Anda di halaman 1dari 8

Bakteri Penyebab Jerawat

Selama ini banyak mitos yang berkembang di masyarakat, bahwa penyebab jerawat adalah karena anak-anak remaja yang telah memiliki pacar. Banyak orang mengatakan bahwa semakin banyak jerawat di wajah seorang anak, berarti anak tersebut punya banyak pacar. Benarkah demikian? apakah itu hanya sebuah mitos dan karangan orang saja? apakah bisa dibuktikan secara ilmiah? Menurut penelitian, ternyata jerawat yang timbul diwajah anda merupakan sebuah penyakit yang diakibatkan oleh sebuah bakteri bernama Propionibacterium acnes. Pertumbuhan bakteri jerawat tergolong lambat. Sehingga sebuah jerawat dapat bertahan hingga 1 minggu berada di wajah anda. Klasifikasi Bakteri jerawat Propionibacterium acnes

Kingdom Phylum Order Family Genus Species

: : : : : : P.

Bacteria Actinobacteria Actinomycetales Propionibacteriaceae Propionibacterium Acnes

Bakteri jerawat ini merupakan bakteri yang hidup tanpa menggunakan oksigen atau biasa disebut bakteri anaerob. Organisme yang hidup tanpa memerlukan oksigen biasa juga disebut memiliki tipical atau karateristik aerotolerant. Bakteri ini juga merupakan bakteri jenis GramPositif. Bakteri Jerawat ini sebagian besar ada pada kulit banyak orang dan berkarateristik

commensal (commensal merupakan sifat dari hubungan 2 organisme yang secara signifikant tidak saling dirugikan: contoh hubungan antara burung dengan pohon). Ia hidup di daerah asam lemak (fatty acid) di kantung kelenjar minyak (sebaceous glands) pada kelenjar minyak (sebum) tersembunyi di dalam pori pori kulit. Sifat bakteri ini juga tidak membutuhkan oksigen ini yang menyebabkan orang yang malas mencuci wajah akan mudah terkena jerawat, sebab bakteri jerawat yang telah masuk ke dalam pori-pori wajah dan bersembunyi akan mudah hidup dan berkembang menginfeksi wajah.

Makanan Penyebab Jerawat Faktor Penyebab Jerawat

Bakteri Penyebab Jerawat


Posted by Penyebab Jerawat

Jerawat adalah permasalahan pada kulit menjadi masalah yang besar bagi manusia,memang jerawat bukanlah suatu penyakit yang dapat mematikan,tetapi jerawat dapat merusak penampilan sehingga menimbulkan efek kurangnya percaya diri. Pada umumnya jerawat terjadi pada masa pubertas,hal ini disebabkan tidak adanya keseimbangan hormon,serta pembentukan hormon-hormon dewasa,hormon-hormon ini menyebabkan sebaceouskelenjar penghasil sebum pada kulitmenjadi lebih aktif.Kenaikan aktifitas kelenjar ini mengakibatkan produksi sebum minyakpada wajah juga meningkat. Jadi tumpukan sebum ini nantinya akan menjadi satu bergabung dengan kotoran serta sel kulit mati sehingga menyumbat terjadi penyumbatan pori-pori. Pada saat pori-pori yang tersumbat ini tumbuh dan berkembang sejenis bakteri yang disebut Propionibacterium acnesyang merupakan bakteri penyebab jerawat. Propionibacterium acnes melepaskan sejenis zat iritan yang nantinya akan mengiritasi kulit,efek dari iritasi inilah nantinya yang menyebabkan kulit memerah dan membengkak. Disamping itu juga menyebabkan nanah dibawah permukaaan kulit,semua efek tersebut merupakan bentuk perlawanan sisitem imun tubuh untuk menetralkan zat iritan yang dihasilkan oleh bakteri serta memperbaiki jaringan kulit yang telah teriritasi. Berikut penjelasan Propionibacterium acnes secara detail Propionibacterium acnes terdapat dalam kelompok bakteri corynebacteria. Bakteri ini termasuk flora normal kulit.Propionibacterium acnes berfungsi pada patogenesis jerawat dengan menghasilkan lipase yang memecah asam lemak bebas dari lipid kulit. Asam lemak ini dapat mengakibatkan infalamasi jaringan ketiak berhubungan sistem imun dan mendukung terjadinya akne. Propionibacterium acnes termasuk bakteri yang tumbuh relatif lambat. Bakteri ini termasuk tipe bakteri anaerob gram positif yang toleran terhadap udara. Genome dari bakteri ini telah dirangkai dan sebuah penelitian menunjukkan beberapa gen yang dapat menghasilkan

enzim untuk meluruhkan kulit dan protein,yang mungkin immunogenic(mengaktifkan sistem kekebalan tubuh).

Kelompok Propionibacterium acnes Kingdom : Bacteria Phylum : Actinobacteria Class : Actinobacteriadae Order : Actinomycetales Family : Propionibacteriaceae Genus : Propionibacterium Spesies : Propionibacterium acnes

Tanda-tanda penting dari bakteri Propionibacterium acnes adalah berbentuk batang tak teratur yang tampak pada pewarnaan gram positif. Bakteri ini dapat tumbuh di udara dan tidak menghasilkan endospora. Bakteri ini dapat berbentuk filamen bercabang atau campuran antara bentuk batang/filamen dengan bentuk kokoid. Propionibacterium acnes memerlukan oksigen mulai dari aerob atau anaerob fakultatif sampai ke mikroerofilik atau anaerob.

Hubungan antara Propionibacterium, Asupan Natrium dan Jerawat


Categories: Jerawat Posted on August 23, 2012

Mencari Obat Jerawat ?


Klik Pada Link Kategori Produk Di Menu Sebelah Kanan!

Propionibacterium merupakan salah satu jenis bakteri yang dapat dijumpai di seluruh bagian tubuh manusia. Pada kasus tertentu, bakteri ini memicu timbulnya infeksi, salah satunya adalah acne vulgaris (jerawat). Acne vulgaris merupakan jerawat yang ditandai dengan keberadaan

nanah, warna kemerahan pada kulit, serta rasa nyeri. Bagi orang yang berjerawat, beberapa jenis makanan juga dapat meningkatkan timbulnya jerawat. Meskipun beberapa orang percaya bahwa terdapat kaitan antara asupan makanan tinggi natrium (garam) dengan munculnya jerawat, hingga saat ini belum ada penelitian yang secara khusus melihat keterkaitan antara kedua hal tersebut. Propionibacterium Propionibacterium merupakan bakteri anaerobik (tidak membutuhkan keberadaan oksigen) dan pada kondisi normal merupakan bakteri nonpatogen. Namun demikian, beberapa spesies dapat masuk ke dalam darah dan cairan tubuh serta mengakibatkan infeksi. Propionicaberium juga terdapat pada beberapa jenis keju serta produk olahan susu yang lain. Bakteri ini merupakan jenis bakteri yang memiliki pertumbuhan lambat serta menghasilkan beberapa senyawa kimia seperti asam laktat, asam propionat, dan asam asetat melalui metabolisme glukosa. Satu penyakit umum yang diakibatkan oleh Propionicabterium adalah acne vulgaris. Propionicabterium juga dapat mengakibatkan abses pada otak, empiema subdural, infeksi gigi, endokarditis (infeksi pada jaringan jantung), konjungtivitis (infeksi pada selaput mata/ timbil), permasalahan pada dialisis peritoneal, serta peritonitis meskipun jarang. Jerawat Jerawat merupakan salah satu gangguan kulit yang sering muncul pada wajah dan pundak. Jerawat mengakibatkan munculnya semacam bentolan. Menurut PubMed Health produksi minyak yang berlebihan pada kulit dapat menghalangi pori-pori dan pembentukan sel baru serta menyulitkan pembersihan pori dari bakteri dan kotoran. Jerawat seringkali dialami oleh para remaja meskipun kondisi kulit seperti di atas dapat terjadi pada usia berapapun juga. Kemunculan jerawat dipengaruhi oleh genetik. Namun demikian, faktor-faktor tertentu seperti perubahan hormonal, obat-obatan tertentu, kelembaban yang tinggi, serta kosmetik yang berminyak dapat memicu kemunculannya. Asupan Makanan Sudah sejak lama orang beranggapan bahwa beberapa jenis makanan, termasuk makanan berkadar natrium (garam) tinggi dapat mengakibatkan jerawat. Ulasan ilmiah secara sistematik yang dipublikasikan pada Skin Therapy Letter tahun 2009 mengkaji penelitian-penelitian terdahulu yang mengaitkan makanan dengan jerawat. Para peneliti mempelajari kembali 21 hasil penelitian observasional serta 6 studi klinis. Peneliti mendapati bahwa susu sapi dapat meningkatkan prevalensi dan keparahan jerawat. Selain susu sapi, makanan dengan indeks glikemik tinggi juga dapat meningkatkan jerawat. Makanan berindeks glikemik tinggi adalah makanan yang dapat melepaskan gula sederhana sehingga mampu meningkatkan kadar gula darah dalam waktu yang sangat cepat. Umumnya makanan-makanan ini memiliki kalori yang tinggi. Natrium (Garam)

Meskipun natrium (garam) dapat mengakibatkan gangguan kesehatan yang serius jika dikonsumsi dalam jumlah yang besar, salah satunya adalah hipertensi, namun tampaknya tidak mengakibatkan jerawat bertambah parah. The Mayo Clinic menyatakan bahwa sebagian besar warga Amerika Serikat mengonsumsi makanan berkadar natrium (garam) tinggi yang dapat memicu gangguan jantung dan pembuluh, sirosis, serta penyakit ginjal. Petunjuk laksana asupan makanan bagi warga Amerika Serikat tahun 2010 (The 2010 Dietary Guideline for Americans) menyarankan pembatasan asupan natrium (garam) menjadi 2.300 mg per hari atau hampir satu sendok teh per hari. Satu sendok teh garam kira-kira 2.325 mg, ini melebihi jumlah yang disarankan. Sebagian besar makanan dalam kemasan atau makanan yang telah mengalami pemrosesan juga mengandung kadar natrium yang tinggi. Oleh karena itu, sebaiknya batasi jumlah asupan natrium (garam) Anda bukan karena khawatir dengan jerawat namun karena keinginan untuk mencegah gangguan pada jantung dan pembuluh Anda. Referensi Artikel

Kenyon College: Propionibacterium Skin Therapy Letter: Does Diet Really Affect Acne? PubMed Health: Acne Eastbay Acne and Skin Care Clinic: Acne University of Sydney: About Glycemic Index MayoClinic.com: Sodium: How to Tame your Salt Habit Now Source: LiveStrong

Sumber: http://ahliherbal.com/jurnal/hubungan-antara-propionibacterium-asupan-natrium-danjerawat-179.html

Ditemukan, Virus Yang Bisa Mengatasi Jerawat


0004

Ditemukan sebuah virus yang muncul secaraalami di kulit manusia dan bisa membantu membunuh bakteri yang menyebabkanmasalah kulit. Sebuah virus kulit alami bisa digunakan untukmengatasi jerawat, menurut sebuah penelitian terbaru yang diterbitkan pada 25September. Peneliti asal Amerika Serikat membuktikanbahwa jenis virus yang menyerang bakteri itu bisa membunuh jerawatPropionibacterium - bakteria yang menyebabkan jerawat.

Mereka menemukan 11 versi virus yang berbeda,yang bisa digunakan untuk mengatasi pori-pori tertutup yang bisa memicujerawat. "Jerawat dialami jutaan orang, namun kamimemiliki beberapa perawatan yang aman dan efektif," ujar Professor RobertModlin dari University of California at Los Angeles (UCLA), yang melakukanpenelitian tersebut. "Memanfaatkan sebuah virus yang secara alamimembunuh bakteri penyebab jerawat bisa menjadi sebuah alat baru yang menjajikanuntuk melawan jerawat parah yang menyebabkan luka fisik dan

emosional." Jerawat muncul ketika folikel rambut di kulityang tertutup bercampur dengan sebum (minyak) yang dihasilkan tubuh agarfolikel rambut tidak kering. Bakteri jerawat Propionibacterium yangditemukan di kulit kemudian mengontaminasi folikel yang tertutup kotoran,menyebabkan peradangan dan bintik-bintik yang sering dialami penderita jerawat.Jika didiamkan terus, ini bisa menyebabkan kerusakan pada kulit termasuk lubangpada kulit dan bekas luka. Ilmuwan saat ini sedang melakukan penelitianuntuk mengetahui apakah virus terebut bisa digunakan sebagai terapi jerawat. Apakah Anda memiliki tips untuk mengatasi jerawat?