Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang

)

Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia
Kerajaan Samudera Pasai
Pasai didirikan pada abad ke-11 oleh Meurah Khair. Kerajaan ini terletak dipesisir Timur Laut Aceh. Kerajaan ini merupakan kerajaan Islam pertama di Indonesia. Pendiri dan raja pertama Kerajaan Samudra Pasai adalah Meurah Khair. Ia bergelar Maharaja Mahmud Syah (10421078). Pengganti Meurah Khair adalah Maharaja Mansyur Syah dari tahun 1078-1133. Pengganti Maharaja Mansyur Syah adalah Maharaja Ghiyasyuddin Syah dari tahun 1133-1155.

Peta Lokasi Kerajaan Samudera Pasai Raja Kerajaan Samudra Pasai berikutnya adalah Meurah Noe yang bergelar Maharaja Nuruddin berkuasa dari tahun1155-1210. Raja ini dikenal juga dengan sebutan Tengku Samudra atau Sulthan Nazimuddin Al-Kamil. Sultan ini sebenarnya berasal dari Mesir yang ditugaskan sebagai laksamana untuk merebut pelabuhan di Gujarat. Raja ini tidak memiliki keturunan sehingga pada saat wafat, kerajaan Samudra Pasai dilanda kekacauan karena perebutan kekuasaan. Meurah Silu bergelar Sultan Malik-al Saleh (1285-1297). Meurah Silu adalah keturunan Raja Perlak (sekarang Malaysia) yang mendirikan dinasti kedua kerajaan Samudra Pasai. Pada masa pemerintahannya, system pemerintahan kerajaan dan angkatan perang laut dan darat sudah terstruktur rapi. Kerajaan mengalami kemakmuran, terutama setelah Pelabuhan Pasai dibuka. Hubungan Kerajaan Samudra Pasai dan Perlak berjalan harmonis. Meurah Silu memperkokoh hubungan ini dengan menikahi putri Ganggang Sari, anak Raja Perlak. Meurah Silu berhasil memperkuat pengaruh Kerajaan Samudra Pasai di pantai timur Aceh dan berkembang menjadi kerajaan perdagangan yang kuat di Selat Malaka. Raja-raja Samudra Pasai selanjutnya adalah Sultan Muhammad Malik Zahir (12971326), Sultan Mahmud Malik Zahir (1326-1345), Sultan Manshur Malik Zahir (1345-1346), dan Sultan Ahmad Malik Zahir (1346-1383). Raja selanjutnya adalah Sultan Zainal Abidin (1383-1405). Pada masa pemerintahannya, kekuasaan kerajaan meliputi daerah Kedah di Semenanjung Malaya. Sultan Zainal Abidin sangat aktif menyebarkan pengaruh Islam kepulau Jawa dan Sulawesi dengan mengirimkan ahli-ahli dakwah, seperti Maulana Malik Ibrahim dan Maulana Ishak.

Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia

1

kerajaan Aceh Darussalam telah berdiri dengan penguasa pertama Sultan Ali 14 Mughayat Syah yang dinobatkan pada Ahad. pada tahun 1360 M. dan sejak saat itu. menjelang berakhirnya abad ke-14 M. Sebagaimana tercatat dalam sejarah. kerajaan Pasai terus mengalami kemudunduran. ah Peta Lokasi Kerajaan Aceh Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia Kerajaan 2 . 1 Jumadil Awal 913 H (1511 M). Diperkirakan. Samudera Pasai ditaklukkan oleh Majaphit.Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Peninggalan Sejarah Kerajaan Samudera Pasai Kerajaan Aceh Kerajaan Aceh berdiri menjelang keruntuhan Samudera Pasai.

Dengan jatuhnya Pasai pada tahun 1524 M. Mughayat juga menggempur Pidie. sehingga Portugis terpaksa mundur ke Pasai. Pada masa Iskandar Muda. sekitar tahun 1511 M. Aceh merupakan salah satu pusat perdagangan yang sangat ramai di Asia Tenggara. Wilayah kekuasaan Aceh mencapi Pariaman wilayah pesisir Sumatra Barat. kerajaan-kerajaan kecil tersebut kemudian ia taklukkan dan masukkan ke dalam wilayah kerajaannya. wilayah kerajaan Aceh ini hanya mencakup Banda Aceh dan Aceh Besar yang dipimpin oleh ayah Ali Mughayat Syah. Kunjungan ini diterima oleh Khalifah Turki Usmani dan ia mengirim hadiah balasan berupa sebuah meriam dan penasehat militer untuk membantu memperkuat angkatan perang Aceh. . pasukan Aceh tidak memberikan kesempatan sama sekali pada Portugis. Peurelak kemudian juga diserang. Ketika benteng di Pasai telah dikuasai Aceh. Pada masa itu. Portugis yang berada di daerah Daya ia gempur dan berhasil ia kalahkan. kerajaan-kerajaan kecil yang terdapat di Aceh dan pesisir timur Sumatera seperti Peurelak (di Aceh Timur). Daya (Aceh Barat Daya) dan Aru (di Sumatera Utara) sudah berada di bawah pengaruh kolonial Portugis. Kemenangan yang berturut-turut ini membawa keuntungan yang luar biasa.Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Pada awalnya. Sejak saat itu. Aceh Darussalam menjadi satu-satunya kerajaan yang memiliki pengaruh besar di kawasan tersebut. Perak diMalaka yang secara efektif bisa direbut dari portugis tahun 1575. Aceh pernah mengirim utusan ke Turki Usmani dengan membawa hadiah. Pedir (di Pidie). Aru juga berhasil direbut oleh Aceh hingga akhirnya Portugis mundur ke Malaka. Mughayat Syah dikenal sangat anti pada Portugis. untuk menghambat pengaruh Portugis. Ketika Portugis mundur ke Pidie. Senjata-senjata inilah yang digunakan kembali oleh pasukan Mughayat untuk menggempur Portugis. Mughayat kemudian melanjutkan gempurannya dan berhasil merebut benteng Portugis di Pasai. Sultan Iskandar Muda Dalam sejarahnya. kerajaan Aceh lebih dikenal dengan nama Aceh Darussalam dengan wilayah yang luas. Portugis mundur ke Peurelak. termasuk menaklukkan kerajaan Pasai. Namun. Saat itu. karena memang tidak sempat mereka bawa dalam gerak mundur pasukan. usaha Mughayat Syah untuk mengusir Portugis dari seluruh bumi Aceh dengan menaklukkan kerajaan kerajaan kecil yang sudah berada di bawah Portugis berjalan lancar. Sejarah mencatat bahwa. terutama dari aspek persenjataan. Portugis yang kewalahan menghadapi serangan Aceh banyak meninggalkan persenjataan. ia berhasil memperkuat kekuatan dan mempersatukan wilayah Aceh dalam kekuasaannya. Secara berurutan. karena itu. sehingga Portugis mundur ke Aru. Aceh Darussalam mencapai masa kejayaan di masa Sultan Iskandar Muda Johan Pahlawan Meukuta Alam (1590 1636). Ketika Mughayat Syah naih tahta menggantikan ayahnya. Inggris dan Belanda. Kerajaan Aceh pada masa itu juga memiliki hubungan diplomatik dengan dinasti Usmani di Turki. Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia 3 . Tak berapa lama. hasil dari penaklukan kerajaan-kerajaan kecil di sekitarnya.

Dukungan daerah-daerah yang juga merupakan jalur perdagangan yang kuat ini sangat berpengaruh bagi pendirian Demak sebagai kerajaan Islam yang merdeka dari Majapahit. Peta Lokasi Kerajaan Demak Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia 4 . Daerah-daerah pesisir seperti Tuban dan Cirebon sudah mendapat pengaruh Islam.Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Peninggalan Sejarah Kerajaan Aceh Kerajaan Demak Berdirinya Kerajaan Demak dilatarbelakangi oleh melemahnya pemerintahan Kerajaan Majapahit atas daerah-daerah pesisir utara Jawa.

