Anda di halaman 1dari 6

BAB I PENDAHULUAN 1.

1 Latar Belakang Kanker payudara merupakan kanker ganas yang berasal dari sel-sel payudara dan Sepertiga dari wanita-wanita yang mengidap kanker payudara, meninggal karena penyakit tersebut. Biasanya sebagian penderita kanker payudara datang ke dokter sudah dalam kondisi stadium lanjut. Hal inilah yang menjadi kendala dalam kesembuhan penderita kanker payudara. Hambatan karena kanker payudara pada stadium dini tidak menimbulkan gejala yang subjektif, biasanya hanya berupa benjolan kecil (Robbins & cotran,2008). Kanker payudara merupakan kanker yang sering ditemukan di seluruh dunia dengan insidens relatif tinggi, yaitu 20% dari seluruh keganasan. Selain jumlah kasus yang banyak, lebih dari 70% penderita kanker payudara ditemukan pada stadium lanjut (Moningkey, 2000). Menurut WHO tahun 2004, kanker payudara merupakan kanker yang paling sering mengenai wanita, sekitar 16% dari semua kanker pada wanita. Pada tahun 2004, sekitar 519.000 wanita meninggal akibat kanker payudara. Selain itu sekitar 69% dari kematian akibat kanker payudara terjadi di Negara berkembang (WHO Global Burden of Disease, 2004).
1

Selama ini pengobatan yang dikenal untuk kanker payudara adalah kemoterapi, radioterapi dan pembedahan atau kombinasi dari ketiganya. Pada penggunaan radioterapi dan kemoterapi, selain dapat membunuh sel kanker juga dapat menyerang sel-sel yang normal misalnya saja efek radioterapi pada lapisan sel epidermis kulit yang akan menyebabkan epidermolisis. Begitu juga dengan kemoterapi yang dapat menyerang selsel normal lain misalnya sel rambut sehingga menimbulkan kerontokan rambut. Sedangkan terapi pembedahan tidak terlalu efektif jika kanker sudah bermetastasis jauh, oleh karena itu diperlukan terapi kombinasi dari metode-metode yang ada (Van de Velde, 1996). Saat ini ditemukan suatu senyawa acetogenin yang dapat membunuh sel kanker tanpa merusak selsel sehat lainya. Sehingga diharapkan acetogenins dapat menjadi terapi yang lebih baik (Suranto, 2011). Acetogenin merupakan senyawa bioaktif fitokimia dari tanaman family annonaceae salah satunya annona muricata, yang lebih dikenal di Indonesia dengan sebutan sirsak ( zuhud, 2011). Penelitian Hai-Jun Yang, et al (2009) menyatakan bahwa senyawa acetogenins dapat merusak produksi ATP pada sel kanker, yang merupakan energi yang dibutuhkan sel kanker untuk berkembang. Selain itu acetogenin lebih selektif membunuh sel kanker, dimana acetogenin, tidak menyerang sel yang sehat sehingga akan mengurangi
2

efek samping yang biasanya ditimbulkan oleh kemoterapi seperti rambut rontok dan mual sehingga diharapkan akan menjadi terapi kanker payudara yang lebih efektif ( Suranto, 2011 ). Dalam Islam dijelaskan bahwa Allah SWT menciptakan penyakit serta obatnya oleh sebab itu sebaiknya kita selalu senantiasa berusaha untuk selalu mencari pengobatan yang terbaik. Dalam hal ini, berdasarkan penelitian yang telah banyak dilakukan ditemukan suatu senyawa acetogenin yang berasal dari tumbuhan yang mempunyai sifat sitotoksik terhadap sel kanker. Hal ini menunjukkan bahwa allah SWT telah menciptakan tumbuh-tumbuhan sebagai salah satu perantara

penyembuhan kanker payudara. Selain itu bagi setiap umat Islam berkewajiban untuk berobat pada ahlinya serta memilih cara pengobatan yang lebih besar faedahnya dari pada kerugianya. Dengan tujuan dapat meningkatkan kualitas hidup dan kemandiriannya. Dengan adanya senyawa acetogenesis yang dapat menghambat pertumbuhan sel kanker payudara dan lebih selektif terhadap sel kanker dibandingkan kemoterapi, maka diharapkan dapat memberikan harapan bagi penderita kanker payudara untuk mendapatkan kesembuhan dan dapat memberikan manfaat yang lebih besar. Dari uraian diatas maka skripsi ini ingin membahas serta mempelajari lebih lanjut tentang : Acetogenins sebagai inhibitor sel
3

kanker payudara ditinjau dari sudut pandang Ilmu kedokteran dan agam Islam. 1.2 Permasalahan 1.
2. 3.

Bagaimana kanker payudara di tinjau dari ilmu kedokteran Bagaimana senyawa acetogenins ditinjau dari fitomedika Bagaimana cara kerja acetogenins menghambat sel kanker payudara

ditinjau dari sudut pandang Ilmu kedokteran.


4.

Bagaimana pandangan islam terhadap acetogenins sebagai inhibitor sel

kanker payudara. 1.3 Tujuan 1.3.1 Tujuan Umum Memberikan informasi tentang bagaimana senyawa acetogenin sebagai inhibitor sel kanker payudara ditinjau dari sudut pandang Ilmu Kedokteran dan agama Islam agar dapat berguna bagi banyak orang.

1.3.2 Tujuan Khusus


1. 2.

Mendapatkan informasi mengenai kanker payudara Mendapatkan informasi mengenai senyawa acetogenins serta manfaatnya

terhadap sel kanker


3.

Mendapatkan informasi mengenai peranan acetogenins sebagai inhibitor

sel kanker payudara dipandang dari segi kedokteran


4.

Mendapakan informasi tentang pandangan Islam mengenai acetogenin

sebagai inhibitor sel kanker payudara 1.4. 1. Manfaat

Bagi penulis Dapat menambah pengetahuan acetogenin sebagai inhibitor penulis mengenai senyawa

sel kanker payudara dari sudut

pandang Ilmu kedokteran dan agama Islam. 2. Bagi Universitas YARSI Diharapkan skripsi ini dapat memberikan masukan dan tambahan pengetahuan bagi seluruh civitas akademi Universitas YARSI

mengenai peran senyawa acetogenins sebagai inhibitor sel kanker

payudara ditinjau dari sudut pandang Ilmu kedokteran dan agama Islam. 3. Bagi masyarakat Memberikan masukan dan menginformasikan pada masyarakat mengenai manfaat senyawa acetogenin sebagai penghambat sel kanker payudara, karena senyawa ini dapat diperoleh dari tumbuhan sehingga dapat dimanfaat untuk banyak orang.