P. 1
Suku Asmat

Suku Asmat

|Views: 192|Likes:
Dipublikasikan oleh Dikha Saputra

More info:

Published by: Dikha Saputra on Jan 30, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial
Harga Terdaftar: $0.99 Beli Sekarang

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
See more
See less

01/07/2016

$0.99

USD

pdf

text

original

Suku Asmat Irian Jaya, Indonesia

Andika Saputra Bakri Kelas : XI IPS 1 Tugas Sosiologi

serta ditutupi oleh hutan tropis. Sedangkan bagian baratnya adalah Provinsi Papua yang merupakan salah satu Provinsi di negara Republik Indonesia. tanaman rambat.Suku Asmat Suku bangsa Asmat adalah salah satu suku bangsa yang mendiami Pulau Irian (Papua). berlumpur. A. Ciri-ciri masyarakat suku asmat     berbadan tegap hidungnya mancung warna kulit dan rambut hitam serta kelopak matanya bulat B. pohon-pohon sejenis kayu balsal. Bagian timur pulau ini berada pada kekuasaan pemerintahan Papua Nugini. hutan-hutan bakau. Letak tempat suku asmat Suku Asmat berdiam didaerah yang sangat terpencil dan alamnya sangat panas dengan daerah yang berawa-rawa. dan rotan . umbi-umbian. Orang-orang Asmat sangat kaya akan aneka jenis tanaman palem.

orang-orang Asmat biasa memasak makanannya di atas api terbuka. orang Asmat berhias untuk mempercantik dirinya masing-masing. Untuk mendapatkan gigi-gigi itu. tidak juga ditemukan tanah liat pada daerah ini sehingga tidak mengenal barang-barang keramik. dan sering dijadikan sebagai emas kawin (pomerem) bagi keluarga pihak wanita. Selain itu. lambang dari si pengayau kepala yang perkasa. Sekeliling matanya diwarnai merah bagaikan mata burung kakatua hitam bila sedang marah. Anting-anting wanita terbuat dari bulu kuskus. Oleh karena itu.  Perhiasan Orang Asmat juga memiliki beberapa jenis perhiasan yang biasa dikenakan sehari-hari dalam kehidupannya.  Senjata Perisai digunakan oleh orang Asmat untuk melindungi diri dari tombak dan panah musuh dalam peperangan. Orang-orang Asmat juga tidak mengenal besi. dan ini pun bukan buatan penduduk setempat melainkan didapatkan melalui perdagangan barter dengan penduduk yang tinggal di daerah dataran tinggi. Seperti misalnya titik-titik putih pada tubuh yang diidentikan pada burung. mereka menggunakan bulu dari burung kasuari atau kuskus.C. Teknologi Batu sangat langka di daerah-daerah lumpur berawarawa ini. Sesuai kepercayaan. Tombak pada masyarakat Asmat terbuat dari kayu keras seperti kayu besi atau kulit pohon sagu. Ujungya yang tajam dilengkapi dengan penutup yang terbuat dari paruh burung atau kuku burung kasuari. Oleh karena itu. Seperti kebanyakan orang. . atau kadang-kadang terbuat dari tulang manusia atau tulang babi. Pola ukiran pada perisai melambangkan kejantanan. anjing tersebut tidaklah dibunuh. Senjata ini terbuat dari akar besar pohon bakau atau kayu yang lunak dan ringan. Untuk hiasan kepala. Gigi-gigi anjing diuntai untuk dijadikan kalung penghias leher. mereka biasa berhias dengan menidentikan diri seperti burung. gigi-gigi anjing tersebut dinilai tinggi bagi mereka. namun ditunggu hingga anjing tersebut mati. Alat-alat batu yang ditemukan hanya berupa kapak. Hiasan-hiasan hidung terbuat dari semacam keong laut. Hiasan dahi terbuat dari kulit kuskus.

para pemahat (Wow Pits) Asmat terus mengukir kayu berbentuk manusia. Saat ini. Sejak itu Fumeripits berkelana dan membangun rumah panjang di setiap daerah yang dikunjunginya dan menciptakan manusia-manusia baru yang sekarang menjadi orang-orang Asmat. Patung-patung tersebut dikenal dengan nama Mbis (patung leluhur). Menurut legenda. Sang pencipta itu pun membuat tifa yang ditabuhnya setiap hari. ia dapat selamat dan hidup sendirian di daerah baru tersebut. . ia mengukir patung-patung dari kayu dan membangun rumah panjang untuk menenpatkan patung-patung tadi. tetapi tidak pernah menjelma menjadi manusia hidup. Untuk mengisi kesepiannya. Kepercayaan Menurut kepercayaan orang Asmat.D. Berkat bantuan sekelompok burung. Secara ajaib patung kayu berubah menjadi manusia hidup. mereka berasal dari Fumeripits (Sang Pencipta) yang terdampar di tepi pantai dalam keadaan sekarat. pada suatu hari tiba-tiba semua patung kayu tersebut bergerak mengikuti irama tifa.

