P. 1
COXITIS.docx

COXITIS.docx

|Views: 938|Likes:
Dipublikasikan oleh Kiki Rizkia

More info:

Published by: Kiki Rizkia on Feb 01, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/23/2014

pdf

text

original

LAPORAN KASUS KOKSITIS STASE BEDAH RSIJ CEMPAKA PUTIH

Pembimbing : Prof.dr. Djoko Simbarjo,Sp.OT

Disusun Oleh: Acih Sukarsih 2008730044 Gita Amelia 2008730069 Kiki Rizkia 2007730072 M.Novad Arsandy 2007730085

FAKULTAS KEDOKTERTAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA 2012

Hari kedua setelah pasien jatuh. terdapat benjolan di selangkangan kanan. A : 3 tahun 6 bulan : Perempuan : Jl. 2 minggu setelah jatuh benjolan semakin bertambag besar sampai ke betis. Pasien dibawa oleh orang tuanya ke dukun urut 2 kali dengan tempat yang berbeda. . pasien mengeluh nyeri pada kaki dan kaki tidak bisa digerakkan serta tidak bisa digunakan untuk berjalan. disertai kemerahan dan demam. Orang tua pasien menyangka benjolan itu adalah bisul. Setelah 1 minggu. Balai Rakyat : Islam : 14 Agustus 2012 : 77-57-xx  No RM ANAMNESIS (ALLOANAMNESIS) Keluhan Utama : Pasien tidak bisa berjalan sejak 1 bulan SMRS Riwayat Penyakit Sekarang : Pasien mengeluh 1 bulan yang lalu jatuh dari tempat duduk setinggi ± 50 cm. Pasien tidak ada demam. Pada saat terjatuh pasien sadar dan masih bisa melakukan aktivitas seperti biasa (jalan dan berlari).IDENTITAS  Nama  Umur  Jenis Kelamin  Alamat  Agama  Tgl MRS : An. 4 minggu setelah jatuh pasien di foto. tidak memar. tapi hasil foto kurang baik kemudian dibawa ke RSIJ Cempaka Putih.

Riwayat flek paru usia 1 tahun Riwayat Penyakit Keluarga    DM tidak ada Hipertensi tidak ada Penyakit Jantung tidak ada Riwayat Alergi   Alergi makanan tidak ada Alergi obat-obatan disangkal Riwayat Pengobatan Pasien belum mendapat pengobatan untuk keluhan saat ini PEMERIKSAAN FISIK  Primary Survey   A (airway)  Bebas B (brathing)  Bebas ▪ ▪ ▪  Look  Pengembangan dada (+) Listen  Terdapat suara nafas Feel  Terdapat hembusan nafas C (circulation)  Baik .Riwayat Penyakit Dahulu :   Sebelumnya pasien tidak pernah mengalami trauma seperti ini.

Akral hangat)    D (disability) E (exposure) Secondary Survey    Keadaan umum Kesadaran Tanda Vital     Nadi Pernapasan Suhu TD : 88 x/menit : 20 x/menit : 36. Nadi: 88 x/menit.(TD: 100/60 mmHg.60C : 100 / 60 mmHg : Tampak sakit sedang : Compos mentis STATUS GENERALIS  Kepala  Normocephal  Mata      Pupil : isokor Refleks pupil : +/+ Konjungtiva Sklera Palpebra : anemis -/: tidak ikterik : normal .

 Hidung    Sekret tidak ada Epistaksis tidak ada Septum deviasi tidak ada  Telinga       Mulut     Leher  Kelenjar Getah Bening  tidak ada pembesaran kanan & kiri Tiroid  tidak ada pembesaran  Thoraks  Inspeksi ▪ ▪ Bentuk  simetris Pengembangan dada  simetris Mukosa  lembab Faring  tidak hiperemis Tonsil  T1-T1 Bentuk : Normal Liang Telinga : lapang (ki & ka) Mukosa Serumen Sekret : tidak hiperemis (ki & ka) : -/: -/- .

Ronkhi & Wheezing tidak ada Bunyi jantung I dan II normal.▪ ▪  Palpasi ▪ ▪ Retraksi dinding dada  tidak ada Iktus cordis tidak nampak Nyeri tekan tidak ada Krepitasi  tidak ada Vokal fremitus  Kedua paru simetris  Perkusi  Sonor di seluruh kedua lapangan paru.  Auskultasi   Vesikuler di kedua lapang paru. Murmur & Gallop tidak ada  Abdomen  Inspeksi  Distensi Abdomen tidak ada  Tidak ada luka  Palpasi  Nyeri tekan seluruh bagian abdomen  tidak ada  Hepatomegali & Splenomegali  tidak teraba  Ginjal  nyeri ketuk tidak ada  Perkusi  Timpani di seluruh abdomen .

