Anda di halaman 1dari 42

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN SMP: ZAT ADITIF Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Kelas / Semester Materi Pembelajaran Alokasi

Waktu
I. II.

: SMP : IPA : Kelas VIII / Semester 2 : Zat Aditif : 1 pertemuan (2 x 40 Menit)

Standar Kompetensi : 4. Memahami kegunaan bahan kimia dalam kehidupan Kompetensi Dasar : 4.3. Mendeskripsikan bahan kimia alami dan bahan kimia buatan dalam kemasan yang terdapat dalam bahan makanan

III.

Indikator a. Kognitif 1.

Produk
a) Mengidentifikasi macam-macam bahan kimia tambahan (Aditif)

(alami dan buatan) dalam minuman dan makanan kemasan


b) Menjelaskan hubungan bahan kimia alami dan buatan pada minuman

dan makanan kemasan dalam keterkaitannya dengan SETS 2. Proses

Merencanakan dan melaksanakan eksperimen untuk menguji kandungan pemanis alami atau pemanis buatan dalam minuman kemasan, meliputi : a) Merumuskan masalah b) Merumuskan hipotesis
c) Mengidentifikasi variabel manipulasi, respon, control

d) Melaksanakan eksperimen

e) Membuat tabel pengamatan

f) Melakukan analisis data g) Merumuskan kesimpulan b. Psikomotorik


1.

Membawa dan menyiapkan alat dan bahan Melakukan percobaan secara urut dan benar Mengamati dan menentukan kandungan bahan kimia alami atau

2.
3.

buatan dalam minuman dan makanan kemasan c. Afektif 1. Mengembangkan perilaku berkarakter, meliputi : a) Teliti b) Jujur c) Peduli d) Tanggung jawab 2. Mengembangkan keterampilan social, meliputi : a) Bertanya
b) Menyumbang ide atau berpendapat

c) Menjadi pendengar yang baik d) Berkomunikasi


IV.

Tujuan Pembelajaran a. Kognitif 1. Produk

a) Siswa dapat mengklasifikasikan dan mengidentifikasikan zat kimia

alami atau buatan dalam minuman dan makanan kemasan melalui pengamatan produk makanan kemasan.
b) Siswa dapat memberikan contoh 3 macam bahan kimia alami dan 3

contoh bahan kimia buatan melalui latihan soal


c) Siswa dapat menjelaskan 3 dampak bahan kimia alami dan buatan

dalam minuman dan makanan masyarakat melalui latihan soal


d) Siswa dapat menjelaskan hubungan

kemasan bagi lingkungan dan

bahan kimia alami dan buatan

pada minuman dan makanan kemasan dengan sains dan teknologi melalui latihan soal 2. Proses

Diberikan LKS, siswa dapat melakukan identifikasi dan klasifikasi untuk mengetahui kandungan bahan kimia alami dan buatan pada minuman dan makanan kemasan yang dijumpai dalam kehidupan sehari-hari : Proses, meliputi : merumuskan masalah, merumuskan hipotesis, mengidentifikasi variable manipulasi, respon dan kontrol, melaksanakan pengamatan , membuat tabel pengamatan, melakukan analisis data, dan merumuskan kesimpulan. b. Psikomotorik 1. Adanya LKS Zat aditif, siswa dapat membawa dan menyiapkan alat

dan bahan yang diperlukan


2.

Adanya alat dan bahan, siswa dapat melakukan pengamatan secara

urut dan benar


3.

Adanya tabel hasil pengamatan, siswa dapat mengidentifikasi apakah

minuman dan makanan kemasan tersebut mengandung bahan kimia alami atau pemanis buatan, sesuai dengan tugas kinerja pada LP 3 : Psikomotor c. Afektif 1. Karakter

Siswa terlibat dalam proses belajar mengajar dan menunjukkan perilaku berkarakter seperti kejujuran, peduli, teliti dan tanggung jawab sesuai LP 4 : Pengamatan perilaku berkarakter 2. Keterampilan Sosial

Siswa terlibat dalam proses belajar mengajar dan menunjukkan keterampilan sosial seperti bertanya, menyumbang ide, menjadi pendengar yang baik, berkomunikasi sesuai LP 5 : Keterampilan sosial
V.

Model dan Metode Pembelajaran : Model Pembelajaran : PBI Pendekatan : SETS

Metode Pembelajaran : eksperimen dan latihan soal


VI.

Bahan : Minuman dan makanan kemasan yang ada di sekitar sekolah

VII.

Alat Lop

VIII.

