Anda di halaman 1dari 2

1.

Cara pengambilan darah pada mencit Pada umumnya pengambilan darah terlalu banyak pada hewan kecil dapat menyebabkan shok hipovolemik, stress dan bahkan dapat menyebabkan kematian. Tetapi bila dilakukan pengambilan sedikit darah tetapi sering, juga dapat menyebabkan anemia. Pada umumnya pengambilan darah dilakukan sekitar 10% dari total volume darah dalam tubuh dan dalam selang waktu 2-4 minggu. Atau sekitar 1% dengan interval 24 jam. Total darah yang diambil sekitar 7,5% dari bobot badan. Diperkirakan pemberian darah tambahan (exsanguination) sekitar setengah dari total volume darah. Contohnya: Bobot 25g, total volume darah 1,875 ml, maksimum pengambilan darah 0,1875 ml, maka pemberian exsanguination 0,9375 ml. Pengambilan darah dapat dilakukan pada lokasi tertentu dari tubuh, yaitu: a. vena lateral dari ekor Peganglah mencit pada ekornya dengan tangan kanan, biarkan mereka mencengkeram lantai dengan kaki depannya. Dengan tangan kiri jepitlah tengkuk mencit diantara jari telunjuk dan jari tengah (bisa juga dengan jari telunjuk dan ibu jari). Pindahkan ekor mencit dari tangan kanan ke jari kelingking tangan kiri sehingga kulit abdomennya menjadi tegang. Potong pada bagian ujung ekor mencit dengan menggunakan gunting. Ambil darah dengan mengrunakan kaca objek. Pengambialan darah dengan cra ini biasa dilakukan untuk mengecek gula darah,

korestrol dan untuk membuat hapusan darah. b. sinus orbitalis mata Lakukan pencekokan pada mencit untuk mempermudah

pengambilan darah pada sinus orbitalis mata. Ambil darah pada mata menggunakan mikro hematocrit dengan cara menekan pada bagiuan ujung mata dengan menggunakan alat tersebut hingga keluar darah. Darah yang keluar akan masuk ke dalam mikro hematocrit. c. langsung dari jantung. Mencit yang digunakan harus dibunuh dengan cara dislokasi leher (memutus susunan tulang belakang atau raraf pada leher. Setelah mencit

mati kemudian dibedah bengan menggunakan gunting, ambik darah dengan menggunakan jarum.

I. KESIMPULAN Cara memegang mencit , pegang pada ujung ekornya dengan tangan kanan, dengan tangan kiri kulit tengkuknya dijepit diantara telunjuk dan ibu jari. Kemudian ekornya dipindahkan dari tangan kanan ke antara jari manis dan jari kelingking tangan kiri, sehingga mencit cukup erat dipegang. Cara pemberian perlakuan pada mencit dapat dilakukan dengan cara pemberian per-oral, pemberian secara intraperitoncal, melalui subkutan, intravena dan intramuscular. Pengambilan darah pada mencit dapat dilakukan melalui vena lateral dari ekor, sinus orbitalis mata, langsung dari jantung.

Anda mungkin juga menyukai