Anda di halaman 1dari 2

BAB 2

A. KARAKTERISTIK TANAMAN
Tanaman kacang hijau termasuk suku (famili) Leguminosae yang banyak varietasnya. Kedudukan tanaman kacang hijau dalam taksonomi tumbuhan diklarifikasi sebagai berikut Kingdom Divisi Subdivisi Kelas Ordo Famili Genus Spesies : Plantae : Spermatophyta : Angiospermae : Dicotyldonae : Leguminales : Leguminosae (Papilionaceae) : Phaseolus : Pheseolus aureus

Susunan tubuh tanaman (morfologi) kacang hijau terdiri atas akar, batang, daun, bunga, buah, dan biji. Perakaran tanaman kacang hijau bercabang banyak dan mnembentuk bintil-bintil (nodula) akar. Makin banyak nodula akar, makin menyuburkan tanah. Batang tanaman kacang hijau berukuran kecil, berbulu, berwarna hijau kecoklat-coklatan, atau kemerah-merahan yang tumbuh tegak mencapai ketinggian 30-110 cm dan bercabang menyebar ke semua arah. Daun tumbuh majemuk, tiga helai anak daun per tangkai. Helai daun berbentuk oval dengan ujung lancip dan berwarna hijau. Bunga kacang hijau berkelamin sempurna (hermaphrodite), berbentuk kupu-kupu , dan berwarna kuning. Buah berpolong, panjangnya antara 6-15 cm. Tiap polong berisi 6-16 butir biji. Biji kacang hijau berbentuk bulat kecil dengan bobot tiap butir 0,5-0,8 mg atau berat per 1000 butir antara 36-78 g, berwarna hijau sampai hijau mengkilap. Tanaman kacang hijau dapat beradaptasi luas di berbagai daerah yang beriklim panas (tropis). Di Indonesia, kacang hijau dapat tumbuh dan berproduksi dengan baik di dataran rendah sampai ketingian 500 m di atas permukaan laut (dpl). Di daerah ketinggian 750 m dpl, kacang hijau masih tumbuh baik, tetapi hasilnya cenderung turun (rendah). Keadaan iklim yang idealn untuk tanaman kacang hijau adalah daerah yang bersuhu 25oC 27oC dengan kelembapan udara 50% - 80%, curah hujan antara 50mm-200mm per bulan, dan cukup mendapat sinar matahari (tempat terbuka). Keadaan tanaman yang baik untuk tanaman kacang hijau adalah tanah dengan pH 5,8 6,5. tinggi kandungan nitrogen sehingga

Jumlah curah hujan dapat mempengaruhi produksi kacang hijau. Tanaman ini cocok ditanam pada musim kering (kemarau) yang rata-rata curah hujannya rendah. Di daerah yang bercurah hujan tinggi, pertanaman kacang hijau mengalami banyak hambata dan gangguan, misalnya mudah rebah dan mudah terserang penyakit. Produksi kacang hijau musim hujan umumnya lebih rendah daripada produksi musim kemarau.