Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang

)

Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia
Kerajaan Samudera Pasai
Pasai didirikan pada abad ke-11 oleh Meurah Khair. Kerajaan ini terletak dipesisir Timur Laut Aceh. Kerajaan ini merupakan kerajaan Islam pertama di Indonesia. Pendiri dan raja pertama Kerajaan Samudra Pasai adalah Meurah Khair. Ia bergelar Maharaja Mahmud Syah (10421078). Pengganti Meurah Khair adalah Maharaja Mansyur Syah dari tahun 1078-1133. Pengganti Maharaja Mansyur Syah adalah Maharaja Ghiyasyuddin Syah dari tahun 1133-1155.

Peta Lokasi Kerajaan Samudera Pasai Raja Kerajaan Samudra Pasai berikutnya adalah Meurah Noe yang bergelar Maharaja Nuruddin berkuasa dari tahun1155-1210. Raja ini dikenal juga dengan sebutan Tengku Samudra atau Sulthan Nazimuddin Al-Kamil. Sultan ini sebenarnya berasal dari Mesir yang ditugaskan sebagai laksamana untuk merebut pelabuhan di Gujarat. Raja ini tidak memiliki keturunan sehingga pada saat wafat, kerajaan Samudra Pasai dilanda kekacauan karena perebutan kekuasaan. Meurah Silu bergelar Sultan Malik-al Saleh (1285-1297). Meurah Silu adalah keturunan Raja Perlak (sekarang Malaysia) yang mendirikan dinasti kedua kerajaan Samudra Pasai. Pada masa pemerintahannya, system pemerintahan kerajaan dan angkatan perang laut dan darat sudah terstruktur rapi. Kerajaan mengalami kemakmuran, terutama setelah Pelabuhan Pasai dibuka. Hubungan Kerajaan Samudra Pasai dan Perlak berjalan harmonis. Meurah Silu memperkokoh hubungan ini dengan menikahi putri Ganggang Sari, anak Raja Perlak. Meurah Silu berhasil memperkuat pengaruh Kerajaan Samudra Pasai di pantai timur Aceh dan berkembang menjadi kerajaan perdagangan yang kuat di Selat Malaka. Raja-raja Samudra Pasai selanjutnya adalah Sultan Muhammad Malik Zahir (12971326), Sultan Mahmud Malik Zahir (1326-1345), Sultan Manshur Malik Zahir (1345-1346), dan Sultan Ahmad Malik Zahir (1346-1383). Raja selanjutnya adalah Sultan Zainal Abidin (1383-1405). Pada masa pemerintahannya, kekuasaan kerajaan meliputi daerah Kedah di Semenanjung Malaya. Sultan Zainal Abidin sangat aktif menyebarkan pengaruh Islam kepulau Jawa dan Sulawesi dengan mengirimkan ahli-ahli dakwah, seperti Maulana Malik Ibrahim dan Maulana Ishak.

Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia

1

Diperkirakan. menjelang berakhirnya abad ke-14 M. kerajaan Pasai terus mengalami kemudunduran. pada tahun 1360 M. ah Peta Lokasi Kerajaan Aceh Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia Kerajaan 2 . kerajaan Aceh Darussalam telah berdiri dengan penguasa pertama Sultan Ali 14 Mughayat Syah yang dinobatkan pada Ahad. dan sejak saat itu.Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Peninggalan Sejarah Kerajaan Samudera Pasai Kerajaan Aceh Kerajaan Aceh berdiri menjelang keruntuhan Samudera Pasai. 1 Jumadil Awal 913 H (1511 M). Samudera Pasai ditaklukkan oleh Majaphit. Sebagaimana tercatat dalam sejarah.

