Anda di halaman 1dari 7

11 Mei 2006 Taubat Sejati Seorang Pemuda

Imam Malik bin Dinar mengajari kita dalam bagian ini tentang seorang pemuda kecil di waktu haji, dengan bertutur, "Ketika kami mengerjakan ibadah haji, kami mengucapkan talbiyah dan berdoa kepada Allah, tiba-tiba aku melihat pemuda yang masih sangat muda usianya memakai pakaian ihram menyendiri di tempat penyendiriannya tidak mengucapkan talbiyah dan tidak berdzikir mengingat Allah seperti orang-orang lainnya. Aku mendatanginya dan bertanya, 'mengapa dia tidak mengucapkan talbiyah ?'" Dia menjawab, "Apakah talbiyah mencukupi bagiku, sedangkan aku sudah berbuat dosa dengan terang-terangan. Demi Allah! Aku khawatir bila aku mengatakan labbaik maka malaikat menjawab kepadaku, 'tiada labbaik dan tiada kebahagiaan bagimu'. Lalu aku pulang dengan membawa dosa besar." Aku bertanya kepadanya, "Sesungguhnya kamu memanggil yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." Dia bertanya, "Apakah kamu menyuruhku untuk mengucapkan talbiyah? "

Aku menjawab, "Ya." Kemudian dia berbaring di atas tanah, meletakkan salah satu pipinya ke tanah mengambil batu dan meletakkannya di pipi yang lain dan mengucurkan air matanya sembari berucap, "Labbaika Allaahumma labbaika, sungguh telah kutundukkan diriku kepada-Mu dan badan telah kuhempaskan di hadapan-Mu." Lalu aku melihatnya lagi di Mina dalam keadaan menangis dan dia bekata, "Ya Allah, sesungguhnya orang-orang telah menyembelih kurban dan mendekatkan diri kepada-Mu, sedangkan aku tidak punya sesuatu yang bisa kugunakan untuk mendekatkan diri kepadamu kecuali diriku sendiri, maka terimalah pengorbanan dariku. Kemudian dia pingsan dan tersungkur mati. Akupun mohon kepada Allah agar dia mau menerimanya. Sumber: Asyabalunal 'Ulama (65 Kisah Teladan Pemuda Islam Brilian),

CARA MENGONTAK ALLOH SWT Message: Bayangkan bila pada saat kita berdoa dan mendengar ini: "Terima kasih, Anda telah menghubungi Rumah Allah SWT". Pilihlah salah satu: * Tekan 1 untuk 'meminta'. * Tekan 2 untuk 'mengucap syukur'. * Tekan 3 untuk 'mengeluh' * Tekan 4 untuk 'permintaan lainnya'." Atau, bagaimana jika Malaikat memohon maaf seperti ini: "Saat ini semua malaikat sedang membantu pelanggan lain. Tetaplah menunggu Panggilan. Anda akan dijawab berdasarkan urutannya." Bisakah Anda bayangkan bila padasaat berdoa, Anda mendapat respons seperti ini: "Jika Anda mau bicara dengan Malaikat Jibril, tekan 1. Dengan Malaikat Mikail, tekan 2. Dengan malaikat lainnya, tekan 3. Jika Anda ingin mendengar saritilawah saat Anda menunggu, tekan 4. "

"Untuk jawaban pertanyaan tentang hakekat surga & neraka, silahkan tunggu sampai Anda tiba disini.!! Atau bisa juga Anda mendengar ini: "Komputer kami Menunjuk Kan Bahwa Anda telah satu kali menelpon hari ini, silakan mencoba kembali esok hari. "Kantor ini ditutup pada akhir minggu silakan menelpon kembali hari Senin setelah puku 9 pagi. Alhamdulillah, Allah SWT mengasihi kita, Anda dapat menelponNya setiap saat!!! Anda hanya perlu untuk memanggilnya kapan saja dan Dia mendengar Anda. Karena bila memanggil Allah, Anda tidak akan pernah mendapat nada sibuk. Allah menerima setiap panggilan dan mengetahui siapa pemanggilnya secara pribadi. Ketika Anda memanggil, gunakan nomor utama ini: 24434 2 : shalat Subuh 4 : shalat Zuhur 4 : shalat Ashar 3 : shalat Maghrib 4 : shalat Isya Atau untuk lebih lengkapnya lebih banyak kemashlahatannya, gunakan nomor ini: 28443483 2 : shalat Subuh 8 : Shalat Dhuha

