Anda di halaman 1dari 4

PENGERTIAN KURIKULUM DAN HUBUNGAN KURIKULUM DENGAN PEMBELAJARAN

TUGAS INDIVIDU

Disusun untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Kurikulum dan Pengembangan Materi Ajar Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia

OLEH

Al Ashadi Alimin S841208002 PROGRAM PASCA SERJANA UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA 2012

TUGAS INDIVIDU Nama Nim Mata Kuliah : Al Ashadi Alimin : S841208002 : Kurikulum dan Pengembangan Materi Ajar

1. Jelaskan pengertian kurikulum dari beberapa sumber! 2. Jelaskan hubungan antara kurikulum dan pembelajaran! Jawab 1. Pengertian kurikulum Berbagai pendapat diajukan oleh para ahli untuk memberikan pemahaman dan definisi tentang kurikulum. Secara garis besar, berikut ini dikemukan beberapa pendapat mengenai kurikulum: A. Kurikulum mengacu pada kegiatan pendidikan yang berbentuk interaksi akademik. Kurikulum merupakan desain dari interaksi pendidikan yang merangkum semua pengalaman belajar yang disedikan bagi siswa. B. kurikulum merupakan seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. (SISDIKNAS, no 20 th. 2003) C. kurikulum as a program, a plan, a content, and learning experiences. Curiculum makes a continuous impacts on instruction, and vice versa, instruction impacts on curiculum (oliva, 1997: 12-18) D. Kurikulum adalah alat untuk mencapai pendidikan. Kurikulum adalah program pendidikan bukan program pengajaran, yaitu program yang direncanakan, diprogramkan dan dirancang yang berisi berbagai bahan ajar dan pengalaman belajar baik yang berasal dari waktu yang lalu,sekarang maupun yang akan datang. Kurikulum ialah suatu program pendidikan yang berisikan berbagai bahan ajar dan pengalaman belajar yang diprogramkan, direncanakan dan dirancang secara sistematik atas dasar norma-norma yang berlaku yang dijadikan pedoman dalam proses pembelajaran bagi tenaga kependidikan dan peserta didik untuk mencapi tujuan pendidikan. ( Darkir, 2004:1-6) E. Kurikulum sebagai bidang studi membentuk suatu teori yaitu teori kurikulum. Selain sebagai bidang studi kurikulum juga sebagai rencana pengajaran dan sebagai suatu sistem (sistem kurikulum) yang merupakan bagian dari sistem persekolahan. (Beaucham,1976:58-59).

Berdasarkan beberapa pendapat di atas, ditegaskan bahwa pengertian kurikulum mengacu pada kegiatan pendidikan berupa seperangkat rencana atau program pendidikan disusun secara sistematik atas dasar norma-norma yang berlaku, berisi berbagai bahan ajar dan pengalaman belajar baik yang berasal dari waktu ke waktu dan dijadikan pedoman dalam proses pembelajaran bagi tenaga kependidikan dan peserta didik untuk mencapi tujuan pendidikan. 2. Hubungan Kurikulum dan Pembelajaran Secara singkat dapat dinyatakan bahwa pembelajaran dan kurikulum merupakan hubungan yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Berikut ini dipaparkan lebih jauh hubungan antara pembelajaran dan kurikulum: 1) kurikulum sebagai mata pelajaran dan isi pelajaran. Kurikulum memuat materi pelajaran yang harus disampaikan oleh guru dan dikuasai oleh siswa, sesuai dengan pendapat Zais (1976: 6) yang mendefinisikan kurikulum sebagai, ................ a racecourse of subject matters to matered. 2) kurikulum sebagai pengalaman belajar. Menurut Caswel dan Campbell dalam Nana Syaodih Sukmadinata, 1997: 4) kurikulum ....... to be composed of all the experiences children have under the guidance of teachers. Kemudian diperjelas oleh Ronald C. Doll (1974) bahwa kurikulum tidak hanya menunjukkan perubahan penekanan dari isi kepada proses, tetapi juga menunjukkan adanya perubahan lingkup, dari konsep yang sangat sempit kepada yang lebih luas. 3) Kurikulum adalah sebuah program, dan pembelajaran adalah metode. kurikulum lebih merupakan program, rencana, konten, dan pengalaman belajar (laearning exprience); sedangkan pembelajaran lebih merupakan metode, tindak pengajaran (teaching act, implementasi, dan presentasi. (oliva, 1997: 10). McDonald & Leeper juga menyatakan hal yang serupa, yakni kegiatan kurikulum adalah memproduksi rencana kegiatan, sedangkan pembelajaran adalah kegiatan melaksanakan rencana tersebut. Kurikulum sebagai suatu rencana sejalan dengan rumusan Undang-undang Pendidikan Nasional No. 20 tahun 2003 tentang sistem Pendidikan Nasional yang menyatakan bahwa kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan belajar. Menurut Undang-undang tersebut, kurikulum memiliki dua aspek, yaitu sebagai rencana yang harus dijadikan sebagai pedoman dalam pelaksanaan proses belajar mengajar oleh guru dan sebagai pengaturan isi dan cara pelaksanaan rencana itu yang keduanya digunakan sebagai upaya pencapaian tujuan Pendidikan Nasional. Dari ketiga konsep tentang hubungan kurikulum dan isi pembelajaran, maka dapat disimpulkan bahwa kurikulum adalah sebuah

dokumen perencanaan yang berisi tentang dokumen pembelajaran yang berisi tentang tujuan yang harus dicapai, isi materi, dan pengelaman belajar yang harus dilakukan oleh siswa, trategi, dan cara yang dapat dikembangkan, ealuasi yang dirancang untuk mengumpulkan informasi untuk pencapaian tujuan, serta implementasi dari dokumen yang dirancang dalam bentuk nyata. Kurikulum dan pembelajaran pada dasarnya merupakan subsistem dari suatu sistem yang lebih besar, yaitu sistem persekolahan. Kurikulum dan pembelajaran adalah dua sistem yang saling terkait satu sama lain secara terus-menerus dalam suatu siklus.

Sumber referensi: Doll, Ronald C. (1974). Curriculum Improvement: Decision Making and Process, (Third Edition). Boston-London-Sidney: Allyn and Bacon.

Syaodih, Nana. 2007. Pengembangan Kurikulum Teori dan Praktik, Rosda Karya: Bandung Taba, Hilda (1962). Curriculum Development: Theory and Practice. New York: Harcourt Brace and World, Inc. Zais, Robert S. (1976). Curriculum, Principles and Foundations. New York: Harper and Row Publisher.