Anda di halaman 1dari 21

Puskesmas Rawat Inap Gedong Tataan

45 BAB IV UPAYA KESEHATAN

4.1. Upaya Kesehatan Upaya kesehatan yang telah dilaksanakan di Puskesmas Rawat Inap Gedong Tataan berdasarkan pada Standar Pelayanan Minimum Upaya kesehatan wajib adalah upaya yang ditetapkan berdasarkan komitmen nasional, regional dan global serta mempunyai daya ungkit tinggi untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya masyarakat yang berada di wilayah kerja Puskesmas Rawat Inap Gedong Tataan. Upaya kesehatan wajib terdiri dari promosi kesehatan, kesehatan lingkungan, kesehatan ibu dan anak serta keluarga berencana, perbaikan gizi masyarakat, pencegahan dan pemberantasan

penyakit menular serta upaya pengobatan. Upaya kesehatan pengembangan adalah upaya yang ditetapkan berdasarkan permasalahan kesehatan yang ditemukan di

masyarakat serta disesuaikan dengan kemampuan Puskesmas. Upaya kesehatan pengembangan dipilih dari daftar upaya kesehatan pokok Puskesmas yang telah ada yakni : upaya kesehatan sekolah, olah raga, perawatan kesehatan masyarakat, kesehatan kerja,

41

Puskesmas Rawat Inap Gedong Tataan

kesehatan gigi dan mulut, kesehatan jiwa, kesehatan mata, kesehatan lanjut usia dan upaya pembinaan pengobat tradisional. 4.2. Upaya Kesehatan Wajib 1. Promosi Kesehatan Upaya kegiatan promosi kesehatan di Puskesmas Rawat Inap Gedong Tataan pada tahun 2010 diantaranya adalah penyuluhan kesehatan serta pembinaan perilaku hidup bersih dan sehat. Perilaku hidup bersih dan sehat adalah semua perilaku kesehatan yang dilakukan atas kesadaran sehingga anggota keluarga atau keluarga dapat menolong dirinya sendiri di bidang kesehatan dan berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan kesehatan di masyarakat. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) terdiri dari indikator yaitu : a. Persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan b. Memberi bayi Air Susu Ibu Eksklusif c. Menimbang bayi dan balita. d. Menggunakan air bersih e. Mencuci tangan dengan air bersih dan sabun f. Menggunakan jamban sehat. g. Memberantas jentik di rumah. h. Makan buah dan sayur setiap hari i. Melakukan aktifitas fisik setiap hari sepuluh

42

Puskesmas Rawat Inap Gedong Tataan

j. Tidak merokok di dalam rumah Hasil kegiatan promosi kesehatan berupa penyuluhan perilaku hidup bersih dan sehat, penyuluhan tentang narkotik, psikotropika dan zat aditif berbahaya (NAPZA) serta pemberian ASI Eksklusif tahun 2010, dapat dilihat pada tabel 3.1 berikut : Tabel 3.1 Hasil Kegiatan Penyuluhan Perlaku Hidup Bersih dan Sehat Puskesmas Rawat Inap Gedong Tataan Tahun 2010 No 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7 Kegiatan Penyuluhan pada Rumah Tangga Institusi Pendidikan (sekolah) Institusi Sarana Kesehatan Institusi TTU Institusi tempat kerja ASI Eksklusif Penyuluhan napza Hasil 50 % 20% 25% 20% 20% 100% 20 % SPM 80% 15 %

Dari tabel diatas diketahui bahwa hasil kegiatan penyuluhan yang dilakukan di rumah tangga, institusi pendidikan, institusi sarana kesehatan, tempat-tempat umum, tempat kerja, napza dan ASI eksklusif masih berada di bawah dibawah standar pelayanan minimum bidang kesehatan.

