Anda di halaman 1dari 3

Nama : Anita Christin Nim: 11-2011-053 1.

Peningkatan tekanan darah pada pasien post intubasi dan pemasangan pipa endotrakeal tube ? Peningkatan tekanan darah terjadi akibat peningkatan aktivitas simpatis akibat stimulus jalan nafas.

2. Mengapa memilih obat pelumpuh otot rokuronium daripada yang lain? Kelebihan rokuronium

Rokuronium : sering dipakai pada operasi yang memerlukan peningkatan reflex vagal seperti operasi mata, laparoskopi. Dieliminasi di hepar, ginjal, tidak di anjurkan untuk penyakit hepar. Obat ini juga menghasilkan histamine release

Atracurium besylate: Obat ini di metabolism di darah (eliminasi Hoffman dan hidrolisis ester non spesifik). Diindikasikan untuk pasien dengan penyakit ginjal, hati dan jantung. Obat ini juga menimbulkan histamine release.

Vecuronium : obat ini dieksresi di empedu dan ginjal. Pada pasien gagal ginjal dan penyakit hati durasi memanjang. Obat ini memiliki durasi paling panjang 45- 90 menit. Obat ini tidak menimbulkan histamine release

3. Mengapa memilih obat induksi propofo;? Tidak yang lain? Propofol : obat ini menembus sawar plasenta, onset cepat, duration of action singkat. Dapat menimbulkan kejang pada orang yang mengidap penyakit epilepsy. Mempunyai efek penurunkan aliran darah otak, tekanan intracranial dan metabolisme otak, menurunkan tekanan okuli dan depresi respirasi.

Ketamin : obat ini menyebabkan takikardi, peningkatan tekanan darah, hipersalivasi, nyeri kepala. Pasca anastesi menimbulkan mual, muntah, pandangan kabur, mimpi buruk

4. Mekanisme pelumpuh otot depolarisasi? Pelumpuh otot depolarisasi bekerja seperti asetilkolin, tetapi di celah sinaps tidakdirusak dengan asetilkolinesterase sehingga bertahan cukup lama menyebabkanterjadinya depolarisasi yang ditandai dengan fasikulasi yang diikuti relaksasi ototlurik. Termasuk golongan ini adalah suksinilkolin (diasetil-kolin) dan dekametonium. Didalam vena, suksinil kolin dimetabolisme oleh kolinesterase plasma,pseudokolinesterase menjadi suksinil-monokolin. Obat anti kolinesterase(prostigmin) dikontraindikasikan karena menghambat kerja pseudokolinesterase.

5. Kapan kita pakai alderet score, bromage score dan steward score? Alderete score dipakai untuk menilai pasien post general anestesi Bromage score dipakai untuk menilai pasien post anestesi spinal Steward score dipakai untuk menilai pasien anak post anastesi

6. Perbedaan semi open dan semi close? Pada semi close : Udara yang di ekspirasi banyak mengandung CO2 dan udara inspirasi banyak mengandung O2 dan anestesi inhalasi. Udara ekspirasi yang banyak mengandung co2 akan dialirkan menuju sodalime dan diikat, udara tersebut akan bercampur dengan sumber gas dan di inspirasi kembali, pada system ini hemat obat anestesi dan O2, dan juga mengurangi polusi kamar operasi. Pada system ini terjadi rebreathing. Semi close: pada system ini tidak menggunakan system rebreathing, udara yang di ekspirasi tidak di inspirasi kembali, tidak menggunakan sodalime .pada system ini lebih boros dari pada semi close dan tingkat polusi kamar operasi lebih tinggi juga.

7. Mengapa pada spinal anastesi bias menurunkan frekuensi nafas ? tetapi pada epidural anestesi tidak? Karena pada spinal anatesi bisa menggunakan obat yang hiperbarik sehingga bisa membuat depresi pernafasan. Sedangkan pada epidural hanya di satu tempat saja.