Anda di halaman 1dari 7

MATERI PENELITIAN KUALITATIF, AL ASHADI ALIMIN

January 31, 2013

PENELITIAN KUALITATIF

A. Jenis-jenis Penelitian Merancang sebuah penelitian tentunya diperlukan pemahaman mengenai beberapa hal penting agar rancangan penelitian yang disusun tidak rancu, lebih baiknya seorang calon peneliti memahami benar-benar mengenai jenis-jenis penelitian. Jenis penelitian ini sangat beragam, hal ini disebabkan keanekaragaman sudut pandang, tingkat kealamiahan, dan tujuan atau kegunaan dari penelitian tersebut. Berikut ini akan dijelaskan beberapa jenis penelitian menurut pendapat para ahli. Ditinjau dari tujuan dan kegunaanya, menurut Sutopo, (2002:109203) jenis-jenis penelitian dibedakan menjadi dua jenis yaitu; penelitian dasar (basic research) dan penelitian terapan (applied research). Sejalan dengan pendapat diatas, Nazir (1988:29-35) membedakan Jenis-jenis penelitian menjadi dua, yaitu penelitian dasar (basic research) dan penelitian terapan (applied reseach). Selain kedua jenis penelitian diatas, Nazir juga menambahkan jenis penelitian lainnya yaitu penelitian ilmu sosial dan ilmu natura Berbeda halnya pendapat Sugiyono (2002:3-26) penelitian dilihat dari tujuan dan kegunaanya, dibedakan menjadi tiga jenis yaitu; penelitian penemuan, penelitian pembuktian, dan penelitian pengembangan. Berikut akan dijelaskan lebih mendetail ketiga pendapat tersebut. 1. Penelitian Dasar Dalam penelitian kualitatif secara umum strategi dasar atau bentuk rancangan studinya biasanya berupa studi kasus. Terdapat tiga tingkatan penelitian yang meliputi:

MATERI PENELITIAN KUALITATIF, AL ASHADI ALIMIN

January 31, 2013

a. Penelitian Eksploratif Dalam penjelajahan penelitian atau kualitatif studi kasusnya Peneliti bersifat grounded research. mengawali

penelitiannya tanpa prasangka atau pun pertanyaan yang mengarah, karena sasaran penelitiannya sama sekali asing baginya. b. Penelitian Deskriptif Merupakan pengembangan lanjut dari metode eksploratif. Dalam penelitian kualitatif studikasusnya mengarah pada

pendeskripsian secara rinci dan menadalam mengenai potret kondisi tentang apa yang sebenarnya terjadi menurut apa adanya di lapangan studinya. c. Penelitian eksplanatif Merupakan kajian lanjut dari penelitian deskriptif yang mengarah pada studi dengan analisis sebab-akibat (hubungan kausal), meskipun dalam konsep holistik yang sama sekali bukan bersifat hubungan linier tetapi sebab akibat selalu berinteraksi dan berkelanjutan. d. Studi kasus tunggal dan studi kasus ganda 1) Studi kasus tunggal digunakan bilamana penelitiantersebut mengarah pada satu karakteristik 2) Studi kasus ganda digunakan bilamana sasaran studi lebih dari satu dan memiliki perbedaan karakter. 2. Penelitian terapan Penelitian terapan mencakup tiga amacam penelitian yaitu penelitian evaluasi, penelitian kebijakan, dan [enelitian pengembangan atau penelitian tindakan (action research) a. Penelitian evaluasi Dalam menggunakan penelitian bentuk evalusi kualitaitif, tingkat peneliti bisa

penelitian

deskriptif

maupun

eksplanatif, tergantung penekanan analisisnya. Penelitian evaluasi dibedakan menjadi dua macam berdasarkan waktu dan tujuannya. 1)

