Anda di halaman 1dari 17

KUIS_ WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AKUNTANSI UPI WAKTU: 90 MENIT DATA WAJIB PAJAK

Nama Wajib Pajak NPWP Alamat Tempat Tinggal Kelurahan/Kecamatan Kota/Kode Pos Pekerjaan Telepon : Khairul Azzam M.Si. : 07.210.427.7.-419.000 : Jl. Tasbih Cinta No. 70 : Padasuka/Cibeunying : Bandung, 40190 / Telepon : (022) 7831377 : Usaha Jasa Rental Mobil dan Bekerja : (022) 5672991

DATA KELUARGA No 1 2 3 4 5 NAMA Ana Alfunisa, S.E Adzvia Adzani Adlya Admya TGL LAHIR 17-08-1972 14-07-1996 27-02-2000 25-12-2005 17-05-2009 HUB. KELUARGA Isteri Anak Kandung Anak Kandung Anak Kandung Anak Kandung PEKERJAAN PNS Pelajar Pelajar Play Group -

DAFTAR KEKAYAAN DAN HUTANG No 1 2 3 4 5 6 NAMA Rumah Tinggal Tanah Saham PT JPMI Kas dan setara kas Mobil Suzuki Swiff Rumah di Bogor TAHUN PEROLEHAN 2003 2004 2005 2007 2008 2008 TAHUN PEROLEHAN HARGA PEROLEHAN Rp 250.000.000,00 Rp 200.000.000,00 Rp 150.000.000,00 Rp 52.000.000,00 Rp 168.000.000,00 Rp 125.000.000,00 HARGA PEROLEHAN KETERANGAN

No

NAMA

KETERANGAN

1 2 3

Bank Mandiri BNI46 Bpk. Ilyas

2005 2008 2009

Rp 125.000.000,00 Rp 75.000.000,00 Rp 15.000.000,00

DATA PENGHASILAN TAHUN 2009 Wajib Pajak Khairul Azzam, M.Si dan istri mempunyai beberapa sumber penghasilan, yaitu:

Penghasilan Dari Usaha Khairul Azzam, M.Si. mempunyai usaha dibidang Rental Mobil dengan rincian Penghasilan Bruto dibawah ini: BULAN Januari Februari Maret April Mei Juni Penerimaan (Rp) 12.000.000 17.000.000 21.000.000 28.000.000 32.000.000 37.000.000 BULAN Juli Agustus September Oktober November Desember Penerimaan (Rp) 38.000.000 42.000.000 67.000.000 53.000.000 56.000.000 68.000.000

Khairul Azzam menggunakan norma Perhitungan Penghasilan Neto. Pengajuan permohonan norma dilakukan tanggal 15 Februari 2009 dan disetujui dengan norma sebesar 23% (Sesuai Kep-536/PJ/2000 Pasal 4 Lampiran

LABORATORIUM PAJAK PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AKUNTANSI MATA KULIAH PERPAJAKAN Waktu: 90 Menit

Soal: Tentukanlah pejak terutang atas kasus-kasus dibawah ini dan isi SPT masa PPh pasal 21/26 beserta lampiran-lampirannya! Ket: Nama Perusahaan NPWP Alamat : PT Eldi Farma : 01.221.821.-2.-021.000 : Jalan Villa B No. 3 Bandung

