Anda di halaman 1dari 13

APLIKASI MOTOR LISTRIK PADA SISTEM CONVEYOR

Disusun Oleh : Prima Adhi Triana(0912008) Muhammad Khairi (0912006) Maman Abdurahman (0912007)

Conveyor
Conveyor adalah suatu pesawat angkat sederhana yang mana pesawat tersebut sangat dibutuhkan oleh suatu perusahaan dan pergudangan dimana pesawat tersebut digunakan sebagai alat untuk mempermudah dalam penyimpanan dan memindahkan barang (transfer barang). Dalam sistem penggerak Conveyor itu sendiri digerakan dengan motor induksi

Penggunaan Motor Induksi


Motor induksi merupakan motor listrik yang digunakan dalam sistem penggerak conveyor. Motor Induksi dipilih dari segi kontruksinya yang sederhana, harganya murah dan andal, serta karakteristik pengaturan kecepatan yang halus bisa dilakukan dengan menggunakan jenis pengaturan frekuensi variabel.

Penggunaan Motor Induksi

Gambar Rangkaian ekivalen motor induksi

Motor Induksi sangat tepat dalam aplikasi conveyor karena conveyor memerlukan daya untuk menggerekakan rantai yang cukup besar dan memerlukan sistem pengereman yang bisa diatur sehingga akan memudahkan dalam pengkerjaan tugas.

Starting dan Pengaturan Kecepatan Motor


Sistem penggerak listrik dengan variabel frekuensi Alat kontrol elektronik berupa Inverter 3 fasa yang digunakan untuk mengatur kecepatan motor dari putaran 0 sampai putaran nominal motor atau lebih. Disamping itu alat ini berfungsi sebagai soft starter pada sistem starting, sehingga dapat mereduksi arus start yang sering terjadi pada motor AC (inrush current) dan hentakan tekanan yang tiba-tiba pada saat start dapat dihindari.

Starting dan Pengaturan Kecepatan Motor


Kelebihan mengunakan sistem penggerak listrik dengan variabel frekuensi, yaitu : a. Kecepatan dapat diatur dari 0 sampai 100% speed b. Pemakaian daya lebih kecil, karena sistem ini dapat memperbaiki cost dan energi yang digunakan sesuai dengan kecepatan motor. c. Start dan stop motor tanpa terjadi hentakan (smoothly running), sehingga tidak merusak sistem mekanik, dan tidak terjadi lonjakan arus yang besar pada saat starting (soft starter).

Starting dan Pengaturan Kecepatan Motor


Bagian-bagian yang digunakan dalam sistem penggerak listrik dengan variabel frekuensi, yaitu : 1. Rectifier Rectifier adalah suatu bagian dari pengatur kecepatan dengan frekuensi variabel dimana fungsi dari rectifier ini adalah sebagai penyearah tegangan AC 3 fasa yang memiliki frekuensi jala-jala 50 hz.

Starting dan Pengaturan Kecepatan Motor

Gambar Penyearah 3 phasa Gelombang Penuh

Starting dan Pengaturan Kecepatan Motor


1. Inverter Inverter adalah suatu alat yang berfungsi untuk merubah tegang DC menjadi tegangan AC, dimana frekuensi dari tegangan tersebut dapat diatur sesuai dengan kebutuhan.

Gambar Susunan Inverter 3 Phasa

Starting dan Pengaturan Kecepatan Motor


Prinsip kerja inverter yang sedehana adalah : Tegangan yang masuk dari jala jala 50 Hz dialirkan ke board Rectifier/ penyearah DC, dan ditampung ke bank capacitor. Jadi dariAC di jadikan DC. Tegangan DC kemudian diumpankan ke board inverter untuk dijadikan AC kembali dengan frekuensi sesuai kebutuhan. Jadi dari DC ke AC yang komponen utamanya adalah Semiconduktor aktif seperti IGBT.

Starting dan Pengaturan Kecepatan Motor

Gambar rangkaian daya motor induksi dengan AC motor drive

Sistem Pengereman Motor


A. Pengereman system plugging (secara manual) B. Pengereman system regenerative C. Pengereman secara dinamik

Pengereman secara dinamik


Pengereman jenis ini dilakukan dengan memberik an kumparan stator motor tegangan dc, setelah dilepasdari tegangan jaringan. Torsi yang dihasilkan dari pengereman tergantung pada besar arus DC yang diinjeksikan pada belitan stator.