Sultan Iskandar Muda Dalam sejarahnya. untuk menghambat pengaruh Portugis. Senjata-senjata inilah yang digunakan kembali oleh pasukan Mughayat untuk menggempur Portugis. sekitar tahun 1511 M. Ketika benteng di Pasai telah dikuasai Aceh. wilayah kerajaan Aceh ini hanya mencakup Banda Aceh dan Aceh Besar yang dipimpin oleh ayah Ali Mughayat Syah. Inggris dan Belanda. Peurelak kemudian juga diserang. Aceh Darussalam menjadi satu-satunya kerajaan yang memiliki pengaruh besar di kawasan tersebut. Perak diMalaka yang secara efektif bisa direbut dari portugis tahun 1575. terutama dari aspek persenjataan. usaha Mughayat Syah untuk mengusir Portugis dari seluruh bumi Aceh dengan menaklukkan kerajaan kerajaan kecil yang sudah berada di bawah Portugis berjalan lancar. Portugis yang berada di daerah Daya ia gempur dan berhasil ia kalahkan.Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Pada awalnya. kerajaan Aceh lebih dikenal dengan nama Aceh Darussalam dengan wilayah yang luas. Daya (Aceh Barat Daya) dan Aru (di Sumatera Utara) sudah berada di bawah pengaruh kolonial Portugis. kerajaan-kerajaan kecil tersebut kemudian ia taklukkan dan masukkan ke dalam wilayah kerajaannya. Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia 3 . Ketika Mughayat Syah naih tahta menggantikan ayahnya. sehingga Portugis mundur ke Aru. pasukan Aceh tidak memberikan kesempatan sama sekali pada Portugis. Dengan jatuhnya Pasai pada tahun 1524 M. Mughayat kemudian melanjutkan gempurannya dan berhasil merebut benteng Portugis di Pasai. . Aceh pernah mengirim utusan ke Turki Usmani dengan membawa hadiah. Kerajaan Aceh pada masa itu juga memiliki hubungan diplomatik dengan dinasti Usmani di Turki. Portugis mundur ke Peurelak. Kemenangan yang berturut-turut ini membawa keuntungan yang luar biasa. Mughayat juga menggempur Pidie. Secara berurutan. Pada masa Iskandar Muda. Aru juga berhasil direbut oleh Aceh hingga akhirnya Portugis mundur ke Malaka. karena memang tidak sempat mereka bawa dalam gerak mundur pasukan. Ketika Portugis mundur ke Pidie. Wilayah kekuasaan Aceh mencapi Pariaman wilayah pesisir Sumatra Barat. hasil dari penaklukan kerajaan-kerajaan kecil di sekitarnya. kerajaan-kerajaan kecil yang terdapat di Aceh dan pesisir timur Sumatera seperti Peurelak (di Aceh Timur). Kunjungan ini diterima oleh Khalifah Turki Usmani dan ia mengirim hadiah balasan berupa sebuah meriam dan penasehat militer untuk membantu memperkuat angkatan perang Aceh. Sejak saat itu. Aceh merupakan salah satu pusat perdagangan yang sangat ramai di Asia Tenggara. karena itu. Tak berapa lama. Mughayat Syah dikenal sangat anti pada Portugis. Namun. Pada masa itu. Sejarah mencatat bahwa. Pedir (di Pidie). termasuk menaklukkan kerajaan Pasai. ia berhasil memperkuat kekuatan dan mempersatukan wilayah Aceh dalam kekuasaannya. Portugis yang kewalahan menghadapi serangan Aceh banyak meninggalkan persenjataan. Aceh Darussalam mencapai masa kejayaan di masa Sultan Iskandar Muda Johan Pahlawan Meukuta Alam (1590 1636). Saat itu. sehingga Portugis terpaksa mundur ke Pasai.

Dukungan daerah-daerah yang juga merupakan jalur perdagangan yang kuat ini sangat berpengaruh bagi pendirian Demak sebagai kerajaan Islam yang merdeka dari Majapahit.Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Peninggalan Sejarah Kerajaan Aceh Kerajaan Demak Berdirinya Kerajaan Demak dilatarbelakangi oleh melemahnya pemerintahan Kerajaan Majapahit atas daerah-daerah pesisir utara Jawa. Daerah-daerah pesisir seperti Tuban dan Cirebon sudah mendapat pengaruh Islam. Peta Lokasi Kerajaan Demak Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia 4 .

