Anda di halaman 1dari 21

RPP Riri Despia Nopa (2410.

052) PMTK V B
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)



I. IDENTITAS
Satuan Pendidikan : SMP
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas / Semester : VIII / I
Jumlah pertemuan : 3 kali @ 6 x 40 menit

Standar Kompetensi : 2. Memahami sistem persamaan linear dua variabel dan
menggunakannya dalam pemecahan masalah.

Kompetensi Dasar : 2.3. Menyelesaikan model matematika dari masalah yang
berkaitan dengan sistem persamaan linear dua variabel
dan penafsirannya.

Indikator Pencapaian : 1. Menyelesaikan model matematika dari masalah yang
berkaitan dengan SPLDV dan penafsirannya.
2. Menyelesaikan sistem persamaan non linear dua variabel.

Tujuan Pembelajaran

a. Siswa dapat menyelesaikan model matematika dari masalah yang berkaitan dengan
SPLDV dan penafsirannya.
b. Siswa dapat menyelesaikan sistem persamaan non linear dua variabel.


II. MATERI AJAR

1. Konsep

Menyelesaikan Model Matematika dari Masalah yang Berkaitan dengan Sistem
Persamaan Linear Dua Variabel.

Contoh : jumlah dua bilangan adalah 10. Jika bilangan kedua dikalikan 2 maka
hasilnya 5 lebihnya daripada bilangan pertama. Tentukan kedua bilangan itu !
Penyelesaian :
Untuk menyelesaiakan masalah itu, kita lakukan langkah langkah berikut :
1. Memahami masalah,
2. Menyusun model matematika ke dalam bentuk sistem persamaan linear dua
variabel,
3. Menyelesaikan sistem persamaaan linear itu,
4. Menarik kesimpulan.

Misal dua bilangan itu berturut turut adalah x dan y, maka x + y = 10 dan
2y = 5 + x.
RPP Riri Despia Nopa (2410.052) PMTK V B
Selanjutnya, kita selesaiakan dengan memilih metode yang telah dibahas
sebelumnya. Misal kita pilih metode subtitusi.
x + y = 10 .... (1)
2y = 5 + x .... (2)
x + y = 10 dapat diubah menjadi
y = 10 x ......(3)
subtitusikan (3) ke (2), diperoleh :
2y = 5 + x
2 ( 10 x ) = 5 + x
20 2x = 5 + x
20 5 = x + 2x
15 = 3x
x = 5 .... ( 4 )
Subtitusikan (4) ke (1) diperoleh :
x + y = 10
5 + y = 10
y = 5
jadi, kedua bilangan itu adalah 5

Menyelesaiakan Sistem Persamaan Non Linear Dua Variabel

Setelah mempelajari system persamaan linear dua variable dan metode
penyelesaiannya. Sekarang akan dipelajari beberapa bentuk system persamaan
nonlinear dua variable dan cara menyelesaikannya.

Perhatikan system persamaan berikut !
a. x
2
+ y
2
= 13 dan 2x
2
+ y
2
= 17
b.

dan

= 2
c. dan

Bentuk bentuk di atas adalah bentuk persamaan non linear dua variable.
Untuk menyelesaikannya terlebih dahulu ubahlah bentuk tersebut ke bentuk system
persamaan linear dua variable, dengan memisalkan variable variable baru.

Perhatikan permasalahan berikut!
Jumlah kuadrat dua bilangan adalah 13 dan dua kali kuadrat bilangan pertama
ditambah kuadrat bilangan kedua adalah 17. Bilangan bilangan berapakah itu ?
Untuk menyelesaikan masalah di atas, kita buat dahulu model matematikanya.
Misal bilangan pertama x dan bilangan kedua y, maka
x
2
+ y
2
= 13 dan 2x
2
+ y
2
= 17.
Misal x
2
= p dan y
2
= q, maka
RPP Riri Despia Nopa (2410.052) PMTK V B
x
2
+ y
2
= 13 p + q = 13
2x
2
+ y
2
= 17 2p + q = 17
Sekarang kita selesaikan SPLDV tersebut.
p + q = 13
2p + q = 17
__________ _
-p = -4 p = 4
Subtitusi p = 4 ke p + q = 13, diperoleh :
4 + q = 13
q = 9
x
2
= p x
2
= 4 x = 2
y
2
= q y
2
= 9 y = 3
Jadi, bilangan bilangan itu adalah 2 dan 3.
Masalah di atas merupakan contoh system persamaan non linear dua variable.

2. Fakta

Contoh 1 :

Dalam perlombaan lari estafet beregu, setiap regu terdiri atas 4 orang. Regu
Desa Lambangsari terdiri atas Gun, Budi, Tigor, dan Ateng melaksanakan lari estafet
yang harus ditempuh sejauh 100 km. Mula mula Gun menempuh jarak 30 km, Budi
menempuh 25 km, Tigor menempuh jarak x km, serta Ateng 20 km. Berapakah jarak
yang ditempuh Tigor?

Jawab :
Mula mula kalimat cerita di atas kita terjemahkan kedalam kalimat matematika
sebagai berikut.
Diketahui jarak yang harus ditempuh = 100 km.
Jarak yang ditempuh regu Desa Lambangsari adalah :
( 30 + 25 + x + 20 ) km = ( 75 + x )
Kalimat / model matematikanya : 100 = 75 + x
Penyelesaian :
x = 25 ( karena 100 = 75 + 25 merupakan kalimat yang benar ).
Jadi, jarak yang ditempuh Tigor adalah 25 km.
Contoh 2
Selesaikan SPLDV berikut :

dengan x 0, y 0

Menjadi bentuk SPLDV
RPP Riri Despia Nopa (2410.052) PMTK V B

Penyelesaian :
Kedua persamaan itu dapat diubah menjadi :

= 7 3(

) + 4(

) = 7

= 3 5(

) -

= 3

Misal

= p dan

= q sehingga,

= 7 3p + 4q = 7 (1)
5(

) -

= 3 5p q = 3 (2)

3p + 4q = 7 1 3p + 4q = 7
5p q = 3 4 20p 4q = 12
23p = 19
p =


Substitusikan p =

ke (2)
5

q = 3

q = 3
q =

- 3
q =

x =

y =


Jadi, penyelesaiannya adalah

.

Contoh 3 :

dan

= 2
Misalkan, a =

dan b =

maka diperoleh
a + b =

3 3a + 3b =


RPP Riri Despia Nopa (2410.052) PMTK V B
3a + 2b = 2 2 3a + 2b = 2
b =


Dengan menyubstitusikan b =

ke persamaan a + b =

, diperoleh
a + b =


a +


a =


a =



Karena a =

atau x =

maka x =

= 3
Karena b =

atau y =

maka y =

= 2
Jadi, penyelesaian dasi system persamaan

dan

= 2 adalah x = 3
dan y = 2.


III. METODE PEMBELAJARAN

Ceramah, tanya jawab, diskusi dan pemberian tugas.

IV. SUMBER PEMBELAJARAN

Buku paket, yaitu buku Matematika SMP dan MTsESIS Kelas VIII Semester I, Karangan
Tataq Yali Eko Siswono dan Netti Lastiningsih hal 97 122.





V. LANGKAH LANGKAH PEMBELAJARAN


A. Pertemuan Pertama

Pendahuluan (10 Menit) : - Menyampaikan tujuan pembelajaran.
- Memotivasi siswa dengan memberi penjelasan tentang
pentingnya mempelajari materi ini.
Kegiatan Inti (55 menit) :

RPP Riri Despia Nopa (2410.052) PMTK V B
Kegiatan Guru Kegiatan Siswa
Eksplorasi :
Guru memberikan stimulus kepada siswa
berupa materi mengenai cara menyelesaikan
model matematika dari masalah yang
berkaitan dengan SPLDV dan penafsirannya
(Bahan: buku paket, yaitu buku Matematika
SMP dan MTs ESIS Kelas VIII Semester 1,
karangan Tatag Yuli Eko Siswono dan Netti
Lastiningsih hal. 113-115 mengenai
menyelesaikan masalah yang berkaitan
dengan sistem persamaan linear dua
variabel), kemudian antara siswa dan guru
mendiskusikan materi tersebut.


Eksplorasi :
Siswa mengkomunikasikan secara
lisan atau mempresentasikan mengenai
cara menyelesaikan model matematika
dari masalah yang berkaitan dengan
SPLDV dan penafsirannya.
(Komunikatif)

Elaborasi :
Siswa dan guru secara bersama-sama
membahas contoh dalam buku paket pada
hal. 113 mengenai cara menyelesaikan model
matematika dari masalah yang berkaitan
dengan SPLDV dan penafsirannya.

Guru membimbing siswa dalam mengerjakan
soal-soal dari Cek Pemahaman dalam buku
paket hal. 113 mengenai penyelesaian model
matematika dari masalah yang berkaitan
dengan SPLDV dengan menggunakan
metode grafik dan metode eliminasi,
kemudian antara siswa dan guru
mendiskusikan materi tersebut.


Guru membimbing siswa mengerjakan
beberapa soal dari Kompetensi Berkembang
Melalui Latihan dalam buku paket hal. 114-
115 mengenai penyelesaian model
matematika dari masalah yang berkaitan
dengan SPLDV dan penafsirannya,
kemudian siswa dan guru secara bersama-
sama membahas beberapa jawaban soal
tersebut.

Elaborasi :
Siswa dan guru secara bersama-sama
membahas contoh dalam buku paket
pada hal. 113 mengenai cara
menyelesaikan model matematika dari
masalah yang berkaitan dengan
SPLDV dan penafsirannya.

Siswa mengerjakan soal-soal dari Cek
Pemahaman dalam buku paket hal.
113 mengenai penyelesaian model
matematika dari masalah yang
berkaitan dengan SPLDV dengan
menggunakan metode grafik dan
metode eliminasi, kemudian antara
siswa dan guru mendiskusikan materi
tersebut.

Siswa mengerjakan beberapa soal dari
Kompetensi Berkembang Melalui
Latihan dalam buku paket hal. 114-
115 mengenai penyelesaian model
matematika dari masalah yang
berkaitan dengan SPLDV dan
penafsirannya, kemudian siswa dan
guru secara bersama-sama membahas
beberapa jawaban soal tersebut.


Konfirmasi
Guru memberikan pekerjaan kepada siswa
berupa beberapa soal Quiz dalam buku
paket hal. 114.
Konfirmasi
siswa mengerjakan beberapa soal
Quiz dalam buku paket hal. 114.

RPP Riri Despia Nopa (2410.052) PMTK V B



Penutup (15 menit) :

a. Peserta didik membuat rangkuman subbab yang telah dipelajari.
b. Peserta didik diberikan pekerjaan rumah (PR) dari soal-soal Kompetensi
Berkembang Melalui Latihan dalam buku paket pada hal. 114-115 yang belum
terselesaikan/dibahas di kelas.


B. Pertemuan Kedua

Pendahuluan (10 Menit) : - Menyampaikan tujuan pembelajaran.
- Memotivasi siswa dengan memberi penjelasan tentang
pentingnya mempelajari materi ini.
Kegiatan Inti (55 menit) :

Kegiatan Guru Kegiatan Siswa
Eksplorasi :
Guru memberikan stimulus kepada siswa
berupa materi mengenai cara menyelesaikan
sistem persamaan non linear dua variabel
(Bahan: buku paket, yaitu buku Matematika
SMP dan MTs ESIS Kelas VIII Semester 1,
karangan Tatag Yuli Eko Siswono dan Netti
Lastiningsih hal. 115-118 mengenai
menyelesaikan sistem persamaan non linear
dua variabel), kemudian antara peserta didik
dan guru mendiskusikan materi tersebut.