43

Puskesmas Rawat Inap Gedong Tataan

Upaya

promosi

kesehatan

juga

ditekankan

pada

Usaha

Kesehatan Berbasis Masyarakat (UKBM), keadaan UKBM Posyandu berdasarkan tingkat perkembangannya dapat dilihat pada tabel 3.2 berikut : Tabel 3.2 Tingkat Perkembangan Posyandu Puskesmas Rawat Inap Gedong Tataan Tahun 2010 No 1. 2 3 4 5 Tingkat Posyandu Posyandu Posyandu Madya Posyandu Mandiri Posyandu Pratama Posyandu Purnama Hasil 47 7 (14,9 %) 3(6,4 %) 37 (78,7%) 0 SPM

Berdasarkan tabel 3.2 diketahui tingkat perkembangan posyandu yang berada di wilayah kerja Puskesmas Rawat Inap Gedong Tataan, sebagai berikut : posyandu pratama merupakan status posyandu yang paling banyak yang ada di wilayah kerja Puskesmas yaitu 78,7 % ( 37), jumlah posyandu madya dan

mandiri masih dibawah standar pelayanan minimum bidang kesehatan serta tidak dimilikinya posyandu purnama. 2. Kesehatan Lingkungan Upaya pencapaian penyehatan lingkungan idealnya mencakup tujuh kegiatan pokok, meliputi :

44

Puskesmas Rawat Inap Gedong Tataan

a. b. c. d.

Penyehatan Air Hygiene dan sanitasi makanan dan minuman Penyehatan tempat pembuangan sampah dan limbah Penyehatan lingkungan pemukiman dan jamban

keluarga e. Pengawasan sanitasi tempat-tempat umum

f. Pegamanan tempat pengelolaan pestisida g. Pengendalian vector

Hasil kegiatan penyehatan air, dapat dilihat pada tabel berikut Tabel 3.3 Hasil Kegiatan Penyehatan Air Puskesmas Rawat Inap Gedong Tataan Tahun 2010 No 1. 2 3 4 5 Kegiatan Jumlah Sarana Air Bersih inspeksi sanitasi sarana air bersih keluarga menggunakan air bersih sarana air bersih diperiksa bakteriologis sarana air bersih memenuhi syarat bakteriologis. Hasil 1.552 88.5% 77.6% 0% 100% SPM 70%

Jumlah sarana air bersih di wilayah kerja Puskesmas Rawat Inap Gedong Tataan tahun 2010 adalah 1.552 unit, dari jumlah tersebut 77.6% keluarga telah menggunakan air bersih dan

45

Puskesmas Rawat Inap Gedong Tataan

88.5% dari sarana air bersih yang ada telah dilakukan inspeksi sanitasi. Pada tahun 2010 belum dilakukan pemeriksaan bakteriologis pada sarana air bersih sehingga tidak diketahui jumlah sarana air bersih yang memenuhi syarat bakteriologis. Secara keseluruhan hasil kegiatan penyehatan air masih dibawah standar pelayanan minimum bidang kesehatan. Hasil kegiatan hygiene dan sanitasi makanan dan minuman dapat dilihat pada tabel 3.4 berikut : Tabel 3.4 Hasil Kegiatan Hygiene dan Sanitasi Makanan Minuman Puskesmas Rawat Inap Gedong Tataan Tahun 2010 No 1. 2 Kegiatan Tempat pengolahan makanan Inspeksi sanitasi tempat pengolahan makanan Tempat pengolahan makanan memenuhi syarat kesehatan Pemeriksaan tempat makanan jajanan Tempat makanan jajanan memenuhi syarat Hasil 24 60% SPM 70%

57%

80%

4 5.

30% 61.11%

80% 80%

Tempat pengolahan makanan berupa rumah makan, warung makan dan jasa boga yang ada di wilayah kerja Puskesmas