Proses Belajar Mengajar A. Pendahuluan

Kegiatan
1. Guru memberikan isu atau fenomena

Penilaian oleh Pengamat 1 2 3 4

yang sedang marak tentang bahaya zat aditif terutama pada zat pewarna, pemanis dan penyedap rasa tambahan pada makanan dan minuman kemasan, siswa diminta untuk membuat rumusan masalah Bahan aditif apa saja yang terkandung dalam produk

makanan dan minuman kemasan? (Fase 1) 2. Guru menyampaikan tujuan

pembelajaran secara lisan. (Fase 1)


3. Guru

memberikan suatu minuman

pengarahan dan

cara

mengidentifikasi kandungan bahan kimia dalam makanan kemasan. (Fase 1)

B. Inti Penilaian oleh Pengamat 1 siswa ke dalam 2 3 4

Kegiatan
1. Guru

mengorganisasi

beberapa kelompok kecil (3-4 siswa) secara heterogen untuk melakukan pengamatan zat aditif dalam makanan dan minuman kemasan
2. Guru membagi LKS, dan mengamati apakah

alat dan bahan yang dibutuhkan telah tersedia lengkap. (Fase 2) 3. Guru membimbing siswa dalam merumuskan hipotesis dan rumusan masalah yang telah diberikan di LKS. (Fase 3) 4. Guru membimbing siswa mengidentifikasi variabel manipulasi, respon dan kontrol, dengan cara mananyakan kepada siswa tertentu untuk aktif menyumbangkan ide dan meminta siswa lainnya untuk mengulang ide temannya sekaligus mengecek apakah siswa tersebut merupakan pendengar yang baik. (Fase 3)

5. Guru

membimbing

siswa

melakukan

eksperimen kelompok sesuai dengan langkah percobaan pada LKS. (Fase 3)


6. Guru meminta siswa untuk menuliskan hasil

pengamatan ke tabel hasil pengamatan pada LKS dan meminta perwakilan dua kelompok untuk menuliskannya pada papan tulis. 7. Guru membimbing kelompok melakukan analisis sesuai dengan petunjuk pada LKS dengan cara menanyakan kepada beberapa siswa dan meminta siswa lainnya untuk menjadi pendengar yang baik serta merespon pendapat temannya. (Fase 3)
8. Guru membimbing kelompok dalam menarik

kesimpulan, apakah hipotesis diterima, sesuai dengan acuan pada LKS. (Fase 3)
9. Guru membimbing siswa dalam pembuatan

laporan hasil pengamatan secara kelompok. Laporan tersebut merupakan hasil karya yang dihasilkan siswa dalam pembelajara kali ini. (Fase 4)
10. Guru

melakukan

analisis

pemecahan

masalah, meminta siswa melakukan refleksi dengan mengajukan pertanyaan yang dijawab oleh siswa (Fase 5), seperti: a. Apakah langkah atau cara pemecahan tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari? b. Apakah cara tersebut memiliki manfaat dalam kehidupan sehari-hari? Jika ya, apa

manfaatnya?
c.

Bagaimana dampak bagi tubuh jika mengonsumsi minuman dan makanan yang mengandung bahan kimia tambahan dalam produk makanan kemasan?

d.

Bagaimana dampak lingkungan jika terlalu banyak pabrik minuman dan makanan pabrik) ? kemasan (polusi yang ditimbulkan akibat asap dan limbah

e.

Bagaimana peran sains dan teknologi dalam masalah ini?

C. Penutup Penilaian oleh Pengamat 1 2 3 4

Kegiatan 1. Guru memberikan tugas untuk membuat laporan percobaan secara individu sesuai dengan yang diajarkan guru pada proses pembuatan laporan kelompok. (Mengecek apakah siswa mengikuti jalannya percobaan dengan serius atau main-main)

IX.

Sumber Pembelajaran

1.

LKS SMP : Zat Aditif ; Bahan kimia alami dan buatan pada minuman dan makanan kemasan

2.

Kunci LKS SMP : Zat Aditif ; Bahan kimia alami dan buatan pada minuman dan makanan kemasan

3. 4. 5. 6. 7.

