Anda di halaman 1dari 3

tugas sebelum perkuliahan

HYGIENE PERSONAL jawablah pertanyaan berikut. jawab dengan benar dan singkat. 1. Apa yang dimaksud dengan hygiene personal? 2. Apa tujuan hygiene personal? 3. Faktor faktor apa yang mempengaruhi pemenuhan hygiene personal? 4. Menurut saudara, apa saja yang termasuk kebutuhan hygiene personal? 5. Hal hal apa saja yang harus diperhatikan dalam pemenuhan kebutuhan hygiene personal? 6. Apa tujuan dari mandi? 7. Hal hal apa saja yang herus diperhatikan saat memandikan klien? 8. Sebutkan macam macam mandi! 9. Sebut dan jelaskan jenis jenis rambut dan kulit kepala! 10. Sebutkan tujuan dari mencuci rambut! 11. Apa indikasi dari vulva hygiene? 12. Apa beda vulva hygiene dan perianal hygiene? 13. Bagaimana ciri ciri kuku normal? 14. Sebutkan abnormalitas bantalan kuku! 15. Sebutkan masalah masalah yng sering timbul pada kuku = SELAMAT MENGERJAKAN = Diposkan oleh dita's idea di 01:43 0 komentar Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke Facebook

KEBUTUHAN DASAR MANUSIA : PERIANAL HYGIENE


A. PENGERTIAN Vulva hygiene : Membersihkan daerah genetalia wanita bagian luar (vulva) dengan menggunakan cairan anti septic. Perineal hygiene : Membersihkan daerah genetalia pria bagian luar (penis dan skrotum) dengan menggunakan cairan anti septic. B. TUJUAN 1. Tujuan vulva hygiene : a. Memberikan rasa nyaman b. Mencegah terjadinya infeksi daerah vulva & perineum maupun daerah uterus c. Membantu penyembuhan luka perineum 2. Tujuan perineal hygiene : a. Memberikan rasa nyaman b. Mencegah terjadinya infeksi daerah genetalia klien C. INDIKASI DAN WAKTU PERAWATAN HYGIENE 1. Vulva Hygiene a. Pelaksanaan 1) Rutin setiap pagi & sore hari pada ibu post partum 2) Pada pasien wanita yang memakai kateter tetap 3) Sebelum pengambilan spesimen urine 4) Sewaktu waktu bila diperlukan

b. Indikasi 1) Ibu post partum 2) Pasien yang mengalami luka pada vulva & perineum 3) Sebelum pemasangan kateter 4) Sebelum pengambilan spesimen urine 5) Pasien yang memakai kateter tetap 2. Perianal Hygiene a. Pelaksanaan 1) Rutin setiap pagi & sore hari (pada waktu mandi) 2) Pada pasien yang memakai kateter tetap 3) Sebelum pengambilan spesimen urine 4) Sewaktu waktu bila diperlukan b. Indikasi 1) Klien tirah baring yang lama 2) Klien dengan ADL dibantu penuh 3) Sebelum pemasangan kateter 4) Sebelum pengambilan spesimen urine 5) Pasien yang memakai kateter tetap E. PENGKAJIAN Ada tanda-tanda infeksi (rubor, kalor, dolor, tumor, functio lesia), nyeri, warna,bentuk, kelainan, luka, lendir. F. DIAGNOSA 1. Resiko infeksi b.d pertahanan primer tidak adekuat : trauma jaringan 2. Nyeri akut b.d agen cidera fisik : luka perineum G.PELAKSANAAN 1. Persiapan alat a. Mangkuk / kom steril b. Kapas steril c. Larutan savlon 1 % d. Pinset steril e. Alas bokong f. Sarung tangan g. Bengkok Pada ibu post partum ditambah : lidi kapas, obat-obatan sesuai advis dokter dan duk 2. Pelaksanaan a. Pada wanita : 1) Menjelaskan pada pasien tentang maksud dan tujuan tindakan 2) Menutup pintu, jendela dan korden 3) Alat-alat didekatkan ke px 4) Perawat mencuci tangan 5) Melepaskan pakaian bawah px & memasang alas bokong 6) Berikan posisi dorsal recumbent, observasi keadaan lochea (bau, warna untuk ibu post partum) 7) Letakkan bengkok diantara ke dua kaki 8) Perawat memakai sarung tangan 9) Ambil kapas steril 5 buah dg menggunakan pinset kemudian letakkan ke alam

kom yg berisi larutan savlon 1 %, tangan kanan memegang kapas sedangkan tangan tangan kiri membuka labia mayora kemudian bersihkan vulva dengan cara: a) Dimulai dari labia mayora kanan , labia mayora kiri, labia minora kanan, labia minora kiri kemudian vestibulum. b) Satu kapas untuk satu kali usapan,kapas yg kotor diletakkan dalam bengkok. c) Arah usapan adalah dari atas ke bawah bila perlu gunakan kapas baru dg mengambil kapas menggunakan pinset. 10) Pada ibu post partum a) Perhatikan keadaan perineum bagaimana jahitannya apakah ada pembengkaan maupun iritasi, jahitan perineum dibersihkan dan bila ada pembengkaan kompres dg cairan nacl 0,9 % b) Bengkok dan alas bokong di angkat c) Pakaian px dipakaikan kembali d) Sarung tangan dilepas dan diletakkan dalam bengkok e) Alat-alat dibereskan f) Perawat mencuci tangan g) Korden / jendela dibuka kembali b. Pada Pria : 1.Menjelaskan pada pasien tentang maksud dan tujuan tindakan 2.Menutup pintu, jendela dan korden 3.Alat-alat didekatkan ke px 4.Perawat mencuci tangan 5.Lepas selimut dan lipat ke arah kaki tempat tidur 6.Melepaskan pakaian bawah px 7.Memakai sarung tangan 8.Memasang alas bokong dan meminta px untuk mengangkat bokong saat memesang alas bokong 9.Basahi waslap dan beri sedikit sabun kemudian bersihkan genetalia dg waslap lembab mulai dari bagian meatus dan basuh dg gerakan memutar ke arah penis,arah pembersihan mulai dari daerah yg paling sedikit terkontaminasi ke daerah paling banyak terkontaminasi untuk mencegah mikroorganisme masuk ke uretra 10.Jika px tidak sirkumsisi tarik preputium ke bawah dan pastikan seluruh penis sudah dibersihkan 11.Bersihkan scrotum dan perineum 12.Bilas dg waslap tanpa sabun sampai bersih kemudian keringkan dg handuk 13.Lepaskan sarung tangan dan letakkan dalam bengkok 14.Kenakan pakaian bawah pasien dan berikan posisi yg nyaman 15.Membereskan alat-alat 16.Mencuci tangan dan buka jendela/korden