Anda di halaman 1dari 18

Trauma pada Hidung & Sinus Paranasal

Trauma pada Hidung & Sinus Paranasal:


1.Fraktur tulang hidung:
Fraktur tersering yg tdapat pd wajah Bentuk fraktur bisa angulasi tl hidung ke arah lateral, depressed a/ comminuted Fraktur tl hidung jarang berupa fraktur terbuka Klinis: Adanya deformitas tulang hidung Krepitasi Edem, hematom atau luka Epistaksis Hematom septum

Penunjang: Ro foto proyeksi tl hidung lateral/ foto spot os nasal/ foto lateral sinus paranasal dgn sentrasi pd os nasal Penanganan: Penting diperhatikan fungsi hidung & sal nafas atas Menghentikan epistaksis segera Pd Fr. Tl. hidung hampir tdk pernah dilakukan reposisi scr terbuka Pd Fr. Septum nasi, bl tdp obstruksi CN yg berat perlu reposisi terbuka Reposisi Fr. Tl. Hidung dilakukan secepatnya, maksimal 10 hr pasca trauma Untuk fiksasi tl. Hidung post reposisi Pasang gips pd hidung 2 mgg

2. Fraktur Os Frontal dan Sinus Frontal:


Fr. Os frontal umumnya bsifat depressed ke dlm a/ mpy grs fr.yg linear & bs meluas Ke daerah fasial yg lain. Bl trauma mengenai ddg depan Os frontal Fr. bs depressed a/ comminuted Bl Fr. Tsb tdp pd ddg posterior sinus frontal dpt tjd robekan dura likuore. Pemeriksaan Penunjang: Foto waters, lateral & posteroanterior a/ CT Scan

Diagnosis:

Bl Fr. hanya mengenai ddg depan sinus frontal Palpasi Bl tdp Fr. Terbuka dpt langsung dilakukan eksplorasi, reposisi & fiksasi dr fragmen2 Fr. Pd Fr. Tertutup perlu dibuat open reduction

FRACTURE

FRAKTUR OS FRONTALIS
FRAKTUR

FRAKTUR

FRAKTUR OS MAKSILARIS
BERMACAM-MACAM BENTUK A.L. : LE FORT I, II, III. TAPI UMUMNYA KOMBINASI GEJALA : PEMBENGKAKAN INFRAORBIT HIPESTESI CAB. N. V. 2 MALOKLUSI EPISTAKSIS ( LF II-III ) LIQUORRHEA, DSB. ( LF III )

LE FORT I PARTIAL

LE FORT I

Fraktur Le Fort II

LE FORT I
LE FORT III

LE FORT II

LE FORT III

PENTING R FOTO TERAPI L.F. I II III

: PALPASI : P.A. LATERAL, WATERS : REPOSISI & FIKSASI : PROSESUS ALVEOLARIS : FRAKTUR PIRAMIDAL : " CRANIOFACIAL DISJUNCTION "

FRAKTUR ZIGOMA

DIAGNOSIS : - PERIOBITAL EKHIMOSIS - DEPRESI TULANG YBS. DIPLOPIA - HIPESTESI CAB. N.V2 ( N. INFRAORBITALIS )
R FOTO : WATERS PERHATIKAN ADANYA PERSELUBUNGAN SINUS MAKSILARIS (HEMATOSINUS) REPOSISI UMUMNYA SECARA TERBUKA

FRAKTUR ZIGOMA

GARIS FRAKTUR

ORBITAL BLOW OUT FRACTURE

AFTER BLUNT TRAUMA TO THE EYE GLOBE FRACTURE OF THE ORBITAL FLOOR SYMPTOMS: ECCHYMOSIS OF THE ORBITA, SCLERA, AND CONJUNCTIVA DIPLOPIA ENOPHTALMOS INFRAORBITAL HYPESTESIA

X-RAY : WATERS ORBITAL FLOOR FRACTURE HERNIATION OF THE ORBITAL CONTENT HEMATOSINUS TREATMENT : REDUCTIONS APPROACH - TRANSANTRAL - INFRAORBITAL INCITION

BLOW OUT FRAKTUR

HEMATOSINUS

TERIMA KASIH