Anda di halaman 1dari 9

Halal dan Haram Makanan Dalam Islam

Yang disusun oleh : Yoga Prasetyo

Guru Pembimbing

( Drs. Masrur KH )

Daftar Isi
A. Pengertian................................................................................................................................................. 2 B. Hewan yang Halal dimakan....................................................................................................................... 4 a. Dalil Umum............................................................................................................................................ 4 b. Dalil Khusus ........................................................................................................................................... 4 C. Hewan yang haram untuk dimakan .......................................................................................................... 5 a. b. Dalil Umum ....................................................................................................................................... 5 Dalil Khusus ....................................................................................................................................... 6

D. Manfaat binatang Halal ........................................................................................................................... 6 E. Bahaya (Mudharat) hewan yang diharamkan .......................................................................................... 6 F. Menyembelih binatang halal.................................................................................................................... 6 a. b. c. d. e. Dengan cara tradisional .................................................................................................................... 6 Dengan cara mekanik........................................................................................................................ 7 Hal hal yang perlu diperhatikan sebelum menyembelih .................................................................. 7 Hal hal yang perlu dipehatikan saat menyambelih........................................................................... 7 Hal hal yang perlu dipehatikan secara khusus bagi beberapa penyembelih .................................... 8

A. Pengertian
Halal berarti lawful yang jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia menjadi sah menurut hukum. Kebalikan dari halal adalah haram. Dalam kaitannya dengan makanan, halal dan haram adalah
istilah yang menerangkan status hukum suatu makanan, yaitu sah atau tidak sah menurut hukum Allah. Artinya, suatu makanan belum tentu boleh dimakan. Dalam ayat di bawah dijelaskan bahwa makanan yang boleh dimakan adalah yang halal (sah menurut hukum Allah) dan baik. Jadi, perlu ditegaskan di sini bahwa pengertian halal tidak sama dengan boleh dimakan. Yang boleh dimakan adalah yang halal dan baik. Makanan yang haram adalah tidak halal. Dan sebaliknya, makanan yang tidak haram adalah halal. Mulai dari sini dapat dimengerti bahwa pembicaraan haram dan halal selalu bersama-sama.Artinya, pada saat kita membahas makanan haram, secara otomatis kita membahas makanan halal.

Maka makanlah yang halal lagi baik dari rezki yang telah diberikan Allah kepadamu; dan syukurilah nikmat Allah, jika kamu hanya kepada-Nya saja menyembah. (QS. An-Nahl: 114)

B. Hewan yang Halal dimakan


Adalah beberapa jenis hewan yang sudah dijamin kehalalannya oleh Allah SWT. Hewan yang halal untuk dimakan di bedakan menjadi 2 menurut :

a. Dalil Umum
1. Semua hewan yang hidup di dalam air dan tidak dapat bertahan hidup lama di darat. Rosullullah SAW bersabda : Ia(laut) itu airnya suci dan halal bangkainya

2. Hewan-hewan darat yang halal, seperti : Kambing, sapi, dan unta Dihalalkan bagimu binatang tenak kecuali yang akan dibacakan kepadamu

(QS. Al-Maidah : 1) 3. Burung-burung yang halal dimakan, seperti : burung dara dan bebek 4. Segala makanan yang baik dan lezat serta halal dimakan Allah menghalalkan bagi mereka barang-barang yang baik dan lezat, dan

mengharamkan bagi mereka barang-barang yang jelek(QS. Al-ARaf:157)

b. Dalil Khusus
1. Daging kuda Pada zaman Rosulullah, kami pernah menyembelih kuda, dan kami memekannya(HR. Bukhari dan Muslim) Hadis riwayat Jabir bin Abdullah ra.: Bahwa pada pertempuran Khaibar, Rasulullah saw. melarang makan daging keledai dan mengizinkan makan daging kuda 2. Daging belalang Hadis riwayat Abdullah bin Abu Aufa ra., ia berkata: Aku ikut perang bersama Rasulullah saw. sebanyak tujuh peperangan dan kami selalu makan belalang. 3. Daging ayam Pernah aku melihat Nabi SAW makan daging ayam(HR. Bukhari dan Tirmizi) 4. Daging kelinci Hadis riwayat Anas bin Malik ra., ia berkata: Ketika kami melewati daerah

Dhahran, kami melihat seekor kelinci berlari melompat-lompat. Para sahabat mengejar untuk menangkapnya, tetapi tidak berhasil. Kemudian aku berusaha menangkapnya dan berhasil. Lalu aku menemui Abu Thalhah sambil membawa binatang tersebut, lalu kami menyembelihnya. Bagian pangkal paha hewan itu dikirim kepada Rasulullah saw. dan aku membawa sebagian dagingnya kepada Rasulullah saw. dan beliau menerimanya. 5. Daging biawak Hadis riwayat Ibnu Umar ra., ia berkata: Nabi saw. pernah ditanya tentang binatang biawak dan beliau menjawab: Aku tidak suka memakannya, tetapi aku tidak mengharamkannya Hadis riwayat Ibnu Abbas ra., ia berkata:Bibiku, Ummu Hufaid memberikan hadiah kepada Rasulullah saw. berupa minyak samin, keju dan daging biawak. Minyak samin dan kejunya beliau makan dan daging biawaknya beliau biarkan karena beliau merasa jijik. Daging itu pernah dihidangkan di meja makan Rasulullah saw. Kalau seandainya daging itu haram, maka daging itu tidak akan dihidangkan di meja makan Rasulullah saw.

C. Hewan yang haram untuk dimakan


Adalah beberapa jenis hewan yang sudah dijamin keharamannya oleh Allah SWT. Hewan yang haram untuk dimakan di bedakan menjadi 2 menurut :

a. Dalil Umum
1. Memiliki sifat buas dan bertaring Hadis riwayat Abu Tsa`labah ra., ia berkata: Nabi saw. melarang memakan binatang buas yang bertaring. 2. Setiap binatang yang berkuku tajam Rosulullah telah melarang (memekan)setiap burung yang berkuku tajam(H. Muslim) 3. . Setiap binatang pemakan kotoran Rosulullah melarang memakan binatanng jalalah dan meminum susunya(HR. Arbaah kecuali Nasai)

b. Dalil Khusus
1. Daging babi Diharamkan bagimu memakan bangkai, darah, dan daging babi.(QS. Al-Maidah:3) 2. Khimar Hadis riwayat Abu Tsa`labah ra., ia berkata:Rasulullah saw. mengharamkan daging keledai piaraan. Hadis riwayat Ibnu Umar ra.: Bahwa Rasulullah saw. melarang makan daging keledai piaraan. 3. Binatang yang hidup di dua alam (amfibi) 4. Binatang yang kotor 5. Binatang yang belum jelas hukumnya antara halal dan haram

D. Manfaat binatang Halal


1. 2. 3. 4. 5. Terpelihara dari makanan daging hewan yang diharamkan Kesehatan dapat terjaga Terpelihara dari segala penyakit Menjalankan perintah agama Dapat mendorong manusia untuk lebih bersyukur kepada Allah SWT

E. Bahaya (Mudharat) hewan yang diharamkan


1. Mendatangkan macam-macam penyakit 2. Membahayakan kesehatan 3. Merusak akal dan badan

F. Menyembelih binatang halal


Menyembelih binatang halal dapat mengguneken beberapa cara, antara lain :

a. Dengan cara tradisional


Adalah penyembelihan dengan menggunakan alat alat sederhana. Kelebihan : efesien dalam hal biaya Kelemahan : prosesnya yang cukup lama

b. Dengan cara mekanik


Adalah penyembelihan dengan menggunakan alat alat yang cukup modern,seperti mesin Kelebihan : prosesya lebih cepat Kelemehan : biaya yang dibutuhkan relatif besar

c. Hal hal yang perlu diperhatikan sebelum menyembelih


1. 2. 3. 4. Binatang yang akan disembelih adalah binatang yang jelas hukum halalnya Penyembelih telah memenuhi syarat Binatang yang akan disembelih hidup secara sempurna Adanya alat penyebelih yang berkualitas bagus atau tidak rusak

d. Hal hal yang perlu dipehatikan saat menyembelih


1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Adanya niat Dengan menyabut Asma Allah SWT Memotong kerongkongan dan tenggorokan Menghadapkan binatang kearah kiblat Membaca shalawat atas Nabi Muhammad SAW Dipotong pada pangkal leher, untuk hewan yang berleher panjang Menggulingkan binatang ke arah rusuk sebelah kiri

e. Hal hal yang perlu dipehatikan secara khusus bagi beberapa penyembelih
1. Bagi seorang pemburu Apabila menggunakan senapan, tatkala didahului dengan Bismillah saat melepaskan tembakan. Apabila binatang masih hidup, maka penyembelihannya harus disempurnakan 2. Bagi penyembelih yang sulit menyembelih secara sempurna dan nomal Maka boleh menyembelih dengan cara sebisanya 3. Bagi binatang yang sedang bunting Penyembelihan cukup dilakukan sekali saja. Artinya : cukup dengan menyembelih induknya. Tentang penyembelihan anak binatang didalam perut induknya, penyembelihan cukup dengan menyembelih induknya(HR. Bukhari dan Turmuzi)