Anda di halaman 1dari 20

MUNJI HASAN, S.Pd.

PETA KONSEP
SK / KD PENGERTIAN TANAH PROFIL TANAH JENIS TANAH PEDOSFER EROSI TANAH KELAS TANAH SOAL LAHAN KRITIS DAN LAHAN POTENSIAL

Pedosfer :
merupakan lapisan kulit bumi (relatif tipis) yang terletak pada bagian paling atas lapisan tanah.

Pengertian Tanah : suatu benda alami yang heterogen yang terdiri atas komponen-komponen padat, cair, dan gas yang mempunyai sifat serta perilaku yang dinamis.

Tanah berasal dari batuan mengalami pelapukan.

induk

yang

telah

Berubahnya batuan menjadi butir-butir tanah disebabkan oleh beberapa faktor antara lain :

Karena pemanasan matahari yang terus menerus 2. Pemadatan dan tekanan pada sisa-sisa zat organik akan mempercepat terbentuknya tanah 3. Batuan yang sudah retak dan proses pelapukannya dipercepat oleh air 4. Binatang-binatang kecil seperti cacing tanah, rayap dan sebagainya selalu membuat lubang dan mengeluarkan zat-zat yang dapat menghancurkan batuan 5. Akar tumbuhan dapat menerobos dan memecah batuBack batuan sehingga hancur
1.

Back

Komposisi tanah
Komposisi tanah yang ideal terdiri dari : 1. Mineral 45% 2. Bahan organik 5% 3. Air 20% - 30% 4. Udara 20% - 30%

Back

1. Lapisan Tanah
a. Horison A / Lapisan tanah atas (top soil)
- Berwarna gelap dan kehitam-hitaman - Tebalnya antara 10 30 cm - Merupakan lapisan tersubur karena adanya bunga tanah atau humus - Merupakan bagian yang optimum untuk tumbuhan

c. Horison C / Batuan Induk terlapuk (regolith) - Warnanya hampir sama dengan batuan induk - Masih bisa ditembus akar tanaman yang berumur panjang

Back

2. Tekstur tanah
Adalah perbandingan relatif berbagai golongan besar partikel-partikel tanah dalam suatu massa tanah, terutama perbandingan fraksi-fraksi pasir, debu dan lempung.

Adalah cepat atau lambatnya air meresap kedalam tanah melalui pori-pori tanah baik arah horisontal maupun vertikal.

1. 2. 3. 4.

Penyinaran matahari yang berbeda Ada tidaknya tumbuhan penutup tanah Relief Curah hujan yang berbeda

a. Erosi percikan (Splash erosion) Terjadi karena tenaga tetesan air hujan memecah agregat tanah dan menghempaskan partikel-partikel tanah. b. Erosi permukaan (Sheet erosion) Terjadi karena aliran air permukaan bergerak menuruni lereng dan mengangkut partikel-partikel tanah yang telah lepas dari pemecahan agregat tanah. c. Erosi alur (riil erosion) Pada tempat-tempat tertentu terjadi pengumpulan aliran air permukaan yang membentuk alur-alur. d. Erosi parit (gully erosion) Perkembangan erosi alur membentuk parit-parit. e. Erosi air terjun (water fall erosion) Pada lereng yang curam atau terjal dapat terjadi aliran aliran air terjun yang berasal dari parit-parit erosi.

Erosi Air Erosi Angin (deflasi) Erosi Gletser atau es (eksarasi) Erosi Air laut (abrasi)

Kondisi tanah gundul atau tidak ada tanamannya Tanah tidak dibuat tanggul pasangan sebagai penahan erosi Pada tanah miring tidak dibuat teras-teras sebagai penyangga air dan tanah yang larut Pada tanah yang berumput digunakan untuk pengembalaan liar sehingga tanah semakin rusak Penebangan hutan secara liar menyebabkan hutan gundul.

Back

Kelas I : Merupakan lahan dengan ciri tanah datar Kelas II : Merupakan lahan denganciri tanah yang berlereng landai Kelas III : Merupakan lahan dengan ciri tanah terletak di daerah yang agak miring Kelas IV : Merupakan lahan dengan ciri tanah terletak di daerah agak miring sekitar 15% - 30% Kelas V : Merupakan lahan dengan ciri terletak di wilayah datar atau agak cekung Kelas VI : Merupakan lahan dengan ciri ketebalan tanahnya tipis dan terletak didaerah agak curam. Kelas VII : Merupakan lahan dengan ciri terletak di wilayah yang sangat curam

1. Lahan Potensial
Lahan adalah bentang darat mulai dari pantai sampai ke pedalaman Lahan Potensial adalah lahan dipermukaan bumi yang memungkinkan dimanfaatkan oleh manusia secara optimal.

a. Metode mekanik

ialah metode mengawetkan tanah melalui teknik-teknik pengolahan tanah yang dapat memperlambat aliran air.Antara lain dengan cara : Contour tillage, yaitu pegolahan tanah sejajar dengan garis kontur dan membentuk igir-igir kecil yang memperlambat aliran air dan memperbesar infiltrasi air. Penerasan atau terrasering, yaitu membuat teras-teras pada lahan yang miring. Pembuatan pematang dan saluran air sejajar dengan kontur. Pembuatan check dam untuk membendung aliran air melalui parit-parit sehingga material tanah tertahan dan terendapkan.

b. Metode vegetatif

ialah metode mengawetkan tanah dengan cara menanami vegetasi pada lahan yang dilestarikan. antara lain sebagai berikut :

Strip cropping, yaitu penanaman berjalur tegak lurus

terhadap arah aliran air atau arah angin. Contour strip cropping, yaitu penanaman berjalur sejajar dengan garis kontur guna mengurangi dan menahan kecepatan aluiran air, menahan partikel-partikel tanah yang terangkut oleh aliran air permukaan. Bufering, yaitu penutupan lahan yang mempunyai kemiringan dengan tanaman keras. Windbreaks, yaitu penanaman dengan tumbuhan secara permanen untuk melindungi dari tiupan angin.

Back

Penyebab lahan kritis Genangan air yang terus-menerus seperti didaerah pantai dan rawa-rawa. Kekeringan Erosi tanah atau masswasting yang biasanya terjadi di daerah dataran tinggi, pegunungan, dan daerah miring lainnya. Pengolahan lahan yang kurang memperhatikan aspek-aspek kelestarian lingkungan. Masuknya material yang dapat bertahan lama ke lahan pertanian. Terjadinya pembekuan air. Masuknya zat pencemar kedalam tanah.
Back

1. Penghacuran batuan oleh akar tanaman, merupakan penghancuran secara :


a. mekanis b. fisis c. chemis d. biologis e. kimiawi

2. Tanah yang berasal dari endapan lumpur yang dibawa melalui sungai-sungai disebut tanah .
a. pasir b. vulkanis c. aluvial

d. laterit
e. organosol

3. Pada perlapisan tanah, tanah yang paling atas atau top soil juga disebut .

a. Horison A b. Horison B c. Horison C

d. Horison D e. Horison E

4. Membajak searah garis garis kontur sehingga terjadi alur-alur horisontal a. Terasering b. Contour farming c. Contour plowing d. Crop rotation e. Reboisasi

Back