Anda di halaman 1dari 39

Succesful Battle with Stress !!

A. LATAR BELAKANG
Stres merupakan hal yang tidak asing lagi di kalangan masyarakat. Karena stres bisa dialami kapan dan dimana saja oleh setiap individu. Stres merupakan suatu respon adaptif individu terhadap situasi yang diterima seseorang sebagai suatu tantangan atau ancaman

keberadaannya. Stress tidak selalu bersifat negatif. Sebaliknya stress juga dapat, untuk sementara, menghasilkan sebuah prestasi yang tinggi. Di dalam dunia kerja banyak hal yang berpotensi menimbulkan stress. Stres kerja dapat disebabkan dari situasi maupun keadaan di dalam perusahaan, misalnya pimpinan yang otoriter, struktur dan kebijakan perusahaan yang tidak sesuai, kurangnya kerjasama antara karyawan, dan konflik antara karyawan. Stres kerja juga dapat dipengaruhi oleh kondisi dari masing-masing karyawan, misalnya tipe kepribadian karyawan, kontrol personal atau bahkan dari sebab tidak adanya ketrampilan (khususnya ketrampilan manajemen) hingga sekedar tidak menyukai seseorang dengan siapa harus bekerja secara dekat (Margiati, 1999). Proses penanggulangan stress merupakan sebuah proses

kompensasi. Bila bentuk kompensasi ini berlangsung terlalu lama, stress pada akhirnya akan menemukan titik jenuh dan akan berdampak pada terganggunya kesehatan fisik, kesehatan psikologis, performance, serta mempengaruhi individu dalam pengambilan keputusan. Sehingga

Succesful Battle with Stress!!

Page 1

pada karyawan akan dapat merugikan perusahaan itu sendiri. Indikator stres kerja karyawan dapat dilihat dari rendahnya kepuasan kerja, kinerja yang menurun, semangat dan energi menjadi hilang, serta komunikasi yang tidak lancar. Tentunya hal ini tidak akan dibiarkan oleh suatu perusahaan, artinya perlu adanya suatu usaha agar para karyawan dapat menangani kondisi stres yang dialaminya secara efektif. Telah disebutkan sebelumnya bahwa salah satu faktor yang mempengaruhi stres kerja adalah keterampilan manajemen stres dari masing-masing karyawan itu sendiri. Manajemen stres adalah usaha seseorang untuk mencari cara yang paling sesuai dengan kondisinya untuk mengurangi stress yang terjadi dalam dirinya. Manajemen stres lebih daripada sekedar mengatasinya, yakni belajar menanggulanginya secara adaptif dan efektif. Suprihanto dkk (2003) mengatakan bahwa dari sudut pandang organisasi, manajemen mungkin tidak khawatir jika karyawannya mengalami stres yang ringan. Alasannya karena pada tingkat stres lertentu akan memberikan akibat positif, karena hal ini akan mendesak mereka untuk melakukan tugas lebih baik. Tetapi pada tingkat stres yang tinggi atau stres ringan yang berkepanjangan akan membuat menurunnya kinerja karyawan. Keterampilan manajemen stres tersebut dapat dilatih sehingga salah satu cara untuk mengatasi masalah ini adalah dengan mengadakan pelatihan manajemen stres bagi para karyawan.

Succesful Battle with Stress!!

Page 2

B. TUJUAN PELATIHAN
Tujuan dari pelatihan ini adalah : 1. Agar para peserta dapat memahami mengenai gejala dan sumber stres yang dialaminya, 2. Untuk meningkatkan kemampuan dalam mengelola stres dan merespon secara efektif terhadap gejala stres sehingga dapat mengendalikan kondisi apapun terutama di lingkungan kerja. 3. Dengan demikian sasaran akhirnya adalah meningkatnya motivasi, kinerja, dan kepuasan karyawan demi tercapainya produktivitas kerja yang menguntungkan perusahaan.

C.

SASARAN PELATIHAN
Berdasarkan pada latar belakang dan tujuan pelatihan tersebut,

maka sasaran kegiatan pelatihan ini adalah karyawan dengan ketentuan sebagai berikut : Telah dianalisa selama 1 tahun terakhir oleh perusahaan bahwa karyawan yang bersangkutan mengalami penurunan kinerja dan kepuasan kerja Adanya indikasi disebabkan oleh faktor stress Semua posisi jabatan Pria dan wanita tanpa batasan umur dalam lingkup perusahaan * Jumlah peserta maksimal 30 orang dalam satu paket pelatihan

Succesful Battle with Stress!!

Page 3

D.JADWAL PELATIHAN
SESI WAKTU 08.30 08.45 08.45 09.15 URAIAN KEGIATAN Pembukaan - Icebreaking - Kontrak belajar - Kuis Materi : Definisi Stres, Sumber Stres, Mekanisme stres Latihan Sirkuit yang kelebihan beban Istirahat : Coffee break Icebreaking Materi : Dampak Stres dan Pentingnya Manajemen Stres Latihan Anggaran Stress Istirahat, Shalat, makan Icebreaking Materi : Teknik-teknik Manajemen Stres Latihan AAA Manajemen Stres Latihan Relaksasi Evaluasi Penutupan Fasilitator : Yasin Yasid Trainer: Chrisna Widyawati Fasilitator: Yasin Yasid Fasilitator : Rudi Setiawan Fasilitator : Yasin Yasid Fasilitator : Rudy Setiawan KETERANGAN

SESI I

09.15 10.00

Trainer : Egi Apriyanto

10.00 10.20 10.20 10.35 10.35 10.40

10.40 11.20 SESI II 11.20 11.45 11.45 12.30 12.30 12.35 12.35 13.05 SESI III 13.05 13.40 13.40 13.50 13.50 14.15 14.15 14.25

Trainer : Mahendra Setyo

Succesful Battle with Stress!!

Page 4

E. MATRIKULASI
SESI SUB SESI URAIAN KEGIATAN WAKTU METODE (menit) TUJUAN Membuka program pelatihan serta pengenalan kepada peserta ALAT BANTU Alat pengeras suara

Acara diawali dengan pengenalan 1. Pembukaan program pelatihan dan trainer Trainer memberikan icebreaker untuk mempersiapkan peserta menerima materi Peserta diberi beberapa pertanyaan mengenai materi

15'

Ceramah

Games 15' Siap Tempur

2. Icebreaking

Selembar Agar peserta siap fotocopy dan fokus 'Naskah mengikuti penuntun pelatihan fantasi Siap tempur'

Menjawab 10'

3. Kuis SESI I 4. Definisi Stres, sumber stres, mekanisme stres

Mengetahui pertanyaa gambaran awal Kertas, n Catatan peserta terhadap pulpen materi saya Agar peserta dapat Presentasi memahami /ceramah definisi, sumber stres & & diskusi mekanisme terjadinya stres Latihan Sirkuit Laptop, LCD, proyektor, pengeras suara

Trainer menjelaskan materi diselingi tanya jawab

45'

5. Identifikasi Sumber Stres

Trainer memandu peserta berlatih mengidentifikasi sumber stres

20'

yang kelebihan beban

Peserta mampu mengidentifikasi sumber stress

Diagram 'Papan Sirkuit', pulpen, kertas;

Succesful Battle with Stress!!

Page 5

1. Icebreaking

Trainer memberikan icebreaker untuk mencairkan suasana dan siap mendapat materi selanjutnya Trainer menjelaskan materi diselingi dengan tanya jawab

Games 5' Pilihlah sebuah bentuk

Membuat peserta Laptop, LCD, tertawa dan proyektor, membangkitkan pengeras suara semangat Membuat

2. Dampak Stres dan Pentingnya SESI II Manajemen Stres

Presentasi peserta sadar 40' /ceramah tentang & diskusi pentingnya manajemen stres Peserta mampu merealokasikan sumber daya mereka pada masalah dengan rasio yg lebih baik Membuat peserta membangkitkan semangat 30' Presentasi Peserta dapat /ceramah memahami & diskusi tentang teknikteknik manajemen stres atau cara menangani stres

Laptop, LCD, proyektor, pengeras suara

3. Realokasi Sumber Daya Stres

Trainer memandu peserta dalam permainan dan mendiskusikanny a Peserta diajak bertepuk tangan untuk membankitkan semangat Trainer menjelaskan materi diselingi dengan tanya jawab

Latihan 25' Anggaran Stres

Kertas, pulpen

1. Icebreaking SESI III 2. Teknikteknik Manajemen Stres

5'

Games tangan

Bertepuk tertawa dan

Laptop, LCD, proyektor, pengeras suara

3. Keterampila Peserta diajak n Manajemen untuk melakukan


Succesful Battle with Stress!!

35'

Latihan AAA

Peserta mampu menemukan

Kertas, pulpen

Page 6

metode Manajeme manajemen n Stres stress dan menerapkannya latihan manajemen stres diselingi dengan diskusi 10' Peserta dapat menggunakan sebuah tekhnik Latihan Relaksasi relaksasi untuk membuat diri menjadi rileks dalam menangani stres Untuk menulisk mengetahui Trainer memberikan kuis dan lembar evaluasi agar diisi oleh peserta anCatata keberhasilan n akhir 25' saya lembar evaluasi Penutupan program pelatihan program pelatihan pada pengetahuan dan kemampuan manajemen stres Menutup 10 Ceramah keseluruhan acara pelatihan 5. Penutupan Pengeras suara Kertas, pulpen -

Stres

4. Evaluasi

Mengisi peserta meliputi

Succesful Battle with Stress!!

Page 7

F. PENJELASAN PER SESI


SESI I PEMBUKAAN

Tujuan kepada peserta Waktu Tempat Trainer

Membuka

program

pelatihan

serta

pengenalan

: 15 menit : in door (di dalam ruangan) : Rudy Setiawan :

Alat yang dibutuhkan

Laptop, LCD, Proyektor, Pengeras suara Prosedur : Trainer membuka pelatihan dengan metode ceramah singkat

meliputi pengenalan program pelatihan dan kontrak belajar, Trainer memperkenalkan diri Dilanjutkan pemberian icebreaker

ICEBREAKER SIAP TEMPUR

Tujuan

1. Agar peserta siap mengikuti pelatihan 2. Memperkenalkan latihan sederhana penghilang stress. Waktu : 15 menit Page 8

Succesful Battle with Stress!!

Trainer Tempat

: Rudy Setiawan : Indoor (ruangan)

Materi yang dibutuhkan : Selembar fotocopy 'Naskah penuntun fantasi Siap tempur'. Instruksi :

1. Katakan kepada peserta agar mencari posisi yang enak untuk icebreaker ini dan menutup mata mereka. 2. Mintalah peserta mengambil nafas dalam-dalam kemudian bacalah naskah perlahan-lahan untuk mereka. Naskah petunjuk fantasi Siap tempur (untuk dibaca pelan-pelan) Saya ingin Anda dalam beberapa menit memfokuskan pikiran Anda pada macam-macam kecemasan, hal-hal yang memenuhi pikiran dan kekhawatiran yang Anda bawa ke tempat ini hari ini. Mungkin ada banyak hal-hal di pikiran Anda: apakah Anda ingat harus mematikan termos listrik pagi ini sebelum Anda meninggalkan rumah, (berhenti) mungkin percakapan yang belum selesai dengan seseorang, (berhenti) mungkin Anda sedang memikirkan halhal yang mesti Anda kerjakan sepulangnya Anda dari sini, (berhenti) atau halhal yang harus Anda kerjakan di kantor besok. Silahkan merenung sebentar untuk benar-benar fokus pada kecemasan-kecemasan ini sekarang, (berhenti) dan buatlah daftar dalam pikiran Anda. Daftar kecemasan yang telah Anda buat menyita energi Anda. Kecemasan ini mencegah Anda untuk sepenuhnya hadir di tempat ini

Succesful Battle with Stress!!

Page 9

secara lahir batin. Bisa jadi tidak ada satupun yang dapat Anda lakukan selama (jam/menit) ke depan atas kecemasan ini, selain khawatir, (berhenti) dan hal itu akan mengalihkan pikiran dan perhatian Anda dari apa-apa yang dapat Anda pelajari di tempat ini, (berhenti) jadi biarkan kekhawatiran itu pergi untuk sementara. Saya ingin Anda menciptakan sebuah kotak di dalam pikiran Anda, (berhenti) dengan penutup di atasnya, (berhenti) dan sebuah gembok serta sebuah kunci.(berhenti) Kotak ini bisa berukuran dan berbentuk apa saja sesuai keinginan Anda, (berhenti) tapi harus cukup besar dan kuat untuk menampung segala kecemasan yang telah Anda kenali. (berhenti) Jadi silahkan membayangkan kotak ini sejelas yg Anda bisa. (berhenti) Kotak ini sekarang berada di hadapan Anda dengan tutup terbuka. Sekarang Saya ingin Anda memasukkan setiap kecemasan Anda kedalam kotak tersebut, satu per satu, (berhenti) pastikan bahwa semuanya telah masuk. (berhenti) Sambil Anda melakukan ini semua, katakan kepada diri Anda sendiri, "Tidak ada yang bisa saya lakukan terhadap hal ini sekarang, (berhenti) maka Saya akan membuang kecemasan saya di dalam kotak ini, menguncinya selama saya berada di sini, (berhenti) dan saya tahu bahwa saya dapat kembali lagi nanti dan mengatasi semua kecemasan saya'. Sekarang apabila Anda telah menaruh semua hal-hal yang memenuhi pikiran serta kecemasan-kecemasan Anda ke dalam kotak

Succesful Battle with Stress!!

Page 10

tersebut, Saya ingin Anda menutup kotak itu dan menggemboknya. (berhenti) Sekarang Saya ingin Anda meletakkan kunci kotak itu di dalam saku baju Anda atau di tempat penyimpanan lain, (berhenti) dan ingat bahwa di akhir program ini, Anda dapat membuka gembok kotak Anda dengan kunci yang Anda miliki dan

membawanya pulang. Setelah Anda siap, Saya ingin Anda secara perlahan-lahan membuka mata Anda dan kembali kemari. Debriefing : 1. Bagaimana perasaan anda sekarang? 2. Berhasilkah cara itu ?

KUIS CATATAN SAYA


Tujuan : Untuk mengetahui gambaran awal peserta mengenai stres dan manajemen stres sebelum mengikuti pelatihan Waktu Trainer Tempat : 10 menit : Rudy Setiawan : Indoor (ruangan) : Pulpen dan kertas

Alat yang dibutuhkan Instruksi

: Trainer memberikan lembar catatan saya kepada

peserta, kemudian peserta diminta menuliskan jawabannya pada kertas

Succesful Battle with Stress!!

Page 11

yang telah disediakan. Selanjutnya lembar tersebut dikumpulkan. Trainer menjelaskan bahwa catatan tersebut akan dikembalikan di akhir acara.

CATATAN SAYA 1. Stres adalah . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 2. gejala stres antara lain . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 3. Stres bisa terjadi karena . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 4. Manajemen stres adalah . . . . . . . . . . . . . . . . . . 5. Saya menangani stres dengan cara . . . . . . . .

PRESENTASI DAN DISKUSI WHAT IS STRESS?

Tujuan

: Peserta dapat memahami tentang pengertian stres

dan mekanisme terjadinya stres. Waktu Trainer Tempat : 45 menit : Egi Apriyanto : Indoor (ruangan) :

Alat yang dibutuhkan

Laptop, proyektor, layar LCD, pengeras suara Instruksi :

Succesful Battle with Stress!!

Page 12

1.

Peserta diminta untuk duduk dengan tertib namun santai di

tempat yang telah disediakan oleh panitia; 2. 3. 4. Trainer menyiapkan materi, laptop dan memasang LCD; Trainer mempresentasikan materi Peserta diajak untuk mendiskusikan materi.

Materi : Definisi stres, sumber stres, gejala stres, mekanisme terjadinya stres

WHAT IS STRESS?
A) Definisi Stres Stres merupakan suatu respon adaptif individu terhadap situasi yang diterima seseorang sebagai suatu tantangan atau ancaman keberadaannya. Stres sebagai reaksi-reaksi emosional dan psikologis yang terjadi pada situasi dimana tujuan individu mendapat halangan dan tidak bisa mengatasinya. Stress bisa dibedakan atas dasar sifat stressornya, yaitu Eustress adalah stress positif yang terjadi ketika tingkatan stress

cukup tinggi untuk memotivasi agar bertindak untuk mencapai sesuatu. Distress atau stress negative terjadi ketika tingkatan stress terlalu dengan negative. kesehatan Distress dan merupak sering stress yang

tinggi atau terlalu rendah, tubuh dan pikiran mulai menanggapi stressor mengganggu menyebabkan

ketidakseimbangan antara tuntutan stress dan kemampuan untuk memenuhi tuntutan. B) Sumber Stres Hal-hal yang dapat menimbulkan stres disebut stressor. Ancaman, kejadian atau perubahan merupakan stresor. Cooper dan Davidson (1991) membagi penyebab stres dalam pekerjaan menjadi

Succesful Battle with Stress!!

Page 13

dua, yakni: a. Group stressor, adalah penyebab stres yang berasal dari situasi maupun keadaan di dalam perusahaan, misalnya kurangnya kerjasama antara karyawan, konflik antara individu dalam suatu kelompok, maupun kurangnya dukungan sosial dari sesama karyawan di dalam perusahaan. b. Individual stressor, adalah penyebab stres yang berasal dari dalam diri individu, misalnya tipe kepribadian seseorang, kontrol personal dan tingkat kepasrahan seseorang, persepsi terhadap diri sendiri, tingkat ketabahan dalam menghadapi konflik peran serta ketidakjelasan peran. Cooper (1999), memberikan daftar lengkap stressor dari sumber pekerjaan yang tertera pada table berikut :
Faktor Yang Mempengaruhi Stressor Dari Stres Kerja (Hal-hal Yang Mungkin Terjadi Di Lapangan) a. Beban kerja berlebihan secara kuantitatif b. Beban kerja berlebihan secara kualitatif Kondisi pekerjaan c. Assembly-line hysteria d. Keputusan yang dibuat oleh seseorang e. Bahaya fisik f. Jadwal bekerja a. Ketidakjelasan peran Stress karena peran b. Adanya bias dalam membedakan gender dan stereotype peran gender c. Pelecehan seksual a. Hasil kerja dan sistem dukungan sosial yang buruk Faktor interpersonal Perkembangan karir b. Persaingan politik, kecemburuan dan kemarahan c. Kurangnya perhatian manajemen terhadap karyawan a. Promosi ke jabatan yang lebih rendah dari kemampuannya

Succesful Battle with Stress!!

Page 14

b. Promosi ke jabatan yang lebih tinggi dari kemampuannya c. Keamanan pekerjaannya d. Ambisi yang berlebihan sehingga mengakibatkan frustrasi a. Struktur yang kaku dan tidak bersahabat Struktur organisasi b. Pertempuran politik c. Pengawasan dan pelatihan yang tidak seimbang d. Ketidakterlibatan dalam membuat keputusan a. Mencampurkan masalah pekerjaan dengan Tampilan rumah pekerjaan masalah pribadi b. Kurangnya dukungan dari pasangan hidup c. Konflik pernikahan d. Stres karena memiliki dua pekerjaan

C) Mekanisme Stres Secara fisiologis ada 3 tahap penyesuaian dilakukan tubuh , sering disebut GAS (General Adaptation Syndrome), yaitu : Tahap ALARM STAGE Terjadi saat mulai mengalami kejadian yang menyebabkan stress atau Sesuatu yang menyebabkan perubahan psikologi pada tubuh. Pengalaman dan persepsi ini menganggu keseimbangan badan dan tubuh merespon stresor dengan segera dan seefektif mungkin. Hal yang dapat terjadi akibat tahap ini contohnya adalah peningkatan denyut jantung, peningkatan pernafasan, penurunan suhu badan. Tahap Resistensi Pada tahap ini tubuh anda mencoba untuk menyesuaikan dengan stressor dengan memulai proses memperbaiki kerusakan yang diakibatkan oleh stressor. Indikator perilaku dari tahap ini adalah kurang perhatian terhadap keluarga, sekolah, kehidupan, withdrawal, perubahan kebiasaan Page 15 makan, insomnis,

Succesful Battle with Stress!!

hiperinsomnia, kemarahan dan fatique. Indikator kognitif meliputi kesulitan memecahkan masalah, bingung, mimpi buruk. Indikator emosi adalah kesedihan, ketakutan, kecemasan, panik. Tahap EXHAUSTION Selama tahap ini stresor t idak diatur dengan efektif, tubuh dan pikiran tidak mampu untuk memperbaiki kerusakan. Contoh pada tahap ini adalah menyerah, sakit kepala, tekanan darah naik, insomnis dan lepas kendali.

Debriefing

1. Adakah hal baru yang Anda peroleh dari presentasi tadi? 2. Apa komentar Anda dengan materi yang disampaikan oleh trainer?

LATIHAN SIRKUIT YANG KELEBIHAN BEBAN

Tujuan Waktu Trainer Tempat

: Peserta mampu mengidentifikasi sumber stress : 20 menit : Egi Apriyanto : Indoor (ruangan) : Sebuah pulpen dan kertas untuk masing-masing

Alat yang dibutuhkan

peserta dan sebuah diagram 'Papan Sirkuit' yang telah dipersiapkan untuk ditunjukkan oleh fasilitator. Instruksi :

Succesful Battle with Stress!!

Page 16

1. Mulailah diskusi tentang apa saja sumber stress yang utama bagi masing-masing individu. 2. Berikan sebuah pulpen dan kertas bagi masing-masing peserta. Mintalah mereka untuk menulis sumber stress yang utama selama 3 atau 4 menit. 3. Setelah selesai, tunjukkan 'Papan Sirkuit' dan mintalah masingmasing peserta memberitahukan salah satu sumber stress mereka. Setelah ini diidentifikasi, letakkan di dalam salah satu ruang kosong pada diagram. 4. Setelah diagram penuh, katakan kepada peserta bahwa mereka mirip dengan papan sirkuit ini. Papan sirkuit bisa kelebihan beban (rusak) jika diminta menangani terlalu banyak hal. Sama halnya kita akan kelebihan beban (rusak) bila diminta menangani terlalu banyak hal. 5. Pimpinlah diskusi tentang tekhik manajemen stress.

Debriefing

1. Apa yang Anda rasakan? 2. Adakah yang merasa tertekan dengan latihan ini? Mengapa? 3. Tehnik apa yg kita gunakan untuk menghindari kelebihan beban?

Succesful Battle with Stress!!

Page 17

SESI II ICEBREAKER PILIHLAH SEBUAH BENTUK

Tujuan

: 1. Membuat peserta tertawa. 2. Menghilangkan ketegangan.

Waktu Trainer Tempat

: 5 menit : Yasin Yasid : Indoor (ruangan) : Tampilan gambar bentuk segitiga, bujur sangkar, bentuk Z, dan lingkaran.

Alat yang dibutuhkan

Instruksi

1. Perkenalkan latihan dengan mengatakan kepada peserta bahwa mereka akan diminta mengasosiasikan diri mereka dengan salah satu bentuk dari empat bangun datar yang akan ditunjukkan. 2. Tunjukkan gambar bentuk-bentuk yang telah disiapkan dan berikan peserta waktu satu menit untuk memikirkan bentuk mana yang paling sesuai dengan mereka. 3. Setelah tiap peserta memilih sebuah bentuk, mulailah dengan pertanyaan Siapa yang berasosiasi dengan segitiga?'. Sambil

mengangkat tangan, katakan kepada orang-orang ini bahwa mereka memiliki dasar yang teratur dan secara umum cukup stabil. Kemudian tanyakan siapa yang berasosiasi dengan bujursangkar. Beritahukan bahwa mereka adalah orang-orang yang solid dan teratur. Lalu

Succesful Battle with Stress!!

Page 18

mintalah

orang-orang

yg

berasosiasi

dengan

mengangkat

tangannya. Katakan bahwa mereka umumnya adalah pemimpin yang baik. Akhirnya mintalah orang-orang yang berasosiasi dengan lingkaran mengangkat tangannya. Beritahukan bahwa pikiran mereka selalu disibukkan dengan masalah seks dan hal- hal tidak bermanfaat. 4. Setelah peserta berhenti tertawa, bimbinglah menuju topik yg ada. Variasi Anda dapat menggunakan deskripsi lain untuk bentuk-bentuk tersebut.

Deskripsi bentuk :

Succesful Battle with Stress!!

Page 19

PRESENTASI DAN DISKUSI Dampak Stres dan Pentingnya manajemen stres

Tujuan

: peserta dapat memahami tentang dampak stres dan pentingnya kemampuan manjemen stres

Waktu Trainer Tempat

: 40 menit : Mahendra Setyo H : Indoor (ruangan) : Laptop, Proyektor, Layar LCD

Alat yang dibutuhkan Instruksi :

1. Peserta diminta untuk duduk dengan tertib namun santai di tempat yang telah disediakan oleh panitia; 2. Trainer menyiapkan materi, laptop dan memasang LCD; 3. Trainer mempresentasikan materi 4. Peserta diajak mendiskusikan materi. Materi : Dampak stres bagi karyawan, arti manajemen stres dan pentingnya manajemen stres

GEJALA & DAMPAK STRES, SERTA PENTINGNYA MANAJEMEN STRES

A) Gejala & Dampak Stres Terry Beehr dan John Newman (dalam Rice, 1999) mengkaji ulang beberapa kasus stres pekerjaan dan menyimpulkan tiga gejala dari

Succesful Battle with Stress!!

Page 20

stres pada individu, yaitu: 1. Gejala psikologis a. Kecemasan, ketegangan, kebingungan dan mudah tersinggung b. Perasaan frustrasi, rasa marah, dan dendam (kebencian) c. Sensitif dan hyperreactivity d. Memendam perasaan, penarikan diri, dan depresi e. Komunikasi yang tidak efektif f. Perasaan terkucil dan terasing g. Kebosanan dan ketidakpuasan kerja h. Kelelahan mental, penurunan fungsi intelektual, dan kehilangan konsentrasi i. Kehilangan spontanitas dan kreativitas j. Menurunnya rasa percaya diri 2. Gejala fisiologis a. Meningkatnya denyut jantung, tekanan darah, dan kecenderungan mengalami penyakit kardiovaskular b. Meningkatnya sekresi dari hormon stres (contoh: adrenalin dan noradrenalin) c. Gangguan gastrointestinal (misalnya gangguan lambung) d. Meningkatnya frekuensi dari luka fisik dan kecelakaan e. Kelelahan secara fisik dan kemungkinan mengalami sindrom kelelahan yang kronis (chronic fatigue syndrome) f. Gangguan pernapasan, termasuk gangguan dari kondisi yang ada g. Gangguan pada kulit h. Sakit kepala, sakit pada punggung bagian bawah, ketegangan otot i. Gangguan tidur j. Rusaknya fungsi imun tubuh, termasuk risiko tinggi kemungkinan terkena kanker

Succesful Battle with Stress!!

Page 21

3. Gejala perilaku a. Menunda, menghindari pekerjaan, dan absen dari pekerjaan b. Menurunnya prestasi (performance) dan produktivitas c. Meningkatnya penggunaan minuman keras dan obat-obatan d. Perilaku sabotase dalam pekerjaan e. Perilaku makan yang tidak normal (kebanyakan) sebagai pelampiasan, mengarah ke obesitas f. Perilaku makan yang tidak normal (kekurangan) sebagai bentuk penarikan diri dan kehilangan berat badan secara tiba-tiba, kemungkinan berkombinasi dengan tanda-tanda depresi g. Meningkatnya kecenderungan berperilaku beresiko tinggi, seperti menyetir dengan tidak hati-hati dan berjudi h. Meningkatnya agresivitas, vandalisme, dan kriminalitas i. Menurunnya kualitas hubungan interpersonal dengan keluarga dan teman j. Kecenderungan untuk melakukan bunuh diri Secara umum beberapa gejala dan dampak stress di perusahaan : Angka statistik absensi yang tinggi Tingginya Angka statistik karyawan sakit Banyaknya komplain pelanggan Waktu lembur yang tinggi Produktivitas rendah Efisiensi rendah Pencapaian target rendah Turnover karyawan tinggi

B) Manajemen Stres Manajemen stres adalah usaha seseorang untuk mencari cara yang paling sesuai dengan kondisinya untuk mengurangi stress yang

Succesful Battle with Stress!!

Page 22

terjadi dalam dirinya. Stres dalam pekerjaan dapat dicegah timbulnya dan dapat dihadapi tanpa memperoleh dampaknya yang negatif. Manajemen stres lebih daripada sekedar mengatasinya, yakni belajar menanggulanginya secara adaplif dan efektif. Sebagian para pengidap stres di tempat kerja akibat persaingan, sering melampiaskan dengan cara bekerja lebih keras yang berlebihan. Ini bukanlah cara efektif yang bahkan tidak menghasilkan apa-apa untuk memecahkan sebab dari stres, justru akan menambah masalah lebih jauh. Sebelum masuk ke cara-cara yang lebih spesifik untuk mengatasi stressor tertentu, harus diperhitungkan beberapa pedoman umum untuk memacu perubahan dan penaggulangan. Pemahaman prinsip dasar, menjadi bagian penting agar seseorang mampu merancang solusi terhadap masalah yang muncul terutama yang berkait dengan penyebab stres dalam hubungannya di tempat kerja. Dalam hubungannya dengan tempat kerja, stres dapat timbul pada beberapa tingkat, berjajar dari ketidakmampuan bekerja dengan baik dalam peranan tertentu karena kesalahpahaman atasan atau bawahan. Atau bahkan dari sebab tidak adanya ketrampilan (khususnya ketrampilan manajemen) hingga sekedar tidak menyukai seseorang dengan siapa harus bekerja secara dekat (Margiati, 1999:76). Suprihanto dkk (2003:63-64) mengatakan bahwa dari sudut pandang organisasi, manajemen mungkin tidak khawatir jika karyawannya mengalami stres yang ringan. Alasannya karena pada tingkat stres lertentu akan memberikan akibat positif, karena hal ini akan mendesak mereka untuk melakukan tugas lebih baik. Tetapi pada tingkat stres yang tinggi atau stres ringan yang berkepanjangan akan membuat menurunnya kinerja karyawan. Sehingga sangat penting untuk dapat mengelola stres bagi karyawan. Pengelolaan stres bukan bersifat kemampuan, namun lebih merupakan keterampilan. Sehingga membutuhkan waktu untuk mencoba dan mempraktekkannya.

Succesful Battle with Stress!!

Page 23

Debriefing

1. Adakah hal baru yang Anda peroleh dari presentasi tadi? 2. Apa komentar Anda dengan materi yang disampaikan oleh trainer?

LATIHAN ANGGARAN STRESS

Tujuan 1.

: Membuat peserta sadar tentang sumber daya yg mereka

gunakan untuk masalah/stress; 2. Membuat peserta me-realokasikan sumber daya mereka

pada rasio yang lebih baik. Waktu Trainer Tempat : 25 menit : Mahendra Setyo : Indoor (ruangan) : Selembar dollar kembalian, kertas dan pulpen

Alat yang dibutuhkan Instruksi 1. :

Katakan kepada anggota kelompok bahwa mereka akan

dapat menganggarkan sumber daya untuk melawan masalah mereka. Sebelum memulai, mereka harus mengidentifikasi masalah utama maupun sepele yang mereka hadapi di kehidupan seharihari. 2. Setelah masing- masing peserta telah memiliki suatu daftar

masalah yang telah diidentifikasi, berikan selembar dollar kembalian kepada masing-masing peserta.

Succesful Battle with Stress!!

Page 24

3.

Sekarang katakan kepada mereka, bahwa mereka harus

mengalokasikan sejumlah uang terhadap masalah yang telah mereka identifikasi. Jumlah tersebut menunjukkan jumlah waktu yang mereka habiskan setiap hari untuk masalah tersebut. 4. Setelah selesai, mintalah mereka untuk mencatat nilai yang

mereka berikan untuk masing-masing masalah. 5. Langkah selanjutnya adalah mereka harus mengalokasikan

apa yang menurut mereka merupakan investasi waktu dan sumber daya mereka yang lebih logis untuk masing-masing masalah. 6. Mereka harus mencatat jumlah yang baru dan

membandingkannya dengan jumlah awal. Realokasi sumber daya ini perlu didiskusikan dan para peserta harus mencatat bahwa mereka akan buat perubahan di akhir pelatihan ini.

Debriefing 1. 2.

: Seberapa banyak perbedaan kedua jumlah tersebut? Adakah peserta yang tidak terkejut dengan perbedaan

tersebut? 3. Dapatkah tipe latihan ini digunakan secara teratur

sekembalinya ke tempat kerja?

Succesful Battle with Stress!!

Page 25

SESI III ICEBREAKER BERTEPUK TANGAN

Tujuan

: 1. Membuat peserta bertepuk tangan dan bergerak berkeliling. 2. Membuat peserta tertawa.

Waktu Trainer Tempat

: 5 menit : Yasin Yasid : Indoor (ruangan) : Tidak ada

Alat yang dibutuhkan Instruksi :

1. Katakan kepada para peserta bahwa mereka akan terlibat dalam latihan pembangkit latihan semangat. ini Beritahukan suatu mereka kebiasaan bahwa yang

pelaksanaan

merupakan

bertentangan dengan banyak program. 2. Sekarang katakan bahwa kebiasaan ini adalah mereka harus memberikan applaus kepada orang yang menyediakan fasilitas minum (atau siapa saja yg dipilih oleh fasilitator). Setelah bertepuk tangan, beritahukan peserta tentang bagian kedua dari ritual ini. Sekarang mereka harus memberikan applaus kepada orang yang membersihkan ruangan pelatihan (atau siapa saja yang dipilih fasilitator). Hal ini dapat berlangsung selama yang Anda inginkan.

Succesful Battle with Stress!!

Page 26

3. Doronglah dengan memberikan applaus keras untuk memulai, dan kemudian berdiri, tersenyum, menghentakkan kaki dan bersuit. Variasi 1. Fasilitator dapat memilih anggota kelompok untuk memberikan applaus. 2. Sebuah 'Meteran Tepuk Tangan' dapat digambar pada whiteboard supaya peserta dapat melihat tingkat applaus mereka.

PRESENTASI DAN DISKUSI TEKNIK-TEKNIK MANAJEMEN STRES

Tujuan

Peserta

dapat

memahami

tentang

teknik-teknik

manajemen stres atau cara menangani stres Waktu Trainer Tempat : 30 menit : Chrisna Widyawati : Indoor (ruangan) : Laptop, Proyektor, Layar LCD

Alat yang dibutuhkan Instruksi 1. :

Peserta diminta untuk duduk dengan tertib namun santai di

tempat yang telah disediakan oleh panitia; 2. 3. Trainer menyiapkan materi, laptop dan memasang LCD; Peserta diminta memperhatikan materi yang telah disediakan

oleh trainer dan diminta untuk merefleksikan di depan.

Succesful Battle with Stress!!

Page 27

4. Materi

Peserta diajak mendiskusikan materi. : Teknik-teknik Manajemen Stres

TEKNIK MANAJEMEN STRES


Kemampuan individu dalam menangani stres di tempat kerja berbeda-beda. Secara individu, ada beberapa hal yang bisa dilakukan karyawan untuk mengendalikan stres di tempat kerja. Cara tersebut diantaranya adalah dengan menerapkan manajemen waktu, secara rutin melakukan latihan fisik dan mental seperti olahraga dan relaksasi, serta membina jejaring sosial yang luas. Sedangkan secara organisasi, ada lima strategi yang bisa dilakukan perusahaan untuk membantu karyawan menangani stres di tempat kerja. Kelima strategi adalah: menghilangkan stressor atau pemicu stres, menjauhkan karyawan dari stressor, mengubah persepsi karyawan terhadap stressor, mengendalikan konsekuensi dari stres, dan menyediakan dukungan sosial bagi karyawan yang menghadapi stres. Secara individual strategi menejemen stres bisa dilakukan dengan beberapa cara, antara lain: a. Melakukan perubahan reaksi perilaku atau perubahan reaksi kogtiitif. Artinya, jika seorang karyawan merasa dirinya ada kenaikan ketegangan, para karyawan tersebut seharusnya time out terlebih dahulu. Cara time out ini bisa macam-macam, seperti istirahat sejenak namun masih dalam ruangan kerja, keluar ke ruang istirahat (jika menyediakan), pergi sebentar ke kamar kecil untuk membasuh muka air dingin atau berwudlu bagi orang Islam, dan sebagainya. b. Melakukan relaksasi dan meditasi. Kegiatan relaksasi dan medilasi ini bisa dilakukan di rumah pada malam hari atau hari-hari libur kerja. Dengan melakukan relaksasi, karyawan dapat membangkitkan perasaan rileks dan nyaman. Dengan demikian karyawan yang

Succesful Battle with Stress!!

Page 28

melakukan relaksasi diharapkan dapat mentransfer kemampuan dalam membangkitkan perasaan rileks ke dalam perusahaan di mana mereka mengalami situasi stres. Beberapa cara meditasi yang biasa dilakukan adalah dengan menutup atau memejamkan mata, menghilangkan pikiran yang mengganggu, kemudian perlahanlahan mengucapkan doa. Cara lain yaitu melakukan diet dan fitnes. Beberapa cara yang bisa ditempuh adalah mengurangi masukan atau konsumsi garam dan makanan mengandung lemak, memperbanyak konsumsi makanan yang bervitamin seperti buahbuahan dan sayur-sayuran, dan banyak melakukan olahraga, seperti lari secara rutin, tenis, bulu tangkis, dan sebagainya.

Teknik mengelola stress juga dapat dilakukan dengan Konsep 3A yaitu : Alter/merubah: Hapuslah sumber-sumber stress dengan mengubah sesuatu. Gunakan pemecahan masalah, komunikasi langsung, organisasi, perencanaan dan manajemen waktu. Avoid/menghindari : Hilangkan situasi stress anda atau gambarkan bagaimana untuk pertama kalinya anda sampai pada kondisi stres. Accept/menerima : Terima bahwa situasi yang ada adalah kondisi stress penuh dan berdayakanlah diri anda dengan demikian anda dapat bertahan dengan stress. Berikut adalah beberapa tips untuk membantu Anda mengurangi stres di tempat kerja : 1. Belajarlah keterampilan untuk memperbaiki manajemen waktu dan organisasi.

Anda perlu mendapatkan list down pekerjaan dan menuliskan apa

Succesful Battle with Stress!!

Page 29

saja tugas-tugas penting yang Anda butuhkan untuk dilakukan hari ini. Menulis daftar pekerjaan ini dilakuakan sebelum Anda memulai aktivitas harian Anda dan lihat daftar Anda sebagai pedoman aktivitas Anda 2. Belajar relaksasi Ini adalah teknik yang sudah lama tetapi masih layak dilakukan! Setiap kali Anda merasa kewalahan oleh jumlah atau pekerjaan yang Anda miliki, cobalah untuk bernapas dalam-dalam melalui hidung. Perut Anda harus memperluas sedikit ketika Anda menarik napas dan meratakan ketika Anda menghembuskan napas. Rasakan udara melalui lubang hidung Anda. Latihan sederhana ini sangat efektif, hal itu membantu membuat pikiran Anda kembali fresh. 3. Belajarlah untuk santai. Jangan biarkan kesalahan-kesalahan masa lalu Anda menggangu Anda. Tinggalkan masa lalu Anda yang memberi Anda emosi negatif. Anda dapat menetapkan tujuan yang akan dicapai, tapi yang terpenting adalah tindakan yang akan diambil SEKARANG untuk mencapai tujuan Anda. Jadi jalanilah hidup hari ini. 4. Belajar hidup gaya hidup sehat. Hidup ini tidak hanya bekerja, ada juga kebutuhan untuk hubungan sosial, rekreasi, waktu untuk keluarga dan waktu untuk bersantai. Hidup yang seimbang adalah kunci kehidupan. Menetapkan waktu untuk latihan teratur, keluarga dan rekreasi. Mengadopsi diet sehat dalam hidup Anda dan memberi diri Anda cukup waktu untuk beristirahat. 6. Menghabiskan lebih banyak waktu dengan orang-orang positif. Jangan biarkan orang-orang negatif menyeret Anda turun ke level mereka. Bergaul lebih banyak dengan orang-orang yang positif sehingga Anda dapat memiliki lebih banyak pandangan positif dalam hidup terutama dalam bekerja.

Succesful Battle with Stress!!

Page 30

5. Organisasikan lingkungan kerja anda Apabila lingkungan diorganisir dengan baik dan menyenangkan maka kemudian dapat membantu agar mengurangi dan stres dan meningkatkan produktivitas. Hal yang dapat dilakukan misalnya mendekorasi ruangan kerja rapi menyenangkan, mengatur udara dan pencahayaan. Hal ini akan mempengaruhi emosi dan kondisi psikologis anda.

Debriefing 1. 2.

: Adakah hal baru yang Anda peroleh dari presentasi tadi? Apa komentar Anda dengan materi yang disampaikan oleh

trainer?

LATIHAN AAA MANAJEMEN STRES

Tujuan

: 1. Peserta mampu menemukan metode manajemen stress. 2. Peserta mampu menerapkan tekhnik tersebut ke dalam situasi yang penuh tekanan (stress).

Waktu Trainer Tempat

: 35 menit : Chrisna Widyawati : Indoor (ruangan) :

Alat yang dibutuhkan

Succesful Battle with Stress!!

Page 31

2 'Formulir AAA Manajemen Stress' dan sebuah pulpen untuk masingmasing peserta. Instruksi :

1. Tanyakan beberapa contoh tekhnik manajemen stress. Diskusikan dengan ringkas. 2. Beritahukan peserta tentang 3 A yg digunakan di dalam manajemen stress. Yaitu Alter (mengubah), Avoid (menghindari) dan Accept (menerima). Diskusikan ketiga tekhnik ini dengan peserta. (Fasilitator memberikan informasi berdasarkan 'Formulir AAA Manajemen Stress'). 3. Bagikan 'Formulir AAA Manajemen Stress'. 4. Bacakan skenario berikut untuk peserta: "Anda baru saja dipindahkan ke jabatan baru di bagian baru organisasi Anda. Penyelia Anda yang baru kelihatannya tidak suka pada Anda. Mereka selalu memberi Anda semua 'pekerjaan kotor' dan menghindari Anda. Satu-satunya feedback yang Anda peroleh dari mereka hanyalah apabila Anda tidak melakukan pekerjaan dengan benar. Penyelia jelas berpikir bahwa Anda tidak mampu melakukan pekerjaan dengan baik." 5. Mintalah kepada seluruh peserta menggunakan 'Formulir AAA Manajemen Stress' untuk skenario ini. 6. Setelah para peserta selesai mengisi formulir, mereka harus berbicara dengan pasangannya mengapa mereka merekomendasikan apa yang mereka lakukan sebagai pilihan terbaik. 7. Setelah diskusi ini, ambillah 2 atau 3 ide terbaik dari seluruh peserta.

Succesful Battle with Stress!!

Page 32

8. Sekarang berikan waktu 10 menit kepada masing-masing peserta untuk memikirkan situasi yang penuh tekanan yang saat ini mereka hadapi di rumah. Kemudian mereka harus menggunakan 'Formulir AAA Manajemen Stress' untuk melihat apakah mereka bisa menghasilkan pilihan bagi diri mereka sendiri. 9. Di akhir sesi ini ajaklah mereka untuk meletakkan formulir itu di dlm kantong atau tas sebagai referensi pada saat mereka pulang ke rumah. Sesampainya di sana mereka harus menerapkan pilihan terbaik. 10. Tanyakan kepada para peserta di sesi berikutnya apakah solusi mereka berhasil atau tidak. Jika mungkin, mintalah paling sedikit 2 orang untuk memberitahukan kepada kelompoknya bagaimana mereka mengurangi stress dengan menggunakan pilihan terbaik mereka.

Formulir AAA Manajemen Stress : Skenario: Alter (merubah): (Bagaimana Anda dapat menyingkirkan sumber stress?) Avoid (menghindari): (Bagaimana Anda dapat lepas dari atau menghindari sumber stress?) Accept (menerima): (Bagaimana Anda bisa hidup dengan stress?) Buatlah pertahanan dengan

Succesful Battle with Stress!!

Page 33

Ubahlah diri dan/atau persepsi dengan Pilihan terbaik adalah:

Debriefing : 1. Apakah ada anggota kelompok yang menggunakan tekhnik

yang sama? Berhasilkah teknik tersebut bagi mereka? 2. Mungkinkah masing-masing orang memiliki pilihan berbeda

untuk situasi penuh tekanan yang sama? Mengapa? Variasi 1. 2. Fasilitator sebaiknya menulis skenario yang relevan dengan Peserta dapat dibagi menjadi kelompok yang lebih kecil dan

kebutuhan peserta. diberikan skenario yang berbeda-beda.

LATIHAN RELAKSASI

Tujuan

: Peserta dapat menggunakan sebuah tekhnik relaksasi untuk membuat diri menjadi rileks dalam menangani stres

Waktu Trainer Tempat

: 10 menit : Yasin Yasid : Indoor (ruangan) Page 34

Succesful Battle with Stress!!

Alat yang dibutuhkan Instruksi :

: Tidak ada

1. Gunakan latihan ini setelah sesi manajemen stress atau tekhnik relaksasi. Katakan kepada peserta bahwa mereka akan berpartisispasi dalam sebuah tekhnik relaksasi. Sebelum memulai, pastikan bahwa tidak ada peserta yg mengidap penyakit pusing atau memiliki masalah dengan pernafasan. 2. Mintalah mereka untuk duduk dengan nyaman, menutup mata dan mendengarkan instruksi Anda. Sekarang bacakan naskah berikut kepada peserta. 'Konsentrasikan seluruh pikiran anda ke dalam lengan kanan anda, regangkan lengan anda lurus ke depan dan kepalkan tangan dan kencangkan seluruh otot tangan anda. Setelah melakukan ini tariklah nafas dalam-dalam dan katakan kepada diri anda "Biarkan". Keluarkan nafas perlahan-lahan setelah lima detik dan katakan kepada diri anda "pergi". Turunkan tangan anda perlahan-lahan ke samping dan rasakan tangan itu benar-benar rileks. 2. Lakukan prosedur yg sama untuk lengan kiri, kaki kanan, kaki kiri, otot punggung, leher dan terakhir otot wajah. Poin diskusi/debriefing 1. Berhasilkah cara itu? 2. Bagaimana perasaan anda sekarang? 3. Dapatkah tekhnik ini dipakai di rumah maupun di kantor? Variasi

Succesful Battle with Stress!!

Page 35

1. Anda dapat merekam instruksi relaksasi ini ke dalam sebuah kaset. 2. Musik yang lembut dan perlahan dapat digunakan utk menghasilkan efek yang lebih baik.

EVALUASI
Tujuan :

Untuk mengetahui keberhasilan program pelatihan pada peserta meliputi pengetahuan dan kemampuan manajemen stres

Untuk mengetahui bagaimana peserta menerapkan apa yang didapat selama pelatihan sekembalinya ke rumah/tempat kerja

Mengevaluasi program pelatihan : 25 menit : In door (dalam ruangan) : Rudy Setiawan : Kertas dan pulpen

Waktu Tempat Trainer

Alat yang dibutuhkan Instruksi :

Peserta diajak melakukan sesi evaluasi Trainer memberikan lembar catatan akhir saya dan lembar evaluasi, peserta diminta untuk menuliskan jawabannya di kertas yang telah disediakan

Trainer mengembalikan catatan saya dan membimbing peserta pelatihan untuk brainstorming singkat mengenai penerapan hasil pelatihan sekembalinya ke tempat kerja.

Succesful Battle with Stress!!

Page 36

Catatan Akhir saya

1. Stres adalah . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 2. gejala stres antara lain . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 3. Stres bisa terjadi karena . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 4. Manajemen stres adalah . . . . . . . . . . . . . . . . . . 5. Saya akan menangani stres dengan cara . . . . . . . .

LEMBAR EVALUASI PELATIHAN Berikan nilai dengan memberi skor antara 1 sampai 5. Kemudian berikan komentar dan saran Anda. 1 : Buruk 2 : Kurang 3 : Cukup Aspek Pelatihan 1. Materi Pelatihan : (a) Penyajian Materi (b) Kesesuaian dengan tujuan pelatihan (c) Alokasi penggunaan waktu (d) Metode penyampaian materi Komentar & saran : 2. Fasilitator/trainer : Skor 4 : Bagus 5 : Memuaskan

Succesful Battle with Stress!!

Page 37

a) Penguasaan materi b) Cara penyampaian c) Interaksi dengan peserta Komentar & saran : 3. Sarana Pelatihan : a) Tempat & fasilitas b) Alat & media pelatihan (LCD, speaker dll) c) Hand out materi d) Konsumsi e) Sikap/pelayanan panitia Komentar & saran :

KOMENTAR & SARAN LAIN :

PENUTUPAN
Penutupan bertujuan menutup keseluruhan acara pelatihan. Trainer memberikan ceramah singkat sekitar 10 menit meliputi ucapan terima kasih, doa, dll.

Succesful Battle with Stress!!

Page 38

G. PENUTUP
Modul pelatihan ini dibuat guna kelancaran dan kemudahan bagi trainer untuk melakukan training atau pelatihan. Dalam modul ini masih banyak terdapat kekurangan maupun keterbatasan, semoga dalam pelaksanaannya akan lebih baik dan sempurna. Modul pelatihan manajemen stres ini semoga dapat bermanfaat.

H. DAFTAR PUSTAKA
Arlina Gunarya. 2008. Manajemen Stress. Bimbingan & Konseling UNHAS Latihan Sirkuit yang Kelebihan Beban diambil dari 'Circuit Overload', Nancy Loving Tubesing dan Donald A. Tubesing, Latihan Terstruktur Manajemen Stress, Vol. 2, Whole Person Press, Duluth MN, 1983. Icebreaker Siap Tempur diambil dari 'Clear the Deck', Nancy Loving Tubesing and Donald A. Tubesing, Latihan Terstruktur Manajemen Stress, Vol.1, Whole Person Press, Duluth MN, 1993. Latihan AAA Manajemen Stress diambil dari 'AAAbc's of Stress Management', Nancy Duluth MN, 1983 http://images.babaridae.multiply.multiplycontent.com/. 100 training games part I. Diakses tanggal 18 Oktober 2012 pukul 21.00 Loving Tubesing dan Donald A. Tubesing, Latihan Terstruktur utk Manajemen Stress, Vol. 1, Whole Person Press, Makassar : Pusat

Succesful Battle with Stress!!

Page 39