Sekilas Review Inventarisasi Hutan

:
Pengertian :
a. Sebuah aplikasi metode ilmiah dlm memperoleh data dan informasi mengenai kekayaan sumberdaya hutan (SDH), sbg bahan dasar dalam perencanaan pengelolaan SDH b. Suatu kegiatan atau usaha utk mengetahui kuantitas dan kualitas SDH (flora & fauna) serta berbagai karakteristik tempat tumbuhnya
1 P2H Fakultas Kehutanan IPB 2010 2

Inventarisasi Hutan
Oleh : Muhdin

P2H Fakultas Kehutanan IPB 2010

Inventarisasi Hutan :
Mengapa perlu dilakukan ? :
Survey nasional atau regional Survey penilaian/evaluasi teg./lahan Menentukan preskripsi silvikultur Survey permudaan Inventarisasi untuk tujuan pemanenan Survey pakan satwa Pemantauan pertumbuhan > Dll.
P2H Fakultas Kehutanan IPB 2010 3

Inventarisasi Hutan di Indonesia :
Pada Hutan Tanaman :
Invent Htn Menyeluruh Berkala (IHMB) (Permenhut No. : P. 33/Menhut-II/2009) Pedoman Penyusunan Renc Pengat Keles Ht (SK Direksi Perum Perhutani No. 378/1992) Pedoman Penyusunan Renc Teknik Th-an (SK Direksi Perum Perhutani No.1470/1993)
Terkait Rencana Tebangan RTT-10

Pendugaan standing stock
P2H Fakultas Kehutanan IPB 2010 4

151/1993 ttg TPTI) (SK Kep Balitbanghut No.Inventarisasi Hutan Alam : Invent Htn Menyeluruh Berkala (IHMB) (Permenhut No. 4. : P. 38/Kpts/VIII-HM. Sebelum Penebangan (ITSP) (SK Dirjen PH No. 2. 151/1993 ttg TPTI) Inventarisasi Tegakan Tinggal (SK Dirjen PH No.3/93) P2H Fakultas Kehutanan IPB 2010 5 Tujuan Praktek 1. Memperoleh informasi ttg Struktur Tegakan (ST) dan volume kayu (dbh ≥ 10 cm) tiap jenis berdasarkan STT-nya maupun rata2 dlm populasinya. Memperoleh daftar jenis satwa yang ada di HPGW dan gambaran sebaran home range-nya. Memperoleh daftar jenis pohon yg ada di HPGW & gambaran sebaran tempat tumbuh (STT)-nya. Memperoleh informasi tentang potensi permudaan (T ≥ 30cm dan dbh < 10cm) tiap jenis berdasarkan sebaran tempat tumbuhnya. 3. 33/Menhut-II/2009) Invent Teg. P2H Fakultas Kehutanan IPB 2010 6 Pembuatan dan pengukuran PUP HATKBT Plot Contoh Disain plot contoh I : Tk Permudaan (Ph: H≥30cm & D<10 cm) Plot : 10m x 10m II : Pohon Besar (D≥10cm) Plot : 20m x 50m I P2H Fakultas Kehutanan IPB 2010 7 P2H Fakultas Kehutanan IPB 2010 8 .

(+ informasi posisi/spasialnya dalam jalur) : a. satwa liar : catat nama jenis dan jumlahnya d. kemudian salin ke Tabel 2. Untuk tingkat permudaan dicatat nama jenis dan jumlahnya. Menentukan titik awal plot pada jalur kerja. P2H Fakultas Kehutanan IPB 2010 12 . P2H Fakultas Kehutanan IPB 2010 10 Prosedur Kerja (2) 4. e. tanaman kebun : jenis tanaman dan kuantitasnya f. Mencari titik awal jalur sesuai pd peta kerja. diameter pangkal dan kondisi pohon (segar atau sudah membusuk/ber – jamur). kemudian tentukan azimuth dan jarak datarnya dari titik yg merupakan tanda/ciri yg mudah diketahui dan bersifat permanen di lapangan. dan lain-lain P2H Fakultas Kehutanan IPB 2010 11 Prosedur Kerja (3) 5. terjadi perubahan jenis pohon yang kontras : catat jenis pohon dan jarak dari titik awal jalur. Mis. sedangkan tingkat pohon dicatat nama jenis dan dbh-nya.Bahan dan Alat Disediakan per Regu : • • • • • Peta kerja skala 1 : 5000 Tambang plastik (20 m) Tally Sheet Pita ukur atau phiband • Kompas • • • • • • • P2H Fakultas Kehutanan IPB 2010 Prosedur Kerja 1. sejauh 100 m dari titik akhir plot sebelumnya (atau jarak antar titik pusat plot sejauh 150 m). b. Kemudian membuat plot ukur 10m x10m utk pengamatan permudaan (pohon dgn tinggi > 30 cm dan dbh < 10 cm). Menentukan titik awal plot berikutnya pada jalur kerja. catat apabila menemukan halhal sbb. c. dll. dan plot ukur 20m x 50m utk pengamatan pohon dgn dbh≥10 cm (lihat gambar disain plot contoh). tanaman yang berpotensi sbg HHNK : catat nama jenis dan kelimpahannya. Jarak lapang = (Jarak datar x cos α) Disiapkan sendiri : Alat tulis (per org) Kalkulator (per org) Meja jalan (2 bh/regu) Meteran kain 150 cm (3 bh/regu) Busur derajat (2 bh/regu) Golok/parang (2 bh/regu) Penggaris (2 bh/regu) Spidol Permanen (5 bh/regu) 9 2. pinus/agathis yang belum disadap. Pada kolom keterangan. 3. pohon tumbang : catat nama jenis.: rotan. Hasil pengamatan lapangan untuk tingkat permudaan di catat pd tally sheet Tabel 1.

Prosedur Kerja (4) 6. Hitung jumlah pohon dan vol.Kesimpulan dan Saran P2H Fakultas Kehutanan IPB 2010 15 P2H Fakultas Kehutanan IPB 2010 16 . : Laporan Hasil Inventarisasi Hutan di HPGW 1. Dbh dibulatkan ke dalam nilai satuan di bawahnya (tanpa desimal). 8. agar konsisten maka hasil pengukuran di lapangan gunakan keliling setinggi dada (Kbh) dalam cm dgn pembulatan 1 angka di belakang koma.1415). Prosedur Kerja (5) 9. Hasil pengamatan dan pengukuran untuk tingkat pohon di catat pada tally sheet Tabel 3. ph ditentukan dgn menggunakan Tabel Vol. ph rata-rata per ha untuk setiap jenis pd setiap kelas diameter (KD) dalam lingkup populasinya dan dicatat dalam tabel sbb. Pada Tabel 3. Ph yg disediakan.Bahan dan Metode 3. ph per ha utk setiap jenis pd setiap kelas diameter (KD) dan setiap plot (Tabel 4).Pendahuluan (Latar Belakang dan Tujuan) 2.Hasil berupa data pada Tabel 1 s/d Tabel 5 4. Hitung jumlah pohon dan vol. Vol. Nilai Dbh (dalam cm) = (Kbh/3. 7. P2H Fakultas Kehutanan IPB 2010 13 P2H Fakultas Kehutanan IPB 2010 14 Prosedur Kerja (6) 10.Pembahasan 5.