orang Asmat yakin bahwa lingkaran tempat tinggal manusia juga merupakan tempat tinggal roh yang terbagi menjadi dua. sagu. Setan terbagi menjadi dua kategori. tempat matahari terbenam. danau. Setiap bangunan memiliki simbol-simbol yang menjadi interaksi keagamaan bagi masyarakat suku Asmat.Orang-orang Asmat menyebut dirinya Asmat-Ow. yaitu setan yang membahayakan jiwa. Dalam ajaran kepercayaannya. Adapun bangunan tersebut adalah:  Yi-ow adalah roh nenek moyang yang bersifat baik terutama bagi keturunannya. . Suku Asmat yakin bahwa mereka adalah keturunan dewa yang turun dari seberang laut. Orang Asmat berhubungan dengan para Yi-ow melalui upacara sajian yang berulang yang dipimpin oleh Ndembero (pemuka upacara). sungai dan hutan. dan setan yang tidak membahayakan jiwa tetapi suka menakut-nakuti atau mengganggu saja. yang artinya manusia pohon. Roh Yi-ow menjaga hutan-hutan. jin-jin. Mereka percaya bahwa alam ini didiami oleh roh-roh. makhluk-makhluk halus yang semuanya itu dinamakan setan.  Osbopan adalah roh-roh jahat yang membawa penyakit dan bencana.

F.  Yamasy pokumbu adalah upacara perisai  Mbipok Kumbu adalah upacara topeng. . Masakan suku Asmat tidak seperti masakan kita.  Yentpokmbu adalah upacara dan pengukuhan rumah yew Contoh dari rumah Yew  Tsymbu adalah upacara pembuatan dan pengukuhan perahu lesung. Namun sehari-harinya mereka hanya memanggang ikan atau daging binatang hasil buruan dan meramu sagu.terutama untuk mencari makan. Masakan istimewa bagi mereka adalah ulat sagu.E. yang tentunya masih menggunakan metode yang cukup tradisional dan sederhana. Upacara Adat  Beberapa upacara besar yang berhubungan dengan penghormatan roh nenek moyang:  Mbismbu adalah upacara pembuatan mbis (patung nenek moyang yang dibunuh). dengan cara berburu maupun berkebun. Mata Pencaharian Sehari-hari orang Asmat bekerja dilingkungan sekitarnya.

G. Kesenian dan alat musik  Seni Ukir  Tari Tobe atau Tarian Perang  Tifa Aneka gaya kesenian Asmat berdasarkan bentuk dan warna perhiasan mbis dan perisai itu diklasifikasikan ke dalam empat daerah:  Gaya seni Asmat hilir dan hulu sungai yang mengalir kedalam teluk flamingo dan arah pantai kaswarima.  Gaya seni Asmat barat laut. .  Gaya seni Asmat timur laut.  Gaya seni Asmat daerah sungai Brazza.

sehingga hubungan antara kepala suku dengan masyarakat cukup harmonis. Perkawinan Endogami tidak diperbolehkan. yang artinya saudara laki-laki dari almarhum suaminya dapat mengawini si janda tersebut. Perkawinan orang Asmat menganut prinsip eksogami atau perkawinan diluar sukunya. Pemimpin suku bangsa Asmat sederajat dengan warga yang lain tetapi harus lebih pandai dan ahli dalam pekerjaan atau aktivitas sosial tertentu. bahan mentah. kecuali bila pihak-pihak yang berkepentingan tidak berasal dari satu garis keturunan lurus. Sistem Bahasa Orang Asmat menggunakan bahasa Papua. Kepemimpinan juga bisa diserahkan kepada orang yang berhasil mendapatkan kemenangan dalam perang. I. Sistem Pemerintahan Suku Asmat memiliki satu kepala suku dan kepala adat yang sangat dihormati. Mereka tidak mengenal tulisan jadi hanya menggunakan simbol-simbol. J. Wanita mengikuti klan ayahnya. maka kepemimpinan diserahkan pada marga keluarga lain yang dihormati oleh warga. Apabila suaminya meninggal. si istri dan anak-anaknya tetap tinggal bersama keluarga suami. Jika kepala suku meninggal dunia. Akan segala tugas kepala suku harus sesuai dengan kesepakatan masyarakat. Pendidikan      Pengtahuan mengenai alam sekitar Pengetahuan menengenai flora dan fauna Mengenali zat-zat kimia.H. dan hal-hal yang ada disekitarnya Pengetahuan mengenai sifat dan tingkah laku antar manusia Pengetahuan ruang dan waktu . Sistem Kekerabatan Orang-orang Asmat menganut sistem patrilineal dengan pola menetap yang patrilokal (menetap pada keluarga suami). Mereka menjadi tanggung jawab keluarga suami. K. Oleh karena orang-orang Asmat juga melakukan perkawinan levirat. Ahli lain yang dianggap lebih.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->