Anda di halaman 1dari 17

KELOMPOK 1

Sri Resky Mustafa Yunianti Nur Rahmi A.R Rasdiana Musyawwirah Oktaviana Muh. Fahril Anwar

( Tuberculosis)

TBC

TBC adalah penyakit menular akibat kuman yang dapat menyerang semua bagian tubuh(IPD, 2001) TBC adalah penyakit menular yang disebabkan oleh kuman MTB tipe humanus, kuman ini masuk ke dalam tubuh manusia melalui pernafasan dan masuk ke dalam paru-paru (droplet infektion) kemudian kuman tersebut menyebar ke seluruh bagian tubuh yg lain melalui sistem peredaran darah, saluran limfe, dan saluran napas (M. Amin, 1989)

Penemuan lesi pada tulang-tulang belakang mummi yang sesuai dengan TB ditemukan di Heidelberg, diduga berasal dari tahun 5000 SM. Demikian juga halnya di Italia diduga berasal dari tahun 4000 SM. Keadaan ini juga dijumpai di Denmark dan lembah Jordan. Di Mesir juga ditemukan lukisan-lukisan pada dinding berupa bentuk kelainan tulang belakang yang sesuai dengan penemuan TB spinal pada mummi. Di Indonesia catatan paling tua dari penyakit ini adalah seperti didapatkan pada salah satu relief di candi Borobudur yang tampaknya menggambarkan kasus tuberkulosis.

Cont....
Hipokrates juga mendeskripsikan tentang penyakit ini dan menyebutnya Pthisis. Akhirnya pada tahun 1882 Robert Koch menemukan basil tuberkulosis sebagai penyebabnya dan hasil penemuannya dipresentasikan pada tanggal 24 Maret 1882 di Berlin. Hal ini di peringati sebagai hari TB sedunia (TB Day). Data penderita TBC di Sul-Sel Jumlah penderita penyakit tuberculosis (TBC) di Sulsel masih tinggi. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi, pada 2011, penderita penyakit menular ini mencapai 8.939 kasus.

Sering mengalami demam yang tidak terlalu tinggi dan berlangsung lama. Perasaan terasa lemah, lesu, dan tidak enak Mudah terserang flu yang bersifat hilang timbuL Turunnya berat badan dan kurang nafsu makan Batuk-batuk lebih dari 3 minggu dan kadangkadang juga disertai dengan darah. Keringat pada malam hari

Penyakit ini disebabkan oleh infeksi kuman mikobakterium tuberkolosis. Organisme ini termasuk ordo Actinomycetalis, Familia mycobacteriaceae dan

Genus mycobacterium.

A. Morfologi dan ciri-cirinya Basil tuberkolosis berbentuk batang ramping lurus dengan ukuran panjang 2m-4 m dan lebar 0, m-0,5 m. organisme ini tidak bergerak, tidak membentuk spora, dan tidak berkapsul, bila diwarnai akan terlihat bentuk manikmanik atau granuler. Kuman ini bersifat obligat aerob dan pertumbuhannya lambat. Dinding Mycobacterium tuberculosis sangat kompleks, terdiri dari lapisan lemak cukup tinggi (60%).

B. Mekanisme Penularan Penyakit TBC biasanya menular melalui udara yang tercemar dengan bakteri Mikobakterium tuberkulosa yang dilepaskan pada saat penderita TBC batuk, dan pada anak-anak sumber infeksi umumnya berasal dari penderita TBC dewasa. Bakteri ini bila sering masuk dan terkumpul di dalam paru-paru akan berkembang biak menjadi banyak (terutama pada orang dengan daya tahan tubuh yang rendah), dan dapat menyebar melalui pembuluh darah atau kelenjar getah bening. Oleh sebab itulah infeksi TBC dapat menginfeksi hampir seluruh organ tubuh seperti: paru-paru, otak, ginjal, saluran pencernaan, tulang, kelenjar getah bening, dan lain-lain, meskipun demikian organ tubuh yang paling sering terkena yaitu paru-paru.

C. Patogenitas
Mycobacterium Tuberculosis (MTB) tidak menghasilkan toksin, tetapi penyakit timbul karena adanya kuman virulen dalam droplet yang terhirup dan mencapai alveoli kemudian menetap dan berkembangbiak serta berinteraksi dengan manusia sehingga menimbulkan penyakit. Resistensi dan hipersensitifitas seseorang sangat mempengaruhi perjalanan penyakit. (Ernest, J., 1996).

METODE PEMERIKSAAN & SAMPLING


1. Pemeriksaan bakteriologi Dahak cairan pleura bilasan lambung urin 2. Pemeriksaan darah 3. uji tuberculin 4. Pemeriksaan radiologis 5. Pemeriksaan standar ad. fot o toraks 6. pemeriksaan khusus BACTEC PCR 7. Pemeriksaan serologi ELISA Immuno crhomotografi tuberculosis (ITC) PAP (peroksidase anti peroksidase) Mycodot Ig G TB

A.

PENCEGAHAN

Meludah hendaknya pada tempat tertentu yang sudah diberi desinfektan (air sabun) atau dengan kata lain tidak meludah di sembarang tempat, usahakan meludah ditempat yang terkena sinar matahari atau di tempat sampah. Imunisasi BCG diberikan pada bayi berumur 3-14 bulan Mengusahakan sinar matahari dan udara segar masuk secukupnya kedalam tempat tidur Menjemur kasur, bantal,dan tempat tidur terutama pagi hari Semua barang yang digunakan penderita harus terpisah begitu juga mencucinya dan tidak boleh digunakan oleh orang lain

Makanan harus tinggi karbohidrat dan tinggi protein Ketika ada seseorang ingin batuk atau bersin sebaiknya anda menutup mulut untuk menjaga terjadinya penularan penyakit. Kesehatan badan harus sering dijaga supaya sistem imun senantiasa terjaga dan kuat. Jangan terlalu sering begadang karena kurang istirahat akan melemahkan sistem kekebalan tubuh. Jaga jarak aman terhadap penderita penyakit TBC Sering-seringlah berolahraga supaya tubuh kita selalu sehat.

Pengobatan bagi penderita penyakit TBC akan menjalani proses yang cukup lama, yaitu berkisar dari 6 bulan sampai 9 bulan atau bahkan bisa lebih. Penyakit TBC dapat disembuhkan secara total apabila penderita secara rutin mengkonsumsi obat-obatan yang diberikan dokter dan memperbaiki daya tahan tubuhnya dengan gizi yang cukup baik.

Pertanyaan?????
Klp 2>> nengsih: mekanisme pemeriksaan serologi, yg paling efektif??? Klp 3>> aisyah: mngpa bisa demam, letih, lesu??? Dan bgaimana mekanisme pemeriksaan tuberkulin??? Klp 4>> dillah: 1. obligat aerob? 2. apa itu MTB?? 3. apa semua pasien TB sama pemberian obatx? Klp 5>> ila : bgaimna sejarah didapatnya TB pada relief CB?? Dan bactec dan PCR?? Klp 6>> nia>> mngapa lebih bxk menyerang paru dan apa yg terjadi jika menyerang paru, otak, dan ginjal??? Klp 7>> mia: bgaimna awal mulanya sehingga penyakit TBC bisa masuk di indo? Penjelasan mengeni patogenitasx? Klp 8>> sofiati: apakah tidak akan memberikan pengaruh pada daerah yang lain ataukah hanya akan menimbulkan gejala pada saat kuman tersebut mencapai diorgan tersebut???