LP1 : Produk dilengkapi kunci LP1 LP2 : Proses LP3 : Psikomotor LP4 : Pengamatan Perilaku Berkarakter LP5 : Pengamatan Keterampilan Sosial

LKS SMP : Identifikasi kandungan bahan adaitif alami dan buatan pada minuman dan makanan kemasan

Zat aditif adalah zat-zat yang ditambahkan pada makanan selama proses produksi, pengemasan atau penyimpanan untuk maksud tertentu. Penambahan zat aditif dalam makanan berdasarkan pertimbangan agar mutu dan kestabilan makanan tetap terjaga dan untuk mempertahankan nilai gizi yang mungkin rusak atau hilang selama proses pengolahan. Pada awalnya zat-zat aditif tersebut berasal dari bahan tumbuh-tumbuhan yang selanjutnya disebut zat aditif alami. Umumnya zat aditif alami tidak menimbulkan efek samping yang membahayakan kesehatan manusia. Akan tetapi, jumlah penduduk bumi yang makin bertambah menuntut jumlah makanan yang lebih besar sehingga zat aditif alami tidak mencukupi lagi. Oleh karena itu, industri makanan memproduksi makanan yang memakai zat aditif buatan (sintesis). Bahan baku pembuatannya adalah dari zat-zat kimia yang kemudian direaksikan. Zat aditif sintesis yang berlebihan dapat menimbulkan beberapa efek samping misalnya: gatal-gatal, dan kanker.

Tujuan : Mengidentifikasi kandungan zat aditif (alami atau buatan) dalam minuman dan makanan kemasan. Bahan : Produk minuman dan makanan yang ada di sekitar sekolah Alat : Lop Rumusan masalah : Bahan aditif apa saja yang terkandung dalam produk makanan dan minuman kemasan?

Hipotesis

Variabel

a.

Yang

dijaga

kontan

.
b. Yang dimanipulasi :

.. c. Yang merespon : ...

Langkah-langkah : 1. Siapkan alat dan bahan yang dibutuhkan. 2. Amati zat-zat adatif yang terkandung dalam makanan dan mkinuman kemasan dengan menggunakan Lop

3. Catat hasil pada tabel 1.

Tabel 1. Hasil percobaan: No. Minuman dan makan Pemanis kemasan 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8 9 10 Pewarna pengawet Penyedap rasa

Analisis : Dari hasil pengamatan zat aditif apa saja yang terkandung dalam makanan dan minuman kemasan? Kesimpulan : 1. Apakah hipotesismu diterima ? .

2. Kesimpulan apa yang dapat dibuat ?

LP 1: Produk

1. Salah contoh zat aditif alami adalah 2. Sebutkan 3 contoh zat aditif buatan yang ada pada minuman dan makanan

kemasan!
3. Penggunaan zat aditif buatan yang berlebihan pada makanan dilarang oleh

Menteri Kesehatan RI mengapa demikian?


4. Buatlah kerangka keterhubungan materi zat adiktif pemanis dengan SETS

TEHNOLOGI 5.

SCIENCE

ENVIRONTMENT

6.

SOCIETY

7. 8. 9. 10. 11.

Format Asesmen Kinerja Proses Skor No 1 2 3 4 5 6 Rincian Tugas Kinerja Mengidentifikasi variabel kontrol Mengidentifikasi variabel manipulasi Mengidentifikasi variabel respon Mencatat hasil percobaan pada Tabel 1 Menganalisis data pada tabel Menarik kesimpulan berdasarkan data hasil percobaan pada Tabel 1. Skor Total 30 30 100 Maksimum 10 10 10 10 Skor Asesmen Oleh Guru

LP 3: Psikomotor Format Asesmen Kinerja Psikomotor No 1 2 3 4 Rincian Tugas Kinerja Membawa alat dan bahan secara lengkap Melakukan langkah percobaan secara urut dan lengkap Melakukan percobaan dengan benar Mengamati dan menentukan perubahan yang terjadi apakah termasuk pemanis alami atau pemanis buatan dengan benar Skor Total Skor Maksimum 25 25 25 25 100 Skor Asesmen Oleh Guru

Keterangan :
-

Kriteria poin 1 :

Jika lengkap (13 alat dan bahan) skor 25 Jika kurang 1-3 alat atau bahan skor 20

Jika kurang 4-6 alat atau bahan skor 15 Jika kurang 7-9 alat atau bahan skor 10 Jika kurang 10-12 alat atau bahan skor 5 Jika tidak membawa semua skor 0
-

Kriteria poin 2 :

Jika melakukan langkah percobaan secara urut dan lengkap skor 25 Jika tidak urut dan lengkap skor 20 Jika urut tetapi tidak lengkap skor 15 Jika tidak urut dan tidak lengkap skor 10
-

Kriteria poin 3 :

Jika percobaan benar sesuai prosedur LKS poin 25 Jika percobaan ada yang keliru atau tidak sama persis dengan LKS poin 15
-

Kriteria poin 4 :

Jika benar menentukan ke 7 minuman mengandung pemanis alami atau buatan skor 25 Jika salah 1-2 skor 20 Jika salah 3-4 skor 15 Jika salah 5-6 skor 10

LP 4 : Format Pengamatan Perilaku Berkarakter Siswa: Petunjuk: Kelas: Tanggal:

Untuk setiap perilaku berkarakter berikut ini, beri penilaian atas perilaku berkarakter siswa menggunakan skala berikut ini: D = Memerlukan perbaikan C = Menunjukkan kemajuan Format Pengamatan Perilaku Berkarakter B = Memuaskan A = Sangat baik

No

Rincian Tugas Kinerja (RTK)

Memerlukan Menunjukkan Memuaskan Sangat baik perbaikan (D) kemajuan (C) (B) (A)

Jujur

Peduli

Tanggungjawab

LP 5: Format Pengamatan Keterampilan Sosial Siswa: Kelas: Tanggal:

Petunjuk: Untuk setiap keterampilan sosial berikut ini, beri penilaian atas keterampilan sosial siswa itu menggunakan skala berikut ini: D = Memerlukan perbaikan C = Menunjukkan kemajuan Format Pengamatan Keterampilan Sosial No Rincian Tugas Kinerja (RTK) Memerlukan Menunjukkan Memuaskan Sangat baik perbaikan (D) 1 2 Bertanya Menyumbang ide atau pendapat 3 Menjadi pendengar yang baik 4 Berkomunikasi kemajuan (C) (B) (A) B = Memuaskan A = Sangat baik

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN SMP: ZAT ADITIF Satuan Pendidikan Mata Pelajaran : SMP / MTS : IPA

Kelas / Semester Materi Pembelajaran Alokasi Waktu

: Kelas VIII / Semester I : Zat Aditif : 1 pertemuan

I. Standar Kompetensi : 4. Memahami kegunaan bahan kimia dalam kehidupan II. Kompetensi Dasar

: 4.3. Mendeskripsikan bahan kimia alami dan bahan kimia

buatan dalam kemasan yang terdapat dalam bahan makanan


III. Indikator

d. Kognitif 3. Produk c) Menjelaskan perbedaan pemanis (alami dan buatan) dalam minuman kemasan d) Menjelaskan hubungan pemanis alami dan buatan pada minuman kemasan dalam keterkaitannya dengan SETS 4. Proses

Merencanakan dan melaksanakan eksperimen untuk menguji kandungan pemanis alami atau pemanis buatan dalam minuman kemasan, meliputi : h) Merumuskan masalah i) Merumuskan hipotesis j) Mengidentifikasi variabel manipulasi, respon, control k) Melaksanakan eksperimen l) Membuat tabel pengamatan m) Melakukan analisis data n) Merumuskan kesimpulan

e. Psikomotorik 4. 5. 6. Membawa dan menyiapkan alat dan bahan Melakukan percobaan secara urut dan benar Mengamati dan menentukan kandungan pemanis alami atau buatan

dalam minuman kemasan f. Afektif 3. Mengembangkan perilaku berkarakter, meliputi : e) Jujur f) Peduli g) Tanggung jawab 4. Mengembangkan keterampilan social, meliputi : e) Bertanya f) Menyumbang idea tau berpendapat g) Menjadi pendengar yang baik h) Berkomunikasi
IV. Tujuan Pembelajaran

a. Kognitif i. Produk e) Siswa dapat membedakan pemanis alami atau buatan dalam minuman kemasan melalui percobaan f) Siswa dapat memberikan 1 contoh pemanis alami dan 3 contoh pemanis buatan melalui latihan soal

g) Siswa dapat menjelaskan 3 dampak pemanis alami dan buatan dalam minuman kemasan bagi lingkungan dan masyarakat melalui latihan soal h) Siswa dapat menjelaskan hubungan pemanis alami dan buatan pada minuman kemasan dengan sains dan teknologi melalui latihan soal ii. Proses

Diberikan LKS, siswa dapat melakukan eksperimen untuk menguji kandungan pemanis alami dan buatan pada minuman kemasan dengan mengubah macam atau jenis minuman kemasan sesuai dengan LP 2 : Proses, meliputi : merumuskan masalah, merumuskan hipotesis, mengidentifikasi variable manipulasi, respon dan kontrol, melaksanakan eksperimen, membuat tabel pengamatan, melakukan analisis data, dan merumuskan kesimpulan. b. Psikomotorik i. Adanya LKS Zat aditif, siswa dapat membawa dan menyiapkan alat

dan bahan yang diperlukan ii. Adanya alat dan bahan, siswa dapat melakukan percobaan secara urut

dan benar iii. Adanya perubahan pada sendok yang berisi minuman setelah dipanaskan, siswa dapat mengidentifikasi apakah minuman tersebut mengandung pemanis alami atau pemanis buatan, sesuai dengan tugas kinerja pada LP 3 : Psikomotor c. Afektif i. Karakter

