P. 1
BAB II LAKIP 2007.pdf

BAB II LAKIP 2007.pdf

|Views: 303|Likes:
Dipublikasikan oleh Ukhti Muslimah
BAB II LAKIP 2007.pdf
BAB II LAKIP 2007.pdf

More info:

Published by: Ukhti Muslimah on Jan 23, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/03/2015

pdf

text

original

Pemerintah Kota Kendari

Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kota Kendari 2007

6

Pemerintah Kota Kendari

II. GAMBARAN UMUM KOTA KENDARI
2.1. LETAK GEOGRAFIS Secara umum wilayah Kota Kendari yang mencakup Letak Geografis, Batas Wilayah, Luas Wilayah, Kondisi Tanah, dan Keadaan Iklim.

A.

Letak Wilayah Kota Kendari dengan ibukotanya Kendari dan sekaligus juga sebagai

ibukota Propinsi Sulawesi Tenggara secara geografis terletak di bagian Selatan Garis Katulistiwa berada di antara 3054’30” - 40 3’11” LS dan membentang dari Barat ke Timur di antara 1220 23’ - 1220 39’ BT. Sepintas tentang letak wilayah Kota Kendari Sebelah Utara berbatasan dengan Kecamatan Soropia, Sebelah Timur berbatasan dengan Laut Kendari di kabupaten Konawe, Sebelah Selatan berbatasan dengan Kecamatan Moramo dan Kecamatan Konda, Sebelah Barat berbatasan dengan Kecamatan Ranomeeto di Kabupaten Konawe Selatan dan Kecamatan Sampara di kabupaten Konawe. B. Luas Wilayah Wilayah Kota Kendari terletak di Jazirah Tenggara Pulau Sulawesi. Wilayah daratannya sebagian besar terdapat di daratan Pulau Sulawesi mengelilingi Teluk Kendari dan terdapat 1 Pulau yaitu Pulau Bungkutoko. Luas wilayah daratan Kota Kendari 295,89 Km2 atau 0,70% dari luas daratan Propinsi Sulawesi Tenggara. Luas wilayah menurut kecamatan sangat beragam, Kecamatan Poasia merupakan wilayah kecamatan yang paling luas (52,52 Km2), kemudian menyusul Kecamatan Abeli (50,49 Km2), Kecamatan Baruga (41,68 Km2), Kecamatan Mandonga (22,65 Km2), Kecamatan Kendari Barat (21,31 Km2) dan Kecamatan Kendari (14,19 Km2), Kecamatan Puuwatu (42,70 Km2) Kecamatan Kadia (9,97 Km2) Kecamatan Kambu (28,75 Km2) Kecamatan Wua-Wua (11,63 Km2).

Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kota Kendari 2007

7

Pemerintah Kota Kendari

C. 1)

Topografi, Geologi dan Iklim Topografi

Topografi wilayah Kota Kendari pada dasarnya bervariasi antara datar dan berbukit. Daerah datar yang terdapat di bagian Barat dan Selatan Teluk Kendari. Kecamatan Kendari yang terletak di sebelah Utara teluk sebagian besar terdiri dari perbukitan (Pegunungan Nipa-nipa) dengan ketinggian ± 459 M dari permukaan laut, sedangkan ke arah Selatan tingkat kemiringan antara 4% - 30%, bagian Barat (Kecamatan Mandonga) dan selatan (Kecamatan Poasia) terdiri dari daerah perbukitan bergelombang rendah dengan kemiringan ke arah Teluk Kendari. Kondisi tanah Kota Kendari terdiri dari tanah liat bercampur pasir halus dan berbatu diperkirakan berjenis aluvium berwarna cokelat keputihan dan ditutupi Prafesier (batu lempung atau batu apung).

Gambar 1.1. Topografi Kota Kendari, Peta Citra Iconos Tahun 2004 Sumber: Studi Teluk Kendari, Tahun 2004 (Bappeda)
Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kota Kendari 2007

8

yakni musim kemarau dan musim penghujan.50%.Pemerintah Kota Kendari 2) Iklim dan Musim Sebagaimana daerah-daerah lain di Indonesia.170 C.(Kendari dalam angka 2008) 3) Suhu Udara Suhu udara dipengaruhi oleh berbagai macam faktor perbedaan ketinggian dari permukaan laut. Pada bulan-bulan tersebut di wilayah Kota Kendari dan sekitarnya biasanya terjadi musim hujan. Kemudian pada Bulan November sampai dengan Bulan Maret angin bertiup banyak mengandung uap air yang berasal dari Benua Asia dan Samudera Pasifik.1 mili bar dengan kelembaban udara rata-rata 77.75 m/detik. Tekanan udara rata-rata 1. Musim ini dikenal dengan musim “panca roba”. Keadaan musim sangat dipengaruhi oleh arus angin yang bertiup di atas wilayah Kota Kendari. mencapai 3. atau peralihan antara musim hujan dan musim kemarau. wilayah Kota Kendari merupakan daerah bersuhu tropis. arus angin selalu tidak menentu dengan curah hujan yang tidak merata. Secara keseluruhan. Menurut data yang diperoleh dari Pangkalan Udara Wolter Monginsidi Kendari selama Tahun 2007 suhu udara maksimum 32. daerah pegunungan dan daerah pesisir mengakibatkan keadaan suhu yang sedikit beda untuk masing-masing tempat dalam suatu wilayah.467 mm. Pada bulan Mei sampai dengan Bulan Agustus. angin bertiup dari arah Timur berasal dari Benua Australia yang mengandung uap air. Sekitar bulan April.250 C dan minimum 21. Menurut data yang ada memberikan indikasi bahwa di Kota Kendari Tahun 2007 terjadi 203 hh (hari hujan) dengan curah hujan 3. Kecepatan angin di Kota Kendari selama Tahun 2007 pada umumnya berjalan normal. setelah melewati beberapa lautan. Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kota Kendari 2007 9 .009. Pada Bulan Agustus sampai dengan Bulan Oktober terjadi musim kemarau. Kota Kendari dikenal 2 (dua) musim.

Abeli dan Kecamatan Kendari Barat berada di atas laju pertumbuhan penduduk Kota Kendari yaitu masing-masing 11. Berdasarkan data tersebut di atas.2.586 jiwa dan tahun 2007 sebesar 251. tahun 2006 sebesar 244. terlihat laju pertumbuhan penduduk Kota Kendari mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Jumlah dan Laju Pertumbuhan Penduduk Penduduk Kota Kendari pada tahun 2005 sebesar 226. Untuk laju pertumbuhan penduduk menurut kecamatan.887 jiwa. Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kota Kendari 2007 10 .883 jiwa dan 28. menyusul Kecamatan Mandonga yang dihuni 36. persebaran penduduk yang paling banyak ada di Kecamatan Kendari dan Kadia masing-masing dihuni oleh 25. Setelah ke-2 kecamatan di atas. Persebaran Penduduk Persebaran penduduk Kota Kendari tahun 2007 sekarang terpusat di Kecamatan Kendari Barat yang dihuni 42.60 % Kecamatan Kendari Barat.17% untuk Kecamatan Kendari dan 7. PENDUDUK DAN TENAGA KERJA A. sedangkan 7 (tujuh) kecamatan lainnya laju pertumbuhan penduduk dianggap konstan atau rata-rata diatas 2%. Kecamatan Kendari. Laju pertumbuhan penduduk Kota Kendari tahun 2005–2007 tercatat sebesar 2.056 jiwa.82% per tahun.443 jiwa.825 jiwa. B.Pemerintah Kota Kendari 2. Penyebab utama terjadinya persebaran penduduk di dua kecamatan ini karena terjadi pergeseran kegiatan perekonomian Kota Kendari dengan semakin banyaknya sarana perekonomian yang dibangun.3% Kecamatan Abeli dan 5.477 jiwa yang tersebar pada 10(sepuluh) wilayah Kecamatan.

35 1.90 Kecamatan Mandonga Poasia Kendari Baruga Abeli Kendari Barat Puuwatu Wua-wua Kambu kadia Jumlah Sumber : Kota Kendari Dalam Angka 2008.98 423. Oleh karena itu jika angka kelahiran pada suatu daerah cukup tinggi maka dapat mengakibatkan daerah tersebut Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kota Kendari 2007 11 . kematian dan migrasi.567 19.443 19.61 1.89 Jmlh Pddk (jiwa) 2006 35.012.204 20.1 Jumlah penduduk Kota Kendari menurut Kecamatan Tahun 2006 dan Tahun 2007 (Dalam jiwa/km2) Luas (Km2) 22. Persentase Kepadatan Penduduk Tiap Kecamatan di Kota Kendari C.388 42.813.957.50 543.987 25.19 41.684.65 52.02 311.824.2. Jenis Kelamin dan Keluarga Struktur umur penduduk pada suatu daerah sangat ditentukan oleh perkembangan tingkat kelahiran.75 9.774.51 702.477 Kepadatan (jiwa/km2) 2006 2007 1.608.33 683.04 2.630 20.53 528.147 20.887 23.987 21.586 2007 36.972 25.97 295.39 2.205 28.59 411.17 826. BPS Gambar 1.61 849.52 14.44 1.68 50.883 12.96 361.Pemerintah Kota Kendari Tabel 1.77 1.49 21.442 18.564.891.046 244.825 251.732.78 2.23 371.801 41.589 19.712 22.651 28.21 1.03 303.176 12.42 1.63 28. Struktur Umur.31 42.70 11.