46

Puskesmas Rawat Inap Gedong Tataan

Rawat Inap Gedong Tataan berjumlah kurang lebih 24 unit. Dari jumlah tersebut 60% telah dilakukan inspeksi sanitasi dan 57% tempat pengolahan makanan dinyatakan memenuhi syarat kesehatan. Pada tahun 2010 sudah dilaksanakan pemeriksaan tempat makanan jajanan sehingga diketahui tempat makanan jajanan

yang memenuhi syarat kesehatan, secara umum hasil kegiatan hygiene dan sanitasi makanan minuman masih dibawah standar pelayanan minimum bidang kesehatan. Kegiatan penyehatan tempat pembuangan sampah dan limbah hanya mencakup inspeksi sanitasi sarana pembuangan sampah dan limbah, dengan hasil kegiatan 24,2% sarana pembuangan sampah dan limbah telah dilakukan inspeksi sanitasi. Hasil

kegiatan penyehatan tempat pembuangan sampah dan limbah masih dibawah standar pelayanan minimum bidang kesehatan yaitu 70%. Hasil kegiatan Penyehatan lingkungan pemukiman dan jamban keluarga dapat dilihat pada tabel 3.5 berikut :

47

Puskesmas Rawat Inap Gedong Tataan

Tabel 3.5 Hasil Kegiatan Penyehatan Lingkungan Pemukiman dan Jamban Keluarga Puskesmas Rawat Inap Gedong Tataan Tahun 2010 No 1. 2 3 4 5 6 Jumlah jamban Jamban keluarga yang memenuhi syarat Jumlah rumah Cakupan rumah sehat Jumlah SPAL Cakupan SPAL sehat Berdasarkan tabel 3.5 diketahui bahwa : a. Jumlah jamban yang ada di wilayah kerja Puskemas Rawat Inap Gedong Tataan tahun 2010 adalah 1.327 unit, dari jumlah tersebut 84.4% jamban telah memenuhi syarat. b. Jumlah rumah yang ada di wilayah kerja Puskesmas Rawat Inap Gedong Tataan tahun 2010 adalah 1.947 unit, dari jumlah tersebut 67.18% unit rumah masuk dalam kategori rumah sehat. c. Jumlah Saluran Pembuangan Air Limbah (SPAL) yang ada wilayah kerja Puskesmas Rawat Inap Gedong Tataan tahun 2010 adalah 1.028 unit, dari jumlah tersebut 58.8 % yang dinyatakan sehat Kegiatan Hasil 1.327 84.4% 1.947 67,18% 1.028 58.8% SPM 80% -

48

Puskesmas Rawat Inap Gedong Tataan

d. Secara

umum

hasil

kegiatan

Penyehatan

Lingkungan

Pemukiman dan Jamban Keluarga masih dibawah standar pelayanan miminum. Hasil kegiatan Pengawasan sanitasi tempat-tempat umum dapat dilihat pada tabel 3.6 berikut : Tabel 3.6 Hasil Kegiatan Pengawasan Sanitasi Tempat-tempat Umum Puskesmas Rawat Inap Gedong Tataan Tahun 2010 No 1. 2 3 4 5 6 Kegiatan Jumlah tempat-tempat umum Inspeksi sanitasi tempattempat umum Cakupan tempat ibadah sehat Cakupan pasar sehat Cakupan sarana pendidikan sehat Cakupan restoran/rumah makan Hasil 160 93% 58 % 50% 55.5% 66.6% 70% SPM

Berdasarkan tabel diketahui bahwa hasil kegiatan Pengawasan Sanitasi Tempat-tempat Umum seperti cakupan pasar sehat, sarana pendidikan sehat dan cakupan restorant/rumah makan sehat berada diatas standard pelayanan minimum bidang kesehatan. Hasil kegiatan pengamanan tempat pengelolaan pestisida dapat dilihat pada tabel 3.7 berikut :Tabel 3.7

49

Puskesmas Rawat Inap Gedong Tataan

Hasil Kegiatan Pengamanan Tempat Pengelolaan Pestisida Puskesmas Rawat Inap Gedong Tataan Tahun 2010 No 1. 2 3 Kegiatan Jumlah tempat pengelolaan Pestisida Inspeksi sanitasi sarana pengelolaan pestisida pembinaan tempat pengelolaan pestisida Hasil 40 40% 40% 70% 70% SPM

Berdasarkan tabel diketahui bahwa hasil kegiatan Pengamanan Tempat Pengelolaan Pestisida masih dibawah standard

pelayanan minimum bidang kesehatan. Hasil kegiatan pengendalian vektor dapat dilihat pada tabel 3.8 berikut : Tabel 3.8 Hasil Kegiatan Pengendalian Vektor Puskesmas Rawat Inap Gedong Tataan Tahun 2010 No Kegiatan pengawasan tempat-tempat 1. potensial perindukan vektor di pemukiman penduduk dan sekitarnya Desa atau lokasi potensial 2 yang mendapat intervensi pemberantasan vektor 100% >95 % 100% Hasil SPM

penyakit menular Berdasarkan tabel diatas

diketahui

bahwa

hasil

kegiatan

pengendalian vektor berupa desa atau lokasi potensial yang

50

Puskesmas Rawat Inap Gedong Tataan

mendapat intervensi pemberantasan vektor penyakit menular berada dibawah standard pelayanan minimum bidang kesehatan. 3. Kesehatan Ibu dan Anak Termasuk Keluarga Berencana Upaya kesehatan Ibu dan anak termasuk keluarga berencana mencakup kegiatan-kegiatan : a. Kesehatan Ibu b. Kesehatan bayi c. Upaya kesehatan balita dan anak pra sekolah d. Upaya kesehatan anak usia sekolah dan remaja e. Keluarga berencana Hasil kegiatan kesehatan ibu dan anak termasuk Keluarga Berencana dapat dilihat pada tabel 3.9 berikut : Tabel 3.9 Hasil Kegiatan Kesehatan Ibu dan Anak Termasuk KB Puskesmas Rawat Inap Gedong Tataan Tahun 2010 No 1. 2 3 4 5 6 7 Jumlah Ibu Hamil K1 ibu hamil pelayanan kesehatan bagi ibu hamil sesuai standard untuk kunjungan lengkap (K4) pelayanan persalinan oleh tenaga kesehatan pelayanan nifas lengkap (ibu dan neonatus) sesuai standar KN3 pelayanan dan atau rujukan ibu hamil resiko tinggi/komplikasi Jumlah Bayi Kegiatan Hasil 60 99.8% 97.7% 99,7% 99.1% 56.2% 100% 853 95% 90% SPM

51

Puskesmas Rawat Inap Gedong Tataan

8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22

penanganan dan atau rujukan neonatus resiko tinggi cakupan bayi berat lahir rendah kunjungan bayi KN1 sampai KN3 cakupan neonatal resti ditangani Jumlah Balita pelayanan deteksi dan stimulasi dini tumbuh kembang balita (kontak pertama) pelayanan deteksi dan stimulasi dini tumbuh kembang anak pra sekolah. Pelayanan kesehatan anak sekolah dasar oleh nakes atau tenaga terlatih/guru UKS/dokter kecil pelayanan deteksi dan stimulasi dini tumbuh kembang anak pra sekolah. Jumlah pasangan usia subur Akseptor KB aktif di Puskesmas (CU) Akseptor aktif Metode Kontrasepsi Terpadu Efektif (MKET) di Puskesmas akseptor MKET dengan komplikasi Akseptor MKET mengalami kegagalan

100% 100% 72,2% 100% 0 5.731 44% 44% 0 44% 9.741 26.4% 70% 0 0

100% 100% 90% 100%

90% 90% 80% 80%

70% 80% 0 0

Berdasarkan tabel diketahui bahwa cakupan hasil kegiatan Kesehatan Ibu dan anak serta Keluarga Berencana sudah baik karena berada pada atau diatas standard pelayanan minimum bidang kesehatan.