MATERI PENELITIAN KUALITATIF, AL ASHADI ALIMIN

January 31, 2013

evaluasi yang dilaksanakan pada akhir masa pelaksanaan program, disebut summative evaluation research. 2) evaluasi yang dilakukan masih dalam masa pelaksanaan program, bertujuan untuk

memperbaiki serta mengembangkan pelaksanaan lebih lanjut, disebut formative evalution research. b. Penelitian Kebijakan Penelitian kebijakan dibedakan menjadi dua macam studi kebijakan, yaitu: 1) Penelitian kebijakan yang dilaksnankan sebelum kebijakan ditentukan atau dibuat. Peneliti harus bisa menentukan dan merumuskan baik kekuatan maupun kelemahan suatu kondisi ataupun lokasi tertentu dengan kebutuhan khusunya, sehingga bisa diusulkan kebijkan ynag paling tepat berdasarkan kondisinya dan kekhususan karakternya. 2) Studi Kelayakan: penelitian kebijakan yang dilakukan dibeberapa lokasi untuk mencari dan menentukan lokasi mana yang paling tepat untuk kebijakan tertentu yang sudah dirancang dan siap untuk dilaksanakan c. Penelitian tindakan Tujuan akhir dari penelitian tindakan kualitatif adalah terbentuknya sikap kemandirian dari sekelompok atau masyarakat tertentu yang menjadi sasaran pengembangan dalam menjalankan kehidupan selanjutnya. Sifat penelitian tindakan dalam penelitian kualitatif harus bersifat partisipatif, dan peran peneliti hanya sebagai pendamping dan fasilitator. Sebagai pendamping dan fasilitator, peneliti harus memahami karakteristik dan kebutuhan masyrakatnya. Langkah-langakah yang ditempuh dalam penelitian tindakaan terdiri atas: 1) Studi awal (need assessment) 2) Tahap perencanaan program 3) Tahap persiapan 4) Tahap pelaksanaan program, 5) Tahap akhir penelitian, biasanya dilakukan evaluasi (summative

MATERI PENELITIAN KUALITATIF, AL ASHADI ALIMIN

January 31, 2013

evaluation) untuk mengetahui tingkat keberhasilan program dalam mencapai tujuan.

Dilihat dari tujuan dan kegunaanya Sugiyono, (2002:3-26) penelitian dibedakan menjadi tiga jenis: 1. Penelitian penemuan: data yang diperolah dari penelitian itu adalah data yang betul-betul baru yang sebelumnya belum pernah diketahui, 2. Penelitian pembuktian; berarti data yang diperoleh itu digunakan untuk membuktikan adanya keraguan-keraguan terhadap informasi atau pengetahuan tertentu, 3. Penelitian pengembangan berarti memperdalam dan memperluas pengetahuan yang telah ada. Berdasarkan tingkat kealamiahan tempat penelitian, Sugiyono (2002:3-26) metode penelitian dibedakan menjadi tiga jenis yaitu; 1. penelitian eksprimen, 2. penelitian survei, dan 3) penelitian naturalistik. Perbedaan mendasar penelitian ilmu sosial dan ilmu natura menurut Nazir (1988:31 -34) bahwa penelitian-penelitian dalam ilmu sosial selalu menempatkan dirinya berkecimpung dalam masalah atau aktivitas ataupun melibatkan dirinya dalam meneliti catatan aktivitas manusia, dan si peneliti bukan seorang pengamat yang imparsial tetapi pengamat yang berada dalam objek yang membuat proses dan fenomena sosial itu sendiri. Variabael-variabael fenomena sosial sulit sekali diukur secara kuntitatif, dan peneliti sosial tidak dapat mengadakan perlakuan-perlakuan terhadap atribut yang sedang diteliti. Peneliti ilmu sosisal susah sekali mengadakan percobaan-percobaan dalam kerjanya sehingga pengelompokan-

pengelompokan dengan perlakuan dan kontrol tidak mungkin di lakukan secara cukup akurat. Sedangkan ilmu natura adalah sebaliknya.