549 jiwa. bukan angkatan kerja sebesar 52.41% dari jumlah penduduk Kota Kendari atau sebanyak 106.11 % sedangkan persentase angkatan kerja terhadap penduduk berusia 10 tahun ke atas sebesar 43.09 % Data ketenagakerjaan menurut lapangan pekerjaan utama masyarakat Kota Kendari adalah sebagai berikut: (1) Pertanian 10. (6) Perdagangan 58.806 jiwa.477 jiwa.190 jiwa.653 jiwa adalah penduduk usia muda yang berumur di bawah 20 tahun. ketenagakerjaan tahun 2007 diketahui bahwa jumlah angkatan kerja penduduk Kota Kendari sebesar 73. Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kota Kendari 2007 12 . (2) Pertambangan 0 jiwa.286 jiwa. (7) Keuangan 4.224 jiwa (49%) adalah laki-laki dan 128.253 jiwa (51%) adalah perempuan.426 jiwa. (8) Transportasi dan Komunikasi 23. Gambaran yang akan di tampilkan sajian publikasi ini adalah penduduk yang bekerja. dan persentase pekerja terhadap angkatan kerja sebesar 85.Pemerintah Kota Kendari tergolong sebagai daerah penduduk usia muda. Keadaan struktur umur penduduk di Kota Kendari menunjukkan bahwa pada Tahun 2007 sepertiga lebih jumlah penduduk yaitu 42. (3) Industri 5. Agar program pembangunan yang dilaksanakan itu dapat berhasil guna dan berdaya guna secara maksimal perlu didukung oleh tersedianya informasi yang lengkap tentang ketenagakerjaan di Kota Kendari yang sangat penting sebagai dasar dalam menentukan perencanaan kebijakan pembangunan ketenagakerjaan. (9) Jasa-Jasa 51.855 jiwa. terdiri dari 123. pencari kerja dan penduduk yang bekerja menurut jenis kegiatan.770 jiwa. Ketenagakerjaan Pembangunan Kota Kendari pada dasarnya adalah pembangunan manusia seutuhnya yang menempatkan penduduk pada peranan yang sangat penting baik sebagai subyek maupun obyek pembangunan. (5) Konstruksi 13. Menurut jenis kelamin. Gas dan Air 0 jiwa. jumlah penduduk dari hasil survey antar sensus 2007 adalah sejumlah 251.992 jiwa.608 jiwa. D.946 jiwa dan Lainya 1. (4) Listrik.

rasa tanggung jawab sosial. Upaya peningkatan mutu pendidikan yang ingin dicapai tersebut dimaksudkan untuk menghasilkan manusia seutuhnya. maka sasaran pembangunan pendidikan dititikberatkan pada peningkatan mutu dan perluasan kesempatan belajar di semua jenjang pendidikan. agama. Sedangkan perluasan kesempatan belajar dimaksud agar penduduk usia sekolah yang setiap tahun mengalami peningkatan sejalan dengan laju pertumbuhan penduduk untuk dapat memperoleh kesempatan pendidikan yang seluas-luasnya. serta kegiatan sosial lainnya. Dengan demikian diharapkan makin meningkatnya usaha-usaha pembangunan oleh masyarakat sendiri.3 KONDISI SOSIAL EKONOMI A. keamanan dan ketertiban masyarakat. dan kemampuan golongan-golongan masyarakat tertentu guna mengatasi masalahmasalah yang dihadapi dalam kehidupan masyarakat serta terwujudnya partisipasi mereka dalam pembangunan kesejahteraan sosial.2. Usaha tersebut meliputi kegiatan di bidang pendidikan. Indikator yang dapat mengukur tingkat perkembangan pembangunan pendidikan di Kota Kendari seperti sekolah (banyaknya ruang belajar). murid per sekolah. 1) Pendidikan Sebagaimana yang diamanatkan oleh Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Nasioanal dan RPJM Nasional serta RPJMD Kota Kendari. Sosial Kebijaksanaan pokok dalam pembangunan di bidang kesejahteraan sosial ditujukan untuk mendorong peningkatan kesadaran. Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kota Kendari 2007 13 . Pelaksanaan pembangunan pendidikan di Kota Kendari selama ini mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. guru per sekolah. dan murid perguru. guru dan murid. keluarga berencana. Data-data tersebut dapat dilihat pada Tabel 1. kesehatan.Pemerintah Kota Kendari 2. yaitu mulai dari TK sampai dengan Perguruan Tinggi.

79 274.06 30.396 10.71 27.89 352.346 Murid (4) 2874 2088 2797 35.714 Guru/ Sekolah (5) 3.22 Sumber: Kota Kendari dalam angka tahun 2008 Gambar 1.79 286.80 286.22 11.94 22.424 1.37 3.77 11.275 32.69 37.70 389.099 26.97 12.214 1.05 26 38 38 23 35 36 677 939 1.621 15.2 Sekolah.23 25.77 20.04 24.688 13.50 7.38 352.79 10.61 20. Perkembangan Rasio Jumlah Guru Untuk Setiap Sekolah Di Kota Kendari dari Tahun 2005 – 2008 Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kota Kendari 2007 14 .85 Murid/ Sekolah (6) 41.71 37.600 1.31 Murid/ Guru (7) 11.52 11.3.154 11.56 10.062 514 1.17 419.244 13.Pemerintah Kota Kendari Tabel 1.79 11.346 9.58 13.35 34.368 33.32 24.53 464.42 13.08 295.94 6. Guru dan Murid Menurut Tingkat Pendidikan Tingkat Pendidikan (1) TK 2005/2006 2006/2007 2007/2008 SD 2005/2006 2006/2007 2007/2008 SLTP 2005/2006 2006/2007 2007/2008 SLTA 2005/2006 2006/2007 2007/2008 Sekolah (2) 70 68 74 123 118 124 Guru (3) 250 268 271 1.

Dari data tersebut terlihat bahwa rasio yang ada pada semua tingkatan pendidikan.4 menunjukkan rasio murid/sekolah pada semua tingkatan sekolah. SLTP dan SLTA sangat bervariasi.3 menunjukkan rasio jumlah guru terhadap jumlah sekolah yang ada di Kota Kendari. rasio guru/sekolah menunjukkan kecenderungan penurunan. dan rata-rata jumlah guru untuk setiap sekolah pada level SLTP sekitar 28 orang guru. Pada tingkatan SLTA.4. Pada tingkatan Taman Kanak-Kanak (TK). dimulai dari TK. rasio guru/sekolah menunjukkan kecenderungan kenaikan yang tidak terlalu signifikan. rasio guru/sekolah menunjukkan adanya peningkatan meskipun tidak signifikan. tiga tahun terakhir menunjukkan penurunan jumlah guru untuk setiap sekolah TK. Gambar 1. Perkembangan Rasio Jumlah Murid Untuk Setiap Sekolah Di Kota Kendari dari Tahun 2005 – 2007 Gambar 1. Pada tingkatan SD. Pada tingkatan SLTP. Rasio murid/sekolah pada level TK cenderung mengalami penurunan jumlah murid dalam suatu sekolah dengan rata-rata jumlah murid sebanyak 38 murid TK dalam satu Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kota Kendari 2007 15 . rata-rata rasio jumlah guru untuk setiap sekolah pada level SLTA adalah 37 orang.SD. dan rata-rata jumlah guru dalam satu sekolah adalah 11 orang. adapun rata-rata jumlah guru dalam satu sekolah TK adalah 4 orang guru.Pemerintah Kota Kendari Gambar 1.

sarana dan prasarana pendidikan di Kota Kendari semakin membaik dan adanya beberapa kebijakan yang memudahkan orang untuk bersekolah di Kota Kendari serta masyarakat yang tinggal di wilayahwilayah perbatasan lebih memilih Kota Kendari untuk melanjutkan pendidikan. rasio jumlah murid/sekolah mengalami peningkatan dengan jumlah murid pada satu sekolah sekitar 419 orang siswa. Standar Pelayanan Minimum Rasio Murid – Sekolah Pada Semua Tingkatan Sekolah Tingkatan Kapasitas Kapasitas Daya No. namun seiring dengan hal tersebut juga terjadi penurunan jumlah murid. Secara umum terjadinya penurunan rasio jumlah siswa terhadap jumlah sekolah atau peningkatan rasio jumlah siswa disebabkan pilihan terhadap sekolah yang bervariatif dan juga adanya tidak memilih lagi bersekolah di Kota Kendari tetapi pada daerah lain. antara lain. Pada tingka SLTA.Pemerintah Kota Kendari sekolah pada tahun 2007. namun jumlah siswa yang terdaftar cenderung mengalami penurunan. dengan rata-rata jumlah murid SD dalam tahun 2005 satu sekolah sekitar 285 orang dan pada tahun 2007 satu sekolah sekitar 272 orang. peningkatan jumlah usia sekolah khususnya pada sekolah lanjutan di perkirakan oleh beberapa akibat. rasio murid/sekolah cenderung meningkat. dengan jumlah murid dalam satu sekolah sekitar 353 orang siswa dari jumlah sekolah sebanyak 35 buah sekolah.3 menunjukkan bahwa rasio murid-sekolah pada tingkat TK masih memenuhi Standar Pelayanan Minimum (SPM). rasio murid/sekolah cenderung menurun.3. Pada tingkatan SLTP. Tabel 1. Pendidikan Maksimal Terisi Tampung 1 TK 2 x 25 = 50 siswa 38 Baik 2 SD 6 x 40 =240 siswa 272 Cukup 3 SLTP 9 x 40 =360 siswa 353 Baik 4 SLTA 9 x 40 =360 siswa 419 Kurang Sumber : Diolah dari Data Kota Kendari Dalam Angka Tahun 2007 Berdasarkan data sebagaimana terlihat pada Tabel 1. dengan asumsi 1 Ruang Kelas Belajar (RKB) dapat menampung murid/siswa sebanyak 40 orang. SLTP dan SLTA menunjukkan nilai rasio yang sudah melebihi SPM. Rasio murid TK yang menurun diakibatkan oleh bertambahnya jumlah sekolah. Pada tingkatan SD. hal ini disebabkan oleh jumlah sekolah yang bertambah dan jumlah murid cenderung meningkat namun peningkatannya relatif kecil. Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kota Kendari 2007 16 . sedangkan pada tingkat pendidikan SD.