7 31.8 – 2012) .70 75 25 33 Satuan g/dl Ribu/µL Ribu/µL % 106/µL fL pg g/dL RONTGEN PELVIS (14 .00 5. 14 AGUSTUS 2012 WIB) Pemeriksaan Hb Leukosit Trombosit Hematokrit Eritrosit MCV/VER MCH/HER MCHC/KHER HEMOSTASTIS Masa perdarahan Masa Pembekuan 3.00 menit Menit Nilai 6.70 458 20 2.Auskultasi  Bising usus normal PEMERIKSAAN LAB (TGL .

 Dislokasi Hip joint kanan  Tulang pembentuk pelvis dan coxae normal  Tak tampak garis fraktur RONTGEN PELVIS (21-8-2012) .

7 5.50 22 9 .7 – 14.553 31 .70 – 5. 16 AGUSTUS 2012 WIB) Pemeriksaan Hb Leukosit Trombosit Hematokrit Eritrosit Nilai 6.70 .43 3.50 – 15.96 Satuan g/dl Ribu/µL Ribu/µL % 106/µL Rujukan 10. Destruksi caput femur kanan  Tampak fiksasi interna PEMERIKSAAN LAB (TGL .9 29 572 22 2.

5 12.88 23 .31 32 .8 – 12.43 31.36 3.00 5.00 – 6.00 4.0 0 1 % % 0–1 2.0 Detik detik % Detik Detik 9.6 31 .4 .MCV/VER MCH/HER MCHC/KHER HEMOSTASTIS Masa perdarahan Masa Pembekuan 75 23 31 fL pg g/dL 72 .0 – 47.0 22 31.5 34.00 – 3.00 Pemeriksaan Masa protrombin (PT) Nilai Satuan Rujukan Pasien PT (kontrol) APTT APTT (pasien) Kontrol HITUNG JENIS Basofil Eosinofil 11.00 menit Menit 1.

Neutrofil batang Neutrofil segmen 5 60 % % 3–5 25 .7 5.553 31 .7 35. 20 AGUSTUS 2012 WIB) . 18 AGUSTUS 2012 WIB Pemeriksaan Hemoglobin Leukosit Trombosit Hematokrit Nilai 13.50 229 .43 PEMERIKSAAN LAB (TGL .11 443 45 Satuan g/dl Ribu/µl Ribu/µl % Rujukan 10.7 – 14.50 – 15.60 Pemeriksaan Limfosit Monosit LED Nilai 26 8 68 Satuan % % mm Rujukan 25 – 50 1-6 0 -20 PEMERIKSAAN LAB (TGL .

7 5.43 Pemriksaan Mikrobiologi (22-8-12)  MIKROBIOLOGI  Biakan + Res Aerob Pus  Hasil: tidak ada pertumbuhan bakteri PEMERIKSAAN LAB (TGL .50 229 .2 18.50 – 15.50 229 .1 20.Pemeriksaan Hemoglobin Leukosit Trombosit Hematokrit Nilai 7. 23 AGUSTUS 2012 WIB) Pemeriksaan Hemoglobin Leukosit Trombosit Hematokrit Nilai 14.93 403 47 Satuan g/dl Ribu/µl Ribu/µl % Rujukan 10.43 PEMERIKSAAN HISTOPATOLOGI (23-8-2012) .553 31 .7 – 14.7 5.553 31 .50 – 15.05 473 22 Satuan g/dl Ribu/µl Ribu/µl % Rujukan 10.7 – 14.

MAKROSKOPIK  Jaringan tak teratur/compang-camping 15 cc. kenyal sebagian cetak MIKROSKOPIK  Sediaan memperlihatkan jaringan yang setempat-setempat bersebutan sedang sampai padat sel radang menahun dans el radang mendadak  Tampak pula sedikit nekrosis perkijauan dan nekrosis dengan debris  Tidak tampak tanda ganas KESIMPULAN  Histologik sesuai dengan coxitis tuberkulosa DIAGNOSIS Coxitis TINDAKAN Operasi reposisi HIP + debridement (18-8-2012) PROGNOSIS  Ad vitam  Ad functionam : Dubia ad bonam : Dubia ad bonam .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->