1. Tn. Grey, NPWP: 02.124.592.-2.-021.000 alamat jalan Isola no 5 Bandung adalah seorang pegawai tetap (manajer keuangan). Status Tn. Grey kawin dengan memiliki 2 orang anak sebagai tanggungan. Beliau menerima gaji per bulan sebesar Rp 8.000.000.00 dengan tunjanagan per bulan : tunjangan anak @ Rp 100.000,00 ,tunjangan isteri Rp 150.000,00 ,tunjangan transportasi dan makan Rp 300.000,00. PT Eldi Farma membayar premi asuransi kematian dan asuransi kecelakaan kerja masing-masing Rp 50.000 dan Rp 75.000 setiap bulan untuk para pegaawainya. Tn Grey membayar iuran pensiun sendiri sebesar 2% dari gaji pokoknya setiap bulan. 2. Ucok Agung diterima bekerja sebagai kepala bagian mesin pada PT Eldi Farma sejak 1 Juli 2009. Ia menerima gaji Rp 7.500.000 per bulan dengan tunjangan anak Rp 100.000 (setiap anak). Premi yang dibayar perusahaan yaitu premi asuransi jaminan kecelakaan kerja Rp 100.000 dan iuran pensiun Rp 50.000 per bulan. Sedangkan iuran pensiun yang dibayar Ucok Agung sendiri sebesar 1,5% dari gaji pokoknya. Status ucok kawin dan memiliki 2 orang anak yang berumur 5 tahun dan 2 tahun (anaknya yang bungsu meninggal dunia pada tanggal 21 Januari 2009 karena DBD) serta menanggung Ibu kandungnya sepenuhnya. NPWP: 02. 021. 124. -2-592.000 dan alamat di Jalan CCL no 1 Bandung. 3. Hana N Hasanah dengan status menikah dan memiliki 2 orang anak, beralamat dijalan Bale Endah no 13 Bandung. Bekerja pada PT Eldi Farma sebagai seorang sekretaris dengan gaji sebulan Rp 10.500.000. ia membayar iuran pensiun ke dana pensiun yang pendiriannya telah disahkan oleh menteri keuangan sebesar Rp 157.500 sebulan. Tunjangan yang diterima dari perusahaan adalah tunjangan transportasi sebesar Rp 150.000 sebulan dan perusahaannya membayar premi asuransi kecelakaan kerja danpremi asuransi kematian masing-masing sebesar Rp 100.000 dan Rp 150.000

sebulan. Diketahui bahwa suaminya adalah seorang guru di sebuah SMA swasta. Hana belum memiliki NPWP. 4. Perusahaan juga membeyar beberapa pekerjaan yang telah bekerja pada perusahaan tersebut. Pembayaran yang dilakukan untuk tahun 2009, kepada: a) Tn. Bagito Widiyanto merupakan Komisaris PT Eldi Farma yang bukan sebagai pegawai tetap. NPWP: 03.112.512.-2.-021.000 alamat jalan gudang Jero no 11 Bandung. Dalam bulan November 2009 menerima honorarium sebesar Rp 90.000.000. b) Tn. Dede Nugraha seorang akuntan publik. NPWP: 03.121.515.-3.210.000 pada bulan November 2009 menerima honorarium sebesar Rp 100.000.000 sebagai imbalan atas jasanya dalam penyusunan laporan keuangan perusahaan. c) Cahya Ruwanda adalah seorang ustad yang memberikan ceramah di masjid perusahaan pada acara buka puasa di PT Eldi Farma, menerima honorarium sebesar Rp 5.000.000. d) Mss. Himawari Hime seorang WNA dengan NPWP: 03.131.215..-3.-421.000 menerima honorarium sebesar Rp 250.000.000 atas jasanya sebagai konsultan keuangan selama 1 bulan. e) Perusahaan juga melakukan pembayaran kepada pegawai harian lepas menerima upah selama sebesar Rp 160.000 per hari ia bekerja selama 20 hari pada PT Eldi Farma. Status Dendi kawin memiliki 1 orang anak dan menanggung ibu kandung dan adiknya secara penuh. f) Kessya Mekka seorang agen tunggal dari hasil produksi PT Eldi Farma. NPWP: 03.222.456.-3.-747.000. Dalam bulan November 2009 Kessya menerima komisi sebesar Rp 25.000.000 g) Tn. Imron bekerja pada PT Eldi Farma, sejak 1 Mei 2009 telah berhenti bekerja karena pensiun. NPWP: 03.123.456.-3-789.000 pada bulan November 2009 tuan Imran menerima jasa produksi dari PT Eldi Farma tersebut sebesar Rp 40.000.000 h) Tn Hanif merupakan seorang penjaga barang dagangan hasil produksi PT Eldi Farma dengan sistem multilevel marketing. Status Tn Hanif belum menikah. NPWP: 03.101.202.-3.-456.000. Dalam bulan November 2009 memperoleh penghasilan Rp 4.000.000.