cenderung konstan selama kurun waktu tahun 2005/2006 hingga 2007/2008. dimana jumlah siswa yang ditangani oleh seorang guru sebanyak 25 orang siswa pada tahun 2005. kecuali pada tingkatan SD.4a.Pemerintah Kota Kendari Gambar 1. Hal tersebut disebabkan oleh pertambahan jumlah murid SD sebanding dengan pertambahan jumlah guru. Perbaikan pemeliharaan kesehatan masyarakat dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kualitas kemampuan tenaga kerja bagi keperluan pembangunan. Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kota Kendari 2007 17 . 2) Kesehatan Seperti yang diuraikan pada sector pendidikan pada sector kesehatan ini seperti yang di diamanahkan oleh Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Nasioanal dan RPJM Nasional serta RPJMD Kota Kendari digariskan adalah mengusahakan kesempatan yang lebih luas bagi setiap warganya untuk mendapatkan derajad kesehatan yang sebaik-baiknya sesuai dengan kemampuan yang ada. serta untuk meningkatkan terwujudnya kesejahteraan rakyat. Perkembangan Rasio Jumlah Murid Terhadap Jumlah Guru Di Kota Kendari dari Tahun 2002 – 2007 Jumlah murid yang ditangani oleh seorang guru pada semua tingkatan memiliki nilai rasio yang cukup baik.

material dan sepiritual. mushola sebanyak 54 buah.481 orang (0.46%) adalah pemeluk agama Islam. 4) Sosial lainnya Pembangunan dibidang sosial lainnya di Kota Kendari diarahkan untuk mewujudkan kehidupan dan penghidupan sosial. 1.519 orang (92. manusia dengan penciptanya serta dengan alam sekitarnya. 3) Agama Pembangunan di bidang keagama diarahkan untuk menciptakan keselarasan hubungan antara manusia dengan manusia.36%) pemeluk agama Budha. Gereja Protestan sebanyak 6 buah. (4) Puskesmas plus 4 unit. (2) Puskesmas Induk 11 unit. keterampilan serta perlunya sarana hiburan. 4.43%) adalah pemeluk agama Kristen Protestan. kerawanan sosial dan bencana alam. utamanya untuk mengatasi masalah-masalah sosial seperti kemiskinan. 8. dengan rincian sebagai berikut: (1) dokter gigi 12 orang. (2) dokter umum 31 orang. Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kota Kendari 2007 18 . dan 696 orang (0. (6) perawat 199 orang. keterlantaran. Gereja Katholik 19 buah. (3) Pustu 20 unit. dengan rincian sebagai berikut: (1) Rumah Sakit 11 unit. Pada tahun 2007 fasilitas kesehatan yang ada di Kota Kendari berjumlah 46 unit. Pada tahun 2007 tenaga kesehatan yang ada di Kota Kendari berjumlah 530 orang. positf melalui pendidikan non formal.62%) adalah pemeluk agama Hindu.715 orang (2. Disamping itu berupaya menciptakan nuansa yang dapat menggairahkan kehidupan sosial.477 jiwa.Pemerintah Kota Kendari Untuk mencapai sasaran pembangunan bidang kesehatan di Kota Kendari tetap digiatkan pelaksanaan pembangunan sarana dan prasarana pelayanan kesehatan.897 orang (4. (3) apoteker 4 orang. Untuk sarana peribadatan yang terbangun di Kota Kendari sebanyak 366 buah dengan rincian sebagai berikut: jumlah Mesjid sebanyak 284 buah. keterbelakangan. (7) tenaga kesehatan lainnya 111 orang. (5) bidan 96 orang. Pada tahun 2007 dari jumlah penduduk sebanyak 251. (4) S1 kesehatan lain 42 orang.15%) adalah pemeluk agama Katholik. berwawasan luas. di antaranya sebanyak 212. dan Pura/Vihara sebanyak 3 buah. (8) pekarya kesehatan 10 orang. dan (9) non kesehatan 44 orang.

237 orang.652.008. pendapatan perkapita dan pertumbuhan ekonomi regional.294 orang dan jompo sebayak 1. pendapatan regional.957.8 % pertahun. 11.60 memberikan kontribusi sekitar 16.73 dan pada tahun 2007 PDRB Kota Kendari atas dasar harga berlaku sebesar Rp.sebesar Rp. juga akan menjadi dasar dalam menyusun konsep.061.063. strategi dan kebijaksanaan pembangunan pemerintah daerah yang akan ditempuh pada masa yang akan datang.774.5.84 Pada tahun 2003 total PDRB Kota Kendari sebesar Rp 1.831.34% terhadap pembentukan PDRB Sultra.603. antara lain dapat dilhat dari data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).46 sedangkan pada Tahun 2004 dari total PDRB Kota Kendari sebesar Rp 1.066.167.46 % angka tersebut lebih tinggi dari angka Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kota Kendari 2007 19 .69 % terhadap pembentukan PDRB Sultra sebesar Rp.Pemerintah Kota Kendari Jumlah panyandang cacat di Kota Kendari tahun 2005 tercatat sebanyak 1.61 Tahun 2001 PDRB Kota Kendari sebesar Rp 980.sebesar Rp. EKONOMI 1) Pertumbuhan Ekonomi Regional Tolok ukur keberhasilan pembangunan ekonomi yang dicapai suatu daerah dalam kurun waktu tertentu.71 memberikan sumbangan sekitar 15. Dan pada tahun 2007 pertumbuhan ekonomi daerah ini mengalami sedikit perlambatan karena pertumbuhan ekonomi hanya mencapai 7.125.208.13 memberi kontribusi sekitar 15. Dari data PDRB kita dapat melihat seperti.16 % terhadap pembentukan PDRB Sultra.662.470. PDRB Kota Kendari Atas Dasar Konstan pada Tahun 2000 adalah sebesar Rp 848. Data dan informasi yang disajikan.11 memberikan kontribusi sekitar 15.985. 6.000 Bila mengamati laju pertumbuhan Kota Kendari dalam kurun waktu 2003 – 2006 pertumbuhan ekonomi Kota Kendari rata-rata 8.330. 6.58% terhadap PDRB Sultra sebesar Rp.85 Selanjutnya pada Tahun 2002 total PDRB Kota Kendari sebesar Rp 1.75 berarti memberikan sumbangan sekitar 14.468. 6. B. selain merupakan evaluasi hasil pembangunan yang telah dicapai.000. Jumlah panti asuhan di Kota Kendari tahun 2007 tercatat sebanyak 15 buah yang menampung anak asuh sebanyak 995 orang. 7.sebesar Rp.47% terhadap pembentukan PDRB Sultra.985.

yaitu berturut-turut sector jasa-jasa 10.96%.68 persen.78 persen dan 1.67 persen dan sektor konstruksi 6.04 persen atau turun 0.67 persen kemudian diikuti oleh sector pertanian terbesar ketiga sekitar 17.32% walaupun sedikit lebih rendah dari pertumbuhan ekonomi provinsi Sultra yang mencapai 7.71 persen. berasal dari sub sector angkutan jalan raya sebesar 20.42 poin.2.849 miliar.50 persen.55 persen terhadap PDRB yang berarti peranan kedua sub sector ini relative konstan dalam tiga tahun terakhir. Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kota Kendari 2007 20 .52 persen pada tahun 2006 dan tahun 2007 sebesar 25.18 persen dari total nilai PDRB Kota Kendari. Sumbangan terbesar terhadap pembentukan nilai tambah di sector pengaangkutan dan komunikasi tersebut. Rp.48 persen. hotel dan restoran dengan prsentase sebesar 19.18 poin hingga menjadi 24. dan menunjukan tren yang terus meningkat.27 persen. Dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Pada tahun 2003 peranan sector pengangkutan dan komunikasi sebesar 22. Selanjutnya mengalami peningkatan 2. menunjukan bahwa struktur ekonomi di daerah Kota Kendari telah mengarah pada keseimbangan.sektor-sektor lain yang diperkirakan cukup tinggi peranannya pada tahun 2007. Angka-angka tersebut di atas. Peranan sector tersebut terus meningkat menjadi 24.22 persen pada tahun 2005. 2) Struktur Ekonomi Nilai nominal PDRB Kota Kendari tahun 2007. dari Sembilan sector perekonomian. sektor listrik dan air minum 2. peranan sector pengangktan dan komunikasi terhadap pembentukan total nilai PDRB atas dasar harga berlaku Kota Kendari tampak tetap yang terbesar . sector keuangan 10. Peranan besar kedua adalah sector perdagangan.46 persen dari total nilai PDRB Kota Kendari dan pada tahun 2004 persentasenya sedikit menurun menjadi 22.08 persen terhadap total nilai PDRB dan kemudian menyusul sub sector komunikasi sebesar 3.18 persen.95 persen serta sektor penggalian peranannya adalah yang terrendah sebesar 0. yaitu suatu sturktur yang dibutuhkan oleh suatu perekonomian daerah perkotaan. Sedangkan sub sector angkutan laut dan jasa penunjang angkutan diperkirakan hanya mampu memberikan peranan dengan porsi sekitar 0. sector industry 6.Pemerintah Kota Kendari pertumbuhan eknomi secara nasional sebesar 6.

Selanjutnya sektor Pertanian menyumbangkan kontribusi sekitar 15. Peranan sector tersier pada tahun 2003 sebesar 61.55 13.42 0.76 5.45 persen dari total nilai PDRB meningkat menjadi 62. Sebaiknya peranan sector primer setiap tahunnya terus menunjukan penurunan dari sekitar 20.53 7.82 0.81 0.18 persen pada tahun 2007.08 19.09 7.20 8. Hotel dan Restoran 7.92 7. Industri Pengolahan 4. hotel dan restoran yang memberikan kontribusi 18. Pertanian 2.34 2.47 23.19 8.00 2005 16.00 2003 17.65 %. Pertambangan dan Penggalian 3. Peranan Sektor Ekonomi dalam PDRB Kota Kendari ADH Konstan Tahun 2001-2004 (%) Sektor 1.23 100. Listrik dan Air minum 5.00 2006 15.87 100.38 12. Manufakturing dan Service).76 persen pada tahun 2003 menjadi 17.83 24.Pemerintah Kota Kendari Lebih dari itu perekonomian Kota Kendari cenderung menuju arah ekonomi modern.36 poin. Pengangkutan dan Komunikasi 8 Keuangan. Perdagangan.64 24.16 12.52 persen. Agricultur.63 0. Indikasi tersebut dapat dilihat dengan semakin besarnya peranan sector tersier dari total PDRB dan terus menunjukan peningkatan dalam lima tahun terakhir.20 8. Tabel 1.59 13. Sementara lima sektor ekonomi yang lain memberikan kontribusi terhadap pembentukan PDRB Kota Kendari Tahun 2006 masing-masing di bawah 10%.20 8. peranan sector tersier sebesar 66.28 18.75 1.48 24. Dan sampai tahun 2007.61 11.81 persen pada tahun 2004 atau naik 1.57 1.06 9.65 24.4. sekunder dan tersier.10 7.29 19.26 100. karena modernisasi suatu masyarakat cenderung memperbesar pengeluarannya pada kelompok sector tersier atau jasa-jasa (dalam pengelompokan sector-sektor ekonomi menjadi tiga kelompok sector ekonomi yaitu primer.29 12.40 7.17 7.76 %.56 100.25 19. Jasa-Jasa Jumlah Sumber : PDRB Kota Kendari Tahun 2002 – 2006 2002 18.20 7.06 100. Persewaan dan Jasa Perusahaan 9.31 9. Konstruksi/Bangunan 6.04 poin dari tahun sebelumnya.00 2004 16.00 Penyumbang tertinggi ke dua adalah sektor perdagangan.97 1. mengalami peningkatan 1.76 0. Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kota Kendari 2007 21 .75 19.98 2.

sebesar 26.77 9.68 Pertumbuhan (%) 3.d 2003 adalah sebagai berikut: Tabel 1.612.733.20 persen dari angka tahun sebelumnya yakni tahun 2005 yang mencapai Rp.457.914.9.22 6.753.2006 Tahun 2001 2002 2003 2004 2005 2006 ADH Berlaku 5.68 atau mengalami kenaikan sebesar 11.753. PDRB Perkapita Kota Kendari.242.415.26 5.63 0.733.216.20 ADH Konstan ’2000 4. Tahun 2002 dan 2006 3) PDRB Perkapita Salah satu tolok ukur untuk mengetahui tingkat kemakmuran suatu daerah dapat dilihat dari besarnya PDRB perkapita.39 22 Sumber : Pendapatan Regional Kota Kendari 2006 Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kota Kendari 2007 .090.30 7.590.610.266.811.443.77 peningkatan yang dicapai tahun 2006 lebih rendah jika dibanding dengan peningkatan PDRB per kapita Kota Kendari yang dicapai tahun 2005.457. Perbandingan perkembangan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Kendari dengan Sulawesi Tenggara selama tahun 1999 s.74 5.59 4.8.918.51 Pertumbuhan (%) 1.59 5.26 4.216.50 8.836.99 26.621.19 5.5.Pemerintah Kota Kendari Gambar 1.49 11.48 6. Tahun 2001 .930.03 5.5.987.99 5. Berdasarkan harga berlaku.078.28 18.930.540. Peran Sektor Ekonomi dalam PDRB Kota Kendari ADH Konstan.533.799. PDRB perkapita Penduduk Kota Kendari pada tahun 2006 sebesar Rp.78 6.49 persen.

PDRB Perkapita Kota Kendari Atas Dasar Harga Berlaku Gambar 1. PDRB Perkapita Kota Kendari Atas Dasar Harga Konstan Dari Gambar 1.7. Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kota Kendari 2007 23 .7 menunjukkan bahwa pendapatan perkapita masyarakat Kota Kendari tahun 2002 sebesar 3.20 % hal ini mengindikasikan bahwa ada peningkatan kegiatan ekonomi masyarakat dan semakin baiknya infrastruktur ekonomi yang mengakibatkan perputaran roda ekonomi semakin baik dan lancar.6.48 % mengalami peningkatan pada tahun 2006 sebesar 11.6 dan 1.Pemerintah Kota Kendari Gambar 1.

khususnya di daerah kumuh dan padat penduduk. maka setiap KK membutuhkan air untuk dikonsumsi sebesar 300 liter/hari/KK. Dengan demikian untuk menutupi kekurangan kapasitas produksi terhadap kebutuhan penduduk dengan asumsi 115 liter/jiwa. ke kali/sungai dan sebagian lagi membuangnya ke saluran-saluran drainase yang ada. sumur dalam (artesis). Air Minum Sumber air minum yang digunakan oleh penduduk Kota Kendari. Sebagian ada yang membuangnya langsung ke cubluk atau septic tank pribadi. dengan demikian Teluk Kendari merupakan “Septick Tank Raksasa” yang tentunya hal ini akan menjadi ancaman Kelestarian Teluk Kendari. pada saat ini dibuang ke Teluk Kendari atau ke sungai yang juga mengalir ke Teluk Kendari. Khusus untuk layanan PDAM Kota Kendari saat ini adalah 16. Pelayanan sanitasi dilakukan dengan didukung oleh 2 buah armada mobil tinja.59 % dari jumlah penduduk. Masalah yang berkenan dengan sanitasi adalah masih banyaknya masyarakat yang belum memiliki sistem pembuangan air limbah (sanitasi) yang baik. sumber mata air dan sebagian lagi memperoleh air minum dari berbagai sumber air permukaan (sungaisungai kecil) yang ada di Kota Kendari. sumur dangkal (gali).389 SR atau 32. Sistem pengolahan air limbah olahan yang tidak bersifat polutan. Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kota Kendari 2007 24 . Sanitasi Pada saat ini penduduk Kota Kendari umumnya membuang air limbahnya ke berbagai macam saluran pembuangan yang ada. Tingkat kebocoran atau kehilangan air PDAM baik teknis maupun non teknis sebesar 41%. Kondisi tersebut akan menurunkan kualitas lingkungan.4 PRASARANA FISIK A. umumnya berasal dari PDAM.Pemerintah Kota Kendari 2. maka saat ini pihak PDAM melakukan penggiliran air setiap hari sekali pada setiap unit lingkungan permukiman. B. Apabila asumsi untuk setiap KK terdiri dari 5 jiwa dengan kebutuhan 60 liter/jiwa/hari. dengan demikian jumlah volume air yang dapat didistribusikan ke pelanggan dalam pemberian pelayanan hanya mencapai 59 % dari total produksi PDAM 223/l/dt.

(2) Pengumpulan dan pemindahan ke TPS. kedua alat berat ini di fungsikan untuk menggusur atau meratakan sampah yang telah bertumpuk di TPA atau menutupi lubang yang telah di isi sampah. sehingga lebih diutamakan pada jalan utama dan jalanjalan penghubung yang volume sampahnya banyak dan dihuni oleh penduduk yang padat.25 M3 / hari (36. Namun masih ada beberapa kelurahan yang pelayanan pengangkutan sampahnya baru dilayani dua kali dalam seminggu. Hal ini disebabkan karena keterbatasan atau masih kurangnya armada sampah yang dimiliki. Pengelolaan persampahan termasuk pengangkutan sampah yang dihasilkan dari penyapuan jalan. melalui Dinas Kebersihan dengan sistem pengelolaan yang terdiri dari tahapan : (1) Pewadahan. (63. Tempat Pembuangan Akhir Di Kota Kendari terdapat 2 (dua) lokasi TPA yaitu TPA Tobuuha (3 Ha) dan di Puwatu (12.06 M3 / hari. 3729/2003 dan No. saat ini terdapat 19 unit armada truk (semuanya baik ). pembabatan serta pembersihan drainase telah berjalan dengan baik atau telah dilaksanakan oleh pengangkutan sampah sesuai mekanisme yang telah disusun oleh Dinas Kebersihan Kota Kendari. Persampahan Pengelolaan sampah saat ini dikelola oleh Pemerintah Kota Kendari. Sarana yang dimiliki/ digunakan di TPA Puwatu adalah 1 unit Buldoser dan 1 unit Loader. Untuk mendukung pelayanan pengangkutan sampah.Pemerintah Kota Kendari C. dan 4 unit armada Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kota Kendari 2007 Ha atau 124.50%) yang belum tertanggulangi sebesar 164. restoran. hotel. Sampah yang terangku 384. Amroll Truk yang dilengkapi 25 . D. Pembuangan sampah di kelurahan Tobuuha menggunakan Sistem Controlled Landfill walaupun sebenarnya fasilitas TPA yang ada dapat dilaksanakan dengan sistem sanitary Landfill. (3) Pengangkutan dan pembuangan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). pengikisan rumput. 32 M3/hari (dengan perhitungan produksi sampah perorang 2. Produksi sampah di Kota Kendari saat ini mencapai 549. Pelayanan sampah saat ini baru mencapai 54 kelurahan dalam 10 wilayah kecamatan se Kota Kendari.4269 3730/2003). sedangkan di TPA Puwatu dengan menggunakan sistem open dumping. kapal dan lain – lain .269 M2 sesuai sertifikat No.50 %).43 liter/orang/hari ) 15 % diantaranya adalah sampah non pemukiman (pasar) .

