Anda di halaman 1dari 2

Bilangan Biner

Posted on 11 November 2012 by vianney.mtb

System bilangan biner atau system bilangan basis dua adalah sistem penulisan angka menggunakan dua symbol yaitu 1 dan 0. Dari sistem biner, kita dapat mengkonversinya ke sistem bilangan Oktal atau Hexadesimal. Sistem ini juga dapat kita sebut dengan istilah bit, atau Binary Digit. Pengelompokan biner dalam komputer selalu berjumlah 8, dengan istilah 1 Byte/bita. Dalam istilah komputer, 1 Byte = 8 bit. Kode-kode rancang bangun komputer, seperti ASCII, American Standard Code for Information Interchange menggunakan sistem peng-kode-an 1 Byte. Contoh 20 = 1 21 = 2 22 = 4 23 = 8 24 = 16 25 = 32 26 = 64

Perhitungan dalam decimal Desimal Biner

1 2 3 4

0000 0001 0000 0010 0000 0011 0000 0100

5 6

0000 0101 0000 0110

0000 0111

0000 1000

9 10 11

0000 1001 0000 1010 0000 1011

12

0000 1100

13

0000 1101

14 15 16

0000 1110 0000 1111 0001 0000

Untuk mengetahui angka 10 dalam bilangan biner dapat dilakukan dengan cara berikut : 10 : 2 = 5 sisa 0 (0 akan menjadi angka terakhir dalam bilangan biner) 5 : 2 = 2 sisa 1 (1 akan menjadi angka kedua terakhir dalam bilangan biner) 2 : 2 = 1 sisa 0 (0 akan menjadi angka ketegia terakhir dalam bilangan biner) 1 : 2 = 0 sisa 1 (1 akan menjadi angka pertama dalam bilangan biner) Jadi angka 10 dibinerkan menjadi 1010 Pembuktian bahwa 1010 adalah 10 dengan cara sebagai berikut : 1010 = (1 x 23 ) + (0 x 22 ) + (1 x 21 ) + (0 x 20 ) = (8) + (0) + (2) + (0) =8+2 = 10