Anda di halaman 1dari 24

TATALAKSANA TIROTOKSIKOSIS

Pembimbing : Dr. Yunus Tango Sp.PD,PhD Disusun Oleh : Dorkas Yuliani Mekandono (06-148)

ANATOMI KELENJAR THYROID


- kelenjar endokrin yang sangat vaskular , merah kecoklatan - konsistensi lunak - 2 lobus yang simetris - berbentuk konus - dihubungkan oleh isthmus - dari tepi superiornya terdapat lobus piramidalis - setiap lobus kelenjar thyroid mempunyai ukuran kira-kira 5 cm.

FISIOLOGI KELENJAR THYROID


Biosintesis Hormon Thyroid - Iodium = bahan dasar penting dikonsumsi Iodida diabsorbsi dioksidasi enzim thyroid Iodium T TGB peroksidase

MIT DIT+DIT T3 T4

Transport dan Metabolisme Hormon Thyroid - Hormon thyroid yang beredar dalam plasma terikat pada protein plasma - Protein plasma : TBG (thyroxine binding globulin),TBPA( thyroxine binding prealbumin),TBA (thyroxine binding albumin) - Hormon yang terikat dan yang bebas berada dalam keseimbangan yang reversibel. - Perubahan konsentrasi TBG dapat menyebabkan perubahan kadar tiroksin total dalam sirkulasi

Efek Hormon Thyroid : 1. Efek kalorigenik hormon thyroidpenurunan berat badan 2. Efek hormon thyroid pada sistem saraftremor halus pada otot 3. Efek hormon thyroid pada jantungmeningkatkan jumlah dan afinitas reseptor adrenergik pada jantung 4. Efek hormon thyroid pada otot rangkakatabolisme protein 5. Efek hormon thyroid pada metabolisme karbohidrat dan kolesterol 6. Efek hormon thyroid pada pertumbuhan

Pengaturan sekresi hormon thyroid

APA ITU TIROTOKSIKOSIS???????


Definisi : Manifestasi klinis kelebihan hormon tiroid yang beredar dalam sirkulasi . Hipertiroidisme : Pembentukan hormon tiroid yang berlebihan

Etiologi :
Hipertiroidisme Primer Tirotoksikosis hipertiroidisme Penyakit Graves Hormon tiroid berlebih TSH-secreting secreting tumor tumor chGH tanpa Hipertiroidisme sekunder

(Tirotoksikosis faktisia)

Gondok multinodula toksik

Tiroiditis subakut (viral atau Tirotoksikosis


De Quervain (trimester pertama) Resistensi hormon tiroid

gestasi

Adenoma toksik Obat: yodium lebih, litium

Silent tiroiditis Destruksi kelenjar : amiodaron

Karsinoma Tiroid yg berfungsi I-131, radiasi, adenoma, infark Struma ovarii (ektopik) Mutasi TSH- r,

Gambaran Klinis
Gejala tirotoksikosis yang sering ditemukan:
Hiperaktivitas, iritabilitas Palpitasi Tidak tahan panas dan keringat berlebih Mudah lelah Berat badan turun meskipun makan banyak Buang air besar lebih sering Oligomenore atau amenore dengan libido berkurang

Tanda Tirotoksikosis :
Takikardi, fibrilasi atrial Tremor halus, refleks meningkat Kulit hangat dan basah Rambut rontok

Tabel 2. Gejala serta Tanda Hipertiroidisme Umumnya dan pada Penyakit Graves
Sistem Umum Gejala dan tanda Tak tahan hawa panas, System Psikis dan saraf Gejala dan tanda Labil, psikosis, irritable, tremor, hiperkinesis, capek, BB turun, tumbuh cepat, toleransi obat, youth fullness nervositas,

paralysis periodic dispnea

Gastrointestinal

Hiperdefekasi,

lapar,

makan

Jantung

hipertensi,

aritmia,

banyak, haus, muntah, disfagia, splenomegali,

palpitasi, gagal jantung

Muskular

Rasa lemah

Darah limfatik skelet

dan

Osteoporosis,

epifisis

cepat menutup, dan nyeri tulang.

Genitourinaria

Oligomenorea, amenorea, libido turun, infertile, ginekomasti

Kulit

rambut berkeringat,kulit silky hair.

rontok, basah,

Pemeriksaan Laboratorium
Dalam keadaan normal, kadar hormon tiroid perifer, seperti Ltiroksin (T-4) dan tri-iodo-tironin (T-3) berada dalam keseimbangan dengan thyrotropin stimulating hormone (TSH). Artinya, bila T-3 dan T-4 rendah, maka produksi TSH akan meningkat dan sebaliknya ketika kadar hormon tiroid tinggi, maka produksi TSH akan menurun. Pada penyakit Graves, terjadi perangsangan produksi hormon tiroid secara terus menerus, kadar hormon tiroid menjadi tinggi. menekan produksi TSH di kelenjar hipofisis sehingga kadar TSH menjadi rendah dan bahkan kadang-kadang tidak terdeteksi. Untuk konfirmasi diagnostik, dapat diperiksa kadar T-4 bebas (free T-4/FT-4).

Penatalaksanaan
Pengobatan tirotoksikosis dapat dikelompokkan dalam :
A. Tirostatika, B. Tiroidektomi, C. Yodium Radioaktif.

Penatalaksanaan
A. Tirostatika (OAT-Obat Anti Tiroid) 1. Tionamid (PTU,MMI,CMZ) 2. Penyekat Beta (Propranolol hidroklorida)

Golongan

1.Golongan Tionamid
Mekanisme kerja obat - Mekanisme aksi intratiroid yang utama : mencegah/mengurangi biosintesis hormon tiroid (T3&T4).(MMI) - Mekanisme aksi ekstratiroid yang utama : menghambat konversi T4-T3 di jaringan perifer. (PTU)

Dosis : Periode 1 : PTU (3x100-200mg/hr) MMI (20-40mg/hr) (dosis terbagi untuk 3-6 mggu) Lihat respon klinis + lab
Respon baikdosis dpt diturunkan sampai dosis terkecil(PTU 50mg/hr &MMI/TMZ 510mg/hr)klinis eutiroid, Lab DBN

Evaluasi
Pengobatan Klinis dan lab (respon baik) Dosis diturunkan sec.perlahan hingga dosis terkecil Eutiroid dilakukan tiap 3 bulan dilakukan sekali sebulan

2. Golongan Penyekat Beta


Propranolol hidroklorida Mengendalikan manifestasi klinis tirotoksikosis (palpitasi, tremor, cemas, ) Sedikit menurunkan kadar T3 (mll penghambatan terhadap konversi T4-T3) Dosis awal propranolol (80mg/hr) Obat baru golongan penyekat beta,durasi lebih panjang: atenolol &metoprolol (50mg/hr), nadolol (40mg/hr) Efek samping : nausea, sakit kepala, insomnia, fatigue, depresi, kemerahan

Tabel 3. Efek Berbagai Obat yang Digunakan Dalam Pengelolaan Tirotoksikosis


Kelompok Obat Obat Anti Tiroid Propiltiurasil (PTU) Metimazol (MMI) Karbimazol (CMZ)MMI) Antagonis adrenergic- B-adrenergik antagonis Propranolol Metoprolol Atenolol Nadolol Bahan mengandung iodine Kalium iodide Solusi Lugol Natrium Ipodat Asam Iopanoat Obat lainnya Kalium perklorat Litium karbonat Glukokortikoids Menghambat transport yodium, sintesis dan keluarnya hormon, memperbaiki efek hormon di jaringan dan sifat imunologis Bukan indikasi rutin pada sub akut tiroiditis berat, dan krisis tiroid Menghambat keluarnya T4 dan T3 Menghambat T4 dan T3 serta produksi T3 ekstradiol Persiapan tiroidektomi. Pada krisis Mengurangi dampak hormon tiroid pada jaringan Obat tambahan kadang sebagai obat tunggal pada tiroiditis Mneghambat sintesis hormon tiroid dan berefek imunosupresif (PTU juga Pengobatan lini pertama pada Penyakit Graves. obat jangka pendek prabedah / pra RAI Efeknya Indikasi

menghambat konversi T4T3)

tiroid, bukan untuk penggunaan rutin

B.Tiroidektomi
Prinsip umum : operasi baru dikerjakan jika pasien eutiroid (klinis, biokimiawi) Tiroidektomi subtotal dupleks Lobektomi total (termasuk istmus dan tiroidektomi subtotal lobus lain)

Digunakan untuk mengukur kemampuan kelenjar tiroid dalam menangkap dan mengubah iodida Pasien menerima dosis RAI yg akan ditangkap oleh tiroid, kemudian dipekatkan (setelah 24 jam)radioaktivitas yg ada dalam kelenjar tiroid dihitung Normal= jmlh radioaktif yang diambil berkisar 10%-35% dari dosis pemberian Hipertiroidisme = nilainya tinggi

C. Yodium Radioaktif (Radio active iodium RAI)

thankyou