4. Upaya Perbaikan Gizi Masyarakat

52

Puskesmas Rawat Inap Gedong Tataan

Upaya perbaikan gizi masyarakat mencakup kegiatan pemberian suplemen pada ibu hamil, makanan tambahan pada balita serta pemantauan berat badan balita. Hasil kegiatan upaya perbaikan gizi masyarakat dapat dilihat pada tabel 2.15 Tabel 2.15 Hasil Kegiatan Upaya Perbaikan Gizi Masyarakat Puskesmas Rawat Inap Gedong Tataan Tahun 2010 No 1. 2 3 4 5 6 7 Kegiatan Pemberian kapsul Vitamin A (dosis 200.000 si) pada balita 2x/tahun pemberian tablet besi (90 tablet) pada ibu hamil pemberian makanan tambahan pemulihan balita gizi buruk pada gakin balita naik berat badannya balita bawah garis merah Makanan Pendamping-Air Susu Ibu keluarga miskin gizi buruk perawatan Hasil 55.6% 81.2% 100% 33.4% 1.4% 99% 100% SPM 90% 90% 100% 80% 5%

Berdasarkan tabel diatas diketahui bahwa hasil kegiatan Upaya Perbaikan Gizi Masyarakat sebagian besar hampir mendekati

SPM dengan cakupan variabel upaya perbaikan gizi masyarakat adalah 67.2 %.

5. Upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Menular

53

Puskesmas Rawat Inap Gedong Tataan

Upaya

pencegahan dan pemberantasan penyakit

menular

mencakup : pencegahan dan penanggulangan penyakit TB paru, malaria, kusta, pelayanan imunisasi, penanggulangan Infeksi Saluran Napas bagian Atas (ISPA), Demam Berdarah Dengue (DBD) dan pencegahan dan penanggulangan rabies. Untuk upaya penanggulangan penyakit menular seksual

HIV/AIDS dan pencegahan dan penanggulangan filariasis dan schistozomiasis tidak ada di Puskesmas Rawat Inap Gedong Tataan. Hasil kegiatan upaya pencegahan dan pemberantasan penyakit menular dapat dilihat pada tabel 2.16 Tabel 2.16 Hasil Kegiatan Upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Menular Puskesmas Rawat Inap Gedong Tataan Tahun 2010 No Kegiatan TB paru a. pengobatan tb paru (DOTS) Bakteri Tahan Asam (BTA) positif b. pengobatan tb paru (DOTS) BTA negative rotgen positif. c. Penemuan penderita BTA (+). Malaria a. pemeriksaan sedian darah (SD) pada penderita malaria klinis. b. penderita malaria klinis yang diobati. c. Penderita positif malaria yang diobati sesuai standar. Hasil SPM

82.6% 0 30.38% 100% 100% 100%

85% 100% 70% 100% 100% 100%

1.

54

Puskesmas Rawat Inap Gedong Tataan

Kusta a. a. Penemuan tersangka penderita. 3 b. Pengobatan penderita. c. Pemeriksaan kontak penderita Kusta. a. Imunisasi DPT 1 pada bayi b. Drop out DPT 3 dan campak c. Imunisasi HB 1 < 7 hari d. Imunisasi campak pada bayi e. Imunisasi DT pd anak kelas 1 SD f. Imunisasi TT pd anak SD kelas 2 dan 3 g. Imunisasi campak pada anak SD kelas1 Diare a. Penemuan kasus diare di Puskesmas dan kader (10% x 28% x penduduk). b. Kasus diare ditangani oleh Puskesmas dan kader dengan oral rehidrasi c. Kasus diare ditangani dengan rehidrasi intravena. Infeksi Saluran Napas bagian Atas (ISPA): a. penemuan kasus pneumonia dan pneumonia berat oleh puskesmas dan kader. b. Jumlah kasus pneumonia dan pneumonia berat ditangani c. Jumlah kasus pneumonia berat atau dengan tanda bahaya ditangani/dirujuk. Demam Berdarah Dengue (DBD) a. Angka bebas jentik (ABJ) b. Cakupan penyelidikan epidemiologi. Rabies a. Cuci luka hewan tersangka pengidap rabies. b. Vaksinasi terhadap kasus gigitan hewan pengidap rabies yang berindikasi.

100% 100% 100%

100% 100% 100%

96.3 1% 93.2% 95.1% 100% 100% 100% 73.2% 100% 100% 0 0 0

100%

100% 100% 100% 10% balita 0 10% balita

100% 100%

100% 100%

Berdasarkan tabel di atas diketahui bahwa hasil kegiatan Upaya pencegahan dan pemberantasan penyakit menular seperti malaria, kusta, ISPA, diare, demam berdarah dengue,

55

Puskesmas Rawat Inap Gedong Tataan

pencegahan imunisasi

dan

penanggulangan diatas SPM,

rabies kecuali

serta

pelayanan dan

berada

pencegahan

penanggulangan TB paru yang angka cakupannya masih sangat jauh dari target.Angka cakupan variabel pada upaya pencegahan dan pemberantasan penyakit menular adalah 83,74%. 6. Upaya Pengobatan pengobatan mencakup kegiatan pengobatan dan

Upaya

pemeriksaan laboratorium. Hasil kegiatan upaya pengobatan dapat dilihat pada tabel 2.17 Tabel 2.17 Hasil Kegiatan Upaya Pengobatan Puskesmas Rawat Inap Gedong Tataan Tahun 2010 No Kegiatan Pengobatan a. Kunjungan rawat jalan umum b. Kunjungan rawat inap Pemeriksaan laboratorium a. Pemeriksaan hemoglobin pada ibu hamil. b. pemeriksaan darah trombosit tersangka DBD. c. Pemeriksaan darah malaria. d. Pemeriksaan test kehamilan. e. Pemeriksaan sputum tb f. Pemeriksaan urin protein pada ibu hamil. Hasil 54.3% 0.7% SPM 15% 1.5%

1.

4.6% 0 100% 3.1% 100% 0.4% 100% 100%

56

Puskesmas Rawat Inap Gedong Tataan

Berdasarkan tabel diatas diketahui bahwa hasil kegiatan upaya pengobatan berada di atas SPM dengan cakupan variabel upaya pengobatan adalah 67 %. 7. Upaya Kesehatan Pengembangan Upaya kesehatan pengembangan yang telah dilaksanakan di Puskesmas Rawat Inap Gedong Tataan belum optimal, pelaporan yang dilakukan hanya bila kasus ditemukan. Hasil upaya

kesehatan pengembangan yang telah dilakukan dapat dilihat pada tabel dibawah ini : Tabel 2.18 Hasil Kegiatan Program Pengembangan Puskesmas Rawat Inap Gedong Tataan Tahun 2010 No Kegiatan Puskesmas dengan rawat inap a. Bed Occupancy Rate (BOR) atau angka penggunaan tempat tidur di Puskesmas tempat tidur b. Angka Rata-Rata lamanya Perawatan /Length Of Stay /Hari rawat rata-rata (ALOS) di Puskesmas tempat tidur. c. Asuhan keperawatan individu pada pasien rawat inap. Upaya kesehatan usia lanjut a. Pembinaan kelompok usia lanjut sesuai standard b. Pemantauan kesehatan pada anggota kelompok usia lanjut Upaya kesehatan mata/upaya pencegahan kebutaan a. Penemuan kasus di masyarakat dan puskesmas melalui pemeriksaan visus/refraksi Hasil 25.68% 3 335 100% 88.5% 70% 70% 3 SPM

1.

57

Puskesmas Rawat Inap Gedong Tataan

b. Penemuan kasus penyakit mata di puskesmas c. Penemuan kasus buta katarak pada usia <45 tahun d. Pelayanan operasi katarak di Puskesmas Upaya kesehatan telinga/ pencegahan gangguan pendengaran a. Penemuan kasus dan rujukan spesialis di puskesmas melalui pemeriksaan fungsi pendengaran. b. Pelayanan tindakan/ operatif oleh spesialis di puskesmas c. Kejadian komplikasi operasi Kesehatan jiwa a. Persentase pelayanan gangguan jiwa di sarana pelayanan kesehatan umum Pencegahan dan penaggulangan penyakit gigi: a. Pembinaan kesehatan gigi di Posyandu b. Pembinaan kesehatan gigi di TK c. Pembinaan dan bimbingan sikat gigi masal pada SD/MI d. Murid SD/MI mendapat perawatan kesehatan gigi e. Gigi tetap yang dicabut f. Gigi tetap yang ditambal permanen Perawatankesehatan masyarakat a. sosialisasi kegiatan perkesmas b. Pembinaan keluarga rawan kesehatan. Bina kesehatan tradisional a. Pembinaan TOGA dan pemanfaatannya pada sasaran masyarakat b. Pembinaan pengobat tradisional yang menggunakan tanaman obat c. Pembinaan pengobat trdisional dengan ketrampilan. d. Pembinaan pengobat tradisional lainnya. Bina Kesehatan Kerja Pelayanan kesehatan oleh tenaga kesehatan pada pekerja di Pos UKK

738 3(0.4%) 0 0 0 0 95 15%

0 0 0 517 59 0 0 0 230 0 0 0 0 80%

58

Puskesmas Rawat Inap Gedong Tataan

Berdasarkan tabel di atas diketahui bahwa cakupan BOR pada Puskesmas Rawat Inap Gedong Tataan mencapai 25,68%, ALOS atau hari rata-rata perawatan adalah 3 hari yang berarti sama dengan SPM (3 hari perawatan) dan

asuhan keperawatan terhadap individu sudah dilaksanakan pada pasien yang dirawat yang berjumlah 335 pasien. Cakupan kegiatan pembinaan usia lanjut dan pemantauan kesehatan usia lanjut sebesar 94,3% dari 13 Posyandu Lansia yang ada, hal tersebut masih berada dibawah SPM dimana idealnya seluruh Posyandu Usila dapat dibina. Cakupan keseluruhan pada perkesmas sebesar 10%, anggka tersebut masih sangat jauh dari SPM sebagai acuan namun dapat dijadikan salah satu sumber dalam menyusun

perencanaan tingkat puskesmas selanjutnya. Upaya kesehatan mata yang telah dilakukan diantaranya adalah penemuan kasus di Puskesmas pada saat pelayanan di BP. Ditemukannya penyakit mata katarak sebanya 3 orang, serta tidak dilakukannya operasi katarak di Puskesmas karena tidak tersedia sarana dan prasarana serta sumberdaya manusia yang kompeten di bidang tersebut.

59

Puskesmas Rawat Inap Gedong Tataan

Upaya kesehatan telinga yang telah dilakukan diantaranya adalah penemuan kasus di Puskesmas pada saat pelayanan di BP. Tidak ada pelayanan tindakan operatif di Puskesmas. Kesehatan jiwa yang diberikan di Puskesmas Rawat Inap Gedong Tataan pada tahun 2010 berupa pelayanan rujukan terhadap pasien gangguan jiwa pada Rumah Sakit Jiwa Propinsi Lampung sebanyak 95 pasien selama jangka waktu satu tahun. Pencegahan dan penanggulangan penyakit gigi yang telah dilakukan di Puskesmas Rawat Inap Gedong Tataan

diantaranya 517 murid SD/MI telah mendapat perawatan kesehatan gigi dan 59 gigi tetap telah dicabut. Untuk

pembinaan kesehatan gigi di posyandu dan TK, bimbingan sikat gigi masal di SD/MI, perawatan kesehatan gigi pada SD/MI serta gigi tetap yang ditambal permanen belum dilakukan secara optimal. Perawatan kesehatan masyarakat yang terdiri dari sosialisasi kegiatan perawatan kesehatan masyarakat dan pembinaan keluarga rawan kesehatan belum dilakukan hal ini yang menjadi salah satu pelayanan kesehatan wajib puskesmas belum dapat mencapai SPM.

60

Puskesmas Rawat Inap Gedong Tataan

Bina kesehatan tradisional tidak dilakukan oleh petugas pemegang program. Pembinaan pengobat tradisional yang menggunakan tanaman obat, pembinaan pengobat tradisional dengan ketrampilan serta pengobat tradisonal lainnya belum optimal dilakukan. Bina kesehatan kerja yang terdiri dari pelayanan kesehatan oleh tenaga kesehatan pada pekerja di Pos Usaha Kesehatan Kerja juga belum dilakukan.

61