Anda di halaman 1dari 23

_ Loading

Disusun Oleh :

Dharul Handri Pranowo (100331404575)

Prinsip Dasar Penilaian

Tujuan, Fungsi, dan Prinsip Penilaian


Konsep Penilaian

Penilaian Berbasis Kompetensi Acuan Penilaian


Rambu Rambu Umum Penilaian Teknik Penilaian Prosedur Pengembangan Tes

Apa itu pendidikan ?

Pendidikan merupakan usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk : memiliki kekuatan, spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan Negara.

PENILAIAN PENDIDIKAN KIMIA

Apa itu penilaian ?

Penilaian merupakan

PRINSIP DASAR PENILAIAN


Di dalam proses pendidikan terdapat 3 aspek yang saling terkait, yaitu :

(A)

(B)

(C)

Tujuan Pembelajaran

Pada dasarnya

Perubahan prilaku

Perlu diperhatikan sejauh mana Penilaian

Peserta didik

Dalam

Yang telah terjadi melalui


Pendidik

PBM

Tujuan pembelajaran

TUJUAN, FUNGSI DAN PRINSIP PENILAIAN


Penilaian dalam kegiatan pembelajaran
Bertujuan untuk memberikan penghargaan terhadap pencapaian belajar siswa dan memperbaiki program pembelajaran.

T U J U A N

P E N I L A I A N

Menentukan tingkat pencapaian kompetensi (hasil belajar) Menentukan tingkat kemampuan intelektual peserta didik Menentukan kemampuan awal siswa Mengukur pertumbuhan dan perkembangan peserta didik Menentukan tingkat pencapaian kurikulum Mendiagnosis keseulitan belajar peserta didik

Fungsi Penilaian

1. Menilai pencapaian kompetensi dalam kurikulum. 2. Bahan penyusunan laporan kemajuan hasil belajar.

3. Memperbaiki proses pembelajaran.

Valid dan reliabel Akuntabel Objektif

Beracuan kriteria

Prinsip penilaian

Adil

Sistematis

Terpadu Menyeluruh dan berkesinambungan

Terbuka

KONSEP PENILAIAN
PENGUKURAN di pembelajaran Tes Alat Ukur Non - Tes

Proses penetapan (pemberian) angka terhadap suatu gejala menurut aturan tertentu.

Berisi pertanyaan atau pernyataan yang memiliki jawaban benar atau salah.

Berisi pertanyaan atau pernyataan yang tidak memiliki jawaban benar atau salah.

Permen No. 20/2007

UU No. 20/2003

Penilaian dimaknai sama dengan asesmen, yaitu proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk menentukan pencapaian hasil belajar siswa. Evaluasi pendidikan adalah kegiatan pengendalian, penjaminan, dan penetapan mutu pendidikan terhadap berbagai komponen pendidikan pada setiap jalur, jenjang, dan jenis pendidikan sebagai bentuk pertanggungjawaban penyelenggaraan pendidikan.
Proses Pembelajaran Penyelidikan Pemecahan masalah Sikap ilmiah Hasil Belajar (Produk)

PENILAIAN DAN EVALUASI

Sistem Pendidikan Nasional

Berkomunikasi ilmiah Pengembangan kreativitas

Penilaian PK

Pengetahuan faktual
Konseptual

Prosedural
Metakognitif

PENILAIAN BERBASIS KOMPETENSI


1. Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Standar Kompetensi Adalah batas dan arah kemampuan yang harus dimiliki dan dapat dilakukan peserta didik setelah mengikuti proses pembelajaran suatu mata pelajaran tertentu. Kompetensi Dasar

Standar Kompetensi

Indikator

Dirumuskan dengan kata kerja operasional atau non-operasional. Beisi 6-15 buah dalam satu mata pelajaran.

Cakupan materi lebih sempit

Menjadi acuan dalam menetukan tagihan. Dikembangkan oleh guru.

PENILAIAN BERBASIS KOMPETENSI


2. Pengembangan Indikator Kompetensi Indikator Syarat Indikator yang baik Adalah karakteristik, ciri ciri, perbuatan, atau respon peserta didik yang digunakan untuk mengembangkan instrument non tes. Menggunankan kata kerja operasional (prilaku khusus) yang tepat Dapat dibuatkan soal atau pengecohnya (untuk soal PG) Menggunakan satu kata kerja operasional untuk soal objektif, dan satu atau lebih kata kerja operasional untuk soal uraian/tes perbuatan.

Penulisan

Mencakup

A = audience (peserta didik) B = behavior (prilaku yang harus ditampilkan) C = condition (kondisi yang diberikan) D = degree (tingkatan yang diharapkan)

ACUAN PENILAIAN
Secara mutlak (Penialian Acuan Patokan) Secara Relatif (Penialian Acuan Norma)

Berasumsi bahwa kemampuan orang itu berbeda dan dapat digambarkan menurut kurva berdistribusi normal. Keuntungan : dapat diketahui prestasi siswa dalam kelompok atau kelas. Kelemahan :kurang dapat meningkatkan kualitas hasil belajar.

Berasumsi bahwa hamper semua orang bisa belajar apa saja namun waktunya yang berbeda. Konsekuensi : adanya program remedi dan pengayaan.