MATERI PENELITIAN KUALITATIF, AL ASHADI ALIMIN

January 31, 2013

Marriam dan Simpson dalam Maidatul Jannah (2004:28), terdapat enam jenis penelitian kualitatif, yaitu: 1. Etnografi, 2. Studi Kasus 3. Grounded teori, 4. interaktif, 5. ekologi, 6. future. B. Metode penelitian kualitatif Metode penelitian kualitatif sering dinamakan sebagai metode baru, postpositivistik; artistik; dan interpretive research. Metode penelitian kualitatif dinamakan sebagai metode baru, karena

popularitasnya belum lama, dinamakan metode postpositivistik karena berlandaskan pada filsafat postpositivisme. Meode kualitatif disebut juga metode artistik, karena proses penelitian lebih bersifat seni (kurang berpola), dan disebut sebagai metode interpretive karena data hasil penelitian lebih berkenaan dengan interpretasi terhadap data yang ditemukan di lapangan. C. Beberapa karakteristik penelitian kualitatif 1. Dilakukan pada kondisi yang alamiah, (sebagai lawannya adalah eksprimen), langsung ke sumber data dan peneliti adalah instrumen kunci. 2. Penelitian kualitatif lebih bersifat deskriptif. Data yang terkumpul berbentuk kata-kata atau gambar, sehingga tidak menekankan pada angka. 3. Penelitian kualitatif lebih menekankan pada proses daripada produk atau outcome. 4. Penelitian kualitatif melakukan analisis data secara induktif. 5. Penelitiankualitatif lebih menekankan makna (data dibalik yang teramati) D. Tahapan-tahapan dalam penelitian kualitatif: 1. Tahap orientasi atau deskripsi; pada tahap ini peneliti mendeskripsikan apa yang dilihat, didengar, diraakan , dan ditanyakan. 2. Tahap reduksi/fokus; pada tahap ini peneliti mereduksi segala informasi yang sudah diperoleh pada tahap pertama.

MATERI PENELITIAN KUALITATIF, AL ASHADI ALIMIN

January 31, 2013

3. Tahap seleksi (selection); pada tahap ini peneliti menguraikan fokus yang telah ditetapkan menjadi lebih rinci. Peneliti melakukan analisis yang mendalam terhadap data dan informasi yang diperoleh

E. Penerapan atau aplikasi metode kualitatif Metode kualitaitif digunakan untuk kepentingan yang berbeda dari dengan metode kuantitatif. Berikut ini dikemukakan kapan metode kualitatif digunakan, Sugiyono (2002:23): 1. Bila masalah penelitian belum jelas. 2. Untuk memehami makna dibalik gejala yang tampak. 3. Untukmemahami interaksi sosial. 4. Memehamiperasaan orang. 5. Untuk mengembangkan teori. 6. Untuk memastikan kebenaran data. 7. Meneliti sejarah perkembangan. F. Jangka waktu penelitian kualitatif Pada umumnya penelitian kualitatif dilaksanakan dalam jangka waktu tahunan. Tetapi secara umum sulit sekali untuk memprediksikan berapa lama penelitian kualitatif dilaksanakan. Lama penelitian kualitatif bergantung pada keberadaan sumber data, interest, dan tujuan penelitian.

MATERI PENELITIAN KUALITATIF, AL ASHADI ALIMIN

January 31, 2013

REFERENSI Nazir, Mohammad. 1988. Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia Maidatul Jannah. 2004. Managemen Kinerja Guru dalam Upaya Meningkatkan Profesionalisme Guru, Studi Kasus di MTsN 1 Malang. Malang: Tesis pada Program Magister MPI Universitas Islam Bandung Sutopo, H.B. 2002. Metodologi Penelitian Kualitatif. Surakarta: Sebelas Maret University Perss Sugiyono. 2002. Metode Penelitian Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta