P. 1
Kerajaan+Kerajaan+Islam+Di+Indonesia

Kerajaan+Kerajaan+Islam+Di+Indonesia

|Views: 38|Likes:
Dipublikasikan oleh awawawawawsmith

More info:

Published by: awawawawawsmith on Jan 27, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/28/2013

pdf

text

original

Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang

)

Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia
Kerajaan Samudera Pasai
Pasai didirikan pada abad ke-11 oleh Meurah Khair. Kerajaan ini terletak dipesisir Timur Laut Aceh. Kerajaan ini merupakan kerajaan Islam pertama di Indonesia. Pendiri dan raja pertama Kerajaan Samudra Pasai adalah Meurah Khair. Ia bergelar Maharaja Mahmud Syah (10421078). Pengganti Meurah Khair adalah Maharaja Mansyur Syah dari tahun 1078-1133. Pengganti Maharaja Mansyur Syah adalah Maharaja Ghiyasyuddin Syah dari tahun 1133-1155.

Peta Lokasi Kerajaan Samudera Pasai Raja Kerajaan Samudra Pasai berikutnya adalah Meurah Noe yang bergelar Maharaja Nuruddin berkuasa dari tahun1155-1210. Raja ini dikenal juga dengan sebutan Tengku Samudra atau Sulthan Nazimuddin Al-Kamil. Sultan ini sebenarnya berasal dari Mesir yang ditugaskan sebagai laksamana untuk merebut pelabuhan di Gujarat. Raja ini tidak memiliki keturunan sehingga pada saat wafat, kerajaan Samudra Pasai dilanda kekacauan karena perebutan kekuasaan. Meurah Silu bergelar Sultan Malik-al Saleh (1285-1297). Meurah Silu adalah keturunan Raja Perlak (sekarang Malaysia) yang mendirikan dinasti kedua kerajaan Samudra Pasai. Pada masa pemerintahannya, system pemerintahan kerajaan dan angkatan perang laut dan darat sudah terstruktur rapi. Kerajaan mengalami kemakmuran, terutama setelah Pelabuhan Pasai dibuka. Hubungan Kerajaan Samudra Pasai dan Perlak berjalan harmonis. Meurah Silu memperkokoh hubungan ini dengan menikahi putri Ganggang Sari, anak Raja Perlak. Meurah Silu berhasil memperkuat pengaruh Kerajaan Samudra Pasai di pantai timur Aceh dan berkembang menjadi kerajaan perdagangan yang kuat di Selat Malaka. Raja-raja Samudra Pasai selanjutnya adalah Sultan Muhammad Malik Zahir (12971326), Sultan Mahmud Malik Zahir (1326-1345), Sultan Manshur Malik Zahir (1345-1346), dan Sultan Ahmad Malik Zahir (1346-1383). Raja selanjutnya adalah Sultan Zainal Abidin (1383-1405). Pada masa pemerintahannya, kekuasaan kerajaan meliputi daerah Kedah di Semenanjung Malaya. Sultan Zainal Abidin sangat aktif menyebarkan pengaruh Islam kepulau Jawa dan Sulawesi dengan mengirimkan ahli-ahli dakwah, seperti Maulana Malik Ibrahim dan Maulana Ishak.

Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia

1

pada tahun 1360 M. kerajaan Pasai terus mengalami kemudunduran. Sebagaimana tercatat dalam sejarah. 1 Jumadil Awal 913 H (1511 M). ah Peta Lokasi Kerajaan Aceh Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia Kerajaan 2 . Samudera Pasai ditaklukkan oleh Majaphit. Diperkirakan. menjelang berakhirnya abad ke-14 M. dan sejak saat itu. kerajaan Aceh Darussalam telah berdiri dengan penguasa pertama Sultan Ali 14 Mughayat Syah yang dinobatkan pada Ahad.Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Peninggalan Sejarah Kerajaan Samudera Pasai Kerajaan Aceh Kerajaan Aceh berdiri menjelang keruntuhan Samudera Pasai.

untuk menghambat pengaruh Portugis. Mughayat kemudian melanjutkan gempurannya dan berhasil merebut benteng Portugis di Pasai. kerajaan Aceh lebih dikenal dengan nama Aceh Darussalam dengan wilayah yang luas. pasukan Aceh tidak memberikan kesempatan sama sekali pada Portugis. Perak diMalaka yang secara efektif bisa direbut dari portugis tahun 1575. Portugis mundur ke Peurelak. Daya (Aceh Barat Daya) dan Aru (di Sumatera Utara) sudah berada di bawah pengaruh kolonial Portugis. Portugis yang kewalahan menghadapi serangan Aceh banyak meninggalkan persenjataan. Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia 3 . Senjata-senjata inilah yang digunakan kembali oleh pasukan Mughayat untuk menggempur Portugis. terutama dari aspek persenjataan. Kerajaan Aceh pada masa itu juga memiliki hubungan diplomatik dengan dinasti Usmani di Turki. karena memang tidak sempat mereka bawa dalam gerak mundur pasukan. kerajaan-kerajaan kecil yang terdapat di Aceh dan pesisir timur Sumatera seperti Peurelak (di Aceh Timur). Ketika benteng di Pasai telah dikuasai Aceh. Kemenangan yang berturut-turut ini membawa keuntungan yang luar biasa. Kunjungan ini diterima oleh Khalifah Turki Usmani dan ia mengirim hadiah balasan berupa sebuah meriam dan penasehat militer untuk membantu memperkuat angkatan perang Aceh. Secara berurutan. Inggris dan Belanda. ia berhasil memperkuat kekuatan dan mempersatukan wilayah Aceh dalam kekuasaannya. Sejarah mencatat bahwa. wilayah kerajaan Aceh ini hanya mencakup Banda Aceh dan Aceh Besar yang dipimpin oleh ayah Ali Mughayat Syah. Mughayat juga menggempur Pidie. Pada masa itu. karena itu. Sejak saat itu. Mughayat Syah dikenal sangat anti pada Portugis. Ketika Mughayat Syah naih tahta menggantikan ayahnya. sekitar tahun 1511 M. kerajaan-kerajaan kecil tersebut kemudian ia taklukkan dan masukkan ke dalam wilayah kerajaannya. Pedir (di Pidie). Wilayah kekuasaan Aceh mencapi Pariaman wilayah pesisir Sumatra Barat. sehingga Portugis terpaksa mundur ke Pasai. Peurelak kemudian juga diserang. Aceh merupakan salah satu pusat perdagangan yang sangat ramai di Asia Tenggara. . Tak berapa lama. Portugis yang berada di daerah Daya ia gempur dan berhasil ia kalahkan. Aru juga berhasil direbut oleh Aceh hingga akhirnya Portugis mundur ke Malaka. Namun. Saat itu. Sultan Iskandar Muda Dalam sejarahnya. termasuk menaklukkan kerajaan Pasai. Aceh Darussalam mencapai masa kejayaan di masa Sultan Iskandar Muda Johan Pahlawan Meukuta Alam (1590 1636). hasil dari penaklukan kerajaan-kerajaan kecil di sekitarnya. Aceh Darussalam menjadi satu-satunya kerajaan yang memiliki pengaruh besar di kawasan tersebut. Dengan jatuhnya Pasai pada tahun 1524 M. Aceh pernah mengirim utusan ke Turki Usmani dengan membawa hadiah. Ketika Portugis mundur ke Pidie. Pada masa Iskandar Muda.Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Pada awalnya. sehingga Portugis mundur ke Aru. usaha Mughayat Syah untuk mengusir Portugis dari seluruh bumi Aceh dengan menaklukkan kerajaan kerajaan kecil yang sudah berada di bawah Portugis berjalan lancar.

Dukungan daerah-daerah yang juga merupakan jalur perdagangan yang kuat ini sangat berpengaruh bagi pendirian Demak sebagai kerajaan Islam yang merdeka dari Majapahit. Daerah-daerah pesisir seperti Tuban dan Cirebon sudah mendapat pengaruh Islam.Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Peninggalan Sejarah Kerajaan Aceh Kerajaan Demak Berdirinya Kerajaan Demak dilatarbelakangi oleh melemahnya pemerintahan Kerajaan Majapahit atas daerah-daerah pesisir utara Jawa. Peta Lokasi Kerajaan Demak Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia 4 .

Sultan Trenggono dilantik menjadi raja Demak oleh Sultan Gunung Jati. Arya Penagsang terbunuh sehingga tahta Kerajaan Demak jatuh ke tangan Jaka Tingkir. Dalam perjalanannya ke Banten. Arya Penangsang juga membunuh adik Sunan Prawoto. Ia memerintah Demak dengan gelar Sultan Ahmad Abdul Arifin. Pada masa pemerintahan agama Islam mengalami perkembangan pesat. Palembang. Setelah wafatnya Sultan Trenggono pada tahun 1546. Pati Unus hanya memerintah tidak lebih dari tiga tahun.Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Raden Patah Raden Patah adalah raja pertama Kerajaan Demak.Walaupun sebenarnya sudah menjadi kerajaan baru. Sultan Trenggono berkuasa di kerajaan Demak dari tahun 1521-1546. Setelah Raden Patah wafat pada tahun 1518. Usaha Arya Penangsang menjadi Sultan Demak di halangi oleh Jaka Tingkir. Sultan Trenggono mengirim Fatahilallah ke Banten. Untuk itu. Sedayu. Pengangkatan Raden Patah sebagai Raja Demak dipimpin oleh anggota wali lainnya. usaha itu tidak berhasil. Pada masa Kerajaan Malaka jatuh ke tangan Portugis tahun 1511. Raden Patah bergelar Senopati Jimbun Ngabdurahman Panembahan Palembang Sayidin Panatagama. Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia 5 . Jambi. Ia kemudian memindahan pusat kerajaan Demak ke daerah Pajang. Sultan Trenggono. yaitu Ki Gede Pemanahan dan Ki Penjawi. Ia wafat tahun 1521 dalam usahanya mengusir Portugis dari kerajaan Malaka. Kerajaan Demak mencapai puncak kejayaannya dan agama Islam berkembang lebih luas lagi. Perebutan tahta Kerajaan Demak ini terjadi antara Sunan Prawoto dengan Arya Penangsang. menantu Sultan Trenggono. wilayah kerajaan Demak meliputi daerah Jepara. ia digantikan oleh putranya Pati Unus. Tuban. Pada masa pemerintahannya. ia mengirimkan putrannya. Arya Penangsang adalah Bupati Jipang (sekarang Bojonegoro) yang merasa lebih berhak atas tahta Kerajaan Demak. Sebagai tanda terima kasih kepada Ki Gede Pemanahan yang telah mendukungnya. Pada masa pemerintahannya juga dibangun Masjid Agung Demak yang dibantu oleh para wali dan sunan sahabat Demak. Jaka Tingkir mendapat dukungan dari para tetua Demak. Konflik berdarah ini akhirnya berkembang menjadi Perang Saudara. dan beberapa daerah di Kalimantan. Jatuhnya kerajaan Malaka berarti putusnya jalur perdagangan nasional. Pada masa pemerintahan Sultan Trenggono. Jaka Tingkir menjadi raja Kerajaan Demak dengan gelar Sultan Hadiwijya. Ki Gede Pemanahan kemudian menjadi penguasa Mataram dan di sebut Ki Gede Mataram. Saudaranya. Dalam pertempuran ini. Sultan Hadiwijaya memberikan sebuah daerah Perdikan (otonom) yang disebut Mataram. Ia memerintah dari tahun 15001518. Pati Unus untuk menyerang Portugis di Malaka. Namun. Raden Patah merasa berkewajiban untuk membantu. kerajaan Pajang masih mengklaim diri sebagai penerus Kerajaan Demak. akhirnya menjadi raja Demak ketiga dan merupakan raja Demak terbesar. Fatahillah kemudian dapat menaklukan Banten dan Pajajaran. Kerajaan Demak mulai mengalami kemunduran karena terjadinya perebutan kekuasaan. Perebutan kekuasaan ini berkembang menjadi konflik berdarah dengan terbunuhnya Sunan Prawoto oleh Arya Penangsang. Fatahillah singgah di Cirebon untuk menemui Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati. yaitu Pangeran Hadiri. Bersama-sama dengan pasukan Kesultanan Cirebon.

Tamgara (Tangerang). pemerintahan Aria Pangiri di Pajang juga dikelilingi oleh para bekas pejabat Kerajaan Demak. Dengan demikian. Pada tahun 1524/1525. Apalagi. Pada tahun 1588. Benawa menyerahkan hak kuasanya pada Sutawijaya secara simbolis melalui penyerahan pusaka Pajang pada Sutawijaya. Peninggalan Sejarah Kerajaan Demak Kerajaan Banten Kesultanan Banten berawal ketika Kesultanan Demak memperluas pengaruhnya ke daerah barat. melainkan putra Sunan Prawoto. untuk merebut kembali tahta Kerajaan Pajang. yakni Pangeran Benawa. Pangeran Benawan kurang puas dengan keputusan ini. Sutawijaya dan Pangeran Benawan berhasil merebut kembali tahta Kerajaan Pajang. Peta Lokasi Kerajaan Banten Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia 6 . Sunda Kalapa dan Cimanuk. Aria Pangiri. Pangeran Benawa sendiri diangkat sebagai penguasa daerah Jipang. Sunan Gunung Jati bersama pasukan Demak merebut pelabuhan Banten dari kerajaan Sunda. Pangeran Benawa kemudian minta bantuan kepada Sutawijaya. dan mendirikan Kesultanan Banten yang berafiliasi ke Demak. sebelumnya Banten merupakan salah satu pelabuhan Kerajaan Sunda selain pelabuhan Pontang. Kemudian. Pajang menjadi bagian kekuasaan Kerajaan Mataram. Menurut sumber Portugis. putra Ki Ageng Mataram. Cigede.Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Sultan Hadiwijaya bukanlah digantikan oleh putranya.

pelurusan sejarah bahwa Anak Kedua Ratu Siti Rodiah kawin dengan Sultan Mahmud Badaruddin II Kesultanan Palembang Darussalam sedang anak ketiga Muhammad Nazaruddin (Sultan Maulana Muhammad Nazaruddin bergelar Alamsyah) Terjadi perebutan kekuasaan setelah Maulana Yusuf wafat (1570). Pelurusan Sejarah bahwa Sultan Muhammad bukan anak dari Maulana Yusuf tetapi anak ketiga dari Sultan Hasanuddin. Daeng.Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Anak dari Sunan Gunung Jati (Hasanudin) menikah dengan seorang putri dari Sultan Trenggono dan melahirkan dua orang anak. tepatnya pada 12 Maret 1682. dengan nama lengkap Sultan Muhammad Nazaruddin "Alamsyah" dikawal oleh empat Pengawal Kesultanan masing-masing bernama Ananta Kusuma. Akhirnya Kerajaan Jepara menyerang Kerajaan Banten.. Surat itu kemudian dikuatkan dengan surat perjanjian tanggal 22 Agustus 1682 yang membuat VOC memperoleh hak monopoli perdagangan lada di Lampung. Wilayah kekuasaannya meliputi sisa kerajaan Sunda yang tidak direbut kesultanan Mataram dan serta wilayah yang sekarang menjadi provinsi Lampung.. Peninggalan Sejarah Kerajaan Banten Kerajaan Ternate dan Tidore Kerajaan Ternate dan Tidore terletak di sebelah barat Pulau Halmahera. Wilayah kekuasaan kedua kerajaan ini meliputi Kepulauan Maluku dan sebagian Papua. Tanah Maluku yang kaya akan rempah-rempah menjadikannya terkenal di dunia Internasional dengan sebutan Spice Island. wilayah Lampung diserahkan kepada VOC.bukan untuk memerangi palembang tetapi menyambangi keluarga (Saudaranya yang bernama Ratu Siti Rodiah yang nikah dengan Sultan Mahmud Badaruddin II). Kerajaan Banten mencapai puncak kejayaannya pada masa pemerintahan Abu Fatah Abdulfatah atau lebih dikenal dengan nama Sultan Ageng Tirtayasa. seperti tertera dalam surat Sultan Haji kepada Mayor Issac de Saint Martin. Pada zaman pemerintahan Sultan Haji. Nata Kusuma dan Jalaluddin pada saat itu Sultan Muhammad Nazaruddin yang bergelar Alamsyah berusia 19 tahun. Admiral kapal VOC di Batavia yang sedang berlabuh di Banten. Pangeran Jepara merasa berkuasa atas Kerajaan Banten daripada anak Maulana Yusuf yang bernama Maulana Muhammad karena Maulana Muhammad masih terlalu muda. Kesultanan Banten dihapuskan tahun 1813 oleh pemerintah kolonial Inggris. Pada tahun itu.melakukan perjalanan ke Palembang pada masa Inggeris masuk ke Palembang. Tragedi ini menjadi klimaks dari penghancuran Surasowan oleh GubernurJenderal Belanda. Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia 7 . Saat itu Pelabuhan Banten telah menjadi pelabuhan internasional sehingga perekonomian Banten maju pesat. Sultan Muhamad Syafiuddin dilucuti dan dipaksa turun takhta oleh Thomas Stamford Raffles. Perang ini dimenangkan oleh Kerajaan Banten karena dibantu oleh para ulama (inilah Sejarah Bikinan Belanda). Herman William Daendels tahun 1808. Piagam Bojong menunjukkan bahwa tahun 1500 hingga 1800 Masehi Lampung dikuasai oleh kesultanan Banten. Pelurusan Sejarahbahwa Pangeran Sabakingkin atau Sultan Maulana Hasanuddin nikah dengan Putri Kintamani mempunyai Anak yang pertama bernama Yusuf Akbar (Maulana Yusuf). Maluku Utara.

Dengan adanya kepentingan atas penguasa perdagangan terjadilah persekutuan daerah antara kerajaan. Mindano dan Bima. Sulawesi. Pembangunan Benteng Soa Paolo mendapat perlawanan dan salah seorang yang menantang kehadiran kekuasaan militer Portugis tersebut yaitu Sultan Hairun. Setelah 10 tahun berada di Kerajaan Ternate. Hal ini terjadi setelah para pedagang Eropa datang ke Maluku. Sultan Baabullah kemudian memperluas kekuasaannya hingga Maluku. Seram dan Ambon. Seram dan Ambon. Namun hal tersebut hanyalah taktik Portugis agar mereka dapat tetap berdagang dan menguasai Ternate. Permintaan akan cengkeh dan Pala dari negara Eropa meningkat pesat. Hal ini menyebabkan dibukannya perkebunan di daerah Pulau Buru. Keberhasilan pemerintahannya membuat Sultan Baabullah mendapat julukan Tuan dari Tujuh Pulau Dua Pulau. bangsa Portugis datang ke Ternate. Usaha ini menampakkan hasil pada tahun 1575. serta Uli Siwa (persekutuan Sembilan) yaitu persekutuan antara sembilan bersaudara yang wilayahnya meliputi Pulau Tidore. Makyan. Sultan tidak ingin perekonomian dan pemerintahan kerajaan di kuasai oleh bangsa lain dan pendirian benteng tersebut dianggap menunjukkan niat buruk Portugis atas Ternate. setelah Portugis berhasil dipukul mundur dan pergi meninggalkan bentengnya di Ternate. Persekutuan-persekutuan tersebut adalah Uli Lima (Persekutuan Lima). sedangkan tahun 1521 bansa Spanyol datang ke Tidore. sebaliknya Sultan Haitun bersedia berunding dengan Portugis di Benteng Sao Paolo. Ternyata niat baik Sultan Hairun dimanfaatkan Portugis untuk menahannya di benteng tersebut. Wafatnya Sultan Hairun menyebabkan kebencian rakyat Maluku semakin besar. Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia 8 . benteng tersebut berguna untuk melindungi Ternate dari Kerajaan Tidore. Pada tahun 1512. bangsa Portugis mendirikan Benteng yang diberi nama Sao Paolo. Ketidaksetujuan Sultan Hairun terhadap Portugis tidak berbentuk kekerasan. Antara kedua persekutuan tersebut telah terjadi persaingan yang sangat tajam. Papua. Keesokan harinya Sultan Hairun telah terbunuh hal ini terjadi pada tahun 1570.Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Peta Lokasi Kerajaan Ternate dan Tidore Pada abad ke 12 M. Bangsa Portugis bergerak ke Selatan dan Menaklukan Timor pada tahun 1578. Beliau berkuasa di kerajaan Ternate sejak tahun 1559. Yaitu persekutuan antara lima saudara yang dipimpin oleh Ternate (yang meliputi Obi. Sultan Baabullah yang menjadi Raja Ternate berikutnya dan memimpin perang melawan Portugis. Menurut Portugis. Jahilolo atau Halmahera dan pulau-pulau di daerah itu sampai Papua. Bacan.

Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Peninggalan Sejarah Kerajaan Ternate dan Tidore Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia Kerajaan 9 .

Banyak orang mengetahuinya sebagai Kerajaan Makassar. Karaeng Ma ‘towaya Tumamenanga Ri Agamanna. Kerajaan Makassar berhasil mengua menguasai kerajaan-kerajaan kecil di Sulawesi Selatan. Sultan kerajaan Hasanuddin juga berniat menjadikan Kerajaan Makassar sebagai penguasa tunggal di jalur perdagangan Indonesia bagian timur. Seb Sebelum abad ke16. Masa pemerintahannya merupakan masa gemilang kerajaan Makassar. Makassar sebenarnya adalah ibu kota Gowa yang juga disebut sebagai Ujungpandang. seorang penyiar islam dari Sumatra. Setelah Muhammad Said wafat. Makassar berkembang menjadi kerajaan Islam. kemudian digantikan oleh Sultan Hasanuddin. Sultan Alauddin bernama asli 1591-1638. Soppeng. dan Bone. Baru setelah datangnya Dato Ri raja Bandang. Sebelumnya. Peta Lokasi Kerajaan Gowa dan Tallo Sultan Alauddin adalah Raja Makassar pertama yang memeluk agama Islam. Ia memimpin Makassar dari tahun 1591 1638. Setelah Sultan Alauddin wafat.Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Kerajaan Gowa dan Tallo Kerajaan Gowa dan Tallo adalah dua kerajaan yang terletak di Sulawesi Selatan dan saling berhubungan baik. Kerajaan Makassar dipimpin oleh Muhammad Said 1639 1639-1653. yaitu Ruwu. Oleh karena itu Sultan Hasanuddin harus menghadapi kekuatan armada VOC Belanda sebelum dapat menguasai Maluku. Wajo. Beliau berkuasa sejak tahun 1653. raja-raja Makassar belum memeluk agama Islam. Sultan Hasanuddin Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia Kerajaan 10 . Dibawah pemerintahan Sultan Hasanuddin. beliau 3.

Pasukan Kerajaan Makassar akhirnya bisa dipukul mundur oleh Belanda dan jalur perdagangan di kuasai oleh Belanda. Untuk itu Belanda bersekutu dengan Raja Bone. Belanda dapat mendirikan benteng Rotterdam di Makassar. yaitu Arub(Tuan) Palaka. dengan bantuan Kerajaan Bone berhasil menekan Makassar untuk menyetujui perjanjian Bongaya. Mapasomba putranya berusaha menggantikan kepemimpinan ayahnya dan meneruskan perjuangan perjuangan ayahnya melewan Belanda.Sekolah Bhinneka – PPI Nagoya (Jepang) Belanda berusaha keras menghentikan serangan-serangan Kerajaan Makasar. Pada tahun 1667. Aru Palaka bersedia membantu Belanda dengan syarat akan diberikan kemerdekan. Setelah Sultan Hasanuddin turun tahta pada tahun 1669. Makassar harus melepas daerah yang dikuasainya seta mengakui Aru Palaka sebagai Raja Bone. Peninggalan Sejarah Kerajaan Gowa dan Tallo Kelas Flores: Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia 11 . Perjanjian ini berisi tiga buah kesepakatan yaitu VOC mendapat hak monopoli dagang di Makassar.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->