P. 1
manajemen sda

manajemen sda

|Views: 9|Likes:
Dipublikasikan oleh Tiyo Iyo
ok
ok

More info:

Published by: Tiyo Iyo on Jan 28, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/17/2014

pdf

text

original

Manajemen SDM

1

Produktivitas Pekerja Kuantitas Hasil Produktivitas Pekerja = Upah Pekerja Kuantitas Hasil Produktivitas Pekerja = Jam Kerja Upah Pekerja atau Jam Kerja Produktivitas Pekerja = Kuantitas Hasil 2 .

3. 4. 2. Faktor Pekerja Fasilitas Pendukung Faktor Area Kerja Pengawasan 3 .Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produktivitas Pekerja Secara Langsung 1.

Sikap dan moral pekerja 5. Komposisi dan jumlah pekerja dalam kelompok kerja 4. Faktor ini meliputi 1. Lama waktu henti selain jam makan 4 . Stamina tubuh dan tingkat kesulitan pekerjaan 6. Keterampilan dan pengalaman kerja 2.FAKTOR PEKERJA Faktor pekerja adalah faktor yang berasal dari diri pekerja itu sendiri. Kepadatan tenaga kerja 3.

cat) Tenaga kerja kasar : penuang beton. pembawa material. 5 . pipa. listrik. besi) Tenaga ahli Tenaga ahli non mekanis (kayu. batu. Tenaga ahli mekanis (las. tenaga kerja dibagi dua bagian yaitu tenaga kerja ahli dan tenaga kerja kasar. Di Indonesia 80% pekerja memperoleh keahliannya dari sesama pekerja dengan cara coba-coba. pelayan Keterampilan diperoleh melalui pelatihan dan dari sesama pekerja.Keterampilan dan pengalaman kerja Berdasarkan keterampilan.

Keterampilan dan pengalaman kerja Keterampilan juga bisa meningkat seiring dengan lamanya pengalaman kerja. maka kuantitas hasil pekerjaan akan meningkat pula 6 . Peningkatan akan stabil bila kecepatan maksimum dari pekerja tercapai Dengan meningkatnya pengalaman.

Terlalu banyak pekerja pada suatu area kerja akan menurunkan produktivitas kerja.Kepadatan Tenaga Kerja Kepadatan tenaga kerja merupakan perbandingan antara jumlah tenaga kerja terhadap luasan area proyek. 7 .

8 . pekerja tidak melakukan aktivitas pekerjaan lain. Penggantian akan memperpanjang durasi aktivitas pekerjaan. sebab pekerja memerlukan waktu setiap memulai pekerjaan. Seimbang artinya jumlah dan komposisi pekerja dalam kelompok kerja harus disesuaikan dengan durasi rencana. kuantitas pekerjaan dan spesifikasi pekerjaan.Jumlah dan Komposisi Pekerja Jumlah dan komposisi pekerja dalam kelompok kerja harus seimbang dan stabil. Stabil artinya selama mengerjakan suatu aktivitas pekerjaan.

Kenaikan gaji 3. Jaminan keselamatan kerja 4. Pendelegasian tanggung jawab kepada mandor 9 . Pemberian bonus 2.Moral Pekerja Cara memperbaiki moral pekerja antara lain: 1. Pembagian kerja 5. Hubungan yang baik antar pekerja 6.

Tingkat Kesulitan Pekerjaan Semakin sulit detail pekerjaan yang dikerjakan dan semakin tinggi kualitas yang dikehendaki. 10 . maka produktivitas akan semakin rendah.

Penyebabnya adalah kelelahan. Hal ini pada akhirnya berakibat pada penurunan produktivitas kerja.Stamina/Kondisi Fisik Tubuh Kerja lembur secara umum akan menurunkan produktivitas. 11 . Pada kerja lembur stamina pekerja akan lebih rendah dibanding pada saat jam kerja normal.

Waktu Selain Pengerjaan Aktivitas Waktu selain pengerjaan aktivitas meliputi: 1. Waktu buang air 6. Waktu tunggu akibat pekerjaan lain 3. Waktu pembersihan dan penyimpanan alat setelah pekerjaan 4. Waktu persiapan pekerjaan 12 . Banyaknya waktu istirahat 5. Ketepatan waktu mulai dan berakhirnya pekerjaan 2.

FAKTOR FASILITAS PENDUKUNG Fasilitas pendukung disini adalah peralatan dan material yang mendukung berlangsungnya aktivitas pekerjaan. Agar efisien. Faktor yang berkaitan dengan peralatan meliputi kapasitas peralatan. 13 . Faktor yang berkaitan dengan material meliputi ketersediaan material. keadaan fabrikasi material. maka kapasitas dan jumlah peralatan disesuaikan dengan jumlah dan komposisi kelompok kerja. ketersediaan dan kondisi alat kerja. dan urutan pengiriman serta pengangkutan material. jumlah peralatan.

FAKTOR AREA KERJA Faktor ini meliputi 1. perbaikan area kerja dengan pengurukan sirtu agar transportasi material dapat berjalan lancar 14 . Persiapan area kerja misalnya persiapan lampu-lampu untuk pekerjaan lembur. Pengaturan area kerja 2. Pengaturan area kerja meliputi pembersihan dan persiapan area kerjaserta pengaturan tata letak fasilitas-fasilitas lapangan. Keadaan area kerja.

kebisingan. debu dan bau. hujan. Faktor cuaca seperti temperatur. Keadaan lingkungan di luar area proyek bisa pula mempengaruhi aktivitas pekerjaan di lapangan. Keadaan lingkungan kerja meliputi ketinggian. angin. kelembaban.Faktor yang berkaitan dengan keadaan area kerja antara lain faktor cuaca dan keadaan lingkungan kerja. 15 .

FAKTOR PENGAWASAN LAPANGAN Pengawasan lapangan meliputi faktor lama pengawasan lapangan dan pengkoordinasian pekerjaan. Semakin besar waktu yang digunakan untuk melakukan pengawasan dan semakin berpengalaman mandor/pengawas mengkoordinir pekerja. 16 . maka produktivitas akan semakin meningkat pula.

Faktor akibat keadaan tidak terduga antara lain: bencana alam. pemogokan. 17 . kebakaran.FAKTOR TIDAK LANGSUNG Faktor ini antara lain: 1. pencurian dan lain sebagainya. serikat pekerja dan pemerintah. konsultan. Faktor yang timbul dari pihak lain 2. Faktor akibat keadaan tidak terduga Pihak lain yang dimaksud adalah selain kontraktor adalah: pemilik.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->