Anda di halaman 1dari 15

EI

Nama

PENGOLAHAN CITRA
: 02/Format Warna

DIV

No./Judul Praktikum

: Zul efendi

No. BP

: 0911011001

Tingkat/Kelas

: IV/D IV Elektronika

Dosen Pembimbing

: 1. Andrizal, ST, MT 2. Hendrik, ST, MT

PROGRAM STUDI TEKNIK ELEKTRONIKA INDUSTRI JURUSAN TEKNIK ELEKTRO POLITEKNIK NEGERI PADANG 2012/2013

HALAMAN PENGESAHAN

No. Praktikum

: 02

Judul Praktikum

: Aplikasi Sederhana Delphi 7

Praktikan

: Zul efendi

No. BP

: 0911011001

Jurusan

: Elektro

Program Studi

: D IV Elektronika

Tingkat/Kelas

: IV/D IV Elektronika

Praktek Tanggal

: 18 Desember 2012

Diserahkan Tanggal

: 28 Desember 2012

Dosen Pembimbing

: 1. Andrizal, ST, MT 2. Hendrik, ST, MT

Keterangan

Nilai

: __________

KATA PENGANTAR

Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah SWT yang senantiasa melimpahkan rahmat dan karunia-Nya kepada kita bersama sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan praktikum pengolahan citra yang berjudul Format Warna ini. Laporan praktikum ini ditulis untuk memenuhi tugas mata kuliah Pengolahan Citra. Laporan ini pada prinsipnya merupakan aplikasi dari teori Pengolahan Citra dimana laporan ini berisi hasil proyek kerja yang dilakukan mahasiswa dengan petunjuk dan pedoman pekerjaan selama berada di Laboratorium Komputer. Penulis mengucapkan terima kasih terutama kepada Bapak Andrizal, ST, MT dan Bapak Hendrik, ST, MT selaku dosen mata kuliah Pengolahan Citra yang telah memberikan arahan dan petunjuk tentang tata cara penulisan laporan praktikum pengolahan citra ini. Selain itu, penulis juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penulisan laporan ini. Penulis menyadari bahwa laporan ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, penulis mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari pembaca. Semoga laporan ini bermanfaat bagi kita semua terutama bagi penulis sendiri. Terima kasih.

Padang, Desember 2012

Penulis

DAFTAR ISI

HALAMAN PENGESAHAN .............................................................................

KATA PENGANTAR .........................................................................................

DAFTAR ISI........................................................................................................

BAB I. PENDAHULUAN ................................................................................... 1.1 Tujuan ................................................................................................... 1.2 Landasan Teori .....................................................................................

5 5 5

BAB II. DATA PERCOBAAN........................................................................... 2.1 Peralatan dan Komponen...................................................................... 2.2 Langkah Percobaan .............................................................................. 2.3 Program ................................................................................................ 2.4 Hasil Percobaan .................................................................................... 2.5 Analisa Percobaan ................................................................................

9 9 9 13 15 16

BAB III. PENUTUP ............................................................................................ 3.1 Kesimpulan ........................................................................................... 3.2 Saran .....................................................................................................

17 17 17

DAFTAR PUSTAKA

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Tujuan Setelah melakukan praktikum pengolahan citra, mahasiswa dapat : Memahami cara pengoperasian Delphi 7 sebagai media simulasi pengolahan citra. Mengetahui aplikasi-aplikasi sederhana dari Delphi 7 serta dapat membuat program operasi dasar Delphi 7. Mengetahui fungsi dari komponen-komponen pada form Delphi 7.

1.2 Landasan Teori Citra adalah gambar dua dimensi yang dihasilkan dari gambar analog dua dimensi yang kontinu menjadi gambar diskrit melalui proses sampling. Gambar analog dibagi menjadi N baris dan M kolom sehingga menjadi gambar diskrit. Persilangan antara baris dan kolom tertentu disebut dengan piksel. Contohnya adalah gambar/titik diskrit pada baris n dan kolom m disebut dengan piksel [n,m]. Operasi yang dilakukan untuk mentransformasikan suatu citra menjadi citra lain dapat dikategorikan berdasarkan tujuan transformasi maupun cakupan operasi yang dilakukan terhadap citra. Berdasarkan tujuan transformasi operasi pengolahan citra dikategorikan sebagai berikut : Peningkatan Kualitas Citra (Image Enhancement) Operasi peningkatan kualitas citra bertujuan untuk meningkatkan fitur tertentu pada citra. Pemulihan Citra (Image Restoration) Operasi pemulihan citra bertujuan untuk mengembalikan kondisi citra pada kondisi yang diketahui sebelumnya akibat adanya pengganggu yang menyebabkan penurunan kualitas citra. Berdasarkan cakupan operasi yang dilakukan terhadap citra, Operasi pengolahan citra dikategorikan sebagai berikut : Operasi titik, yaitu operasi yang dilakukan terhadap setiap piksel pada citra yang keluarannya hanya ditentukan oleh nilai piksel itu sendiri.

