Anda di halaman 1dari 5

Dekolonisasi di India Pengenalan

Penentangan Mahatma Gandhi Pada tahun 1920-an, muncul seorang tokoh berwibawa di India iaitu Mahatma Gandhi. Bermula tahun 1920 hingga 1939, Mahatma Gandhi memimpin Kongres Kebangsaan India (INC). Beliau menekankan prinsip swadesi, satyagraha dan ahimsa.

Di antara mereka yang paling menonjol adalah Mahatma Gandhi, dengan dasar perjuangannya sebagai berikut: a. Ahimsa yaitu melakukan gerakan perlawanan tanpa menggunakan kekerasan. b. Hartal yaitu gerakan yang bersifat pasif atau disebut juga mogok kerja c. Satyagraha yaitu gerakan cinta tanah air dengan tidak bekerja sama dengan penjajah d. Swadesi yaitu menggunakan barang produksi dalam negeri Selain 4 dasar tersebut, terdapat juga gerakan-gerakan perlawanan antara lain: a. Gerakan Sosial Brahma Samaj yang dipimpin oleh raja Ramohan Ray. Gerakan ini bertujuan untuk menghapuskan adat tradisi kuno, aturan kasta dan mengajar dasar monotheisme dalam agama Hindu. b. Gerakan pendidikan Santiniketan yang dipimpin oleh Rabindranath Tagore, penyair besar bangsa India. Gerakan ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan budaya India c. The Great India Mutiny (Pemberontakan Sipahi), yaitu pemberontakan bersenjata para prajurit EIC yang mendapat dukungan dari rakyat. Pemberontakan ini dipimpin oleh Bahadur Syah, raja Moghul di India.

Dekolonisasi Singapura Singapura memainkan peranan yang kecil di dalam perkembangan sejarah Asia Tenggara sampai Sir Stamford Raffles mendirikan sebuah pelabuhan Inggris di situ. Di bawah pemerintahan kolonial Inggris, Singapura telah menjadi pelabuhan yang amat strategis mengingat letaknya yang ada di tengah-tengah jalur perdagangan di antara India dan Cina yang akhirnya menjadi antara pelabuhan yang terpenting di dunia sampai hari ini. Semasa Perang Dunia II, Singapura telah diduduki oleh tentara Jepang dari tahun 1942 hingga tahun 1945. Dekolonisasi china Akibat kalah pada perang candu Cina yang saat itu dikuasai dinasti manchu harus menandatangani perjanjian nanking yang isinya antara lain : a. Cina harus menyerahkan Hongkong ke Inggris b. Cina harus membayar kerugian kepada pedagang Inggris yang barang dagangan (candu) telah dibakar c. Pelabuhan Kanton dan beberapa pelabuhan lainnya dibuka untuk perdagangan dengan Inggris Pada tahun 1900 terjadi pemberontakan Boxer, sebagai wujud kebencian rakyat Cina terhadap orang-orang barat yang menduduki tanah airnya. Pemberontakan ini dipimpin oleh Ratu Tshe -Shi. Akan tetapi pemberontakan boxer berhasil dipadamkan oleh bersatunya bangsa bangsa Eropa di Cina. Kekalahan-kekalahan yang di derita oleh kekaisaran Cina dalam menghadapi bangsa Asing menyadarkan jiwa nasionalisme rakyat Cina untuk menentang penjajahan. Muncullah tokoh nasional Cina yaitu Dr. Sun Yat sen. Dasar perjuangan Sun Yat Sen di kenal dengan " San Min Chu-i atau tiga asas kerakyatan yang meliputi: a. Nasionalisme atau kebangsaan b. Demokrasi atau kedaulatan rakyat c. Sosialisme atau kesejahteraan sosial Pada tanggal 2 Januari 1912 Sun Yat Sen memproklamasikan berdirinya Republik Cina yang berpusat di Kanton. Presiden pertamanya adalah Yuan

Shih Kai (1912-1916) yang kemudian digantikan oleh Sun Yat Sen (19161925).

Di antara mereka yang paling menonjol adalah Mahatma Gandhi, dengan dasar perjuangannya sebagai berikut: a. Ahimsa yaitu melakukan gerakan perlawanan tanpa menggunakan kekerasan. b. Hartal yaitu gerakan yang bersifat pasif atau disebut juga mogok kerja c. Satyagraha yaitu gerakan cinta tanah air dengan tidak bekerja sama dengan penjajah d. Swadesi yaitu menggunakan barang produksi dalam negeri Selain 4 dasar tersebut, terdapat juga gerakan-gerakan perlawanan antara lain: a. Gerakan Sosial Brahma Samaj yang dipimpin oleh raja Ramohan Ray. Gerakan ini bertujuan untuk menghapuskan adat tradisi kuno, aturan kasta dan mengajar dasar monotheisme dalam agama Hindu. b. Gerakan pendidikan Santiniketan yang dipimpin oleh Rabindranath Tagore, penyair besar bangsa India. Gerakan ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan budaya India c. The Great India Mutiny (Pemberontakan Sipahi), yaitu pemberontakan bersenjata para prajurit EIC yang mendapat dukungan dari rakyat. Pemberontakan ini dipimpin oleh Bahadur Syah, raja Moghul di India. Dekolonosasi Filipina Pada tahun 1898 pecahlah pemberontakan Katipunan dari rakyat Filipina melawan Spanyol. Pemberontakan ini merupakan awal dari gerakan nasionalisme di Filipina. Dipimpin oleh Yose Rizal yang akhirnya dijatuhi hukuman mati oleh pemerintah Spanyol. Nasionalisme Filipina dilanjutkan oleh pemimpin Emilio Aqunaldo yang berhasil mendirikan Liga Pembebasan Filipina dan pada tanggal 12 Juni 1898 memproklamasikan Republik Filipina

Merdeka. Filipina jatuh ke tangan Amerika serikat dari tangan Spanyol. Untuk menyiapkan kemerdekaan Filipina maka Amerika serikat mengeluarkan Undang-Undang "The Tydings Mc Duffie Act" pada tahun 1934. Berdasarkan undang-undang ini Filipina mendapat status Commonwealth selama 12 tahun. Sebagai realisasi The Tydings Mc Duffie Act, kemerdekaan Filipina dilaksanakan pada tanggal 4 Juli 1946 dengan presiden pertama Manuel Roxas. Dekolonisasi mesir

Diawali oleh pemberontakan Arabi Pasha pada tahun 1881-1882, dengan tujuan mencapai Mesir merdeka. Gerakan nasionalisme diteruskan oleh Muhammad Naguib yang berhasil mengkudeta pemerintahan kolonial Inggris pada 13 Juli 1952 dan mengubah Mesir menjadi republik.

Kepemimpinan Naguib yang otoriter tidak berlangsung lama karena kemudian diganti oleh Gamal Abdel Nasser yang ternyata juga otoriter. Dekolonisasi Aljazair () terletak di barat-laut Afrika dengan pantai sepanjang Laut Tengah di sebelah utara, berbatasan dengan Tunisia di timur laut, Libya di timur, Niger di sebelah tenggara, Mali dan Mauritania di barat laut, dan Maroko di barat. Nama negara ini yang berarti kepulauan (al-jazir, dalam bahasa Arab) mungkin mengacu kepada 4 buah pulau yang terletak berdekatan dengan ibukota negara ini, Aljir. Aljazair merupakan negara kedua terbesar di benua Afrika.