Anda di halaman 1dari 14

OLEH : KELOMPOK V PROGRAM PROFESI NERS FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2012

HASIL

MINGGU IV

MINGGU I

MINGGU II & III

Planning Staffing Organizing Directing

Controling

EVALUASI
1. PLANNING
Masalah : Sulitnya menemukan pasien rawatan karena sebagian pasien merupakan pasien operan dari ruang perawatan lain Implementasi : Pembuatan rencana asuhan keperawatan dapat ditentukan berdasarkan diagnose pasien meskipun bukan pasien rawatan pasca bedah saraf. Evaluasi : Tidak dilakukan pemberian kode khusus pada pasien diruangan dan melakukan sosialisasi/evalusai dikarenakan pasien operan dari ruang perawatan lain sudah tidak ada diruangan RA. 4 Bedah Saraf

2. STAFFING
Masalah : I Pelaksanaan pendidikan kesehatan yang belum optimal Implementasi : a. Melakukan PENKES pada Px & Kelg Tentang Manajemen Nyeri b. Melakukan PENKES pada Px & Kelg Tentang Nutrisi pada Pasien Post Operasi c. Melakukan PENKES pada Px & Kelg Tentang Head Injury d. Melakukan PENKES pada Px & Kelg Tentang Latihan Rentang Gerak (Range of Motion) e. Melakukan PENKES pada Px & Kelg Tentang Perawatan Luka

a.

b.

c.

Pada penyuluhan Manajemen Nyeri didapati 9 orang (69,23%) memahami topik yang diberikan tampak dari kemampuan menjawab pertanyaan (feed back) ditahap evaluasi dari penyuluhan Pada penyuluhan Nutrisi pada Pasien Post Operasi didapati 9 orang (90%) memahami topik yang diberikan tampak dari kemampuan menjawab pertanyaan (feed back) ditahap evaluasi dari penyuluhan Pada penyuluhan Head Injury didapati 11 orang (84,61%) memahami topik yang diberikan tampak dari kemampuan menjawab pertanyaan (feed back)

c. Pada penyuluhan Latihan Rentang Gerak (Range of Motion) didapati 6 orang (66,66%) memahami topik yang diberikan dan pasien melakukan gerakan ROM setelah melakukan personal hygiene pada pagi hari dan sore hari di ruang rawat, dan pada pasien yang mengalami penurunan kesadaran dibantu oleh keluarga melakukan ROM pasif pada bagian anggota gerak tubuh tangan dan kaki setiap 3 jam pada setiap harinya. Dalam hal ini perawat perlu mengingatkan dan membantu pasien untuk melakukan gerakan ROM dengan rutin dan sesuai batas kemampuan pasien. d. Pada penyuluhan Perawatan Luka 10 orang (90,90%) memahami topik yang diberikan tampak dari kemampuan menjawab pertanyaan (feed back) ditahap evaluasi dari penyuluhan dan pengamatan yang dilakukan keluarga menjaga kondisi luka pasien tetap kering dengan berhati-hati saat membantu pasien melakukan personal hygiene.

Masalah : II Pasien tidak mengenal nama perawat yang merawatnya yaitu sebanyak 39,13% Implementasi : Perawat memperkenalkan diri kepada pasien Evaluasi : Terjalinnya hubungan saling percaya antara pasien dan keluarga saat perawat akan memberikan asuhan keperawatan kepada pasien dengan terjadinya peningkatan kepuasan pasien dari 39,13% menjadi sebanyak 76,92% Dari pengamatan yang dilakukan perawat sudah memperkenalkan dirinya saat berganti operan namun dari pasien sendiri sering lupa nama perawat karena pergantian shift 3 kali dalam sehari

Masalah : III Sebanyak 39,13%. perawat tidak mengajak dan mengingatkan pasien untuk beribadah dan berdoa Implementasi : Perawat mengingatkan pasien untuk beribadah dan berdoa. Evaluasi : Pasien termotivasi untuk berdoa dan menjaga spiritualitas selama menjalani hospitalisasi. Pasien diingatkan untuk tetap berdoa setiap menjalani pemeriksaan dan sebelum menjalani tindakan seperti operasi. Terjadi peningkatan kepuasan pasien dari 39,13% menjadi sebanyak 47,82%

Organizing
Masalah : I Struktur organisasi ditemukan belum tercantumnya nama dan foto petugas baru pada struktur organisasi di ruangan Implementasi : Memperbaharui struktur organisasi Evaluasi : Dilakukan pengambilan gambar pegawai dimulai dari tanggal 17 sept 22 sept 2012 yang dilakukan pada waktu sebelum jam kerja, istirahat atau selesai jam kerja. Struktur organisasi telah dibuat dan diperbaharui. Setiap foto pegawai telah terdokumentasi sesuai dengan struktur organisasi yang baru

Masalah : II Adanya asuhan keperawatan Care Plan yang belum tercantum di status pasien dan ada juga yang tidak tercantum pada status. Implementasi : Membuat nursing care plan (NCP) sesuai dengan prioritas diagnosa pasien. Evaluasi : Ka.Ru dan CI menyetujui pembuatan Nursing Care Plan untuk pendokumentasian Asuhan Keperawatan dengan Diagnosa Head Injury dan Craniotomy masing-masing 7 diagnosa Keperawatan Nursing Care Plan yang telah dibuat telah di sosialisasikan kepada Ka.Ru, CI,dan perawat pelaksana pada tanggal 21 september 2012 dan berjalan dengan lancer Nursing Care Plan yang telah dibuat akan dimasukkan kedalam status sesuai dengan diagnosa pasien setelah RM 23 (Pendidikan Kesehatan)

Directing
Masalah : Pemantauan indikator mutu (kepuasan pasien dan perawat) belum berkesinambungan Implementasi : Menyebarkan angket tingkat kepuasan pasien serta mentabulasi hasil angket Evaluasi : Berdasarkan penyebaran angket secara acak ke 23 orang pasien pada saat pre Roleplay didapatkan sebesar 6 orang (25%) menyatakan puas, dan 18 orang (75%)menyatakan cukup puas, Kemudian dilakukan penyebaran angket pada post Roleplay 23 orang terhadap tingkat kepuasan pasien sebesar 13 orang menyatakan puas ), menyatakan cukup puas (15%), dan yang menyatakan tidak puas (20%).

Thanks