Eksplorasi :
Peserta didik mengkomunikasikan
secara lisan atau mempresentasikan
mengenai cara menyelesaikan sistem
persamaan non linear dua variabel.


Elaborasi :
Siswa dan guru secara bersama-sama
membahas contoh dalam buku paket pada
hal. 113 mengenai cara menyelesaikan model
matematika dari masalah yang berkaitan
dengan SPLDV dan penafsirannya.


Guru membimbing siswa dalam mengerjakan
soal-soal dari Cek Pemahaman dalam buku
paket hal. 117 mengenai penentuan
penyelesaian dari sistem persamaan non
linear dua variabel, kemudian antara peserta
didik dan guru mendiskusikan materi
tersebut.

Guru membimbing siswa mengerjakan
beberapa soal dari Kompetensi Berkembang
Melalui Latihan dalam buku paket hal. 117-
Elaborasi :
Siswa dan guru secara bersama-sama
membahas contoh dalam buku paket
pada hal. 113 mengenai cara
menyelesaikan model matematika dari
masalah yang berkaitan dengan
SPLDV dan penafsirannya.

Peserta didik mengerjakan soal-soal
dari Cek Pemahaman dalam buku
paket hal. 117 mengenai penentuan
penyelesaian dari sistem persamaan
non linear dua variabel, kemudian
antara peserta didik dan guru
mendiskusikan materi tersebut.

Peserta didik mengerjakan beberapa
soal dari Kompetensi Berkembang
Melalui Latihan dalam buku paket
hal. 117-118 mengenai penentuan
RPP Riri Despia Nopa (2410.052) PMTK V B
118 mengenai penentuan penyelesaian dari
sistem persamaan non linear dua variabel,
kemudian peserta didik dan guru secara
bersama-sama membahas beberapa jawaban
soal tersebut.

penyelesaian dari sistem persamaan
non linear dua variabel, kemudian
peserta didik dan guru secara bersama-
sama membahas beberapa jawaban
soal tersebut.

Konfirmasi :
Guru mengingatkan siswa untuk mempelajari
kembali materi mengenai sistem persamaan
linear dua variabel dan sistem persamaan non
linear dua variabel untuk menghadapi
ulangan pada pertemuan berikutnya.

Konfirmasi :
Siswa mendengarkan dan menanggapi
pengarahan yang diberikan guru.


Penutup ( 15 menit )

a. Peserta didik membuat rangkuman subbab yang telah dipelajari.
b. Peserta didik dan guru menyimak dan membahas Refleksi Matematika pada hal.
119.
c. Peserta didik diberikan pekerjaan rumah (PR) dari soal-soal Kompetensi
Berkembang Melalui Latihan dalam buku paket pada hal. 117-118 yang belum
terselesaikan/dibahas di kelas, serta soal-soal dari Evaluasi Mandiri pada hal.
120-121 dan Portofolio pada hal. 122.


C. Pertemuan Ketiga

Pendahuluan : Memotivasi siswa agar dapat mengerjakan soal-soal pada ulangan
harian dengan baik berkaitan dengan materi mengenai sistem
persamaan linear dua variabel dan sistem persamaan non linear dua
variabel.
Kegiatan Inti :
a. Peserta didik diminta untuk menyiapkan kertas ulangan dan peralatan tulis
secukupnya di atas meja karena akan diadakan ulangan harian.
b. Peserta didik diberikan lembar soal ulangan harian.
c. Peserta didik diingatkan mengenai waktu pengerjaan soal ulangan harian, serta
diberi peringatan bahwa ada sanksi bila peserta didik mencontek.
d. Guru mengumpulkan kertas ulangan jika waktu pengerjaan soal ulangan harian telah
selesai.

Penutup

Peserta didik diingatkan untuk mempelajari materi pada pertemuan berikutnya
mengenai Teorema Pythagoras.


VI. PENILAIAN

Teknik : Tugas individu, kuis, ulangan harian.
Bentuk Instrumen : Uraian singkat, pilihan ganda.
RPP Riri Despia Nopa (2410.052) PMTK V B
Contoh Instrumen :

1. Jumlah dua bilangan adalah 48. Empat kali bilangan pertama ditambah tiga kali
bilangan kedua adalah 20. Tentukan kedua bilangan itu.

2. Tentukan penyelesaiannya! (x = 0, y = 0)

1 1
3
2 1
6
x y
x y
+ =
=


3. Jika harga 4 kaos dan 3 celana adalah Rp395.000,00 dan harga 2 kaos dan 2 celana
adalah Rp230.000,00, tentukan harga 1 kaos dan 4 celana!

4. Nilai x yang memenuhi sistem persamaan:

{
12 8 36
5 41
x y
x y
=
+ =
adalah..
a. 5 c. 7
b. 6 d. 8



































RPP Riri Despia Nopa (2410.052) PMTK V B
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
1. Identitas
Satuan pendidikan : SMP
Mata pelajaran : Matematika
Kelas/semester : VIII/I
Jumlah pertemuan : 8 X 40 (4 Pertemuan)
Standar Kompetensi : geometri dan pengukuran
Mengunakan teorema pythagoras dalam pemecahan
masalah

Kompetensi Dasar : 3.1. mengunakan teorema pythagoras dalam pemecahan
masalah
Indikator : 1. Menemukan teorema pythagoras
2. Menghitung panjang sisi segitiga siku-siku jika dua sisi
lain diketahui
3. Menghitung perbandingan sisi segitiga siku siku
istimewa (sudut 30, 45,60 )
Tujuan :
Pertemuan Pertama, dan Kedua,:
a. Peserta didik dapat menemukan Teorema Pythagoras.
b. Peserta didik dapat menghitung panjang sisi segitiga siku-siku
jika dua sisi lain diketahui.
c. Peserta didik dapat menemukan kebalikan Teorema Pythagoras.
Pertemuan Ketiga dan keempat :
a. Peserta didik dapat mengenal tripel Pythagoras.
b. Peserta didik dapat menghitung perbandingan sisi sisi segitiga
siku-siku dengan sudut istiimewa (salah satu sudutnya adalah
, ,
o o
60 30
o
90 ).


II. Materi Ajar

a. Konsep
Pertemuan pertama

Menemukan teorema pythagoras dengan mengunakan persegi persegi

RPP Riri Despia Nopa (2410.052) PMTK V B
Teorema pythagoras telah digunakan orang mesir sejak 5000 tahun yang lalu . teorema
pythagoras diperkenalkan oleh pythagoras (580-496SM) seorang matematikawan dan
filsuf yunani. Teorema ini banyak digunakan untuk membuat rancangan jalan , rumah,
arsitektur. Sebagai ahli metematika, ia mengungkapkan bahwa kuadrat panjang sisi miring
suatu segitiga siku-siku adalah sama dengan jumlah kuadrat panjang sisi-sisi yang lain.
Untuk membuktikan hal ini, coba kamu
lakukan Kegiatan berikut :.

1. Sediakan kertas karton, pensil, penggaris, lem, dan gunting.
2. Buatlah empat buah segitiga yang sama dengan panjang sisi alas a =
3 cm, sisi tegak b = 4 cm, dan sisi miring c = 5 cm. Lalu guntinglah segitiga-segitiga
itu.
3. Buatlah sebuah persegi dengan panjang sisi yang sama dengan sisi miring segitiga,
yaitu c = 5 cm. Warnailah daerah persegi tersebut, lalu guntinglah.
4. Tempelkan persegi di karton dan atur posisi keempat segitiga sehingga sisi c segitiga
berimpit dengan setiap sisi persegi dan terbentuk sebuah persegi besar dengan sisi
(a + b). Lihat gambar berikut.










Pertemuan kedua

RPP Riri Despia Nopa (2410.052) PMTK V B
Menuliskan rumus teorema Pythagoras pada segitiga siku siku



Jika kamu perhatikan dengan cermat akan diperoleh hubungan c
2
= a
2
+ b
2
,
dimana c adalah panjang sisi miring, a adalah panjang alas, dan b adalah tinggi. Dari
hubungan tersebut dapat dikatakan bahwa kuadrat panjang sisi miring segitiga siku-
siku sama dengan jumlah kuadrat sisi-sisi lainya. Inilah yang disebut teorema
Pythagoras.Cara lain untuk membuktikan teorema Pythagoras adalah dengan
menempatkan persegi di setiap sisi segitiga siku-siku. Coba kamu perhatikan
Gambar tersebut menunjukkan sebuah segitiga yang memiliki persegi pada setiap
sisinya. Ukuran segitiga tersebut adalah
- Panjang sisi miring = AC = 5 satuan.
- Tinggi = BC = 3 satuan.
- Panjang sisi alas = AB = 4 satuan
Perhatikan bahwa luas persegi pada sisi miring sama dengan luas persegi pada
sisi alas ditambah luas persegi pada tinggi segitiga. Pernyataan tersebut dapat
dituliskan sebagai berikut.
Luas persegi pada sisi miring = luas persegi pada sisi alas + luas persegi pada tinggi.

RPP Riri Despia Nopa (2410.052) PMTK V B
2
5
= 16 + 9
(5)
2
= (4)
2
+ (3)
2

AC
2
= AB
2
+ BC
2

Sekali lagi, uraian ini membenarkan kebenaran teorema Pythagoras.

Pertemuan ke-tiga dan ke-empat
Pada materi sebelumnya, kamu telah mempelajari teorema Pythagoras pada
segitiga siku-siku. Coba perhatikan Gambar 5.3. Gambar tersebut menunjukkan
sebuah segitiga siku-siku ABC dengan panjang sisi miring b, panjang sisi alas c, dan
tinggi a. Berdasarkan, teorema Pythagoras, dalam segitiga siku-siku tersebut berlaku:


Sekarang, bagaimana menentukan panjang sisi-sisi yang lain? seperti panjang
sisi alas c atau tinggi a? Dengan menggunakan rumus umum teorema Pythagoras,
diperoleh perhitungan sebagai berikut.



Dari uraian tersebut, penulisan teorema Pythagoras pada setiap sisi segitiga
siku-siku dapat dituliskan sebagai berikut.



b. Fakta
RPP Riri Despia Nopa (2410.052) PMTK V B
Agar kamu lebih memahami sifat-sifat yang berlaku pada bentuk aljabar,
perhatikan contoh-contoh soal berikut.
Contoh soal
Pertemuan pertama
a) Sebuah pagar dibuat seperti gambar dibawah ini . tentukanlah panjang palang
kayu yang melintang dip agar itu !





6

Penyelesaian
Beri nama titik sudut pagar dengan A , B, C, D sehingga diperoleh gambar
berikut.

A D
6

B C
8 m


Perhatikan segitiga ABC
AB = DC = 6 m
AC
2
=AB
2
+ BC
2
AC
2
=6
2
+ 8
2

AC
2
=100
AC = 10
Jadi panjang kayu adalah 10 cm

Pertemuan kedua
RPP Riri Despia Nopa (2410.052) PMTK V B



Pertemuan ke-tiga dan empat
RPP Riri Despia Nopa (2410.052) PMTK V B


III. Metode pembelajaran
- Diskusi,
- kelompok,
- demonstrasi
- penemuan

IV. Sumber Pembelajaran
- Bahan
Buku teks Erlangga
buku teks Ganesa
buku referensi lain
bahan ajar
- alat
RPP Riri Despia Nopa (2410.052) PMTK V B
laptop
infokus

V. Langkah-langkah pembelajaran
Pertemuan pertama
Waktu : 2 x 40

1. Pendahuluan
a. Apersepsi :
Siswa berdoa
b. Tujuan :
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan
pertama
c. Motivasi : Apabila konsep dari materi yang dipelajari dpat
dipahami, maka siswa dapat mengaitkan dengan
kehidupan sehari-hari.

2. Kegiatan Inti

Kegiatan Guru Kegiatan Siswa
Eksplorasi
1. Guru menyuruh siswa
mendiskusikan tentang teorema
phitagoras (Komunikatif)
2. Guru menjelaskan tentang
teorema pythagoras
(komunikatif)





Elaborasi
1. Guru membagi siswa menjadi
beberapa kelompok dan
memberikan materi
diskusi.(inovatif )

2. Guru meminta perwakilan
kelompok untuk
mempresentasikan hasil
diskusinya. (komunikatif,
mengahargai prestasi)




Konfirmasi
Guru memberikan ulasan dan
penekanan konsep terhadap hasil
diskusi kelompok siswa

Kegiatan Penutup
Eksplorasi
1. Siswa mendiskusikan mengenai
teorema pythagoras .(komunikatif,
rasa ingin tahu, demokratis)
2. Siswa diminta untuk menuliskan
teorema pythagoras.(demokratis,
komunikatif, menghargai prestasi)
3. Siswa mendengar penjelasan guru

Elaborasi
1. Siswa dibagi menjadi beberapa
kelompok dan mendiskusikan
tentang teorema pythagoras.(kerja
keras, demokratis, menghargai
prestasi, rasa ingin tahu)
2. Perwakilan dari kelompok siswa
mempresentasikan hasil
diskusinya.(demokratis,
komuikatif, menghargai prestasi)








Kegiatan Penutup
Menyimpulkan hasil diskusi
RPP Riri Despia Nopa (2410.052) PMTK V B
Menyimpulkan hasil pembelajaran dan
diskusi


Pertemuan kedua
Waktu : 2 x 40
1. Pendahuluan
a. Apersepsi :
i. Siswa berdoa
ii. Siswa mengingat kembali tentang . teorema pytagoras
b. Tujuan :
i. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan
kedua
ii. Siswa dapat menjelaskan operasi perkalian pada aljabar
c. Motivasi : Apabila konsep dari materi yang dipelajari dapat dipahami,
maka siswa dapat mengaitkan dengan kehidupan sehari-
hari.

2. Kegiatan Inti
Kegiatan Guru Kegiatan Siswa
Eksplorasi
1. Guru menjelaskan bagaimana
cara menghitung panjang sisi
segitiga siku siku jika dua sisi
lain diketahui


Elaborasi
1. Guru membagi siswa menjadi
beberapa kelompok dan
memberikan materi
diskusi.(inovatif )

2. Guru meminta perwakilan
kelompok untuk
mempresentasikan hasil
diskusinya. (komunikatif,
mengahargai prestasi)



Konfirmasi
Guru memberikan ulasan dan
penekanan konsep terhadap hasil
diskusi kelompok siswa

Kegiatan Penutup
Menyimpulkan hasil pembelajaran dan
diskusi dan memberikan PR
Eksplorasi
1. Siswa mendengarkan penjelasan
guru
2.

Elaborasi
1. Siswa dibagi menjadi beberapa
kelompok dan mendiskusikan
tentang. operasi perkalian pada
aljabar (kerja keras, demokratis,
menghargai prestasi, rasa ingin
tahu)
2. Perwakilan dari kelompok siswa
mempresentasikan hasil
diskusinya.(demokratis,
komuikatif, menghargai prestasi)








Kegiatan Penutup
Menyimpulkan hasil diskusi
RPP Riri Despia Nopa (2410.052) PMTK V B


Pertemuan ketiga dan keempat
Waktu : 2 x 40

1. Pendahuluan (10)
a. Apersepsi :
i. Siswa berdoa
ii. Siswa mengingat kembali tentang teorema pythagoras yang
telah dipelajari
b. Tujuan :
i. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan
keempat
ii. Siswa dapat menjelaskan permasalahan sehari-dari yang
berhubungan dengan operasi pada aljabar
c. Motivasi : Apabila konsep dari materi yang dipelajari dapat dipahami,
maka siswa dapat mengaitkan dengan kehidupan sehari-
hari.

2. Kegiatan Inti (60)
Kegiatan Guru Kegiatan Siswa
Eksplorasi
1. Guru menjelaskan tentang
menghitung perbandingan sisi
segitiga siku siku dengan
sudut istimewa
2. Guru menyuruh siswa
mengamati kehidupan sehari-
harinya yang berhubungan
dengan operasi aljabar

Elaborasi
1. Guru membagi siswa menjadi
beberapa kelompok dan
memberikan materi
diskusi.(inovatif )

2. Guru meminta perwakilan
kelompok untuk
mempresentasikan hasil
diskusinya. (komunikatif,
mengahargai prestasi)



Konfirmasi
Guru memberikan ulasan dan
penekanan konsep terhadap hasil
diskusi kelompok siswa

Kegiatan Penutup
Menyimpulkan hasil pembelajaran dan
diskusi dan memberikan PR

Eksplorasi
1. Siswa mendengarkan
2. Siswa melakukan pengamatan
.(rasa ingin tahu, kerja keras).





Elaborasi
1. Siswa dibagi menjadi beberapa
kelompok dan mendiskusikan
materi yang diberikan.(kerja keras,
demokratis, menghargai prestasi,
rasa ingin tahu)
2. Perwakilan dari kelompok siswa
mempresentasikan hasil
diskusinya.(demokratis,
komuikatif, menghargai prestasi)







Kegiatan Penutup
Menyimpulkan hasil diskusi

RPP Riri Despia Nopa (2410.052) PMTK V B

F. Penilaian Hasil Belajar .

Indikator Pencapaian
Kompetensi
Penilaian
Teknik
Bentuk
Instrumen
Instrumen/ Soal
- Menemukan Teorema
Pythagoras
- Menghitung panjang sisi
segitiga siku-siku jika dua
sisi lain diketahui.
- Menghitung perbandingan
sisi sisi segitiga siku-siku
istimewa (salah satu
sudutnya 30
0
, 45
0
, 60
0
)

Tes tertulis

Uraian

- Panjang sisi siku-siku suatu
segitiga adalah a cm dan b
cm, dan panjang sisi miring c
cm. Tuliskan hubungan
antara a, b, dan c.

- Panjang salah satu sisi
segitiga siku-siku 12 cm, dan
panjang sisi miringnya 13
cm. Hitunglah panjang sisi
siku-siku yang lain.

- Segitiga ABC siku-siku di B.
Sudut A = 300 dan panjang
AC = 6 cm. Hitunglah
panjang sisi AB dan BC.

- Jika panjang sisi siku-siku
suatu segitiga adalah a cm, b
cm, dan panjang sisi miring
adalah c cm, maka tuliskan
hubungan antara a, b, dan c.

- Panjang salah satu sisi siku-
siku adalah 16 cm dan
panjang sisi miring adalah 20
cm. Hitunglah panjang sisi
siku-siku yang lain.
- Selidikilah apakah segitiga
berikut merupakan segitiga
siku-siku.Jelaskan.


4 cm 7 cm

8 cm

- Selidikilah apakah bilangan
5, 7, 9 merupakan tripel
Pythagoras.



- Tentukan nilai x:

o
30

RPP Riri Despia Nopa (2410.052) PMTK V B
2 cm x






Mengetahui,
Kepala SMP/MTs .



( ......................................................... )
NIP/NIK :...
........., ......, ............... 20...
Guru Mapel Matematika.


RIRI RIONA
( ............................................ )
NIP/NIK
:2409.046..