Jaka Tingkir mendapat dukungan dari para tetua Demak. Fatahillah singgah di Cirebon untuk menemui Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati. Kerajaan Demak mulai mengalami kemunduran karena terjadinya perebutan kekuasaan. Jambi. ia mengirimkan putrannya. Perebutan kekuasaan ini berkembang menjadi konflik berdarah dengan terbunuhnya Sunan Prawoto oleh Arya Penangsang. Ia memerintah dari tahun 15001518. akhirnya menjadi raja Demak ketiga dan merupakan raja Demak terbesar. dan beberapa daerah di Kalimantan. Fatahillah kemudian dapat menaklukan Banten dan Pajajaran. Pada masa pemerintahan Sultan Trenggono. Sultan Trenggono berkuasa di kerajaan Demak dari tahun 1521-1546. Pada masa pemerintahannya juga dibangun Masjid Agung Demak yang dibantu oleh para wali dan sunan sahabat Demak. yaitu Pangeran Hadiri. Dalam pertempuran ini. Namun.Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Raden Patah Raden Patah adalah raja pertama Kerajaan Demak. Pada masa pemerintahan agama Islam mengalami perkembangan pesat. Setelah Raden Patah wafat pada tahun 1518. Pada masa Kerajaan Malaka jatuh ke tangan Portugis tahun 1511. Sultan Trenggono dilantik menjadi raja Demak oleh Sultan Gunung Jati. ia digantikan oleh putranya Pati Unus. Bersama-sama dengan pasukan Kesultanan Cirebon. Tuban. kerajaan Pajang masih mengklaim diri sebagai penerus Kerajaan Demak. Sultan Trenggono mengirim Fatahilallah ke Banten. Ki Gede Pemanahan kemudian menjadi penguasa Mataram dan di sebut Ki Gede Mataram. yaitu Ki Gede Pemanahan dan Ki Penjawi. Dalam perjalanannya ke Banten. Perebutan tahta Kerajaan Demak ini terjadi antara Sunan Prawoto dengan Arya Penangsang. Arya Penangsang adalah Bupati Jipang (sekarang Bojonegoro) yang merasa lebih berhak atas tahta Kerajaan Demak. Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia 5 . Raden Patah bergelar Senopati Jimbun Ngabdurahman Panembahan Palembang Sayidin Panatagama. Sedayu. Sultan Hadiwijaya memberikan sebuah daerah Perdikan (otonom) yang disebut Mataram.Walaupun sebenarnya sudah menjadi kerajaan baru. Untuk itu. Ia memerintah Demak dengan gelar Sultan Ahmad Abdul Arifin. Ia kemudian memindahan pusat kerajaan Demak ke daerah Pajang. Jatuhnya kerajaan Malaka berarti putusnya jalur perdagangan nasional. Arya Penangsang juga membunuh adik Sunan Prawoto. Sebagai tanda terima kasih kepada Ki Gede Pemanahan yang telah mendukungnya. Sultan Trenggono. Pengangkatan Raden Patah sebagai Raja Demak dipimpin oleh anggota wali lainnya. Pati Unus untuk menyerang Portugis di Malaka. Kerajaan Demak mencapai puncak kejayaannya dan agama Islam berkembang lebih luas lagi. wilayah kerajaan Demak meliputi daerah Jepara. Palembang. Konflik berdarah ini akhirnya berkembang menjadi Perang Saudara. Ia wafat tahun 1521 dalam usahanya mengusir Portugis dari kerajaan Malaka. Pati Unus hanya memerintah tidak lebih dari tiga tahun. Raden Patah merasa berkewajiban untuk membantu. Setelah wafatnya Sultan Trenggono pada tahun 1546. Arya Penagsang terbunuh sehingga tahta Kerajaan Demak jatuh ke tangan Jaka Tingkir. Usaha Arya Penangsang menjadi Sultan Demak di halangi oleh Jaka Tingkir. usaha itu tidak berhasil. Saudaranya. menantu Sultan Trenggono. Jaka Tingkir menjadi raja Kerajaan Demak dengan gelar Sultan Hadiwijya. Pada masa pemerintahannya.