baik pada saluran primer. pembangunan duiker yang rendah.        Pengaruh ketinggian (kontur) serta pola Pembangunan yang cenderung mengikuti jalur jalan (ribbon development) Pengaruh pasang surut. Pembuatan saluran buangan yang hanya mengalirkan ke sungai. Drainase Sistem drainase Kota Kendari relatif banyak telah tertangani secara fisik. utamanya pada daerah–daerah yang rendah terhadap permukaan laut. Beban saluran yang terlalu besar. kemiringan. Hal ini memunculkan persoalan baru karena di beberapa lokasi pusat kota dan permukiman baru rawan akan genangan air/banjir.lorong / jalan setapak dan kompleks pemukiman yang tidak dapat di jangkau oleh Armada Sampah. Dan untuk lebih memudahkan warga yang tinggal dilorong. Secara umum masalah drainase adalah sebagai berikut . dengan lamanya genangan antara 3 sampai 24 jam. sehingga penampungan tidak dapat dimuat. Kurangnya pemeliharaan (penyempitan saluran/gorong-gorong) Hambatan Hidrolisis (lekukan. E. dsb). dengan tidak memperhitungkan daya tampung limpahan pada musim hujan.Pemerintah Kota Kendari dengan Bak Kontainer sebanyak 6 buah. Keadaan eksisting drainase Kota Kendari sangat tergantung dengan jumlah lokasi rawan banjir (genangan) sebanyak 11 lokasi. Pembangunan rumah di daerah tangkapan air. Namun akibat perkembangan kota dan terbukanya jalan-jalan baru serta terbangunnya beberapa kawasan perdagangan dan pemukiman maka kantongkantong air sebagai tangkapan hujan telah banyak yang beralih fungsi sehingga menyebabkan volume air melalui drainase kota semakin meningkat ditambah lagi endapan lumpur/sedimen akibat bawaan air hujan mengakibatkan volume saluran semakin terbatas untuk mengalirkan air. cekungan. Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kota Kendari 2007 26 . sekunder maupun tersier khususnya yang berasal dari proyek Sulawesi II UDP. maka diberikan dukungan angkutan mini berupa Gerobak Sampah dan Motor sampah guna mengangkut sampah dari rumah ke TPS.

98 Km Km Km Km Km : 247. dan pemerintahan. rusak berat/sedang/ringan.18 : 482.49 126.72 41. Tipe Kondisi Jalan Baik Sedang Rusak Rusak Berat Panjang Total Sumber : RPIJM. pendidikan. Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kota Kendari 2007 27 .60 No. 2. maka pemeliharaan jalan sangat kecil utamanya pada daerah-daerah pinggiran.07 Panjang (Km) 2006 151. walaupun ada beberapa ruas jalan (utamanya kolektor) yang kondisinya jelek. industri. rusak sedang. 1. 4. serta dengan kecenderungan biaya pemeliharaan lebih banyak dengan swadaya masyarakat. Kondisi Jalan Kota Kendari (2007) Panjang (Km) 2005 126.63 119.10 218. Secara umum kondisi prasarana jalan masih dalam kategori baik dan sedang.Pemerintah Kota Kendari F.50 482.57 Km yang terdiri dari :     Jalan negara Jalan Propinsi Jalan Kota Jalan Lokal Jumlah : : 47.60 Tabel 1. sedang dan sungai kecil serta di atas drainase dapat diklasifikasikan dalam kondisi baik.60 Panjang (Km) 2007 158 106.95 373. Jalan Kota Sesuai hasil pemutakhiran data jalan Kota Kendari.48 482. kondisi baik.65 121. Masalah utama mengenai jalan Kota ini antara lain dengan tingkat kemampuan pemeliharaan hanya sekitar 20 % baik secara rutin maupun periodik. perdagangan. terlihat bahwa panjang jalan dalam Kota Kendari secara keseluruhan adalah 468. rusak kecil. 2008 Klasifikasi jalan tersebut di atas masuk dalam kategori berfungsi dan belum berfungsi. dan jenis permukaan jalannya. rusak berat. Demikian pula halnya terhadap kondisi jembatan yang melintasi di atas sungai besar.8. sentra-sentra permukiman. 3.47 209. Thn. dan belum berfungsi baik akibat sempitnya lebar jembatan dan lain sebagainya yang kesemuanya ini mengakibatkan gangguan terhadap kelancaran arus lalu lintas terutama pada kawasan-kawasan pengembangan baru Kota seperti di sekitar terminal regional type A.72 : 145.

Sub terminal Pasar Baru Wua-wua dan Sub terminal Pasar Baruga. di satu sisi kondisi jalan rusak mengalami penurunan. dimana kondisi permukaan jalan yang baik dan sedang mengalami peningkatan. telah dibangun 1 (satu) unit Terminal Regional Type A yang terletak di Kelurahan Abeli Dalam. Keberadaan Terminal Regional Type A ini adalah jenis terminal Antar Pulau Antar Provinsi (AKAP) yang diharapkan akan menjadi pintu gerbang Sulawesi Tenggara dari dan ke Propinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah pada tingkat Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kota Kendari 2007 28 . selain itu perlu ada peninjauan kembali lokasi Terminal regional. Kondisi Jalan di Kota Kendari Dari Gambar 1. Terminal Terminal di Kota Kendari yang telah berfungsi adalah terminal Puwatu.8. Pada pelaksanaan Sulawesi II UDP/P3KT. dan beberapa sub-sub terminal seperti Sub terminal Pasar Sentral Kota.8 terlihat bahwa kondisi jalan di Kota Kendari mengalami peningkatan kualitas. G.Pemerintah Kota Kendari Gambar 1. yang saat ini belum difungsikan akibat prasarana jalan dari dan menuju terminal belum rampung dilaksanakan.

serta mendukung program “Asian Asia Highway” pada tingkat multilateral. Gambar 1. dimana pada saat ini taman kota dan median jalan tersebar pada 31 lokasi dengan luas keseluruhan kurang lebih 84. dengan Jalur Sampara (Totombe) sekitar 7 Km.9.9 M2. Taman Kota Taman dalam Kota Kendari. secara keseluruhan berada dalam pengelolaan Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman. Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kota Kendari 2007 29 . jalur menuju ke Abeli Dalam di dukung dengan tersediaanya 4 ruas jalan dengan kondisi umum pada saat ini dalam keadaan rusak berat. Terminal -Terminal di Kota Kendari H. Jalur ke Home Base dengan 12 Km dan Jalur ke Puwatu dengan jarak 7 Km. Untuk mendukung pelayanan terminal Type A tersebut.312. Secara umum kondisi terminal Type A yang terletak di Abeli Dalam. Jalur Pintu Gerbang (Ranomeeto) sekitar 6 Km.Pemerintah Kota Kendari regional Pulau Sulawesi.

Pasar Baruga. Pasar Andonohu.paru Kota. Pencurian ( Vandalisme ) Masih rendahnya Intensitas pemeliharaan disebabkan karena kurangnya fasilitas yang di miliki. sementara lapangan terbuka. Pasar Sentral Kota ( Terletak di Kecamatan Kendari ). berfungsi sebagai jalur hijau maupun sebagai paru.75 ha 4. Mall Mandonga yang mencakup pasar basah. Taman Kota di Perbatasan dan di Tahura Murhum Taman yang ada saat ini dicirikan sebagai “taman tempat bermain“ hanya terdapat disekitar Kendari Beach. Taman Kota atau Hutan Kota yang ada.5 Ha 2.5 ha 5. . Pasar Sentral Wua-Wua. Luas 1.Pasar yang tergolong aktivitasnya menengah : 1. Belum terlaksananya pola kemitraan dalam pengelolaan Taman yang merupakan kerjasama Pemerintah dengan pihak swasta / masyarakat. Pasar Perdagangan lokal yang ditunjang dengan keberadaan Pasar di Kota Kendari merupakan pasar rakyat yang aktivitasnya menengah–kecil. Terdapat 5 pasar yang aktivitasnya tergolong menengah dan 3 pasar yang tergolong kecil yaitu. luas 0. I.2 ha 3. luas ± 2Ha Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kota Kendari 2007 30 . Permasalahan umum yang dialami dalam pengelolaan pertamanan adalah :     Masih rendahnya apresiasi masyarakat terhadap pemeliharaan taman yang ada Kerusakan taman dengan adanya pembangunan sarana lain misalnya pengalian PDAM atau Telepon. Gangguan Hewan Liar.Pemerintah Kota Kendari Gambar 1. luas 1. luas ± 1.10.

Gambar 1. Dukungan jalur trayek dan transportasi menjadi penyebab utama hal tersebut. Hal ini menyebabkan terjadinya kemacetan lalu lintas sehingga arus kendaraan kurang lancar.5 ha 2. luas 0. luas 1. Pelabuhan Kota Kendari memiliki sarana pelabuhan laut yang cukup representatif.5 ha Kondisi kedua pasar yang tergolong padat (Pasar Sentral Kota dan Pasar Sentral Wua-wua) sudah tidak memadai lagi karena antara kegiatan pasar dan terminal menjadi satu sedemikian rupa. Pasar Purirano (belum berfungsi). dan tiga buah dermaga perikanan dan fasilitas dock kapal. J. Namun dalam perkembangannya kedepan keberadaan pelabuhan tersebut muncul kekhawatiran eksistensi fasilitas pelabuhan tersebut.Pemerintah Kota Kendari . satu buah dermaga PERTAMINA. sehingga program investasi untuk pengembangan ke tiga Pasar perlu diprioritaskan mengingat potensi yang dimiliki cukup baik untuk pengembangan PAD. prasarana pendukung Pasar Andounohu. sampai saat ini belum berfungsi karena kurangnya pedagang yang berminat. Lapulu dan baruga masih relatif terbatas. Pasar Labibia. sehingga antara keduanya terjadi benturan kegiatan pada ruang yang sempit. yakni satu buah dermaga untuk pelayaran nusantara. Pasar Purirano yang terletak di Kelurahan Purirano. satu buah dermaga Ferry.5 ha 3. Pasar Lapulu. yang kesemuanya berlokasi di Teluk Kendari. serta satu buah pelabuhan samudera perikanan. Sementara itu.11. Pelabuhan Laut di Kota Kendari Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kota Kendari 2007 31 . karena proses pendangkalan Teluk Kendari. luas 0. dua buah pelabuhan untuk pelayaran rakyat.Pasar yang tergolong kecil : 1.

Menurut data dari PT. Arus informasi yang besar saat ini memberikan dampak pada pentingnya komunikasi bagi masyarakat. menengah dan besar. baik melalui PLN maupun yang dikelola oleh pihak Swasta melalui kemitraan. yakni Rayon BenuBenua (RBB) dengan daya terpasang sebesar 11. saat ini pelanggan telepon berjumlah 282. Pengelolaan listrik di kota Kendari seluruhnya dikelola oleh PT. di kota Kendari terdapat 47 unit Warung telekomunikasi (Wartel) yang tersebar di enam wilayah kecamatan. kota Kendari memiliki utilitas dan fasilitas kota yang cukup memadai untuk kenyamanan aktivitas warga maupun dunia usaha. khususnya di kota Kendari sebagai kota yang baru berkembang. pelayanan kelistrikan di Kota Kendari sudah maksimal.Pemerintah Kota Kendari K.616 KVA dan kapasitas terpakai sebesar 23. dengan demikian.616 KVA yang terbagi dalam dua Rayon.TELKOM Tbk. Saat ini di kota Kendari tersedia fasilitas telepon selular yang dikelola oleh operator swasta dan telepon otomat yang dikelola oleh PT. dalam rangka memenuhi permintaan atas jasa kelistrikan yang terus bertambah setiap tahunnya sangat dibutuhkan adanya sumber energi listrik baru.316 KVA dan Rayon Wua-wua (RWW) dengan daya terpasang sebesar 12.495 dengan prosentase kenaikan permintaan sebesar 11. Unit Pelayanan Kendari. selanjutnya dalam rangka mengantisipasi permintaan konsumen. Dari data tersebut sangat jelas terlihat bahwa. Sarana Komunikasi Sebagai ibukota Propinsi.300 KVA. Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kota Kendari 2007 32 . sangat diharapkan adanya upaya penambahan pelayanan dan penambahan jaringan. dengan kata lain tidak ada lagi pasokan energi dimana energi yang dihasilkan semua telah digunakan atau dimanfaatkan oleh masyarakat.71%. TELKOM yang dapat digunakan untuk percakapan lokal hingga saluran internasional. Dengan melihat tingginya angka permintaan terhadap fasilitas telekomunikasi. L.300 KVA dan daya terpakai sebesar 12.PLN Persero Cabang Kendari.316 KVA dan daya terpakai 11. Listrik Kondisi sarana listrik di Kota Kendari saat ini jaringannya telah mencapai seluruh wilayah kota dengan kapasitas terpasang sebesar 23. tersedia berbagai infrastruktur yang dapat menunjang kegiatan-kegiatan ekonomi dan pembangunan dari yang berskala kecil.

Tugas pokok Sekretaris Daerah adalah membantu Walikota dalam melaksanakan tugas penyelenggaraan pemerintahan. administrasi. 6 tahun 1995 tentang Pembentukan Daerah Tingkat II Kotamadya Kendari dan Peraturan Pemerintah Nomor 41 tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah. A. sedangkan untuk pembentukan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) melalu Peraturan Walikota. Peraturan Daerah Nomor 10 tahun 208 tentang Pembentukan Organisasi dan tata kerja Sekretariat Daerah dan Sekretariat DPRD Kota Kendari. (c) pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan Pemerintah Daerah. serta Peraturan Daerah Nomor 11 tahun 2008 tentang Pembentukan Organisasi dan tata kerja Kecamatan dan Kelurahan Kota Kendari. serta menyusun kebijakan dan mengoordinasikan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). untuk melaksanakan tugas pokok tersebut. dan Asisten Administrasi Umum (Asisten III). organisasi dan tata laksana serta memberikan pelayanan administrasi. fungsi dari Sekretariat Daerah ini mencakup: (a) penyusunan kebijakan Pemerintah Daerah. maka disusunlah Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah Kota Kendari melalui Peraturan Daerah. SEKRETARIAT DAERAH Sekretariat Daerah merupakan unsur staf Pemerintah Kota Kendari yang dipimpin oleh seorang Sekretaris Daerah yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Walikota. (f) pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Walikota sesuai tugas dan fungsinya.Pemerintah Kota Kendari 2. (b) pengoordinasian pelaksanaan tugas Dinas Daerah dan lembaga teknis daerah. Di bawah Sekretaris Daerah terdapat 3 (tiga) orang Asisten yaitu Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II). Perangkat Daerah Kota Kendari yang dibentuk dikelompokan menjadi 4(empat) terdiri dari Peraturan Daerah Nomor 8 tahun 2008 tentang Pembentukan Organisasi dan tata Kerja Lembaga Teknis Daerah Kota Kendari. Peraturan Daerah Nomor 9 tahun 2008 tentang Pembentukan Organisasi dan tata kerja Dinas daerah Kota Kendari.5 TUPOKSI DAN STRUKTUR ORGANISASI PEMERINTAH KOTA KENDARI Sebagai tindak lanjut dari pelaksanaan Undang-Undang No. (e) pembinaan administrasi dan aparatur Pemerimtah Daerah. Asisten Pemerintahan dan kesejahteraan rakyat membawahi. Sementara itu. Bagian Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kota Kendari 2007 Administrasi 33 .

Dinas Tata Kota dan Perumahan 5. Bagian Administrasi Perkonomian. dan Asisten Administrasi Umum membawahi. Adapun dinas Kota yang ada dilingkup Pemerintah Kota Kendari berjumlah 13 (tiga belas) dinas yang meliputi: 1. Dinas Pemuda. Dinas Pendapatan. Tenaga Kerja dan Transmigrasi 11. Dinas Perindustrian dan Perdagangan Koperasi dan UMKM Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kota Kendari 2007 34 . Dinas Pekerjaan Umum 4. Kebudayaan dan Pariwisata 8.Pemerintah Kota Kendari Pemerintahan Umum. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan 2. Dinas Kebersihan 9. Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat. Dinas Kota mempunyai tugas melaksanakan urusan Pemerintahan Daerah berdasarkan asas otonomi daerah dan tugas pembantuan serta pelaksanaan tugas desentralisasi. Olahraga. B. DINAS KOTA Dinas Kota merupakan unsur pelaksana teknis kegiatan Pemerintah Kota yang dipimpin oleh seorang Kepala Dinas yang berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Walikota melalui Sekretaris Daerah. Bagian Hukum dan Perundang-undangan. Dinas Dinas Perhubungan 6. Dinas Kota mempunyai fungsi: (1) Perumusan kebijakan teknis sesuai dengan lingkup tugasnya. serta Bagian Umum. Asisten Perekonomian dan embangunan membawahi. Dinas Kelautan dan Perikanan 13. Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah 7. (2) Penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum sesuai dengan lingkup tugasnya. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil 10. dan Bagian Administrasi Kemasyarakatan dan Humas. Dinas Sosial. dan Bagian Administrasi Sumber Daya Alam. Dinas Pertanian dan Kehutanan 12. Bagian Administrasi Pembangunan. Bagian Organisasi dan Tatalaksana. Dinas Kesehatan 3. Untuk menjalankan tugas tersebut. (3) Pembinaan dan pelaksanaan tugas sesuai denganlingkup tugasnya.