Siswa terlibat dalam proses belajar mengajar dan menunjukkan perilaku berkarakter seperti kejujuran, peduli dan tanggung jawab sesuai LP 4 : Pengamatan perilaku berkarakter ii. Keterampilan Sosial

Siswa terlibat dalam proses belajar mengajar dan menunjukkan keterampilan sosial seperti bertanya, menyumbang ide, menjadi pendengar yang baik, berkomunikasi sesuai LP 5 : Keterampilan sosial
V. Model dan Metode Pembelajaran :

Model Pembelajaran : PBI Pendekatan : SETS

Metode Pembelajaran : eksperimen dan latihan soal VI. Bahan : Larutan gula, minuman kemasan, air, lilin, korek api VII. Alat :

Sendok, tissue, leper VIII. Proses Belajar Mengajar D. Pendahuluan Penilaian oleh Pengamat 1 2 3 4 :

Kegiatan i. Guru memberikan isu atau fenomena yang sedang marak tentang bahaya zat aditif terutama pada zat pemanis tambahan pada minuman kemasan, siswa diminta untuk membuat dua rumusan masalah Bagaimana cara menguji adanya kandungan pemanis (alami sajakah atau yang buatan) pada minuman pemanis kemasan? Dan Minuman kemasan apa mengandung buatan?. (Fase 1) ii. Guru menyampaikan tujuan

pembelajaran secara lisan. (Fase 1)

iii.

Guru melakukan demonstrasi singkat dan sederhana tentang cara menguji kandungan pemanis dalam suatu minuman kemasan. (Fase 1)

E. Inti Penilaian oleh Pengamat 1 2 3 4

Kegiatan 11. Guru mengorganisasi siswa ke dalam untuk melakukan demonstrasi eksperimen yang telah

beberapa kelompok kecil (3-4 siswa) secara heterogen sesuai dengan

dilakukan guru. (Fase 2) 12. Guru membagi LKS, dan mengamati

apakah alat dan bahan yang dibutuhkan telah tersedia lengkap. (Fase 2) 13. Guru membimbing siswa dalam

merumuskan hipotesis dan rumusan masalah yang telah diberikan di LKS. (Fase 3) 14. Guru membimbing siswa

mengidentifikasi variabel manipulasi, respon dan kontrol, dengan cara mananyakan kepada siswa tertentu untuk aktif menyumbangkan ide dan meminta siswa lainnya untuk mengulang ide temannya sekaligus mengecek apakah siswa tersebut merupakan pendengar yang baik. (Fase 3) 15. Guru membimbing siswa melakukan

eksperimen kelompok sesuai dengan langkah percobaan pada LKS. (Fase 3)

16.

Guru meminta siswa untuk menuliskan

hasil eksperimen ke tabel hasil percobaan pada LKS dan meminta perwakilan dua kelompok untuk menuliskannya pada papan tulis. 17. Guru membimbing kelompok melakukan

analisis sesuai dengan petunjuk pada LKS dengan cara menanyakan kepada beberapa siswa dan meminta siswa lainnya untuk menjadi pendengar yang baik serta merespon pendapat temannya. (Fase 3) 18. Guru membimbing kelompok dalam kesimpulan, apakah hipotesis

menarik (Fase 3) 19. Guru

diterima, sesuai dengan acuan pada LKS.

membimbing

siswa

dalam

pembuatan laporan hasil percobaan secara kelompok. Laporan tersebut merupakan hasil karya yang dihasilkan siswa dalam pembelajara kali ini. (Fase 4) 20. Guru melakukan analisis pemecahan

masalah, meminta siswa melakukan refleksi dengan mengajukan pertanyaan yang dijawab oleh siswa (Fase 5), seperti: f. Apakah langkah atau cara pemecahan tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari? g. Apakah cara tersebut memiliki manfaat dalam kehidupan sehari-hari? Jika ya, apa manfaatnya?

h.

Bagaimana dampak bagi tubuh jika mengonsumsi minuman yang mengandung kemasan?

i.

