Anda di halaman 1dari 10

ANALISIS SPEKTROFOTOMETRI UV-Vis PADA OBAT INVULENZA DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI SISTEM PERSAMAAN LINEAR

Aljabar Linear dan Matriks Oleh : Ali Munajid 11650080

Pengenalan

Influenza adalah suatu infeksi virus akut yang menyebabkan deman, hidung tersumbat, batuk, sakit kepala, malaise dan peradangan pada bagian hidung sampai saluran nafas. Ada berbagai macam metode penerapan kadar / kandungan bahan aktif dalam sediaan obat, muali dari metode konvesional menggunakan tirasivoumeteri menggunakan elektronik seperti spektrofotometri UVVis.

Metodologi

Spektrofotometer UV-vis digunakan terutama untuk analisa kuantitatif, tetapi dapat juga digunakan sebagai analisa kualitatif. Penggunaan untuk analisa kuantitatif berdasarkan pada hukum Lambert-Beers yang menyatakan hubungan empirik antara intensitascahaya yang ditransmisikan dengan tebalnya larutab (Hukum Lambert / Bouguer), dan hubungan antara intensitas sebelumnya dengan konsentrasi zat (Hukum Beers).

Metodologi

Langkah Kerja
1. Pemodelan spektrofotometri UV-Vis Syarat utama untuk menerapkan spektrofotometri mokular adalah selain jenis komponen dalam campuran harus diketahui, panjang gelombang pengukuran dan spektra setiap senyawa dalam campuran harus menunjukan karakteristik tumpang tindih dan serapanya mempunyai sifat aditif. Dengan mengabaikan kemungkinan efek matriks dan interaksi kimiawi konsentrasi senyawa dapat dicari dengan

2. Pembuatan algoritma dan program karena solusi yang ingin didapatkan adalah nilai konsentrasi (C) , maka matriks pada persamaan 4 harus diubah menjadi

Hasil Uji Validasi data Absortivitas Molar yang telah ada dimaksudkan untuk mengecek signifikasi perbedaan data tersebut dengan data percobaan yang sedang dibuat. Hal ini bertujuan untuk melihat kestabilan obsortivitas molar suatu zat pada uji pengulangan dengan kondisi yang berbeda.

Kesimpulan

Dengan menggunakan metode seperti diatas dapat digunakan untuk mengatasi kompleksitas dalam mengalasisis spektrofotometri UV-vis suatu perhitungan persamaan simultan dapat dijadikan sebaai pengukur keakuratan oleh program, namun masih sangat bergantung pada keakuratan nilai yang terdapat didalam suatu database.