DENVER II

Kelainan bawaan

prematuritas

Komplikasi

infeksi

Hiperbilirubinemia
Fibroplasias retrolental

Perdarahn intraventrikuler

Dismaturitas

Komplikasi

Sindrom aspirasi mekonium

hiperbillirubinemia

Hipoglikemia simptomatik

Penyakit membran hialin

Asfiksia neonatorum

prognosis

pencegahan
ANC secara berkala

Penyuluhan kesehatan tentang pertumbuhan dan perkembangan janin dalam rahim

perencanaan kehamilan, meningkatkan pendidikan ibu dan status ekonomi keluarga thdp pemanfaatan pelayanan antenatal dan status gizi ibu selama hamil

Anda mungkin juga menyukai