LABORATORIUM PAJAK PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AKUNTANSI MATA KULIAH PERPAJAKAN 1 Waktu: 90 Menit PT Syifa Ilmi, NPWP: 01.342.876.-2-045.000, alamat jalan Panancangan 45 Jakarta bergerak di bidang manufaktur. Dalam tahun 2009 telah membayar gaji, upah, honorarium dan imbalan jasa lain sehubungan dengan pekerjaan dan jasa yang dilakukan oleh pegawai tetap maupun kepada bukan pegawai tetap , termasuk pembayaran premi asuransi kecelakaan kerja, premi asuransi kematian dan THT ke PT Jamsostek dan iuran pensiun ke dana pensiun yang pendiriannya telah disahkan mentei keuangan. 1. Pembayaran kepada pegawai tetap A. Nama NPWP Alamat Jabatan Status : Haura : 03.543.892.-2-980.000 : Jalan Firdaus No 345 Bandung : Direktur Utama : Kawin menanggung sepenuhnya 2 orang anak kandung dan seorang adik kandung. Penghasilan Januari s/d Desember. 1. Gaji 2. Tunjangan transport dan makan 3. Honorarium 4. Premi asuransi kematian 5. Premi asuransi kecelakaan kerja 6. Iuran THT dibayar premi kerja 7. Iuran pensiun ditanggung senditi oleh pegawai 8. Bonus Rp 240.000.000,00 Rp 24.000.000,00 Rp 22.000.000,00 Rp Rp Rp Rp Rp 4.800.000,00 3.600.000,00 3.600.000,00 3.600.000,00 30.000.000,00

Keterangan: PPh Pasal 21 telah dipotong dari gaji adalah Rp 33.000.000,00

B. Nama NPWP Alamat Jabatan Status

: Fikri Subakti :: Jalan Garudarno 33 Bandung : Pelaksana bagian produksi : Tidak Kawin

Fikri memulai bekerja pada tanggal 1 Juli, sebelumnya tidak mendapat pekerjaan. Penghasilan dari masa Juli s/d Desember (selama 6 bulan) 1. Gaji 2. Tunjangan Transport dan makan 3. Honorarium 4. Premi Asuransi Kecelakaan Kerja 5. Premi Asurasni Kematian 6. Iuran THT dibayar pemberi kerja 7. Iuran pensiun ditanggung sendiri oleh pegawai 8. Bonus Rp30.000.000 Rp 6.000.000 Rp 6.000.000 Rp 1.200.000 Rp 2.400.000 Rp 1.200.000 Rp 1.200.000 Rp 3.000.000

PPh pasal 21 dipotong/dilunasi sesuai dengan ketentuan.

C. Nama NPWP Alamat Jabatan Status

: Ny. Nabila Azkia (karyawati) :: Jalan Pluto No. 44 Bandung : Sekretaris : K/-, suaminya memiliki penghasilan

Penghasilan Januari s/d Desember : 1. Gaji 2. Tunjangan transportasi untuk makan 3. Premi asuransi kecelakaan kerja 4. Premi asuransi kematian 5. Iuran THT dibayar pemberi kerja 6. Iuran peensiun ditanggung sendiri oleh pegawai 7. Bonus Rp 90.000.000 Rp 12.000.000 Rp 3.600.000 Rp 4.800.000 Rp 1.200.000 Rp 2.400.000 Rp 10.000.000

PPh pasal 21 telah dipotong dari gaji sebesar Rp 10.000.000,00

II. Pembayaran kepada penerimaan imbalan lainnya selain pegawai tetap telah dipotong PPh pasal 21/26 dan disetor sesuai dengan ketentua yang berlaku dan pembayaran lainnya kepada selain pegawai tetap sebagai berikut: 1. Muktar (K/3) adalah tenaga harian lepas dan dibayar secara bulanan mulai bekerja bulan Desember 2009 dalam bulan Desember 2009 menerima upah Rp 4.800.000,00 2. Pembayaran kepada notaris Novi Sh sebesar Rp 45.000.000,00 sebagai imbalan atas jasa pembuatan akta kredit bank. 3. Komisi Rp 40.000.000,00 kepada Budi (K/-) selaku agen perseorangan yang dilakukan pada Bulan Desember 2009. 4. Honorarium Rp 120.000.000,00 kepada Mr. Jackson (konsultan pemasaran dari Jepang) yang bekerja di PT Syifa Ilmi selama 3 Bulan.

Pertanyaan: 1. Hitung PPh pasal 21 dan atau PPh pasal 26 yang terutang dan harus dipotong oleh PT Syifa Ilmi atas pemberian gaji dan honorarium tahun 2009. 2. Isi SPT tahunan PPh pasal 21/26 (SPT 1721 beserta lampiran-lampirannya) yang menjadi kewajiban tahun 2009.

Keterangan: Gunakan tarif baru dan jikanterdapat PPh pasal 21 yang kurang bayar maka akan dipotong dari pembayaran gaji bulan Mei 2010.

HUKUM PAJAK DAN PERPAJAKAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AKUNTANSI PT DIKSI adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang manufactur, dengan NPWP: 01.223.334.4.445.000, beralamat di Jalan Jaya Perkasa no. 14 Jakarta. Telp (021) 412231, Email : sabarabadi@yahoo.com .PT DIKSI telah berdiri sejak tahun 1900. Pembayaran premi dan iuran pensiun dilaksanakan kepada lemaga yang pendiriannya disahkan oleh menteri keuangan. Berikut adalah data pegawai PT DIKSI untuk bulan Oktober 2009:

A. Pegawai Tetap 1. Tn. Ikhwan, NPWP: 06.332.421.2.415.000, jabatan sebagai direktur utama, alamat Jln Bumi Siliwangi no. 17 Bandung. Status sudah menikah dengan 2 orang steri dan memiliki isteri 3 orang anak isteri pertama. Dan 2 orang anak dari isteri kedua., akan tetapi tanggal 1 Desember 2006 kedua anak dari isteri kedua meninggal dunia karena kecelakaan. Tn. Ikhwan menanggung adik kandung sepupunya, selain itu pun dirumahnya tinggal ibu mertuannya yang merupakan pensiunan Guru SD. Tn. Ikhwan setiap bulen menerima gaji Rp 10.000.000,00, tunjangan perumahan Rp 200.000, tunjangan makan Rp 150.000, dan tunjangan transportasi Rp 130.000. premi asuransi kematian yang dibayar perusahaan Rp 200.000/bln, dan iuran pensiun yang dibayar Tn Ikhwan adalah sebesar Rp 100.000/bln. PPh yang dipotong telah dilunasi sesuai dengan ketentuan tanggal 10/11/09 dengan BP No. 101/10/09/001K. 2. Nn. Yati adalah sekretaris PT DIKSI, NPWP: 06.332.421.1.412.000, beralamat dijalan Nusantara no. 16 Jakarta. Status menikah dengan 2 orang anak. Suaminya adalah karyawan disebuah perusahaan swasta di Bandung. Nn Yati setiap bulan menerima gaji Rp 8.000.000,00, tunjangan Transportasi Rp 100.000,00, dan tunjangan makan Rp 200.000. Premi Asuransi yang dibayar perusahaan adalah premi jaminan kematian dan kecelakaan kerja, masing-masing Rp 180.000 dan Rp 120.000, serta setiap bulan Nn Yati membayar iuran pensiun sebesar rp 100.000. PPh yang dipotong telah dilunasi sesuai dengan ketentuan, tanggal 10/11/09 dengan BP No 102/10/09/001k.

3. Tn Rizal adalah manager keuangan di PT DIKSI, beralamat di Jln. Garuda no. 50 Bandung. Beliau mulai bekerja di PT DIKSI sejak tanggal 1 April 2009. Status Tn Rizal menikah dan mempunyai 1 orang anak, dan anaknya kini sudah bekerja sebagai dosen di sebuah Universitas. Dirumahnya tinggal ibu mertua yang menjadi tanggungannya sepenuhnya. Setiap bulan Tn Rizal mendapatkan gaji Rp 7.000.000, tunjangan transportasi Rp 200.000, dan tunjangan makan Rp 150.000. Setiap bulan Tn Rizal membayar premi asuransi kecelakaan kerjaan sebesar Rp 200.000, dan iuran pensiun Rp 100.000. Tn Rizal belum memiliki NPWP. PPh yang dipotong telah dilunasi sesuai dengan ketentuan tanggal 10/11/09 dengan BP No 103/10/09/001k.

B. PEGAWAI TIDAK TETAP 1. Tn. Bagja adalah mantan pegawai di PT DIKSI. NPWP: 07.721.456.3.781.000, pada bulan Oktober 2009 beliau mendapatkan penghasilan sebesar Rp 50.000.000 2. Karto adalah pegawai harian lepas di PT DIKSI. Pada bulan Oktober mendapatkan penghasilan Rp 200.000 per hari selama 25 hari. Tn Karto sudah menikah dan memiliki 3 orang anak. NPWP: 08.432.647.1.456.000 3. Tn Kenedi adalah seorang distributor di PT DIKSI dengan metode Multi Level Marketing. NPWP: 06.242.721.4.681.000. Pada bulan Oktober mendapatkan upah sebesar Rp 5.000.000. Status Kenendi belum menikah. 4. Tn. Amir bekerja sebagai tenaga ahli. Pada bulan Oktober menerima jasa dari PT DIKSI sebesar Rp 30.000.000. dengan status belum menikah. 5. Tn. Hanhan adalah anggota dewan komisaris yang tidak merangkap sebagai pegawai tetap. Di bulan Oktober mendapat penghasilan Rp 25.000.000 dari PT DIKSI. Tn Hanhan belum memiliki NPWP> 6. Andri adalah manatn pegawai di PT DIKSI. NPWP: 06. 321.421.2.711.000., pada bulan Oktober mendapatkan imbalan jasa sebesar Rp 30.000.000. 7. Mr. John adalah konsultan pemasaran dari jepang untuk bulan Oktober menerima penghasilan dari PT DIKSI sebaga Rp 130.000.000.

Untuk pegawai tidak tetap PPh yang dipotong sudah dilunasi sesuai dengan ketentuan., tanggal 10/11/09 dengan BP No. 104/10/09/001k.

Diminta: Tantukanlah PPh terutang, kemudian isikan kedalam SPT Masa PPh Pasal 21 dan 26... !!! PENDIDIKAN AKUNTANSI PT NAMANA ANTIQUE (NA), bergerak dibidang persewaan alat berat, beralamat di jalan Pangeran Jayakarta No. 120 Jakarta Barat. NPWP: 01.534.535.8.036.000. Data pembayaran gaji, upah, hororarium dan imbalan lainnya, sebagai berikut: 1. Pegawai Tetap (Rekapitulasi Masa Pajak januari s.d Desember 2009) Nama NPWP Alamat Jabatan Status Keterangan Burhanudin 06.637.798.1-031.000 Jl Action No. 1 Jakarta Direktur Kawin dengan 1 anak Gaji Pokok Tunjangan jabatan Tunjangan transport Makan siang Tunjangan hari raya Rp 144.000.000,00 Rp 15.600.000,00 Rp 24.000.000,00 Rp 18.000.000,00 Rp 12.000.000,00 -

Dirumahnya tinggal ibu Bonus kandung yang merupakan pensiunan guru Iuran Pensiun (dbyr sendiri) Iuran Pensiun (perusahaan)

Nama NPWP Alamat Jabatan Status Keterangan

Chandra R Jl. Bisnis No. 2 Jakarta Supervisor Kawin tanpa anak Fresh Graduated

Gaji pokok Tunjangan jabatan Tunjangan Transport Makan Siang Tunjangan Hari raya Mulai Bonus Iuran Pensiun (Perusahaan)

Rp 54.000.000 Rp Rp Rp Rp Rp Rp 3.900.000 9.000.000 7.200.000 7.000.000 0 600.000

kerja 1 Juli 2009

Nama NPWP

Anzal 06.103.202.0.-011.000

Gaji Pokok Tunjangan Jabatan

Rp Rp

42.000.000 0

Alamat Jabatan Status Keterangan

Jl. Yeswow No. 3, Jakarta Staf TK/0

Tunjangan Transport Makan Siang Tunjangan Hari raya

Rp Rp Rp Rp Rp Rp

7.800.000 7.200.000 3.500.000 5.250.000 360.000 600.000

Di rumahnya tinggal adik Bonus kandungnya yang masih Iuran Pensiun (Perusahaan) kuliah di UPI Iuran Pensiun (dbyar seniri)

Perusahaan setiap bulannya membayar premi asuransi kematian sebesar 0,15% dan premi asuransi kecelakaan kerja 0,3% dari gaji pokok masing-masing pekerja. Selain itu, perusahaan juga menanggung JHT sebesar 1,5% dari gaji pokok masing-masing pegawai tetap. Selama tahun 2009 telah dilakukan pemotongan PPH pasal 21 dengan SSP terhadap peghasilan pegawai tetap masing-masing sebesar: Burhanudin: Rp 20.000.000,00, Chandra R: Rp 3.000.000,00 Anzal: Rp 1.900.000,00 Jika ada PPh yang kurang potong, maka akan dipotong dari pembayaran gaji bulan Januari 2010. 1. Bukan Pegawai Tetap a. Pada bulan Agustus 2009 telah dibayar sebesar Rp 30.000.000,00 untuk biaya pembuatan kontrak kerja, kepada R. Yudha, S.H seorang notaris yang berkantor di jalan Kutilang 34, dan ber NPWP 06.776.856.9.-055.000 b. Membayar honor pembicara seminar Etos Kerja kepada Dr. Rafudin sebesar Rp 5.000.000,00 c. Mulai bulan Oktober-Desember 2009, telah dibayar management fee kepada Mr. WTD Hang warga Negara Hongkong atas jasa konsultasi mutu Rp 25.000.000 per bulan. d. Rossa, status (TK/0) pegawai magang selama tiga bulan, dan bukan calon pegawai, yang baru masuk di awal bulan November 2009. Menerima honor sebesar Rp 1.850.000 setiap bulannya. Untuk pegawai tidak tetap PPh yang telah dipotong/ dilunasi sudah sesuai dengan ketentuan, dengan BP No. 101/02/03/001k.

Diminta: Hitung PPh pasal 21/26 terutang terlebih dahulu (di kertas folio), dan di isi SPT Masa PPh pasal 21/26 tahun takwin 2009 beserta lampiran-lampirannya yang dibuat tanggal 31

Desember 2009, dengan lengkap dan benar.

Pelatihan PPh Badan Ke 1 Saudara sebagai konultan pajak diminta bantuannya untuk menghitung kaba rugi fiskal tahun pajak 2004 sekaligus PPh kurang/lebih bayar 2009 untuk PT Cakrawala yang bergerak dibidang usaha industri tekstiel. WP memiliki Angka Pengenal Impor (A.P.I) Pembukaan menggunakan sistem akrual basis dan persediaan dan pemakaian persediaan dinilai berdsarkan harga perolehan dengan secara rata-rata, penyusutan menggunakan metode garis lurus untuk bangunan dan saldo menurun untuk bukan bangunan serta amortisasi menggunakan saldo menurun. Data keluarga perusahaan dalam tahun 2009 mununjukan angka-angka sebagai berikut: 1. Peredaran a. Penjalan ekspor b. Penjualan lokal c. Retur penjualan d. Potongan tunai 2. Biaya Bahan a. Pembelian bahan baku b. Pembelian bahan pembantu 3. Tenaga Kerja Langsung Biaya Produksi tidak langsung Terdiri dari: Penyusutan Tenaga kerja tidak langsung. Pemeliharaan industri pabrik 4. Biaya Operasi a. Gaji, bonus, honor b. Biaya pengangkutan dan pemasaran c. Biaya pemakaian merk dagang d. Sewa Gudang e. Biaya alat kantor Rp 685.000.000 Rp 135.000.000 Rp Rp Rp 45.000.000 20.000.000 32.500.000 Rp 365.750.000 R[p 485.275.000 Rp 134,590.000 Rp 3.650.235.000 Rp 1.367.500.000 Rp 7.525.700.125 Rp 2.350.635.000 Rp Rp 35.400.000 65.725.125

f. Biaya listrik, gas, air dan galon g. Biaya promosi h. Retribusi i. Biaya jasa baga ditanggung perusahaan j. Biaya pelatihan karyawan

Rp

75.000.000

Rp 200.000.000 Rp Rp Rp 15.000.000 25.000.000 12.500.000 285.000.000 25.000.000 35.000.000 34.000.000 87.000.000 24.000.000

k. Penyusutan aktiva tetap dan inventaris kantor Rp l. Premi asuransi m. Sumbangan n. Pajak-pajak o. Biaya lain-lain p. Rugi selisih kurs (Pinjaman) Rp Rp Rp Rp Rp

5. Penjelasan a. Dalam pos penjualan lokal termasuk pejualan ke Dep Hankam Bendahrawan NPWP 06.876.987.3.122.000) sejumlah Rp 500.000.000 tanpa potongan tunai dan retur serta semua belum termasuk PPN. Bukti pungut 01/22/002/09 tgl 15-09-09 b. Dalam pos pmbelian bahan baku termasuk pembelian impor dengan nilai impor sejumlah Rp 875.000.000 pajak-pajak dipungut DJBC Tanjung Priuk NPWP 07.987.065.4.120.000. bukti pungut 005/004/BC/22/09 tgl 14-05-09 c. Dalam pos upah langsung terdapat biaya pengobatan yang dibayarkan langsung kepada Rumah Sakit sejumlah Rp 23.000.000 d. Dalam pos biaya tak langsung diantaranya terdapat pos biaya penyusutan mesin kelompok 3 (tiga) yang dibeli april 2004 dengan harga Rp 140.000.000 penyusutan tersebut masih harus dihitung. Sedangkan penyusutan aktiva lainnya adalah mesinmesin tenun kelompok 3 seharga Rp 2.700.000.000 dan inventaris pabrik laiinya kelompok 2 seharga Rp 600.000.000 serta bangunan pabrik permanen seharga Rp 500.000.000. semua perolehan awal tahun 2006. e. Gaji, bonus, THR termasuk: Tunjangan PPh 21 Tunjangan Cuti Rp 29.500.000 Rp 16.500.000

Pembelian dalam bentuk natura

Rp 12.350.000

f. Biaya pengankutan dan pemasaran termasuk biaya rekreasi pegawai sejumlah Rp 14.500.000 g. Sewa gudang untuk 3 tahun terhitung 1/1/09 Rp 60.000.000 h. Biaya promosi terdiri dari: Iklan di TV Pemasangan papan reklame Rp 150.000.000 Rp 50.000.000

Diperkirakan mempunyai pengaruh dua tahun kedepan. i. Biaya jasa boga Rp 25.000.000 untuk makan siang para direksi. j. Retribusi termasuk keperluan pribadi para dreksi Rp 1.300.000 k. Penyusutan aktiva tetap dan inventaris kantor sendiri: Bangunan kir non permanen tahun perolehan awal 2001 Rp 250.000.000 Bukan bangunan, nilai buku per 31-12-08: Kel 1 (Tahun perolehan awal 2007) Kel 2 (Tahun perolehan awal 2007) Rp 150.000.000 Rp 250.000.000

l. Premi asuransi terdiri dari: Premi asuransi kecelakaan kerja karyawan Rp Premi asuransi kebakaran bang ktr/pabrik Rp 10.000.000 15.000.000

m. Sumbangan didalamnya termasuk bantuan bea siswa dalam rangka GN-OTA dengan bukti transfer ke BRI sejumlah Rp 20.000.000 dan sisanya tersedia daftar nominatif. n. Pajak-pajak terdiri dari: PBB Pabrik dan kantor Pajak Kendaraan Bermotor (persh) Sanksi-sanksi PPh/ PPN Rp Rp Rp 22.000.000 4.000.000 8.000.000

o. Dalam pos biaya lain-lain termasuk pembelian perlengkapan rumah karyawan berupa membalir sejumlah Rp 27.000.000 beban bunga bank serta bahan lainnya dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan perpajakan. p. Data pinjaman dalam bentuk valas. Tanggal pinjaman Jatuh Tempo Besar Pinjaman : 01 April 2007 : 31 Maret 2009 : US$ 10.000

Kurs Tengah BI

: 01-04-2007 Rp 8.300 31-12-2007 Rp 8.700 31-12-2008 Rp 9.000 31-03-2009 Rp 10.000

6. Data lainnya: a. Persediaan bahan baku per 1-1-2009 b. Persediaan bahan pembantu per 1-1-2009 c. Persediaan bahan baku per 31-12-2009 d. Persediaan bahan pembantu per 31-12-2009 e. Barang dalam proses per 1-1-2009 f. Barang dalam proses per 31-12-2009 g. Persediaan barang jadi per 1-1-2009 h. Persediaan barang jadi per 31-12-2009 Rp 35.000.000 Rp 15.000.000 Rp 45.000.000 Rp 35.000.000 Rp 85.000.000 Rp 65.000.000 Rp 345.000.000 Rp 425.000.000

i. Keuntungan dari penjualan saham melalui bursa efek Rp 45.650.000 dengan nilai transaksi sebesar Rp 2.000.000.000 (bukan saham pendiri) j. Penerimaan kembali PBB yang telah dibebankan sebagai biaya sejumlah Rp 5.000.000 k. Diterima pengembalian kredit PPh 24 dari sngapore tahun 2007 sejumlah Rp 15.000.000 l. Penghasilan dari luar negeri: Dari Singapore (B O C Bank) bunga setara Rp 100.000.000 PPh terutang/dibayar Sing $ 14.125 = Rp 35.000.000 Dari hongkong rugi setara Rp 200.000.000 tarif pph 30 %

Deviden dari Mcp Ltd di Inggris setara Rp 130.000.000 PPh terutang/dibayar Rp 26.000.000

m. Diterima imbalan dari PT Nusantara Jaya NPWP 06.789.012.3.234.000 atas jasa jaminan pengembalian utang sejumlah Rp 10.000.000 n. Atas penyertaan di PT Indah jaya NPWP 07.890.123.4.422.000 (PT Cakrawala memiliki saham 20% dari modal disetor) deviden dalam tahun 2009 sejumlah Rp 25.000.000

o. WP mendapat royalitty atas pemberian informasi teknis kepada PT ABADI NPWP 08.901.234.5.422.000 jumlah royalitty yang diterima tahun 2009 sejumlah Rp 35.000.000 p. Mesin bakar berlalu ridak digunakan, disewakan kepada PT Amanah NPWP 07.980.564.3.422.000 jumlah sewa ditrima Rp 15.000.000 q. Penerimaan dari piutang yang sudah dihapuskan tahun yang lalu yaitu Fa. Jasaga NPWP 05.765.890.3.422.000 sebesar Rp 7.500.000 r. Kerugian fiskal tahun 2005 Laba fiskal tahun 2006 Kerugian fiskal tahun 2007 Laba fiskal tahun 2008 Rp 1.820.000.000 Rp Rp Rp 985.000.000 810.000.000 650.000.000

s. PPh tahun 2004 telah dibayar Rp 110.000.000 untuk bulan Mei 2004 dengan perhitungan sebagai berikut: Kurag bayar Sanksi administrasi Jumlah yang masih harus dibayar Rp Rp Rp 6.000.000 490.000 6.490.000

Pertanyaan: Berdasrkan data tersebut diatas diminta Sdr untuk menghitung kurang atau lebih bayar PPh tahun 2009 sekaligus kewajiban PPh pasal 25 tahun 2005