Sultan Trenggono. yaitu Ki Gede Pemanahan dan Ki Penjawi. menantu Sultan Trenggono. ia digantikan oleh putranya Pati Unus. Namun. Ia wafat tahun 1521 dalam usahanya mengusir Portugis dari kerajaan Malaka. Fatahillah singgah di Cirebon untuk menemui Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati. ia mengirimkan putrannya. Sultan Hadiwijaya memberikan sebuah daerah Perdikan (otonom) yang disebut Mataram. Jambi. Pengangkatan Raden Patah sebagai Raja Demak dipimpin oleh anggota wali lainnya. wilayah kerajaan Demak meliputi daerah Jepara. Palembang. Ki Gede Pemanahan kemudian menjadi penguasa Mataram dan di sebut Ki Gede Mataram. Tuban. Arya Penangsang juga membunuh adik Sunan Prawoto. Perebutan tahta Kerajaan Demak ini terjadi antara Sunan Prawoto dengan Arya Penangsang. Usaha Arya Penangsang menjadi Sultan Demak di halangi oleh Jaka Tingkir. Dalam pertempuran ini. Sedayu. Pada masa pemerintahan Sultan Trenggono. dan beberapa daerah di Kalimantan. Bersama-sama dengan pasukan Kesultanan Cirebon. Ia memerintah Demak dengan gelar Sultan Ahmad Abdul Arifin. Sultan Trenggono berkuasa di kerajaan Demak dari tahun 1521-1546. Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia 5 . Pada masa pemerintahan agama Islam mengalami perkembangan pesat. yaitu Pangeran Hadiri. Jaka Tingkir mendapat dukungan dari para tetua Demak. Arya Penangsang adalah Bupati Jipang (sekarang Bojonegoro) yang merasa lebih berhak atas tahta Kerajaan Demak. Fatahillah kemudian dapat menaklukan Banten dan Pajajaran. Setelah wafatnya Sultan Trenggono pada tahun 1546. Ia kemudian memindahan pusat kerajaan Demak ke daerah Pajang. Dalam perjalanannya ke Banten. kerajaan Pajang masih mengklaim diri sebagai penerus Kerajaan Demak. Ia memerintah dari tahun 15001518. Pati Unus hanya memerintah tidak lebih dari tiga tahun. Saudaranya. Arya Penagsang terbunuh sehingga tahta Kerajaan Demak jatuh ke tangan Jaka Tingkir.Walaupun sebenarnya sudah menjadi kerajaan baru. Untuk itu. Perebutan kekuasaan ini berkembang menjadi konflik berdarah dengan terbunuhnya Sunan Prawoto oleh Arya Penangsang. Raden Patah merasa berkewajiban untuk membantu. Setelah Raden Patah wafat pada tahun 1518. Konflik berdarah ini akhirnya berkembang menjadi Perang Saudara. usaha itu tidak berhasil.Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Raden Patah Raden Patah adalah raja pertama Kerajaan Demak. Kerajaan Demak mencapai puncak kejayaannya dan agama Islam berkembang lebih luas lagi. Raden Patah bergelar Senopati Jimbun Ngabdurahman Panembahan Palembang Sayidin Panatagama. Sebagai tanda terima kasih kepada Ki Gede Pemanahan yang telah mendukungnya. Sultan Trenggono mengirim Fatahilallah ke Banten. Kerajaan Demak mulai mengalami kemunduran karena terjadinya perebutan kekuasaan. akhirnya menjadi raja Demak ketiga dan merupakan raja Demak terbesar. Pada masa pemerintahannya juga dibangun Masjid Agung Demak yang dibantu oleh para wali dan sunan sahabat Demak. Jaka Tingkir menjadi raja Kerajaan Demak dengan gelar Sultan Hadiwijya. Jatuhnya kerajaan Malaka berarti putusnya jalur perdagangan nasional. Pada masa Kerajaan Malaka jatuh ke tangan Portugis tahun 1511. Pati Unus untuk menyerang Portugis di Malaka. Pada masa pemerintahannya. Sultan Trenggono dilantik menjadi raja Demak oleh Sultan Gunung Jati.

yakni Pangeran Benawa. Aria Pangiri. Pangeran Benawan kurang puas dengan keputusan ini. dan mendirikan Kesultanan Banten yang berafiliasi ke Demak. Tamgara (Tangerang). Peta Lokasi Kerajaan Banten Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia 6 . Menurut sumber Portugis. Apalagi. Kemudian. melainkan putra Sunan Prawoto. Pajang menjadi bagian kekuasaan Kerajaan Mataram. Pangeran Benawa kemudian minta bantuan kepada Sutawijaya. Sunda Kalapa dan Cimanuk.Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Sultan Hadiwijaya bukanlah digantikan oleh putranya. Dengan demikian. Sunan Gunung Jati bersama pasukan Demak merebut pelabuhan Banten dari kerajaan Sunda. Pada tahun 1588. Cigede. pemerintahan Aria Pangiri di Pajang juga dikelilingi oleh para bekas pejabat Kerajaan Demak. Benawa menyerahkan hak kuasanya pada Sutawijaya secara simbolis melalui penyerahan pusaka Pajang pada Sutawijaya. Pangeran Benawa sendiri diangkat sebagai penguasa daerah Jipang. putra Ki Ageng Mataram. sebelumnya Banten merupakan salah satu pelabuhan Kerajaan Sunda selain pelabuhan Pontang. untuk merebut kembali tahta Kerajaan Pajang. Peninggalan Sejarah Kerajaan Demak Kerajaan Banten Kesultanan Banten berawal ketika Kesultanan Demak memperluas pengaruhnya ke daerah barat. Pada tahun 1524/1525. Sutawijaya dan Pangeran Benawan berhasil merebut kembali tahta Kerajaan Pajang.

. Pada tahun itu. tepatnya pada 12 Maret 1682. Piagam Bojong menunjukkan bahwa tahun 1500 hingga 1800 Masehi Lampung dikuasai oleh kesultanan Banten.Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Anak dari Sunan Gunung Jati (Hasanudin) menikah dengan seorang putri dari Sultan Trenggono dan melahirkan dua orang anak.bukan untuk memerangi palembang tetapi menyambangi keluarga (Saudaranya yang bernama Ratu Siti Rodiah yang nikah dengan Sultan Mahmud Badaruddin II).melakukan perjalanan ke Palembang pada masa Inggeris masuk ke Palembang. wilayah Lampung diserahkan kepada VOC. Peninggalan Sejarah Kerajaan Banten Kerajaan Ternate dan Tidore Kerajaan Ternate dan Tidore terletak di sebelah barat Pulau Halmahera. Pada zaman pemerintahan Sultan Haji. Perang ini dimenangkan oleh Kerajaan Banten karena dibantu oleh para ulama (inilah Sejarah Bikinan Belanda). Wilayah kekuasaannya meliputi sisa kerajaan Sunda yang tidak direbut kesultanan Mataram dan serta wilayah yang sekarang menjadi provinsi Lampung.. dengan nama lengkap Sultan Muhammad Nazaruddin "Alamsyah" dikawal oleh empat Pengawal Kesultanan masing-masing bernama Ananta Kusuma. Nata Kusuma dan Jalaluddin pada saat itu Sultan Muhammad Nazaruddin yang bergelar Alamsyah berusia 19 tahun. Saat itu Pelabuhan Banten telah menjadi pelabuhan internasional sehingga perekonomian Banten maju pesat. Kesultanan Banten dihapuskan tahun 1813 oleh pemerintah kolonial Inggris. Tanah Maluku yang kaya akan rempah-rempah menjadikannya terkenal di dunia Internasional dengan sebutan Spice Island. Surat itu kemudian dikuatkan dengan surat perjanjian tanggal 22 Agustus 1682 yang membuat VOC memperoleh hak monopoli perdagangan lada di Lampung. Kerajaan Banten mencapai puncak kejayaannya pada masa pemerintahan Abu Fatah Abdulfatah atau lebih dikenal dengan nama Sultan Ageng Tirtayasa. Sultan Muhamad Syafiuddin dilucuti dan dipaksa turun takhta oleh Thomas Stamford Raffles. Wilayah kekuasaan kedua kerajaan ini meliputi Kepulauan Maluku dan sebagian Papua. Pelurusan Sejarahbahwa Pangeran Sabakingkin atau Sultan Maulana Hasanuddin nikah dengan Putri Kintamani mempunyai Anak yang pertama bernama Yusuf Akbar (Maulana Yusuf). Daeng. Akhirnya Kerajaan Jepara menyerang Kerajaan Banten. Maluku Utara. Pelurusan Sejarah bahwa Sultan Muhammad bukan anak dari Maulana Yusuf tetapi anak ketiga dari Sultan Hasanuddin. Pangeran Jepara merasa berkuasa atas Kerajaan Banten daripada anak Maulana Yusuf yang bernama Maulana Muhammad karena Maulana Muhammad masih terlalu muda. seperti tertera dalam surat Sultan Haji kepada Mayor Issac de Saint Martin. Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia 7 . pelurusan sejarah bahwa Anak Kedua Ratu Siti Rodiah kawin dengan Sultan Mahmud Badaruddin II Kesultanan Palembang Darussalam sedang anak ketiga Muhammad Nazaruddin (Sultan Maulana Muhammad Nazaruddin bergelar Alamsyah) Terjadi perebutan kekuasaan setelah Maulana Yusuf wafat (1570). Tragedi ini menjadi klimaks dari penghancuran Surasowan oleh GubernurJenderal Belanda. Herman William Daendels tahun 1808. Admiral kapal VOC di Batavia yang sedang berlabuh di Banten.

Beliau berkuasa di kerajaan Ternate sejak tahun 1559. Seram dan Ambon. Namun hal tersebut hanyalah taktik Portugis agar mereka dapat tetap berdagang dan menguasai Ternate. benteng tersebut berguna untuk melindungi Ternate dari Kerajaan Tidore. Makyan. setelah Portugis berhasil dipukul mundur dan pergi meninggalkan bentengnya di Ternate. Usaha ini menampakkan hasil pada tahun 1575. Pada tahun 1512. Menurut Portugis. Ketidaksetujuan Sultan Hairun terhadap Portugis tidak berbentuk kekerasan. Hal ini terjadi setelah para pedagang Eropa datang ke Maluku. Bacan. Setelah 10 tahun berada di Kerajaan Ternate. Permintaan akan cengkeh dan Pala dari negara Eropa meningkat pesat. sebaliknya Sultan Haitun bersedia berunding dengan Portugis di Benteng Sao Paolo. Yaitu persekutuan antara lima saudara yang dipimpin oleh Ternate (yang meliputi Obi. Jahilolo atau Halmahera dan pulau-pulau di daerah itu sampai Papua. Mindano dan Bima. Ternyata niat baik Sultan Hairun dimanfaatkan Portugis untuk menahannya di benteng tersebut. Seram dan Ambon. Hal ini menyebabkan dibukannya perkebunan di daerah Pulau Buru. bangsa Portugis datang ke Ternate. Sulawesi. sedangkan tahun 1521 bansa Spanyol datang ke Tidore. Bangsa Portugis bergerak ke Selatan dan Menaklukan Timor pada tahun 1578. Wafatnya Sultan Hairun menyebabkan kebencian rakyat Maluku semakin besar. serta Uli Siwa (persekutuan Sembilan) yaitu persekutuan antara sembilan bersaudara yang wilayahnya meliputi Pulau Tidore. Keberhasilan pemerintahannya membuat Sultan Baabullah mendapat julukan Tuan dari Tujuh Pulau Dua Pulau. bangsa Portugis mendirikan Benteng yang diberi nama Sao Paolo. Sultan Baabullah yang menjadi Raja Ternate berikutnya dan memimpin perang melawan Portugis. Papua.Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Peta Lokasi Kerajaan Ternate dan Tidore Pada abad ke 12 M. Sultan Baabullah kemudian memperluas kekuasaannya hingga Maluku. Sultan tidak ingin perekonomian dan pemerintahan kerajaan di kuasai oleh bangsa lain dan pendirian benteng tersebut dianggap menunjukkan niat buruk Portugis atas Ternate. Persekutuan-persekutuan tersebut adalah Uli Lima (Persekutuan Lima). Antara kedua persekutuan tersebut telah terjadi persaingan yang sangat tajam. Dengan adanya kepentingan atas penguasa perdagangan terjadilah persekutuan daerah antara kerajaan. Pembangunan Benteng Soa Paolo mendapat perlawanan dan salah seorang yang menantang kehadiran kekuasaan militer Portugis tersebut yaitu Sultan Hairun. Keesokan harinya Sultan Hairun telah terbunuh hal ini terjadi pada tahun 1570. Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia 8 .

Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Peninggalan Sejarah Kerajaan Ternate dan Tidore Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia Kerajaan 9 .

Dibawah pemerintahan Sultan Hasanuddin. seorang penyiar islam dari Sumatra. beliau 3. Setelah Muhammad Said wafat. yaitu Ruwu. Ia memimpin Makassar dari tahun 1591 1638. Sultan Alauddin bernama asli 1591-1638. Kerajaan Makassar dipimpin oleh Muhammad Said 1639 1639-1653.Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Kerajaan Gowa dan Tallo Kerajaan Gowa dan Tallo adalah dua kerajaan yang terletak di Sulawesi Selatan dan saling berhubungan baik. Oleh karena itu Sultan Hasanuddin harus menghadapi kekuatan armada VOC Belanda sebelum dapat menguasai Maluku. Masa pemerintahannya merupakan masa gemilang kerajaan Makassar. Sultan kerajaan Hasanuddin juga berniat menjadikan Kerajaan Makassar sebagai penguasa tunggal di jalur perdagangan Indonesia bagian timur. Beliau berkuasa sejak tahun 1653. Kerajaan Makassar berhasil mengua menguasai kerajaan-kerajaan kecil di Sulawesi Selatan. Soppeng. Wajo. Banyak orang mengetahuinya sebagai Kerajaan Makassar. dan Bone. raja-raja Makassar belum memeluk agama Islam. Seb Sebelum abad ke16. Baru setelah datangnya Dato Ri raja Bandang. kemudian digantikan oleh Sultan Hasanuddin. Peta Lokasi Kerajaan Gowa dan Tallo Sultan Alauddin adalah Raja Makassar pertama yang memeluk agama Islam. Karaeng Ma ‘towaya Tumamenanga Ri Agamanna. Setelah Sultan Alauddin wafat. Sultan Hasanuddin Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia Kerajaan 10 . Makassar sebenarnya adalah ibu kota Gowa yang juga disebut sebagai Ujungpandang. Sebelumnya. Makassar berkembang menjadi kerajaan Islam.

Untuk itu Belanda bersekutu dengan Raja Bone. dengan bantuan Kerajaan Bone berhasil menekan Makassar untuk menyetujui perjanjian Bongaya. Pada tahun 1667. yaitu Arub(Tuan) Palaka.Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Belanda berusaha keras menghentikan serangan-serangan Kerajaan Makasar. Peninggalan Sejarah Kerajaan Gowa dan Tallo Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia 11 . Aru Palaka bersedia membantu Belanda dengan syarat akan diberikan kemerdekan. Makassar harus melepas daerah yang dikuasainya seta mengakui Aru Palaka sebagai Raja Bone. Pasukan Kerajaan Makassar akhirnya bisa dipukul mundur oleh Belanda dan jalur perdagangan di kuasai oleh Belanda. Setelah Sultan Hasanuddin turun tahta pada tahun 1669. Perjanjian ini berisi tiga buah kesepakatan yaitu VOC mendapat hak monopoli dagang di Makassar. Belanda dapat mendirikan benteng Rotterdam di Makassar. Mapasomba putranya berusaha menggantikan kepemimpinan ayahnya dan meneruskan perjuangan perjuangan ayahnya melewan Belanda.