Lembaga Teknis Daerah mempunyai tugas membantu Walikota dalam penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dibidangnya. Untuk menjalankankan tugas yang dimaksud. (4) Pembinaan kesejahteraan sosial. 4. KECAMATAN Pemerintah Kota Kendari terdiri dari 10 wilayah kecamatan yang merupakan perangkat daerah yang mempunyai wilayah kerja tertentu. produksi. (5) Pembinaan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kota Kendari 2007 35 . 8. (2) Pembinaan ketentraman dan ketertiban. 7. pembangunan. Camat mempunyai tugas memimpin penyelenggaraan pemerintahan. 6. Inspektorat Daerah Badan Perencanaan Pembangunan & Penanaman Modal Daerah Badan Kesatuan Bangsa. 3. 5. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abunawas D.Pemerintah Kota Kendari C. dan (2) Pelayanan penunjang penyelenggaraan pemerintahan daerah. Lembaga Teknis Daerah mempunyai fungsi: (1) Perumusan kebijakan teknis sesuai dengan lingkup tugasnya. Politik dan Linmas Badan Kepegawaian Daerah Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga Berencana Kantor Lingkungan Hidup Kantor Penyelenggaran Pelayanan Perizinan Kantor Pemadam Kebakaran Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah 10. 2. Lembaga Teknis Daerah Kota Kendari terdiri: 1. dan pembinaan kehidupan kemasyarakatan. (3) Pembinaan pembangunan meliputi pembinaan sarana dan prasarana perekonomian. LEMBAGA TEKNIS DAERAH Lembaga Teknis Daerah merupakan unsur penunjang Pemerintah Daerah yang berbentuk Badan ataupun Kantor dan dipimpin oleh seorang Kepala yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Walikota melalui Sekretaris Daerah. Dalam menyelenggarakan tugas tersebut. dan pembinaan pembangunan pada umumnya serta pembinaan lingkungan hidup. Camat mempunyai fungsi: (1) Penyelenggara tugas-tugas pemerintahan umum dan pembinaan Pemerintah Kelurahan. dipimpin oleh camat yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Walikota melalui Sekretaris Daerah. 9.

yang dipakai ex-MTQ yang menjadi icon bagi masyarakat Sulawesi Tenggara khususnya masyarakat Kota Kendari Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kota Kendari 2007 36 . tersedia berbagai infrastruktur yang dapat menunjang kegiatankegiatan ekonomi dan pembangunan dari yang berskala kecil menengah dan besar. 2. (6) Penyusunan rencana program. Tersedia pula Pusat Promosi dan Informasi Daerah (P2ID) yang memanfaatkan lahan seluas ± 50 Ha dan saat ini sedang dalam proses pembenahan kembali. Potensi Lokal Kota Kendari Sebagai ibukota Propinsi Sulawesi Tenggara. LINGKUNGAN STRATEGIS YANG BERPENGARUH A. Sekretariat DPRD mempunyai tugas memberikan pelayanan kepada anggota DPRD Kota. dan (c) Mengelola tatausaha DPRD. telepon otomat untuk percakapan lokal hingga saluran internasional. SEKRETARIAT DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah merupakan unsur pelayanan terhadap DPRD Kota. pembinaan administrasi. tersedia terminal angkutan darat yang merupakan tempat asal dan tujuan bus-bus angkutan penumpang dari dan ke luar propinsi. Sedangkan untuk kebutuhan air minum telah tersedia PDAM Kota Kendari dengan kapasitas produksi 223 liter/detik. dalam melaksanakan tugasnya sebagaimana tersebut di atas Sekretariat DPRD menyelenggarakan fungsi : (a) Memfasilitasi rapat anggota DPRD. E. telah terbangunnya tugu Persatuan dengan luas lahan kurang lebih 10 Ha. tersedia pula energi listrik yang jaringannya telah mencapai seluruh wilayah kota. (b) Melaksanakan urusan rumah tangga DPRD. ketatausahaan dan rumah tangga. Jaringan jalan dari pusat hingga wilayah pinggiran kota telah terbuka.Pemerintah Kota Kendari pelayanan umum.6. tersedia fasilitas telepon selular. Kota Kendari saat ini memiliki utilitas dan berbagai fasilitas yang memadai untuk kenyamanan dan aktifitas warga maupun dunia usaha. dipimpin oleh seorang Sekretaris yang bertanggung jawab kepada pimpinan DPRD dan secara administratif dibina oleh Sekretaris Daerah. angkutan kota cukup tersedia dan beroperasi setiap hari untuk mengangkut penumpang dan barang ke semua jalur. dengan jaringan pipa yang hampir mencapai seluruh wilayah kota.

karena manusia merupakan kekuatan utama pembangunan.346.346 orang. Keterampilan. Fasilitas pendidikan di Kota Kendari saat ini dari tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Perguruan Tinggi (PT) baik negeri maupun swasta dengan berbagai disiplin ilmu serta lembaga pendidikan luar sekolah yang cukup lengkap.Pemerintah Kota Kendari Selain itu Kota Kendari memiliki sarana pelabuhan udara dan dermaga laut yang cukup representatif. budi pekerti. Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kota Kendari 2007 37 . satu buah dermaga pertamina dan tiga buah dermaga perikanan serta fasilitas dok kapal di Kelurahan Kasilampe. Kepribadian dan semangat kebangsaan. Untuk menunjang sistem keuangan terdapat Bank-Bank Pemerintah dan Swasta dengan kantor cabang maupun unit yang tersebar dalam wilayah kota serta lembaga-lembaga keuangan lainnya. sehingga dapat ditumbuhkan sendiri manusia-manusia serta pembangunan bertanggung yang mampu atas membangun dirinya bersama-sama jawab pembangunan bangsa.396 orang dan guru sebanyak 1. Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) sebanyak 36 buah dengan jumlah murid 15. Sektor pendidikan menduduki peranan penting dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Kebijaksanaan yang ditempuh pemerintah adalah penyediaan fasilitas pendidikan yang meliputi penambahan kuantitas maupun perbaikan kualitas pendidikan. maka dengan demikian sistem pendidikan di Kota Kendari adalah bagian Integral didalam sistem Pendidikan Nasional yaitu berdasarkan Pancasila dan bertujuan untuk meningkatkan dan mempertinggi ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. dua dermaga untuk pelayaran rakyat.346 orang. Sekolah Dasar (SD) sebanyak 124 Buah dengan jumlah murid 33. Kecerdasan.220 orang.714 orang dan Guru sebanyak 1. Pendidikan Tinggi (PT) sebanyak 17 unit dengan jumlah Mahasiswa sebanyak 16. Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) sebanyak 38 buah dengan jumlah murid 13. satu buah dermaga feri. fasilitas pendidikan di Kota Kendari dapat dirinci sebagai berikut : • • • • • Taman Kanak-Kanak (TK) 74 Buah dengan jumlah murid dan guru masing-masing 2.099 orang dan guru sebanyak 1. sebuah dermaga untuk pelayaran nusantara.797 dan 271 orang.

Air Terjun Lahundape. Teluk Kendari. 17.014 orang dengan nilai investasi diperkirakan sebesar Rp. swalayan dan obyek wisata pantai yang indah dan asri.082 orang. juga terdapat berbagai fasilitas olahraga berupa stadion. terdapat sebanyak 1. Goa Jepang. serta industri rumah tangga. diskotik.72% adalah tenaga kerja lainnya. Pengeluaran industri besar/sedang untuk tenaga kerja tahun 2006 sebesar Rp. Menurut status pekerjaan mereka. Tambak Wisata.8.55 milyar. Industri kecil tersebut meliputi industri kerajinan. Makam Raja Sao-Sao. Pantai Nambo. tersedianya kawasan industri Perikanan seluas ± 25 Ha dan sebuah kawasan industri baru disediakan untuk dimanfaatkan oleh para investor yang hendak menanamkan modalnya/mendirikan pabrik di Kota Kendari. serta tempat hiburan berupa bioskop. Di Kota Kendari terdapat 679 industri kecil dengan jumlah tenaga kerja 3. bahan pangan dan minum. Makam Syech Abdul Wahid.344. Pantai Maya Ria. klinik dan apotek yang didukung oleh tenaga ahli. lapangan golf dan berbagai olahraga lain termasuk fasiltas olahraga dayung. toko. Hutan Nanga-Nanga. Pulau Bungkutoko.Pemerintah Kota Kendari Fasilitas kesehatan cukup lengkap dari Rumah Sakit (Negeri dan Swasta).28% adalah tenaga kerja produksi dan sebanyak 702 orang atau 33. milyar. di samping itu tersedia pula fasilitas rumah makan. Dari hasil survei industri menunjukkan bahwa jumlah perusahaan industri besar/sedang di Kota Kendari tahun 2006 tercatat sebanyak 21 buah perusahaan dan menyerap tenaga kerja sebanyak 2. disamping itu di Kota Kendari juga terdapat pantai Kendari yang lebih dikenal dengan “Kendari Beach” yang setiap harinya ramai oleh para pengunjung karena ditempat tersebut terdapat berbagai jenis makanan yang dijajakan oleh para pedagang dari yang tradisional sampai makan yang bergaya modern. Perkembangan sektor industri di Kota Kendari terus memperlihatkan perkembangan yang menggembirakan hal ini dapat dilihat dengan makin banyaknya masyarakat yang membuka berbagai bidang usaha.380 orang atau 66. Dalam menunjang pengembangan wisata di Kota Kendari saat ini telah terdapat 71 unit hotel serta beberapa restoran dan rumah makan. Diharapkan pada masa yang akan datang terjadi penambahan investasi di bidang industri baik Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kota Kendari 2007 38 . Puskesmas. Potensi wisata Kota Kendari saat ini antara lain : Tahura Murhum.

selain BKPRS yang ada Kota Kendari juga telah ditetapkan sebagai pusat pengembangan KAPET BUKARI sehingga Kota Kendari menjadi pusat yang akan memberikan pelayanan kepada kabupaten kota di Provinsi Sulawesi Tenggara dalam pengembangan pembangunan perekonomian daerah. Pembangunan dalam lingkup regional satuan Pulau Sulawesi. pariwisata. baik ekonomi. pelaksanaan. Melalui pelaksanaan otonomi daerah dan didukung oleh gerakan reformasi di segala bidang menjadikan hubungan antara unsur-unsur birokrat. dan potensi lainnya dapat berkembang dengan lebih baik apabila peran lembaga BKPRS dapat dioptimalkan. Lingkungan Strategis Skala Regional Kota Kendari sebagai salah satu dari beberapa Propinsi yang ada di Pulau Sulawesi memiliki keterkaitan yang erat dengan beberapa propinsi lainnya. DPRD. sosial. maupun antar regional se-Indonesia. Perencanaan. Badan inilah yang mengkoordinir pelaksanaan koordinasi antar propinsi se-Sulawesi pada lingkup regional dan sekaligus menggalang kerjasama pada tingkat antar propinsi se-Sulawesi. maupun budaya. Potensi yang dimiliki oleh Kota Kendari seperti potensi ekonomi. sehingga diharapkan menjadikan suatu komitmen dalam mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat . B. menengah. dalam hal kerjasama. Oleh sebab itu kontribusi Pemerintah Kota Kendari terhadap organisasi lingkup regional se-Sulawesi ini perlu lebih ditingkatkan pada masa-masa mendatang. selama ini telah digagas dalam wujud Badan Kerjasama Pembangunan Regional Sulawesi (BKPRS). C. Sulawesi Utara. pengawasan dan evaluasi pembangunan secara partisipatif dengan melibatkan masyarakat dan pihak swasta semakin intens dilakukan dalam kerangka menuju tata kepemerintahan yang baik (Good Governance) serta tata Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kota Kendari 2007 39 . serta Sulawesi Barat.Pemerintah Kota Kendari industri besar. masyarakat dan stakeholders lainnya semakin dekat. Gorontalo. seperti Sulawesi Selatan. Sulawesi Tengah. pertanian. sedang maupun kecil yang dapat menyerap tenaga kerja lebih besar. Isu-Isu Nasional Yang Berpengaruh Otonomi daerah telah memberi peluang yang luas bagi pelaksanaan pembangunan di Kota Kendari.

isu strategi pembiayaan pembangunan pada negaranegara miskin maupun negara-negara sedang berkembang seperti Indonesia semakin menjadi perhatian penting. masyarakat dan pihak swasta. dan nepotisme (KKN) merupakan penyakit sosial yang menggerogoti sendi-sendi keberhasilan pembangunan baik skala nasional. D. pemerataan. pengawasan dan evaluasi pembangunan yang dijalankan oleh pemerintah daerah bersama-sama dengan DPRD. dan aktifitas transportasi mengakibatkan timbulnya permasalahan baru. Isu ekonomi kerakyatan menjadi isu penting dalam rangka pemberdayaan ekonomi masyarakat. banjir besar. Upaya-upaya pemberantasan KKN senantiasa digalakkan untuk pencapaian tujuan-tujuan luhur pembangunan serta efektifitas dan efisiensi perencanaan. illegal logging. maka strategi pembiayaan pembangunan dapat dilakukan melalui mekanisme carbon trade yakni upaya jual-beli karbon. Kota Kendari dalam Pengaruh Isu Global Pelestarian lingkungan hidup merupakan isu semua negara di dunia ini. seperti: Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kota Kendari 2007 40 . Dikaitkan dengan isu lingkungan. pendangkalan pantai akibat sedimentasi. dan sebagainya. dan keamanan). kolusi. pelaksanaan. Telah terbukti bahwa kekuatan ekonomi yang bertumpu pada ekonomi kerakyatan mampu bertahan pada saat terjadi krisis ekonomi dan moneter sekitar tahun 1997. semakin intensifnya penggunaan lahan untuk aktifitas permukiman. regional maupun lokal. Degradasi lingkungan yang semakin parah dipicu oleh semakin berkembangnya jumlah penduduk. permukiman kumuh. Perdagangan karbon atau carbon trade dapat dilakukan apabila ada upayaupaya ke arah pemikiran strategis pembangunan.Pemerintah Kota Kendari pembangunan yang berbasis pada partisipasi masyarakat (Good Urban Partisipation) berdasarkan asas-asas trilogi pembangunan (pertumbuhan. sedangkan kekuatan ekonomi yang berbasis pada konglomerasi telah gagal mengangkat kekuatan ekonomi nasional yang diiringi dengan kebangkrutan beberapa perusahaan dan bank serta kegiatan usaha yang berskala besar lainnya. Pada dekade terakhir. sebuah nomenlaktur baru untuk uapaya-upaya pelestarian lingkungan. industri berskala besar. abrasi pantai. seperti timbulnya berbagai penyakit kronis yang terkait dengan lingkungan yang semakin tidak sehat. Korupsi.

namun kewaspadaan terhadap isu-isu tersebut perlu ditingkatkan dalam rangka memelihara kondisi yang kondusif bagi upaya meningkatkan peran serta masyarakat dan investasi pihak swasta di Kota Kendari dalam bidang pembangunan di berbagai sektor. MAKSUD DAN TUJUAN LAKIP Good Governance merupakan prasyarat bagi setiap pemerintahan untuk mewujudkan aspirasi masyarakat dan mencapai tujuan serta cita-cita bangsa.Pemerintah Kota Kendari     Pembangunan pembangkit listrik tenaga panas bumi. meskipun indikasi hal tersebut belum terlihat dan terdengar di Kota Kendari. Metode yang dilakukan adalah menggunakan asumsi bahwa sistem yang baru sebagaimana beberapa contoh tersebut di atas melepaskan sedikit mungkin zat-zat polutan yang banyak mengandung karbon ke udara. terukur dan memiliki legitimasi sehingga penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan dapat berlangsung secara berdaya guna. bersih dan bertanggung jawab serta bebas dari korupsi. kolusi dan nepotisme. Hal ini terkait dengan bidang keamanan dan pengamanan pelaksanaan pembangunan. 2. dan sebagainya. berhasil guna. Isu global lainnya yang juga mempengaruhi pelaksanaan pembangunan di Kota Kendari adalah isu terorisme internasional. Dalam rangka itu diperlukan pengembangan dan penerapan sistim pertanggungjawaban yang tepat. Pelestarian hutan. sehingga selisih jumlah karbon antara sistem konvensional dengan sistem yang baru dapat dijual kepada negaranegara berkembang setelah melalui uji verifikasi terlebih dahulu oleh sebuah tim yang berkompeten dalam hal pengujian tersebut. Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kota Kendari 2007 41 . jelas.7. Tantangan ke depan terletak pada bagaimana instansi teknis terkait melakukan kreasi ke arah pemikiran-pemikiran strategis untuk mengatasi permasalahan pembiayaan pembangunan Kota kendari. reduce. Pemusnahan sampah melalui teknik thermal converter dan reneus. Penggantian sarana atau moda transportasi baru. recycle (3 R). Oleh sebab itu isu-isu lokal seperti pendangkalan Teluk Kendari dan pelestarian hutan serta DAS dapat menjadi isu global yang solusi penanganannya dapat dilakukan dengan memanfaatkan isu lingkungan hidup.

Laporan akuntabilitas Kinerja merupakan sarana evaluasi atas pencapaian Kinerja Pemerintah sebagai upaya untuk perbaikan kinerja dimasa mendatang. 2. Pertama. Laporan Akuntabilitas Kinerja merupakan sarana bagi Pemerintah untuk menyampaikan pertanggungjawaban kinerja kepada seluruh stakeholder. asas tertib penyelenggara negara. Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kota Kendari 2007 42 . Sistim pengukuran Kinerja sebagaimana dimaksud dalam LAKIP dimaksudkan sebagai bagian integral dari siklus Akuntabilitas Kinerja yang utuh yang memiliki 2 fungsi. asas profesionalitas dan asas akuntabilitas. Dalam rangka itu dikeluarkan Inpres No. Sebagai sarana evaluasi pencapaian kinerja oleh manajemen Pemerintah Kota Kendari bagi upaya-upaya perbaikan kinerja dimasa mendatang. asas proporsionalitas. asas keterbukaan. Dalam penjelasan pasal tersebut. asas kepentingan umum. Inpres ini memberikan tuntunan kepada semua Instansi Pemerintah untuk menyiapkan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) yang dilaporkan pada setiap akhir periode pelaksanaan program/kegiatan. Sebagai sarana pertanggungjawaban Pemerintah Kota Kendari atas capaian kinerja yang berhasil dicapai dan dilaksanakan selama satu tahun (tahun 2007). asas Akuntabilitas adalah asas yang menentukan bahwa setiap kegiatan dan hasil akhir dari kegiatan penyelenggara negara harus dapat dipertanggungjawabkan kepada rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi negara. Kedua. dengan demikian maksud dan penyusunan LAKIP Pemerintah Kota Kendari tahun 2007 adalah: 1. 28 Tahun 1999 dinyatakan bahwa asasasas umum penyelenggaraan negara meliputi asas kepentingan umum.Pemerintah Kota Kendari Dalam Pasal 3 Undang-Undang No. 7 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->