Operasi area, yaitu operasi yang dilakukan terhadap setiap piksel pada citra yang keluarannya dipengaruhi oleh piksel tersebut dan piksel lainnya dalam suatu daerah tertentu. Salah satu contoh dari operasi berbasis area adalah operasi ketetanggaan yang nilai keluaran dari operasi tersebut ditentukan oleh nilai piksel-piksel yang memiliki hubungan ketetanggaan dengan piksel yang sedang diolah. Operasi global, yaitu operasi yang dilakukan tehadap setiap piksel pada citra yang keluarannya ditentukan oleh keseluruhan piksel yang membentuk citra.

Delphi adalah sebuah bahasa pemrograman visual di lingkungan windows ( under windows) yang menggunakan bahasa pascal sebagai Compiler. Keberadaan bahasa pemrograman Delphi tidak bisa dipisahkan dari bahasa Turbo pascal yang diluncurkan pada tahun 1983 oleh Borland International Incorporation. Turbo pascal memang dirancang untuk dijalankan pada operasi DOS (Disk Operating System) yang merupakan sistem operasi yang banyak digunakan pada saat ini. Seiring dengan perkembangan zaman, dimana sistem operasi mulai bergeser ke sistem operasi windows, maka borland International merilis Turbo Pascal for windows yang dijalankan dibawah sistem operasi windows 3.X.

BAB II DATA PERCOBAAN

2.1 Peralatan dan Komponen Adapun peralatan dan komponen yang kita perlukan untuk praktikum kali ini adalah sbb : Komputer Delphi 7 Simulator

2.2 Langkah Percobaan Memulai Delphi 7.0 Klik tombol Start, dalam sistem operasi Windows. 1. Tunjuk Programs, lalu Borland Delphi 7 dan Delphi 7 sehingga muncul tampilan seperti gambar berikut.

2.

Delphi sudah siap digunakan. Perhatikan bahwa tampilan program Delphi terdiri atas beberapa bagian yang tampilannya dapat berubah-rubah. Bagian Delphi yang biasanya ditampilkan seperti berikut : a. Jendela Utama Delphi yang terletak di bagian atas. Jendela ini berisi baris menu, toolbar ( batang yang berisi icon peralatan ) dan kumpulan tab (page)

yang berisi icon object sesuai kategori yang disebut sebagai Component Pallete. b. Jendela Object TreeView yang berisi tampilan susunan object. c. Jendela Object Inspector yang berisi page Property dan Event. d. Object Form yang nantinya dipakai untuk mendesain tampilan program aplikasi.

Pada IDE Delphi terdiri dari beberapa macam tollbar dan menu yang disediakan, maupun form untuk membuat suatu aplikasi program. Berikut adalah keterangan dari masing-masing komponen pada IDE Delphi. a. Title Bar dan Menu Bar

b. ToolBar

c. Component Pallet

d. Object TreeView

e. Object Inspector

f. Form

g. Unit

Shortcut pada IDE Delphi Tidak selamanya penggunaan mouse lebih cepat dari penggunaan keybord. Untuk itu penggunaan shortcut dapat anda jadikan pilihan pada saat bekerja pada IDE Delphi. Beberapa shortcut yang adapat digunakan, antara lain adalah : Ctrl + Shift + angka 0 9 , untuk mengaktifkan bookmark pada code editor. Ctrl + angka 0 9 , untuk menuju ke bagian yang telah di bookmark. Ctrl + Shifft + I , untuk melakukan indent (baris yang menjorok ke dalam) pada beberapa baris kode sekaligus. Ctrl + Shift + U , untuk melakukan unindenting baris kode. Ctrl + F , untuk melakukan pencarian. Ctrl + G , untuk menuju ke baris yang anda inginkan. F12, untuk berpindah antara form dan code editor. Shift + F12 , untuk melihat daftar form yang dipakai dalam satu proyek. Ctrl + F12 , untuk melihat daftar unit yang di pakai dalam satu proyek. F11 , untuk menuju ke Object Inspector. Shift + Ctrl + F11 , untuk menampilkan jendela Project Options. Shift + Ctrl + S , untuk menyimpan semua unit yang terbuka.

10

2.3 Program dan hasil percobaan Membuka Gambar (Format RGB)


procedure TForm1.Button1Click(Sender: TObject); var namaFile: String; begin if (OpenPictureDialog1.Execute) Then namaFile:=OpenPictureDialog1.FileName; image1.Picture.LoadFromFile(namaFile); image2.Picture.LoadFromFile(namaFile); image3.Picture.LoadFromFile(namaFile); image4.Picture.LoadFromFile(namaFile); edit1.Text:=namaFile; end;

Hasil percobaan

Format Warna : Grayscale


procedure TForm1.Button2Click(Sender: TObject); var PC,PH:PByteArray; x,y:Integer; R,G,B,K:byte; begin for y:=0 To image1.Picture.Height-1 Do begin PC:=Image1.Picture.Bitmap.ScanLine[y]; PH:=Image2.Picture.Bitmap.ScanLine[y]; for x:=0 to Image1.Picture.Width-1 do begin R:=PC[3*x+2]; G:=PC[3*x+1]; B:=PC[3*x]; K:=Round((R+G+B)/3); PH[3*x+2]:=K; PH[3*x+1]:=K; PH[3*x]:=K; end; end; Image2.Refresh; end;

11

Hasil format grayscale

Format Warna : Biner


procedure TForm1.Button3Click(Sender: TObject); var PC1,PH1:PByteArray; x,y:Integer; R,G,B,K:byte; begin for y:=0 to Image1.Picture.Height-1 do begin PC1:=Image1.Picture.Bitmap.ScanLine[y]; PH1:=Image3.Picture.Bitmap.ScanLine[y]; for x:=0 to Image1.Picture.Width-1 do begin R:=PC1[3*x+2]; G:=PC1[3*x+1]; B:=PC1[3*x]; K:=Round((R+G+B)/3); if(K>100) Then K:=255 else K:=0; PH1[3*x+2]:=K; PH1[3*x+1]:=K; PH1[3*x]:=K; end; end; Image3.Refresh; end;

Hasil format Biner

12

2.4 Analisa Percobaan Dari hasil percobaan diatas dapat dilakukan analisa sebagai berikut : Delphi adalah sebuah bahasa pemrograman visual di lingkungan windows ( under windows) yang menggunakan bahasa pascal sebagai Compiler. Keberadaan bahasa pemrograman Delphi tidak bisa dipisahkan dari bahasa Turbo pascal yang diluncurkan pada tahun 1983 oleh Borland International Incorporation. Turbo pascal memang dirancang untuk dijalankan pada operasi DOS (Disk Operating System) yang merupakan sistem operasi yang banyak digunakan pada saat ini. Seiring dengan perkembangan zaman, dimana sistem operasi mulai bergeser ke sistem operasi windows, maka borland International merilis Turbo Pascal for windows yang dijalankan dibawah sistem operasi windows 3.X. Program selanjutnya yaitu program merubah gambar RGB ke dalam bentuk Biner. Merubah dalam bentuk biner berarti kita merubah warna menjadi 2 warna, yaitu hitam (biner 1) dan putih (biner 0). Jika terdapat warna diantara 0 dan 1 maka akan dimasukkan ke dalam 0 atau 1 sesuai dengan kapasitas warna terbanyak. Pixelpixel akan diseleksi satu per satu sehingga objek dan latar dapat dibedakan. Untuk mengubahnya kita akan membuat program sbb :
image4.Canvas.Pixels [x,y] := rgb( 255 - (p[x*3]-4), 255 - (p[x*3]-2), 255 - (p[x*3]-3));

Dengan x,y sebagai Integer dan p sebagai Pbytearray Untuk tampilan dengangan delpi 7 yang akan dianalisa Pada program untuk mengubah gambar dalam bentuk grayscale kita akan menginisialisasikan pixel x dan y dalam bentuk integer sedangkan RGB dan K diinisialisasikan dalam bentuk byte. Dengan demikian inisial tersebut akan dirumuskan oleh program sbb :
R:=PC[3*x+2]; G:=PC[3*x+1]; B:=PC[3*x]; K:=Round((R+G+B)/3); PH[3*x+2]:=K; PH[3*x+1]:=K; PH[3*x]:=K;

13

BAB III PENUTUP

3.1 Kesimpulan Untuk mengubah gambar ke bentuk grayscale, biner dan negatif maka kita harus membuat program yang berbeda. Bentuk grayscale kita akan menginisialisasikan pixel x dan y dalam bentuk integer sedangkan RGB dan K diinisialisasikan dalam bentuk byte. Merubah dalam bentuk biner berarti kita merubah warna menjadi 2 warna, yaitu hitam (biner 1) dan putih (biner 0). Sedangkan negatif adalah gambar dalam bentuk klise.

3.2 Saran Pembuatan program harus sesuai dengan inisialisasi yang ada pada form, jika kita ingin memanggil program tersebut maka nama serta labelnya harus sama. Pada pembuatan program sangat perlu ketelitian penuh karena jika tanda ; ketinnggalan maka program akan mengalami error.

14

DAFTAR PUSTAKA

http://id.wikipedia.org/wiki/Pengolahan_citra Software Delphi 7

15