Acuan Penilaian
Kegiatan pembelajaran untuk mencapai kompetensi dan tingkah laku Penilaian Acuan Patokan (PAP) Mengetahui kedudukan individu dibandingkan dengan Kompetensi Dasar Penyesuaian perlakuan terhadap individu agar mencapai Kompetensi Dasar Seleksi perlakuan untuk mencapaI Kompetensi Dasar

Kriteria Mutlak

Kemampuan

Acuan Penilaian

Tujuan

Fungsi

Sifat

Standar

Kegiatan pembelajaran untuk mencapai penguasaan konsep dan tingkah laku

Penilaian Acuan Norma (PAN)

Mengetahui kedudukan individu dibandingkan dalam kelompoknya

Mengukur penyesuaian individu terhadap Materi pembelajaran individu dalam Kelompok

Seleksi terhadap individu

Norma Kelompok Relatif

RAMBU-RAMBU UMUM PENILAIAN


Penilaian diarahkan untuk mengukur pencapaian kompetensi Penilaian menggunakan acuan kriteria(standar kompetensi yang ditetapkan). Sistem yang direncanakan Hasil penilaian dianalisis untuk menentukan tindak lanjut Sistem penilaian harus disesuaikan dengan pengalaman belajar yang ditempuh dalam proses pembelajaran.

TEKNIK PENILAIAN
Metode/cara penilaian yang dapat digunakan guru untuk mendapatkan informasi

1. Teknik penilaian melalui tes


Tes tertulis(tes objectif dan uraian) tes yang soal-soalnya harus dijawan peserta didik dengan memberikan jawaban tertulis Tes Lisan tes yang pelaksanaannya dilakukan dengan mengadakan Tanya-jawab secara langsung antara guru dan murid Tes perbuatan tes yang penugasannya disampaikan dalam bentuk lisan/tertulis dan pelaksanaan tugasnya dinyatakan dengan perbuatan/unjuk kerja

2. Teknik penilaian melalui observasi atau pengamatan


Suatu kegiatan yang dilakukan guru untuk mendapatkan informasi tentang peserta didik dengan cara mengamati tingkah laku dan kemampuannya selama kegiatan observasi berlangsung ditujukan secara perorangan maupun kelompok. Perlu disiapkan format pengamatan Perilaku-perilaku atau kemampuan yang akan dinilai Batas waktu pengamatan

3. Teknik penilaian melalui wawancara


Bertujuan untuk mengungkapkan/menanyakan lebih lanjut hal-hal yang kurang jelas informasinya. Digunakan sebagai alat menelusuri kesukaran yang dialami peserta didik tanpa ada maksud untuk menilai

Teknik Penilaian
Tes tertulis

Bentuk Instrumen
Tes pilihan : pilihan ganda, benar-salah, menjodohkan dll. Tes isisan : isisan singkat dan uraian Daftar pertanyaan Tes identifikasi Tes simulasi Tes uji petik kinerja Pekerjaan rumah Projek Lembar penilaian portofolio Buku catatan jurnal Kuesioner/lembar penilaian diri Lembar penilaian antarteman

Tes lisan Tes praktik (tes kinerja)

Penugasan individual atau kelompok

Penilaian portofolio Jurnal Penilaian diri Penilaian antarteman

PROSEDUR PENGEMBANGAN TES

1. Menentukan tujuan penilaian

2. Memperhatikan standar kompetensi (SK) dan kompetensi dasar (KD)

3. Menentukan jenis alat ukurnya, yaitu tes atau non tes atau keduanya.

4. Menyusun kisi-kisi tes dan menulis butir soal beserta pedoman penskorannya

MENENTUKAN TUJUAN PENILAIAN

MEMPERHATIKAN STANDAR KOMPETENSINYA


MENENTUKAN KD-NYA (KD1 + KD2 + KD3 DLL)

TES

NON TES

MENENTUKAN MATERI PENTING/ PENDUKUNG KD : UKRK

PENGAMATAN / OBSERVASI(SIKAP,PORTOFOLIO) TES SIKAP DLL

TEPAT DIUJIKAN SECARA TERTULIS/LISAN

Keterangan : KD = Kompetensi Dasar


TEPAT TIDAK TEPAT

KD1+ KD2 = Gabungan antar kompetensi dasar UKRK = Urgensi, Kontinuitas, Relevansi, Keterpakaian

BENTUK OBJEKTIF (PG, ISIAN, DLL)

BENTUK URAIAN

TES PERBUATAN

KINERJA (PERFORMANCE) PENUGASAN (PROJECT) HASIL KARYA (PRODUCT) DLL IKUTI KAIDAH PENULISAN SOAL DAN SUSUN LAH PEDOMAN PENSKORANNYA

PENENTUAN MATERI POKOK


Langkah menyiapkan bahan ulangan/ujian

Menentukan kompetensi dan materi yang akan diujikan


Menentukan kompetensi yang akan diukur Menentukan materi yang akan diukur

1. Urgensi

Materi secara teoritis mutlak harus dikuasai oleh peserta didik, Materi lanjutan yang merupakan pendalaman dari satu atau lebih materi yang sudah dipelajari sebelumnya, Materi yang diperlukan untuk mempelajari atau memahami, mata pelajaran lain, Materi yang memiliki nilai terapan tinggi dalam kehidupan sehari-hari.

2. Kontinuitas
3. Relevansi 4. Keterpakaian

Prayitno & Sri Rahayu. 2011. Materi Kuliah : Penilaian Pendidikan Kimia. Malang : FMIPA Universitas Negeri Malang (UM)

Sekian
dan Terima Kasih Atas Perhatiannya Semoga bermanfaat!
Silahkan ajukan masukan dan kritikan anda! ada pertanyaan???