Anda di halaman 1dari 4

PENGARUH SISTEM DEMOKRASI DALAM POLITIK PEMERINTAHAN AMERIKA SERIKAT TERHADAP TINGKAT KESEJAHTERAAN RAKYAT Disusun oleh : Swastaji

Agung Rahmadi Sekilas Pandang Demokrasi di Amerika Serikat Amerika Serikat merupakan salah satu negara pemeluk paham demokrasi tertua di dunia. Di negara tersebut, warga negaranya hidup dalam keragaman latar belakang budaya, seperti etnis, agama maupun bahasa. Namun, Amerika Serikat didirikan bedasarkan persamaan tujuan, ideologi dan menuntut pada kebebasan pada hak-hak asasi manusia. Demokrasi Amerika adalah contoh dari sebuah sistem politik baru yang dihasilkan oleh proses perubahan masyarakat modern, namun di dalamnya mengandung unsur-unsur yang memperkuat bangunan demokrasi itu sendiri. Sistem demokrasi Amerika Serikat diaggap sebagai teladan demokrasi dunia, dimana negara global berkiblat pada demokrasi yang terjadi di negara adidaya tersebut. Sistem demokrasi di Amerika dibangun selaras dengan strukturisasi konsep demokrasi, parlemennya sangat representatif, negaranya tidak didominasi oleh satu partai,dan disini dapat ditemukan sebuah prinsip kesetaraan yang sangat penting untuk menjaga hubungan pemerintah dan rakyat. Esai ini akan mengulas tentang permasalahan demokrasi prosedural dan demokrasi substansial yang terjadi di kehidupan bernegara Amerika Serikat, serta menganalisis apakah demokrasi yang tercipta memengaruhi kesejahteraan kehidupan warga negara Amerika Serikat secara keseluruhan. Demokratis Secara Prosedural di Amerika Serikat. Dalam membahas prespektif demokrasi prosedural, kita ambil contoh pemilu dan sistem politik Amerika Serikat yang kurang demokratis, mengapa ? karena rakyat Amerika Serikat memiliki informasi yang terbatas dan menghadapi pilihan yang membingungkan dan begitu banyak pada kandidat pemilu. Pemilih menggunakan panduan seperti dukungan partai dalam memutuskan cara untuk memilih. Tentu saja, banyak pemilih yang melekat terhadap hanya dua partai politik, Partai Republik dan partai demokratis. Kebanyakan pemilihan umum termasuk kandidat didukung oleh hanya segelintir pihak, sehingga menimbulkan pertanyaan besar demokrasi AS. Ini memberikan kontribusi dalam pola suara pemilihan umum. Tanpa panduan yang disediakan oleh partai politik, pola suara akan jauh lebih sulit diprediksi dan tidak menentu. Ini memicu kebingungan di kalangan rakyat Amerika Serikat.

Hal tersebut dinilai kurang terbuka dan menyebabkan sifat apatis dan parochial yang muncul pada demokrasi rakyat Amerika sendiri.1 Demokratis Secara Substansial di Amerika Serikat. Demokrasi substansial memandang demokrasi praktis non-birokratif, namun berdampak besar dalam kemajuan demokrasi yang ada di suatu negara. Seperti media massa, kebebasan beragama, kebebasan berekspresi,dll. Media massa Amerika Serikat mengenal sistem kebebasan dalam beraspirasi. Dampak utama dari media massa adalah untuk menginformasikan masyarakatnya tentang isu-isu politik namun tidak bertujuan untuk mengubah pemikiran masyarakat. Televisi, sangat cocok untuk memperingatkan masyarakat apa yang sedang terjadi, tetapi tidak sepenuhnya menginformasikan publik tentang hal yang berbau politik. Kita ambil contoh lain mengenai kebebasan agama. Kebebasan agama adalah salah satu hak-hak dasar manusia yang patut untuk dihargai di dunia. Hak kebebasan beragama juga mencerminkan eksistensi jalannya demokrasi di suatu negara. Amerika Serikat adalah negara yang menghargai keberagaman (religion) di suatu negara, di dalamnya terdapat bermacam agama dan keyakinan2. Untuk meneliti lebih dalam mengenai kehidupan demokrasi di Amerika Serikat, kita ulas secara lebih mendalam apakah demokrasi yang telah terjalin dapat menyejahterakan kehidupan masyarakat. Pertanyaan yang muncul dalam memahami lebih dekat dengan demokrasi Amerika Serikat adalah bagaimana pengaruh demokrasi dalam kehidupan masyarakat Amerika Serikat?, dan bagaimana sikap dan tanggapan rakyat Amerika dalam menanggapi permasalahan bangsa secara demokratis ? Masyarakat tidak terlalu tertarik tentang sebagian besar masalah politik Amerika Serikat. Kebanyakan rakyat kurang memerhatikan dengan seksama urusan

pemerintah. Sejumlah kecil warga menyadari masalah yang cukup baik tentang politik umumnya. Namun, kebanyakan orang hanya memerhatikan beberapa isu yang mereka pedulikan. Mereka biasanya menyadari bagaimana para pemimpin menyikapi isu-isu tersebut, terutama masalah ekonomi yang sangat penting bagi kepentingan bisnis mereka, urusan luar negeri, isu-isu sosial, dan masalah rasial yang telah menjadi pusat perhatian dalam beberapa tahun terakhir. Isu ekonomi yang berhubungan dengan kesejahteraan, pelayanan pemerintah dan peraturan bisnis sangat saling terkait, masyarakat. Kebebasan berekspresi dan menentukan pilihan bagi individu, membuat Amerika Serikat menjadi salah
1

William J. Keefe, American Democracy : Elections and The Political System, Illinois : The Dorsey Press, 1983, p.168 2 William J. Keefe, American Democracy : Free Exercice of Religion, Illinois : The Dorsey Press, 1983, p.96

satu negara maju di dunia dalam berbagai bidang, sehingga demokrasi sangat penting bagi kesejahteraan rakyat Amerika secara menyeluruh. Mereka merasa demokrasi sangat penting adanya demi terciptanya kesamaan hak dan kewajiban dan membebaskan individu dalam menentukan penghidupan yang layak. Amerika serikat adalah negara yang kurang demokratis karena memiliki sistem politik dan pemilihan umum yang rumit, ini menyebabkan kebingungan dan mengarah keapatisan dan sifat parochial di sebagian besar rakyat Amerika. Namun dalam hal substansial seperti kebebasan berekspresi, beragama, persamaan hak dan kewajiban, rakyat Amerika Serikat telah matang dan demokratis dalam menghargai perbedaan yang ada. Dan setelah diamati bahwa masyarakat AS tidak terlalu tertarik tentang sebagian besar masalah politik. Rakyat hanya memerhatikan beberapa isu yang mereka pedulikan, seperti kebijakan pemerintah terhadap ekonomi dan sektor bisnis, masalah sosial hingga politik luar negeri AS. Demokrasi sangat penting bagi rakyat Amerika demi terciptanya kesamaan hak dan kewajiban dan membebaskan individu dalam menentukan penghidupan yang layak.

DAFTAR PUSTAKA
Klinger, Russel E., Hall, Oliver J. (1958). American Democracy. New York: American Book Company.

William J. Keefe, Henry J. Abraham, William H. Flaginan, Charles O. Jones, Morris S. Ogul, John W. Spanier. (1983). American Democracy. Illinois : The Dorsey Press.

Stone, John, Stephen Mennel. (2005). Democracy, Revolution, and Society. Chicago : University of Chichago Press.