dan mendirikan Kesultanan Banten yang berafiliasi ke Demak. Peta Lokasi Kerajaan Banten Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia 6 . melainkan putra Sunan Prawoto. Peninggalan Sejarah Kerajaan Demak Kerajaan Banten Kesultanan Banten berawal ketika Kesultanan Demak memperluas pengaruhnya ke daerah barat. Dengan demikian. Aria Pangiri. putra Ki Ageng Mataram. Kemudian. Sutawijaya dan Pangeran Benawan berhasil merebut kembali tahta Kerajaan Pajang. Pangeran Benawa kemudian minta bantuan kepada Sutawijaya. Pangeran Benawa sendiri diangkat sebagai penguasa daerah Jipang.Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Sultan Hadiwijaya bukanlah digantikan oleh putranya. yakni Pangeran Benawa. sebelumnya Banten merupakan salah satu pelabuhan Kerajaan Sunda selain pelabuhan Pontang. Cigede. Pajang menjadi bagian kekuasaan Kerajaan Mataram. Sunda Kalapa dan Cimanuk. Pangeran Benawan kurang puas dengan keputusan ini. untuk merebut kembali tahta Kerajaan Pajang. Pada tahun 1524/1525. Apalagi. Menurut sumber Portugis. Tamgara (Tangerang). Pada tahun 1588. pemerintahan Aria Pangiri di Pajang juga dikelilingi oleh para bekas pejabat Kerajaan Demak. Sunan Gunung Jati bersama pasukan Demak merebut pelabuhan Banten dari kerajaan Sunda. Benawa menyerahkan hak kuasanya pada Sutawijaya secara simbolis melalui penyerahan pusaka Pajang pada Sutawijaya.

Piagam Bojong menunjukkan bahwa tahun 1500 hingga 1800 Masehi Lampung dikuasai oleh kesultanan Banten. Kesultanan Banten dihapuskan tahun 1813 oleh pemerintah kolonial Inggris. Surat itu kemudian dikuatkan dengan surat perjanjian tanggal 22 Agustus 1682 yang membuat VOC memperoleh hak monopoli perdagangan lada di Lampung. Nata Kusuma dan Jalaluddin pada saat itu Sultan Muhammad Nazaruddin yang bergelar Alamsyah berusia 19 tahun. Peninggalan Sejarah Kerajaan Banten Kerajaan Ternate dan Tidore Kerajaan Ternate dan Tidore terletak di sebelah barat Pulau Halmahera. Kerajaan Banten mencapai puncak kejayaannya pada masa pemerintahan Abu Fatah Abdulfatah atau lebih dikenal dengan nama Sultan Ageng Tirtayasa. seperti tertera dalam surat Sultan Haji kepada Mayor Issac de Saint Martin. Akhirnya Kerajaan Jepara menyerang Kerajaan Banten. Maluku Utara. Saat itu Pelabuhan Banten telah menjadi pelabuhan internasional sehingga perekonomian Banten maju pesat.bukan untuk memerangi palembang tetapi menyambangi keluarga (Saudaranya yang bernama Ratu Siti Rodiah yang nikah dengan Sultan Mahmud Badaruddin II).. wilayah Lampung diserahkan kepada VOC. tepatnya pada 12 Maret 1682. pelurusan sejarah bahwa Anak Kedua Ratu Siti Rodiah kawin dengan Sultan Mahmud Badaruddin II Kesultanan Palembang Darussalam sedang anak ketiga Muhammad Nazaruddin (Sultan Maulana Muhammad Nazaruddin bergelar Alamsyah) Terjadi perebutan kekuasaan setelah Maulana Yusuf wafat (1570). Herman William Daendels tahun 1808. Pelurusan Sejarah bahwa Sultan Muhammad bukan anak dari Maulana Yusuf tetapi anak ketiga dari Sultan Hasanuddin.Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Anak dari Sunan Gunung Jati (Hasanudin) menikah dengan seorang putri dari Sultan Trenggono dan melahirkan dua orang anak. Tanah Maluku yang kaya akan rempah-rempah menjadikannya terkenal di dunia Internasional dengan sebutan Spice Island. Pada tahun itu. Pada zaman pemerintahan Sultan Haji.melakukan perjalanan ke Palembang pada masa Inggeris masuk ke Palembang. Wilayah kekuasaannya meliputi sisa kerajaan Sunda yang tidak direbut kesultanan Mataram dan serta wilayah yang sekarang menjadi provinsi Lampung. Pangeran Jepara merasa berkuasa atas Kerajaan Banten daripada anak Maulana Yusuf yang bernama Maulana Muhammad karena Maulana Muhammad masih terlalu muda.. Sultan Muhamad Syafiuddin dilucuti dan dipaksa turun takhta oleh Thomas Stamford Raffles. Pelurusan Sejarahbahwa Pangeran Sabakingkin atau Sultan Maulana Hasanuddin nikah dengan Putri Kintamani mempunyai Anak yang pertama bernama Yusuf Akbar (Maulana Yusuf). Wilayah kekuasaan kedua kerajaan ini meliputi Kepulauan Maluku dan sebagian Papua. Perang ini dimenangkan oleh Kerajaan Banten karena dibantu oleh para ulama (inilah Sejarah Bikinan Belanda). Admiral kapal VOC di Batavia yang sedang berlabuh di Banten. Tragedi ini menjadi klimaks dari penghancuran Surasowan oleh GubernurJenderal Belanda. Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia 7 . dengan nama lengkap Sultan Muhammad Nazaruddin "Alamsyah" dikawal oleh empat Pengawal Kesultanan masing-masing bernama Ananta Kusuma. Daeng.

