Anda di halaman 1dari 3

10 MACAM PEMIKIRAN NEGATIF YANG HARUS DIANGKAT DARI PIKIRAN

1. BERPIKIR HITAM PUTIH Berpikir hitam putih itu mudah tapi berbahaya karena bisa membuat kita sombong atau malah sebaliknya, mudah menjadikan kita putus asa. Berpikir secara hitam-putih adalah menempatkan batasan pemikiran berupa ukura-ukuran yang sempit. Cara berpikir seperti ini tidak mengandung nilai toleransi, tenggang rasa, dan memudahkan. Pertimbangan rasa keadilan selalu berada pada bagian abu-abu yang yang mempunyai wilayah lebih luas dan tidak terbatas. 2. MELAKUKAN GENERALISASI SECARA BERLEBIHAN Berpikir secara general, sama artinya dengan mampu melihat hal kecil atau bagian-bagian dan menganggapnya sebagai keseluruhan. Kita sering menggunakan kata selalu dan tidak pernah dalam mengomentari sesuatu. Cara berpikir dengan melakukan generalisasi membuat kita menjadi mudah menyalahkan, menganggap remeh, tapi juga bisa menyempurnakan secara berlebihan. Pertikaian dan permusuhan antarkelompok biasanya bersumber dari pemikiran negative yang menggenarilisasi.

3. HAL NEGATIVE MENGALAHKAN YANG POSITIF Anda memilih suatu bagian yang negative dan memikirkannya secara mendalam, sedangkan bagian yang positif terlupakan. Sebagai contoh ketika anda menerima banyaka komentar yang positif dari lingkungan Anda, maka Anda merasa bahagia seklai dan perasaan Anda melambung. Tetapi ketika ada sebuah kritikan dari salah satu rekan yang sampai ke telinga, tiba-tiba Anda menjadi murung dan memikirkannya berhari-hari. Anda menjadi lupa hal-hal positif yang telah Anda dengar sebelumnya. 4. MEMOTONG MAKNA POSITIF Anda menolak pengalaman-pengalaman positif dan dengan tegas tidak menanggapinya. Biasanya orang yang berpikiran negative seperti ini tidak memudah memuji dan menganggap remeh kebaikan orang lain. Jika Anda melihat orang lain melakukan suatu pekerjaan yang baik Anda bilang kepada diri Anda bahwa itu hal biasa dan siapa pun bisa melakukan hal seperti itu.. memotong makna positif dari suatu perbuatan baik akan menjadikan Anda sebagai orang yang tidak bahagia, karena Anda selalu merasa tidak cukup dan kurang bersyukur. 5. TERLALU CEPAT MENGAMBIL KESIMPULAN Anda menginterpretasikan hal-hal secara negative ketika tidak ada fakta-fakta yang mendukung kesimpulan Anda. Criminal Minds Anda secara sewenang-wenang dan tanpa penyelidikan mendalam, menyimpulkan bahwa seseorang sedang berbuat negative terhadap Anda.

6. PEMIKIRAN HIPERBOLA ATAU MELEBIH-LEBIHKAN Anda melebih-lebihkan pentingnya permasalahan dan kelemahan Anda, atau Anda terlalu memperkecil pentingnya kualitas yang diinginkan. Keadaan tidak seimbang di dalam pemikiran juga bisa berakibat meluapkan sisi-sisi lain yang seharusnya mendapatkan perhatian yang sama. Penyakit kejiwaan berupa fobia terhadap sesuatu termasuk dalam jenis ini. 7. PENALARAN SECARA EMOSIONAL Anda berasumsi bahwa emosi Anda yang negative mencerminkan hal yang benar-benar akan terjadi. Penalaran emosional ini belum tentu benar apabila di dalam kenyataan, fakta dan bukti tidak mengarah kepada hal itu. Ketika muncul perasaan takut di dalam pesawat terbang, bukan berarti pesawat terbang yang Anda tumpangi akan benar-benar mengalami kecelakaan, bisa saja Anda memang mengidap fobia akan ketinggian. 8. MEMAKSAKAN SUATU KONDISI Penggunaan kata seharusnya atau perlu dengan harapan sesuatu menjadi seperti yang Anda harapkan, bisa mengakibatkan keputusasaan dan frustasi. 9. LABEL-LABEL NEGATIVE YANG MENGHAKIMI Label-label yang negative berupa gelar atau julukan buruk atas sebuah perbuatan adalah sebuah pemikiran negated yang paling ekstrim. Ketika seseorang melakukan suatu kesalahan misalnya dia menumpahkan makanan pada saat pesta, lalu beberapa orang menyebutnya dasar

pecundang, lalu lebel itu melekat padanya selama-lamanya. Maka dia sudah menjadi pesakitan dalam penjara label tersebut. 10. MENYALAHKAN SECARA PERSONAL ATAU BAGIAN TERTENTU Yang dimaksud menyalahkan secara personal adalah melimpahkan suatu kesalahan sehingga menyebabkan keadaan yang buruk kepada satu orang saja. Padahal bisa jadi masih ada personal lain yag memiliki kontribusi kesalahan. Menyalahkan diti sendiri saja atau menyalahkan orang lain saja, termasuk dalam kategori ini.

Dikutip dari buku yang berjudul Stop! Criminal Minds penulisnya yaitu Bpk. Adnan Iskandar Image di dapat dari : http://www.iliketoquote.com/over-thinking-leads-to-negative-thoughts/