4 : shalat Zuhur 4 : shalat Ashar 3 : shalat Maghrib 4 : shalat Isya 8 : Shalat Lail ( tahajjut ) 3 : Shalat Witir Info selengkapnya ada di Buku Telepon ber judul "Al-Qur'anul Karim & Hadist Rasul" Langsung kontak, Tanpa Operator tanpa Perantara, tanpa biaya. Nomor 24434 Dan 28443483 Ini Memiliki Jumlah Saluran Penting Yang Takterbatas Dan Seluruhnya Buka 24 Jam Sehari, 7 Hari Seminggu, 365 Hari setahun!! Sebarkan Informasi ini kepada orang-orang disekeliling kita. Mana tahu mungkin mereka sedang membutuhkannya 7 (pernah dimuat juga di sin). Sabda Rasulullah S.A.W : "Barangsiapahafaltujuhkalimat,iaterpandangmuliadisisiAllahdanMalaikatsertadia mpunidosa-dosanyawalau sebanyak buih laut " 1. Mengucap Bismillah pada tiap-tiap hendak melakukan sesuatu. 2. Mengucap Alhamdulillah pada tiap-tiap selesai melakukan sesuatu. 3. Mengucap Astaghfirullah jika lidah terselip perkataan yang tidak patut. 4. Mengucap Insya-Allah jika merencanakan berbuat sesuatu di hari esok. Kalimah ALLAH

5. Mengucap "La haula wala kuwwata illa billah" jika menghadapi sesuatu tak disukai dan tak diingini. 6. Mengucap "inna lillahi wa inna ilaihi ra! jiun" jika menghadapi dan menerima musibah. 7. Mengucap "La ilaha illa Allah Muhammad Rasulullah" sepanjang siang dan malam sehingga tak terpisah dari lidahnya (jauh lebih baik daripada ngegosip). Dari tafsir Hanafi, mudah-mudahan ingat, walau lambat-lambat mudahmudahan selalu, walau sambil lalu mudah-mudahan jadi boleh, karena sudah biasa. Sayangnya itu teknologi kuno buat allah .................allah punya yang lebih canggih dri pikiraan manusia karena allah sendiri yang menciptakaan akal manu Tobat di Diskotik Kisah yang sangat aneh, diceritakan oleh Syekh Ali ath-Thanthawi di beberapa kitabnya. "Aku masuk ke sebuah masjid di kota Halab, aku melihat seorang pemuda sedang salat, aku berkata, 'Subhanallah', pemuda itu dulunya seorang yang jauh dari petunjuk Allah, suka minum rum, berzina, memakan riba, dan dia durhaka kepada kedua orang tuanya, sehingga mereka mengusirnya dari rumah, lalu apa gerangan yang membuatnya datang ke masjid? Aku mendekatinya dan bertanya, 'Bukankah kamu si fulan?' 'Benar, jawabnya.' Aku berkata, 'Segala puji bagi Allah yang telah memberimu hidayah, katakan kepadaku bagaimana ceritanya?' Dia berkata, 'Aku mendapatkan hidayah atas perantaraan seorang syekh yang memberikan nasihat di sebuah diskotik. Ya di diskotik.' Aku berkata dengan heran, 'Benarkah?' 'Ya, di diskotik,' jawabnya. Bagaimana ceritanya?" Dia lalu bercerita. Di kampung kami ada sebuah masjid kecil dengan imam seorang syekh yang sudah tua. Pada suatu hari syekh itu menghadap ke jamaahnya dan berkata: "Pada ke manakah orang-orang?" Mereka kebanyakan khususnya para pemuda jauh dari masjid, bahkan tidak lagi mengenalnya." Jamaahnya menjawab, "Ada di diskotik dan tempat-tempat hiburan." Syekh berkata, "Apa yang kalian maksudkan dengan diskotik dan tempattempat hiburan?" Salah seorang dari mereka menjawab, "Diskotik adalah sebuah ruangan besar yang terdapat panggung di dalamnya, lalu para gadis yang ******* atau setengah

******* menari dengan disaksikan oleh pengunjung." Syekh berkata, "Apakah yang menyaksikannya juga orang-orang muslim?" "Benar," jawab mereka. "La haula wa laa quwwata illa billah, mari kita pergi ke sana untuk menasihati mereka," kata syekh. Mereka berkata, "Wahai Syekh, bagaimana Anda ini, menasihati orang di diskotik?" "Ya!" jawabnya. Mereka memuji tekadnya dan mengatakan bahwa akan mendapat cacian dan hinaan serta bahaya. Syekh berkata, "Apakah kita ini lebih baik dibandingkan Muhammad saw?" Syekh memegang tangan salah seorang jamaahnya untuk menunjukkan jalan ke diskotik, setelah sampai, pemilik diskotik bertanya, "Mau apa kamu?" Syekh menjawab, "Kami ingin menasihati orang-orang yang ada di diskotik." Pemilik diskotik heran dan memperhatikan mereka dengan saksama serta menolak mereka, mereka lalu menawar dengan harga yang setara dengan harga tiket untuk satu hari penuh. Pemilik diskotik sepakat dan meminta mereka datang keesokan harinya pada awal acara. Pemuda tadi berkata, "Keesokan harinya aku ada di diskotik, tarian dimulai oleh seorang gadis, setelah selesai tabir pun ditutup, kemudian dibuka lagi. Tiba-tiba seorang syekh yang berwibawa duduk di kursi, dia memulai dengan bismillah dan hamdalah serta selawat kepada Rasulullah saw., setelah itu beliau mulai berceramah memberi nasihat kepada para pengunjung yang keheranan. Mereka mengira itu adalah selingan berupa lawakan. Setelah mereka tahu sedang berhadapan dengan seorang syekh yang memberikan nasihat, mereka mencaci makinya dengan berteriak dan tertawa. Namun, beliau tak memperdulikan mereka dan meneruskan nasihatnya sehingga salah seorang pengunjung berdiri dan meminta yang lain tenang dan mendengarkan apa yang diucapkan syekh." "Ketenangan mulai menyelimuti sekeliling ruangan diskotik. Hanya suara syekh yang terdengar, beliau mengucapkan kata-kata yang belum pernah kami dengar sebelumnya. Beliau membaca ayat-ayat Alquran dan hadis-hadis Nabi saw. serta kisah orang-orang saleh yang telah bertobat. Di antara ucapannya, 'Wahai manusia, kalian sudah lama hidup dengan bermaksiat kepada Allah, manakah nikmat kemaksiatan itu, dia telah lenyap dan tinggal lembaran-lembaran hitam yang akan dimintai pertanggungjawabannya pada hari kiamat nanti, suatu hari yang mana akan binasa segala sesuatu kecuali Allah SWT, wahai manusia, tidakkah kalian lihat amal perbuatan kalian, ke mana akan membawa, kalian tidak akan tahan menahan panasnya api dunia yang merupakan satu bagian dari tujuh

puluh kali panasnya api neraka. Bersegeralah bertobat sebelum segalanya terlambat.' Dia berkata, 'Semua orang yang ada di sana menangis, dan keluarlah syekh dari diskotik dengan diikuti oleh semua orang, mereka bertobat dengan perantaraannya, termasuk pemilik diskotik ikut bertobat dan menyesali segala kesalahannya'." Sumber: Kisah Ini Diambil dari Situs Alirsyad yang Lama, Sumbernya Dituliskan: Dikutip dari Hakikat Taubat. Mohon maaf bila ada kata-kata yang kurang sopan atau tidak berkenang dan mohon komentarnya, bila ada kesalahan biar kita pernaiki sama-sama. Saya Cuma mengutip dari alamat dibawah ini Wallahualam bissawb.

<http://tausyiah275.blogsome.com/2006/02/05/7-kalimat-yg-disukai-alloh-swt/>