Bagaimana dampak lingkungan jika terlalu banyak pabrik minuman kemasan (polusi yang ditimbulkan akibat asap dan limbah pabrik) ?

j.

Bagaimana peran sains dan teknologi dalam masalah ini?

F. Penutup Penilaian oleh Pengamat 1 2 3 4

Kegiatan 2. Guru memberikan tugas untuk membuat laporan percobaan secara individu sesuai dengan yang diajarkan guru pada proses pembuatan laporan kelompok. (Mengecek apakah siswa mengikuti jalannya percobaan dengan serius atau main-main)

IX. Sumber Pembelajaran i.

LKS SMP : Zat Aditif ; Pemanis alami dan buatan pada minuman kemasan

ii.

Kunci LKS SMP : Zat Aditif ; Pemanis alami dan buatan pada minuman kemasan

iii. iv. v. vi. vii.

LP1 : Produk dilengkapi kunci LP1 LP2 : Proses LP3 : Psikomotor LP4 : Pengamatan Perilaku Berkarakter LP5 : Pengamatan Keterampilan Sosial

LKS SMP : Menguji kandungan pemanis alami dan buatan pada minuman kemasan

Pemanis dibagi menjadi dua macam, yaitu pemanis alami dan pemanis buatan. Salah satu contoh pemanis alami adalah gula, dan contoh pemanis buatan adalah sakarin yang memiliki tingkat kemanisan 500 kali lebih manis dari gula. Minuman kemasan yang beredar dimasyarakat, baik yang sudah jadi minuman ataupun yang masih berupa serbuk memiliki beraneka ragam jenisnya. Beberapa contoh minuman kemasan yang sering kita jumpai adalah pop ice, jasjus, nutrisari, teh sisri, hemaviton dan lain sebagainya.

Tujuan : Menguji kandungan pemanis (alami atau buatan) dalam minuman kemasan. Bahan : 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Larutan gula Air Pop ice Jasjus Nutrisari Teh sisri Milkuat

8. Alat :

E-jus

1. 2. 3. 4. 5.

Lilin Sendok makan Leper Tissue Gelas aqua

Rumusan masalah : Bagaimana cara menguji kandungan pemanis (alami atau buatan) pada minuman kemasan? Minuman kemasan apa sajakah yang mengandung pemanis buatan?

Hipotesis

Variabel

a.

Yang

dijaga

kontan

.
b. Yang dimanipulasi :

.. c. Yang merespon : ... Gambar :

Langkah-langkah : 4. Siapkan alat dan bahan yang dibutuhkan. 5. Buatlah berbagai macam minuman, dengan melarutkan serbuk minuman kemasan ke dalam segelas air. 6. Nyalakan lilin di atasa leper dengan menggunakan korek api.

7. Ambil satu sendok larutan gula. 8. Panasakan sendok yang telah berisi larutan gula di atas lilin yang menyala selama kurang lebih 5 menit. 9. Amati perubahan yang terjadi, jika larutan berbentuk seperti karamel maka pemanis yang digunakan adalah pemanis alami, jika tidak terbentuk caramel termasuk pemanis buatan. 10. Lakukan langkah 4 sampai 6 dengan minuman kemasan yang berbeda. 11. Catat hasil pada tabel 1.

Tabel 1. Hasil percobaan: No. 1. Minuman kemasan Larutan gula (indikator pemanis alami ) 2. 3. 4. 5. 6. 7. Minuman pop ice Minuman jasjus Minuman teh sisri Minuman milkuat Minuman nutrisari Minuman e-jus Pemanis alami () Pemanis buatan ()

Analisis :
1. Suatu minuman yang mengandung pemanis alami, menunjukkan perubahan seperti

setelah dipanaskan di atas lilin. 2. Suatu minuman yang mengandung pemanis buatan, menunjukkan perubahan seperti setelah dipanaskan di atas lilin. 3. Minuman apa sajakah yang mengandung pemanis alami? 4. Minuman apa sajakah yang mengandung pemanis buatan ? .

Kesimpulan : X. Apakah hipotesismu diterima ? . XI. Kesimpulan apa yang dapat dibuat ?

Kunci Jawaban LKS SMP Menguji kandungan pemanis alami dan buatan pada minuman kemasan

Pemanis dibagi menjadi dua macam, yaitu pemanis alami dan pemanis buatan. Salah satu contoh pemanis alami adalah gula, dan contoh pemanis buatan adalah sakarin yang memiliki tingkat kemanisan 500 kali lebih manis dari gula. Minuman kemasan yang beredar dimasyarakat, baik yang sudah jadi minuman ataupun yang masih berupa serbuk memiliki beraneka ragam jenisnya. Beberapa contoh minuman kemasan yang sering kita jumpai adalah pop ice, jasjus, nutrisari, teh sisri, hemaviton dan lain sebagainya.

Tujuan : Menguji kandungan pemanis (alami atau buatan) dalam minuman kemasan. Bahan : 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Alat : Larutan gula Air Pop ice Jasjus Nutrisari Teh sisri Milkuat E-jus

1. 2. 3. 4. 5.

Lilin Sendok makan Leper Tissue Gelas aqua

Rumusan masalah :
-

Bagaimana cara menguji kandungan pemanis (alami atau buatan) pada minuman kemasan?

Minuman kemasan apa sajakah yang mengandung pemanis buatan?

Hipotesis : Cara menguji kandungan pemanis alami atau buatan pada minuman kemasan adalah dengan memanaskan minuman pada sendok di atas lilin selama kurang lebih 5 menit. Minuman yang mengandung pemanis buatan adalah pop ice, jasjus, teh sisri, e-jus, nutrisari dan milkuat.

Variabel : a. Yang dijaga konstan : alat (lilin, korek, leper, tissue) dan waktu
a. Yang dimanipulasi : jenis atau macam minuman kemasan

b. Yang merespon : perubahan larutan setelah dipanaskan Gambar :

Langkah-langkah : 1. Siapkan alat dan bahan yang dibutuhkan. 2. Buatlah berbagai macam minuman, dengan melarutkan serbuk minuman kemasan ke dalam segelas air. 3. Nyalakan lilin di atasa leper dengan menggunakan korek api.

4. Ambil satu sendok larutan gula. 5. Panasakan sendok yang telah berisi larutan gula di atas lilin yang menyala selama kurang lebih 5 menit. 6. Amati perubahan yang terjadi, jika larutan berbentuk seperti karamel maka pemanis yang digunakan adalah pemanis alami, jika tidak terbentuk caramel termasuk pemanis buatan. 7. Lakukan langkah 4 sampai 6 dengan minuman kemasan yang berbeda. 8. Catat hasil pada tabel 1. Tabel 1. Hasil percobaan: No. 1. Minuman kemasan Larutan gula (indikator pemanis alami ) 2. 3. 4. 5. Minuman pop ice Minuman jasjus Minuman teh sisri Minuman milkuat Pemanis alami () Pemanis buatan ()

6. 7.

Minuman nutrisari Minuman e-jus

Analisis :
1. Suatu minuman yang mengandung pemanis alami, menunjukkan perubahan seperti

terbentuknya karamel dan ada bintik-bintik putih setelah dipanaskan di atas lilin. 2. Suatu minuman yang mengandung pemanis buatan, menunjukkan perubahan seperti tampak kental dan berkerut pada larutan setelah dipanaskan di atas lilin. 3. Minuman apa sajakah yang mengandung pemanis alami? Air gula 4. Minuman apa sajakah yang mengandung pemanis buatan ? pop ice, jasjus, teh sisri, milkuat, nutrisari, e-jus

Kesimpulan : 1. Apakah hipotesismu diterima ? ya 2. Kesimpulan apa yang dapat dibuat ? Cara menguji kandungan pemanis alami atau buatan pada minuman kemasan adalah dengan memanaskan minuman pada sendok di atas lilin selama kurang lebih 5 menit. Minuman yang mengandung pemanis buatan adalah pop ice, jasjus, teh sisri, e-jus, nutrisari dan milkuat.

LP 1: Produk

12. Salah contoh pemanis alami adalah

13. Sebutkan 3 contoh pemanis buatan selain sakarin yang ada pada minuman kemasan! 14. Penggunaan zat aditif pemanis yang dilarang oleh Menteri Kesehatan RI untuk dicampurkan ke dalam makanan atau minuman adalah 15. Buatlah kerangka keterhubungan materi zat adiktif pemanis dengan SETS

TEHNOLOGI 16.

SCIENCE

17.

18. ENVIRONTMENT 19. 20. 21. 22.

SOCIETY

Kunci Jawaban LP 1: Produk

1. Contoh pemanis alami adalah gula.

2. Contoh pemanis buatan adalah natrium siklamat, aspartam, dan dulsin. 3. Penggunaan zat aditif pemanis yang dilarang oleh Menteri Kesehatan RI untuk dicampurkan ke dalam makanan atau minuman adalah dulsin. 4. Keterhubungan materi zat adiktif pemanis dengan SETS

TEHNOLOGI 5. Peran teknologi dalam pembuatan minuman kemasan dan sumber informasi via internet mengenai minuman kemasan.