Ketidaksetujuan Sultan Hairun terhadap Portugis tidak berbentuk kekerasan. Beliau berkuasa di kerajaan Ternate sejak tahun 1559. Hal ini menyebabkan dibukannya perkebunan di daerah Pulau Buru. Ternyata niat baik Sultan Hairun dimanfaatkan Portugis untuk menahannya di benteng tersebut. Antara kedua persekutuan tersebut telah terjadi persaingan yang sangat tajam. Hal ini terjadi setelah para pedagang Eropa datang ke Maluku. Mindano dan Bima. Sultan Baabullah yang menjadi Raja Ternate berikutnya dan memimpin perang melawan Portugis. Bacan. Makyan. sedangkan tahun 1521 bansa Spanyol datang ke Tidore. Wafatnya Sultan Hairun menyebabkan kebencian rakyat Maluku semakin besar. Sultan tidak ingin perekonomian dan pemerintahan kerajaan di kuasai oleh bangsa lain dan pendirian benteng tersebut dianggap menunjukkan niat buruk Portugis atas Ternate. serta Uli Siwa (persekutuan Sembilan) yaitu persekutuan antara sembilan bersaudara yang wilayahnya meliputi Pulau Tidore. sebaliknya Sultan Haitun bersedia berunding dengan Portugis di Benteng Sao Paolo. Pembangunan Benteng Soa Paolo mendapat perlawanan dan salah seorang yang menantang kehadiran kekuasaan militer Portugis tersebut yaitu Sultan Hairun. Papua. bangsa Portugis mendirikan Benteng yang diberi nama Sao Paolo. Usaha ini menampakkan hasil pada tahun 1575. Namun hal tersebut hanyalah taktik Portugis agar mereka dapat tetap berdagang dan menguasai Ternate. setelah Portugis berhasil dipukul mundur dan pergi meninggalkan bentengnya di Ternate. Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia 8 . Persekutuan-persekutuan tersebut adalah Uli Lima (Persekutuan Lima). Setelah 10 tahun berada di Kerajaan Ternate. Keesokan harinya Sultan Hairun telah terbunuh hal ini terjadi pada tahun 1570.Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Peta Lokasi Kerajaan Ternate dan Tidore Pada abad ke 12 M. Sulawesi. Bangsa Portugis bergerak ke Selatan dan Menaklukan Timor pada tahun 1578. Jahilolo atau Halmahera dan pulau-pulau di daerah itu sampai Papua. Sultan Baabullah kemudian memperluas kekuasaannya hingga Maluku. Dengan adanya kepentingan atas penguasa perdagangan terjadilah persekutuan daerah antara kerajaan. Permintaan akan cengkeh dan Pala dari negara Eropa meningkat pesat. Pada tahun 1512. Seram dan Ambon. Seram dan Ambon. Keberhasilan pemerintahannya membuat Sultan Baabullah mendapat julukan Tuan dari Tujuh Pulau Dua Pulau. bangsa Portugis datang ke Ternate. Yaitu persekutuan antara lima saudara yang dipimpin oleh Ternate (yang meliputi Obi. benteng tersebut berguna untuk melindungi Ternate dari Kerajaan Tidore. Menurut Portugis.

Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Peninggalan Sejarah Kerajaan Ternate dan Tidore Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia Kerajaan 9 .

Beliau berkuasa sejak tahun 1653. Sebelumnya. Setelah Muhammad Said wafat. Oleh karena itu Sultan Hasanuddin harus menghadapi kekuatan armada VOC Belanda sebelum dapat menguasai Maluku. Kerajaan Makassar berhasil mengua menguasai kerajaan-kerajaan kecil di Sulawesi Selatan. seorang penyiar islam dari Sumatra. Peta Lokasi Kerajaan Gowa dan Tallo Sultan Alauddin adalah Raja Makassar pertama yang memeluk agama Islam. kemudian digantikan oleh Sultan Hasanuddin. Kerajaan Makassar dipimpin oleh Muhammad Said 1639 1639-1653. Makassar sebenarnya adalah ibu kota Gowa yang juga disebut sebagai Ujungpandang. Dibawah pemerintahan Sultan Hasanuddin. Ia memimpin Makassar dari tahun 1591 1638. Setelah Sultan Alauddin wafat.Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Kerajaan Gowa dan Tallo Kerajaan Gowa dan Tallo adalah dua kerajaan yang terletak di Sulawesi Selatan dan saling berhubungan baik. Baru setelah datangnya Dato Ri raja Bandang. Sultan kerajaan Hasanuddin juga berniat menjadikan Kerajaan Makassar sebagai penguasa tunggal di jalur perdagangan Indonesia bagian timur. Karaeng Ma ‘towaya Tumamenanga Ri Agamanna. raja-raja Makassar belum memeluk agama Islam. yaitu Ruwu. beliau 3. Sultan Hasanuddin Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia Kerajaan 10 . Banyak orang mengetahuinya sebagai Kerajaan Makassar. Masa pemerintahannya merupakan masa gemilang kerajaan Makassar. Makassar berkembang menjadi kerajaan Islam. Wajo. Soppeng. dan Bone. Sultan Alauddin bernama asli 1591-1638. Seb Sebelum abad ke16.

Untuk itu Belanda bersekutu dengan Raja Bone. Peninggalan Sejarah Kerajaan Gowa dan Tallo Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia 11 . Aru Palaka bersedia membantu Belanda dengan syarat akan diberikan kemerdekan. Pasukan Kerajaan Makassar akhirnya bisa dipukul mundur oleh Belanda dan jalur perdagangan di kuasai oleh Belanda. yaitu Arub(Tuan) Palaka. Belanda dapat mendirikan benteng Rotterdam di Makassar. Mapasomba putranya berusaha menggantikan kepemimpinan ayahnya dan meneruskan perjuangan perjuangan ayahnya melewan Belanda.Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Belanda berusaha keras menghentikan serangan-serangan Kerajaan Makasar. Makassar harus melepas daerah yang dikuasainya seta mengakui Aru Palaka sebagai Raja Bone. Setelah Sultan Hasanuddin turun tahta pada tahun 1669. Pada tahun 1667. dengan bantuan Kerajaan Bone berhasil menekan Makassar untuk menyetujui perjanjian Bongaya. Perjanjian ini berisi tiga buah kesepakatan yaitu VOC mendapat hak monopoli dagang di Makassar.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful