Anda di halaman 1dari 13

PSIKOTERAPI DALAM LAYANAN KEDOKTERAN KELUARGA

Dr.Nasruddin Noor,SpKJ

DEFINISI
Psikoterapi adalah metode pengelolaan problem psikologis dan atau penyakit psikiatrik, didasarkan pd lebih banyak tehnik psikologis dari pada fisik. Ada yang menggunakan istilah terapi berbicara (talk treatment),karena menggunakan komunikasi verbal antara terapis dengan pasien

TUJUAN PSIKOTERAPI
Psikoterapi bertujuan membantu pasien:
1. Menjelaskan perasaan,pikiran dan perilakunya sendiri, spt dia berhubungan dgn orang dan juga lingkungan. 2. Menghubungkan perasaan,pikiran dan perbuatan ini pada penyebab yang dapat dikenali dg masa lalu pribadinya, sbg mana masa kini atau dg lingkungan sosialnya, dan 3. Mengenal ketakutan,kekawatiran dan kesulitan emosionalnya dan menemukan solusi yg realistik untuk hal ini.

ILUSTRASI KASUS
Seorang wanita,mengkonsulkan anaknya dgn keluhan batuk, ia tampak ketakutan. Dr. menenangkan sambil bertanya tentang ketakutannya. Si ibu cerita soal suami yg alkoholik & kasar. Sering diancam bila bercerita dg orang lain. Dr. memberi jaminan kerahasiaan & berjanji akan membantunya dg memberi kesempatan ibu tsb menceritakan semua keluhannya. Dr. meyakinkan, suami bukan orang sakit, tapi bisa dibantu dr ketergantungan alkoholnya.

TAHAPAN PSIKOTERAPI
1. Membina rapport :
Membina saling percaya dan peduli. Mencoba mengerti & menerima keluhan psn. Memperkuat empati. 2. Penumpahan emosi (katarsis) Proses dimana seseorang menumpahkan bendungan emosinya. Diperlukan utk mereka yg mengalami kesulitan mengekspresikan perasaannya. Diharapkan ketegangan emosi akan menurun

TAHAPAN PSIKOTERAPI (2)


3. Dukungan emosional. Pasien diterima dan bahwa masalahnya sudah dikenal dengan baik. Mendengarkan dg perhatian penuh,sementara pasien bicara dan mencari solusi dr problem. Menjamin pasien akan dukungan dan bantuan

TAHAPAN PSIKOTERAPI (3)


4. Bujukan,petunjuk dan bimbingan Hal yg tersulit utk dilaksanakan, spt memberi perintah apa yg harus dikerjakan. Dr.harus memahami keyakinan dan sistem nilai yg dianut pasien. Diharapkan pasien dpt memahami kesulitan nya dan menemukan solusi secara lebih efektif utk mengurangi kecemasan dan ketakutannya.

INTERVENSI DG KELUARGA
Banyak pasien sakit berasal dr gol.tak mampu Perlu diwaspadai problem psikososial dlm keluarga ikut andil dlm menimbulkan penyakit Problem jadi lebih rumit bila yg sakit ayah/ibu. Dalam masyarakat timur, peran tetangga masih menjadi faktor pendukung yg penting Intervensi dg keluarga dibutuhkan bila problem psikososial menyebabkan disfungsi keluarga; yg

meliputi 5 kondisi:

INTERVENSI DG KELUARGA (2)


1. Krisis (emergensi psikiatri); sikap dokter: Mbantu anggota klg menerima perubahan perilaku psn, jangan disembunyikan (pasung) Beri pengertian klg,bhw informasi yg akurat sangat membantu dokter menangani pasien. Jelaskan sifat emergensi & perlunya penanganan psikiatri lebih lanjut. Jelaskan bahwa, krisis sbg hasil pengalaman hidup yg tak menyenangkan dan perlu dukungan emosional dr keluarga

INTERVENSI DG KELUARGA (3)


2.Depresi; perlu segera mengenali depresi, dua alasan keluarga utk bersikap: Kemungkinan upaya bunuh diri; dan Penanganan kegiatan pasien dr hari ke hari ter gantung keluarga,pasca pertemuan dg dokter. 3.Psikosis ; dr hrs mengerti bhw keluarga adalah sekutu dlm merawat psn psikosis kronik. Kelg.hrs mengerti bhw psikosis kronis adalah penyakit yg tak bisa sembuh,tp dpt dikendalikan, sbgmana penyakit diabetes

INTERVENSI DG KELUARGA (4)


4. Problem perilaku anak.
Dugaan umum selama ini bhw anak bebas dr problem emosional. Dlm menghadapi stres reaksi anak tidak sama. Lingkungan memengaruhi reaksi,perasaan dan temperamental anak. Anak dlm posisi berkembang,mudah berubah, shg manajemen masalah pd anak lbh komplek Anak pd tk perkembangan yg sama mengung kapkan masalah dg cara yg berbeda

INTERVENSI DG KELUARGA (5)


5. Ggn Somatoform; dihadapan keluarga:
Jelaskan pd mereka, pasien bukan sedang berakting dg berbagai keluhannya, tetapi hal ini sbg coping dr situasi kehidupan yg sulit. Menerima sikap yg lebih toleran terhadap keluhan keluhan pasien.Kesediaan mendengar ke pasien utk meyakinkan bhw dia tdk sendiri Perasaan keluarga thd masalah pasien. Bila sudah sampai batas kesabaran dr keluarga, dr memperlihatkan simpati & pengertian pada keluarga.

TERIMA KASIH