SCIENCE Pemanis alami dan buatan.


6.

7.

ENVIRONTMENT 8. Dampak asap dan limbah 9. pabrik produk minuman 10. kemasan bagi lingkungan sekitar. 11.

SOCIETY Dampak kesehatan bagi tubuh jika mengonsumsi minuman kemasan yang mengandung pemanis buatan.

LP 2: Proses Prosedur: 1. Siapkan alat dan bahan yang dibutuhkan. 2. Siswa menguji kandungan pemanis (alami dan buatan) pada minuman kemasan. 3. Siswa diminta untuk mengubah jenis minuman kemasan. 4. Siswa diminta untuk membuat laporan percobaan secara individu. 5. Melakukan penilaian kinerja proses siswa. Format Asesmen Kinerja Proses Skor No 1 2 3 4 5 6 Rincian Tugas Kinerja Mengidentifikasi variabel kontrol Mengidentifikasi variabel manipulasi Mengidentifikasi variabel respon Mencatat hasil percobaan pada Tabel 1 Menganalisis data pada tabel Menarik kesimpulan berdasarkan data hasil percobaan pada Tabel 1. Skor Total 30 30 100 Maksimum 10 10 10 10 Skor Asesmen Oleh Guru

LP 3: Psikomotor Format Asesmen Kinerja Psikomotor No 1 2 3 4 Rincian Tugas Kinerja Membawa alat dan bahan secara lengkap Melakukan langkah percobaan secara urut dan lengkap Melakukan percobaan dengan benar Mengamati dan menentukan perubahan yang terjadi apakah termasuk pemanis alami atau pemanis buatan dengan benar Skor Total Skor Maksimum 25 25 25 25 100 Skor Asesmen Oleh Guru

Keterangan : Kriteria poin 1 :

Jika lengkap (13 alat dan bahan) skor 25 Jika kurang 1-3 alat atau bahan skor 20 Jika kurang 4-6 alat atau bahan skor 15 Jika kurang 7-9 alat atau bahan skor 10 Jika kurang 10-12 alat atau bahan skor 5 Jika tidak membawa semua skor 0 Kriteria poin 2 :

Jika melakukan langkah percobaan secara urut dan lengkap skor 25 Jika tidak urut dan lengkap skor 20 Jika urut tetapi tidak lengkap skor 15 Jika tidak urut dan tidak lengkap skor 10 Kriteria poin 3 :

Jika percobaan benar sesuai prosedur LKS poin 25 Jika percobaan ada yang keliru atau tidak sama persis dengan LKS poin 15 Kriteria poin 4 :

Jika benar menentukan ke 7 minuman mengandung pemanis alami atau buatan skor 25 Jika salah 1-2 skor 20 Jika salah 3-4 skor 15 Jika salah 5-6 skor 10

LP 4 : Format Pengamatan Perilaku Berkarakter Siswa: Petunjuk: Untuk setiap perilaku berkarakter berikut ini, beri penilaian atas perilaku berkarakter siswa menggunakan skala berikut ini: D = Memerlukan perbaikan C = Menunjukkan kemajuan Format Pengamatan Perilaku Berkarakter B = Memuaskan A = Sangat baik Kelas: Tanggal:

No

Rincian Tugas

Memerlukan Menunjukkan Memuaskan Sangat baik

Kinerja (RTK)

perbaikan (D)

kemajuan (C)

(B)

(A)

Jujur

Peduli

Tanggungjawab

LP 5: Format Pengamatan Keterampilan Sosial Siswa: Kelas: Tanggal:

Petunjuk: Untuk setiap keterampilan sosial berikut ini, beri penilaian atas keterampilan sosial siswa itu menggunakan skala berikut ini: D = Memerlukan perbaikan C = Menunjukkan kemajuan Format Pengamatan Keterampilan Sosial B = Memuaskan A = Sangat baik

No

Rincian Tugas Kinerja (RTK)

Memerlukan Menunjukkan Memuaskan Sangat baik perbaikan (D) kemajuan (C) (B) (A)

1 2

Bertanya Menyumbang ide atau pendapat

Menjadi pendengar yang baik

Berkomunikasi

TUGAS PERANGKAT PEMBELAJARAN BERVISI SETS

Di susun oleh :

MULIA SUSANTI NIM. 0402511046


PRODI PENDIDIKAN IPA KONSENTRASI BIOLOGI PROGRAM PASCA SARJANA UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG TAHUN 2012